Claim Missing Document
Check
Articles

Memahami Perilaku Perjalanan ke Pasar Induk Tani Kota Batu: Peran Variabel Sosial Ekonomi dan Aksesibilitas Ahmad Ricky Alighan; Ludfi Djakfar; Agus Dwi Wicaksono; Muh Miftahulkhair
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12750

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing trip attraction to the Among Tani Main Market in Batu City and to develop a trip attraction model that can support transportation planning and market management. Primary data were collected through a questionnaire survey of 404 respondents, while secondary data were obtained from relevant agencies. Descriptive statistics were used to describe visitors’ socio-economic and travel behavior, and multiple linear regression analysis was applied to identify the dominant variables affecting visit frequency. The results show that most visitors are female, aged 31–40, with senior high school education, self-employed, and earning IDR 1–2.5 million per month. The majority use motorcycles, travel an average distance of 5–10 km, and spend 15–30 minutes to reach the market. Of the 20 independent variables tested, five were significant: travel distance, travel time, shop area, parking area, and building size. Distance and time negatively affect visit frequency, while the three infrastructure-related variables have positive effects, with shop area being the most dominant factor. The study concludes that accessibility and infrastructure capacity are more influential than socio-economic factors. These findings provide practical implications for market management and transportation planning in Batu City to enhance visit attraction and support sustainable urban development.
IMPLEMENTATION EVALUATION OF SAFETY AND HEALTH IN CONSTRUCTION SERVICES IN NORTH SULAWESIvIMPLEMENTATION EVALUATION OF SAFETY AND HEALTH IN CONSTRUCTION SERVICES IN NORTH SULAWESI Pingkan Pratasis; Ludfi Djakfar; M. Ruslin Anwar
Journal of Civil Engineering Vol. 31 No. 1 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20861206.v31i1.7587

Abstract

Implementation of OHS management system by construction companies in North Sulawesi has many problems. These problems are identified as inhibiting factors. This study aims to identify inhibiting factors that influence OHS implementation on construction company and how public policy alternatives that can be proposed. Product moment correlation analysis results showed overall effect of those factors, of which the most influential factor is budgetary project planning. Proposed Public policy are: procurement of equipment and materials budget should be included in Cost Expense Plan for construction works; monitoring mechanisms need to be regulated in order to create awareness OHS implementation, including governing authority to the field of OHS in related agencies. Similarly, the rules of reward and punishment to promote awareness of OHS implementation, OHS socialization also be performed periodically, with various forms and methods and direct guidance in the field, establishment of OHS tools and materials management unit.
Pengaruh Modifikasi Aspal dengan Penambahan Ampas Kopi terhadap Kinerja Marshall pada Campuran AC-WC Paramarta, Andrew; Adi, Musyaffa; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah ampas kopi terhadap kinerja Marshall campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), menentukan kadar penambahan yang memenuhi spesifikasi, serta mengkaji potensi pemanfaatannya dalam mengurangi limbah organik. Penelitian ini menerapkan metode pencampuran basah (wet method), yaitu mencampurkan ampas kopi ke dalam aspal cair pada variasi kadar 3%, 5%, 7%, dan 9% terhadap kadar aspal optimum. Seluruh pengujian mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2025 dan dilengkapi dengan analisis statistik untuk menilai pengaruh penambahan ampas kopi terhadap parameter Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal optimum campuran AC-WC diperoleh sebesar 5,5%. Penambahan ampas kopi pada kadar 3% sampai 5% dari berat aspal optimum masih memenuhi persyaratan spesifikasi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan ampas kopi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter Marshall, sehingga secara teknis dapat digunakan sebagai bahan aditif tanpa menurunkan kinerja campuran. Pada kadar 5%, ampas kopi mampu meningkatkan titik nyala dan titik bakar aspal masing-masing menjadi 338°C dan 344°C, serta menurunkan nilai penetrasi menjadi 37,2 dmm yang menunjukkan peningkatan kekakuan aspal. Namun demikian, nilai daktilitas menurun menjadi 41 cm. Penggunaan ampas kopi sebesar 2,75 kg per ton campuran AC-WC menunjukkan potensi yang baik sebagai alternatif pemanfaatan limbah organik pada konstruksi perkerasan jalan.
