p-Index From 2021 - 2026
6.114
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Media Katalog Digital Museum Airlangga untuk Siswa Kelas X SMAN 1 Plosoklaten Kediri Muhtiya Wahyu Afi; Joko Sayono; Wahyu Djoko Sulistyo
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 1 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.231 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i1.635

Abstract

This article aims to develop a leraning media design for the Airlangga Museum digital catalog which is packaged in an application that can be accessed via a smartphone offline. This learning media contains material from the relics of the Hindu-Buddhist kingdom in Airlagga Museum. The making of the instructional media design is based on the analysis of problems and potentials in class X MIPA 3 SMAN 1 Plosoklaten Kediri. Based on the problem analysis, its shows that students interest in learning during online learning is low and the lack of use of innovative media is able to attract students interest in learning history. This is evidenced by the low student participation in the history learning. Design media uses the ADDIE development model which consists of five stages, namely: analysis, design, development,evaluation and implementation. The result of this learning media desing is in the form of a digital catalog equipped with a menu feature containing material in from of photos and descriptions of any relics in the Airlangga Museum. In addition, there is a quiz as an evalustion. The digital catalog of Museum Airlangga is more effective and efficient in being used as a learning medium during the pandemic because it allows students to learn relics from the Hindu-Buddhist era in Airllangga Museum without having to visit the museum.
Desain Bahan Ajar Handout QR Code Materi Kehidupan Mesolitik Gua Lawa Sampung Nurul Nurul Hidayati; Blasius Suprapta; Wahyu Djoko Sulistyo
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, April 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.961 KB) | DOI: 10.26740/jp.v6n1.p50-57

Abstract

The design of QR Code handout teaching materials is the concept of combining the use of smartphones with teaching materials that contain material about the history of the mesolithic life of Lawa Sampung Cave. The purpose of designing this QR Code handout is to provide teaching materials as a companion book to make it easier for students to understand the material of Mesolithic Life in Lawa Cave. This is based on the finding that students do not understand the material of the mesolithic era and the limited learning resources used. The hypothesis of this study is that the design of QR Code handout teaching materials is effectively used to support the learning process. Researchers in conducting research using research and development designs. The instrument used to measure the research variables was a questionnaire given to class X students. Research respondents The instrument used was 40 students. The research was conducted at SMAN 1 Sampung Ponorogo, East Java. Data analysis techniques used qualitative and quantitative data. Based on the results of the analysis, it can be concluded that teaching materials that can be accessed via a smartphone are needed so that they can support student learning.
POTENSI WISATA RELIGI MAKAM SUNAN GIRI SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL ARSITEKTUR ISLAM DI KABUPATEN GRESIK Martin Rizaldi; Wahyu Djoko Sulistyo
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 19, No 1 (2022): AL-TSAQAFA : JURNAL ILMIAH PERADABAN ISLAM
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v19i1.18208

Abstract

Kabupaten Gresik menjadi salah satu daerah yang dikenal akan wisata religinya di Jawa Timur. Budaya Islam berkembang di Pulau Jawa disebabkan karena adanya pengaruh dari syiar agama para Wali Songo. Oleh sebab itu, di Kabupaten Gresik terdapat seorang wali yang dimakamkan di wilayah sana yakni Sunan Giri. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji potensi wisata religi makam Sunan Giri sebagai wujud pelestarian kearifan lokal pada arsitektur Islam di Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan untuk menyusun artikel ini menggunakan metode sejarah yang memiliki empat tahapan, yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber data didapatkan melalui kajian pustaka atau studi kepustakaan. Wisata religi makam Sunan Giri memiliki potensi alam yang amat menarik dan pola ciri-ciri unik apabila dikelola lebih lanjut. Makam Sunan Giri memiliki ciri khas motif arkeologi peninggalan pada masa awal agama Islam yang mempunyai makna dan nilai-nilai konsepsi kawasan sebagai wujud pelestarian kearifan lokal.
History Fest Sebagai Sarana Penguatan Rasa Nasionalisme dan Kesadaran Sejarah Akhmat Safiudin Ismail; Arini Sa'adah; Eka Nurmalasari; Firman Ardiansyah; Hani Auliyah Febriyanti; Nurul Azizah; Wahyu Djoko Sulistyo
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 3 (2022): September 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i3.660

