Claim Missing Document
Check
Articles

Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Speaking Mahasiswa Abad 21 Seftika Seftika; Januarius Mujiyanto; Abdurrachman Faridi; Zulfa Sakhiyya
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Globalisasi telah membawa perubahan dan tantangan tersendiri di berbagai bidang termasuk di bidang pendidikan. Program pembelajaran yang disusun harus dapat berselaras dengan pendidikan abad 21 yang menuntut setiap lulusan mampu berkompetisi dengan sejumlah keterampilan yang dipersyaratkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana project-based learning dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris mahasiswa dalam menghadapi era Pendidikan abad 21. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 program studi Pendidikan Bahasa Inggris di salah satu universitas swasta di Lampung, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus deskriptif. Data penelitian diambil dari observasi selama kurang lebih 5 bulan. Kemudian sumber data juga berasal dari wawancara dengan 49 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa memberikan respon positif terhadap penggunaan project based learning. Pada mata kuliah speaking, project based learning dapat membantu mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan berbicara dalam Bahasa Inggris serta meningkatakan keterampilan abad 21 yaitu berfikir kritis, menyelesaikan masalah, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kemampuan menggunakan media teknologi, dan kemampuan untuk berkerja sama. Kata kunci: Keterampilan abad 21, Project based learning, Speaking. Abstract. Globalization has brought its own changes and challenges in various fields including education. Every learning program that is prepared must be in harmony with 21st century education which requires every graduate to be able to compete with a number of required skills. This study aims to find out how project-based learning can improve students' English-speaking skills in facing the era of 21st century education. The participants in this study were 4th semester students of the English Education study program at a private university in Lampung, Indonesia. This research used a descriptive case study research design. The research data was taken from observation for approximately 5 months. Then, the data sources were obtained from interviews with 49 students. The results showed that students have positive response toward the implementation of project-based learning. In the speaking class, project-based learning can help students to improve their speaking skills in English and improve 21st century skills, namely critical thinking, problem solving, creativity, communication skills, media technology skills, and collaboration. Key words: 21st -century skills, Project based learning, Speaking
Pengaruh Kemauan Berkomunikasi Siswa terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris pada Pembelajaran Online Ahmad Tauchid; Mursid Saleh; Rudi Hartono; Januarius Mujiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi telah merevolusi pendidikan selama beberapa dekade terakhir melalui materi yang tersedia untuk umum, internet, dan pengaturan pembelajaran online. Pada tahun 2019, beberapa orang menghindari sekolah atau kuliah karena virus Corona. Oleh karena itu, untuk menghindari kontak sosial, semua kewajiban tatap muka dihentikan. Hal ini berpengaruh pada pembelajaran online Indonesia. Banyak faktor yang memengaruhi pembelajaran online. Namun, sedikit penelitian telah meneliti pengaruh kemauan berkomunikasi pada penguasaan bahasa Inggris selama pembelajaran online. Penelitian ini mengkaji hubungan antara kemauan berkomunikasi siswa dengan hasil belajar bahasa Inggris di Indonesia. Untuk memvalidasi model penelitian, penyelidikan kuantitatif ini dilakukan. Survei online digunakan untuk mendapatkan data. Pesertanya adalah tiga puluh empat mahasiswa Bahasa Inggris Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemauan berkomunikasi siswa pada saat online memiliki efek yang menguntungkan pada hasil belajar bahasa Inggris. Temuan ini menunjukkan bahwa kemauan berkomunikasi mempengaruhi efektivitas pengajaran bahasa Inggris secara online.
Komunikasi Interpersonal Dosen-Mahasiswa dalam Ujian Tugas Akhir Aisyah Ririn Perwikasih Utari; Januarius Mujiyanto; Sri Wuli Fitriati; Suwandi Suwandi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fitur kebahasaan yang digunakan dalam Bahasa Inggris lisan dan tulisan sering menjadi bahasan dan analisis terutama dalam konteks akademik. Tulisan ilmiah yang ditulis mahasiswa dalam studi di Perguruan Tinggi berfokus pada bagaimana cara menyampaikan apa yang telah ditulis dalam sebuah forum yang mengharuskan penyajian secara presentasi. Hal ini mungkin sudah sering dilakukan mahasiswa ketika mengikuti perkuliahan sejak awal semester hingga pada saatnya mereka mengikuti ujian tugas akhir dalam bentuk skripsi. Ujian skripsi pada umumnya terdiri dari beberapa sesi yaitu pembukaan, presentasi, tanya jawab, keputusan, dan penutup. Fitur kebahasaan yang digunakan dalam komunikasi antar dosen penguji dan mahasiswa inilah yang akan menjadi topik menarik untuk dianalisis, khususnya dalam komunikasi interpersonal melalui pengidentifikasian keterlibatan audiens seperti yang dikutip dari tulisan Forey dan Feng (2016) yaitu fungsi, keterlibatan, jarak sosial, dan affect menunjukkan perbedaan utama bahasa tulis dan lisan dalam makna interpersonal dan interaktifnya. Makna interpersonal penguji dan mahasiswa akan dianalisis untuk menafsirkan strategi bertanya, menanggapi, dan menjawab dalam sesi diskusi setelah presentasi. Dengan demikian, analisis wacana mutimodal diterapkan untuk menuju pada hasil penelitian.
Analisis Tindak Tutur Pada Buku Teks Yang Berjudul “When English Rings A Bell “ Textbook Andrian Nuriza Johan; Januarius Mujiyanto; Sri Wuli Fitriati; Rudi Hartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam komunikasi lintas budaya, keterampilan pragmatis sangat penting. Dalam pragmatik, tindak tutur dianggap sebagai "salah satu konsepsi yang paling meyakinkan". Sangat disarankan bahwa materi buku teks mencakup komponen pragmatis yang memadai untuk memungkinkan peserta didik menjadi kompeten secara pragmatis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tindak tutur dalam buku teks When English Rings a Bell. Penelitian kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisis data, dan membuat kesimpulan berdasarkan temuan analisis. Analisis isi adalah jenis penelitian kualitatif yang digunakan. Dalam buku teks bahasa Inggris berjudul When English Rings a Bell, data berupa tindak tutur dalam setiap ujaran yang tercakup dalam setiap percakapan. Temuan itu dari 84 data (ucapan), ada 40 data asertif/perwakilan, 23 data direktif, 3 data komisif, 18 data ekspresif, dan tidak ada datum deklarasi terkait kategori tindak tutur dalam percakapan dalam buku teks “When English Rings a Bell". Peneliti menemukan bahwa keempat jenis tindak tutur dengan fungsinya masing-masing ini semuanya terdapat dalam delapan puluh empat ujaran yang digunakan oleh penutur setiap percakapan dalam buku teks berjudul When English Rings a Bell. Untuk fungsi tutur yang disebut asertif atau perwakilan yang terdapat dalam percakapan buku teks pilihan peneliti, ada yang menyatakan, menginformasikan, dan menyetujui. Sedangkan fungsi komisif tindak tutur yang ditemukan adalah menawarkan dan menjanjikan. Pada jenis tindak tutur direktif terdapat pertanyaan dan permintaan. Last but not least, fungsi jenis tindak tutur ekspresif adalah berterima kasih, memuji, dan mengungkapkan suka.
