p-Index From 2021 - 2026
8.427
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Psikopedagogia Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman PEDAGOGI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar CONSILIA International Journal of Research in Counseling and Education Jurnal Abadimas Adi Buana HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling QUANTA Child Education Journal Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan utile: Jurnal Kependidikan Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam JIPB (Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi) Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan SWARNA Journal of Language and Literature Studies Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Community: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan Sultan Agung SOROT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Kanigara SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies Indonesian Journal of Community Service in Education Jurnal Simki Postgraduate
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Efikasi Diri dengan Self-Regulated Learning Siswa SMK Nawang Khairunisa Putri; Elia Firda Mufidah; Mudhar Mudhar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3214

Abstract

Self-regulated learning menjadi aspek penting dalam mendukung kemandirian belajar siswa, terutama di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan self-regulated learning pada siswa SMK 2 Kawung Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 51 siswa yang dipilih secara acak, dengan instrumen berupa kuesioner yang telah divalidasi dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan self-regulated learning dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,507 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri siswa, maka semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam mengatur pembelajaran secara mandiri. Kesimpulannya, efikasi diri merupakan faktor kunci dalam meningkatkan self-regulated learning siswa SMK, yang pada akhirnya mendukung keberhasilan akademik dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.
Hubungan Stres Psikologis Dengan Perilaku Konsumsi Alkohol Sebagai Coping Maladaptif Pada Mahasiswa Cahyadi Prianata; Mudhar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6402

Abstract

Stres adalah keadaan mental yang sering dialami oleh mahasiswa karena berbagai tekanan baik dari sisi akademis maupun nonakademis. Jika tidak ditangani dengan benar, stres dapat menyebabkan perkembangan perilaku coping yang tidak sehat, salah satunya adalah kebiasaan mengonsumsi alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara tingkat stres dengan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Responden adalah mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Sampel diambil dengan metode yang sesuai. Instrumen penelitian mencakup skala untuk mengukur stres dan kebiasaan konsumsi alkohol dalam format skala Likert. Data dianalisis dengan uji korelasi Pearson setelah memenuhi syarat normalitas dan linearitas.
Analisis Kebutuhan Bimbingan Klasikal berbasis Skala Kebutuhan Peserta Didik Kelas X SMA ITP Surabaya Mudhar Mudhar; Ana Musdalifah; Natasya Merdika; Agrine Vira Millenia; Laily Dzihni Kharisma; Fuadah Dzakiyah; Rahmad Fardiamsyah
Jurnal Simki Postgraduate Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v5i1.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kebutuhan peserta didik kelas X di SMA ITP Surabaya terhadap layanan bimbingan klasikal sebagai dasar penyusunan program bimbingan dan konseling yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 123 siswa kelas X yang dipilih dengan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen Skala Kebutuhan Peserta Didik (SKPD) yang terdiri dari 22 butir pernyataan mencakup empat bidang bimbingan, yaitu pribadi, belajar, sosial, dan karier. Instrumen telah memenuhi uji validitas dengan nilai signifikansi 0,00–0,05 dan uji reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,850 dengan kategori baik. Analisis data dengan teknik persentase untuk memetakan tingkat kebutuhan peserta didik pada masing-masing bidang secara rinci. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan peserta didik berada pada kategori sangat tinggi di seluruh bidang bimbingan. Pada bidang pribadi, rata-rata kebutuhan mencapai 97% dengan penekanan pada kedisiplinan dan pemahaman norma sosial. Bidang belajar juga menunjukkan angka 97%, dengan kebutuhan utama pada peningkatan motivasi, minat belajar, serta strategi belajar efektif. Pada bidang sosial, rata-rata kebutuhan sebesar 97% ditandai dengan tingginya kebutuhan dalam kemampuan komunikasi dan kerja sama. Sementara itu, bidang karier menempati posisi tertinggi dengan rata-rata 99%, terutama pada aspek pemahaman diri, eksplorasi pilihan studi lanjut, dan perencanaan masa depan. Temuan ini menegaskan bahwa program bimbingan dan konseling perlu disusun secara terencana, sistematis, dan berbasis data kebutuhan nyata peserta didik agar mampu memberikan layanan yang tepat sasaran dalam mendukung perkembangan pribadi, akademik, sosial, dan karier siswa secara optimal.
Gardner's multiple intelligence profiles as predictors of VAK learning style preferences in indonesian catholic secondary education Mimpin Sembiring; Thomas Tarigan; Monika br Ginting; Mudhar Mudhar
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020266250

Abstract

This study examined Gardner's multiple intelligences theory as a predictor framework for Visual-Auditory-Kinesthetic (VAK) learning style preferences among Grade X students at Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri Samosir, North Sumatra. Using total sampling, all 47 students enrolled during the 2024/2025 academic year participated in this quantitative correlational study. Data were collected via the Multiple Intelligences Developmental Assessment Scales (MIDAS; 80 items, 10 per subscale; Cronbach's and a VAK Learning Style Inventory (42 items: 13 visual, 15 auditory, 14 kinesthetic. Both instruments demonstrated construct validity via Confirmatory Factor Analysis. Post- hoc power analysis confirmed sample adequacy, substantially exceeding the large-effect threshold. Pearson correlation revealed a very strong overall association between intelligence profiles and learning styles. Simultaneous multiple linear regression (Enter method, all eight intelligence subscales) demonstrated that visual learning style was independently predicted by visual-spatial, logical- mathematical, and intrapersonal intelligence; auditory learning style by linguistic, musical, and interpersonal intelligence; and kinesthetic learning style by bodily-kinesthetic and naturalistic intelligence. These findings provide an empirical foundation for developing intelligence-matched differentiated instruction in Catholic secondary education, pending replication with larger and more diverse samples.
Implementation of the Fatherless Education Program in the Digital Era for Parents in Grinting Village, Tulangan District, Sidoarjo Regency Dimas Ardika Miftah Farid; Mudhar Mudhar; Maghfirotul Lathifah; Nanda Jovita Nur Rahma; Shakila Aulia Putri
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i3.33

Abstract

The phenomenon of fatherlessness—the absence of a father figure in child-rearing—has become an increasing social issue in the digital era. This condition not only affects children’s emotional balance but also weakens the family’s role in facing digital challenges. In response, this community service program aimed to enhance the awareness and parenting capacity of parents in Grinting Village, Tulangan District, Sidoarjo Regency through the Fatherless Education Program in the Digital Era. The implementation was carried out offline (face-to-face) from August to September 2025 through four main stages: (1) observation of fatherless phenomena in the community, (2) planning and preparation of educational materials, (3) socialization and training for parents, and (4) evaluation and program follow-up. A total of 40 participants—including parents, teachers, and women community group members—took part in the activities. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge, attitudes, and skills related to digital parenting. Parents became more capable of applying positive communication, supervising gadget use, and understanding the importance of the father’s presence in children’s development. Moreover, a community group called Digital Parenting Care was established as a platform for sharing and sustaining parenting practices. This program demonstrates that a participatory and contextual approach can serve as an effective strategy to strengthen family resilience and reduce the social impact of fatherlessness in the digital era.
Efektifitas Play Terapi Menggunakan Permainan Lego Untuk Meningkatkan Kerjasama Pada Anak Di Tk Lintang Surabaya Isabella Hasiana; Mudhar
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama pada anak usia dini merupakan keterampilan sosial yang sangat penting untuk perkembangan sosial, emosi dan kognitif anak. Melalui kerjasama, anak dapat membangun hubungan yang sehat dengan orang lain, mengembangkan keterampilan sosial yang kuat dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mencapai tujuan bersama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas play terapi menggunakan permainan lego untuk meningkatkan kerjasama anak di TK Lintang Surabaya. Observasi awal yang dilakukan di TK Lintang menunjukkan bahwa perilaku yang selalu ingin menonjol, menang sendiri dan tidak mau mengalah masih muncul pada anak-anak. Untuk menyikapi hal tersebut, maka dilakukan suatu teknik play terapi menggunakan permainan lego untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak. Adapun metode yang dilakukan ialah menggunakan pendekatan kuantitatif deskrisptif dan subyek penelitian ialah siswa TK B yang ada di TK Lintang Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan permainan lego dalam play terapi efektif dalam meningkatkan kerjasama pada anak.
The Influence of Learning Styles on Senior High School Students’ Learning Outcomes and Its Supporting Factors Adilla Lilik Dewi Kirana; Mudhar Mudhar
Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies, 3(1), 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijgcs.v3i1.383

