Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Perbandingan Biaya Bekesting Semi Modern Dengan Bekesting Konvensional Pada Bangunan Gedung Ida Bagus Ananta Wijaya; Ludfi Djakfar; Sugeng P. Budio
Rekayasa Sipil Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.462 KB)

Abstract

Dalam dunia konstruksi, kayu merupakan bahan yang sangat penting. Pada pekerjaan struktur beton bertulang, kayu diperlukan sebagai bahan utama untuk pembuatan bekesting konvensional. Kekurangan dari sistem ini adalah penggunaan material utama yaitu berupa kayu yang saat ini jumlahnya semakin menipis dan susah untuk didapatkan. Saat ini telah dikembangkan sistem bekesting yang berbeda yaitu bekesting semi modern yang mengganti material kayu yang digunakan secara berulang dengan ukuran yang sama dengan material besi atau baja. Tujuannya adalah menghemat penggunaan bahan kayu. Saat ini sering dijumpai perbedaan jumlah pakai kayu antara di lapangan dan sesuai RKS. Selain itu juga terdapat perbedaan hasil biaya bekesting antara SNI dengan secara perhitungan manual.Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui pengaruh bentang bangunan, luas bekesting dan jumlah lantai bangunan pada perbandingan efisiensi biaya bekesting semi modern dengan konvensional sesuai di lapangan. (2) Untuk mengetahui pengaruh bentang bangunan, luas bekesting dan jumlah lantai bangunan pada perbandingan efisiensi biaya bekesting semi modern dengan konvensional sesuai dengan RKS. (3) Untuk mengetahui perbandingan efisiensi biaya penggunaan bekesting semi modern dengan konvensional antara di lapangan dengan RKS. (4) Untuk mengetahui perbandingan biaya bekesting bekesting semi modern dan konvensional dengan SNI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan membuat 36 model bangunan gedung yang dibedakan dari bentang bangunan, luas permukaan bekesting dan jumlah lantai bangunan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi biaya bekesting semi modern lebih efisien dibandingkan dengan bekesting konvensional. Efisiensi bekesting semi modern terhadap bekesting konvensional dipengaruhi oleh bentang bangunan, luas permukaan bekesting dan jumlah lantai bangunan. 
Pengaruh Asbuton Terhadap Karakteristik Marshall Perkerasan Daur Ulang Dengan Peremaja Oli Bekas Dan Solar Ludfi Djakfar; Hendi Bowoputro; Achmad Wicaksono; Gagoek Soenar P.
Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.225 KB)

Abstract

Teknologi perkerasan daur ulang dapat mengembalikan kekuatan perkerasan, mengurangi ketergantungan terhadap material baru, serta mengurangi limbah perkerasan yang dewasa ini kurang optimal pemanfaatannya. Pada metode pencampuran aspal dingin (coldmix), digunakan peremaja untuk melunakkan aspal yang terkandung dalam perkerasan daur ulang. Peremaja yang digunakan yaitu oli bekas dan solar dengan proporsi oli bekas : solar yaitu 0 : 100, 25 : 75, 50 : 50, 75 : 25, dan 100 : 0, dengan kadar peremaja yang dicampurkan 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% terhadap berat benda uji. Selain itu digunakan asbuton sebagai filler untuk mengisi rongga kosong dalam agregat perkerasan daur ulang. Kadar asbuton yang dicampurkan yaitu 3%, 6%, 9% dan 12% terhadap berat benda uji. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode regresi dan metode analisis ragam dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Berdasarkan hasil dari metode tersebut, semakin banyak asbuton yang dicampurkan maka nilai stabilitas semakin meningkat. Proporsi paling optimum yaitu 75 : 25 dengan kadar asbuton 12% dan peremaja 2,9%. Dari nilai stabilitas benda uji yang diperoleh, nilai stabilitas benda uji tidak memenuhi standar Laston, namun dapat dijadikan alternatif pengganti Latasir. 
The Effect of Permeable Pavement Use on Air Temperature of Surrounding Building Putri Adhitana Paramitha; Ludfi Djakfar; Jyh-Dong Lin; Chen-Yu Hsu
Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.118 KB)

