Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV UPT SPF SD INPRES MACCINI I/1 PADA MATA PELAJARAN PPKN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI QUIZIZZ: Penelitian Tindakan Kelas Sahrina Said; Tri Putri Paurru; Randy Saputra Mahmud; Wahyudi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4521

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of class IV UPT SPF SD Inpres Maccini I/1 students in Civics subjects by using the Quizizz application. This type of research is classroom action research. The research subjects were 34 students in class IV B at UPT SPF SD Inpres Maccini I/1. The data collection method in this research uses tests and observation. The research instrument is a quiz question test in the Quizizz application and direct observation in the learning process. The indicators for the success of actions for learning outcomes are marked by ≥70% of the total number of students who take part in the learning process having obtained a score of ≥70. The research results show an increase in student learning outcomes after using the Quizizz learning media. The average learning outcome was 65 in cycle I then became 75 in cycle II. The percentage of students who obtained a score ≥70 increased, namely 44% in cycle I and to 73% in cycle II.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN STRATEGI PENUGASAN MULTI LEVEL INSTRUCTION PADA MATERI MATEMATIKA Mahmud, Randy Saputra; Syamsuadi, Ahmad; Nursakiah, Nursakiah
Journal of Honai Math Vol. 2 No. 1 (2019): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jhm.v2i1.54

Abstract

The purpose of this study was to determine the activities, responses, and student learning outcomes with multilevel instruction learning. Multilevel instruction assignment learning strategy is a selling system adoption from multi-level marketing strategy with special characteristics that there are students in the first level and second level downlines and a teacher as an upline. Type of research is quasi-experimental by comparing two experimental groups. Experimental group one was given the STAD model with multilevel instruction, and the other group was given regular STAD model. The research instruments used were student activity observation sheets, student response questionnaires, and learning outcomes test. The data obtained were analyzed descriptively and inferentially. The result indicates that both of them are effective to be applied in mathematics learning, but inferentially the outcomes of the experiment group one were higher than the experiment group two.
PELATIHAN PENGGUNAAN METODE JARIMATIKA DAN PERKALIAN CEPAT BAGI SISWA SMP Andi Quraisy; Ilhamuddin Ilhamuddin; Abdul Gaffar; Randy Saputra Mahmud; Andi Alim Syahrir; Muhammad Muzaini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): April-Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i2.248

Abstract

Kegiatan pelatihan penggunaan metode jarimatika dan perkalian cepat dilaksanakan di SMP Negeri 4 Watampone yang dilaksanakan selama satu jam pelajaran. Dari hasil kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwa pada kegiatan pelatihan siswa sangat antusias dan memberikan respon yang positif dalam mengikuti kegiatan tersebut. Siswa merasa sangat terbantu dengan penggunaan metode jarimatika dalam perhitungan cepat yang tadinya hanya mengandalkan hafalan. Pada proses pelaksanaan pengabdian terlihat siswa sangat aktif dalam mempraktekkan metode jarimatika dan dengan cepat mampu memahami metode perhitungan yang diberikan. Dengan pelatihan ini dapat merubah pandangan siswa mengenai matematika dengan perhitungan yang sulit menjadi matematika itu mudah dan menyenangkan.
PRAKTIK MENARIK PERHATIAN, MENGKLARIFIKASI TUJUAN PEMBELAJARAN, DAN MEMPERSIAPKAN SISWA UNTUK BELAJAR KUBUS DAN BALOK Ikhbariaty Kautsar Qadry; Syahrullah Asyari; Muhammad Darwis M.; Ahmad Syamsuadi; Randy Saputra Mahmud
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Juli-September 2023
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v3i3.532

Abstract

Kegiatan ini didasari oleh adanya keinginan untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan guru di SDN No.111 Inpres Lassang 1 Takalar. Melalui praktik menarik perhatian, mengklarifikasi tujuan pembelajaran, dan mempersiapkan siswa untuk belajar matematika, penulis mendapatkan informasi tentang perkembangan dunia persekolahan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan kepada kita bahwa praktik fase pertama dalam model pengajaran langsung, maupun model lain dengan aktivitas serupa pada fase pertamanya, tidaklah sesimpel yang dibayangkan. Fase pertama ini tidak boleh asal-asalan. Semua aktivitas pada fase ini dan begitupun fase-fase berikutnya jelas menuntut guru agar menjalankannya by design atau terencana dengan desain aktivitas tertentu, bukan by chance atau kebetulan, apalagi asal-asalan. Hal itu karena semua aktivitas pada fase pertama tersebut memiliki maksud dan tujuan tertentu yang berperan penting sebagai penentu kesuksesan belajar siswa pada fase-fase berikutnya dalam suatu model pengajaran atau model pembelajaran.
PENGENALAN KARYA ILMIAH REMAJA (KIR) DI UPT SMA NEGERI 9 GOWA MELALUI EKSPLORASI ALAM SEKITAR Erni Ekafitria Bahar; Randy Saputra Mahmud; Takdirmin Takdirmin; Mutmainnah Mutmainnah; Haerul Syam; Abdul Gaffar; Andi Alim Syahri; Andi Quraisy; Fathrul Arriah; Ahmad Syamsuadi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v3i4.565

