p-Index From 2021 - 2026
9.295
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Manajemen Organisasi KEUNIS Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Fokus Ekonomi Jurnal Dinamika Sosial Budaya Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Surya Abdimas Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen SULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business SOLUSI Jurnal Abdimas Pariwisata Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ekuilnomi Adbis : Jurnal Administrasi dan Bisnis Bisnis Net : Jurnal Ekonomi dan Bisnis LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Healthy Journal JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Dinamika Jurnal Ilmu Manajemen & Ekonomika Prosiding University Research Colloquium Innovative: Journal Of Social Science Research Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi dan Pajak International Journal of Economics, Management and Accounting Journal Economic Business Innovation Jurnal Inovasi Pajak Indonesia International Journal Business, Management and Innovation Review Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies J-CEKI Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Green Economics: International Journal of Islamic and Economic Education Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Jurnal Simki Economic
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Peningkatan Kemampuan Manajemen Usaha Bagi UKM Olahan Pangan, di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang Diana Puspitasari; Herwening Sindu Lestari; Zulaika Putri Rokhimah; Nurul Juwariyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.585 KB)

Abstract

Kecamatan Bandungan merupakan salah satu daerah yang produktif dalammenumbuhkan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Sektor riil yangdikembangkan adalah sektor pertanian, pariwisata, perdagangan dan jasa,serta yang utama adalah industri kecil (UKM). Usaha Kecil dan Menengahmempunyai peran strategis sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi jugaberperan dalam penyerapan tenaga kerja. Salah satu bentuk Usaha Kecil danMenengah yang berpotensi untuk berkembang di Kecamatan Bandunganadalah UKM olahan pangan yang berada di Desa Kenteng. Permasalahanyang dihadapi dalam pengembangan usahanya adalah dari aspek keuanganyang disebabkan rendahnya pemahaman mengenai tata kelola usaha yang baikmeliputi minimnya sistem pembukuan, pembuatan laporan keuangan danpengelolaan yang belum optimal, serta belum ada pemisahan antara keuanganrumah tangga dengan keuangan usaha. Hal tersebut berimbas kepadapengembangan usahanya, terutama dalam mengetahui tingkat keuntungan yangsebenarnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalahdengan penyuluhan dan pelatihan pembukuan sederhana, Evaluasi kegiatandengan sharing dan diskusi. Sasaran kegiatan pengabdian adalah pelaku UKMOlahan Pangan di Desa Kenteng, Dari kegiatan pengabdian, diperoleh hasilbahwa peserta memiliki tambahan wawasan dan pengetahuan terkait denganpembukuan. Peserta juga mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuanuntuk membuat, serta melaksanakan manajemen usaha yang baik melalui tatakelola usaha pembukuan sederhana. Hal tersebut tampak pada proses pelatihanpembukuan sederhan dan aktifnya para peserta dalam sesi tanya jawab padasaat kegiatan berlangsung.
Pemahaman dan Kepedulian dalam Penerapan Green Accounting pada UKM Tempe di Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat Diana Puspitasari; Zulaika Putri Rokhimah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.662 KB)

Abstract

Pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dasar kehidupan rakyat Indonesia, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan. Perkembangan peran usaha kecil dan menengah (UKM) yang besar ditunjukkan oleh jumlah unit usaha, pengusaha, serta kontribusinya terhadap pendapatan nasional, dan penyediaan lapangan kerja, (Tim Kementerian Koperasi dan UKM, 2012). UKM yang cukup banyak dijumpai di Semarang adalah UKM tempe Salah satu lokasi ukm home industry tempe di Kota Semarang yang memiliki potensi besar berkembang dengan baik terletak di Kelurahan Krobokan, Semarang Barat. UKM dianggap memiliki kewajiban untuk memahami dan menerapkan konsep green accounting dalam menjalankan kegiatan usahanya, karena kontribusi UKM selain sebagai penyumbang perekonomian negara, juga berperan dalam menghasilkan limbah yang kadang dapat mencemari dan merusak lingkungan. Di dalam green accounting tersembunyi green cost dan biasanya tidak tampak secara riil. Green cost atau biaya lingkungan merupakan dampak yang timbul dari sisi keuangan dan non keuangan yang wajib dipikul sebagai akibat dari suatu kegiatan (usaha) yang dilakukan yang berkaitan dengan lingkungan. Biaya lingkungan yang terjadi di dalam perusahaan merupakan salah satu biaya overhead pabrik yang sulit diidentifikasi secara langsung, karena biaya-biaya tersebut seringkali tersembunyi dalam pusat biaya, dan tidak ada bukti pencatatan ataupun pelaporan yang sangat jelas terkait dengan biaya lingkungan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara lisan dan tertulis kepada pemilik UKM Tempe, didapat hasil bahwa pemilik UKM Tempe di kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat paham dan peduli bagaimana menjaga lingkungan hidup dengan baik yang merupakan bagian tanggung jawab mereka sebagai pemilik usaha sekaligus makhluk sosial. Tetapi kebanyakan dari mereka tidak paham komponen biaya apa saya yang ada di dalam biaya usaha dan biaya lingkungan. Rendahnya tingkat pendidikan dan minimnya pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola biaya usaha dan biaya lingkungan menjadi kendala utama bagi pemilik usaha dalam menerapkan tanggung jawab dan kepedulian mereka dalam menjaga lingkungan sekitar usaha dengan baik. Dari hasil wawancara lapangan, diketahui bahwa pelaku UKM peduli terhadap lingkungan akan tetapi tidak tahu apa saja komponen-komponen dan bagaimana memasukkan dalam biaya produksi. Semua pemilik UKM Tempe yang ada di wilayah RW I kelurahan Krobokan tidak mengetahui dan tidak paham dengan green accounting.
