Claim Missing Document
Check
Articles

LEARNING MOTIVATION AND PERCEPTION OF THE TEACHERS’ PEDAGOGIC COMPETENCE AND LEARNING ACHIEVEMENT IN SOCIAL SCIENCE OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Dhiu, Konstantinus Dua
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 1 (2017): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v1i1.10078

Abstract

This present study aims at investigating the relation between learning motivation and junior secondary level students’ learning achievement in social science, figuring out the relation between learning motivation and teachers’ pedagogic competence toward the students learning achievement. A number of 70 students are randomly selected as the sample of this study. The data are collected through questionnaire. This study reveals that; 1) the positive and significant relation between learning motivation altogether with teachers’ pedagogic competence and students learning achievement in social science subject, 2) a positive and significant relation between learning motivation and the perception of teachers’ pedagogic competence toward the students learning achievement in social science subject. 
KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL NGADA SEBAGAI BAHAN AJAR TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Baka, Natalia Agatha; Laksana, Dek Ngurah Laba; Dhiu, Konstantinus Dua
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 2 (2018): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v2i2.16181

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam budaya lokal Ngada yang dapat diintegrasikan dalam materi tematikdi Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah materi tematikSekolah Dasar di Kabupaten Ngada.Sedangkan objek yangditeliti adalah konten dan konteks budaya lokal Ngada. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metodeobservasi dan wawancara. Data dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajiandata, serta (4) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal Ngada yang dapatdiintegrasikan dalam materi tematik di SD diantaranya seperti : (1) permainan tradisional, (2) alat musik tradisional, (3) tariantradisional, (4) teknologi sederhana, (5) lagu daerah, (6) ritual adat, (7) keberagaman suku, (8) cerita dongeng, (9) makanankhas, (10) nilai-nilai Pancasila dalam budaya Ngada, (11) karya seni, (12) situs-situs budaya, (13) kenampakan alam danbuatan, (14) arah mata angin, serta (15) kerajinan tangan. Berdasarkan temuan di atas maka dapat disimpulkan bahwa budayalokal Ngada dapat diintegrasikan dalam materi tematik di Sekolah Dasar. Dengan demikian, pengintegrasian konten dankonteks budaya lokal Ngada dapat dijadikan bahan ajar tematik dan pedoman pengembangan perangkat pembelajaran danpenilaian di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERMUATAN MULTIMEDIA PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV DI KABUPATEN NGADA Riwu, Imelda Uma; Laksana, Dek Ngurah Laba; Dhiu, Konstantinus Dua
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 2 (2018): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v2i2.16182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema peduli terhadapmakhluk hidup yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar pada siswa kelas iv di kabupaten ngada, (2) mengetahuikualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema peduli terhadap makhluk hidupuntuk siswa sekolah dasar kelas IV di Kabupaten Ngada. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa TenggaraTimur. Subjek dalam penelitian ini adalah kurikulum 2013 kelas IV dan siswa SD kelas IV di Kabupaten Ngada. Sedangkanobjek yang diteliti adalah konten dan konteks kearifan lokal masyarakat Ngada yang relevan diintegrasikan dalam tema peduliterhadap makhluk hidup kelas IV untuk dijadikan sebuah bahan ajar elektronik bermuatan multimedia. Bahan ajar elektronikbermuatan multimedia ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2)design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronikbermuatan multimedia berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) Uji cobaahli konten/isi ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek pemilihan bahasa, penggunaan kalimat, kesesuaiancontoh dan kasus, kesesuaian soal-soal latihan dan kesesuaian isi materi dengan perkembangan TIK, (2) Uji coba ahli desainpembelajaran ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek kemenarikan desain cover dan kejelasan tulisan, (3)Uji coba ahli multimedia ada pada kategori baik, skor tertinggi ada pada aspek gambar/ilustrasi, (4) Uji coba siswa sebagaipengguna produk ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek video mendukung pemahaman materi. Dengandemikian, pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia ini layak digunakan pada siswa sekolah dasar kelas IV.
Asesmen Kompetensi Minimum Anak dalam Membangun Fondasi Literasi-Numerasi dan Bagaimana Implikasi pada Pembelajaran Anak Usia Dini: Minimum Competency Assessment of Children in Building the Foundation of Literacy-Numeracy and Its Implications for Early Childhood Learning Tollo, Vinchensia Theresia; Oka, Gde Putu Arya; Laksana, Dek Ngurah Laba; Dhiu, Konstantinus Dua
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v7i1.3803

