p-Index From 2021 - 2026
8.319
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pelita Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Quagga Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Indonesian Journal of Biotechnology Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Pedagogi Hayati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Jurnal SOLMA Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi BULETIN AL-RIBAATH Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Community Empowerment ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Biology Learning Report of Biological Education Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan MIPA Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA FLASH CARD KEANEKARAGAMAN SEMUT (FORMICIDAE) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMAS MUJAHIDIN PONTIANAK Muzdhalifah Muzdhalifah; Mahwar Qurbaniah; Hanum Mukti Rahayu
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.20-29

Abstract

Hasil wawancara yang diadakan terhadap guru biologi di SMAS Mujahidin Pontianak, diketahui bahwa pembelajaran materi keanekaragaman hayati selama ini terbatas menggunakan powerpoint dan buku paket. Terbatasnya bahan ajar yang digunakan di sekolah mengakibatkan proses pembelajaran tidak berjalan secara maksimal. Agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dibutuhkan media yang efektif yaitu media flash card. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media flash card keanekaragaman semut (formicidae) kelas X SMAS Mujahidin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan R&D (Research & Development) dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 4 tahapan yaitu: tahap Pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap tanpa melakukan penyebaran (Disseminate). Pengumpulan data kelayakan menggunakan lembar validasi yang diisi oleh 9 validator ahli. Respon siswa diukur menggunakan angket respon yang diisi oleh 12 siswa pada uji coba skala kecil dan 32 siswa pada uji coba skala besar. Hasil penelitian menunjukkan media flash card yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat layak pada aspek ahli media sebesar 81,73% (sangat valid), ahli materi sebesar 84,58% (sangat valid) dan ahli bahasa 86,6% (sangat valid). Hasil uji coba respon siswa skala kecil diperoleh hasil 83,85% (Sangat positif) dan uji coba respon siswa skala besar diperoleh 90,3% (Sangat positif). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan media yang dikembangkan sangat layak dan mendapatkan respon sangat positif dari siswa.
Ethnobotany of Dayak medicinal plants in Kayu Ara village, Landak regency as a learning resource Dede Sunarya; Hanum Mukti Rahayu; Ari Sunandar
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v10i3.35214

Abstract

The lack of scientific documentation on the ethnobotany of Dayak medicinal plants makes this knowledge vulnerable to disappearing. Ethnobotany as a learning resource is one very effective step to make students more familiar with and love the knowledge of their ancestors. The purpose of this study was to determine the kinds of drugs and plants used by the community in Kayu Ara village and also the potential of ethnobotany of Dayak medicinal plants as a learning resource. This research uses a qualitative method where researchers divide 2 stages of research from collecting medicinal plant data by interview and observation. Interviews were conducted using snowball sampling technique. Further data collection is in the form of questionnaire results of potential biology learning resources. The results of the study found 21 types of medicinal plants which are divided into 16 families. The most widely used part is the leaves 45% and the least part of the fruit is only 3%. Potential learning resources obtained Clarity of Potential 88.89%, Suitability with Purpose 100%, Clarity of Target 91.67%, Clarity of Information Revealed 88.89%, Clarity of Exploration Guidelines 100%, Clarity of Expected Gain 100%. These results indicate that the ethnobotany of Dayak medicinal plants in kayu ara village, jelimpo sub-district, landak district is very effective in being used as a biology learning resource, especially in class X on biodiversity subject matter.
EFEKTIVITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE TERHADAP HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Ningsih, Sri Hadi; Sunandar, Ari; Rahayu, Hanum Mukti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9411

Abstract

Salah satu upaya yang dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang interaktif yaitu multimedia interaktif articulate storyline . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas multimedia interaktif mengartikulasikan alur cerita terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasy Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Grup Design . Perlakuan dikelas eksperimen (IX A) menggunakan multimedia interaktif articulate storyline dan dikelas kontrol (IX B) menggunakan Power Point . Pengumpulan data menggunakan tes berupa butir soal dan observasi aktivitas belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menggunakan Uji-t bahwa hasil belajar memiliki perbedaan yang signifikan sebesar 0,000 dan aktivitas belajar menggunakan Uji- U Mann-Whitney terdapat perbedaan yang signifikan sebesar 0,030. Berdasarkan hasil Effect Size diperoleh hasil belajar siswa sebesar 58,9% (nilai Effect Size 1,1) dan belajar aktivitas siswa sebesar 38,2% (nilai Effect Size 0,63).
Expression, Characterisation and Structural Homology Modelling of Recombinant Mercuric Reductase of Streptomyces sp. AS2 Khasanah, Anis Uswatun; Putri, Wahyu Aristyaning; Rahayu, Hanum Mukti; Sembiring, Langkah; Purwestri, Yekti Asih
Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Vol 9, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jtbb.88773