Peningkatan Kemampuan Manajemen Usaha Bagi UKM Olahan Pangan, di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang Puspitasari, Diana; Lestari, Herwening Sindu; Rokhimah, Zulaika Putri; Juwariyah, Nurul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Bandungan merupakan salah satu daerah yang produktif dalammenumbuhkan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Sektor riil yangdikembangkan adalah sektor pertanian, pariwisata, perdagangan dan jasa,serta yang utama adalah industri kecil (UKM). Usaha Kecil dan Menengahmempunyai peran strategis sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi jugaberperan dalam penyerapan tenaga kerja. Salah satu bentuk Usaha Kecil danMenengah yang berpotensi untuk berkembang di Kecamatan Bandunganadalah UKM olahan pangan yang berada di Desa Kenteng. Permasalahanyang dihadapi dalam pengembangan usahanya adalah dari aspek keuanganyang disebabkan rendahnya pemahaman mengenai tata kelola usaha yang baikmeliputi minimnya sistem pembukuan, pembuatan laporan keuangan danpengelolaan yang belum optimal, serta belum ada pemisahan antara keuanganrumah tangga dengan keuangan usaha. Hal tersebut berimbas kepadapengembangan usahanya, terutama dalam mengetahui tingkat keuntungan yangsebenarnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalahdengan penyuluhan dan pelatihan pembukuan sederhana, Evaluasi kegiatandengan sharing dan diskusi. Sasaran kegiatan pengabdian adalah pelaku UKMOlahan Pangan di Desa Kenteng, Dari kegiatan pengabdian, diperoleh hasilbahwa peserta memiliki tambahan wawasan dan pengetahuan terkait denganpembukuan. Peserta juga mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuanuntuk membuat, serta melaksanakan manajemen usaha yang baik melalui tatakelola usaha pembukuan sederhana. Hal tersebut tampak pada proses pelatihanpembukuan sederhan dan aktifnya para peserta dalam sesi tanya jawab padasaat kegiatan berlangsung.
Pemahaman dan Kepedulian dalam Penerapan Green Accounting pada UKM Tempe di Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat Puspitasari, Diana; Rokhimah, Zulaika Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dasar kehidupan rakyat Indonesia, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan. Perkembangan peran usaha kecil dan menengah (UKM) yang besar ditunjukkan oleh jumlah unit usaha, pengusaha, serta kontribusinya terhadap pendapatan nasional, dan penyediaan lapangan kerja, (Tim Kementerian Koperasi dan UKM, 2012). UKM yang cukup banyak dijumpai di Semarang adalah UKM tempe Salah satu lokasi ukm home industry tempe di Kota Semarang yang memiliki potensi besar berkembang dengan baik terletak di Kelurahan Krobokan, Semarang Barat. UKM dianggap memiliki kewajiban untuk memahami dan menerapkan konsep green accounting dalam menjalankan kegiatan usahanya, karena kontribusi UKM selain sebagai penyumbang perekonomian negara, juga berperan dalam menghasilkan limbah yang kadang dapat mencemari dan merusak lingkungan. Di dalam green accounting tersembunyi green cost dan biasanya tidak tampak secara riil. Green cost atau biaya lingkungan merupakan dampak yang timbul dari sisi keuangan dan non keuangan yang wajib dipikul sebagai akibat dari suatu kegiatan (usaha) yang dilakukan yang berkaitan dengan lingkungan. Biaya lingkungan yang terjadi di dalam perusahaan merupakan salah satu biaya overhead pabrik yang sulit diidentifikasi secara langsung, karena biaya-biaya tersebut seringkali tersembunyi dalam pusat biaya, dan tidak ada bukti pencatatan ataupun pelaporan yang sangat jelas terkait dengan biaya lingkungan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara lisan dan tertulis kepada pemilik UKM Tempe, didapat hasil bahwa pemilik UKM Tempe di kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat paham dan peduli bagaimana menjaga lingkungan hidup dengan baik yang merupakan bagian tanggung jawab mereka sebagai pemilik usaha sekaligus makhluk sosial. Tetapi kebanyakan dari mereka tidak paham komponen biaya apa saya yang ada di dalam biaya usaha dan biaya lingkungan. Rendahnya tingkat pendidikan dan minimnya pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola biaya usaha dan biaya lingkungan menjadi kendala utama bagi pemilik usaha dalam menerapkan tanggung jawab dan kepedulian mereka dalam menjaga lingkungan sekitar usaha dengan baik. Dari hasil wawancara lapangan, diketahui bahwa pelaku UKM peduli terhadap lingkungan akan tetapi tidak tahu apa saja komponen-komponen dan bagaimana memasukkan dalam biaya produksi. Semua pemilik UKM Tempe yang ada di wilayah RW I kelurahan Krobokan tidak mengetahui dan tidak paham dengan green accounting.
Co-Authors Abdillah, Mirza Farhan Abiyan Hilal, Muhammad Acai Sudirman Adilla Kustya Ulfa Adrianno, Dunga Agung Prajanto AGUNG SEDAYU ALI MAHFUD Ali, Luthfi Gosan Almira Santi Samasta Amron Amron, Amron Ana Kadarningsih Annida Salsabila, Nayla Aprih Santoso Apta, Sabela Araminta Ariati Anomsari Ariati Anomsari Arum S, Nurlita Atthariq, Adlan Jingglang Ayu Oktoriza, Linda Azhar, Avantika Zackey Brian Aurelio, Radya Butarbutar, Marisi Chasanah, Amalia Nur Claudia riska, Riska claudia Dellya Dievha Paramytha Dian Indriana Hapsari Dian Prawitasari Dian Prawitasari Duri, Galih Sephiani Rafika Dwi Eko Waluyo Dwi Handayani, Monica Dwi Prasetyo, Bangkit Dwi Widi Pratito Dwianto, Agus Elsa Amitha Mutiara Endang Retno Wedowati Erma Setiawati Fahmi Wardhani, Mashita Fahmi Wardhani, Masitha Fakhmi Zakaria Fatah Nur Abdul Aziz Fatimah, Shela Fery Riyanto Fungki Sri Rejeki Guruh Taufan Guruh Taufan H Gutama, Zulfikar Heri Widodo Herry Subagyo Hertiana Ikasari Herwening Sindu Lestari Ibrahim, Nor Fauziana Ika Rahma Aulia Juwariyah, Nurul Kayla Nur Puji Anisa, Zahara Kejora Handarini Krisnando, Febrian Kusuma , Pradana Jati Kusuma, Pradana Jati Laksana, Ilham Tri Lenni Yovita Lestari, Herwening Sindu Linda Novasari Made Gede Wirakusuma Mashita Fahmi Wardhani Masitha Aulia Putri Masitha Fahmi Wardhani Mayashanti, Helisa Angela Mila Sartika, Mila Misli, Nurul Auliatul Monica Dwi Handayani Mujib, Miftachul Mustika, Wida Mutiara, Elsa Amitha Nanda Adhi Purusa Nurul Aisyah Nurul Juwariyah Oktavia, Vicky Oktoriza, Linda Ayu Perdana, Tito Aditya Piji Pakarti Pradana Jati Kusuma Prawitasari, Dian Puspita Sari, Vania Rahmiati, Retnani Ramadlon, Bagus Iqbal Ratna Herawati Ratna Herawati Risanda Alirastra Budiantoro Rita Meiriyanti Rizky Aurinaya, Angelia Rokhimah, Zulaika Putri Roymon Panjaitan Rudi Kurniawan Safitri, Maria Samasta, Almira Santi Setiawan, Aries Setyahuni , Suhita Whini Setyahuni, Suhita Shafira Ayu Rachmawati Sherly Sherly Simarmata, Okta Naomilyanika Suhita Whini Setyahuni Suryawardana, Edy Susanti, Sabrina Susanto, Andito Wibisono Putra Syifa Isfahan, Amelia Tazkiyya, Iffa Tongam Sihol Nababan Tri Rinawati Tri, Kurnia Whini Setyahuni, Suhita Widya Latief, Indha Maharani Widya, Sukma Widyakto, Adhi Widyaswati, Rahmatya Widyawati , Raneta Puspita Witjaksono EH Witjaksono Eko Hartoto Yohan Wismantoro Yovita, Lenni Yudi Suryadi Zakaria, Fakhmi Zamani, Daffa Ulya Zulaika Putri Rokhimah Zulaika Putri Rokhimah