Abstract

This paper describe how permeable pavement effects day time and night time thermal environment during summer in subtropical Taiwan. The experiment was carried out on one type of conventional pavement (dense grade asphalt concrete/DGAC) and three types of permeable pavements (permeable asphalt pavement/PAC, concrete, grass block/ GB, and permeable interlocking concrete block/PICB) used 2012 data on summer time (June-September). The result shows that there were surface temperature differencesamong the four types of pavement, particularly during at noon. The use ofpermeable asphalt pavement decreasesthe temperature up to 0.571°C, and up to 10.042°C, and 8.402°C when using GB and PICB, respectively.During the night, there was no difference between DGAC and PAC, while the GB and PICB decreased up to 6.265°C and 5.521°C, respectively.The result also shows that pavement surface temperature affects outdoor and indoor temperature particularly on the 1 st and 2 nd floor. 
Penentuan Prioritas Penanganan Jembatan Pada Jaringan Jalan Provinsi Jawa Timur (Wilayah UPT Surabaya : Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo Dan Kabupaten Gresik) Hendrig Sudradjat; Ludfi Djakfar; Yulvi Zaika
Rekayasa Sipil Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.894 KB)

Abstract

Dasar pemikiran yang melandasi penelitian ini adalah bertambahnya jumlah penduduk dan pusat-pusat kegiatan terutama di wilayah studi semakin meningkatkan jumlah pergerakan antar wilayah di Jawa Timur sehingga membutuhkan penambahan sarana yang memadai. Di sisi lain, penambahan prasarana pada saat ini bukan merupakan prioritas Pemerintah Daerah dalam hal kegiatan penanganan jembatan mengingat keterbatasan anggaran yang ada, sehingga pekerjaan penanganan jembatan lebih diarahkan pada pekerjaan pemeliharaan jembatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi existing jembatan, prediksi kondisi jembatan 20 tahun ke depan serta langkah arah penanganan jembatan di wilayah studi. Adapun kriteria-kriteria yang dianalisis dengan metode AHP dalam penentuan prioritas penanganan yaitu kondisi jembatan, kondisi lalu lintas, dan kondisi kawasan strategis. Dalam penelitian ini responden yang dipakai adalah responden expert sebanyak 15 responden. Metode yang digunakan dalam penilaian kondisi kerusakan jembatan adalah gabungan dari BMS dan NYSDOT, sedangkan untuk menentukan model prediksi kerusakan jembatan yang akan datanmenggunakan metode NYSDOT. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa kriteria kondisi jembatan merupakan kriteria yang paling dominan, sedangkan kriteria tata ruang merupakan kriteria paling rendah. Berdasarkan hasil analisis kondisi kerusakan jembatan, disimpulkan bahwa kondisi jembatan di wilayah studi masih cukup baik serta beberapa jembatan mengalami rusak yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan analisis model kerusakan jembatan 20 tahun yang akan datang diketahui ada 4 buah jembatan yang diprediksi mengalami kerusakan berat, antara lain : BAMBE NO.10, MOROWUDI II, MOROWUDI I dan LEGUNDI. Adapun jenis penanganan jembatan adalah pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabiltasi dan pergantian. 
ROAD RECONSTRUCTION WORK ZONE MANAGEMENT TOWARD A GREEN CONSTRUCTION CONCEPT Dewa Ketut Sudarsana; Achmad Wicaksono; Harnen Sulistio; Ludfi Djakfar
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jh.v1i1.1430.%p

Abstract

Abstract During road reconstruction period, a negative impact was imposed on road users and the surrounding environment. These impacts are the result of the work zone which is used as working space and road reconstruction. This work zone is potential to influence the drivers' stress and to decrease road traffic performance such as travel delays, congestions and road accidents. Guidelines for green (environmentally friendly) infrastructure defined in New Road Construction Concept (NR2C) in European infrastructure vision 2040 concept, can be used to mitigate this negative impact. Twenty projects of Balai V National Roads Improvement in East Java, and Balai VIII in Bali for fiscal year 2013 is used as a case study. Descriptive method used for the discussion of case studies. Management traffic safety in work zones assessed the suitability of the setting up of signs, markings and guardrail. Shift arrangements work during the day (peak hours) or night (off peak hour), is used as an indicator of the negative impact of road users and the environment. The analysis showed that the work zone management in the implementation of national road reconstruction projects toward green (environmentally friendly) construction concept. It is shown from the implementation of safety attributes average 68%, and the implementation of the reconstruction in the off peak hours by 55% of the projects. Keywords: road reconstruction, work zone, negative impact, green construction  Abstrak Pada saat pelaksanaan rekonstruksi jalan, dampak negatif akan  terjadi pada pengguna jalan dan lingkungan sekitarnya. Dampak ini akibat zona pekerjaan yang digunakan untuk pekerjaan rekonstruksi. Zona pekerjaan ini berpotensi membuat pengemudi strees dan menurunnya kinerja lalulintas seperti tundaan perjalanan, kemacetan dan kecelakaan lalulintas. Pedoman untuk infrastruktur hijau (ramah lingkungan) menetapkan konsep konstruksi jalan baru (NR2C) dalam Visi Infrastruktur Eropa 2040. Konsep ini dapat memitigasi dampak negatif ini. Dua puluh proyek pada Balai V Jalan Nasional di Jawa Timur dan Bali VIII di Bali pada tahun fiscal 2013 digunakan untuk kasus studi. Metode deskriptif digunakan untuk  dalam diskusi kasus studi. Manajemen keselamatan lalulintas di lokasi kerja dinilai terhadap keberlanjutan penempatan rambu, marka dan pagar pelindung. Pengaturan  perubahan kerja pada siang hari (jam sibuk) atau malam hari (jam tidak sibuk) digunakan untuk indikator dampak negative pada pengguna jalan dan lingkungan. Dari analisis menunjukan manajemen zona kerja pada implementasi proyek-proyek rekonstruksi jalan nasional menuju konsep konstruksi hijau (ramah lingkungan). Terlihat dalam implementasi atribut keselamatan rata-rata 68% dan implementasi pada jam tidak sibuk hanya 55%. Kata-kata kunci: konstruksi jalan, zona kerja, dampak negatif, konstruksi hijau.
IMPLEMENTATION EVALUATION OF SAFETY AND HEALTH IN CONSTRUCTION SERVICES IN NORTH SULAWESI Pingkan Pratasis; Ludfi Djakfar; M. Ruslin Anwar
Journal of Civil Engineering Vol 31, No 1 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.178 KB) | DOI: 10.12962/j20861206.v31i1.1713

