Claim Missing Document
Check
Articles

Islamic Values Identification in the Conversion of Cultural Heritage Buildings in Malang City Case Study: The Shalimar Boutique Hotel and Lafayette Coffee and Eatery Setiono, Arief Rakhman; Bisri, Muhammad; Djakfar, Ludfi; Hasyim, Abdul Wahid; Sholihah, Rafidatus; Damayanti, Fifka Amalia
Journal of Islamic Architecture Vol 8, No 4 (2025): Journal of Islamic Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, UIN Maliki Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jia.v8i4.26525

Abstract

Islamic values encompass important principles and teachings that guide individuals on how to live their lives in this world. Islamic teachings provide guidelines as a basis for decision-making, which is considered an act of worship to Allah SWT. Heritage buildings are crucial for reflecting a society's history and the development of a city. In Indonesia, particularly in Malang City, known as the city with the best colonial planning in the Indies, preserving heritage buildings is vital to preserving their historical, scientific, and cultural values. One way to maintain these buildings is through conversion, which involves changing their functions to meet the needs of a growing city. Since Malang's majority of the population are Muslims who adhere to the principles of Islamic values as their main guide in life, converting buildings should be viewed as an act of worship and align with Islamic teachings. This study aims to identify Islamic values in the conversion of heritage buildings in Malang City and understand how these values can be applied so that the buildings are well-used and managed by the Muslim community. The research method used is a qualitative descriptive approach, which involves describing various discussions and identifying Islamic values based on sources from the Quran and Hadith. This method is applied to explore the principles of conversion through case studies of heritage buildings. The findings highlight Islamic values that can be applied in heritage building conversions, providing recommendations for the Muslim community to manage these buildings effectively in accordance with Islamic values while avoiding actions that lead to shirk (associating partners with Allah).
Evaluasi Lajur Khusus Sepeda di Kota Malang Majesticha, Aidha Deo; Ludfi Djakfar; Achmad Wicaksono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya tren bersepeda di Kota Malang perlu diimbangi dengan ketersediaan lajur khusus sepeda yang memadai dan aman. Kondisi eksisting lajur khusus sepeda di Kota Malang belum sepenuhnya memenuhi standar yang berlaku serta masih terdapat penyalahgunaan fungsi lajur oleh pengguna jalan lain. Sementara itu, keberadaan lajur khusus sepeda di Kota Malang menimbulkan perbedaan persepsi antara pesepeda dan pengguna jalan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh kondisi eksisting lajur khusus sepeda di Kota Malang serta mengetahui persepsi pesepeda dan pengguna jalan terhadap keberadaan lajur khusus sepeda di beberapa ruas jalan di Kota Malang. Dilakukan survei pada beberapa ruas jalan dimana terdapat lajur khusus sepeda baik kondisi fisik lajur maupun kelengkapan fasilitas lajur khusus sepeda berdasarkan Standar Bina Marga Nomor 05/P/BM/2021. Selain itu, untuk mengetahui persepsi masyarakat dilakukan penyebaran kuesioner dilakukan kepada pesepeda dan pengguna jalan di Kota Malang. Lebih lanjut guna merumuskan strategi meningkatkan kinerja pada lajur khusus sepeda dilanjutkan dengan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum beberapa ruas jalan di Kota Malang memiliki lajur khusus sepeda yang telah memenuhi standar, meliputi lebar lajur, marka lajur, dan penempatan rambu. Meskipun demikian, kondisi lajur khusus sepeda pada sebagian besar ruas jalan belum memenuhi standar hingga masih ditemukan rute lajur yang terputus, fasilitas lajur yang tidak merata serta hambatan samping yang tinggi. Disisi lain, terdapat kesenjangan antara persepsi pesepeda dan pengguna jalan. Pengguna jalan cenderung menerima keberadaan lajur khusus sepeda sebagai salah satu bagian dari ruang jalan yang memperjelas posisis pesepeda, sedangkan pesepeda sebagai pengguna lajur secara langsung memiliki penilaian yang kritis terhadap keberadaan lajur khusus sepeda di Kota Malang. Lebih lanjut, dilakukan perbandingan antara kondisi eksisting pada lajur, standar yang berlaku, dan persepsi. Berdasarkan analisis SWOT, diperlukan perbaikan konektivitas lajur khusus sepeda pada beberapa ruas jalan serta penambahan rute lajur khusus sepeda di area strategis dengan mobilitas tinggi, yaitu di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. Kata kunci: Lajur Sepeda, Infrastruktur, Olahraga, Tren Bersepeda, Analisis SWOT
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Samad Abdul Wahid Hasyim Abdullah Azzam Abdulmenaam Khamies Abid Haritsah Rahman Abiel Cahya Nugraha, R. Cakra Bagaskara, Achfas Zacoeb Achmad Efendi Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Achmad Wicaksono Acramanila Magha Rastra Adif WIldan Waladilmawa Adventus Kristian Tambunan Agus Dwi Wicaksono Agus Suharyanto Agus Suharyanto Akbariawan, Ricky Akhriadi, Akhriadi Alfan Baharuddin, Alfan Alighan, Ahmad Ricky Aloysius Gregorius Lake Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. , Alwafi Pujiraharjo Alwafi Pujiraharjo Amaliyah, Ela Firda Amelia Azzahro Mardhatillah Amelia Azzzahro Mardhatillah Amelia Kusuma Indriastuti Andi Kumalawati Andy Agung Wahyu Utama Anisa Faray, Afifah Mauludiah , Anugerah Cahya Syahputra Ari Wibowo Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arifin, Andy Samsul Armanu Thoyib Arung, Vrischa Natalia Asep Akbar Hikmana Atik Wahyuni Aushilna Rahma Rabbani Avista Candra Dewi S Bagus, Gabriel Baisa, Havizh Lukman Baisa, Havizh Lukman Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Chen-Yu Hsu Chikita, Randha Alief Cleoputri Yusainy Curiosita Malate Asrenaate Dadang Supriyatno Dadang Supriyatno Damayanti, Fifka Amalia Della Dwi Nuariningsih Devina Candra Puspita Rini Dewa Ketut Sudarsana Dewi Yuniar Dhena Arthamevia Diah Anggun Novita Sari Dian Agung Saputro Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eddu Pandika Erwin Aras G F, Bestananda Fabianus J. S. Nope Fadiansyah, Rendi Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Fazri Rochmawati Dewi, Fazri Rochmawati Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Firstyan, Frigi Fitri Rachmawati Frando Simon Hukom Gagoek Soenar P. Gerardus Ignasius A Ghifarulloh, Abzar Gina Martina Grenaldi, Angeli Gladis Harimurti . Harimurti Harimurti Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistio Harnen Sulistyo Harnen Sulistyo, Harnen Haryo, Alan Havizh Lukman Baisa Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendi Bowoputro Hendrig Sudradjat Hermawan Santiko Hermawan, Yoga Himawan Wisnu Pratama Husein, Fahry I Kadek Adit Putra I., M.Iqbal Ravanelli , Ida Bagus Ananta Wijaya Indradi Wijatmiko Iswara, Ade Yudha Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Jossie Mutiara Putri Justitia, Riztya Jyh-Dong Lin Kartika Puspa Negara Kartika, Irdwi Khairul Arifin Khairul Arifin, Devina Candra Puspita Rini, Khairunnisa, Rahmasari Krisna Arya Kusuma Kusumadewi, Intan Rosma Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati M, Jundina Syifa’ul M. Fahmi Lutfi, Bagus Akbar M. , M. Rum Raekhan M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Ruslin Anwar M. Syaiful Rachman, M. Syaiful M. Zainul Arifin M. Zainul Arifin Machsus Machsus Majesticha, Aidha Deo Maliq, Tatang Maulana Margareth E. Bolla Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Mashudman Mashudman Mashudman Mashudman Maulana, Luthfi Farhan Miftahulkhair, Muh Muh Syauqi Al Maghfirah Muhamad Iqbal Muslim Muhamad Panji Danisworo Muhammad Bisri Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Ibnu Shina, Herdian Yunihartanto , Muhammad Insanul Qolby Muhammad Juniar Revanska Kusuma Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad Zainul Arifin Mukhammad Mukhlis Mukhammad Yusuf Mashuri Nafiis Wirdiyan Nasution, Akhmad Sya’ban Natrisye Wahyuning Septiana Naufal Fadhlurrahman Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Pasca Ogenta Tarigan Nugroho Panji Triatmojo Nur Hilmy Dhiya Ul’Aziz, Nur Hamidah & Pangeran Khar, Muhammad Jupri Permana, Satria Pingkan Pratasis Pratama R, Alfandi Rizki Pratama, Kukuh Pratiwi, Kholis Hapsari Prawiro, Bangun Prayuda Krisna S, Riky Pradana Trisilvana Priskila Dorothy, Ayu Anisa, Putranto, Yonandika Pandu Putri Adhitana Paramitha R, Rakmat Andi R, Tri Angga Prakoso Rachmad Reza B, Nizar Ramadhan, Rachmawati, Desy Dwi Raekhan, M. Rum Raekhan, Mohammad Rum Rahayu K Rahayu K., Rahayu Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahayu Kusumaningrum Rahman, Fuad Izzatur Rakhmad, Nova Nur Ratih Artanti Regina Apituley Ridwansyah, Achmad Miraj Rindah Intansari Mukti Ristradianti Dwi A. Riyana, Ratu Eka Rizal Afriansyah Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Rohman, Saiful Rolobessy, Alfandi Rizki Pratama Rusman Prihatanto, Rusman Saleh, Arbillah Salsabila Putri, Nadya Santoso, Ahmad Ardi Setiono, Arief Rakhman Sheva Akbar Rafliansyach Shinta Ariani Archila, Prambudi Katon Kusuma , Sholihah, Rafidatus Sobri Abusini Sonya Sulistyono Sugeng P. Budio Sugianto, Agus Suharto, Lechyana Zahra Sumantri, Bambang Sumantri, Rifky Wijaya Surjono Surjono susanto, Bagus Syahrir, Hardiyansah Syaviq, Muhammad Fahrus T.D, Mokhamad Afila Taqwa Rizaldi Teges Prameswari Puspa Amara Theo Adhitya Kusuma TONY PRASETYO Tyas Ayu Widiningrum Vita Dwi Rahmawati Wicaksono, A Wicaksono, Achmad Wicaksono, Ahcmad Widyastuti, Ika Wieke Yuni Christina Winardy, Chanza Islamy Wisnumurti . Wiwit Adisatria Wiyanta, Yogi Kurnia Wiyanta, Yogi Kurnia Wullan Agustia Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yasmin Nabilah Asyam Yogi Kurnia Wiyanta Yudha Rahmadhani Fais Fais, Yudha Rahmadhani Fais Yulvi Zaika