Pengaruh Penambahan Limbah Kain Poliester terhadap Kinerja Marshall Campuran AC-WC Asbuton dengan Modifikasi Crumb Rubber dan Unsaturated Polyester Resin Senopati Wibisono Heru; Lalu Fitra Fajar Imani; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah kain poliester terhadap kinerja Marshall campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) berbasis Asbuton yang dimodifikasi dengan Crumb Rubber (CR) dan Unsaturated Polyester Resin (UPR), serta menentukan kadar optimum limbah kain poliester pada masing-masing sistem modifikasi. Penelitian menerapkan metode pencampuran basah (wet process), dengan Asbuton B 50/30 sebesar 8% terhadap berat campuran, CR sebesar 10%, dan UPR sebesar 5%, sedangkan limbah kain poliester divariasikan pada kadar 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9% terhadap Kadar Aspal Optimum (KAO). Seluruh pengujian mengacu pada Pedoman Spesifikasi Teknis Campuran Beraspal dengan Asbuton Tahun 2013 dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025, dilengkapi dengan analisis statistik One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAO campuran AC-WC Asbuton diperoleh sebesar 6,5%. Pada campuran dengan CR, seluruh variasi kadar limbah kain poliester (1%-9%) memenuhi persyaratan Marshall, dengan performa terbaik pada kadar 9% (stabilitas 1946,413 kg; Marshall Quotient 676,064 kg/mm). Pada campuran dengan UPR, hanya kadar 3% dan 9% yang memenuhi seluruh parameter, dengan kadar optimum pada 3% (stabilitas 2281,175 kg; Marshall Quotient 712,755 kg/mm). Hasil ANOVA menunjukkan bahwa variasi kadar limbah kain poliester berpengaruh signifikan terhadap stabilitas dan Marshall Quotient pada kedua sistem modifikasi, serta berpengaruh signifikan terhadap VIM, VMA, dan VFB pada sistem UPR. Kombinasi limbah kain poliester dengan crumb rubber terbukti memberikan rentang kadar aplikasi yang lebih luas dan kinerja campuran yang lebih stabil dibandingkan dengan UPR, sehingga lebih direkomendasikan untuk pemanfaatan limbah tekstil dan ban bekas secara maksimal pada konstruksi perkerasan jalan.
Pengaruh Penambahan Styrene Butadiene Rubber (SBR) terhadap Karakteristik Marshall Perkerasan AC-WC Asbuton Lisa Pepi Arumi W; Diska Pricilia Ayuka Putri; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal Buton (Asbuton) merupakan salah satu material yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan perkerasan jalan. Namun, sifatnya yang relatif kaku dan getas dapat menurunkan fleksibilitas campuran beraspal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan Styrene Butadiene Rubber (SBR) terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC berbasis Asbuton serta menentukan kadar SBR yang paling optimum. Campuran menggunakan Asbuton tipe B 50/30 sebesar 15% dari berat total campuran dengan variasi kadar SBR 4%, 5%, 6%, dan 7% terhadap berat aspal, serta kadar aspal 6%, 7%, dan 8%. Parameter yang dievaluasi meliputi stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB). Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk, Two-Way ANOVA, dan Robust Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan SBR memberikan pengaruh terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC berbasis Asbuton. Berdasarkan hasil optimasi menggunakan metode grafik 3D, kadar SBR optimum diperoleh sebesar 5% dengan kadar aspal optimum (KAO) 6,72%, yang memenuhi seluruh persyaratan Spesifikasi Teknis Bina Marga 2025. Penerapan SBR mampu meningkatkan keseimbangan antara stabilitas dan fleksibilitas campuran, sehingga berpotensi meningkatkan kinerja perkerasan jalan.   Kata kunci: Aspal, Styrene Butadiene Rubber, Marshall, AC-WC, Asbuton.