Abstract

Implementation of OHS management system by construction companies in North Sulawesi has many problems. These problems are identified as inhibiting factors. This study aims to identify inhibiting factors that influence OHS implementation on construction company and how public policy alternatives that can be proposed. Product moment correlation analysis results showed overall effect of those factors, of which the most influential factor is budgetary project planning. Proposed Public policy are: procurement of equipment and materials budget should be included in Cost Expense Plan for construction works; monitoring mechanisms need to be regulated in order to create awareness OHS implementation, including governing authority to the field of OHS in related agencies. Similarly, the rules of reward and punishment to promote awareness of OHS implementation, OHS socialization also be performed periodically, with various forms and methods and direct guidance in the field, establishment of OHS tools and materials management unit.
Evaluasi Penerapan e-Procurement Pada Pengadaan Infrastruktur Pada Instansi Pemerintah Kota Ambon Regina Apituley; Ludfi Djakfar; Indradi Wijatmiko
ARIKA Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4225.529 KB)

Abstract

E-procurement adalah proses pengadaan barang/jasa dilakukan secara elektronik (berbasis web/internet) yang diberlakukan untuk mengatasi berbagai kelemahan sistim konvensional yang membuka peluang timbulnya KKN dan Nepotisme. Penelitian ini diselenggarakan untuk mengevaluasi penerapan e-Procurement, dan bagaimana pengaruh penerapan e-procurement terhadap kinerja dan efisiensi pengadaan serta strategi pemerintah kota Ambon ke depan dalam memberlakukan sistim e-Procurement. Metode yang digunakan adalah metode survei pada penyedia jasa (kontraktor) yang terlibat dalam sistem pengadaan infrastruktur. Data dianalisa dengan metode analisis structural equation model (SEM) dan analisis SWOT Hasil dart penelitian meliputi variabel yang berpengaruh terhadap kinerja adalah sistim manajemen kontrol, Kualitas,Kerjasama dengan Mitra Kerja, Hukum dan Peraturan Tentang e-procurement. Variabel yang berpengaruh dan sangat penting terhadap efIsiensi adalah Manajemen Kontrol Data Strategi yang digunakan guna pengembangan organisasi (LKPP) dalam menjalankan sistirn e- procurement adalah meningkatkan sistim manajemen kontrol data, meningkatkan keberhasilan pada kemampuan sumber daya manusia, menerapkan Perpres 54 Tahun 2010 and Perpres 70 Tahun 2012, meminimalkan peluang terjadinya permasalahan dan dampaknya, serta melakukan kerjasama dengan lembaga sandi negara. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sistem e- procurement lebih unggul dibandingkan penggunaan sistem konvensional.
Analisa Tegangan, Regangan Dan Deformasi Pada Perkerasan Konvensional Dan Perkerasan Porus Mukhammad Mukhlis; Ludfi Djakfar; Harimurti Harimurti
Rekayasa Sipil Vol 11, No 3 (2017)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.864 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil/2017.011.03.5

Abstract

In Indonesia generally use conventional flexible pavement, where the ability to pass water is not good. One prevention effort is using porous flexible pavement. To determine the effect of stress, strain, and deformation on porous and conventional pavement, a semi-field pavement study was conducted and focused on improving track performance. Semi-field scale is an analytical method that using a certain scale that can represent the actual conditions that occur in the field, both on the load, material, and thickness. From the measurement results, the value of stress and strain increased along with the increasing number of tracks. Meanwhile, the deformation on the surface of the asphalt due to the passing wheel load increases as the number of tracks increases.
Evaluasi Kondisi Jalan dan Pengembangan Prioritas Penanganannya (Studi Kasus di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang) Dian Agung Saputro; Ludfi Djakfar; Arief Rachmansyah
Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.654 KB)

Abstract

Kabupaten Malang mempunyai panjang ruas jalan sekitar 1668,76 km dimana sebanyak 29,68% mengalami kerusakan. Dengan adanya rencana perpindahan ibukota kabupaten Malang di kecamatan Kepanjen maka diperlukan infrastruktur pendukung, termasuk infrastruktur jalan. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kondisi jalan saat ini, khususnya jalan kabupaten dengan cara survei kondisi jalan di kecamatan Kepanjen. Hasilnya dapat dipakai untuk menentukan tipe pemeliharaan jalan sehingga tetap dapat mengakomodasi kebutuhan pergerakan dengan tingkat layanan tertentu.Tujuan dari penelitian ini adalah evaluasi terhadap kerusakan jalan di kecamatan Kepanjen dan sekitarnya untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan jalan serta tipe pemeliharaan terhadap jalan yang akan digunakan. Disamping itu juga dapat menentukan prioritas penanganan kerusakan jalan terhadap masing-masing ruas jalan yang ditinjau. Metode evaluasi kondisi jalan dengan menggunakan metode Bina Marga dan metode ASTM D6433. Metode Bina Marga dapat menghasilkan nilai prosentase kerusakan jalan. Sedangkan metode ASTM D6433 mempunyai kelebihan dapat menilai tingkat keparahan dari kerusakan jalan. Penentuan prioritas jalan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Dalam penelitian ini ditemukan jenis dan tingkat kerusakan yang cukup beragam. Dengan menggunakan metode ASTM D6433 didapatkan berbagai macam nilai kondisi jalan di Kecamatan Kepanjen, dan dengan metode Bina Marga didapatkan prioritas pemeliharaannya. Untuk penentuan faktor prioritas penanganan kerusakan jalan dengan metode AHP didapatkan faktor darurat mempunyai prosentase terbesar yaitu 29,45%. Dari peninjauan terhadap 16 alternatif ruas jalan didapatkan bahwa ruas jalan 167 yang menghubungkan Kepanjen-Pagak menjadi prioritas pertama dengan bobot 5,0026. 
Penentuan Prioritas Pengembangan Jaringan Jalan Pendukung Kawasan Strategis di Pulau Sumbawa Rizal Afriansyah; Achmad Wicaksono; Ludfi Djakfar
Rekayasa Sipil Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.958 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jaringan jalan, kebijakan tentang pola pengembangan jaringan jalan dan urutan prioritas pengembangan jaringan jalan pendukung kawasan strategis di Pulau Sumbawa. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode AHP dengan kriteria yaitu ekonomi, sosial, aksesibilitas, kondisi jalan, biaya dan kesesuaian tata ruang dan responden berjumlah 16 (enam belas) yaitu para ahli dan stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perkerasan jaringan jalan sebagian dalam kondisi tidak baik/rusak, lebar jalan antara 4-6 meter dengan tipe perkerasan lentur. Kebijakan tentang pola pengembangan jaringan jalan dipengaruhi oleh kriteria aksesibilitas yang memiliki bobot 31%, kondisi jalan 22%, ekonomi 19%, biaya 17%, sosial 6% dan kesesuian tata ruang 5%. Studi ini merekomendasikan urutan prioritas pengembangan jaringan jalan pendukung kawasan strategis yaitu prioritas I : jaringan jalan strategis Agropolitan Manggalewa dan Teluk Bima, prioritas II : jaringan jalan strategis Agropolitan Alas Utan, prioritas III : jaringan jalan strategis Agroindustri Pototano, prioritas IV : jaringan jalan strategis Teluk Saleh, prioritas V : jaringan jalan strategis Lingkar Tambang Batu Hijau dan Dodo Rinti, prioritas VI : jaringan jalan strategis Hu’u, prioritas VII : jaringan jalan strategis Hutan Parado, prioritas VIII : jaringan jalan strategis Pulau Sangiang, prioritas IX : jaringan jalan strategis Gunung Tambora, prioritas X : jaringan jalan strategis Waworada-Sape dan prioritas XI : jaringan jalan strategis Selalu Legini. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Alighan, Ahmad Ricky Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Miftahulkhair, Muh Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Permana, Satria Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rohman, Saiful Rolobessy, Alfandi Rizki Pratama Rusman Prihatanto, Rusman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Setiono, Arief Rakhman Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika