p-Index From 2021 - 2026
6.263
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Tabularasa Humanitas: Indonesian Psychological Journal Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Psikologi Integratif Gadjah Mada Journal of Psychology Anfusina: Journal of Psychology Journal of Psychological Science and Profession Jurnal Eksplora Informatika Motiva: Jurnal Psikologi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Journal of Information Systems and Informatics Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Jurnal Psikologi Malahayati Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Community Service DedikasiMU: Journal of Community Service PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi: Indonesian Journal of Psychology Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Cendekia Ilmiah Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Jurnal Intensi (Integrasi Riset Psikologi) Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Work Engagement dan Psychological Well-Being pada Karyawan Milenial Saragih, Melchi Rosanta Gloria; Yuniasanti, Reny
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 1 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v1i2.3324

Abstract

Di era digital ini work engagement antar karyawan milenial sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan keterikatan kerja pada karyawan milenial. Subyek dalam penelitian ini adalah 50 karyawan milenial dengan masa kerja minimal 1 tahun yang sudah dipilih menggunakan metode pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala work engagement dan skala kesejahteraan psikologis. Hasil analisis korelasi product moment dengan korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja pada karyawan milenial dengan koefisien korelasi (rxy) = 0,684. Nilai koefisien determinasi (R squared) adalah 0,468 yang berarti bahwa modal psikologis pada keterikatan kerja adalah 46,8%. Informasi ini dapat berguna bagi perusahaan untuk melakukan intervensi melalui peningkatan kesejahteraan psikologis karyawan milenial untuk meningkatkan keterikatan kerja mereka.Kata Kunci: kesejahteraan psikologis, keterlibatan kerja, karyawan milenial
Hubungan antara regulasi diri dengan perilaku cyberloafing pada karyawan generasi Z Shintya Bunga Arlinda Ginting; Reny Yuniasanti
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i1.4416

Abstract

Cyberloafing merupakan tindakan menyimpang yang tidak sesuai dengan aturan pada lingkungan kerja, yaitu meliputi browsing internet atau mengecek email pribadi saat bekerja. Dengan perilaku tersebut, menyimpang dan melanggar ketentuan atau peraturan yang ditetapkan oleh organisasi dapat merugikan kesejahteraan anggota serta suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mengetahui relasi yang terjadi pada regulasi diri dengan perilaku cyberloafing pada karyawan generasi Z. Penentuan subjek yang dimanfaatkan pada penelitian yaitu purposive sampling. Dalam penelitian, subjek yang digunakan sebanyak 61 responden, yaitu karyawan berusia 18-29 tahun (generasi Z) dan memiliki akses internet di kantor. Metode pengumpulan data menggunakan skala short version of self-regulation questionnaire (SSRQ) dan skala cyberloafing. Pada pelaksanaan uji hipotesis, digunakan analisis korelasi product moment. Dengan begitu, penelitian ini menghasilkan nilai korelasi (rxy)= -0,519 dengan perolehan p=0,001 artinya ditemukan relasi negatif yang terjadi pada regulasi diri dengan perilaku cyberloafing. Hal itu bermakna bahwa semakin tinggi regulasi diri akan berpengaruh pada semakin rendahnya perilaku cyberloafing. Sedangkan, apabila regulasi diri yang dimiliki rendah akan berpengaruh pada semakin tingginya perilaku cyberloafing. Informasi ini dapat berguna bagi perusahaan untuk melakukan intervensi melalui peningkatan regulasi diri pada karyawan generasi Z guna mengurangi tingkat cyberloafing di kalangan mereka. Kata Kunci: regulasi diri, cyberloafing, karyawan generasi Z
Pengaruh Pelatihan Kepemimpinan Tranformasional Supervisor Terhadap Mutu Pelayanan Pramuniaga Di Flora Group Yudhawati, Dian; Sahrah, Alimatus; Yuniasanti, Reny
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 18 No. 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.021 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelatihan kepemimpinan transformasional supervisor terhadap mutu pelayanan pramuniaga. Mutu pelayanan pramuniaga termasuk penampilan fisik, responsif, tanggung jawab, jaminan dan empati. Sedangkan kepemimpinan transformasional terdiri dari 5 aspek, idealized influenced, inspirational motivation, intellectual stimulation dan individualized consideration.  Terdapat tiga puluh dua karyawan Flora Grup yang terlibat dalam penelitian ini menggunakan kuasi eksperimental design yang mengukur pretest dan post test kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisa data post test , t = 10,775, dengan p = 0,000 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.  
HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN KERJA DENGAN PERILAKU INOVATIF KARYAWAN BAGIAN PENJUALAN Dewi, Lina Febriani Ayu Andon; Yuniasanti, Reny; Prahara, Sowanya Ardi
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 19 No. 1: Februari 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.174 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i1.597