Abstract

This study aims to analyze the factors contributing to the low literacy and numeracy skills of fifth-grade students at Piga Elementary School through the AKM test, as well as to formulate strategies to improve these skills starting from Early Childhood Education. The research method used is context analysis with a combination of data triangulation. The results of the study show that students' literacy and numeracy skills are categorized as very low. The low literacy and numeracy skills of students are caused by the lack of adequate stimulation since early childhood education, less varied learning methods, and lack of parental support. Previous studies also support these findings, showing that strong literacy and numeracy skills from an early age are crucial foundations for future learning success. To address this issue, comprehensive efforts are needed, such as improving the quality of learning in Early Childhood Education, actively involving parents, and developing a more relevant curriculum. This study concludes that enhancing literacy and numeracy skills from an early age is a long-term investment in producing intelligent and competitive generations. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa di SDK Piga melalui tes AKM, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kemampuan tersebut sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konteks dengan kombinasi triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi dna numerasi siswa masuk kategori sangat rendah. Rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa disebabkan oleh kurangnya stimulasi yang memadai sejak PAUD, metode pembelajaran yang kurang variatif, serta kurangnya dukungan orang tua. Penelitian sebelumnya juga mendukung temuan ini, yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi yang kuat sejak dini merupakan fondasi penting untuk keberhasilan belajar di masa depan. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan upaya yang komprehensif, seperti meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD, melibatkan orang tua secara aktif, dan mengembangkan kurikulum yang lebih relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi dan numerasi sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk menghasilkan generasi yang cerdas dan kompetitif.
Utilization of Reading Corners to Improve Literacy Skills of Grade II Students Through the Teaching Campus Program Anu, Maria Susanti; Dhiu, Konstantinus Dua; Juita, Angelina Kurnia; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Vol 13: Special Issue No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v13iSI1.11561

Abstract

This study was conducted based on the low reading literacy culture and some grade II students who still have difficulty reading. One of the school literacy movement programs that can be done to increase students' interest in reading is the Reading Corner program. The purpose of this study was to determine the role of the reading corner on students' interest in reading. The type of research used in this study is descriptive qualitative, with research methods in the form of observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were grade II students of SDK Piga, the object of this study was the reading corner in grade II. The results of the study showed that the reading corner plays a very important role in growing and increasing students' interest in reading at school. Based on the study, it can be concluded that with a reading corner, students can use the reading corner as the closest reading facility, as the closest reading material, and also as a comfortable and attractive place to increase interest in reading. The reading corner is managed by teachers and students who aim to introduce students to fun learning resources.
Literacy Assistance Strategy for Group Guidance and Counseling to Increase Students' Interest in Reading at SDI Waewaru, Ngada District, 2024 Wonga, Maria Tevian; Meka, Marsianus; Dhiu, Konstantinus Dua; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Vol 13: Special Issue No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v13iSI1.11563

Abstract

This research aims to determine the literacy assistance strategy for group guidance and counseling to increase students' interest in reading at SDI Waewaru, the research location was conducted at SDI Waewaru, Ngada district, Aimere subdistrict, the population consists of 1 class which is class III. There is still a low interest in reading among students at SDI Waewaru class III, especially for 6 students who have a very low interest in reading. Reading is one of the important things in all kinds of learning processes. It is through reading various knowledge that can lead to success that we can obtain. The method used in this research is a descriptive qualitative research method taken from the results of classroom learning observations, interviews, and documentation of student activities in the classroom learning process and literacy habits at school. The research results show that interest in reading is still relatively low due to several factors such as lack of reading habits, lack of parental support to motivate students to increase children's interest in reading, and lack of teacher creativity in developing students' reading skills.
Implementation of The Reading Corner Program to Improve Student Literacy at SDK Kekajodho Woga, Maria Trisanti; Dhiu, Konstantinus Dua; Fono, Yasinta Maria; Ita, Efrida
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Vol 13: Special Issue No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v13iSI1.11560

Abstract

The reading corner is the utilization of a corner of space as a place for students to read and books are provided for reading. The reading corner plays an important role in improving students‘ literacy by providing a comfortable and attractive reading space and providing various reading materials. The purpose of this program is to improve students’ literacy at SDK Kekajodho. The research method used is descriptive qualitative research with a literature writing method and data collection using observation, interview, and documentation techniques. The results of this study show that the implementation of the reading corner can improve student literacy, increase student interest in reading, increase student insight and knowledge, and help teachers create varied learning.
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK SENI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON, ROSS DAN KEMP PADA KURIKULUM K13 DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Deghe, Marianus; Dhiu, Konstantinus Dua; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.162