Abstract

Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) bertujaun untuk pengembangan keterampilan menulis ilmiah, kemampuan penelitian, analisis, serta komunikasi dalam dunia akademik. Namun di sekolah mitra belum terdapat ekstrakurikuler tersebut. Sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada guru dan murid mengenai karya ilmiah remaja sehingga guru dan murid memiliki pandangan mengenai pentingnya membentuk Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) yang aktif dan berfungsi di sekolah mitra guna mengisi kekosongan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada karya ilmiah serta sebagai wadah untuk pengembangan ilmiah dan pemahaman tentang alam sekitar. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah (pemaparan materi), tanya jawab, serta diskusi. Peserta antusias selama kegiatan ini. Peserta terdiri dari guru dan 20 orang murid yang merupakan anggota OSIS dan MPK di sekolah mitra. Hasil pengabdian ini adalah: (1) Guru dan murid memahami pentingnya membentuk ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR); (2) Peserta memahami langkah-langkah menemukan ide penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan krya tuis ilmiah
DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA GAYA BELAJAR VISUAL DALAM MENYELESAIAKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) PADA SISWA SMP Asdi, Sulfikar; Ma’rup, Ma’rup; Mahmud, Randy Saputra
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.713

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 53 Makassar yang bertujuan untuk mendeksripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 53 Makassar yang difokuskan pada 3 kategori siswa gaya belajar visual tertinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang dirancang untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual khususnya pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik angket, teknik tes dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan berupa angket gaya belajar visual yang berjumlah 15 butir, tes kemampuan berpikir kreatif yang berjumlah 3 soal dan pedoman wawancara. Wawancara dilakukan untuk mengetahui lebih mendalam kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yaitu siswa gaya belajar visual tertinggi pertama, siswa gaya belajar visual tertinggi kedua dan siswa gaya belajar visual tertinggi ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan gaya belajar visual tertinggi pertama hanya mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibilitas yakni berada pada tingkat ke-3 (kreatif). (2) Siswa dengan gaya belajar visual tertinggi kedua hanya memenuhi indikator fleksibilitas yakni berada pada tingkat ke-2 (cukup kreatif). (3) Siswa dengan gaya belajar visual tertinggi ketiga tidak mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir kreatif yakni berada pada tingkat 0 (tidak kreatif).
DESKRIPSI KETERAMPILAN MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI BERDASARKAN LEVEL BERPIKIR VAN HIELE PADA SISWA SMP Takdirmin, Takdirmin; Mahmud, Randi Saputra; Syamsuadi, Ahmad; Ma’rup, Ma’rup
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1053

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal geometri berdasarkan level satu (analisis) berpikir Van Hiele. Keterampilan geometri yang dimaksudkan yaitu: 1) keterampilan visual (visual skill), 2) keterampilan verbal (descriptive skill), 3) keterampilan menggambar (drawing skill), 4) keterampilan logika (logical skill) dan 5) keterampilan terapan (applied skill). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen tes yang digunakan Van Hiele Geometri Test (VHGT), tes keterampilan geometri dan wawancara. Peneliti memilih satu siswa yang dijadikan sebagai subjek penelitan pada kelas VIII SMP Negeri 26 Makassar berdasarkan level berpikir Van Hiele yaitu: level 1 (analisis). Teknik pengumpulan data dengan tes dan wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: subjek level 1 (analisis) mampu mencapai lima keterampilan geometri yang dikemukakan oleh Hoffer (keterampilan visual, verbal, menggambar, logika dan terapan). Jadi dapat disimpulkan bahwa subjek AAS dengan level 1 (analisis) Van Hiele mampu memenuhi lima indikator keterampilan geometri.
Deskripsi Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII SMP Ditinjau Dari Gaya Belajar Auditori Takdirmin, Takdirmin; Syamsuadi, Ahmad; Mahmud, Randy Saputra; Quraisy, Quraisy; Qadri, Ikhbariati Kautsar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1611

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika dengan gaya belajar auditori pada siswa kelas VII SMP. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sebelum menentukan subjek terlebih dahulu diberikan angket gaya belajar, kemudian setelah diperoleh gaya belajar auditori siswa diberikan soal pemahaman konsep matematika materi bilangan bulat. Setelah itu peneliti memilih satu orang siswa yang memiliki gaya belajar auditori yang memperoleh nilai terbaik dari tes kemampuan pemahaman konsep matematika materi bilangan bulat tersebut dan dengan hasil diskusi dari guru terhadap siswa yang bisa diajak berkomunikasi secara baik ketika diwawancarai. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, angket gaya belajar, tes kemampuan pemahaman konsep, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu: kondensasi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan dan menggunakan triangulasi data. Adapun indikator kemampuan pemahaman konsep yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), memberikan contoh dan bukan contoh dari konsep, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan siswa mampu menggunakan, memanfaatkan, dan memilih operasi atau prosedur tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar auditorial dalam menyelesaikan soal pemahaman konsep matematika siswa mampu menyatakan ulang sebuah konsep, mampu mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu, dan mampu memberikan contoh dan bukan contoh pada materi bilangan bulat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa subjek hanya mampu menjawab soal dengan memenuhi tiga indikator dari lima indikator kemampuan pemahaman konsep matematika. Dengan adanya hasil penelitian ini bisa menjadi suatu rujukan dalam pembelajaran matematika bahwasanya konsep matematika sangat penting dan berpengaruh dalam memahami materi berikutnya.
ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP PENGGUNAAN ANALISIS VARIANS (ANAVA) Quraisy, Andi; Nursakiah, Nursakiah; Takdirmin; Mahmud, Randy Saputra
VARIANSI: Journal of Statistics and Its application on Teaching and Research Vol. 7 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Statistika Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/variansiunm358

Abstract

Analisis varian atau biasa disingkat ANAVA merupakan salah satu analisis yang biasa digunakan untuk menganalisis ragam antar beberapa populasi. Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas tentang analisis bibliometrik dengan menggunakan kata kunci ANAVA sebagai sumber dari data analisis. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penelitian atau publikasi yang berkaitan dengan analisis varian atau ANAVA dan mengkaji karakteristik dari publikasi tersebut. Dari hasil analisis diperioleh bahwa hasil analisis berdasarkan software diperoleh 1261 istilah dan 17 istilah paling mendekati analisis varian atau ANAVA dan dari 17 istilah tersebut dikelompokkan menjadi 4 kluster yang berbeda yang menandakan hubungan dari tiap kluster, dari penggunaan kata kunci bersama terlihat bahwa kata kunci ANAVA merupakan kata kunci yang paling banyak digunakan yang ditandai dengan ukuran lingkaran disetiap kluster. Begitupula dengan dentitas atau kerapatan dari kata kunci ANAVA yang menunjukkan warna paling terang yang berarti semakin terang warna dentitasnya maka semakin banyak penelitian yang telah dilakukan yang menggunakan kata kunci ANAVA.
ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA SOAL HOTS DITINJAU DARI KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 PALLANGGA [AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ABILITY TO SOLVE HOTS PROBLEMS BASED ON SELF-CONFIDENCE LEVELS IN A GRADE 8 MATHEMATICS CLASS AT SMP NEGERI 5 PALLANGGA] Waliq, M Nur Al Awwalul; Sukmawati, Sukmawati; Mahmud, Randy Saputra
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v5i2.4543

Abstract

This study describes students' ability to solve HOTS problems according to their self-confidence level in a grade 8 class at a junior high school in Pallangga. The type of research used is descriptive qualitative research. The research procedure includes the preparation, implementation, and analysis stages of research results. The subjects in the study were 3 grade 8 students at SMP Negeri 5 in the district of Pallangga. The subjects were selected by giving a questionnaire to all grade 8 students to select students who had high self-confidence, moderate self-confidence, and low self-confidence. The research refers to the four stages of the ability to solve mathematical problems based on Polya's steps, namely: understanding the problem, planning problem-solving strategies, carrying out calculations, and evaluating the results of problem-solving. The research instrument was a self-confidence questionnaire, an ability test to solve HOTS math problems based on Polya's steps, and interview guidelines. The results showed that there were differences in the ability to solve mathematical HOTS questions based on Polya's steps by the three selected subjects. The results showed that subjects with high self-confidence and moderate self-confidence were able to meet the indicators of understanding the problem, while subjects with low self-confidence were unable to meet the indicators of understanding the problem. At the stage of planning a problem-solving strategy, subjects with high self-confidence and moderate self-confidence were able to meet the indicators, while subjects with low self-confidence were unable to meet the indicators. At the stage of carrying out calculations, subjects with high self-confidence were able to meet the indicators, while subjects with moderate self-confidence and low self-confidence were unable to meet the indicators. And at the stage of re-examining the results of problem-solving, subjects with high self-confidence were able to meet the indicators, while subjects with moderate self-confidence and low self-confidence were unable to meet the indicator.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menyelesaikan masalah matematika soal HOTS ditinjau dari kepercayaan diri pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Pallangga. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi persiapan, pelaksanaan dan tahap analisis hasil penelitian. Subjek dalam penelitian adalah 3 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Pallangga. Subjek dipilih dengan memberikan angket kepada seluruh siswa kelas VIII untuk memilih siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi, kepercayaan diri sedang, dan kepercayaan diri rendah. Penelitian mengacu pada empat tahap kemampuan menyelesaikan masalah matematika berdasarkan langkah Polya yaitu: memahami masalah, merencanakan strategi pemecahan masalah, melaksanakan perhitungan, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian masalah. Instrumen penelitian adalah angket kepercayaan diri, tes kemampuan menyelesaikan masalah matematika soal HOTS berdasarkan langkah Polya, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menyelesaikan masalah matematika soal HOTS berdasarkan langkah Polya oleh ketiga subjek yang dipilih. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa subjek dengan kepercayaan diri tinggi dan kepercayaan diri sedang mampu memenuhi indikator memahami masalah, sementara subjek dengan kepercayaan diri rendah tidak mampu memenuhi indikator memahami masalah. Pada tahap  merencanakan strategi pemecahan masalah, subjek dengan kepercayaan diri tinggi dan kepercayaan diri sedang mampu memenuhi indikator, sementara subjek dengan kepercayaan diri rendah tidak mampu memenuhi indikator. Pada tahap melaksanakan perhitugan, subjek dengan kepercayaan diri tinggi mampu memenuhi indikator, sementara subjek dengan kepercayaan diri sedang dan kepercayaan diri rendah tidak mampu memenuhi indikator. Dan pada tahap memeriksa kembali hasil penyelesaian masalah, subjek dengan kepercayaan diri tinggi mampu memenuhi indikator, sementara subjek dengan kepercayaan diri sedang dan kepercayaan diri rendah tidak mampu memenuhi indikator.
Co-Authors Abdul Gaffar Abdul Gaffar Abdul Gaffar Abdul Gaffar Adi Jufriansah Ahmad Iqbal Hidayat Ahmad Syamsuadi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syamsuadi Ahmad, Audrian Ainun, St Aysah Andi Alim Syahri Andi Alim Syahri, Andi Alim Andi Alim Syahrir Andi Quraisy Andi Quraisy Andi Vitrah Ramadanti Apriliani, Indri Aryanugraha Alnar Aryasti, Andi Asdi, Sulfikar Audrian Ahmad Ayu Sarini Darmawati Darmawati Darwis M., Muhammad Dwi Novitasari Dwi Prastyo Ernawati Ernawati Ernawati Sukardi Erni Ekafitria Bahar Ervianti, Erna Fathrul Ariah Fathrul Arriah Fathul Zannah Fitria Eka Wulandari Fitriani Fitriani Haerul Syam Hamdana Hamdana Hidayat, Ahmad Iqbal Ikhbariaty Kautsar Qadry Ilham Minggi Ilham Syata Ilhamuddin Ilhamuddin Indah Marjan Utami Isnawati Isnawati Julfiani Julfiani Julfiani, Julfiani Maulana, Mahesa Ma’rup Ma’rup Ma’rup, Ma’rup Muhammad Darwis M. Muhammad Muzaini Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Noly Shofiyah Nurannisya Nurannisya Nurannisya, Nurannisya Nursakiah, Nursakiah Prastyo, Dwi Qadri, Ikhbariati Kautsar Qadry, Ikhbariaty Kautsar Quraisy, Quraisy Ramdani, Rezki Rauf, Jumardi Resmi Resmi Rita Rahmaniati Rizky Habibur Rohman Rohman, Rizky Habibur Sahrina Said Sakmariana Sitti Rahmah Tahir Sri Satriani St. Nur Humairah Halim Sukmawati Sukmawati Sulfikar Asdi Syahrorini, Syamsudduha Syahrullah Asyari, Syahrullah Syamsuadi, Ahmad Takdirmin Takdirmin Takdirmin Takdirmin Takdirmin Takdirmin, Takdirmin Tri Putri Paurru Wahyuddin Wahyuddin Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Waliq, M Nur Al Awwalul