Pengaruh Penambahan Nano Silika (SiO₂) dan Crumb Rubber terhadap Karakteristik Marshall AC-WC Asbuton Shabrina Faza Zakiyya; Kayla Farah Salsabila; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan aspal di Indonesia yang masih bergantung pada aspal minyak impor mendorong pemanfaatan material lokal, salah satunya Aspal Buton (Asbuton), pada campuran perkerasan jalan. Penelitian ini mengkaji penggunaan Asbuton sebesar 15% pada campuran AC-WC, melebihi kadar standar Bina Marga (7–10%), yang dimodifikasi dengan Nano Silika (SiO₂) dan Crumb rubber untuk mengatasi peningkatan kekakuan sekaligus menjaga fleksibilitas campuran. Nano Silika digunakan sebesar 2% terhadap berat aspal, sedangkan Crumb rubber divariasikan sebesar 7%, 10%, 13%, dan 16% terhadap berat aspal, dengan variasi kadar aspal 6%, 7%, dan 8%. Karakteristik Marshall dianalisis menggunakan metode grafik pita dan grafik 3D, sedangkan pengaruh masing-masing faktor dianalisis secara statistik menggunakan Robust Tests of Model Effects. Hasil menunjukkan kadar aspal berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter Marshall dengan memengaruhi kepadatan dan pengisian rongga campuran, variasi aditif berpengaruh signifikan terhadap stabilitas, MQ, VIM, VMA, dan VFB melalui peningkatan daya rekat dan kepadatan namun tidak cukup mengubah kemampuan deformasi (flow), sedangkan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter, menunjukkan pengaruh kadar aspal yang berbeda pada tiap variasi campuran. Rentang kadar aspal optimum diperoleh sebesar 6,95–7,46% (grafik pita) dan 6,94–7,50% (grafik 3D) dengan kombinasi Nano Silika 2% dan Crumb rubber 7–16%, di mana seluruh parameter memenuhi spesifikasi Marshall. Penggunaan Asbuton 15% terbukti mampu mengurangi kebutuhan aspal minyak tanpa menurunkan kinerja campuran. Kata kunci : AC-WC Asb, Asbuton, Nano Silika, Crumb rubber, Marshall
PENGARUH VARIASI KADAR NANO ZEOLIT TERHADAP KINERJA MARSHALL PADA CAMPURAN AC-WC ASBUTON PENGARUH VARIASI KADAR NANO ZEOLIT TERHADAP KINERJA MARSHALL PADA CAMPURAN AC-WC ASBUTON Rahmadhani, Anidhea; Cantika Mutiara Mulyadi; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan di Indonesia mendorong pemanfaatan material lokal berupa Aspal Buton (Asbuton) sebagai substitusi aspal minyak impor. Peningkatan proporsi Asbuton dalam campuran beraspal berpotensi menekan ketergantungan terhadap aspal minyak, namun sifatnya yang relatif kaku meningkatkan risiko keretakan sehingga diperlukan bahan aditif berupa nano zeolit yang mengandung silika (SiO2), alumina (Al2O3), serta kation alkali dan alkali tanah (Na+, K+, Ca2+, Mg2+) untuk memperbaiki kinerja campuran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kadar nano zeolit terhadap karakteristik Marshall campuran Laston Lapis Aus Asbuton (AC-WC Asb) dengan kadar Asbuton 15%, serta menentukan kadar nano zeolit optimum yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025. Benda uji dibuat dengan aspal penetrasi 60/70, Asbuton B 50/30 sebesar 15%, dan nano zeolit pada kadar 0%; 0,6%; 0,8%; 1%; dan 1,2% terhadap berat campuran, pada variasi kadar aspal 6%, 7%, dan 8%. Parameter Marshall yang diuji meliputi stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), Void in the Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB), yang selanjutnya dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan Generalized Linear Model (GLM) Robust, serta ditentukan kadar optimumnya melalui metode grafik pita dan pemodelan permukaan respon tiga dimensi (3D) menggunakan MATLAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal, kadar nano zeolit, dan interaksi keduanya berpengaruh sangat signifikan (p < 