Abstract

Era Globalisasi mendorong kita untuk lebih meningkatkan rasa nasionalisme dan kesadaran sejarah agar tidak nilai-nilai luhur bangsa ini tidak tergerus zaman modern. Pelajaran Sejarah adalah pelajaran yang memuat kisah masa lalu untuk menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Pelajaran ini sesuai untuk menanamkan rasa nasionalisme dan kesadaran sejarah untuk menghadapi globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguatkan rasa nasionalisme dan kesadaran sejarah agar tercipta Indonesia yang lebih maju di masa depan, di tengah globalisasi yang sedang berjalan. Metode yang digunakan adalah melalui empat tahap yakni observasi awal, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilakukan pada 26 Maret 2022 di SDN 5 Sonoageng dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Akan tetapi, fokus kegiatan ini adalah di siswa-siswinya. Hasil menunjukkan bahwa History Fest berhasil memunculkan dan menguatkan rasa nasionalisme dan kesadaran sejarah para siswa-siswi yang dibuktikan dengan antusiasme mereka dalam evaluasi berupa kuis sejarah. Hasil positif ini harus dipertahankan dan dikuatkan sampai kapanpun agar nilai-nilai nasionalisme dan kesadaran sejarah di dalam diri mereka dapat terus ada demi keberlangsungan kehidupan Indonesia di masa depan. Karena, masa depan Indonesia terletak pada generasi muda bangsa ini.
PELATIHAN PEMANFAATAN POTENSI SITUS LERENG PENANGGUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK SMA NEGERI 2 KOTA MOJOKERTO Wahyu Djoko Sulistyo; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim; Bayu Kurniawan; Achmad Dicky Setiawan; Mellina Nur Hafidza
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7540

Abstract

Gunung Penanggungan memiliki berbagai tempat bersejarah. Keterbatasan akses kesitus membuat beberapa siswa engan untuk berkunjung ke situs sejarah tersebut. terlebih guru sejarah yang hanya mengandalkan pengetahuan buku paket yang tersedia di sekolah. Padahal guru diharapkan dapat mengekplorasi sumber belajar yang ada dilingkungannya. Oleh karena itu tim pengabdian ingin mengadakan pelatihan penggunaan sumber belajar sejarah melalui aplikasi secara virtual. Dengan tujuan agar siswa dapat mengetahui dan meningkatkan pengetahuan terkait Situs Sejarah di Lereng Gunung Penanggungan. Hasil yang diperoleh hampir 99% memilih setuju dan sangat setuju mengenai penggunaan aplikasi TESIS dapat digunakan sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan.
Desain Bahan Ajar Handout QR Code Materi Kehidupan Mesolitik Gua Lawa Sampung Nurul Nurul Hidayati; Blasius Suprapta; Wahyu Djoko Sulistyo
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, April 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v6n1.p50-57

Abstract

The design of QR Code handout teaching materials is the concept of combining the use of smartphones with teaching materials that contain material about the history of the mesolithic life of Lawa Sampung Cave. The purpose of designing this QR Code handout is to provide teaching materials as a companion book to make it easier for students to understand the material of Mesolithic Life in Lawa Cave. This is based on the finding that students do not understand the material of the mesolithic era and the limited learning resources used. The hypothesis of this study is that the design of QR Code handout teaching materials is effectively used to support the learning process. Researchers in conducting research using research and development designs. The instrument used to measure the research variables was a questionnaire given to class X students. Research respondents The instrument used was 40 students. The research was conducted at SMAN 1 Sampung Ponorogo, East Java. Data analysis techniques used qualitative and quantitative data. Based on the results of the analysis, it can be concluded that teaching materials that can be accessed via a smartphone are needed so that they can support student learning.
perancangan PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN EBOS (E-BROSUR SEJARAH) BERBASIS MUSEUM MPU PURWA UNTUK SISWA KELAS X PERHOTELAN 1 SMKN 1 BATU Yuli Fitriani; Joko Sayono; Wahyu Djoko Sulistyo
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol. 10 No. 2 (2022): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/judika.v10i2.5207