Abstract

Agar dapat bertahan di era disruptive setiap perusahaan menuntut karyawannya untuk bisa lebih inovatif dalam proses kerjanya. Masih rendahnya perilaku inovatif di PT. A terutama pada bagian penjualan menjadi permasalahan yang harus dicarikan bentuk intervensi yang tepat. Hipotesis penelitian yaitu terdapat hubungan antara persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja dengan perilaku inovatif dalam pekerjaan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 35 karyawan penjualan PT. A Yogyakarta yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian adalah karyawan tetap dengan masa kerja minimal setahun. Pengumpulan data  menggunakan alat ukur skala persepsi lingkungan kerja dan skala perilaku inovatif.  Dari hasil analisis data menggunakan korelasi product moment Pearson, diketahui terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi lingkungan kerja dengan perilaku inovatif penjualan karyawan PT. A Yogyakarta (r = 0,439; p <0,050). Persepsi lingkungan kerja secara efektif berkontribusi sebesar 13,90% terhadap perilaku inovatif karyawan. Berdasarkan analisis regresi, diketahui bahwa persepsi lingkungan kerja fisik memberikan kontribusi efektif sebesar 11,70%, dan persepsi lingkungan kerja non fisik secara efektif berkontribusi sebesar 17,40% pada perilaku inovatif. Berdasarkan hasil penelitian ini memberikan informasi intervensi untuk lebih menyelaraskan dan mengharmoniskan hubungan di dalam organisasi untuk memunculkan perilaku inovatif karyawan
Pengaruh Pelatihan Job Crafting terhadap Innovative Work Behavior pada Karyawan Bagian Marketing di PT X Widjanarko, Yoga; Yuniasanti, Reny
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.63282

Abstract

Karyawan bagian marketing dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga diperlukan innovative work behavior guna mendukung efektivitas kerja. Pelatihan job crafting dipandang sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pelatihan job crafting dapat meningkatkan innovative work behavior pada karyawan bagian marketing di PT X. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian memiliki skor innovative work behavior pada kategori sedang hingga rendah berdasarkan skala Innovative Work Behavior, kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan purposive sampling. Sebanyak 12 karyawan bagian marketing PT X Yogyakarta menjadi kelompok eksperimen, sementara 9 karyawan bagian marketing PT X Wonosobo menjadi kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pelatihan job crafting, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Analisis data menggunakan independent sample t-test menunjukkan hasil signifikansi (2-tailed) sebesar .008 (p < .05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor innovative work behavior pada kelompok eksperimen dan kontrol. Sementara itu, hasil paired sample t-test sebesar .000 (p < .05) menunjukkan adanya peningkatan innovative work behavior yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah pelatihan job crafting.
Exploring the Role of Consumer Satisfaction in Online Herbal Skincare Purchases Agustin, Ayu; Yuniasanti, Reny
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2026): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v15i1.22782

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes in consumer behavior worldwide, including in Indonesia. E-commerce, as one of the main digital platforms, has transformed the way consumers shop, offering greater convenience, effectiveness, and personalization. This phenomenon is reflected in the increasing demand for herbal skincare products, which are becoming more popular among consumers. Along with this behavioral shift, understanding the factors that influence purchasing decisions is crucial for business development, especially in the online market. This study aims to analyze the relationship of consumer satisfaction on purchase decisions for herbal skincare products purchased online. This research uses a quantitative approach with a correlational design. The research population consists of consumers who purchase herbal skincare products online, with a sample of 100 respondents selected using purposive sampling. Data was collected using a Likert scale to measure consumer satisfaction and purchase decisions. The results show that consumer satisfaction significantly influences purchase decisions, with most respondents falling into the medium satisfaction category. External factors such as brand loyalty and social media influence also play a role in purchase decisions. This study suggests that businesses should focus on improving consumer satisfaction through product quality and an enjoyable shopping experience, while also considering external factors such as promotions and recommendations from other consumers to enhance purchase decisions.
ADVERSITY QUOTIENT QUITTERS PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PT GRAMEDIA ASRI MEDIA YOGYAKARTA Naufal Ade Darmansyah; Reny Yuniasanti
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/psikosains.v20i1.9308

