p-Index From 2021 - 2026
5.732
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Media Ekonomi dan Manajemen Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) ETTISAL Journal of Communication Al Tijarah Jurnal Bisnis dan Manajemen JURNAL DINAMIKA MANAJEMEN DAN BISNIS Jurnal Organisasi Dan Manajemen Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Bisnis Terapan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat ASIAN JOURNAL OF ISLAMIC MANAGEMENT (AJIM) Journal of Educational Review and Research Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bisnis Net : Jurnal Ekonomi dan Bisnis PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) International journal of education and learning Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Indonesian Management and Accounting Research JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Research Horizon Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Journal of Community Empowerment Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH HEDONISME DAN MATERIALISME TERHADAP KECENDERUNGAN PEMBELIAN KOMPULSIF DI KOTA MALANG Wijaya, Angga Pandu; Yuniarinto, Agung
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelian kompulsif saat ini telah menjadi perilaku konsumen untuk memodifikasi perasaan menjadi lebih baik. Hedonisme dan materialisme terkait dengan produk yang dibeli konsumen secara berulang dan dalam jumlah banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hedonisme dan materialisme terhadap kecenderungan pembelian kompulsif di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan 110 sampel yang diperoleh melalui purposive sampling. Analisis penelitian menggunakan regresi berganda dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonisme dan materialisme berpengaruh positif terhadap kecenderungan pembelian kompulsif. Secara parsial, hedonisme berpengaruh signifikan, sedangkan materialisme tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan pembelian kompulsif.  Kata Kunci : Hedonisme, Materialisme, Pembelian Kompulsif
Penguatan Kapasitas Ekonomi Masyarakat Melalui Edukasi Pemasaran dan Inovasi Produk Susu di Desa Wisata Selo Bogy Febriatmoko; Erisa Aprilia Wicaksari; Widya Prananta; Angga Pandu Wijaya
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i1.4948

Abstract

Selo Village in Boyolali Regency is a center for dairy cattle farming and is also developing as a tourist village. However, most local residents still sell raw milk to middlemen without applying marketing strategies or product innovation. This community service activity aimed to provide education on the importance of dairy product marketing and to introduce innovative ideas based on local potential. The methods used included preliminary observation, open interviews, focus group discussions, interactive counseling, and evaluation through questionnaires and reflection. The activity involved 15 participants, including dairy farmers, homestay operators, café owners, and local youth. The results showed increased participant understanding of marketing strategies, tourism market opportunities, and the potential for milk processing. Most participants expressed interest in further training and began formulating product ideas such as yogurt, ice cream, and pasteurized milk. This program not only improved marketing literacy but also built motivation and collective awareness to develop independent businesses based on the village’s potential. Thus, the activity served as an initial step in promoting sustainable rural economic development.
TRANSFORMASI DIGITAL ADMINISTRASI PADA DESA WISATA BOROBUDUR SEBAGAI DESTINASI WISATA MELALUI PEMANFAATAN E-GOVERNMENT Permana, Dian Fithra; Oktarina, Nina; Wijaya, Angga Pandu; Anggraeni, Liza Dwi; Maulida, Syaefa Habsyah Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34934

Abstract

Transformasi digital di Desa Wisata Borobudur bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi, memperkuat daya saing pariwisata, dan memberdayakan masyarakat lokal. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih perlunya penguatan dalam bidang administrasi bagi Desa Borobudur. Urgensi pengabdian ini adalah untuk memaksimalkan administrasi digital desa bagi masyarakat atau wisatawan yang membutuhkan layanan. Selain itu, digitalisasi yang semakin berkembang saat ini akan mempermudah desa dalam mengelola berbagai aktivitas. Metode pengabdian ini mempergunakan tujuh metode, yaitu analisis kebutuhan dan evaluasi awal, konsultasi dan kolaborasi, pengembangan prototipe, pelatihan dan kapasitasi, implementasi bertahap, monitoring dan evaluasi, dan pengembangan kapasitas berkelanjutan. Peserta kegiatan ini adalah perangkat Desa Borobudur dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan pengelolaan e-Government. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan keterampilan dasar dan lanjutan masyarakat dan staf desa dalam menggunakan teknologi digital dan platform e-Government. Pengembangan sistem administrasi yang terintegrasi bertujuan untuk menyederhanakan proses dan meningkatkan transparansi. Selain itu, kampanye penyuluhan dilakukan dengan bahasa sederhana dan metode interaktif untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap transformasi digital. Hasil pengabdian ini dapat memperkuat pengelolaan administrasi, meningkatkan layanan kepada wisatawan, dan memperkuat posisi Desa Wisata Borobudur sebagai destinasi wisata yang kompetitif dan berkelanjutan.
PENGARUH ORIENTASI BELAJAR PEMILIK START-UP TERHADAP KEBERLANJUTAN BISNIS: PERAN INOVASI BISNIS Oktarina, Nina; Handoyo, Eko; Wijaya, Angga Pandu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh orientasi belajar terhadap keberlanjutan bisnis melalui inovasi bisnis. Masih terbatasnya penelitian yang membahas proses belajar dalam menentukan keberlanjutan bisnis bagi pemilik bisnis, terutama dalam konteks start-up. Penelitian terdahulu banyak membahas perkembangan bisnis, namun belum banyak membahas proses belajar yang dilakukan oleh pemilik startup adalah sarana dalam melakukan inovasi dan perbaikan berkesinambungan. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kausal. Sampel penelitian sebanyak 114 responden terlibat dalam penelitian dengan kriteria yaitu pemilik usaha yang pernah mengikuti pembelajaran digital dan usaha yang telah berjalan minimal 1 tahun. Data yang telah didapatkan dianalisis dengan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi belajar tidak berpengaruh secara langsung terhadap keberlanjutan bisnis, namun dimediasi oleh inovasi bisnis. Penelitian ini mengindikasikan bahwa orientasi belajar tidak langsung membentuk bisnis yang berkelanjutan, namun membutuhkan inovasi yang dapat dikembangkan dalam start-up. Penelitian ini mengindikasikan pentingnya orientasi belajar dalam mengembangkan inovasi yang berimplikasi pada bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini membuktikan pentingnya inovasi yang dibentuk melalui proses belajar bagi pemilik start-up. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya start-up dalam melakukan inovasi yang berorientasi pasar untuk mempertahankan pangsa pasar.
ANALISIS PERILAKU PEMBELIAN PROPERTI DI INDONESIA PADA TAHUN 1990-1996 Wijaya, Angga Pandu; Wibowo, Rizky Tri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era 1990-1996 merupakan puncak ekonomi di Indonesia ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang konsisten, kestabilan nilai tukar, dan politik. Kestabilan ekonomi memberikan pengaruh pada perilaku konsumen dalam membeli properti. Masih terbatasnya kajian sejarah yang membahas tentang perilaku pembelian properti, khususnya apartemen, di Indonesia mendorong urgensi riset. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan menganalisis tentang faktor-faktor yang mendorong motivasi kosnumen untuk membeli properti pada era 1990-1996. Penelitian ini mempergunakan pendekatan sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data penelitian adalah majalah PROPERTI terbitan tahun 1990-1996. Hasil penelitian menujukkan bahwa peningkatan dan kestabilan perekonomian berkaitan erat dengan jumlah penawaran apartemen, terutama pada kota besar seperti Jakarta. Jumlah penawaran unit apartemen yang melonjak 23 kali hanya dalam waktu lima tahun, yaitu dari tahun 1990/1991 hingga 1996, menandakan pembangunan yang pesat, khususnya di Jakarta. Hasil penelitian turut mengidentifikasi bahwa terdapat empat faktor yang mendorong pembelian properti apartemen, yaitu fasilitas yang lengkap, lokasi dekat dengan kantor, harga yang cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan rumah tapak (landed house), serta motif investasi.
Gamification in Enhancing Student Financial Knowledge, Engagement, and Enjoyment in Financial Education Yulianto, Arief; Pramono, Suwito Eko; Wijaya, Angga Pandu; Nasrun, Nasrun
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12653

Abstract

This study aims to examine the impact of gamification on financial knowledge through student enjoyment and student engagement. This study employed a quantitative approach and used a survey to examine the relationships between variables. The sampling technique used was purposive sampling, with 289 students who have previously received financial education at a public university participating as respondents. The research instrument utilized a questionnaire developed based on prior studies. The results were tested using Variational Bayesian Structural Equation Modeling (VB-SEM) to analyze the influence between variables. The findings showed that gamification had a positive impact on student enjoyment and student engagement. This study demonstrates that gamification does not directly influence students' financial knowledge. Student engagement fully mediated the effect of gamification on students' financial knowledge, whereas enjoyment does not affect students' financial knowledge. This study underscores the importance of fostering student engagement in gamification to enhance financial knowledge. The implications of this research include strengthening student engagement through various strategies, such as apperception, motivation, and interaction during the use of gamification in financial education.
The Influence of Brand Image, Brand Trust and Product Packaging Information on Purchasing Decisions Wijaya, Angga Pandu; Annisa, Intan Tri
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 18 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bisnisekonomi.v18i1.3077

Abstract

Consumer health awareness has increased recently, this is evidenced by the desire to consume herbal products. Today’s packaged colds jamu become a practical alternative for consumers to continue taking herbal medicines that are easy to obtain. This study aims to examine the influence of brand image, brand trust and product packaging information on the purchase decision of packaged cold herbs. This quantitative study applied purposive random sampling by using PLS-SEM 3.0 as statistic tools with questionnaire filled by 100 respondents. This article delivers a substantial effect to significant variables in purchasing decision. The results show that brand image does not directly influence purchasing decisions, but is fully mediated by brand trust. On the other hand, packaging information has a positive and significant effect on purchasing decisions.
Penguatan Financial Knowledge Berbasis Gamifikasi sebagai Inovasi Pembelajaran Guru SMP di Kabupaten Temanggung Yulianto, Arief; Pramono, Suwito Eko; Wijaya, Angga Pandu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.684

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan gamifikasi sebagai sarana belajar dalam pendidikan keuangan. Pendidikan keuangan yang terbatas cenderung menghasilkan literasi keuangan yang rendah, sehingga masih diperlukan penguatan pendidikan keuangan melalui gamifikasi. Saat ini pada era teknologi yang semakin canggih serta persebaran internet yang merata, gamifikasi merupakan sarana yang efektif dalam memperkuat pendidikan bagi siswa. Guru memerlukan pelatihan dan penguatan gamifikasi agar mampu mengelola kelas serta menciptakan pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi tentang konsep dasar keuangan, pengelolaan anggaran, tabungan, investasi, dan manajemen risiko, yang berbasis gamifikasi. Pendekatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, aplikatif, serta mudah dipahami. Kegiatan melibatkan 65 guru SMP di Kabupaten Temanggung sebagai peserta aktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan gamifikasi memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan keterampilan keuangan guru. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa gamifikasi memudahkan pemahaman konsep, membantu penerapan materi sekaligus bermain, serta membuat proses belajar lebih menarik dan tidak membosankan. Kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya dengan memperkuat literasi keuangan guru melalui metode gamifikasi yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Examining The Effects of Task Complexity and Task Difficulty on Students’ Knowledge Retention: A Cognitive Load Theory Perspective Yulianto, Arief; Pramono, Suwito Eko; Wijaya, Angga Pandu; Lestari, Slamet; Putit, Lennora
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 4 (2025): December
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i4.18326

Abstract

This study aims to analyze the effect of task complexity and task difficulty on knowledge retention through cognitive load. Previous studies have been largely outcome-oriented, focusing on student performance without examining long-term knowledge, thus leaving a gap for research that specifically elaborates on knowledge retention. A quantitative approach with a cross-sectional research design was employed. Using the Slovin formula with a 5% margin of error, the study involved 246 undergraduate students majoring in financial management from public universities located in Semarang, Surakarta, and Purwokerto, selected through purposive sampling. Data were analyzed using the variance-based structural equation modeling (VB-SEM) approach. The results reveal that cognitive load has a negative and significant effect on knowledge retention (β = -0.492, t = 4.167, p = 0.000). Task complexity shows a positive and significant effect on cognitive load (β = 0.300, t = 4.326, p = 0.000), but its direct effect on knowledge retention is not significant. Similarly, task difficulty has a positive and significant effect on cognitive load (β = 0.341, t = 4.628, p = 0.000), yet it does not directly affect knowledge retention. The findings indicate that both task complexity and task difficulty have negative and significant indirect effects on knowledge retention through cognitive load. These results demonstrate the importance of proportional instructional design, particularly the segmentation of complex content into smaller units to manage cognitive load. The use of educational technology is recommended to design tasks and instructional materials that align with students’ cognitive capacities, thereby enhancing knowledge retention.
Pendampingan pemasaran digital melalui penggunaan digitalisasi koperasi bagi pemilik UMKM di Desa Kalisidi Dorojatun Prihandono; Irnin Miladdyan Airyq; Angga Pandu Wijaya; Rini Setyo Witiastuti; Nurul Kamilia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32471

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kalisidi dalam bidang pemasaran digital sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa. Masalah utama yang dihadapi UMKM setempat adalah keterbatasan dalam mengakses teknologi digital, rendahnya literasi digital, serta kurangnya pemahaman mengenai strategi pemasaran modern. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan bentuk pemaparan materi dan group coaching yang melibatkan 44 pelaku UMKM, dengan fokus pada teknik branding, pemanfaatan media sosial, serta penggunaan aplikasi koperasi digital sebagai platform promosi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan strategi pemasaran digital serta mampu menggunakan aplikasi koperasi digital secara mandiri. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya aspek peningkatan literasi digital dan penguatan infrastruktur desa untuk meningkatkan keberlanjutan UMKM melalui pemasaran digital. Pengabdian ini menekankan pentingnya sinergi serta kolaborasi antar pelaku UMKM dan mitra eksternal untuk mewujudkan ekosistem ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: UMKM; pemasaran digital; koperasi digital; SDGs Desa. Abstract This community engagement initiative aims to build the digital marketing capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalisidi Village as part of broader efforts to advance the Sustainable Development Goals (SDGs) at the village level. Local MSMEs face key challenges, including limited access to digital technologies, low digital literacy, and a lack of familiarity with contemporary marketing strategies. The program was delivered through a combination of instructional sessions and group coaching involving 44 MSME participants, with a focus on branding, effective use of social media, and the adoption of a digital cooperative platform for collective promotion. The results show that participants improved their understanding and skills in digital marketing and demonstrated the ability to use the digital cooperative application independently. The program also emphasizes the importance of enhancing digital literacy and strengthening rural infrastructure to support the long-term sustainability of MSMEs through digital channels. Furthermore, it highlights the critical role of collaboration between MSMEs and external partners in fostering an inclusive and resilient local economic ecosystem. Keywords: MSMEs; digital marketing; digital cooperatives; rural SDGs.