p-Index From 2021 - 2026
9.119
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Pangan dan Gizi JURNAL GIZI INDONESIA NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Ekologi Kesehatan Jurnal Riset Gizi Darussalam Nutrition Journal Jurnal Preventia GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Dunia Gizi Jurnal Sains Kesehatan Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Nutrition Science Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of Health and Nutrition Research ASMAT: Jurnal Pengabmas Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Gizi Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Gizi Jurnal Info Kesehatan MGMI
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kepuasan Pelayanan Gizi terhadap Sisa Makanan pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran Harnum, Sofia; Sa'pang, Mertien; Tambunan, Maria; Ronitawati, Putri
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6650

Abstract

Latar Belakang: Gizi merupakan salah satu aspek kesehatan yang memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas tenaga kerja, terutama tenaga kesehatan yang memiliki tugas melayani pasien saat pandemi. Untuk meningkatkan imunitas diperlukan juga asupan makan yang baik yang dapat dilihat dari pemenuhan kebutuhan gizi dan juga kepuasan pelayanan gizi yang diberikan kepada tenaga kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kepuasan pelayanan gizi terhadap sisa makanan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Cross-Sectional. Penelitian ini dilakukan pada April 2022 dan terdapat populasi sebanyak 576 tenaga kesehatan dan sampel penelitian diambil menggunakan metode accidential sehingga didapatkan jumlah sampel yaitu 137 sampel tenaga kesehatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Pengambilan data dilakukan menggunakan Google Form yang berisi kuesioner terkait kepuasan pelayanan gizi dan sistem Comstock untuk data sisa makanan. Uji statistik dilakukan secara deskriptif yang dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penampilan makanan (nilai p=0,94), variasi (nilai p=0,19), aroma (nilai p=0,33), rasa (nilai p=0,25), higienitas (nilai p=0,65), kuantitas (nilai p=0,57) dan keseluruhan (nilai p=0,27) dengan sisa makan. Sisa makanan dapat dipengaruhi dari berbagai faktor, semakin sedikit sisa makanan maka semakin tinggi tingkat pemenuhan gizi tenaga kesehatan.Kata kunci: Pelayanan Gizi, Kepuasan, Sisa Makanan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Kesehatan pada Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Medika BSD Nurbaiti, Syifa; Mulyani, Erry Yudhya; Sa’pang, Mertien; Wahyuni, Yulia; Novianti, Anugrah
Jurnal Gizi Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Gizi UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jg.11.1.2022.1-8

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a condition where the kidney(s) are damaged which is marked by the glomerular filtration rate<15mL/min/1.73m². Reports from IndonesianRenal Registry revealed that new patients undergoing hemodialysis in the Indonesian areincreasing every year. This study aims to see the health status of hemodialysis patients atMedika Hospital BSD. The design used was descriptive observational in November 2019 -February 2020, with cross sectional research design. The sampling method uses NonProbability Sampling, total samples taken was 46 respondent with age ratio >18 years to <60years old. The results showed 56.5% ureum levels >150 mg/dL, 76.1% hemoglobin levels ≤10g/dL, 71.7% malnutrition nutritional status (DMS score = >7), and 84.8% of the respondenthas bad health status. Keywords: Ureum levels, Hemoglobin levels, Dialysis Malnutrition Score (DMS), HealthStatus
Sosialisasi untuk Mengurangi Food Waste Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor Swamilaksita, Prita Dhyani; H, Harna; Suryani, Fitra; Sa'pang, Mertien; Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v3i022023.193

Abstract

Food waste (FW) consists of organic-rich resources for consumption that are then discarded, wasted, decomposed, or damaged. The impacts of FW from several aspects have been demonstrated, such as the 1.3 billion tons of food wasted per year that costs the global economy and adds to greenhouse gas emissions. In addition, there is the impact of famine if FW is not addressed. However, food waste is the result of poor food handling habits and behaviors such as planning, shopping, cooking, eating, storing, and handling food waste. The method of community service is lecture/counseling, accompanied by discussion and questions and answers. This community service was carried out in August-October 2022 at the Parung Panjang Health Center Working Area, Bogor Regency. The results of the service, we get pre-test and post- test presentations are not different (there has been no increase in knowledge after socialization). FW in the household is still a common thing to do so that socialization needs to be carried out continuously along with assistance so that knowledge increases accompanied by changes in behavior for the better.
Prevalensi dan Determinan Kejadian Anemia Ibu Hamil Harna Harna; Erry Yudhya Muliani; Mertien Sa’pang; Lintang Purwara Dewanti; Andi Muh Asrul Irawan
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 2 (2020): JIK-Oktober Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i2.289