Abstract

This study explores the characteristics and challenges faced by Generation Z (born 1996-2010) in the workplace, specifically at PT Gramedia Asri Media Yogyakarta. Generation Z, currently aged 15-26, demonstrates a need to gather experience through various positions and prefers collaboration and innovation within a professional environment. This research is a qualitative phenomenological study aimed at identifying the presence of adversity quotient among Generation Z employees at PT Gramedia Asri Media Pakuwon Mall Yogyakarta. The participants consist of three individuals who are employees of Gramedia Pakuwon Mall, as well as three significant others who serve as their supervisors. Data collection was conducted through in-depth interviews with semi-structured questions carried out face-to-face. The results indicate that all three participants possess equal levels of control, recognition, achievement, and endurance in facing workplace situations. Despite encountering complex issues, Participants D, A, and L were able to effectively overcome these challenges, thereby resolving problems and reducing their desire to leave their jobs.
Differences in the Role of Psychological Well-Being and Subjective Well-Being in Predicting Work Engagement Reny Yuniasanti; Fonny Dameaty Hutagalung; Alimatus Sahrah; Nina Fitriana
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.3165

Abstract

Employees with high Work Engagement (WE) are believed to be more reliable in achieving organizational goals. This research aims to determine the differences in the role of well-being with the concepts of hedonic and eudemonic in predicting WE. The subjects of this research consisted of 327 people, who were analyzed in 3 stages, namely 110 people who were analyzed in stage-1, 217 people who were analyzed in stage-2, and all research subjects were analyzed in stage-3. All data for this research were collected using the WE scale, PWB scale, SWFL scale, and PANAS, which have a Chronbach alpha reliability coefficient of .773 respectively; .831; .627; 747; 744. In stage-1 research analysis, SWB and PWB show more of just one component, whereas in stage-2 and stage-3 research analysis, they are more likely to be seen as two different factors in predicting WE. The results of the stepwise model multiple regression statistical technique analysis concluded that the regression coefficient on the influence of SWB and PWB on WE from the three analyses stated that PWB was stronger than SWB in predicting WE. Thus, it can be interpreted that to predict WE the Well-Being concept with the eudemonic concept is greater than using well-being with the hedonic concept.
Work stress dan turnover intention pada karyawan milennial: Peran mediasi supervisor support: Work stress and turnover intention in millennial employees: The mediating role of supervisor support Yuniasanti, Reny; Sandiasih, Komang Mahadewi; Anggraeni, Dewi Soerna; Prahara, Sowanya Ardi; Hamzah, Hazalizah Binti
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v12i1.9385

Abstract

In an era of dynamic work, millennials face unique challenges related to job stress that can impact their intention to leave their job, known as turnover intention. This scientific article explores the relationship between work stress and turnover intentions in the millennial generation, focusing on the mediating role of supervisor support to reexamine whether superiors are one of the determinants of millennial employee turnover intentions. This study used a non-probability sampling method with a purposive sampling technique. The subjects of research were millennial generation employees, with at least 3 months of work. Respondents came from Malaysia (64 people) and Indonesia (152 people), with a total of 216 respondents. The instruments used were the Turnover Intention Scale, General Work Stress, and Supervisor Support which have been tested. The research results show: 1). a quite strong and significant relationship between work stress and turnover intention; 2). supervisor support is not significant on turnover intentions; and 3). The effect of work stress on turnover intention with supervisor support as moderate is not significant. The novelty of the results of this research is that it is very inspiring information for management policies for millennial employees who want to stop working by overcoming sources of work stress and fostering a collegial nature with co-workers. Research implications are discussed
Cross-cultural adaptation and psychometric properties of the Indonesian version of the social entrepreneurial antecedents scale in college student Reny Yuniasanti; Martaria Rizky Rinaldi; Sowanya Ardi Prahara; Nina Fitriana
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 26 No. 1 (2024): FEBRUARY 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v26i1.3552

