Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Kompetensi Matematis melalui Model Pembelajaran STAD dan Media BILUPER Ayu Arinda; Rissa Prima Kurniawati; Naniek Kusumawati
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v6i1.86858

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Media BILUPER dalam Membangun Kompetensi Matematis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IV sekolah dasar ya ng berada di Kecamatan Taman. Sampel yang digunakan adalah siswa IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol.Teknik pengumpulan data adalah tes kemampuan matematis dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Uji coba intrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga ?0 ditolak dan ?1 diterima. Hasil ini menujukkan bahwa model pembelajaran kooperatif Tipe STAD dan media BILUPER dalam membangun kompetensi matematis.
Profil Computational Thinking Dalam Menyelesaikan Soal HOTS Matematika Else Sendi Anggraeny; Reva Oktrias Amanda; Adelia Selviana; Ghanesa Rizal Monacco; Reyta Tri Ayuningtyas; Yessi Kusuma Wardani; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the Computational Thinking (CT) profiles of elementary school students in solving higher-order thinking skills (HOTS) math problems on the topic of plane figures. The study employed a descriptive qualitative approach with five fifth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through tests, observations, and documentation, then analyzed based on four indicators of Computational Thinking: decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. The results showed that most students were able to perform decomposition and algorithmic thinking but still struggled with pattern recognition and abstraction, which affected the accuracy of their problem-solving. These findings suggest that mathematics instruction needs to develop computational thinking skills so that students’ higher-order thinking and problem-solving abilities can be further optimized.
Analisis keterampilan berpikir matematis siswa dengan critical thinking (fachione) untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis pada materi kpk dan fpb Dhimas Dwi Ardiantoro; Baru Yufron Kurniawan; Moch Daffa Muhaimin; Havif Wahyu Saputra; Rafiul Faisa Ramadhan; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze students' mathematical thinking skills based on Facione's Critical Thinking indicators in improving mathematical literacy on the topics of Least Common Multiple (LCM) and Greatest Common Factor (GCF) in elementary school. The study employed a descriptive qualitative approach involving six fourth-grade students selected through purposive sampling, representing high, moderate, and low mathematical ability levels. Data were collected using mathematical literacy tests, semi-structured interviews, and documentation. Data validity was ensured through technique triangulation and member checking, while data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The analysis focused on six critical thinking indicators, namely interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation. The findings are expected to provide a comprehensive description of students' mathematical thinking processes in solving mathematical literacy problems on LCM and GCF. This study also offers insights for teachers in designing mathematics instruction that integrates critical thinking and mathematical literacy to enhance students' problem-solving abilities in real-life contexts.
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN INDIKATOR FACIONE Ayu Novita Rahmadani; Anggun Rahma Dani; Ferdy Aditya Priantama; Novia Ardana Fitriani; Scania Dhani Ardhea; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan indikator Facione, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak lima siswa sekolah dasar. Data diperoleh melalui tes berupa enam butir soal HOTS pada materi satuan volume (mililiter) yang disusun berdasarkan indikator berpikir kritis Facione. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis setiap subjek bervariasi. Sebagian besar siswa telah mampu memenuhi indikator interpretasi, analisis, dan inferensi dengan baik, sedangkan indikator evaluasi, eksplanasi, dan terutama regulasi diri belum sepenuhnya muncul pada seluruh subjek. Siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik mampu memahami informasi, menentukan strategi penyelesaian, mengevaluasi hasil, serta menarik kesimpulan secara logis. Sementara itu, siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang masih mengalami kesulitan dalam memverifikasi prosedur penyelesaian dan melakukan refleksi terhadap jawaban yang diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pemecahan masalah matematika masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek evaluasi dan regulasi diri, melalui pembelajaran yang mendorong aktivitas berpikir tingkat tinggi. 