Abstract

Desain media pembelajaran ini dilakukan sesuai dengan analisi masalah dan potensi di SMKN 1 Batu. Berdasarkan hasil analisis masalah yang dilakukan menunjukkan bahwa minat belajar sejarah di SMKN 1 Batu pada masa pandemi Covid-19 sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan menghadirkan koleksi Museum Mpu Purwa ke dalam aplikasi EBOS (E-Brosur Sejarah) bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran sejarah pada materi peninggalan kebudayaan Hindu-Budha. Desain media pembelajaran ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu: Analysis, Design, Development dan Evaluation.  Hasil dari desain media pembelajaran ini berupa brosur elektronik yang dikemas dalam bentuk aplikasi yang berisi rangkuman materi, gambar, video serta kuis dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun tanpa menggunakan paket data internet sehingga memudahkan siswa belajar sejarah dari rumah. Dengan keterbatasan waktu dan biaya serta adanya peraturan protokol kesehatan Covid-19 media pembelajaran EBOS berbasis koleksi Museum Mpu Purwa efektif digunakan karena siswa tidak perlu berkunjung ke Museum.
Pergolakan Politik Kasultanan Demak dan Ambisi Arya Penangsang sebagai Sultan Demak ke-4 Tahun 1546-1549 Anung Jati Nugraha Mukti; Wahyu Djoko Sulistyo
Yupa: Historical Studies Journal Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.401 KB) | DOI: 10.30872/yupa.v3i2.170

Abstract

Melalui metode sejarah, artikel ini membahas tentang pergolakan politik yang terjadi di Kasultanan Demak dan ambisi Arya Penangsang sebagai Sultan Demak ke-4 sejak tahun 1546-1549. Pergolakan politik tersebut timbul pasca wafatnya Sultan Trenggono sebagai Sultan Demak ke-3 1546 dan mengangkat anaknya yaitu Sunan Prawoto sebagai Sultan Demak ke-4. Pengangkatan tersebut menimbulkan kekecewaan yang mendalam terhadap Arya Penangsang karena menilai dirinyalah yang berhak menjabat sebagai Sultan Demak ke-4. Sebelum Sultan Trenggono diangkat menjadi Sultan Demak ke-3, terjadi sebuah peristiwa pembunuhan Pangeran Sekar Seda Lepen, yang tidak lain adalah ayah dari Arya penangsang hal tersebut menjadi dasar kekecewaan sekaligus pangkal dari permasalahan pergolakan politik di Kasultanan Demak. Pergolakan politik di Kasultanan Demak tidak berhenti sampai disitu, munculnya sosok baru dari menantu Sultan Trenggono yang digadang-gadang mampun mengemban tugas sebagai Sultan yang dijagokan oleh Sunan Kalijaga, menambah rumit pergolakan politik di Kasutanan Demak dan ambisi Arya Penangsang dalam usahanya menuntut balas atas kematian ayahnya serta merebut kembali tahta Sultan Demak kembali kepada dirinya.
Media pembelajaran board game Jamapra (jelajah zaman prasejarah) untuk siswa sekolah menengah atas Apriliya Rida Nabila; Slamet Sujud Purnawan Jati; Wahyu Djoko Sulistyo
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v13i1.10598

Abstract

Berangkat dari permasalahan pembelajaran sejarah di kelas X IIS 2 SMA Al-Izzah IIBS Batu berupa kurang variatifnya media yang digunakan sehingga sejarah dianggap tidak menarik dan membosankan; pernyataan bahwa bahwa prasejarah termasuk materi yang sulit dipahami; dan sebagian besar siswanya yang menyukai cara belajar sambil bermain, maka penelitian ini bertujuan untuk menjadi solusi dari permasalahan yang ada dengan jalan mengembangkan media pembelajaran inovatif board game Jamapra sekaligus mengetahui keefektifan dan kepraktisannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada 10 langkah R & D milik Sugiyono. Penelitian dilakukan di kelas X IIS 2 SMA Al-Izzah IIBS Batu dengan melibatkan 19 siswa sebagai responden. Data penelitian diambil menggunakan instrumen lembar validasi, angket, dan lembar soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa board game ‘Jamapra’ yang menarik dan interaktif dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga mampu memotivasi siswa dalam belajar prasejarah dan efektif berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.
UTILIZATION OF MOUNT ARJUNA SLOPE HISTORICAL SITE AS AN OUTDOOR LEARNING SOURCE Wahyu Djoko Sulistyo; Nurin Nazlah
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v8n1.p22-28

Abstract

Learning History is an important and strategic lesson. In its implementation, many problems occur. Utilization of historical learning resources is one of the innovations and updates to address the problems that occur. Learning History is also strengthened by the many potential historical sites that have not been utilized, such as sites on the slopes of Mount Arjuna. The method used in this research is to use literature to analyze the urgency of outdoor learning and to explain the sites studied using historical research methods namely heuristics, verification, interpretation and historiography. This study describes and provides examples of how historical sites on the slopes of Mount Arjuna are utilized. Considering that there are several historical sites on the slope, it can be used as a learning resource for field activities or outdoor learning. The scheme of studying the utilization of Mount Arjuna's slope site consists of three stages, namely introduction (orientation), core (exploration) and closing (evaluation).
Co-Authors Achmad Dicky Setiawan Achmad Dicky Setyawan Aditya Nugroho Widadi Aditya Nugroho Widadi Aditya Nugroho Widiadi Agung Wiradimadja Akhmat Safiudin Ismail Alan Sigit Fibrianto Anung Jati Nugraha Mukti Apriliya Rida Nabila Ari Sapto Arini Sa'adah Ashari, Gedhe Asy'ary, Widya Hafidh Azizah, Rika Safitri Nur Bagas Gifari Eko Saputra Bayu Kurniawan Bayu Kurniawan Blasius Suprapta, Blasius Deny Yudo Wahyudi Deony Tritaufika Dera Trisna Fintari Dewi, Edna Sari Kusuma Diky Febrianto Dimas Anggoro Djono Djono Eaadawiyyah, Rabieaah AL Eka Nurmalasari Febriyanti, Hani Auliyah Fika Fatchul Nur Wakhidah Firman Ardiansyah Goes Abdul Wahid Hafida, Mellina Nur hafida, mellinanur Hani Auliyah Febriyanti Hendika Wicaksana Heny Intan Permatasari Idris Imamul Huda Al Siddiq Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Ismail, Akhmat Safiudin Isvi Rahmatul Mustafa Jihan Amirudin Mahmud Joko Sayono Khakim, Fahrul Lukmanul Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kurniawan, Novian Candra Listyo Yudha Irawan Lutfiah Ayundasari Maghfiroh, Aghnia Muzamilul Maharani Arya Dewanti Maisaroh, Anisa Amalia Martin Rizaldi Mas Rangga Yuda Mellina Nur Hafidza Mohammad Efendi Mohammad Zurais Ainu Muhammad Bastomi Abdillah Muhtia Wahyu Afi Muhtiya Wahyu Afi Nafi'ah, Ulfatun Najib Jauhari Nantana, M. Gebryna Rizki Nastiti Lintang Muktiati Necklisya Roulice Novi Rani Winata Nur Habibi, Muhammad Aqib Nur Hafida, Mellina Nurin Nazlah Nurul Azizah Nurul Hidayati Nuzulul Hidayati Marsudi Nuzulul Hidayati Marsudi Onok Yayang Pamungkas Pratama, Refaldi Andika Pratama, Riki Reza Hudiyanto Rike Andrias M. Riki Pratama Rosi Isnanda Sapaike, Aida Alta Shinta Fauziyah Sidyawati, Lisa Siti Awaliyah Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Subekti, Arif SUHADAK, AHMAD Suprapta, Blasisus Susilo, Ariani Syafa Nabila Kurnia Wahyuda Syamsul Arifin Teguh Dias Arestu Putra Vira Herlinda Wahyuda, Sya'fa Nabila Kurnia Wicaksana, Hendika Wisnu Luhung Pambudi Yohannes Iwano Jehaut M Yuli Fitriani Zelinda Istighfariani