Abstract

Deghe, Marianus (2020), Pengembangan Tujuan Pembelajaran Aspek Seni Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Morrison, Ross Dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Skripsi, Program Studi PG-PAUD STKIP CITRA BAKTI. Skripsi ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I : Konstantinus Dua Dhiu, SH., M.Pd dan Pembimbing II : Florentianus Dopo, SS.,M.Pd Kata-kata kunci : Tujuan Pembelajaran, Seni, Morrison, Ross dan Kemp. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa Sedangkan objek yang diteliti adalah aspek seni Anak Usia Dini yang dilakukan dengan berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp. Tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini dikembangkan dengan menggunakan model Rowntree. Model ini terdiri atas tiga langkah, yaitu: (1) perencanaan, (2) pengembangan, (3) evaluasi. Hasil penelitian pengembangan tujuan pembelajaran aspek berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, (3) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini layak digunakan pada Anak Usia Dini kelompok A dan B.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ASPEK FISIK DENGAN MODEL MORRISON, ROSS DAN KEMP KURIKULUM K13 DI TKK RUTOSORO Wunu, Beatrix; Dhiu, Konstantinus Dua; Natal, Yanuarius Ricardus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di PAUD Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa Sedangkan objek yang diteliti adalah aspek Fisik Motorik Anak Usia Dini yang dilakukan dengan berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp. Tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini dikembangkan dengan menggunakan model Rowntree. Model ini terdiri atas tiga langkah, yaitu: (1) perencanaan, (2) pengembangan, (3) evaluasi. Hasil penelitian pengembangan tujuan pembelajaran aspek berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, (3) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini layak digunakan pada Anak Usia Dini kelompok A dan B
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON ROOS DAN KEMP PADA KURIKULUM 2013 PAUD KELOMPOK A DAN B DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI TAHUN AJARAN 2019/2020 Sewu, Marselina Meo; Dhiu, Konstantinus Dua; Maku, Karmelia Rosfinda Meo
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.233

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini berada dalam masa keemasan di sepanjang rentang usia perkembangan manusia. Masa ini merupakan periode sensitif karena mudah menerima stimulus-stimulus dari lingkungannya. Pada masa ini anak siap melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memahami dan menguasai lingkungannya. Agar pembelajaran yang diselenggarakan di lembaga pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis maka perlu dilakukan pengembangan tujuan pembelajaran. Pengembangan tujuan pembelajaran adalah salah satu cara penemuan proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran yang baik harus didukung dengan perencanaan yang baik sehingga mulai dari persiapan dan pengevaluasian terhadap proses pembelajaran akan lebih terarah dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek Sosial Emosional berdasarkan Model Pembelajaran Morrison Ross Dan Kemp pada kurikulum 2013 kelompok A dan B di PAUD Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek Sosial Emosional berdasarkan Model Pembelajaran Morrison Ross Dan Kemp pada kurikulum 2013 kelompok A dan B diPAUD Terpadu Citra Bakti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori baik, uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. DEVELOPMENT OF EMOTIONAL SOCIAL ASPECT LEARNING OBJECTIVES BASED ON THE MORRISON ROOS AND KEMP LEARNING MODELS IN THE 2013 CURRICULUM OF KINDERGARTEN IN GROUP A AND B AT DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Abstact The childhood are in gold period in along the age range human development. This period is sensitive period, during this period the children specifically receptive stimulating from the environment. This period is a sensitive period because it easily accepts stimuli from the environment. At this time children are ready to carry out various activities in order to understand and master their environment. In order for learning held at early childhood education institutions to have a strategic role, it is necessary to develop learning objectives. The development of learning objectives is one way of finding a good learning process. Good learning must be supported by good planning so that starting from preparation and evaluating the learning process will be more focused and right on target. This study aims to: (1) produce learning tools regarding the learning objectives of the Social Emotional aspects based on the Morrison Ross and Kemp Learning Model in the 2013 curriculum for groups A and B in PAUD Citra Bakti, (2) determine the quality of product test results for the development of social aspects of learning objectives Emotional based on Morrison Ross and Kemp's Learning Model in the 2013 curriculum for groups A and B at the Citra Bakti Integrated PAUD. The subjects in this study were PAUD teachers groups A and B in Golewa District. The results showed that the material expert trial was in the very good category, the learning design expert trial was in the good category, the linguist trial was in the very good category.
Co-Authors Afrensiana Siktas Woa Agustina Moi Do Alexander Uta Alfonsa Dobe Andi Nafsia Angelina Kurnia Juita Angelina Merici Muwa Anjelina Kedhi Anu, Maria Susanti Anu, Melania Krisanta Ari, Magdalena Boa Aro, Simphorosa Baka, Natalia Agatha Baka, Natalia Agatha Bay, Maria Alwisia Doe Beatrix Wunu Bebho, Yohanes Beku, Veronika Yuliana Bena, Theresia Atlavia Beru, Valensia Ota Bhubhu, Mathilde Mere Bio, Febronia Daga, Yohana De Pazi Tawa, Maria Magdalena Debo, Maria Elenora Deghe, Marianus Dek Ngurah Laba Laksana Dek Ngurah Laba Laksana Dese, Mariana Dhewa, Yuergen Armando Dhi, Bibiana Diwi, Maria Karmelita Dominic, Midhun Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Ebu Elisabeth Tantiana Ngura Elisabeth Tantriana Ngura Elisabeth Weweng Emirensiana Keti Eno, Prodensiana Erista Saputri Liu Eustakia Lidwina Koe Euvemia Noa Fachry Abda El Rahman Ferdinanda Nonang Ferdinandus Samri Florentina Pini Fono, Maria Yasinta Gae, Krisna Gde Putu Arya Oka Geme, Yohana Tri Yanti Getrudis Nahung Guwa, Ursula Ibrahim, Kajo Imelda Rosana Milo Jau, Maxima Yohana Jefrino Jun Jelo, Maria Hildegar Ruda Jun, Jefrino Karmelia Rosfinda Meo Maku Kembo, Maria Relista Kristina Milo Kua, Maria Yuliana Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dek. Ngurah Laba Letisia Nembo Lopes, Priska Ariyani Maria Tina Lowa, Ronaldo Agustinus Ria Malo, Martha Maria Adelina Woga Nenu Maria Anisia Nenu Ngole Maria Anjelina Oli Maria Carmelita Tali Wangge Maria Desidaria Noge Maria Dominika Bebhe Bay Maria Editha Bela Maria Elenora Debo Maria Epresia Meo Meo Maria Fenista Ega Maria Florida Eda Maria Fransiska Bidi Maria Hildegar Ruda Jelo Maria Karmelita Diwi Maria Magdalena Bupu Maria Melita Uko maria mistika ule Maria Pignata Lili Wosi Maria Relista Kembo Maria Thresia Nena Maria Trisanti Woga Maria Yeliyanti Rapu Rapu Marianus Deghe Marselina Meo Sewu Marsianus Meka Martha Malo Maxima Yohana Jau Mbi, Rahma Media Trinitas Ria Meka, Marsianus Melania Restintuta Ngonu Menge, Wilhelmina Meo, Maria Alfonsia Meo, Maria Dionesia Meo, Marsela Viktoria Meo, Vinsensia Mere, Veronika Owa Mori, Clotilda Nahung, Getrudis Natal, Yanuarius Ricardus Natalia Rosalina Rawa Ndange, Sisilia Nenu, Maria Adelina Woga Ngadha, Yohana Karolina Ngao, Theresia Ngasi, Maria Oktaviana Nggai, Martina Maria Susi Susanti Ngole, Maria Anisia Nenu Ngonu, Melania Restintuta Ngura, Elisabeth Tantriana Ngurah Mahendra Dinatha Ninu, Marselina Noa, Euvemia Nurtiana Enem Nurwijayanti Oli, Maria Anjelina Pase, Vernisia Angela Pasu, Maria Margalence Priska Ariyani Maria Tina Lopes Prisko Yanuarius Djawaria Pare Prodensiana Eno Raden Mohamad Herdian Bhakti Rapu, Maria Yeliyanti Raymunda Nona Tuga Rendo, Maria Erosiana Rewang, Maria Roselina Jein Ria, Media Trinitas Ristana Detty Rita, Florida Riwu, Imelda Uma Riwu, Imelda Uma Rosalia Lende Sada, Apolonia Sao, Vaustina Angrita Sayangan , Yohanes Vianey Sayangan, Yohanes V Seku, Stefania Sela, Maria Petrosia Wea Sere, Asmira Sewu, Marselina Meo Simphorosa Aro Sina, Rofina Berlian Ari SULASTRI Sulastri Tai, Maria Anjelina Tai, Maria Natalia Defatima Tawa, Maria Emirentiana Theresia Ikin Tollo, Vinchensia Theresia Tuga, Veronika Uko, Maria Melita Una, Luxcya Martir Wona Ursula Guwa Vaustina Angrita Sao Veronika Owa Mere Wea, Ancelina Bao Wea, Helena Rhero Wela, Herkuliana Natalia Weti, Maria Oncilia Weweng, Elisabeth Woga, Maria Trisanti Woga, Maria Trsanti Wonga, Maria Tevian Wosi, Maria Pignata Lili Wunu, Beatrix Yanuarius Ricardus Natal Yasinta Maria Fono Yasinta Maria Fono Yohana Dhengi Yohana Irmawati Yohana Karolina Ngadha Yohanes Bebho Yohanes Vianey Sayangan Yuergen Armando Dhewa Yuliana Uko Zae, Marsela Gaudensia