p-Index From 2021 - 2026
8.084
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASTRA KEMBARA Jurnal Varidika Jurnal Penelitian Humaniora Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Indonesian Language Education and Literature Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Madah Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Gelar : Jurnal Seni Budaya Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan SALINGKA Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya JLER (Journal of Language Education Research) Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Tuah Talino Pena Literasi Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pena Indonesia Jurnal Ilmiah Sarasvati : Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL CERDAS PROKLAMATOR Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya International Journal on Education Insight Mahakarya: Students' Journal of Cultural Sciences ALLURE JOURNAL Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Journal of Language and Literature Studies Prosiding Seminar Nasional Humaniora Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Metamorfosis: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Nusantara Raya BAHASTRA Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : BAHASTRA

TAJUK RENCANA HARIAN KOMPAS DAN MEDIA INDONESIA MENGUPAS NASIB TKI: ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR TEKS Wulandari, Yosi
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.605 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3244

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stuktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Hal tersebut akan menguraikan tentang tiga hal sehubungan dengan kajian stuktur teks yang diungkapkan Van Dijk. Pertama, perbandingan tematik  tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Kedua, perbandingan skematik tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Ketiga, perbandingan stilistik tajuk rencana haraian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif untuk menjelaskan struktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia berdasaran kategori analisis wacana Van Dijk. Pemaknaan tersebut dilakukan dengan memperhatian konteks yang melatarbelakanginya. Berdasarkan hasil pembahasan tentang perbandingan struktur teks tajuk rencana pada harian Kompas dan Media Indonesia dapat diungkapkan dengan menggunakan struktur tematik, skematik, dan stilistik sebagai teori Van Dijk. Penganalisisan wacana dapat memberikan kesimpulan bahwa bentuk sikap, langkah peletakan tulisan, serta pemilihan kata dalam sebuh wacana tidak dianggap sebagai suatu kesimpulan Kata Kunci: Tajuk rencana, Nasib TKI, Kompas, Media Indonesia
STYLISTICS GENETIC ANALYSIS ON POETRY HENDAK TINGGI? AND HENDAK BAHAGIA??? WRITTEN BY BUNG USMAN AS A PICTURE OF INDONESIAN SOCIETY IN JAPANESE ERA Wulandari, Yosi
BAHASTRA Vol 36, No 1 (2016): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.583 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v36i1.5063

Abstract

Puisi sebagai salah satu jenis karya sastra merupakan karya ekspresif wujud penyampai segala rasa. Secara pendokumentasian sejarah pun, puisi dapat menjadi salah satu wadah yang menyimpan catatan sejarah. Pemanfaatan tanda bahasayang digunakan dalam karya sastra merupakan bentuk performansi komunikasi yang digunakan pengarang untuk menyampaikan pesan tertentu. Penyampaian pesan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan aspekstilistika sebagai wujud performansi kebahasaan. dalam Hal inilah yang menjadi menarik untuk selalu dikaji dan ditemukan catatan-catatan sejarah dari berbagai sastra masa lampau, salah satunya puisi di zaman Jepang.Indonesia menjadi sebuah negara yang berdaulat pun tidak bisa terlepas dari perkembangan sastra. Bahkan, sastra dapat mencatat dengan baik perjuangan bangsa serta sastra digunakan untuk alat perjuangan dalam meraih kemerdekaan. Zaman Jepang ditemukan dua kelompok sastrawan, yaitu sastrawan yang mendukung Jepang dan melawan Jepang. Bung Usman sebagai salah satu sastrawan yang melawan Jepang menggunakan puisi sebagai bentuk penolakan dan perlawan terhadap Jepang. Menganalisis gaya sastrawan secara indvidual dapat menemukan karakter bahasa sastrawan dan mencerminkan kondisi masyarakat di Zaman Jepang. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, Bung Usman memiliki gaya yang khas dalam penulisan puisi di zaman Jepang dengan gaya dominan lewat puisinya dan puisi Bung Usman pun menggambarkan kondisi masyarakat Indonesia yang kebingungan dan tidak tahu hendak melakukan apa sehingga membiarkan kesewenangan Jepang sekaligus menggambarkan keingan masyarakat melawan atau berjuang mendapatkan kemerdekaan Indonesia.
TAJUK RENCANA HARIAN KOMPAS DAN MEDIA INDONESIA MENGUPAS NASIB TKI: ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR TEKS Yosi Wulandari
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.605 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3244

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stuktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Hal tersebut akan menguraikan tentang tiga hal sehubungan dengan kajian stuktur teks yang diungkapkan Van Dijk. Pertama, perbandingan tematik  tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Kedua, perbandingan skematik tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Ketiga, perbandingan stilistik tajuk rencana haraian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif untuk menjelaskan struktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia berdasaran kategori analisis wacana Van Dijk. Pemaknaan tersebut dilakukan dengan memperhatian konteks yang melatarbelakanginya. Berdasarkan hasil pembahasan tentang perbandingan struktur teks tajuk rencana pada harian Kompas dan Media Indonesia dapat diungkapkan dengan menggunakan struktur tematik, skematik, dan stilistik sebagai teori Van Dijk. Penganalisisan wacana dapat memberikan kesimpulan bahwa bentuk sikap, langkah peletakan tulisan, serta pemilihan kata dalam sebuh wacana tidak dianggap sebagai suatu kesimpulan Kata Kunci: Tajuk rencana, Nasib TKI, Kompas, Media Indonesia
STYLISTICS GENETIC ANALYSIS ON POETRY HENDAK TINGGI? AND HENDAK BAHAGIA??? WRITTEN BY BUNG USMAN AS A PICTURE OF INDONESIAN SOCIETY IN JAPANESE ERA Yosi Wulandari
BAHASTRA Vol 36, No 1 (2016): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.583 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v36i1.5063

