Claim Missing Document
Check
Articles

Strategies to Increase Parents' Awareness of Stunting Prevention: Community Service Initiatives in Riau Province in Supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) Eka Nizmi, Yusnarida; Olivia, Yessi; Yulia, Rahmi; Takwa, Tuah Kalti
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17109

Abstract

The community service activity aims to enhance the understanding of parents and young couples regarding stunting and the importance of ensuring that children are free from this issue to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs) in Riau Province. The primary challenge faced is the low level of knowledge about stunting and its impacts, which can lead to nutritional deficiencies that potentially affect children's health and intellectual development. The method employed in this initiative is an interactive workshop involving 50 participants, including parents, prospective parents, and healthcare professionals. This activity is conducted in collaboration with the local Health Department, which serves as a partner to provide materials and facilitators. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests to assess participants' knowledge improvement, as well as surveys regarding changes in attitudes and behaviors related to child nutrition. Data collection methods include questionnaires and interviews as primary data, along with literature reviews as secondary data. The results achieved from this activity indicate an 80% improvement in participants' understanding of stunting prevention, as well as positive changes in parenting practices and children's nutritional intake. Through this initiative, it is hoped that the community will become more cognizant of the importance of nutrition during the first 1,000 days of life, which can lead to a healthier and more qualified generation.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan pasangan muda mengenai stunting serta pentingnya memastikan anak-anak bebas dari masalah ini guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Provinsi Riau. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan tentang stunting dan dampaknya, yang dapat mengakibatkan anak-anak mengalami defisiensi gizi yang berpotensi mempengaruhi kesehatan dan perkembangan intelektual mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop interaktif dengan melibatkan 50 peserta, termasuk orang tua, calon orang tua, dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat sebagai mitra untuk memberikan materi dan fasilitator. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, serta survei mengenai perubahan sikap dan perilaku terkait gizi anak. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengisi angket dan  wawancara sebagai data primer, serta studi pustaka sebagai data sekunder. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pencegahan stunting sebesar 80%, serta perubahan positif dalam pola asuh dan asupan gizi anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang dapat berdampak pada generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Peningkatan Pemahaman Mahasiswa mengenai Isu Migrasi melalui Focused Group Discussion Bersama International Organization for Migration Yusnarida Eka Nizmi; Arif Wicaksa; Umi Oktyari Retnaningsih; Yessi Olivia; Syahroni Alby; Rahmi Yulia; Umunnisa Hidayati; Purwasandi, Purwasandi; Tuah Kalti Takwa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v3i1.491

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau mengenai isu migrasi melalui Focused Group Discussion bersama International Organization for Migration (IOM). FGD melibatkan dosen, mahasiswa dari komunitas HI Mengajar, dan perwakilan IOM untuk menggali perspektif teoritis, respons kritis, dan solusi praktis terkait penanganan pengungsi di Pekanbaru. Metode FGD dipilih untuk memfasilitasi diskusi tentang kompleksitas isu migrasi, mulai dari dilema politik hukum Indonesia sebagai negara non-pihak Konvensi Pengungsi 1951 hingga dampak sosial-ekonomi di tingkat lokal. Hasil FGD menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan kesadaran akan relevansi isu global dalam konteks lokal, serta menghasilkan aksi konkret berupa program sit-in perkuliahan bagi pengungsi remaja. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pembelajaran akademis, tetapi juga menjadi model inovatif-kolaboratif dalam mengintegrasikan Tridharma Perguruan Tinggi. Program sit-in, meskipun menghadapi tantangan seperti hambatan bahasa dan integrasi sosial, menawarkan solusi jangka pendek yang bermakna bagi pemenuhan hak pendidikan pengungsi. Kegiatan ini menjadi momentum bahwa pendekatan multi-pihak dapat lebih memasyarakatkan studi HI dengan menyentuh masalah nyata di masyarakat, sekaligus membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa.
Pemetaan Potensi Ekonomi Desa Simpang Ayam Kabupaten Bengkalis melalui Pemotretan Udara Suryanita, Reni; Maizir, Harnedi; Saily, Randhi; Firzal, Yohannes; Roza, Yenita; Olivia, Yessi
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Simpang Ayam, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, berfokus pada pengembangan sistem informasi desa sebagai upaya untuk meningkatkan tata kelola dan pelayanan publik. Desa Simpang Ayam terdiri dari tiga dusun yaitu Dusun I Parit Tukang, Dusun II Makmur, dan Dusun III Simpang Ayam masih belum memiliki sistem informasi desa yang terintegrasi. Kondisi ini mengakibatkan informasi penting mengenai program pemerintah, pelayanan publik, dan data demografis sulit diakses oleh masyarakat serta pihak terkait. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi desa yang dapat menyimpan, mengelola, dan menyebarluaskan informasi secara efisien melalui pemotretan udara di wilayah Desa Simpang Ayam. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, partisipasi masyarakat, serta mempermudah proses administrasi desa. Pendekatan yang digunakan melibatkan pelatihan kepada aparat desa dan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan sistem tersebut dengan optimal. Dengan adanya sistem informasi desa, diharapkan Desa Simpang Ayam dapat mengalami perbaikan dalam pengelolaan sumber daya, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memajukan pembangunan desa secara berkelanjutan
KERJASAMA INDONESIA DENGAN AUSTRALIA DALAM KEAMANAN SIBER ., Afifah; Olivia, Yessi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi II Juli - Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cybersecurity is one of the efforts to protect and maintain national security from treats that can damage due to the development of globalization which is marked by technological advances and digital connectivity between countries so that it has a risk of spreading cybercrime across countries. The research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques carried out through document analysis based on sources obtained from official government documents, news, and journal articles related to cybersecurity cooperation. This research uses cyber diplomacy theory to explain cooperation efforts for cybersecurity in both countries. The results showed that Indonesia and Australia cooperated as an effort to improve the national interests of each country in the form of increasing the security of Indonesia and Australia and the Indo-Pacific region, and also as an effort to strengthen relations between the two countries. Keywords: Bilateral Cooperation, Cyber Security, Indonesia, Australia, Cyber Crime
Improving Village Information Systems through Aerial Mappingfor Simpang Ayam Village, Bengkalis District, Bengkalis Regency: Peningkatan Sistem Informasi Desa melalui Pemetaan Udara untuk Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Suryanita, Reni; Maizir, Harnedi; Saily, Randhi; Firzal, Yohannes; Roza, Yenita; Olivia, Yessi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/kmv0jy74