0,05) terhadap seluruh parameter Marshall kecuali terhadap Flow secara mandiri. Metode grafik pita menghasilkan Kadar Aspal Optimum (KAO) pada rentang 6,89-7,69% untuk kadar nano zeolit 0,6-1,2%, sedangkan pemodelan permukaan respon 3D menetapkan titik komposisi paling optimum pada kadar aspal 6,91% dengan kadar nano zeolit 0,91%, yang menghasilkan karakteristik Marshall terbaik dan memenuhi seluruh persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025. Kata Kunci: Asbuton, AC-WC Asbuton, nano zeolit, karakteristik Marshall, kadar optimum
Kajian Infrastruktur Pejalan Kaki dalam Mendukung Rencana Pembangunan Gedung Parkir Universitas Brawijaya Malang Indiany, Aulia Eka Novinda; Kaeksi, Ellen Dyah Kusuma Daru; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana pembangunan gedung parkir terpusat di Universitas Brawijaya diperkirakan akan meningkatkan mobilitas pejalan kaki sehingga diperlukan kesiapan infrastruktur pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan infrastruktur pejalan kaki, mengidentifikasi persepsi pengguna, dan menyusun rekomendasi pengembangannya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui observasi pada 55 segmen jalur pejalan kaki dan survei terhadap 503 responden, khususnya di kawasan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Analisis dilakukan menggunakan Indeks Kelayakan Berjalan (IKB), Importance Performance Analysis (IPA), dan Model Kano. Hasil penelitian menunjukkan kualitas infrastruktur pejalan kaki masih bervariasi. Aspek keamanan memperoleh kategori sangat baik, sedangkan fasilitas pendukung dan penyeberangan kurang baik. Hasil IPA menunjukkan tingkat kinerja (3,70) lebih rendah dibandingkan tingkat kepentingan (4,59), sementara Model Kano mengklasifikasikan kondisi jalur pejalan kaki sebagai kebutuhan Attractive, serta keamanan dan konflik dengan moda transportasi lain sebagai One-dimensional. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi difokuskan pada peningkatan fasilitas penyeberangan, aksesibilitas, fasilitas pendukung, serta kualitas dan konektivitas jalur pejalan kaki. Kata Kunci : Infrastruktur Pejalan Kaki, Walkability Index, Importance Performance Analysis, Model Kano.
Analisis Potensi Pengguna dan Tarif Jalan Tol Malang-Kepanjen Berdasarkan Metode Stated Preference, ATP, dan WTP Rafi, Helmi; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan volume kendaraan pada koridor Malang-Kepanjen menurunkan kinerja lalu lintas jalan eksisting sehingga mengganggu konektivitas antarwilayah. Penelitian ini bertujuan memprediksi potensi pengguna dan tarif ideal Jalan Tol Malang-Kepanjen menggunakan metode Stated Preference, ATP, dan WTP. Survei traffic counting 24 jam dilakukan pada ruas Pakisaji-Kepanjen dan Bululawang-Kepanjen, dilanjutkan Road Side Interview di lima lokasi dengan 400 responden Golongan I. Potensi peralihan dianalisis dengan model logit binomial yang menghubungkan VCR dengan skenario tarif. Pergerakan dominan terjadi pada rute Malang-Kepanjen sebesar 30,8% dari total pergerakan, mengindikasikan tingginya potensi peralihan ke tol. Tarif ideal Golongan I adalah Rp850,00/km, titik keseimbangan ATP-WTP, karena hasil Stated Preference Rp1.250,00/km melampaui kemampuan masyarakat. Pada jam puncak, probabilitas peralihan lebih dari 71%, setara 13.604 kendaraan/hari (Pakisaji-Kepanjen) dan 13.041 kendaraan/hari (Bululawang-Kepanjen). Tarif golongan lain: Rp1.275,00/km (II & III) dan Rp1.700,00/km (IV & V), sehingga struktur tarif ini dinilai paling realistis dan berkelanjutan.   Kata Kunci: Jalan Tol Malang-Kepanjen, potensi pengguna, stated preference, tarif tol, ability to pay, willingness to pay.
Pengaruh Penambahan Serat Eceng Gondok terhadap Karakteristik Marshall AC-WC Asbuton Haura Azzah Jalilah Samodra Putri; Nayaka Danang Sayyidina; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pemanfaatan Asbuton dilakukan untuk menekan ketergantungan pada aspal impor serta mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan yaitu dengan menambahkan serat eceng gondok sebagai bahan aditif dalam campuran beraspal. Eceng gondok merupakan gulma air yang mengandung selulosa sehingga berpotensi meningkatkan karakteristik campuran beraspal. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penambahan serat eceng gondok terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC, membandingkan karakteristik campuran dengan penggunaan Asbuton 8% dan 15%, serta menentukan rentang Kadar Aspal Optimum (KAO) dan kadar serat eceng gondok optimum. Penelitian menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan Asbuton tipe B 50/30 sebesar 8% dan 15% terhadap berat campuran. Campuran dibuat menggunakan metode pencampuran kering (Dry Method). Campuran Asbuton 8% menggunakan kadar aspal 6.5% dengan variasi kadar serat eceng gondok 5%, 6%, dan 7%, sedangkan campuran Asbuton 15% menggunakan variasi kadar aspal 6%, 7%, dan 8% serta kadar serat eceng gondok 4%, 5%, 6%, dan 7%. Karakteristik campuran dievaluasi melalui Penilaian karakteristik campuran dilakukan berdasarkan hasil pengujian Marshall yang meliputi parameter stabilitas, flow, VIM, VMA, VFB, serta MQ. Analisis statistik dilakukan menggunakan Generalized Linear Model (GLM) Robust, sedangkan penentuan KAO dan daerah optimum dilakukan menggunakan metode grafik pita dan grafik tiga dimensi (3D) berbantuan MATLAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Asbuton 15% menghasilkan karakteristik volumetrik yang lebih baik, sedangkan Asbuton 8% memberikan nilai stabilitas dan Marshall Quotient (MQ) yang lebih tinggi. Analisis GLM Robust menunjukkan bahwa interaksi kadar aspal dan kadar serat eceng gondok berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter Marshall. Metode grafik pita menghasilkan rentang KAO sebesar 7.12%–7.69% dengan kadar serat optimum 4%, 5%, dan 6%, sedangkan metode grafik 3D menghasilkan rentang KAO sebesar 7.48%–7.87% dengan kadar serat optimum 4.14%–5.70%. Kata kunci: AC-WC Asbuton, serat eceng gondok, serat selulosa, pengujian Marshall.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adi, Musyaffa Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Ahmad Ricky Alighan Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Cantika Mutiara Mulyadi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Diska Pricilia Ayuka Putri Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Haura Azzah Jalilah Samodra Putri Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indiany, Aulia Eka Novinda Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kaeksi, Ellen Dyah Kusuma Daru Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Kayla Farah Salsabila Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lalu Fitra Fajar Imani Lasmini Ambarwati Lisa Pepi Arumi W M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Muh Miftahulkhair Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Nayaka Danang Sayyidina Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Paramarta, Andrew Permana, Satria Pingkan Pratasis Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rafi, Helmi Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahmadhani, Anidhea Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rusman Prihatanto, Rusman Saiful Rohman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Senopati Wibisono Heru Setiono, Arief Rakhman Shabrina Faza Zakiyya Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika