Claim Missing Document
Check
Articles

PREFERENSI TIPE SUBSTRAT DAN KEPADATAN POPULASI Ophiomastix annulosa (Muller & Troschel, 1842) DI EKOSISTEM INTERTIDAL PANTAI BILIK TAMAN NASIONAL BALURAN Rendy Setiawan; Retno Wimbaningrum; Arif Mohammad Siddiq; Arif Pratiwi; Hanif Roudhatul Firdausiyah
Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) Vol 5, No 1 (2022): JKPT Juni 2022
Publisher : Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpt.v5i1.10614

Abstract

Spesies bintang mengular Ophiomastix annulosa termasuk dalam kelas Ophiuroidea yang berperan penting dalam ekosistem sebagai pemakan detritus dan partikel – partikel kecil yang berasal dari subtrat (surface deposit feeder). Spesies ini mampu hidup dan menempati berbagai habitat dengan tipe substrat berupa karang hidup, karang mati, pecahan karang, dan daerah lamun. Tipe substrat tersebut dapat ditemukan di Pantai Bilik Taman Nasional Baluran (TNB). Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan preferensi tipe substrat dan kepadatan populasi O. annulosa. Penelitian ini menggunakan metode jelajah terstruktur dengan analisis data penilaian tipe substrat berdasarkan kode bentik (benthic code) dan menghitung kepadatan dari O. annulosa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spesies O. annulosa banyak ditemukan pada tipe substrat karang mati (91.5%) dan karang masif (5.82%) dengan kepadatan tergolong rendah yaitu 0.0089 individu/m².
Kepadatan dan Pola Distribusi Jenis Kima Lubang (Tridacna crocea Lamark, 1819) di Ekosistem Intertidal pantai Bilik Taman Nasional Baluran Rendy Setiawan; Retno Wimbaningrum; Arif Pratiwi; Rifiqa Indrie Wahyudi
Jurnal Kelautan Vol 15, No 3: Desember (2022)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v15i3.14484

Abstract

ABSTRACKBorer clam (Tridacna crocea) is species of family Tridacnidae which has not over 15 cm. This species used as a source of protein, their shell are used as souvenirs, and the juvenile of T. crocea are sold as aquascape. Although this species has been cultivated, citizen still exploits is directly in its habitat. This activity is feared to reduce the presence on its population in nature. One of the habitats of this species is in the ecosystem intertidal Bilik coastal Baluran National Park.The purpose of this study was to determine the density and distribution pattern of boring clams in in the ecosystem intertidal Bilik coastal Baluran National Park. The method used is the transect plot method. The density of T. crocea is 0.15 ind/m2 with the type of distribution pattern being clustered. The type of clustered distribution pattern indicated by the value of Id1, namely Id=30.2182. Keywords: Kima, Bilik Coast, Baluran National ParkABSTRAKKima lubang (Tridacna crocea) merupakan jenis kima terkecil dari famili Tridacnidae yang memiliki panjang cangkang tidak lebih dari 15 cm. Jenis kima ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber protein, cangkangnya untuk sovenir, dan anakan dijual hidup sebagai komponen aquascape. Walaupun jenis ini sudah dibudidayakan, namun masyarakat masih melakukan eksploitasi secara langsung di habitatnya. Aktivitas ini dikhawatirkan dapat menurunkan keberadaan populasi ini di alam. Salah satu habitat kima lubang adalah di ekosistem intertidal Pantai Bilik Taman Nasional Baluran. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kepadatan dan pola distribusi kima lubang di ekosistem intertidal Pantai Bilik Taman Nasional Baluran. Metode yang digunakan untuk menentukan kepadatan dan pola distribusinya adalah metode plot-transek. Kepadatan T. crocea adalah 0.15 ind/m2 dengan tipe pola distribusinya adalah mengelompok. Tipe pola distribusi mengelompok ditunjukkan dengan nilai Id1 yaitu Id=30.2182.  Kata Kunci: Kima lubang, Tanjung Bilik, Taman Nasional Baluran
Model Pertumbuhan Populasi Sapi Yang Digembalakan Liar Di Resort Labuhan Merak Taman Nasinal Baluran: In Population Growth Model Of Wild Cattle Pastured in Resort of Labuhan Merak Baluran National Park Hidayat Teguh; Rendy Setiawan; Nindy Agusti Wulansari
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 22 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.8 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v22i1.8337

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mengetahui jumlah individu sapi yang digembalakan liar di resort Labuan Merak TN Baluran dan untuk mengetahui model pertumbuhan populasi sapi yang digembalakan liar di Resort Labuhan Merak TN Baluran. Taman Nasional (TN) Baluran merupakan suatu kawasan konservasi yang memiliki keanekeragaman flora, fauna dan ekosistem yang beragam. Penggembalaan liar menjadi permasalahan utama yang sedang dihadapi oleh TN Baluran khususnya di Resort Labuhan Merak. Permasalahan yang muncul akibat adanya penggembalaan liar adalah terancamnya kelestarian satwa endemik di TN Baluran. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh data jumlah sapi pada bulan Juli 2018 dan untuk menentukan model pertumbuhan populasi sapi yang digembalakan liar di Resort Labuhan Merak TN Baluran. Metode penelitian menggunakan dua data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui kuisioner dan survey secara langsung terhadap peternak, sedangkan data sekunder didapatkan dari pihak pendataan sapi oleh TN Baluran. hasil penelitian didapatkan 2241 ekor sapi yang digembalakan liar di Resort Labuhan Merak TN Baluran dengan model pertumbuhan populasi logistik.
MITIGASI RISIKO BENCANA BANJIR DI DESA ANDONGSARI KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER Galih Wicaksono; Rendy Setiawan; Krisnamurti Krisnamurti; Anik Suwandari
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 3 No. 3 (2023): Batara Wisnu | September - Desember 2023
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bw.v3i3.214

Abstract

This activity program is in partnership with the Andongsari Village Government, which is one of the villages supported by the University of Jember. The main problem in this village is the lack of knowledge and equipment that focuses on reducing the impact of flood risk, which means that flood events cannot be predicted accurately by the community. Based on these problems, the proposing team offered several solutions such as providing grants of equipment related to flood management, guidebooks for dealing with floods, training on early warning systems for flood disasters and efforts to introduce and preserve the environment. The method of implementing this activity is in several stages, which generally include: funding for equipment grants, training and simulation, mentoring, and activity evaluation. With the activities and equipment grants that have been carried out, the Village Government feels helped and has a better understanding of flood disaster risk mitigation, so that in the future it will be better prepared when facing floods
Keanekaragam Jenis Gastropoda Di Hutan Mangrove Jatipapak Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo Rendy Setiawan; Arif Mohammad Siddiq; Retno Wimbaningrum; Hari Sulistiyowati; Mita Yuni Aditiya
BIOEDUSCIENCE Vol 5 No 3 (2021): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/j.bes/536235

Abstract

Background: Research related to the existence and diversity of Gastropod species in the Alas Purwo National Park is still very minimal, especially in mangrove forests. The purpose of this study was to determine the diversity of gastropods in the mangrove forests of Jatipapak Resort Kucur, Alas Purwo National Park. Methods: This study was conducted from April to December 2020. The method used was purposive sampling by following systematic transects of mangrove vegetation. Results: The results of the research obtained were 420 Gastropods belonging to 6 tribes, 11 genera, and 14 species. The diversity of Gastropods in the mangrove forests of Jatipapak TN Alas Purwo is in the moderate category, this is indicated by a value of 1.966 and the similarity of Gastropods is quite evenly distributed with a value of 0.745. Conclusion: Based on these results, the most common species found was Nerita articulata, while the least species found was Ellobium aurisjudae.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI SAINS PADA POKOK BAHASAN MATERI MASSA JENIS Kevin Cahya A.U; Rendy Setiawan; Lia Sandra Parwatiningsih; Nila Mutia Dewi; Bambang Supriadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21968

Abstract

Globalisasi adalah suatu proses dimana  perubahan tatanan sosial di masyarakat terjadi di seluruh dunia dan tidak  mengenal adanya batas waktu, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi bukti dari globalisasi. Pesatnya perkembangan tersebut juga dipengaruhi oleh pendidikan, yang mana pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan. Tujuan kegiatan penelitian ini adalah mengkaji efektivitas Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Literasi Sains Pada Pokok Bahasan Materi Massa Jenis kepada siswa sekolah menengah pertama. Dasar metode penelitian ini adalah metode service learning (SL). Hasil kegiatan penelitian ini menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar literasi sains sebelum dan sesudah adanya perlakuan, rata-rata hasil belajar literasi sesudah perlakuan lebih tinggi dibandingkan sebelum diberi perlakuan. Nilai Sig. (2-tailed) 0,000 , 0,05, maka dapat dijelaskan terdapat perbedaan yang signifikan dari sebelum diberi perlakuan (pretest) dan setelah diberi perlakuan (Postest). Nilai rata-rata N-gain Score 0,7940 > 0,7 artinya kategori yang diperoleh adalah tingkat efektivitasnya tinggi. Sedangkan nuntuk nilai N-gain diperoleh nilai sebesar 79,40% sehingga dapat dikatakan bahwa Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Literasi Sains Pada Pokok Bahasan Materi Massa Jenis efektif.
Keanekaragam Jenis Gastropoda Di Hutan Mangrove Jatipapak Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo Rendy Setiawan; Arif Mohammad Siddiq; Retno Wimbaningrum; Hari Sulistiyowati; Mita Yuni Aditiya
BIOEDUSCIENCE Vol 5 No 3 (2021): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/j.bes/536235

Abstract

Background: Research related to the existence and diversity of Gastropod species in the Alas Purwo National Park is still very minimal, especially in mangrove forests. The purpose of this study was to determine the diversity of gastropods in the mangrove forests of Jatipapak Resort Kucur, Alas Purwo National Park. Methods: This study was conducted from April to December 2020. The method used was purposive sampling by following systematic transects of mangrove vegetation. Results: The results of the research obtained were 420 Gastropods belonging to 6 tribes, 11 genera, and 14 species. The diversity of Gastropods in the mangrove forests of Jatipapak TN Alas Purwo is in the moderate category, this is indicated by a value of 1.966 and the similarity of Gastropods is quite evenly distributed with a value of 0.745. Conclusion: Based on these results, the most common species found was Nerita articulata, while the least species found was Ellobium aurisjudae.
Pola Distribusi Populasi Cypraea tigris Linnaeus 1758 Di Ekosistem Intertidal Pantai Bilik Taman Nasional Baluran Rendy Setiawan; Retno Wimbaningrum; Arif Pratiwi; Mufidatul Khoironiyah
Juvenil Vol 5, No 3: Agustus (2024)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v5i3.23562

