Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Media Timeline Tehadap Kemampuan Historical Thinking Siswa Kelas Xi Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMKN 3 Pontianak Putri, Putri; Chalimi, Ika Rahmatika; Putri, Astrini Eka
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out whether there is an influence of timeline media on students' historical thinking abilities. This research was carried out using quantitative methods and cluster random sampling techniques. Research data was obtained through observation, tests and documentation. Analysis of the research data obtained using the T Test (Independent T-Test) and Effect Size. Data collection techniques used by researchers are observation techniques, measurement techniques, document techniques. The data collection tools used by researchers are observation guidelines, tests and guidelines. The results of the research show (1) This research uses timeline media in history learning to get grades that tend to be low. (2) Based on the test results in the experimental class and control class through posttest-pretest questions, there were significant differences, namely in the experimental class, scores were 72.2 and 73.7. Meanwhile, in the control class, scores were 57.8 and 66.1. (3) Based on the calculation of the T Test (Independent T-Test) via SPSS, a significance level was obtained, namely 0.00 < 0.05 and a value of 0.83 was obtained through the effect size test in the large category. So it can be concluded that the use of timeline media on students' historical thinking abilities in learning history has an influence and has a big effect.
Measuring Historical Thinking Ability: A Quantitative Study of Students on The Indonesia-Malaysia Border, Sambas Regency, West Kalimantan Firmansyah, Haris; Putri, Astrini Eka
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v9i2.5088

Abstract

This study aims to describe the process of history teaching and the HT skills of high school students in the Indonesia-Malaysia border region. The method used is quantitative with a descriptive case study approach. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation, with the research subjects being Social Studies students at SMA Negeri 1 Sajingan Besar, Sambas, West Kalimantan. The data were analyzed descriptively using simple statistics. The history learning process in the border area is running well, with teachers using local content and engaging teaching media. Students showed a reasonably good level of HT skills, although there are still some gaps in discussion activities and report writing skills. Sequential and contextual history teaching helps students understand cause-and-effect relationships between events.
HISTORICAL JOURNEY OF THE SOVEREIGNTY MONUMENT AND THE OLD TOWER OF THE GREAT MOSQUE IN THE DYNAMICS OF SINGKAWANG POST-COLONIAL 1885-1993 Astrini Eka Putri; Hesti Arini; Risma Fitri Answafil; Pandu Dipa Nusantara; Nanda
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i1.53715

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk memahami peran penting Tugu Kedaulatan dan Menara Lama Masjid Raya Singkawang sebagai simbol sejarah dan identitas masyarakat pada periode pasca kolonial antara tahun 1885 hingga 1993. Akan tetapi, kedua bangunan tersebut masih jarang menjadi objek kajian ilmiah, terutama yang membahas hubungan keduanya dengan dinamika sosial-politik serta simbol identitas lokal pada era pasca kolonial. Inilah yang menjadi titik perhatian utama dalam penelitian ini.Tujuan utama dari studi ini adalah mengeksplorasi perjalanan sejarah kedua bangunan tersebut dalam konteks perubahan sosial, politik, dan budaya di Singkawang setelah masa penjajahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah, yang melibatkan pengumpulan data melalui studi arsip, observasi langsung di lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, serta analisis dokumen dan foto-foto lama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Tugu Kedaulatan dan Menara Lama Masjid Raya tidak hanya berfungsi sebagai monumen fisik, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan dan keharmonisan antar komunitas yang hidup berdampingan secara damai. Pelestarian kedua bangunan ini mencerminkan kesadaran bersama antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas lokal. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya pelestarian dan pengembangan fungsi kedua bangunan untuk memperkuat nilai sejarah, sosial, dan budaya serta mendukung pembentukan rasa kebangsaan dan toleransi dalam masyarakat multikultural Singkawang. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan pelestarian budaya dan pendidikan sejarah di tingkat lokal.
EXPLORATION OF THE HISTORICAL AND ARCHITECTURAL VALUE OF THE LANDRAAD BUILDING AND THE VETOR BUILDING IN SINGKAWANG CITY Lisna Fatmawati; Astrini Eka Putri; Bella Sari; Ragil Pangestu; Seli Maidianti
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i1.53722