Abstract

The concept of social entrepreneurship has gained popularity in Indonesia. However, there has been a lack of development in measuring individuals' readiness or interest in social entrepreneurship within the Indonesian context. Based on a literature review, there are no existing studies that have translated and adapted instruments to measure the antecedents of social entrepreneurship for students. One such instrument, the Social Entrepreneurial Antecedents Scale (SEAS), was originally developed to assess social entrepreneurial intentions. This study aims to adapt the scale, especially for students in tertiary institutions for 131 students. Following Beaton's theoretical framework, the research was conducted in six stages: translation, synthesis, back translation, expert committee review, pre-testing, and assessment. The construct validity of the adapted scale was analyzed through confirmatory factor analysis using JAMOVI, focusing on four aspects of social entrepreneurship: empathy, moral obligation, self-efficacy, and social support. The adapted scale, which consists of 14 items, has a reliability coefficient of 0.835. Item discrimination for these 14 items ranged from 0.207 to 0.684. Based on the adaptation process results, this sociopreneurship scale is valid for measuring social entrepreneurial intentions and evaluating the effectiveness of interventions aimed at fostering such intentions. Keyword: Scale adaptation; social entrepreneurship; sociopreneur; students.
Co-Authors Aditya Kurniawan Alimatus Sahrah Anggo Luthfi Yunanto Anggraeni, Dewi Soerna Anwar, Rozan Arka Bandi Saputra Awang Setiawan Wicaksono Ayu Agustin Benedikta Gaudensia Sura Budiani, Kondang Celine Anjanique Aretha Surya Dangin, Dangin Dewi Soerna Anggraeni Dewi, Lina Febriani Ayu Andon Dian Kartika Sari, Dian Kartika Dian Sartika Sari Dian Yudhawati Diana Savitri, Karen Domnina Rani Puna Rengganis Efendy, Mamang Fatimah Zahro Febrina Debora Ginting Fitriana , Nina Fonny Dameaty Hutagalung Fonny Dameaty Hutagalung Ginting, Febrina Debora Hamzah, Hazalizah binti Hanan, Maryam Alifah Hastangka Hastangka Hastangka, Hastangka Hazalizah binti Hamzah Hazalizah Hamzah Hiskia, Miranda Ibrahim, Norshahila Julia Sari Komang Mahadewi Sandiasih Martaria Rizky Rinaldi Metty Verasari Miranda Hiskia Muhammad Iqbal Muhammad Wahyu Kuncoro Mutaqin Akbar Nafida Hetty Marhaeni Naila Izzatul Chasanah Nanang Khuzaini, Nanang Nanda Yunika Naufal Ade Darmansyah Nia Wardhani Nina Fitriana Nina Fitriana Nina Fitriana Nina Fitriana, Nina Novia Sarmila Ramadhan Nulipata, Muslimin Nurul Ain Hidayah binti Abas Nuryadi Nuryadi Prasetyaningrum, Putri Taqwa Prastiwi Prastiwi Putra, Eggy Mahendra Ratri Pratiwi Rinaldi , Martaria Rizky Rizky, Muhammad Rafi Fajar Sandiasih, Komang Mahadewi Saragih, Melchi Rosanta Gloria Sari, Dian Sartika Setyaningsih, Putry Wahyu Sheilla Varadhila Peristianto Shintya Bunga Arlinda Ginting Soeradi, Nasyafa Idza Aurora Sowanya Ardi Prahara Sri Muliati Abdullah Subagyo, Ibnu Rivansyah Suhaini Suhaini Sukasno, Paulus Edi Syauta, Betsy Amanda Venny Triana Putri Wahyu Kuncoro Wanda Asri Nurwahyuni Widjanarko, Yoga Yusuf, Rahadatul Aisy Zahrah, Alimatus Zakaria, Abdul Razak