Abstract

ABSTRAKPerairan Indonesia memiliki keanekaragaman jenis organisme laut yang beragam dan salah satu contohnya adalah Gastropoda. Gastropoda merupakan hewan invertebrata dari Filum Moluska yang bercangkang tunggal (univalvia) atau tidak bercangkang. Salah satu Gastropoda bercangkang tunggal adalah Cypraea tigris. Cypraea tigris merupakan anggota famili Cypraeidae yang ditemukan hidup pada perairan dangkal hingga laut dalam di wilayah tropis dan subtropis. Biota ini memiliki peran ekologis antara lain sebagai detritivor, omnivor, dan hiperakumulator, serta memiliki peran ekonomis dapat dikonsumsi dagingnya dan dapat diperjualbelikan cangkangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan pola distribusi populasi C. tigris di ekosistem intertidal Pantai Bilik Taman Nasional Baluran. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode plot-transek dengan cara meletakkan plot pada garis transek. Analisis data menggunakan rumus kepadatan jenis dan Indeks Morisita. Hasil penelitian menunjukkan kepadatan populasi C. tigris pada ekosistem ini adalah 0,04 individu/m2 yang tergolong kategori rendah dan tipe pola distribusinya adalah mengelompok.Kata Kunci: C. tigris, Pantai Bilik, Taman Nasional BaluranABSTRACTIndonesian waters have a wide diversity of marine organisms and one example is Gastropoda. Gastropods are invertebrate animals from the Mollusc Phylum that are single-shelled (univalvia) or non-shelled. One of the single-shelled Gastropods is Cypraea tigris. Cypraea tigris is a member of the Cypraeidae family found living in shallow to deep waters in tropical and subtropical regions. This biota has an ecological role, among others, as a detritivor, omnivore, and hyperaccumulator, and has an economic role that can be consumed for meat and can be traded for its shell. This study aims to determine the density and distribution pattern of the C. tigris population in the intertidal ecosystem of Bilik coastal, Baluran National Park. This research was conducted using the plot-transect method by placing plots on transect lines. Data analysis used the species density formula and Morisita Index. The results showed that the population density of C. tigris in this ecosystem was 0.04 individuals/m2 which was classified as low and the type of distribution pattern was clustered.Keywords: C. tigris, Bilik Coast, Baluran National Park
Pola Distribusi Dan Kepadatan Populasi Bulu Babi (Tripneustes gratilla Linnaeus, 1758) di Ekosistem Intertidal Pantai Bilik Taman Nasional Baluran Setiawan, Rendy; Siddiq, Arif Mohammad; Pratiwi, Arif; Dwi Susanto, Miftha Amilia
Journal of Marine Research Vol 12, No 4 (2023): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v12i4.37933

Abstract

Spesies Tripneustes gratilla merupakan bulu babi yang termasuk anggota dari kelas Echinoidea. Hewan ini dapat ditemukan di ekosistem intertidal dan tergolong sebagai biota bentik yang sering ditemukan di ekosistem terumbu karang dan padang lamun. Spesies T. gratilla memiliki nilai ekologis yang penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, yaitu sebagai herbivor dan juga sebagai spesies kunci yang mampu mengendalikan pertumbuhan makroalga yang hidup di ekosistem terumbu karang. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pola distribusi dan kepadatan populasi T. gratilla di ekosistem intertidal Pantai Bilik Taman Nasional (TN) Baluran. Metode menentukan pola distribusi dilakukan metode transek plot sistematis dengan cara meletakkan plot paralon berukuran 1x1 m di sepanjang transek garis. Pola distribusi T. gratilla di ekosistem intertidal Pantai Bilik TN Baluran tergolong mengelompok berdasarkan hasil analisis menggunakan Indeks Morisita dengan nilai Id sebesar 4.8. Kepadatan T. gratilla di ekosistem intertidal Pantai Bilik TN Baluran tergolong rendah dengan nilai kepadatan 0.2 Ind/m2 atau apabila dikonversikan maka hanya ada 2 individu dalam area plot seluas 10 m2. Tripneustes gratilla is a sea urchin that belongs to the class Echinoidea. These animals can be found in intertidal ecosystems and are classified as benthic biota which are often found in coral reef and seagrass ecosystems. The species T. gratilla has an important ecological value in maintaining the balance of marine ecosystems, namely as a herbivore and also as a key species capable of controlling the growth of macroalgae that live in coral reef ecosystems. The purpose of this study was to determine the pattern of distribution and population density of T. gratilla in the intertidal ecosystem of Bilik Beach, Baluran National Park. The method of determining the distribution pattern is carried out using the systematic plot transect method by placing 1x1 m paralon plots along the line transects. The distribution pattern of T. gratilla in the intertidal ecosystem of Bilik Beach, Baluran National Park, is classified as clustered based on the results of an analysis using the Morisita Index with an Id value of 4.8. The density of T. gratilla in the intertidal ecosystem of Bilik Beach, Baluran National Park, is low, with a density value of 0.2 Ind/m2 or when converted, there are only 2 individuals in a plot area of 10 m2.
The results of seabird survey in Pangpang Bay, East Java, Indonesia Siddiq, Arif Mohammad; Sulistiyowati, Hari; Wimbaningrum, Retno; Setiawan, Rendy; Ananda, Rizky Putra; Qisti, Nissaul
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Sci and Tech, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v11i2.39030

Abstract

.
Co-Authors Abed Nego, Abed Agustina, Rizka Aida Mursyidah Akas Pinaringan Sujalu Alfian, Ridho Amalia, Rizqy Ambarwati, Dwita Ananda, Mia Bella Dwy Ananda, Rizky Putra Anggara, Argy Anggreini, Widyantari Anik Suwandari Anjani, Rifkah Ajeng Ardyansyah, Mochammad Aditya Ardyansyah Ari Irawan Arif Mohammad Siddiq Arif Pratiwi Arif Pratiwi Audyna, Sayyidha Rahma Bambang Supriadi Baraas, Abdillah Cahyono, Haris Cloudya, Cindy Dwi Setyati Dwi Susanto, Miftha Amilia Eva Tyas Utami Fandani, Septian Theo Febrianti, Silvia Dwi Firmansyah, Puji Fresha Aflahul Ula Fresha Aflahul Ula Fuad Bahrul Ulum GALIH WICAKSONO Galih Wicaksono Hanif Roudhatul Firdausiyah Haris Cahyono Hidayat Teguh Hidayatullah, Alhabsy Iqbal Setiawan Saputra Joanita Jalianery Kanthi A. Widayati Kevin Cahya A.U Krisnamurti Krisnamurti Kristiana kristiana Kurniawan, Joko Kusuma, Emy Rizta Lailiyah, Refi Umairotul Lia Sandra Parwatiningsih Luh Putu Indah Budyawati Lukman Hakim Melinda Melinda Mita Yuni Aditiya Mufidatul Khoironiyah Muhammad Kurniawan Mujahiddin, Dwi Ery Mukhamad Su'udi Nabella, Putri Rama Nasyua, Shavira Destia Nila Mutia Dewi Nindy Agusti Wulansari Nindy Agusti Wulansari Ningrum, Asyifa Yasmin Octavianus, Jaeson Peronika, Agustina Pradana, Yuan Zulia Pradina Purwati Pratiwi, Arif Purwatiningsih Purwatiningsih Purwatiningsih, P. Qisti, Nissaul Rajagukguk, Katarina Rani Rani, Cynthia Ravitamala, El Shania Rifiqa Indrie Wahyudi Rika, Rika Rike Oktarianti Rina Maryanti Rosida, Waki’atil Roziqoh, Wasiatur Sabila, Firman Syauqi Nur Sabrina, Ifa Annisa Santi Feronika Sijabat Santi Feronika Sijabat Sara Fati Indra Sari, Intan Suci Novita Setianto, Erwan Sihombing, Dea Elisa Silaban, Pangeran O. J Simanjorang, Rican Siti Rofiah, Siti Suci Rahayu, Dwi Sudarmadji Sudarmadji Sudarmadji, S. Sulistiyowati, Hari Supriadi, Dudun Susantin Fajariyah Syafira Lailatul Ulfa Marfuah Syahputra, Daniel Syamsul Arifin Talitha Azza Meidyna Putri Tri Atmowidi Tsaniyah Indah, Zainatuts Umi Khabibah Wahyu Tri Agustin Wardiani, Fefi Eka Wati, Dewi Erna Wimbaningrum, Retno Yudesman, Fatriani Margareta Yusana, Erli Viyan Zuhdi Yahya, Zuhdi