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi nilai Sejarah dan arsitektur dari Gedung Landraad serta Gedung Vetor di Kota Singkawang yang merupakan warisan budaya kolonial dan masih bertahan hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data sendiri meliputi observasi secara langsung terhadap kedua bangunan tersebut, wawancara dengan narasumber yakni instansi kebudayaan terkait dokumentasi visual, dan studi Pustaka terhadap sumber-sumber tertulis. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah model interaktif Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa Gedung Landraad dan Gedung Vetor mempunyai nilai Sejarah dan sebagai simbol kekuasaan kolonial Belanda dan memiliki peran dalam sistem pemerintahan terdahulu. Dari segi arsitektur, kedua bangunan ini memcerminkan gaya arsitektur kolonial yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis dan juga budaya lokal. Dengan begitu, Gedung Landraad dan Gedung Vetor mempunyai signifikansi sebagai bangunan cagar budaya yang perlu dijaga kelestariannya oleh Masyarakat dan pemerintah daerah.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Lumio Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X Di Sma Negeri 1 Samalantan Billa, Thalia Lania Arsi Salsa; Firmansyah, Haris; Putri, Astrini Eka
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i1.34117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Lumio terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran sejarah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol, yaitu kelas eksperimen memperoleh nilai 44,30 dan 77,57, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai 40,5 dan 64,81. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,005. Dengan demikian, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima yang menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Lumio berpengaruh signifikan. Simpulan ini sekaligus menegaskan bahwa hasil belajar siswa berbeda antara kelas yang menggunakan Lumio dengan yang tidak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Lumio berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah.
PENGARUH PEMANFAATAN BIOGRAFI TOKOH ALI ANYANG TERHADAP KESADARAN SEJARAH SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 11 PONTIANAK Harnum, Shantika Dwi; Ulfah, Maria; Putri, Astrini Eka
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44162

Abstract

Pembelajaran sejarah berbasis lokal sangat penting untuk meningkatkan kesadaran sejarah siswa. Namun, pembelajaran yang terlalu fokus pada buku teks membuat banyak siswa yang belum mengenal sejarah di daerahnya sendiri. Dalam hal ini peneliti memanfaatkan tokoh lokal seperti tokoh Ali Anyang sebagai materi pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemanfaatan biografi tokoh Ali Anyang terhadap kesadaran sejarah siswa kelas XI di SMA Negeri 11 Pontianak. Metode yang diterapkan dalam penelitian, yaitu metode kuantitatif bentuk Quasi Experimental Desaign. bentuk desain Quasi Experimental Desaign pada penelitian ini adalah Posttest-Only Control Group Desaign. Populasi yang diteliti terdiri dari seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 11 Pontianak yang berjumlah 279 peserta didik. Terdapat dua sampel pada penelitian, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dipilih dengan menggunakan Teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, angket/kuisioner, dan dokumentasi. Analisis dari perolehan data penelitian menggunakan uji T-test independent. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) Pemanfaatan biografi tokoh Ali Anyang dalam pembelajaran sejarah termasuk dalam kategori sangat ditinggi yang diperoleh dari hasil perhitungan persentase kelas eksperimen dengan nilai sebesar 89%. (2) Kesadaran sejarah siswa setelah memanfaatkan biografi tokoh Ali Anyang dalam pembelajaran sejarah mendapatkan nilai sangat tinggi yang diperoleh dari hasil perhitungan persentase sebesar 87%. (3) Berdasarkan hasil uji T-test independent diperoleh nilai signifikan (2 tailed) 0,000 <0,005, serta diperoleh nilai perhitungan rata-rata persentase sebesar 88%, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan biografi tokoh Ali Anyang terhadap kesadaran sejarah siswa.
Pengaruh Modul Digital Berbasis Canva terhadap Minat Belajar Mahasiswa pada Materi Sejarah Renaissance (Studi Kuasi-Eksperimen di IKIP Saraswati) Romualdi, Kristoforus Bagas; Mahartha, I Ketut Arya Sentana; Putri, Astrini Eka; Junaidi, Eko Wahyu
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.48693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan modul pembelajaran berbasis Canva terhadap minat belajar mahasiswa pada sub materi sejarah Renaissance. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 56 mahasiswa Pendidikan Sejarah IKIP Saraswati yang dibagi menjadi 28 orang di kelompok eksperimen dan 28 orang di kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa angket minat belajar berskala Likert yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasilnya, minat belajar pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kontrol dengan selisih skor 13,14 poin. Hal tersebut diperkuat oleh hasil Independent Sample t-Test yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor post-test kedua kelompok (p= 0,003). Selain itu, nilai effect size (Cohens d) sebesar 1,40 mengindikasikan adanya pengaruh yang besar. Dengan demikian, modul digital berbasis Canva terbukti mempunyai pengaruh terhadap minat belajar mahasiswa pada sub materi sejarah Renaissance.
Pengaruh Media Pembelajaran Infografis Terhadap Minat Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Sejarah di MAN 2 Pontianak: Penelitian Ariep Nuralam; Aminuyati; Astrini Eka Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2876

