Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KAWASAN RAWAN KECELAKAAN PADA RUAS IR SOEKARNO DAN PATIMURA KOTA BATU Himawan Wisnu Pratama; Lasmini Ambarwati; Ludfi Djakfar
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Ir Soekarno dan Patimura adalah jalan yang berada di Kota Batu digunakan untuk menghubungkan kota Batu dengan Malang. Seiring dengan tumbuh kembang penduduk dan potensi wisata Kota Batu, tentu muncul beberapa permasalahan terhadap moda transportasi yang terjadi, salah satunya yang paling krusial adalah tentang keamanan dalam berlalu lintas. Dengan perencanaan penanggulangan insiden laka lalu lintas di lokasi tersebut,yang difokuskan yaitu mengidentifikasi analisis dan karakteristik yang menyebabkan kecelakaan, mengetahui titik blackspot, melakukan pemodelan kecelakaan, serta melakukan strategi penanganan titik rawan kecelakaan. Dan diharapkan dapat terjadi suatu kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah terkait pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas di ruas jalan tersebut. Analisis yang dilakukan menghasilkan variable yang dominan adalah, pendidikan,pekerjaan, jenis kelamin, lampu, rem, safety belt, jumlah lajur, lebar bahu, lebar lajur, rumaja, trotoar, dan Guardrail. Sedangkan untuk daerah rawan blackspot berada pada segmen Ir Soekarno (KM2,6-2,8) dan Ir Soekarno (KM 3,2-3,4) pada tahun 2020 dan Patimura (KM 1,4-1,6) dan Patimura (KM 2-2,2) pada tahun 2021. Dan starategi penanganan daerah kecelakaanakan dilakukan sosialisai sesuai dengan variable yang dominan.. Kata Kunci: blackspot area, accident rate, angka ekivalen kecelakaan
Kajian Penyediaan Angkutan Shuttle Bagi Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Yasmin Nabilah Asyam; Diah Anggun Novita Sari; Ludfi Djakfar; Lasmini Ambarwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya pengguna jalan yang dominan menggunakan kendaraan pribadi sebagai moda trasnportasi yang terjadi di sekitar kawasan Universitas Brawijaya menyebabkan kemacetan sehingga diperlukan alternatif lain yaitu angkutan shuttle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat mahasiswa terhadap angkutan shuttle dan untuk mengetahui karakteristik perjalanan, peluang angkutan shuttle, dampak angkutan shuttle terhadap volume kendaraan, dan rekomendasi terkait angkutan shuttle di kawasan Universitas Brawijaya. Metode yang digunakan adalah metode stated preference untuk menganalisis data responden yang digunakan untuk mendapatkan hasil peralihan moda dari kendaraan pribadi menuju angkutan shuttle dengan hasil berupa persentase 67% dari waktu tunggu 5 menit dan 70,7% dari selisih waktu tempuh lebih cepat 10 menit sebagai peluang mahasiswa berpindah dari kendaraan pribadi ke angkutan shuttle. Dengan adanya angkutan shuttle dapat mengurangi volume kendaraan yang akan menuju kampus sebanyak 14529 kendaraan pribadi. Titik halte yang direncanakan sebanyak 26 halte dengan rute sebanyak 3 rute efektif dan 2 rute tidak efektif.Kata kunci : Angkutan shuttle, Universitas Brawijaya, stated preference, perpindahan moda, volume kendaraan, halte, rute.
