Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KONSEP PERUBAHAN SIFAT BENDA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA MURID KELAS IV SD NGERI LEMOA KECAMATAN BONTOLEMPANGAN KABUPATEN GOWA Jumrah, Abrina Maulidnawati
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.973 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)yang bertujun penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimanakah penerapan metode eksperimen dalam meningkatkan hasil belajar IPA konsep perubahan sifat benda pada murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa dan Untuk mengetahui apakah hasil belajar IPA konsep perubahan sifat benda dapat meningkat melalui penerapan metode eksperimen pada murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa yang berjumlah 43 murid yang terdiri dari 23 laki-laki dan 20 perempuan pada semester ganjil. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas komponen perencenaan tindakan, pelaksanaan tindakan, obserVsi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar obserVsi. Tes kemampuan membaca dapat diukur dari hasil belajar dianalisis secara kuantitatif dan hasil lembar obserVsi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menujukkan Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar murid 62.91 dan berada pada kategori sedang sedangkan pada siklus II nilai rat-rata murid berada pada 78.72 dan berada pada kategori Tinggi. Ketuntasan belajar murid meningkat setelah digunakan Metode Eksperimen yaitu pada siklus I terdapat delapan murid yang belum tuntas dan pada siklus II seluruh murid menjadi tuntas. Semangat dan antusias murid dalam mengikuti proses belajar mengajar sangat tinggi, hal ini ditunjukkan semakin minimnya murid yang melakukan aktivitas lain yang dapat mengggangu kegiatan pembelajaran, sehingga berimplikasi pada keaktifan murid dalam proses belajar mengajar. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA konsep perubahan sifat benda dapat meningkat melalui penerapan metode eksperimen pada murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa.
Pembinaan Daur Ulang Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat Di Sekolah Dasar Wahid, Abdul; Afni, Nur; Mahmud, Amrullah; Hastati, Sri; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Syam, Nur
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.959 KB) | DOI: 10.31100/matappa.v2i1.337

Abstract

Kegiatan ini bertujuan (1). Memupuk nilai-nilai kepedulian pada diri siswa(i)SD Negeri Panaikang 1Kota Makassar dalam hal pemanfaatan barang bekas, (2). Sebagai bentuk pengabdian diri kepada masyarakat sekolah SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar. (3). Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekolah akan pentingnya memberikan pembelajaran keterampilan kepada murid-murid di SD Negeri Panaikang 1Kota Makassar.(4) Agar guru di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar termotivasi untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar baik melalui kegiatan kurikuler maupun kegiatan ekstrakulikuler dengan mengembangkan bakat siswa dengan salah satunya di bidang keterampilan mengolah barang bekas menjadi barang bermanfaat khususnya di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar. 
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL GURU TERHADAP MANAJEMEN KELAS SISWA DI SD NEGERI PANAIKANG 1 KOTA MAKASSAR Afni, Nur; Jumrah, Abrina Maulidnawati
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.536 KB) | DOI: 10.31100/dikdas.v2i2.401

Abstract

Kecerdasan emosional guru merupakan kemampuan guru dalam memahami, mengenali, meningkatkan, mengelola, dan memimpin motivasi diri sendiri dan peserta didik untuk mengoptimalkan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat kecerdasan emosional guru di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar, (2) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan emosional guru terhadap manajemen kelas siswa di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar.Penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian Korelasi, yang bertujuan untuk melihat gambaran variabel bebas, yaitu kecerdasan emosional guru dan variabel terikat, yaitu Manajemen Kelas serta hubungan antar variabel . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang ada di  SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar. Jumlah guru yang menjadi anggota populasi dalam penelitian ini adalah 16 orang. Data kecerdasan emosional dan pengelolaan kelas dijaring dengan menggunakan skala liker yang terdiri dari atas lima pilihan yaitu selalu (SL), sering (SR), kadang-kadang (KD), jarang (JR), dan tidak pernah (TP). Kelima alternatif jawaban tersebut dengan bobot 1,2,3,4,5 untuk pernyataan negatif dan 5,4,3,2,1 untuk pernyataan positif. Teknik penentuan sampel dilakukan secara acak (random sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dibedakan atas dua yaitu, (1) analisis data hasil ujicoba instrumen untuk menguji validitas dan realibilitas instrumen, (2) analisis data hasil penelitian. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bagian informasi dan sumbangan pemikiran terhadap arah kebijaksanaan yang akan ditempuh oleh pemerintah atau instansi terkait sehubungan dengan Pengaruh Kecerdasan Emosional Guru Terhadap Manajemen Kelas Siswa Di Sd Negeri Panaikang 1 Kota Makassar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD INPRES PUNRANGA KECAMATAN PUJANANTING KABUPATEN BARRU Jumrah, Abrina Maulidnawati; Afni, Nur
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.632 KB) | DOI: 10.31100/dikdas.v2i2.452