Abstract

This study looked into whether using infographics could spark more interest in history among tenth graders at MAN 2 Pontianak. The researchers focused on students from this grade and used a quantitative approach to dig into the data. To ensure accurate outcomes, the students were divided into two groups: one experienced learning through infographics (the experimental group), and the other did not (the control group). Researchers using area sampling technique to ensure the student were a good representation of the whole grade. Through Questionnaires, observations and also reviewing relevant document, researcher get a full picture of how engaged the students were. In fact, about 67.5% of the students’ increased interest in history could be chalked up to the infographics. So, in plain terms, adding cool visuals like infographics to lessons could be a big win for teachers trying to make history more fun and engaging. The results were pretty promising. It turns out that infographics really did help students get more into history. The stats backed this up, with a regression equation showing Y = 15.032 + 0.670X. Based on the decision making in the regression test from the coefficient table, the significance value came out to 0.000 below the 0.05 mark. It can be concluded there’s a solid connection between using infographics and students being more interested.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Digital dalam Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Putri, Astrini Eka
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i2.30523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran sejarah guna meningkatkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur. Metode ini melibatkan pengumpulan, analisis, dan sintesis informasi dari berbagai sumber yang relevan, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan laporan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan media digital yang dapat digunakan termasuk video edukatif, simulasi interaktif, permainan edukasi, aplikasi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), serta platform e-learning. bahwa penggunaan media pembelajaran digital secara signifikan meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Media digital ini membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan imersif, yang pada gilirannya meningkatkan keterampilan analitis dan pemahaman mendalam tentang materi sejarah. Pembentukan kelompok belajar dalam model pembelajaran kooperatif juga terbukti efektif dalam memfasilitasi diskusi dan kolaborasi antar siswa, yang berkontribusi pada peningkatan keterampilan berpikir kritis mereka. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dalam pembelajaran sejarah tidak hanya memfasilitasi pemahaman materi yang lebih baik tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan engaging.
Pelestarian Tradisi Lisan Baroah Masyarakat Dayak Kanayatn di Dusun Ayo Gundaleng Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Dodi Dores, Florianus; Andang Firmansyah; Astrini Eka Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.1950

Abstract

This study aims to describe the preservation of oral traditions Baroah Dayak Kanayatn. This study uses qualitative research with ethnographic approach. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation techniques. Data analysis was conducted in three stages, namely data reduction, Data presentation, and Conclusion/verification. The results of this study indicate that the oral tradition of Baroah is still carried out by the Dayak Kanayatn community in Ayo Gundaleng Hamlet, Sengah District, Temila, Landak Regency. The efforts of the Dayak Kanayatn community in preserving the oral tradition of Baroah are routinely carried out every year. With routinely carried out every year, makaq small possibility of this tradition can be forgotten by future generations. Because they are directly involved and witness the stages of implementation. In addition, efforts to preserve the oral tradition of Baroah certainly can not be separated from the role of traditional leaders such as Temenggung, Pasirah, and Panyangahatn as well as the community to jointly preserve the tradition. Where their role to preserve the oral tradition of Baroah can be done by paying attention to culture or tradition, inviting, providing guidance, and direction. And understanding to the next generation to maintain the oral tradition of this Baroah in order to continue to run.