The Development of Motorcycle Accident Models Based on Riders’ Characters Margareth Evelyn Bolla; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono; Cleoputri Al Yusainy
Civil Engineering Journal Vol 9 (2023): Special Issue "Innovative Strategies in Civil Engineering Grand Challenges"
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-SP2023-09-018

Abstract

Human errors have commonly been perceived as the dominant cause of accidents. Different individuals may behave differently towards certain situations, leading to accidents. This study aims to model the relationship between the riders’ personalities, riding performance, and the probability of being involved in an accident. Adding mindfulness as a mediating variable and demographic factors as moderating variables are also essential points to developing the model. The Big Five Inventory (BFI) and Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) were used to measure the respondents' traits, while the Honda Riding Trainer (HRT) was used as a simulation tool. The Structural Equation Modelling (SEM) analysis shows that only the neuroticism variable significantly predicts mindfulness and riding performance. The openness and conscientiousness variables only significantly predicted mindfulness, while agreeableness is the only Big Five personality that significantly predicted riding performance. The results also show that although the mindfulness (M) variable in this study has not been able to become a mediating variable, it is strong enough as an exogenous variable for riding performance. The logistic regression analysis found that the worse the rider's performance, the greater the chance of an accident. Female riders are more than twice as likely to have an accident as male riders. These results indicate the need to research road safety that is differentiated by sex and its characteristics based on it. Doi: 10.28991/CEJ-SP2023-09-018 Full Text: PDF
KAJIAN ARUS JENUH PADA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA MALANG BAGIAN UTARA Kartika, Irdwi; Rakhmad, Nova Nur; Bowoputro, Hendi; Djakfar, Ludfi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Arus jenuh merupakan arus maksimum pada mulut persimpangan jika lampu lalu lintas terus menyala hijau. Itu disebabkan karena jumlah kendaraan pribadi yang lebih banyak pada saat-saat tertentu khususnya pada jam puncak sering mengakibatkan kemacetan di beberapa simpang di Kota Malang. Maka perlu dilakukan kajian arus jenuh, hal inilah yang melatar belakangi penulis mengadakan penelitian dengan tujuan agar dapat mengetahui apakah keadaan Sistem transportasi di Kota Malang ini masih sesuai dengan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) atau tidak. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari Data Geometrik, Data Volume Lalu Lintas, Data waktu siklus, dan Data hambatan samping. Sedangkan data sekunder terdiri dari data jumlah penduduk Kota Malang, dan Peta Kota Malang. Pengumpulan data ini dimaksudkan untuk melakukan observasi lapangan wilayah studi agar memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai keadaan wilayah yang akan di studi. Survei perhitungan lalu lintas dilakukan dengan cara merekam menggunakan Handycam/digital camera yang melintasi titik pengamatan pada suatu simpang jalan yang telah ditentukan. Kemudian data hasil rekaman tersebut diputar kembali yang selanjutnya dihitung menggunakan counter. Selanjutnya hasil perhitungan dimasukkan ke dalam form survei untuk memudahkan dalam pengolahan data. Perhitungan arus jenuh dilakukan dengan menggunakan metode time slice. Metode ini pada dasarnya adalah membagi waktu hijau menjadi suatu periode waktu yang lebih kecil sehingga dapat diketahui kondisi lalu lintas tersebut dalam kondisi jenuh. Dalam penelitian ini, periode waktu timeslice yang digunakan adalah 6 detik. Hal ini karena lama waktu hijau kaki simpang yang ditinjau adalah berbeda-beda, maka diambil periode waktu timeslice yang umum. Analisis arus jenuh yang dilakukan adalah menghitung arus jenuh pada setiap pendekat, nilai arus jenuh yang disesuaikan, menghitung arus jenuh dasar (S0), kemudian setelah didapatkan keseluruhan hasil, maka dengan cara regresi diambil hubungan antara We keluar, Wemasuk, Lebar bahu jalan masuk, lebar bahu jalan keluar terhadap Arus Jenuh Dasar (S0) per meter. Setelah dilakukan analisa terhadap pengaruhnya, di dapatkan bahwa faktor-faktor penyesuaian tersebut tidak mempengaruhi Arus Jenuh Dasar (S0)/m. Maka dibuatkanlah nilai faktor penyesuaian untuk hambatan samping yang baru, dikarenakan dari faktor-faktor itu hal yang paling mempengaruhi adalah hambatan samping. Untuk Faktor penyesuaian hambatan samping kota Malang Bagian Utara di bagi menjadi tiga bagian, yaitu faktor hambatan samping rendah sebesar 1,263 , faktor hambatan samping sedang sebesar 0,9695 , untuk faktor hambatan samping tinggi sebesar 0,7593 dan untuk faktor hambatan samping sangat tinggi sebesar 0,481 bila dikaitkan dengan MKJI 1997 nilai untuk faktor hambatan samping dalam penelitian di Kota Malang pada bagian utara kurang sesuai dengan MKJI 1997 Kata kunci : arus jenuh, timeslice, arus jenuh dasar, hambatan samping