Abstract

Background: Student learning outcomes serve as a primary indicator of instructional effectiveness. However, variations in academic achievement are often influenced by individual characteristics, particularly learning styles. Understanding how visual, auditory, and kinesthetic learning preferences relate to academic performance is essential for developing more responsive instructional approaches. Objective: This study aimed to examine the relationship between visual, auditory, and kinesthetic learning styles and senior high school students’ learning outcomes. Method: A quantitative correlational design was employed involving 40 students. Data were collected through a Likert-scale learning style questionnaire and students’ report card scores. The data were analysed using Pearson product-moment correlation to determine the strength and significance of the relationships between variables. Result: The findings revealed significant positive correlations between learning styles and learning outcomes. The visual learning style showed a correlation coefficient of r = 0.421 (p = 0.008), the auditory learning style r = 0.356 (p = 0.024), and the kinesthetic learning style r = 0.389 (p = 0.014). These results indicate that students who effectively utilise their dominant learning styles tend to achieve higher academic performance. Conclusion: Learning styles are an essential internal factor influencing students’ academic achievement, though their impact interacts with other factors, such as physiological and psychological conditions, family support, school and community environments, and time management. Contribution: This study provides empirical evidence to support educators and schools in designing adaptive, multimodal, and student-centred instructional strategies to improve student learning outcomes.
PENINGKATAN KETRAMPILAN BERFIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN PBL BERBANTUAN LKPD TERINTEGRASI HOTS PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA SMPN 12 MALANG Aprilia Brillianti; Aprilia Brillianti; Mimien Henie Irawati Al-Mudhar
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Problem Based Learning (PBL) dengan berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terintegrasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk meningkatkan ketrampilan berfikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di SMPN 12 Malang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) di desain dengan siklus PTK menurut Kemmis & Mc Taggart dengan empat tahapan yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif. Model pembelajaran PBL menjadi inovasi karena dapat mendorong peserta didik menjadi aktif, berekspresi, mampu mengkontruksi konsep yang dipelajari dan meningkatkan ketrampilan berfikir kritis dengan berbasis masalah. Ketrampilan berfikir kritis merupakan salah satu ketrampilan dari abad XXI yang perlu ditingkatkan dan dikuasai oleh peserta didik. Terdapat lima indikator pada ketrampilan berfikir kritis yaitu Apply, Evaluate, Use Data To Develop Critical Insights, Analyze Dan Synthesize. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model PBL dengan bantuan LKPD terintegrasi HOTS pada mata pelajaran IPA mengalami peningkatan hasil belajar. Pada prasiklus diperoleh 100% peserta didik belum tuntas dalam hasil belajar dan memerlukan bimbingan. Pada siklus 1 diperoleh 40% ketuntasan belajar dengan 12 peserta didik dan untuk 18 peserta didik lainnya membutuhkan bimbingan belajar dari guru. Sedangkan pada siklus 2 sebanyak 25 peserta didik dengan 83.33% telah mengalami ketuntasan belajar dengan kategori sangat baik. Pada pertemuan satu ketrampilan berfikir kritis peserta didik sebesar 59,95% dalam kategori cukup baik, siklus 1 sebesar 76,81% dalam kategori baik dan untuk siklus 2 sebesar 87% dalam kategori sangat baik.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan PBL berbantuan LKPD terintegrasi HOTS pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar dan ketrampilan berfikir kritis peserta didik di kelas IX A SMP Negeri 12 Malang.
PEMANFAATAN LKPD INTERAKTIF DENGAN MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA PESERTA DIDIK SMPN 12 MALANG Dinda Kusuma Wardati; Mimien Henie Irawati Al-Mudhar; Dinda Kusuma Wardati; Mimien Henie Irawati Al-Mudhar; Laili Istiadah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i8.2024.5

Abstract

Kreatifitas ditandai dengan kemampuan untuk mencipta sesuatu yang baru. Keterampilan berpikir kreatif memiliki indikator diantaranya curiosity, fluency, originality, elaboration, imagination dan flexibility. Sebagian besar dari peserta didik yang mengikuti pembelajara IPA SMPN 12 Malang belum memanfaatkan keterampilan berpikir kreatif secara optimal berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik dengan memanfaatkan LKPD interaktif model pembelajaran STAD di SMPN 12 Malang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif. Pembelajaran dilaksanakan selama tiga siklus yaitu prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Pada prasiklus peserta didik memperoleh rata-rata kelas sebesar 50,67, siklus 1 sebesar 57,33, dan pada siklus 2 sebesar 79,33. Ketuntasan belajar peserta didik pada prasiklus sebesar 13,33% dan mengalami peningkatan pada siklus 1 46,675 dan siklus 2 sebesar 66,67%. Keterampilan berpikir kreatif peserta didik megalami peningkatan baik pada setiap indikator atau secara keseluruhan dengan kategori sangat kreatif. Kesimpulanya adalah pemanfaatan LKPD interaktif dengan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG REMAJA Anisah Nur Firdaus; Mudhar Mudhar; Fanny Riskia Farandini; Novi Ramadhanti
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i7.783-793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam mengatasi perilaku menyimpang remaja melalui pendekatan studi literatur. Perilaku menyimpang pada remaja menjadi isu penting dalam perkembangan sosial masyarakat karena berkaitan dengan masa depan generasi muda. Komunikasi keluarga, khususnya antara orang tua dan anak, memegang peran signifikan dalam membentuk perilaku dan moral remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dari sumber terpercaya seperti Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terbuka, empatik, dan didasari rasa saling percaya dapat mencegah dan mengurangi perilaku menyimpang remaja. Sebaliknya, pola komunikasi yang otoriter dan minim interaksi justru memperburuk perilaku negatif. Studi ini memberikan pemahaman teoritis dan praktis kepada para orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menangani permasalahan perilaku remaja di lingkungan keluarga.
Co-Authors Ade Elsa Meiliya Adilla Lilik Dewi Kirana Afifah, Ishmah Agrine Vira Millenia Aisyah Aisyah Aisyah Ana Musdalifah Aniek Wirastania, Aniek Anisah Nur Firdaus Aprilia Brillianti Aprilia Brillianti ayu nevanda, aulia sabrina Badiah, Lutfi Isni Baraa Ali Hussein Cahyadi Prianata Deny Setiawan Dhelsia, Tina Dia Eka Wati Dian Rachmawati Wasito Dimas Ardika Miftah Farid Dinda Kusuma Wardati Dinda Kusuma Wardati Dwi Nastiti Eka Wahyu Ningsih Pae Elia Firda Mufidah Ellita Putri Pembayun FADHILAH, LAELATUL Fanny Riskia Farandini Faridaturrohmah, Mei Ayu Firdaus, Ibnu Rahman Fuadah Dzakiyah Galuh Maharani Putri Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hudzaifah, Erni Nur I Wayan Sumberartha Ifdil Ifdil Isabella Hasiana Islamiati, Tiara Nurdian Iwan Darmawan Jahju Hartanti Juniar, Zesarizky Laili Istiadah Laily Dzihni Kharisma Latifah, Magfirotul Lilis Wahyuni Lilis Wahyuni, Lilis Magfirotul Latifah Maghfirotul Lathifah Makinuddin Mardiana Lelitawati Mardianto Mardianto Maria Sri Vandriyani Meiningsih, Sapta Merry WidyaNingrum Mimien Henie Irawati Al-Mudhar Mimpin Sembiring Mochammad Imron Awalludin Moesarofah, Moesarofah Moesyarofah Monika br Ginting Mramra, Pamela Vien Iriani Pratiwi Mutiara Adhany Widodo Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhidah, Muwakhidah Naila Fadhila Nanda Jovita Nur Rahma Natasya Merdika Nawang Khairunisa Putri Nisa', Ellya Novi Ramadhanti Novia Dewi Rahmawati Peppy Sisca Dwi Wulansari Pravesti, Cindy Asli Putri, Nawang Khairunisa Rafikayati, Ana Rahmad Fardiamsyah Rays Tri Prasetya Rays Tri Prasetya Ridho'i, Imam Riski, Shalsa Febby Eka Riyati Rossanti, Tariza Sapta Meiningsih Sari, Fransiska Marta Setiawati, Siti Ma’rifah Shakila Aulia Putri Shalsa Febby Eka Riski Simanjuntak, Nensy Megawati Siti Auliya Putri Allifah Sitoresmi Prabaningtyas Sri Utami Thomas Tarigan Tri Rahmawati, Tri Wachidatul Linda Yuhana Zadrian Ardi