Claim Missing Document
Check
Articles

STRUKTUR ARGUMENTASI PENALARAN KOVARIASIONAL SISWA KELAS VIIIB MTsN 1 KEDIRI Ulumul Umah; Abdur Rahman Asari; I Made Sulandra
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1: Maret - Agustus 2016
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v1i1.498

Abstract

Argumen matematis siswa tingkat dasar hingga sekolah menengah sering sulit dikaitkan dengan pembuktian matematis formal. Model Argumen Toulmin menawarkan suatu pendekatan untuk menganalisis argumen yang sangat berbeda dengan pendekatan logika formal. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur argumentasi siswa kelas VIIIB MTsN 1 Kediri ketika menyelesaikan masalah kovariasi berdasarkan teori argumentasi Toulmin. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa subjek belum memiliki struktur argumen yang lengkap. Secara umum subjek membangun argumen secara induktif. Peran “backing” menjadi esensial ketika argumen subjek didukung oleh contoh-contoh kasus yang mengantarkan pada suatu kesimpulan, sementara “qualifier” dan “rebuttal” tidak muncul pada struktur argumen mereka.
Kemampuan Pemecahan Masalah Open-Ended Siswa SMP Berdasarkan Tahapan Polya Ni Putu Gita Arilaksmi; Susiswo Susiswo; I Made Sulandra
Vygotsky : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.957 KB) | DOI: 10.30736/voj.v3i1.346

Abstract

Mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah open-ended siswa berdasarkan tahapan Polya ialah tujuan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif pada metode kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMPN 21 Malang pada kelas VIII.6, dengan menyaring siswa menjadi tiga yang mewakili kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Peneliti sendiri, tes masalah open-ended, dan pedoman wawancara ialah instrument yang digunakan. Siswa berkemampuan matematika tinggi mempunyai kemampuan sangat baik dalam memecahkan masalah dan memenuhi keempat tahapan Polya. Siswa berkemampuan matematika sedang memenuhi tiga tahapan Polya tanpa mengecek kembali dan dapat dikategorikan baik. Siswa berkemampuan matematika rendah tidak memenuhi keempat tahapan pemecahan masalah Polya dan dikategorikan kurang baik.
Analisis Kemampuan Penalaran Analogis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Mohammad Ridhoi; I Made Sulandra; Sukoryanto Sukoryanto; Toto Nusantara
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 8, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v8i1.19649

Abstract

Penalaran analogi secara khusus mempunyai peran penting dalam pelajaran matematika. Penalaran analogi dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah matematika, jika siswa dapat menggunakan pengetahuan yang telah dipelajari sebelumnya untuk menyelesaikan masalah yang baru. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan penalaran analogi siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIA SMP Brawijaya Smart School. Subjek penelitian terdiri dari 25 orang siswa. Berdasarkan hasil tes, siswa di kelompokan dalam 3 kelompok yaitu kelompok kemampuan penalaran analogi rendah (A1), kelompok kemampuan penalaran analogi sedang (A2), dan kelompok kemampuan penalaran analogi tinggi (A3). Hasil penelitian menunjukkan kemampuan penalaran analogi siswa secara umum masih rendah.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematika dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Bangun Ruang Allifia Nur Chasanah; Abdur Rahman As’ari; I Made Sulandra
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.31642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi bangun ruang. Penelitian kualitatif ini dilakukan menggunakan metode deskriptif. Partisipan yaitu siswa kelas VIII di salah satu MTsN di Ponorogo yang dipilih melalui pertimbangan hasil tes dan tanggapan guru. Instrumen terdiri dari soal pemecahan masalah, pedoman wawancara, dan angket yang di validasi. Tes yang dikerjakan siswa diberi skor dan dilakukan analisis terhadap kesalahan jawaban. Angket digunakan untuk memperoleh informasi tentang tanggapan siswa dalam menyelesaikan masalah. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa masih kesulitan mengerjakan soal cerita bangun ruang. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi dapat mengerjakan soal dengan benar. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi juga dapat menjelaskan pemahamannya terkait soal dengan baik. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah sedang mampu mengerjakan soal tes baik, namun dalam pengerjaannya mengalami kesalahan dalam menafsirkan informasi sehingga menyebabkan kesalahan pada penyelesaiannya. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah rendah cukup mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal tes yang diberikan.
Student Argumentation Structure in Solving Statistical Problems Based on Adversity Quotient Iffanna Fitrotul Aaidati; Subanji Subanji; I Made Sulandra; Hendro Permadi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jpm.16.2.16633.121-140

Abstract

Evaluation of the argumentation structure is needed to check the quality of student argumentation to produce appropriate problem-solving. Such evaluation can be carried out by identifying the constituent components of the argument. This study aims to describe the structure of student argumentation in solving statistical problems based on the Adversity Quotient (AQ). This qualitative descriptive type of research involved 52 students who were taking statistical methods courses. Participants were classified into three Categories of Adversity Quotient based on the results of the ARP (Adversity Response Profile) questionnaire. Data were obtained using statistical problem tests and interviews. The results showed that students with the AQ Climber category were able to meet all the constituent components of argumentation when solving statistical problems. AQ Camper-type students are only able to meet three components, namely claims, evidence, and reasoning. Meanwhile, students with the AQ Quitter type are only able to fulfill one component, namely claims. Based on the results of the study, the level of Adversity Quotient determines the quality of the student's argumentation structure when solving statistical problems.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK SUBTEMA TUMBUHAN SAHABATKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS VI SD Fanandri Diyaulhaq; I Made Sulandra; Ucu Rahayu
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 12, No 1 (2022): Bioeduin Februari
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v12i1.17276

Abstract

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas X Dalam Memecahkan Masalah SPLTV Benyamin Benyamin; Abd. Qohar; I Made Sulandra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.574

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa SMA kelas X dalam memecahkan masalah SPLTV. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ada 31 orang dari kelas X IPA1. Proses pemilihan subjek dengan menggunakan nilai rata-rata ulangan harian. Metode pengumpulan data adalah tes kemampuan berpikir kritis dan wawancara. Hasil penelitian bahwa kemampuan siswa kelas X SMA berada pada kategori rendah dengan persentase 43,01%. Kemampuan berpikir kritis untuk aspek interpretasi dengan persentase 38,71%, aspek analisis dengan persentase 58,06%, aspek inferensi dengan persentase 41,94%, aspek penjelasan 9,68%, dan aspek regulasi diri dengan persentase 48,39% berada pada kategori rendah sedangkan aspek evaluasi yang berada pada kategori sedang dengan persentase 61,29%. Bagi peneliti selanjutnya, agar meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan bepikir kritis pada jenjang SMA/sederajat.
Proses Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Matematika Berdasarkan Masalah Open-Ended pada Materi Bangun Datar Dian Putri Wulandari; Susiswo Susiswo; I Made Sulandra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.847

Abstract

Berpikir kreatif adalah masalah penting dalam pembelajaran matematika. Sebagian besar guru di sekolah kurang memperhatikan kemampuan tersebut. Kemampuan berpikir kreatif dan mengetahui proses berpikir kreatif siswa mengakibatkan guru memperoleh pengetahuan yang luas terhadap potensi yang siswa miliki. Tujuan Penelitian ini yaitu mengetahui proses berpikir kreatif dan kemampuan siswa melalui masalah open-ended. Kriteria subjek dapat dikategorikan sebagai a) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi; b) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif sedang; dan c) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah. Kemudian indikator kemampuan berpikir kreatif pada penelitian ini yaitu kelancaran (fluency), fleksibilitas (fexibelity), dan kebaruan (novelty) sementara tahap proses berpikir kreatif yaitu; 1) mengetahui adanya masalah; 2) memahami masalah; 3) membuat dugaan dan merumuskan hipotesis; 4) menguji hipotesis dan mengevaluasi; dan 5) mengkomunikasikan ide. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari jawaban siswa dan hasil wawancara. Penelitian dilakukan di kelas VII SMP An-Nur dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa proses berpikir kreatif siswa, 3 siswa dikategorikan sebagai kemampuan tinggi, 12 siswa memiliki kemampuan sedang, dan 14 siswa berkemampuan rendah.
Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah dari Hasil Penelitian bagi Guru Matematika SMK Kota Kediri Lucky Tri Oktoviana; Dahliatul Hasanah; I Made Sulandra; Susiswo Susiswo; Trianingsih Eni Lestari; Rini Nurhakiki
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 5, No 2 (2020): July 2020
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v5i2.3820

Abstract

Doing research and publication in the form of scientific article is not part of teachers’ duties as an educator. Conducting research particularly class action research, however, is a necessity for teachers to solve some problems experienced in class. The needs to publish an article from research result emerges from the importance of sharing research result conducting in class. This research result may solve similar problems happened in other classes and experinced by other teachers. High school mathematics teachers in Kediri city encounter difficulties in transforming research result into a scientific article. This community service program provides a training and accompaniment in writing a scientific article. This program involves some activities, i.e. (1) elucidating the structure of scientific articles and its description, (2) giving examples of scientific articles from research results, (3) practicing in writing scientific article, and (4) presenting article results from practice section. This program is expected to encourage high school mathematics teachers in Kediri city to have a scientific article and to publish the article in seminars or scientific journals.DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v5i2.3820
Kemampuan Aparat Desa dalam Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan Desa I Made Sulandra; I Nyoman Mudarya
Locus Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.803 KB) | DOI: 10.37637/locus.v9i1.77

Abstract

Kemampuan Aparatur dalam Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan Desa hendaknya dapat mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Pemberdayaan Aparatur yang mempunyai tujuan untuk peningkatan kemampuan sangat perlu dilakukan. Rumusan masalah penelitian ini: bagaimana kemampuan aparat desa dalam pelaksanaan tugas Administrasi Pemerintahan Desa, dan Kepatuhan atau kedisiplinan kerja aparat desa dalam pelaksanaan tugas Administrasi Pemerintahan Desa dan Faktor-faktor pendukung dan menghambat pelaksanaan tugas penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Desa. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Hasil yang dicapai dari penelitian ini bahwa Kemampuan aparat Desa dalam pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan desa kurang efektif, dan kepatuhan atau kedisipilinan kerja aparat desa dalam pelaksanaan administrasi desa masih rendah. Faktor pendukung adalah adanya peraturan tentang administrasi desa dan penghambat pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan Desa adalah masih rendahnya sumderdaya pendukung pelaksanaan tugas administrasi desa. Sarannya adalah Untuk meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan serta peningkatan dukungan dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan desa hendaknya Pemerintah atasan melakukan : Pembinaan, Pelatihan, Bimtek serta memberikan motivasi kerja serta peningkatan kesejahteraan dari pada aparat Desa.
Co-Authors Aaidati, Iffanna Fitrotul Abadyo Abadyo Abdul Haris Rosyidi Abdur Rahman As’ari Agus Hidayat Agus Prianto Akbar Sutawidjaja Al Ashari, Iqbal Ma’ruf Allifia Nur Chasanah Ambarsari, Ida Fitriana Anam, Ainul Arilaksmi, Ni Putu Gita Arini Rabbi Izzati Barep Yohanes Benyamin Benyamin Benyamin Benyamin, Benyamin Budiarti, Arivia Ayu Cholis Sa’dijah Christiyanto, Dana Yuli Dahliatul Hasanah Damayanti, Hanifah Dana Yuli Christiyanto Dewi Kristika Findia Ning Tyas Dian Putri Wulandari Dimas Femy Sasongko Dodi Sukmayadi Edy Bambang Irawan Endang Trinoviawati Endang Wahyuningrum Erry Hidayanto Fahrun Nisa’ Fanandri Diyaulhaq Farih Nur Hisyam Gatot Muhsetyo Gutomo Wibi Ananggih Hasanah, Firda Dyah Alvin Hery Susanto I Nengah Parta I Nyoman Mudarya Iffanna Fitrotul Aaidati Ikhsan Abdul Ro'uf Imam Fahcruddin Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Irna Natalis Sanit Iva Nurmawanti Izzatul Yazidah I’im Fatimah Juliangkary, Eliska JULIANGKARY, ELISKA Karolin Natalia T Kasanah, Lisanatun Krisdarani, Novanda Labuem, Susana Lathiful Anwar Manopo Manopo Mohammad Ridhoi Mukhammad Solikhin Ni Putu Gita Arilaksmi Nurmawanti, Iva Nurul Ma’rifah Oktoviana, Lucky Tri Permadi, Hendro Puguh Darmawan Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puspitasari, Yesy Putri, Nanda Azzahra Qohar, Abd. Rahadi, Rustanto Rahayu, Fitriya Dwi Rahmadani, Desi Retnowati, Lina Rini Nurhakiki Risit, Alexander Hendro Rosimanidar Rustanto Rahardi Sakinah, Zulfatus Sari, Noviana Puspita Sa’dijah, Cholish Selly Meinda Dwi Cahyaningsih Siti Na’imah Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Subanji Suci Yuniati Sudirman Sudirman Sudirman Sukkur , Mohammad Sukoriyanto Sukoryanto Sukoryanto Suparti Suparti Susiswo Syaiful Hadi Syarifudin Syarifudin Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Trianingsih Eni Lestari Ucu Rahayu Umah, Ulumul Wahyuni, Ulfa Indera Wildan Hakim Yesy Puspitasari