Uji laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang (Studi Kasus Jalan Provinsi Nomor Ruas 128 Jalan Borobudur, Kota Malang) Muhammad Wahyu Hidayat; Anugerah Cahya Syahputra; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan transportasi jalan telah menjadi salah satu masalah sosial khususnya mengenai kecelakaan lalu lintas. Sebagai salah satu cara untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, jalan harus memenuhi semua standar teknis, persyaratan fisik dan kondisi lingkungan yang selanjutnya disebut dengan keselamatan jalan. Pada ruas jalan di Kota Malang dalam kajian ini yaitu Ruas Jalan nomo 128 (Jalan Borobudur, Kota Malang) telah diuji pada tahun 2016. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 dilakukan Uji Laik Fungsi Jalan yang berlaku sampai suatu keadaan dimana jalan tersebut dipandang perlu untuk dievaluasi kembali minimal 7 tahun namun tidak lebih dari 10 tahun. Uji Laik Fungsi Jalan merupakan inspeksi dan audit jalan guna mengetahui kondisi suatu ruas jalan apakah telah memenuhi persyaratan teknis kelaikan sehingga dapat mewujudukan jalan dengan ketentuan keselamatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelaikan fungsi pada Ruas Jalan Borobudur berdasarkan pemeringkatan bintang yang diadopsi dari Peraturan Menteri PUPR Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pedoman Uji Laik Fungsi Jalan dan memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan pada Ruas Jalan Borobudur apabila mendapat penilaian buruk. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer diperoleh melalui survei secara langsung di lapangan dan pengamatan melalui rekaman terkait atribut penilaian ruas Jalan Borobudur terhadap standar teknis, meliputi: (1) teknis struktur perkerasan jalan; (2) teknis struktur bangunan pelengkap dan penghubung jalan; (3) teknis geometrik jalan; (4) teknis pemanfaatan bagian-bagian jalan; (5) teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas; (6) teknis perlengkapan jalan. Sedangkan pengumpulan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Hasil uji lapangan dilakukan analisis laik fungsi jalan secara teknis menggunakan Metode Pemeringkatan Bintang berdasarkan Surat Edaran Nomor 21/SE/Db/2023 tentang Pedoman Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang. Hasil analisis kelaikan fungsi jalan pada ruas jalan Borobudur, Kota Malang dengan pemeringkatan bintang didapatkan Bintang 3 (tiga) dengan SRS (star rating score) sebesar 6,95 dikarenakan terdapat atribut penilaian yang berpotensi membahayakan pengguna jalan seperti kekesatan & perkerasan jalan yang buruk, kualitas persimpangan yang buruk, dan jenis objek sisi jalan berupa kendaraan parkir. Sehingga direkomendasikan beberapa perbaikan perkerasan jalan, peletakan rambu dan penyedian lahan parkir agar dapat memenuhi ketentuan keselamatan, kelancaran, ekonomis, dan ramah lingkungan.Kata kunci: Uji Laik Fungsi Jalan, Pemeringkatan Bintang, Jalan Berkeselamatan
Studi Potensi dan Analisis Faktor Perpindahan Penumpang pada Transportasi Umum Massal di Kota Malang Muhammad Fajri Almunawar; Adif WIldan Waladilmawa; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang mengalami kemacetan lalu lintas akibat pertumbuhan cepat kendaraan pribadi dan angkutan kota yang tidak efektif, menyebabkan diperlukannya solusi salah satunya angkutan umum massal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik umum dan perjalanan pengguna kendaraan pribadi, mengeksplorasi pengaruh selisih waktu tempuh perjalanan dan potensi penghematan biaya terhadap keputusan pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke angkutan umum, mengembangkan model peluang perpindahan pengguna dari angkutan pribadi ke angkutan umum menggunakan moda transportasi minibus, untuk lebih memahami faktor-faktor yang mendorong atau menghambat perubahan preferensi transportasi masyarakat. Karakteristik umum dan karakteristik perjalanan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, sedangkan faktor yang mempengaruhi keputusan untuk berpindah dan model peluang perpindahan dianalasis menggunakan stated preference. Melalui pemahaman mendalam tentang preferensi, kebutuhan, dan hambatan yang dihadapi oleh pengguna transportasi umum, diharapkan penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang konkret bagi pemerintah kota dan pihak terkait untuk meningkatkan layanan transportasi umum.