Abstract

Puisi sebagai salah satu jenis karya sastra merupakan karya ekspresif wujud penyampai segala rasa. Secara pendokumentasian sejarah pun, puisi dapat menjadi salah satu wadah yang menyimpan catatan sejarah. Pemanfaatan tanda bahasayang digunakan dalam karya sastra merupakan bentuk performansi komunikasi yang digunakan pengarang untuk menyampaikan pesan tertentu. Penyampaian pesan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan aspekstilistika sebagai wujud performansi kebahasaan. dalam Hal inilah yang menjadi menarik untuk selalu dikaji dan ditemukan catatan-catatan sejarah dari berbagai sastra masa lampau, salah satunya puisi di zaman Jepang.Indonesia menjadi sebuah negara yang berdaulat pun tidak bisa terlepas dari perkembangan sastra. Bahkan, sastra dapat mencatat dengan baik perjuangan bangsa serta sastra digunakan untuk alat perjuangan dalam meraih kemerdekaan. Zaman Jepang ditemukan dua kelompok sastrawan, yaitu sastrawan yang mendukung Jepang dan melawan Jepang. Bung Usman sebagai salah satu sastrawan yang melawan Jepang menggunakan puisi sebagai bentuk penolakan dan perlawan terhadap Jepang. Menganalisis gaya sastrawan secara indvidual dapat menemukan karakter bahasa sastrawan dan mencerminkan kondisi masyarakat di Zaman Jepang. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, Bung Usman memiliki gaya yang khas dalam penulisan puisi di zaman Jepang dengan gaya dominan lewat puisinya dan puisi Bung Usman pun menggambarkan kondisi masyarakat Indonesia yang kebingungan dan tidak tahu hendak melakukan apa sehingga membiarkan kesewenangan Jepang sekaligus menggambarkan keingan masyarakat melawan atau berjuang mendapatkan kemerdekaan Indonesia.
Co-Authors Agam Triambada, Muhammad Bagus Agsan, Hanna Zaky Aida Azizah, Aida Alvirra, Anisyahida Aulia Alya Rahayu Pratiwi Andi Casworo Ariesty Fujiastuti Asani, Yesi Azis, Muhammad Malik Bahar Pulung Anggaraputra Cici Laila Sukma Destriana Prastica Destriana, Arivianti Dini Eka Wijayanti Dita Eka Wardani Dwi Handayani Ega Aulia Rahmi Ega Aulia Rahmi, Ega Aulia Emil Septia Esti Novia Febianti Evi Chamalah Fadhila, Hana Jihan Faridah, Nafisatul Farisqi, Ahmad Rif'an Rio Farisqi, Ahmad Rif`'an Rio Fauza, Ainin Nuzha Izzatin Fisari, Nika Fitri Merawati, Fitri Fitrianingsih, Anisa Desi Frida Nurhidayah Hafrison Hafrison Hakim, Arif Fadhil Hanik, Khalifah Umi Hapsari, Oktafia Tri Hastuti, Khayya Meilina Eka Hilma Mufidah I Kadek Purnawan Iis Suwartini Ilham Wahyu Wardani Indah Arohmawati Indah Sri Wahyuni Indra Jaya Iswantari, Sandika Kartika Sari, Ratna Dewi Lavhasa, Alfaris Cindy M. Ardi Kurniawan Maghribi, Iftitah Ulfiana Maharani, Eviana Mila Nurpiani Miladika, Nashuka Mohammad Argi Arifandi Muh Saeful Effendi Muh Saeful Effendi Muhammad Alfian Hermawan Muhammad Bagus Agam Triambada Muhammad Hanif Nabilah, Norma Neissaroh Al Mardhiah Nenden Wulan Septianning Tiyas Nika Fisari Nina Nurhasanah, Nina Noviyola, Dwi Sita Nurhidayah, Frida Nuril Anwar Nurpiani, Mila Nurul Fitrah Amaliah Suharsono Oktafia Tri Hapsari Oktarina Puspita Wardani, Oktarina Puspita Oktavia, Candrika Nur Pradipta, Diksi Pujiharto Pujiharto Purwahida, Rahmah Purwanto, Wachid Eko Purwanto, Wachid Eko Puryanti, Puryanti Ragil Pratiwi Ragil Pratiwi Rahmah, Annisa Fatati Rahmah, Fauziah Rahmawati, Zenita Ratna Dewi Kartika Sari Riyadin Nawang Sari Rohmah, Anindi Nur Rona Romadhianti Rona Romadhianti, Rona Roni Sulistiyono Roni Sulistiyono, Roni Rosalia, Sholeha Santi Sartika Saputra, Yudha Wahyu Sarno R. Sudibyo, Sarno R. Sholeha Rosalia Siti Nur Fatimah Sri Ratna Saktimulya Sti M, Ratri Sulistyo, Kartikasari Putri Suntari, Yustia Syafira Intan Muhliana Tisofania, Bherlian Titiek Suyatmi Tiyas, Nenden Wulan Septianning Tsulusiyah Apriliyananingrum Untung Slamet Sugiyarto Usman, Herlina Wachid Eko Purwanto Wachid Eko Yosi Wardana, Reki Kusuma Wijayanti Ismail Wirawati, Denik Yanez, Maria Angelica Yeni Apriani Yeni Apriani Yusrina Ayu Linati Yusup Tanjung Nugroho