Abstract

Simpang Ayam Village, located in Bengkalis Regency, Riau, possesses significant economic potential, especially in rubber and palm oil plantations. However, limited geospatial data has hindered effective development planning. In this community service project, the University of Riau team employed aerial photography with drones to create a geospatial map of the village. The data collected was processed using Agisoft Photoscan software, resulting in a detailed map of the village's central area, stored in the village's Geographic Information System (GIS). This map provides essential information for targeted infrastructure planning and economic development. Consequently, village officials have access to more accurate data, supporting precise and participatory decision-making. This project is expected to enhance public service quality and promote sustainable village development.
Mixing Religion and Politics: Explaining the South Pacific Countries Stance on the Israeli-Gaza Conflict Olivia, Yessi
Papua Journal of Diplomacy and International Relations Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/pjdir.v5i1.4317

Abstract

On October 26, 2023, United Nations member states cast their votes to adopt a resolution to place an immediate cease-fire between Israel forces and Hamas militants. This call was taken considering that the conflict between the two has caused a significant number of fatalities and has impacted all aspects of life in the Gaza region. Of the 175 countries that voted then, 120 UN member states approved the draft resolution, 45 members abstained, and 14 others were against it. Six of the countries that rejected the resolution were South Pacific countries: Fiji, Papua New Guinea, Micronesia, Nauru, Tonga, and the Marshall Islands. This stance was interesting, considering that one of the rhetorics raised in the concept of the Melanesian Way is anti colonialism. The purpose of this article is to analyze the position of the South Pacific countries in viewing in Gaza based on their UN General Assembly voting behaviors. This paper argues that the position of South Pacific countries regarding the conflict in Gaza is not only influenced by their relations with the United States and Israel but also by the influence of religion in their foreign policymaking. KEYWORDS Foreign Policy; Israel-Palestine Conflict; Melanesian Way; Religion; South Pacific
Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan: Sosialisasi dan Identifikasi di Desa Banjar Seminai Kabupaten Siak Yusnarida Eka Nizmi; Umi Oktyari Retnaningsih; Yessi Olivia; Arif Wicaksa; Tuah Kalti Takwa; Umunnisa Hidayati; Purwasandi, Purwasandi; Syahroni Alby; Rahmi Yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v3i2.631

Abstract

Perubahan iklim termasuk persoalan yang mengancam ketahanan pangan masyarakat pedesaan yang bergantung pada sektor pertanian, seperti di Desa Banjar Seminai, Kabupaten Siak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada sosialisasi ketahanan pangan bagi perempuan khususnya ibu rumah tangga, yang memegang peran kunci dalam pengelolaan pangan domestik. Metode partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD) digunakan untuk mengelaborasi pemahaman, kerentanan, dan kebutuhan penguatan kapasitas masyarakat, dengan kerangka konseptual Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2. Hasil FGD mengungkapkan bahwa meskipun praktik ketahanan pangan telah dilakukan secara turun-temurun, pemahaman konseptual masyarakat masih terbatas pada aspek ketersediaan dan keterjangkauan pangan, belum mencakup pemanfaatan pangan yang bergizi dan beragam. Masyarakat juga cenderung memandang ketahanan pangan sebagai daya beli, sehingga rentan terhadap guncangan eksternal seperti fluktuasi harga dan dampak iklim. Di sisi lain, potensi komoditas lokal salak pondoh dan modal sosial yang kuat menjadi aset berharga. Pendekatan kedaulatan pangan dengan mengoptimalkan sumber daya lokal dinilai paling tepat. Intervensi difokuskan pada identifikasi proses diversifikasi olahan salak untuk meningkatkan nilai ekonomi dan ketahanan pangan. Kegiatan ini berhasil menjembatani pengetahuan akademis dengan kearifan lokal, memperkuat peran perempuan, dan menawarkan model ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan bagi masyarakat di tengah tantangan perubahan iklim. Keberlanjutan program bergantung pada penguatan kelembagaan lokal dan dukungan akses ekonomi.
PERAN GURU DALAM MENCEGAH BULLYING DI SEKOLAH DASAR: MENCAPAI PENDIDIKAN BERKUALITAS YANG SEIRING DENGAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN 4 Nizmi, Yusnarida Eka Nizmi; Olivia, Yessi; Yulia , Rahmi; Takwa, Tuah Kalti; Hidayati, Umunnisa; Alby , Syahroni; Purwasandi, Purwasandi
JOURNAL EQUITABLE Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeq.v9i3.7844

Abstract

Bullying in elementary schools is a widespread issue that significantly impacts students' mental health, social development, and academic performance. This study examines the crucial role of teachers in preventing bullying and explores its implications for achieving quality education in line with Sustainable Development Goal (SDG) number 4. Using a qualitative descriptive methodology, data were collected through questionnaires administered to students, supported by secondary data analysis from relevant literature and legal frameworks. The findings indicate that students' understanding of bullying makes them vulnerable to this practice. Proactive involvement of teachers in creating a safe and inclusive learning environment is essential to reducing incidents of bullying. Furthermore, this study highlights the importance of legal regulations, such as the Child Protection Law, in providing a framework for teachers to effectively fulfill their responsibilities. In this community service activity, students from SD 12 Lubuk Garam, Siak Kecil, were provided with knowledge about bullying and its effects on mental health. The research results show that teachers must transform from traditional educators into active agents of social change, promoting a culture of respect and safety within schools. This study encourages the enhancement of legal literacy among educators and the implementation of ongoing professional development programs focused on bullying prevention strategies. By equipping teachers with the necessary tools and knowledge, schools can create a more supportive atmosphere conducive to quality education and the overall well-being of students. Keywords: Bullying, Elementary School, Role of The Teachers, Sustainable Development Goal
Penguatan Toleransi Sosial Sebagai Bentuk Pencegahan Tindak Kekerasan Pada Siswa SMA Sederajat di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Saeri, Mohammad; Jamaan, Ahmad; Olivia, Yessi; Fuadi, Ahmad
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): BATOBO: Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.1.2.72-81

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana toleransi dikembangkan di sekolah menengah atas di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Seperti kita ketahui bahwa kekerasan fisik maupun mental merupakan kasus penting yang perlu diawasi dan dicegah khususnya di lingkungan sekolah. Bengkalis merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang banyak terjadi kekerasan fisik dan mental. Pada tahun 2020, terjadi 26 kasus. Kegiatan pemberdayaan sosial diperlukan untuk meminimalisir kasus dari waktu ke waktu. Pendekatan yang digunakan dalam makalah ini adalah pendekatan kualitatif dan dilaksanakan dengan menggunakan metode Focus Group Discussion dan Teaching. Data primer dan sekunder dikumpulkan untuk dianalisis dan diambil kesimpulan berdasarkan fakta. Kesimpulan dari tulisan ini menyimpulkan bahwa masih banyak siswa di SMAN 1 Bantan yang belum mengetahui bagaimana menyikapi jika terjadi intoleransi. Mereka juga tidak pernah melihat kekerasan fisik atau mental terjadi di sekolah mereka. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, telah dilakukan kegiatan pemberdayaan sosial seperti pengajaran, menonton film pendek, dan diskusi tentang perilaku intoleransi di lingkungan sekolah.
Strategi Rusia Dalam Menghadapi Sanksi Ekonomi dari Negara-negara Barat Akibat Invasinya ke Ukraina Tahun 2022 Gayatri, Pindi; Olivia, Yessi; Nizmi, Yusnarida Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10119