Pengaruh Penambahan Carrageenan terhadap Kinerja Marshall pada Laston Lapis Aus Asbuton (AC-WC Asb) Felicia Larasati; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena fluktuasi harga minyak bumi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan aspal minyak di Indonesia seiring dengan kerusakan jalan yang juga terjadi. Asbuton berpotensi besar menjadi subtitusi maupun komplementer dari aspal minyak. Pengaplikasian dan pemeliharaan Asbuton harus sesuai agar tidak menyebabkan Asbuton sulit tercampur secara homogen jika terjadi penggumpalan saat penyimpanan dan mempengaruhi sifat campuran. Eucheuma sebagai salah satu jenis rumput laut penghasil Iota Carrageenan yang memiliki sifat viskositas tinggi dan ketahanan suhu dapat mengatasi kelemahan dari penggunaan Asbuton dalam campuran perkerasan jalan dengan mengikat campuran beraspal dan menstabilkan ketahanan suhu campuran sehingga dapat melengkapi serta memperbaiki campuran perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil dari subtitusi penggunaan Asbuton dalam campuran Laston Lapis Aus (AC-WC) serta penambahan serbuk Carrageenan. Penelitian dilakukan dengan menguji karakteristik material yang digunakan, melakukan uji Marshall, lalu dilanjut dengan pengolahan data dan analisis statistik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh material yang digunakan dan karakteristik Marshall yang dihasilkan memenuhi standar. Penambahan variasi kadar Carrageenan terhadap KAO campuran yakni 6.5% mampu meningkatkan nilai VMA dan VFB, nilai stabilitas dan flow mengalami fluktuasi, sementara nilai VIM dan MQ menurun. Adapun kadar Carrageenan optimum sebesar 8.5% dalam campuran menghasilkan karakteristik marshall dengan nilai VMA sebesar 20.88%, nilai VIM sebesar 3.27%, nilai VFB sebesar 84.33%, nilai kelelehan sebesar 3.7 mm, nilai MQ sebesar 364.5 kg/mm dan nilai stabilitas sebesar 1255.53 kg.
Pengaruh Penambahan Carrageenan terhadap Kinerja Marshall pada Laston Lapis Aus Asbuton (AC-WC Asb) Jossie Mutiara Putri; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena fluktuasi harga minyak bumi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan aspal minyak di Indonesia seiring dengan kerusakan jalan yang juga terjadi. Asbuton berpotensi besar menjadi subtitusi maupun komplementer dari aspal minyak. Pengaplikasian dan pemeliharaan Asbuton harus sesuai agar tidak menyebabkan Asbuton sulit tercampur secara homogen jika terjadi penggumpalan saat penyimpanan dan mempengaruhi sifat campuran. Eucheuma sebagai salah satu jenis rumput laut penghasil Iota Carrageenan yang memiliki sifat viskositas tinggi dan ketahanan suhu dapat mengatasi kelemahan dari penggunaan Asbuton dalam campuran perkerasan jalan dengan mengikat campuran beraspal dan menstabilkan ketahanan suhu campuran sehingga dapat melengkapi serta memperbaiki campuran perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil dari subtitusi penggunaan Asbuton dalam campuran Laston Lapis Aus (AC-WC) serta penambahan serbuk Carrageenan. Penelitian dilakukan dengan menguji karakteristik material yang digunakan, melakukan uji Marshall, lalu dilanjut dengan pengolahan data dan analisis statistik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh material yang digunakan dan karakteristik Marshall yang dihasilkan memenuhi standar. Penambahan variasi kadar Carrageenan terhadap KAO campuran yakni 6.5% mampu meningkatkan nilai VMA dan VFB, nilai stabilitas dan flow mengalami fluktuasi, sementara nilai VIM dan MQ menurun. Adapun kadar Carrageenan optimum sebesar 8.5% dalam campuran menghasilkan karakteristik marshall dengan nilai VMA sebesar 20,88%, nilai VIM sebesar 3,27%, nilai VFB sebesar 84,33%, nilai kelelehan sebesar 3,7 mm, nilai MQ sebesar 364,5 kg/mm dan nilai stabilitas sebesar 1255,53 kg. Kata kunci: AC-WC Asb, Carrageenan, Karakteristik Marshall
Evaluasi dan Penanganan Simpang Jalan Laksda Adi Sucipto Kota Malang Dhena Arthamevia; Ratih Artanti; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan pada simpang Jalan Laksda Adi Sucipto di Kecamatan Blimbing KotaMalang umumnya diakibatkan arus lalu lintas yang padat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi kinerja simpang, serta menentukan alternatif penanganan yang paling efektif antara rekayasa fase lalu lintas, rekayasa geometri atau pelebaran jalan, dan pembangunan bangunan penunjang berupa flyover. Terdapat beberapa data yang dibutuhkan untuk menganalisis kondisi eksisting kinerja simpang pada studi ini antara lain data primer yaitu data geometrik, data arus lalu lintas dan data hambatan samping dan data sekunder yang meliputi kenaikan jumlah kendaraan di Kota Malang. Hasil penilaian pada jam puncak menunjukkan derajat kejenuhan simpang sebesar 1,47 dengan tundaan rata-rata 475,5 det/smp, yang berarti tingkat pelayanan simpang termasuk dalam nilai indeks F. Hasil analisis kondisi kinerja simpang kemudian dijadikan acuan dalam pemilihan alternatif yang berpotensi memperbaiki kinerja simpang. Dari hasil analisis, antara alternatif yang diberikan yaitu rekayasa fase lalu lintas, pelebaran geometri jalan, dan membangun flyover, yang dapat mengurangi derajat kejenuhan menjadi 0,28 dengan tundaan rata-rata simpang 14,56 det/smp pada jam puncak, dengan tingkat pelayanan naik menjadi A adalah hasil dari penggunaan alternatif pembangunan flyover. Dengan peningkatan nilai indeks pelayanan yang signifikan dapat disimpulkan bahwa pembangunan flyover pada simpang Jl. Laksda Adi Sucipto dinyatakan paling efektif dalam mengatasi kemacetan pada simpang ini.Kata Kunci: Flyover, Simpang Bersinyal, Simpang Jl. Laksda Adi Sucipto
Uji Kelaikan Fungsi Jalan pada Jalan Nasional Nomor Ruas 097 (Jalan Raya Purwosari, Kabupaten Pasuruan) - Nomor Ruas 099 (Jalan Raya Karanglo, Kabupaten Malang) Martin Paidotua Pangaribuan; Mukhammad Yusuf Mashuri; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan jalan adalah mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan pemenuhan fisik elemen jalan terhadap persyaratan teknis jalan dan kondisi lingkungan jalan. Berdasarkan data kecelakaan Polres Kabupaten Pasuruan dan Polres Malang, dalam 5 tahun terakhir jumlah total kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Nasional Purwosari - Karanglo adalah 797 kejadian dengan rata - rata per tahunnya sebanyak 159,4 kejadian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang semakin meningkat adalah dengan melakukan evaluasi kondisi jalan menggunakan Pedoman Laik Fungsi Jalan sebagai acuan. Dalam penelitian ini, dilakukan uji kelaikan fungsi jalan yang terdapat pada provinsi Jawa Timur, yaitu pada Jalan Nasional Nomor Ruas 097 (Jalan Raya Purwosari, Kabupaten Pasuruan) – Nomor Ruas 099 (Jalan Raya Karanglo, Kabupaten Malang). Dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kelaikan fungsi jalan dan mengetahui rekomendasi teknis yang perlu dilakukan pada Jalan Nasional tersebut. Metode yang digunakan mengacu pada peraturan terbaru yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pedoman Laik Fungsi Jalan dan Pedoman Bidang Lingkungan dan Keselamatan Jalan Nomor 11/P/BM/2023 tentang Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang. Hasil dari uji kelaikan fungsi jalan ini adalah berupa pemeringkatan bintang dan rekomendasi teknis, diantaranya Ruas Jalan Nasional Purwosari - Purwodadi Nomor Ruas 097 sepanjang 4.046 meter mendapatkan bintang 3 dengan skor 10,04, Ruas Jalan Nasional Purwodadi – Bts. Kab. Malang Nomor Ruas 098 sepanjang 3.215 meter mendapatkan bintang 3 dengan skor 10,25, dan Ruas Jalan Nasional Bts. Kab. Pasuruan – Karanglo Nomor Ruas 099 sepanjang 13.551 meter mendapatkan bintang 3 dengan skor 11,68. Rekomendasi teknis diberikan pada segmen yang memiliki hasil pemeringkatan bintang rendah, seperti contoh disebabkan karena terdapat fasilitas penyebrangan (zebra cross) yang kurang layak, sehingga perlu dilakukan perawatan secara berkala seperti rambu penyebrangan dan pengecatan ulang, serta penambahan fasilitas penyebrangan (zebra cross) pada area yang tidak memiliki penyebrang (zebra cross). Dengan adanya rekomendasi teknis, diharapkan dapat dilakukan perbaikan jalan sesuai yang direkomendasikan, sehingga jalan akan lebih berkeselamatan (Safer Road). Kata kunci: Uji Laik Fungsi Jalan, Kecelakaan Lalu Lintas, Jalan Nasional, Pemeringkatan Bintang, Rekomendasi Teknis
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Alighan, Ahmad Ricky Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Miftahulkhair, Muh Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Permana, Satria Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rohman, Saiful Rolobessy, Alfandi Rizki Pratama Rusman Prihatanto, Rusman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Setiono, Arief Rakhman Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika