Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yang memanfaatkan data hasil uji Dissolved Gas Analysis (DGA) pada minyak isolasi transformator selama periode 2017 hingga 2025. Proses pengumpulan dan penggunaan data dilakukan dengan menerapkan prinsip etika penelitian, termasuk memperoleh izin resmi dari pemilik aset, memastikan kerahasiaan data operasional, menjaga anonimitas identitas transformator, serta memastikan bahwa data tidak dimanipulasi, tidak direkayasa, dan digunakan hanya untuk tujuan ilmiah. Peneliti juga memastikan bahwa prosedur pengambilan sampel minyak tidak mengganggu operasi sistem tenaga dan dilakukan sesuai standar keselamatan kerja. Analisis DGA dilakukan berdasarkan standar IEEE C57.104-2019 dan IEC 60599 menggunakan metode Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas Method, Roger’s Ratio, dan Segitiga Duval. Setiap metode digunakan untuk mengidentifikasi potensi gangguan internal, tingkat keparahan, dan pola perkembangan gas terlarut. Prediksi umur transformator dilakukan menggunakan regresi linier dengan variabel bebas berupa konsentrasi gas yang meningkat signifikan. Hasil menunjukkan kenaikan CO dan C₂H₆ sebagai indikator thermal aging dan degradasi selulosa, sementara hasil TDCG menempatkan kondisi transformator masih dalam batas operasional. Model regresi memperkirakan sisa umur pakai 27,1–27,4 tahun. Temuan ini menekankan pentingnya analisis teknis yang akurat serta pengelolaan data berbasis etika untuk mendukung strategi pemeliharaan prediktif jangka panjang.