Abstract

Invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 telah melanggar peraturan dan hukum internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan resolusi umum untuk mendesak Ukraina menarik pasukannya dari Ukraina dan segera menghentikan serangan invasi. Negara-negara Barat dan sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia dan negara-negara anggota Uni Eropa menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia dengan tujuan memperlemah perekonomian Rusia dan kemampuan militernya sehingga bisa menghentikan invasi Rusia ke Ukraina. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap perekonomian Rusia dan menganalisis strategi Rusia dalam menghadapi sanksi ekonomi tersebut. Penelitian ini mengunakan pendekatan metode penelitian dekriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui analisis dokumen dari website resmi, buku-buku, jurnal dan berita. Penelitian ini menggunakan konsep sanksi ekonomi dan konsep strategi ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia tidak efektif karena tidak menghentikan serangan Rusia ke Ukraina dan Rusia berhasil memulihkan perekonomiannya melalui beberapa strategi ekonomi yang pertama strategi penyesuaian terhadap perekonomian dengan mengganti sistem pembayaran dari dolar menjadi rubel, mempererat kerjasama dengan Tiongkok. Kedua, tindakan untuk menentang sanksi ekonomi dan melakukan sanksi balasan dengan pembatasan gas NSGP I. Ketiga, strategi Rusia menghindari sanksi dengan melalukan penyembunyian asal usul barang dan impor paralel. Kata kunci: Invasi, Sanksi Ekonomi, Strategi, Rusia, Ukraina
Co-Authors ., Afifah Adinda Salsabila Fitriandi Afli, Dhuhafa Afrizal " Ahmad Fuadi Ahmad Jamaan Ahmad Jama’an Alby , Syahroni Alfajri Alfajri Alfajri Alfajri Alvia, Annisaa Andre Helvani Ginting Anis Susanti Annisa Febri Cahyani Arif Wicaksa Arpandi, Refnedy Azahari Syafril Azzura, Nur Bunga Annisa Siregar Cahyani, Annisa Febri Cattleya Liutantri Dea Miranda Deanty, Haniva Sekar Delita Zul Diani, Fitri Dinda Mei Sari Egita Marina Silalahi Fahmi, Jihan Nabiila Fajar Khoirurrizal Fahri Farhan Firdaus Firzal, Yohannes Fransiska GP Purba Gayatri, Pindi Gemala Asyura Habibullah Alhaqqi Hafsa, Sri Ayu Haniva Sekar Deanty Haniva Sekar Deanty Hanum, Nabila Hardiansyah, Khelvin Hargean " Harnedi Maizir Harra Fisabilillah Hesti Asriwandari Hidayati, Umunnisa Ika Annisa Putriani Ilustrasia Wirafahmi Ing Syakbani Syakbani Iqbal Valensyah Purwanto Irwan Irwan Irwan Iskandar Jama’an, Ahmad Jordan, Benjamin K.Sh, Latifah Laily Ramadhani Lamanda " Lidia Melita M Saeri M. Saeri Maharani, Annisa Bintang Maulani, Maghfira Tri Merry Cristin Milala, Cantika Putri Milna Mohammad Saeri Muhammad Yusuf Abror Mutia Hairani Nadia Safirna Putri Nadia Zahra Rahmadhani Nadya Putri Ramadhany Nihayati, Arina NIZMI, YUSNARIDA EKA NIZMI Nora Putri Heryati Novria " Novridiyanti, Dinny Nur Laila Meilani Nuraeni Nuraeni Nurazizah, Siti Nurazizah Purwasandi, Purwasandi Putri, Ayuda Lestika Qasrhin Bulan Syazdwana Rafii Putra Bakti Rahayu, Revni Rahmad, Aulia Rahmi Yulia Randhi Saily Rasyid Ridha Rasyid Ridha Refaldiansyah, Surya Reni Suryanita Renolafitri, Hendrini Revni Rahayu Rizki Hamri Pratama Sabrina Nurastuti Sudirman Putri Salby Aurizaldi Putri Saragi, Lyona Keren Sibarani, Jovita Paulina Silvia Rahmadani Simanjuntak, Christina Oktaviani Sri Ayu Hafsa Sri Nurul Wahyuni Sundari Meilanesia Surez, Muhammad Farhan Syahroni Alby Syakbani, Ing Syakbani Syazdwana, Qasrhin Bulan Tarigan, Sri Wahyuni Tihanum, Diara Tuah Kalti Takwa Tuah Kalti Takwa, Tuah Kalti Ulvia Rahmadani Umi Oktyari Retnaningsih Umunnisa Hidayati Wahyu Rahmatullah Wulan Dwi Oktari Yanita, Ceni Hardami Yenita Roza Yenti Sofra Devita Yulia , Rahmi Yulia, Rahmi Yusnarida Eka Nizmi Yusnarida Eka Nizmi Yusnarida Eka Nizmi Yusnarida Eka Nizmi, Yusnarida Zulkarnain Zulkarnain Zulvia, Mega