Abstract

The purpose of this study was to find out how the application of Think Pair Share (TPS) Cooperative Learning Models and improvement of social studies learning outcomes through Think Pair Share (TPS) type Cooperative learning models for Grade V students of SD Inpres Punranga, Pujananting District, Barru Regency.The approach used in this research is descriptive qualitative approach. The type of research is classroom action research conducted based on the four stages of the research method from Arikunto (2010: 58), namely planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 teachers and fifth grade students of SD Inpres Punranga. The instruments used in this study were observation sheets for teachers and students, learning achievement tests, and documentation. The data analysis technique obtained was analyzed qualitatively descriptive. the results of the study in cycle I reached 72% and in cycle 2 reached 100% showed that the application of the Think Pair Share (TPS) type of cooperative learning model can make a positive contribution in achieving student success and can improve student social studies learning outcomes, both individually and individually classical
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MURID KELAS IV SD INPRES BARRANG CADDI II KOTA MAKASSAR Jumrah, Abrina Maulidnawati
AIJER Vol 1, No 2 (2019): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Penidikan UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.761 KB)

Abstract

Abstract: The Application of Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament (TGT) to Improve Social Studies Learning Outcomes of Students in Class IV SD Inpres Barrang Caddi II Makassar. The purpose of this study was to improve social studies learning outcomes by implementing cooperative learning types of teams games tournament (TGT) in fourth grade students of SD Inpres Barrang Caddi II Makassar. The approach used in this research was a qualitative approach and the type of research was Classroom Action Research (CAR). The focus on this classroom research was: 1. Teacher, namely how teachers plan learning steps to be achieved to maximum 2. Students, namely to improve student learning outcomes in social science subjects ( IPS) through the cooperative approach of Teams Games Tournament (TGT) model IV SD Inpres Barrang Caddi II Makassar. Data collection techniques were observation and learning achievement tests. Learning outcomes of social science (IPS) grade IV students of SD Inpres Barrang Caddi II in Makassar City had improved after the two teams learning tournament (TGT) held for two cycles. Improved learning outcomes were shown by an increase of evaluation test results in each cycle. In the first cycle the average score reached 63.33, and the second cycle increased to 70.37. While the classical completeness of cycle I, which was 44.44%, had not met the indicators of success. But in the second cycle classical completeness increased to 85.18% and had met the indicators of success.Keywords: Student Learning Outcomes, Teams Games Tournament Model (TGT).
Pembinaan Daur Ulang Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat Di Sekolah Dasar Wahid, Abdul; Afni, Nur; Mahmud, Amrullah; Hastati, Sri; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Syam, Nur
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i1.337

Abstract

Kegiatan ini bertujuan (1). Memupuk nilai-nilai kepedulian pada diri siswa(i)SD Negeri Panaikang 1Kota Makassar dalam hal pemanfaatan barang bekas, (2). Sebagai bentuk pengabdian diri kepada masyarakat sekolah SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar. (3). Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekolah akan pentingnya memberikan pembelajaran keterampilan kepada murid-murid di SD Negeri Panaikang 1Kota Makassar.(4) Agar guru di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar termotivasi untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar baik melalui kegiatan kurikuler maupun kegiatan ekstrakulikuler dengan mengembangkan bakat siswa dengan salah satunya di bidang keterampilan mengolah barang bekas menjadi barang bermanfaat khususnya di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar. 
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KONSEP PERUBAHAN SIFAT BENDA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA MURID KELAS IV SD NGERI LEMOA KECAMATAN BONTOLEMPANGAN KABUPATEN GOWA Abrina Maulidnawati Jumrah
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v2i1.321

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)yang bertujun penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimanakah penerapan metode eksperimen dalam meningkatkan hasil belajar IPA konsep perubahan sifat benda pada murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa dan Untuk mengetahui apakah hasil belajar IPA konsep perubahan sifat benda dapat meningkat melalui penerapan metode eksperimen pada murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa yang berjumlah 43 murid yang terdiri dari 23 laki-laki dan 20 perempuan pada semester ganjil. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas komponen perencenaan tindakan, pelaksanaan tindakan, obserVsi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar obserVsi. Tes kemampuan membaca dapat diukur dari hasil belajar dianalisis secara kuantitatif dan hasil lembar obserVsi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menujukkan Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar murid 62.91 dan berada pada kategori sedang sedangkan pada siklus II nilai rat-rata murid berada pada 78.72 dan berada pada kategori Tinggi. Ketuntasan belajar murid meningkat setelah digunakan Metode Eksperimen yaitu pada siklus I terdapat delapan murid yang belum tuntas dan pada siklus II seluruh murid menjadi tuntas. Semangat dan antusias murid dalam mengikuti proses belajar mengajar sangat tinggi, hal ini ditunjukkan semakin minimnya murid yang melakukan aktivitas lain yang dapat mengggangu kegiatan pembelajaran, sehingga berimplikasi pada keaktifan murid dalam proses belajar mengajar. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA konsep perubahan sifat benda dapat meningkat melalui penerapan metode eksperimen pada murid kelas IV SD Ngeri Lemoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL GURU TERHADAP MANAJEMEN KELAS SISWA DI SD NEGERI PANAIKANG 1 KOTA MAKASSAR Nur Afni; Abrina Maulidnawati Jumrah
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v2i2.401