Analisis problem solving berdasarkan toeri dewey dalam Dhaniera Evin Sanjaya; Alfi Muawwanahtul Ula; Ani Nur Sholihah; Farzhanda Afyatur Rahmah; Syintiya Ayu Rohmani; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the problem-solving abilities of fifth-grade elementary school students in solving geometry problems based on John Dewey’s theory of problem-solving. The study employed a descriptive qualitative approach with subjects selected based on variations in academic ability. Data were collected through geometry tests and documentation, then analyzed based on John Dewey’s stages: recognizing the problem, defining the problem, developing a solution, testing the solution, and drawing conclusions. The results showed that high-ability students were able to carry out all stages well, while students with moderate abilities still experienced difficulties in the stages of testing solutions and drawing conclusions. Meanwhile, low-ability students struggled with identifying problems and developing solutions. This study demonstrates that John Dewey’s theory can be used to analyze students’ problem-solving abilities in solving geometry problems.
PELATIHAN PEMBUATAN AKSESORIS STRAP PHONE DAN KEYCHAIN DARI BEADS SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH NGAWI Nabilla Bakda Mauludy; Syari Hanifah; Arum Ariyani; Awaliyah Fajar; Nurul Janahti; Seinditya Seinditya; Masitoh Nur Kharimah; Nadira Elsa Gusnia; Riza Sholehah Intan Sari; Nur Fitriana; Rusmalistia Intan Arjunani; Rissa Prima Kurniawati
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v10i1.21005

Abstract

Abstract. The training in making phone strap and keychain accessories from beads at the Ngawi Muhammadiyah Orphanage aims to develop creative and technical skills for participants, as well as providing a positive impact in social and emotional aspects. This training involves a series of activities starting from opening, providing basic materials, demonstration of manufacturing techniques, to direct practice by participants. The results of the training showed that participants not only succeeded in mastering technical skills in designing and making accessories, but were also able to develop their creativity, precision and increase their self-confidence. In addition, this training provides significant social benefits by encouraging cooperation and building a sense of community among participants. The positive emotional impact is also reflected in increased emotional well-being, where participants feel satisfied and proud of the results of their work. This training succeeded in opening up opportunities for participants to utilize new skills as a potential source of additional income. Overall, this training contributes to empowering participants to create positive changes in their lives through creativity and skills.   Abstrak. Pelatihan pembuatan aksesori strap phone dan keychain dari beads di Panti Asuhan Muhammadiyah Ngawi bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kreatif dan teknis bagi para peserta, serta memberikan dampak positif dalam aspek sosial dan emosional. Pelatihan ini melibatkan serangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, pemberian materi dasar, demonstrasi teknik pembuatan, hingga praktik langsung oleh peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya berhasil menguasai keterampilan teknis dalam merancang dan membuat aksesori, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, ketelitian, serta meningkatkan rasa percaya diri mereka. Pelatihan pembuatan aksesori seperti strap phone dan keychain dari beads dipilih karena memiliki nilai ekonomis, mudah dibuat, serta diminati pasar, sehingga peserta dapat mengembangkannya menjadi peluang wirausaha. Selain melatih keterampilan teknis, pelatihan ini mendorong kreativitas, ketelitian, dan rasa percaya diri peserta. Peluang penjualan produk secara langsung atau daring juga memberikan prospek pemberdayaan ekonomi, sementara kerja sama dalam proses pelatihan memperkuat aspek sosial dan emosional peserta, menjadikannya aktivitas yang bermanfaat secara holistik.  Selain itu, pelatihan ini memberikan manfaat sosial yang signifikan dengan mendorong kerjasama dan membangun rasa kebersamaan di antara peserta. Dampak emosional yang positif juga tercermin dalam peningkatan kesejahteraan emosional, di mana peserta merasa puas dan bangga dengan hasil karya mereka. Pelatihan ini berhasil membuka peluang bagi peserta untuk memanfaatkan keterampilan baru sebagai potensi sumber penghasilan tambahan. Keseluruhan, pelatihan ini berkontribusi dalam memberdayakan peserta untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan mereka melalui kreativitas dan keterampilan.
Co-Authors Adelia Selviana Adyva Nasha Permata Rahmadhani Alfi Muawwanahtul Ula Aliya Dwi Juniyanti Alvian Tommy Winata Amanda Dwi Yanti Anggita Neswa Virdaniya Anggun Rahma Dani Anggun Taruna Puspitasari Ani Nur Sholihah Ardyan Putra Mahendra Arinda Dwi Agustin Arum Ariyani Awaliyah Fajar Ayu Arinda Ayu Novita Rahmadani Bambang Eko Hari Cahyono Baru Yufron Kurniawan Bella Septyaningrum Berlian Puspa Devitasari Bimma Aryan Cendy Putra Candra Dewi Cerianing Putri Pratiwi Chalfreda Gita Aqrini Deni Romadhani Saputri Desiana Candrasari Dewi Febrianti Dhaniera Evin Sanjaya Dhimas Dwi Ardiantoro Dian Permatasari Kusuma Dayu Dinda Dwi Piskawati Dita Ayu Kinasih Ditto Putra Pratama Diyan Marlina Dwiky Chandra Eka Purwanto Elly&#039;s Mersina Mursidik Elly's Mersina Mursidik Ellys Mersina Mursidik Elly’s Mersina Mursidik Else Sendi Anggraeny Endang Sri Maruti Ersada Yola Kirana Farzhanda Afyatur Rahmah Ferdinanda Reza Adji Cristi Ferdy Aditya Priantama Fida Rahmantika Hadi Fifin Mustika Kusriati Rahayu Finda Ady Pangesti Fradiska Putri Triswahyuni Ghanesa Rizal Monacco Hanifa Fajrin Hariati Havif Wahyu Saputra Iis Resyabella Ika Pratiwi Ilmi Nur Jannah Indah Nur Alia Indah Nur Alia Safuwan Intan Nur Sulistyo Rini Ivayuni Listiani Kalima Kalima Khaysya Ikhrima Millatil Habibah Latania Prara Nabilah Lisa Susanti M. Soeprijadi Djoko Laksana Maeva Juliana Ningtyas Mar’atus Kusnul Khoiriyah Masitoh Nur Kharimah Mastuti Muthoharoh Melisa Diah Permatasari Melva Septiya Maharani Mey Yustina Milla Berlian Amanda Moch Daffa Muhaimin Mufida Sabita Ihsan Mukhammad Fauzan Kurniawan Muslichah Yulinawati Nabilla Bakda Mauludy Nadira Elsa Gusnia Naniek Kusumawati Nazwadera Marsya Noorrochma Niken Anjarsari Novi Ramadhanti Novia Ardana Fitriani Novita Ratnasari Nur Fitriana Nurin Zubaidah Azka Nurul Janahti Pandu Fathan Albany Pinasthi Dwi Mustiko Pinkan Amita Tri Prasasti Prischa Lely Dwi Cahyati Puput Gadis Widiana Purnomo Indra Saputra Putri Hanifah Suwarno Putri Ngamilul Maqfiroh Putut Wahyu Saputro Rafiul Faisa Ramadhan Raras Setyo Retno Reva Oktrias Amanda Reyta Tri Ayuningtyas Riana Nanda Priyani Riza Sholehah Intan Sari Roken Sacti Udhiyanny Rusmalistia Intan Arjunani Safrinatu Zahro Sardulo Gembong Scania Dhani Ardhea Seinditya Seinditya Setya Pangastuti Sherlin Norma Azzahra Sofyan Revydo Saputra Sri Hartini Sri Hartini Sultan Dzaky Fawas El Hafi Syari Hanifah Syintiya Ayu Rohmani Tamara Putri Ramadhani Taupik Hidayat Tunggul Firman Bima Pamungkas Vega Kharisma Vivi Rulviana Wahyu Nur Hidayat Wiji Sofiyanti Wulan Exssel Auliya Yessi Kusuma Wardani