Abstract

Mercury pollution poses a significant environmental challenge worldwide, prompting extensive efforts over the past two decades to combat its detrimental effects. Cloning merA from Streptomyces sp. AS2 (Accession numbers LC026157) into the expression vector pET-28c (+) marks a critical advancement in this field, necessitating further investigation into the expression and structural analysis of the resulting recombinant mercuric reductase protein. This study aimed to optimise the expression and characterise the structural MerA protein. The study involved the expression of merA from AS2 isolate in the host Escherichia coli BL21 and the measurement of mercuric reductase using SDS-PAGE. Induction of E. coli BL21 was optimized by adding IPTG concentration and incubation time. Purification of mercuric reductase was attempted using ammonium sulphate precipitation, dialysis, and column chromatography. Protein structural characterisation was conducted using computational modelling tools Swiss-Model and Phyre2. Expression of merA from AS2 isolate was successfully performed in E. coli BL21, with SDS-PAGE showing a dominant band in the 55-70 kDa range using IPTG concentration 1 and 1,2 mM and 18-hour incubation time. The specific activity of mercuric reductase was obtained at an enzyme concentration of 294.07 Unit/mg. Protein structural characterisation revealed homology with Lysinibacillus sphaericus (Swiss-Model) and similar folding to c5c1Yc, a known mercuric reductase from the same species using Phyre2. The successful expression of recombinant pET-28c (+)-MerA in E. coli BL21 offers new opportunities for bioremediation efforts targeting mercury contamination. 
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH Rusiana, Maya; Rahayu, Hanum Mukti; Sunandar, Ari
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 15, No 2 (2024): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v15i2.9277

Abstract

Because the residents of Sungai Rasau sub-district constantly run out of water to satisfy their daily requirements when the dry season arrives, this project-based learning takes the shape of creating a filtration tool. The purpose of this study is to ascertain how the project-based learning approach has affected the student's capacity to solve problems related to environmental pollution at SMAN 5 Singkawang. With a single group pretest type—tests and observation sheets—this study approach employs an experimental pre-experimental design. According to the study's findings, the average pretest score was 47.49, while the average posttest score was 76.37. An N-Gain rating of 1.11 indicates improved problem-solving skills (high). The impact size calculation yields a value of 4.02 (high). In class X SMA Negeri 5 Singkawang, it can be inferred that the project-based learning approach significantly influences students' problem-solving skills and their understanding of environmental degradation.
Development of encyclopedia medicinal plants in the Natuna Malay community Sarinah, Sarinah; Sunandar, Ari; Rahayu, Hanum Mukti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2024): October 2024
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v6i3.19533