Abstract

Kecerdasan emosional guru merupakan kemampuan guru dalam memahami, mengenali, meningkatkan, mengelola, dan memimpin motivasi diri sendiri dan peserta didik untuk mengoptimalkan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat kecerdasan emosional guru di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar, (2) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan emosional guru terhadap manajemen kelas siswa di SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar.Penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian Korelasi, yang bertujuan untuk melihat gambaran variabel bebas, yaitu kecerdasan emosional guru dan variabel terikat, yaitu Manajemen Kelas serta hubungan antar variabel . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang ada di  SD Negeri Panaikang 1 Kota Makassar. Jumlah guru yang menjadi anggota populasi dalam penelitian ini adalah 16 orang. Data kecerdasan emosional dan pengelolaan kelas dijaring dengan menggunakan skala liker yang terdiri dari atas lima pilihan yaitu selalu (SL), sering (SR), kadang-kadang (KD), jarang (JR), dan tidak pernah (TP). Kelima alternatif jawaban tersebut dengan bobot 1,2,3,4,5 untuk pernyataan negatif dan 5,4,3,2,1 untuk pernyataan positif. Teknik penentuan sampel dilakukan secara acak (random sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dibedakan atas dua yaitu, (1) analisis data hasil ujicoba instrumen untuk menguji validitas dan realibilitas instrumen, (2) analisis data hasil penelitian. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bagian informasi dan sumbangan pemikiran terhadap arah kebijaksanaan yang akan ditempuh oleh pemerintah atau instansi terkait sehubungan dengan Pengaruh Kecerdasan Emosional Guru Terhadap Manajemen Kelas Siswa Di Sd Negeri Panaikang 1 Kota Makassar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD INPRES PUNRANGA KECAMATAN PUJANANTING KABUPATEN BARRU Abrina Maulidnawati Jumrah; Nur Afni
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v2i2.452

Abstract

The purpose of this study was to find out how the application of Think Pair Share (TPS) Cooperative Learning Models and improvement of social studies learning outcomes through Think Pair Share (TPS) type Cooperative learning models for Grade V students of SD Inpres Punranga, Pujananting District, Barru Regency.The approach used in this research is descriptive qualitative approach. The type of research is classroom action research conducted based on the four stages of the research method from Arikunto (2010: 58), namely planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 teachers and fifth grade students of SD Inpres Punranga. The instruments used in this study were observation sheets for teachers and students, learning achievement tests, and documentation. The data analysis technique obtained was analyzed qualitatively descriptive. the results of the study in cycle I reached 72% and in cycle 2 reached 100% showed that the application of the Think Pair Share (TPS) type of cooperative learning model can make a positive contribution in achieving student success and can improve student social studies learning outcomes, both individually and individually classical
Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Murid Kelas V SD Inpres Borong Jambu II Kota Makassar Nur Afni; Abdul Wahid; Abrina Maulidnawati Jumrah
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v3i2.740

Abstract

The objective of this research is to determine the improvement of learning outcomes in Social Sciences (IPS) by using the Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievement Division (STAD) for fifth grade students in SD Inpres Borong Jambu II Makassar City. This research is a descriptive study designed through class action research (class room action research). This classroom action research was conducted in two cycles, each cycle carried out 4 meetings. This research was conducted for fifth grade students in SD Inpres Borong Jambu II Makassar City, with 10 students. A total of 5 men and 5 women. The research instruments were tests and observation sheets. Data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results achieved quantitatively are: (1) In the first cycle, the average value of learning outcomes is obtained  fifth grade students in SD Inpres Borong Jambu II Makassar City, namely 63.5 (2) In the second cycle the average value of learning outcomes fifth grade students in SD Inpres Borong Jambu II Makassar City is higher, reaching 85, so it can be concluded that the increase is 21.5. Especially in changing attitudes, motivation, enthusiasm, and student learning outcomes in understanding the material.