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena berkaitan dengan meningkatnya risiko morbiditas dan mortalitas pada saat ibu melahirkan. Anemia pada kehamilan akan menyebabkan ibu hamil mengalami perdarahan pada proses kelahiran bayi yang dapat mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor risiko penyebab anemia ibu hamil. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada Juli 2019 sampai dengan Oktober 2019. Sampel penelitian ini yaitu ibu hamil yang ditentukan dengan metode accidental samplin sebanyak 94 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi sebelum hamil, usia ibu hamil, gravida dan tingkat pendidikan dengan kejadian anemia (p>0.05). Terdapat hubungan signfikan antara usia kehamilan, status KEK, paritas dengan kejadian anemia ibu hamil (<0.005). Kesimpulan penelitian bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia ibu hamil di Puskesmas Kebon Jeruk yaitu usia kehamilan, status KEK dan paritas.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pencegahan Stunting Melalui Program Bageur di Posyandu Nusa Indah, Desa Parungpanjang Sa'pang, Mertien; Ronitawati, Putri; Ummanah, Ummanah; Zulidar, Nur Afni; Mandar, Nurulhasna S; Shidiqah, Raysah Sadiyah; Sagala, Relina; Shahdila, Jani; Lestari, Khezia Nina
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i2.1345

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan target penurunan stunting menjadi 14% pada 2024, namun data menunjukkan prevalensi stunting pada tahun 2022 masih 21,6%. Kondisi yang sama juga terlihat di tingkat daerah dimana prevalensi stunting di Kabupaten Bogor mencapai 19,08% pada tahun 2019. Hasil analisis situasi di salah satu puskesmas di Kabupaten Bogor yaitu Puskesmas Parungpanjang menunjukkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh belum optimalnya implementasi program pencegahan stunting, terutama di Posyandu Nusa Indah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui pemberdayaan kader. Oleh karena itu diperlukan adanya kegiatan peningkatan kapasitas kader sebagai ujung tombak pencegahan stunting di masyarakat seperti program BAGEUR. Program ini disusun berdasarkan kondisi di Posyandu Nusa Indah dan dikembangkan menggunakan pendekatan multidisiplin. Kegiatan ini dibagi kedalam 2 kegiatan utama yaitu Bageur Kader-Na (pelatihan komunikator pencegahan stunting) dan Bageur PMT-Na (pelatihan pembuatan PMT balita tinggi protein). Kegiatan pertama yaitu pelatihan fasilitator cegah stunting, hasilnya diperoleh perubahan signifikan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pelatihan (p-value<0,001), dengan rata-rata pengetahuan sebelum 78,75 dan setelah pelatihan mengalami peningkatan menjadi 90,59. Kegiatan kedua yaitu pelatihan pembuatan makanan tambahan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan untuk pembuatan beberapa menu PMT yang disesuaikan dengan kelompok usia. Pelaksanaan kegiatan diatas diharapkan dapat mencapai target utama kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu “Bageur status gizi balita-na” yang tergambarkan melalui peningkatan asupan protein balita melalui pemberian PMT untuk jangka pendek dan untuk jangka panjang perbaikan profil status gizi balita di wilayah kerja Posyandu Nusa Indah.
CERMIN EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE PERSONAL PENJAMAH MAKANAN Ronitawati, Putri; Karima, Nadina; Melani, Vitria; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida
JURNAL RISET GIZI Vol 9, No 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6443

Abstract

Background: Personal hygiene is the basic principle of foodservice. Poor personal hygiene practices can lead to increase risk of microbial contamination in food. The personal hygiene of Islamic boarding schools’ food handlers are still low related to lack of knowledge. It caused by various factors, such as knowledge, attitudes, education, length of work, and habits on processing foodObjective: To examine the effect of mirroring education on the personal hygiene’s knowledge and attitudes of Islamic boarding school food handlers’ in Jombang.Methods: A pre-experimental study with a pretest-posttest group design. Total sampling were 41 food handlers in Islamic boarding school in Jombang. Data were analyzed by Paired Sample T-test and Wilcoxon test.Results: The age distribution of the respondents were 2,4% as the oldest age (58 years old) and 7,3% as the youngest age (17 years old), 26 respondents (63,4%) had working period 4 years and 22 people (53,7%) with low education. Knowledge and attitude about personal hygiene before and after education were significantly different (p=0, 01), also There were differences in knowledge and attitude about personal hygiene before and one week after education (p=0,01).Conclusion: Mirroring education can improve personal hygiene’s knowledge and attitudes of food handlers.
CERMIN EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE PERSONAL PENJAMAH MAKANAN Ronitawati, Putri; Karima, Nadina; Melani, Vitria; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida
JURNAL RISET GIZI Vol 9, No 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6443

Abstract

Background: Personal hygiene is the basic principle of foodservice. Poor personal hygiene practices can lead to increase risk of microbial contamination in food. The personal hygiene of Islamic boarding schools’ food handlers are still low related to lack of knowledge. It caused by various factors, such as knowledge, attitudes, education, length of work, and habits on processing foodObjective: To examine the effect of mirroring education on the personal hygiene’s knowledge and attitudes of Islamic boarding school food handlers’ in Jombang.Methods: A pre-experimental study with a pretest-posttest group design. Total sampling were 41 food handlers in Islamic boarding school in Jombang. Data were analyzed by Paired Sample T-test and Wilcoxon test.Results: The age distribution of the respondents were 2,4% as the oldest age (58 years old) and 7,3% as the youngest age (17 years old), 26 respondents (63,4%) had working period 4 years and 22 people (53,7%) with low education. Knowledge and attitude about personal hygiene before and after education were significantly different (p=0, 01), also There were differences in knowledge and attitude about personal hygiene before and one week after education (p=0,01).Conclusion: Mirroring education can improve personal hygiene’s knowledge and attitudes of food handlers.
Prevalence and determinant factors of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women Harna Harna; Rahmawati Rahmawati; Andi Muh Asrul Irawan; Mertien Sa’pang
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 1 (2024): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v9i1.1443

Abstract

Pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) are prone to malnutrition due to prolonged imbalances in the intake of essential nutrients. This study aimed to analyze the factors associated with the risk of CED in pregnant women. This study had a quantitative, cross-sectional design and was conducted from June to August 2023 in the working area of the Parung Panjang Health Center, Bogor Regency. The sample size in this study was 140 pregnant women using purposive sampling. The respondents’ characteristics were obtained through questionnaire interviews. MUAC was collected through MUAC tape, dietary intake using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) form, and hemoglobin through a rapid test. Analysis was performed using the chi-square statistical test at 95% CI. The results of this study showed that the prevalence of CED was 20,7%. There was a significant relationship between maternal age, parity, gestational age, history of infectious diseases, knowledge, energy, and protein adequacy and CED in pregnant women (p <0,05). There was no significant relationship between income, anemia status, fat and carbohydrate adequacy, and the occurrence of CED (p> 0,05). In conclusion, the determinants of CED include maternal age, parity, gestational age, history of infection, knowledge, energy, and protein intake.
Results Quantity Amount of Food Recording Expenditures on Food Waste Behavior in Households in North Bekasi, Bekasi City Sawitri, Titis Retno; Sa’pang, Mertien; Noviati, Anugrah; Swamilaksita, Prita Dyani; Ronitawati, Putri
Asian Journal of Healthcare Analytics Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajha.v4i1.14087

Abstract

In addition to the food waste environment, this can also waste energy in meeting daily needs. The aim of this study is to understand the magnitude of waste from food waste behavior generated by households in urban areas. Based on the data results in daily waste disposal, it was found that vegetables constitute a significant portion of food waste. Meanwhile, in the waste generated from food storage, fruits were found to be the largest contributor. This disposal can occur due to the process of declining freshness in food, which leads to spoilage and ultimately ends up in the trash. The conclusion of this analysis found that there is a relationship between food purchasing and food storage with the occurrence of food waste.
Penerapan Asuhan Gizi Terstandar pada Pasien Malnutrisi dengan Dispnea Tuberkulosis Paru dan Pneumotoraks Dekstra: Diet Tinggi Energi Tinggi Protein (TETP) Tambunan, Maria; Rizal, Mochammad; Monalisa, Suci Retno; Sapang, Mertien
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.260-268

Abstract

Tuberkulosis paru dan pneumotoraks merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang sering kali berkaitan dengan kejadian malnutrisi, sehingga selama masa perawatan diperlukan proses asuhan gizi terstandari untuk memperbaiki kondisi dan kecukupi kebutuhan gizi pasien Tujuan penelitian : Untuk memberikan asuhan gizi kepada pasien  malnutrisi dengan penyakit penyerta dispnea tuberkuloasis paru dan pneumotoraks dekstra serta melakukan dokumentasi seluruh prosesnya. Metode:  Studi kasus ini dilakukan pada bulan Mei 2024 pada pasien rawat inap di RS. Penerapan asuhan gizi diberikan selama 4 hari dimulai dengan pelaksanaan pengkajian gizi hingga proses monitoring evaluasi. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian gizi pada pasien ditegakkan diagnosis gizi N.C 4.1 Malnutisi berkaitan dengan penyakit kronis, peningkatan kebutuhan zat gizi, dan penurunan nafsu makan ditandai oleh IMT 12.7 kg/m2, kehilangan masssa otot dan lemak subkutan, serta asupan energi dan zat gizi makro 30%. Pasien diberikan intervensi berupa pemberian diet TETP secara bertahap melalui rute oral serta pemberian edukasi dan konseling pada pasien dan keluarga. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan asupan pasien mulai meningkat tanpa memperberat kondisi klinis pasien. Selain itu, pasien dan keluarga juga memahami adanya peningkatan kebutuhan pasien karena penyakit pasien. Kesimpulan: Pemberian asuhan gizi yang dirancang khusus untuk pasien memberikan tanda yang baik selama intervensi selama 3 hari, sehinggga pelaksanaan intervensi dapat dilanjutkan untuk mendapatkan perbaikan gizi lebih baik.Kata Kunci: diet tinggi energi tinggi protein (TETP), malnutrisi pneumotoraks, proses asuhan gizi, tuberkulosis paru
Co-Authors Adhella Komala Dewi Adi Kurniawan Adinda Dian Permata Dewi Adrianto, Yudhi Agnes Meila Candrasari Ainun Nurhaliza Alfy Daniyati Rohmah Alifah Syibilla Kesiha Angeliana K., Devi Anggraeni, Dini Anggraini, Anggita Annisa Millenda Sari Arofah, Sari Nur Ashari, Chica Riska Ashifa Meyta Kristya Aspiyani Aspiyani Asri Nur Latifah Audrey Natashia Bunga F Ayupradinda Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Davina Affah Zahra Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Dian Puspita Sari Diva Cynthia Putri Dudung Angkasa Dwi Juliani, Kurnia Dyvia Agustina Sidup Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Ellawati, Evita Ella Erlita Cahaya Rizkiah Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Farhana Farhana Fariz Satya Hadi Febriyani Febriyani Gifari, Nazhif H, Harna Harna Harna Harna, Harna Harnum, Sofia Herawati, Nida Idrus Jus’at Ima Yudiyanti Imaviana Cahyani Irtya Qiyamulail Jihan Salsabila Putri Azazi JUS’AT, IDRUS Karima, Nadina Katrin Roosita Kristina Rosalia Pakpahan Kurniawati, Anastasia Cyntia Dewi Kusumaningtiar, Devi Angelina Laili, Aditya Fatkhi Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Laras Sitoayu Leffiyanti Handi Lestari, Khezia Nina Lia Efriyanurika Lubis, Stefany Maharani, Ceptia Mandar, Nurulhasna S Maria Tambunan Michael Fujima Miftahull Hassana Milka Alana Sabu Monalisa, Suci Retno Muh Asrul Irawan, Andi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadina Karima Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Novianti, Anugerah Novianti, Anugerah Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Noviati, Anugrah Nurbaiti, Syifa Nurhayati, Arin Fransisca Nurmalasari, Mieke Nurrul Karimah Okta Diana Pramono Palupi, Khairizka Citra Pradilla, Yuni Prata Sena, Nimas Agustine Prita Dhyani Swamilaksita Puili, Darwati Putri Ayu Anjani Putri Nurhasanah Yahya Putri Ronitatiwa Putri Ronitawati Putri Ronitawati Putri, Kirana Dwi Kusuma Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmauldianti Safitri Rahmawati Rahmawati Rahmayanti R, Andi Rakhmawati, Yenny Dewi Rathi Paramastri Reza Fadhilla Rezki, Dara Puspita Ayu Rianti Sri Widayati Rizal, Mochammad Ruhmayanti, Nur Ayu Sagala, Relina Salim Nurjadin Salsabila, Lutfia Sawitri, Titis Retno Selly Apliyanti Wulandari Seprianto Shahdila, Jani Shidiqah, Raysah Sadiyah Sifa Salsabila Siti Hadianti Siti Hadianti Situmorang, Elsa Maulina Br Suryani, Fitra Swamilaksita, Prita Dyani Syukriah Usman Syukriah Usman Taufik Rendi Anggara Titis Retno Sawitri Tommy Gantohe Tria Saras Pertiwi Ulfah Sulistiowati Sudarto Ummanah Ummanah, Ummanah Vionalita, Gisely Vira Cindyana Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yuni Pradilla Fitri Zulidar, Nur Afni