Abstract

The Malay people of the Natuna Regency still uphold the culture of utilizing medicinal plants. Medicinal plants have local potential that must be preserved. Preservation of medicinal plants can be done through local potential-based education presented in learning media. Integrating local potential presented in the encyclopedia learning media will certainly make it easier for students to understand the concept of the material they are learning. This research aims to develop a valid and practical Natuna Malay community medicinal plant encyclopedia using the 4D development model. The research instruments used were a validation questionnaire, response questionnaire, interview sheet and observation sheet. The subjects in this study were students of class X MIPA 1 and X MIPA 2 (28 students). The results show that the encyclopedia has a validity level from material experts of 98.88% (very valid), media experts of 99.52% (very valid) and language experts of 88.33% (very valid). Based on the results of the student response in the small-scale trial, the practicality level was 81.62% (positive), and the large-scale trial was 98% (very positive). This shows that the encyclopedia of medicinal plants of the Natuna Malay community is very feasible to use as a learning media for students on biodiversity material, and this encyclopedia media can also serve as a means of preserving the local wisdom of the Natuna Malay community in utilizing plants as independent medicine.Abstrak. Masyarakat Melayu Kabupaten Natuna masih menjunjung tinggi budaya memanfaatkan tanaman obat. Tumbuhan obat merupakan potensi lokal yang harus dilestarikan. Pelestarian tumbuhan obat dapat dilakukan melalui pendidikan berbasis potensi lokal yang disajikan dalam media pembelajaran. Dengan mengintegrasikan potensi lokal yang disajikan dalam media pembelajaran ensiklopedia tentunya akan memudahkan siswa dalam memahami konsep materi yang dipelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ensiklopedia tumbuhan obat masyarakat Melayu Natuna yang valid dan praktis dengan menggunakan model pengembangan 4D. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket validasi, angket respon, lembar wawancara dan lembar observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 yang berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan ensiklopedia memiliki tingkat validitas dari ahli materi sebesar 98,88% (sangat valid), ahli media sebesar 99,52% (sangat valid) dan ahli bahasa sebesar 88,33% (sangat valid). Tingkat kepraktisan berdasarkan hasil respon siswa pada uji coba skala kecil sebesar 81,62% (positif) dan uji coba skala besar sebesar 98% (sangat positif). Hal ini menunjukkan bahwa ensiklopedia tanaman berkhasiat obat masyarakat Melayu Natuna sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran peserta didik pada materi keanekaragamn hayati dan media ensiklopedia ini juga dapat berfungsi sebagai sarana pelestarian kearifan lokal masyarakat Melayu Natuna dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai pengobatan mandiri.
Analisis Kelayakan Kawasan Danau Sebedang sebagai Sumber Belajar Biologi Husnul Khotimah; Rahayu, Hanum Mukti; Ari Sunandar
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v13i2.4234

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar biologi untuk memberikan pengalaman konkret kepada siswa. Kawasan Danau Sebedang, yang memiliki keanekaragaman ekosistem dan potensi lokal, dianalisis kelayakannya sebagai sumber belajar biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan kawasan Danau Sebedang sebagai sumber belajar biologi berdasarkan aspek kemudahan akses, keamanan, efisiensi waktu, biaya, dan kesesuaian materi ajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Angket disebarkan kepada 12 guru Biologi/IPA di Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas. Data dianalisis dengan menghitung persentase jawaban responden pada lima aspek kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Danau Sebedang memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi untuk digunakan sebagai sumber belajar biologi, dengan presentase kemudahan akses sebesar 84%, keamanan 86%, efisiensi waktu 83%, biaya 86%, dan kesesuaian materi ajar 86%. Rata-rata keseluruhan skor kelayakan mencapai 85%, yang tergolong dalam kategori "sangat layak". Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan Danau Sebedang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran biologi di tingkat SMP dan SMA, khususnya dalam materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan pencemaran lingkungan. Pemanfaatan kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Kata Kunci: Danau Sebedang, Sumber Belajar, Biologi, Kelayakan, Pendidikan Lingkungan
The Differences of Brain Based Learning and Somatic Auditory Visual and Intellectual Based on Brain Gym toward Students' Learning Outcomes and Retention Aulia, Fitri Dayanti; Setiadi, Anandita Eka; Rahayu, Hanum Mukti
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.887 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i1.23416

Abstract

This study aims to compare the Brain-Based Learning (BBL) and Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) learning models based on brain gym in an effort to improve student learning outcomes and retention. This study was experimental research with a Quasi-Experimental design. The population of this study totaling 62 people, using the BBL learning model for as many as 22 people and using the SAVI learning model for as many as 22 people. Data analysis used a t-test with SPSS for windows 22.0. The results showed that the average score of the pretest, posttest, and retest of the BBL class was greater than that of the SAVI class. The t-test analysis obtained a significance value of 0.026 <0.05 for learning outcomes and a significance value of 0.32 <0.05 for student retention. So it can be concluded that there is a significant difference between learning outcomes and retention in the BBL and SAVI learning models which affect learning outcomes and student retention in learning.
Development of the plant encyclopedia used in traditional foods of sekadau regency Rini, Rini; Sunandar, Ari; Rahayu, Hanum Mukti
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v12i3.29452

Abstract

Utilization of plants as food ingredients represents local wisdom and cultural richness that needs to be preserved. Preservation of this knowledge can be achieved through educational media. This research aims to produce valid learning media and measure positive responses from students. It follows the Research and Development (R&D) approach using the ADDIE development model consisting of 5 stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instruments used include observation sheets, interview sheets, questionnaires, and validation sheets. Validation results from subject matter experts achieved 87.58% (very valid), media experts 96.66% (very valid), and language experts 89.99% (very valid). Students responded very positively in small-scale trials with 89.1% and large-scale trials with 93.7%. The research results indicate that the plant encyclopedia used in the traditional cuisine of Sekadau District is suitable for learning and receives positive feedback from students.
Training on creating augmented reality-based flash card for SMAIT Al-Fityan teachers Hanum Mukti Rahayu; Dedeh Kurniasih; Ari Sunandar; Nengsih Nengsih
Community Empowerment Vol 9 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11174

Abstract

Learning media plays a crucial role in supporting the educational process, especially in the 21st century, which demands technological innovation. Based on observations and interviews with teachers at SMAIT Al-Fityan, it was identified that while they have utilized digital media such as videos and PowerPoint presentations, they lack experience in creating or using augmented reality (AR)-based learning media. To address this gap, a training program was conducted to enhance teachers’ skills in integrating advanced technology into their teaching practices by creating AR-based flash cards. The training program included several stages: pre-test, training on AR-based flash card creation, hands-on practice with mentoring, and evaluation through post-test and response questionnaires. The results demonstrated a significant improvement in teachers’ abilities, with the average pre-test score of 20 increasing to 80 in the post-test. Furthermore, response questionnaires showed that 72.7% of participants rated the training material as easy to implement (good category). These findings indicate that the training successfully enhanced teachers’ competencies in creating technology-based learning media, which is expected to support innovative and interactive teaching aligned with 21st-century demands.
Co-Authors . Khairawati Abduh Ridha Adi Pasah Kahar Adi Pasah Kahar Adnin Rahmah Agistha Wulandari agung setiawan Ahmad Faisal Amri Airlangga, Liyu Vani Aji Amboni Amri, Ahmad Faisal Ananda, Dea Putri Anandita Eka Setiadi Andayani, Fitri anggy tia pangesty Anis Uswatun Khasanah Apriani, Resti Ari Sunandar Ari Sunandar Ari, Sunandar Arif Didik Kurniawan Arif Didik Kurniawan Arif Didik Kurniawan Arif Didik Kurniawan Asif Alexander Aulia, Fitri Dayanti Aulianti, Dita Avisha Puspita Dede Sunarya Dedeh Kurniasih Dedeh Kurniasih Delva Hernanda Diana Diana Diana Diana Dirga Mahardika Riandi Eka Rahmawati Danu Putri Febriyanti, Nisa Fitria Amalia Fitriani Fitriani Hadini, Dayang Nur Hafsah, Kessi Hayadi, Arif Ergi Helda Susanti Herditiya, Herditiya HUSNUL KHOTIMAH Ike Viki Dwi Astuti Ismawati Ismawati Julianti Julianti, Julianti Karmila Karmila Khairul Mubarak Khasanah, Novita Uswatun Khastuti, Dilla Khoirun Nisa Khozizah Khozizah kusnani . Langkah Sembiring LANGKAH SEMBIRING Lostari, Linda Machicha Icha Mardhatillah Mahwar Qurbaniah Mahwar Qurbaniah Mahwar Qurbaniah Mahwar Qurbaniyah Mardjan Mardjan Maria, Meli Mariska, Sonia Marlenywati Marlenywati Masashi Kawaichi Mauri Adisti Mediani Mitha Gita Isvida Mizan, Mizan Mubarak, Khairul Mutia ulyanti Mutia Muzdhalifah Muzdhalifah Nabila Nengsih Nengsih Ningsih, Sri Hadi Nur Hafiza Nurdiana Nurdiana Nurhayati , Nurhayati Nuri Dewi Muldayanti Nurliza Nurliza Nurul Fahriza Pranaka, Resky Nanda Pranata, Arya Pratama Amanda Putri, Wahyu Aristyaning Qurbaniah, Mahwar Qurbaniah, Mahwar Raden Salwa Rahman, Winda Rifa, Maryani Sabda RINI RINI Ririn, Asma Rusiana, Maya Safitri Anggraeni Sandi, Friti May Sari, Wita Kusuma Sarinah Sarinah Selviana Setadi, Anandita Eka Siti Ardiyanti siti Ardiyanti, siti Solly Aryza Sonia Srihanaty Srihanaty Sudarti Sunandar , Ari Sunandar, Ari Sunandar, Ari Tania, Rahmayana Dwi Vivi Julia Kartika Wahyu Aristyaning Putri Widiya Puji Astuti Witri Saidini mukti Melani Yekti Asih Purwestri yudiaztu panca