p-Index From 2021 - 2026
6.099
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-JUPEKhu Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Jurnal SOLMA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) JURNAL FARMASIMED (JFM) Majalah Farmasetika Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal Jurnal Cahaya Mandalika UNES Journal of Swara Justisia Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda) Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Journal of Pharmaceutical and Sciences. Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia JITAA : Journal Of International Taxation, Accounting And Auditing Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa (Jurnal PKM BATASA) Jurnal Pengabdian Farmasi dan Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal of Community Development and Empowerment Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan Nining, Nining; Yeni, Yeni
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1427

Abstract

Peningkatan serapan kopi oleh industri merupakan strategi yang perlu dilakukan dalam memperluas diversifikasi produk kopi. Serapan kopi produksi Indonesia berkisar sekitar 35% dan sisanya masih diekspor. Desa Kaliaren merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang wilayahnya banyak ditanami kopi. Selama ini, penjualaan kopi oleh para petani secara langsung hanya dalam kondisi segar. Oleh karena itu, perlu dilakukannya suatu usaha untuk memvariasikan produk olahan kopi setempat. Salah satu usaha tersebut adalah memberdayakan masyarakat agar mampu secara mandiri memanfaatkan potensi daerahnya yaitu dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan teknologi tepat guna proses pembuatan sabun scrub kopi yang dapat dijadikan produk souvenir komoditas lokal. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun scrub; (2) Peserta pelatihan kelompok ibu-ibu PKK dan KWT telah mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan sabun scrub selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun scrub ke depannya.
Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan Nining Nining; Yeni Yeni
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.63 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1427

Abstract

Peningkatan serapan kopi oleh industri merupakan strategi yang perlu dilakukan dalam memperluas diversifikasi produk kopi. Serapan kopi produksi Indonesia berkisar sekitar 35% dan sisanya masih diekspor. Desa Kaliaren merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang wilayahnya banyak ditanami kopi. Selama ini, penjualaan kopi oleh para petani secara langsung hanya dalam kondisi segar. Oleh karena itu, perlu dilakukannya suatu usaha untuk memvariasikan produk olahan kopi setempat. Salah satu usaha tersebut adalah memberdayakan masyarakat agar mampu secara mandiri memanfaatkan potensi daerahnya yaitu dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan teknologi tepat guna proses pembuatan sabun scrub kopi yang dapat dijadikan produk souvenir komoditas lokal. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun scrub; (2) Peserta pelatihan kelompok ibu-ibu PKK dan KWT telah mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan sabun scrub selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun scrub ke depannya.
Pendampingan Pendampingan Anak Didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) II Bandung dalam Pengembangan Produk Sabun Amalia, Anisa; Khaira Nursal, Fith; Ridwan Zamzany, Faizal; Nining, Nining
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.11308

Abstract

Background: Skill development is an activity that can be provided by LPKA officers and from the wider community, such as educational institutions. One of the trainings from the Community Partnership Program (PKM) that can be taught to LPKA Students is the manufacture of household soap and efforts and strategies to market it as a home product that is not inferior in quality to industrial products. This training is expected to increase the skills of students in producing quality soap products and improve the ability of students to do marketing so that they can be used as provisions for students when returning to society. Method: Students of LPKA II Bandung as non-productive community partners are targets that have the potential to develop their skills so as to reduce the burden on the government in overcoming employment problems. The program stages consist of training in making household soap products in the form of liquid dish soap and solid soap using natural materials that are easily obtained. Indicators of success from providing this material can be known by comparing the value of test results before and after the activities obtained by participants. Results: There was a significant increase in participants' knowledge about the quality and quality of soap and product marketing techniques (p < 0.05). Conclusion: There was a significant increase in participants' knowledge about the quality and quality of soap and product marketing techniques (p < 0.05).