Problematika dan Solusi dalam Penulisan Akademik pada Mata Kuliah Professional Writing: Persepsi Mahasiswa Candradewi Wahyu Anggraeni; Januarius Mujiyanto; Katharina Rustipa; Widhiyanto Widhiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis penulisan akademik berbahasa Inggris dalam konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing merupakan tantangan tersendiri khususnya bagi mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Hal tersebut dapat terjadi karena mahasiswa belum memahami dan menguasai tentang kaidah selingkung penulisan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi permasalahan dan solusi mahasiswa dalam penulisan akademik pada mata kuliah Profesional Writing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket campuran dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah dua puluh delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah Professional Writing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada sebelas aspek yang menjadi problematika mahasiswa dalam penulisan akademik yang berkaitan dengan kohesi dan koherensi penulisan, serta problematika terkait tahapan penulisan akademik. Selain itu, mahasiswa mencoba menemukan solusi dari permasalahan tersebut dengan beberapa cara, diantaranya bertanya kepada teman atau dosen pengampu, memanfaatkan penggunaan teknologi, dan membaca referensi dalam bentuk buku dan artikel jurnal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengajaran dan pembelajaran mata kuliah menulis khususnya penulisan akademik. Dengan mengetahui permasalahan penulisan akademik dan solusinya dari sudut pandang mahasiswa, hal ini dapat membantu dosen untuk menerapkan strategi atau metode pengajaran dan pembelajaran menulis untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam penulisan akademik.
Desain Elektronik Modul (E-Modul ) English for Specific Purpose (ESP) Untuk Mahasiswa Hukum dalam Meningkatkan Pemahaman Materi English Law Dewi Surani; Januarius Mujiyanto; Rudi Hartono; Zulfa Sakhiya
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi mendukung berkembangnya proses pendidikan yang dinamis, salah satunya tersedianya materi terbuka yang kreatif dan inovatif dalam bentuk digital. Salah satu bahan ajar digital adalah modul elektronik, yang memungkinkan siswa untuk mengaksesnya di mana saja dan kapan saja dengan hadirnya smartphone Android. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan desain bahan ajar E-Modul bagi mahasiswa hukum. Penelitian ini menggunakan model ADDIE research dan development (R&D) dengan lima tahap, yaitu: (1) Analisis (2) Perancangan (3) Development. (4) Implementasi (5) Evaluasi. Dari hasil penilaian kelayakan, kepraktisan dan keefektifan menunjukkan E-Modul ESP  yang dihasilkan sangat layak, sangat praktis, dan sangat Efektif”. Bahan ajar E-Modul  dapat dimanfaatkan oleh dosen sebagai metode alternatif penyampaian materi untuk meningkatkan pemahaman materi  English Law mahasiswa hukum.
Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris pada Post Pandemic: Studi Kasus di SMA Kab. Majalengka Eka Nurhidayat; Januarius Mujiyanto; Issy Yuliasri; Rudi Hartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Implementasi pemakaian Teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas (SMA) sepanjang masa transisi akibat Pandemi COVID- 19 berakibat signifikan dalam proses pembelajran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru tentang dampak dan faktor-faktor dalam mengintegrasikan teknologi pada pembelajaran Bahasa Inggris sepanjang periode pembelajaran jarak jauh. 10 Guru Bahasa Inggris SMA di Kab. Majalengka diseleksi selaku sampel dalam penelitian ini.  Metode: Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menguji pengalaman guru Bahasa Inggris mengintegrasikan Teknologi ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pengumpulan informasi meliputi angket serta wawancara. Penelitian ini diharapkan bisa membagikan cerminan tentang akibat integrasi Teknologi sepanjang periode pembelajaran jarak jauh.  Hasil: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dampak integrasi teknologi adalah untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan dalam kelas bahasa, meningkatkan pembelajaran mandiri dan keterpusatan peserta didik, dan meningkatkan interaksi dan komunikasi.
Korelasi antara Peer Review Online dengan Gaya Belajar Siswa di Kelas Academic Writing Emilia Ninik Aydawati; Dwi Rukmini; Januarius Mujiyanto; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan pembelajaran di era digital ini adalah sangat penting demi memajukan anak didik. Salah satu peningkatan pembelajaran dapat dilakukan di dalam mengajar  Academic Writing. Di dalam mengajar menulis secara akademik ini, mahasiswa bila melakukan kegiatan online peer review.   Kegiatan ini telah terbukti bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik siswa. Namun, materi untuk melatih mereka untuk melakukan kegiatan peer review tidak tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji korelasi kemampuan menulis akademik siswa dan gaya belajar mereka. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 50 siswa Academic Writing Class. Peserta melakukan praktik peer review sebelum mereka melakukan peer review menggunakan  Google Docs. Kegiatan peer review online ini bisa dilakukan secara synchronous (serentak bersamaan)  atau asynchronous (tidak bersamaan). Metode untuk pengumpulan data dengan menggunakan pre-test dan post-test berupa esai. Sedangkan data tentang gaya belajar dikumpulkan melalui angket yang telah ditulis oleh Grasha (1996). Grasha telah membagi gaya belajar menjadi enam gaya: kompetitif, kolaboratif, penghindaran, peserta, tergantung, dan mandiri.Hasilnya menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam nilai menulis mereka. Siswa yang diklasifikasikan sebagai partisipatif, dependen, kolaboratif tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, sedangkan untuk siswa independen synchronous peer review cocok untuk mereka karena nilai korelasi lebih tinggi, dan lebih baik bagi siswa yang kompetitif dan avoidant untuk melakukan peer review online dengan cara synchronous.
Urgensi Keahlian Bahasa Inggris Maritim terhadap Kelancaran Komunikasi Radio diatas Kapal Haryani Haryani; Januarius Mujiyanto; Rudi Hartono; Issy Yuliasri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilitian ini dilakukan guna mengidentifikasi seberapa jauh urgensi bahasa Inggris dan perspektif para pelaut dalam melakukan komunikasi melalui radio, dan menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa pengantarnya. Keahlian bahasa Inggris yang diidentifikasi adalah bahasa yang diguakan diatas kapal, dari kapal ke kapal lain, dan dari kapal ke pihak darat. Identifikasi dilakukan dengan cara menginvestigasi perspektif lulusan sekolah pelayaran ketika menggunakan komunikai radio dan bahasa Inggris diatas kapal. Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan analisis deskriptif untuk menganalisa urgensi keahlian bahasa Inggris dalam komunikasi radio. Sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 8 orang pelaut dari berbagai lulusan sekolah pelayaran di Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan cara melakukan wawancara dan menyebarkan kuisioner melalui google form. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi yang telah dilakukan oleh kru kapal di anjungan adalah cukup sukses, namun masih lemah dalam penggunaan komponen bahasa seperti tata bahasa, dan pelafalan bahasa Inggris yang benar. Dengan demikian, diharapkan kecelakaan dan miskomunikasi dapat dihindari sedini mungkin jika semua kru kapal memahami dan menyadari akan keurgensian dari penggunaan bahasa Inggris maritim ini.
Pengaruh Scrambled Word Terhadap Kemampuan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas 7 pada Pelajaran Bahasa Inggris di SMP Juara Pekanbaru Tahun Akademik 2022/2023 Hendra Putra; Januarius Mujiyanto; Puji Astuti; Frimadhona Syafri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semenjak covid 19 kebanyakan proses belajar mengajar dilakukan secara online. Dan setelah covid 19 hilang proses belajar mengajar dilakukan secara tatap muka kembali. Hal ini mempunyai pengaruh terhadap guru apalagi terhadap siswa sekolah dasar yang baru tamat dan melanjutkan ketiingkat sekolah menengah tingkat pertama (SMP). Adapun tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh scrambled word yang diberikan pada siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris.Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuasi eksperimental desain. Adapun jumlah populasi adalah 57 siswa yang terdiri dari 30 siswa laki-laki untuk kelas kontrol dan 27 siswa perempuan untuk kelas treatment. Jadi untuk sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 27 siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Juara Pekanbaru di kelas 7. Analisa data dilakukan dengan SPSS versi 2.3.Hasil dari penelitian ditemukan bahwasanya screambled word sangat mempengaruhi penguasaan kosa kata siswa dalam belejar Bahasa Inggris. Untuk hasil rata-rata pre-test untuk kelas treatment adalah 48.519 dan nilai rata pre-test untuk kelas kontrol adalah 67.333. Sedangkan nilai rata-rata untuk kelas post-test di kelas kontrol adalah 74.000 dan untuk di kelas treatment adalah 77.407. Hal ini dapat disimpulkan bahwasanya setelah diberikan treatment nilai individu dan nilai rata-rata siswa naik yang di awalnya pada level kurang sekarang pada level baik. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa, guru dan peneliti selenjutnya. Untuk kedepannya bisa menambahkan mengapa masih terjadi juga kesalahan dalam mengerjakan latihan scrambled untuk pengusaan kosakata Bahasa Inggris.
Co-Authors Abdurrachman Faridi Abdurrachman Faridi Abdurrahman Faridi Abdurrahman Faridi Aflahatun, Nur Ahmad Tauchid Aisyah Ririn Perwikasih Utari Akmala Ashlikhatina Alifia Junita Cendraa Sari Andrian Nuriza Johan Anis 'Azzah Anni Niswah Ulul Azmi Anni Niswah Ulul Azmi Aprilia Riyana Putri Benedikta Andriela Yuni Seran Candradewi Wahyu Anggraeni Dewi Sofiyanatiz Zahro Dewi Surani Dian aprianti Diyana Sulistyani Djoko Sutopo Djoko Sutopo Djoko Sutopo Djoko Sutopo Dwi Anggani Linggar Bharati Dwi Anggani Linggar Bharati Dwi Rukmini Eka Nurhidayat Emilia Ninik Aydawati Endang Sulistianingsih Endang Sulistianingsih Entika Fani Prastikawati Episiasi Episiasi Farah Sukmawati Wahidah Farah Sukmawati Wahidah Faridi, Abdurrachman Ferry Hadriyan Frimadhona Syafri Frimadhona Syafri Ganda Herdiansyah Hartono, Rudi Haryani Haryani Hendi Pratama Hendi Pratama Hendi Pratama Hendi Pratama Hendra Putra Hendra Putra Henrikus Joko Yulianto Issy Yuliasri Joko Nurkamto Kadek Sonia Piscayanti Katharina Rustipa Katharina Rustipa Katharina Rustipa Katharina Rustipa Lita Liviani Taopan Luluk Khoiriyah Masitoh Oktavia Mazulfah Mazulfah Melania Wiannastiti Muchamad Saepudin Muh Syafei Muhammad Khumaedi Muhammad Rifqi Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Nadiah Ma’mun nastiti ardita sari Nia Pujiawati Nopa Yusnilita Novia Uswatun Hasanah Nur Antoni Eko Tanuso Nur Ekaningsih Nurtilek Kadyrov Puji Astuti Puji Astuti Puspita Mahardika Prasetyaningtyas R. Bunga Febriani Radeni Sukma Indra Dewi Ratih Laily Nurjanah Refi Ranto Rozak Rezza Fatwassani Rika Setyawati Riyan Dwi Cahyaningsih Rudi Hartono Rudi Hartono Rudi Hartono Rukminingsih Rukminingsih, Rukminingsih Seftika Seftika Seftika Seftika Shella Gherina Saptiany Shella Gherina Saptiany sola gratia wiyana Sri i Wuli Fitriat Sri Wuli Fitrianti Sri Wuli Fitriati Suciati Suciati Suciati Suciati Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Theresia Cicik Sophia Budiman Titis Sulistyowati W, Widhiyanto Wendi Kusriandi Yatimul Chotimah Yayu Sri Rahayu Yentri Anggeraini Yudhi Arifani Yuliana Maula Yulianawati, Ida Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yusi Rahmawati Yusi Rahmawati Zulfa Sakhiya Zulfa Sakhiya zulfa Sakhiyya