Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Metal Impregnation Of Fe Cu And Co on Surface Area of ZSM-5 Catalyst Analyzed Using Surface Area Analyzer (AAS) Sihotang, Andreas; Is Heriyanti, Septina; Djangkung Sumbogo Murti, Sri; Mirda Yanti, Fusia; Farizt Ichsan, Ahmad; Adiningtyas Putri, Alya; Riski Gusti, Diah
Al-Kimia Vol 10 No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-kimia.v10i2.32912

Abstract

The number of watercrafts in the sea will have an impact on the amount of waste lubricant oil that is discharged into the sea, which ultimately results in pollution. The increasing level of hazardous and toxic materials (B3 waste) is concerned to have a wider impact on public health and environment quality. One of the B3 wastes that requires special handling due to its high quantities is used lubricating oil. Utilization and processing of waste lubricant oil discharged from the ship is an alternative that can be applied to reach efficient consumption of petroleum which is shrinking from year to year. Therefore, we need a processing method that can reduce the pollutants generated from the waste, one of which is the Acid Clay Treatment method. This treatment aims to determine the best conditions for reducing heave metal lead (Pb) through Acid Clay Treatment method and to assess the decrease in Pb concentration contained in used lubricating oil from ship. The adsorbent used was clay that has been activated with sulphuric acid. The processing of used lubricating oil was carried out using three variations, including adsorbent concentration, contact time, and acidity (pH). The test results of used oil lubricating oil processing were 15 gram of adsorbent concentration, 90 minutes of contact time, and pH 4. The Pb reduction efficiency obtained from Acid Clay Treatment method in the best conditions was 53.72%.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DESA TANGKIT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH ALAM LOKAL MENJADI PRODUK EKONOMI UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA Diah Riski Gusti; Intan Lestari; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.556-561

Abstract

Setiap jenis tumbuhan ataupun tanaman memiliki bagian morfologi yaitu daun, batang, buah, bunga dan akar. Tidak banyak dari kita yang tahu bahwa beberapa jenis daun ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan seni atau kerajinan yang bernilai tinggi. Misalnya daun sirsak, daun nangka, daun jeruk, daun rambutan, daun pterydophyta dan lain-lain. Banyak kita jumpai jenis-jenis tanaman tersebut dibudidayakan oleh masyarakat karena buah dari jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Akan tetapi banyak dari masyarakat tidak memanfaatkan daun dari jenis tanaman tersebut, padahal daun dari jenis tanaman tersebut bisa berpotensi sebagai obat-obatan, selain itu bisa juga digunakan untuk produk kerajinan tangan yaitu dibuat menjadi souvenir. Sekitar desa tangkit banyak terdapat berbagai jenis tanaman yang umumnya tumbuh liar yang tidak terlalu dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah. Hal ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi seperti souvenir. Produk dapat dihasilkan dengan memberdayakan ibu rumah tangga untuk dapat membantu perekonomian keluarga yang semakin sulit akibat semakin menipisnya stock bahan baku batu bata yang menjadi sumber utama perkenonomian warga. Kegiatan pembuatan souvenir ini sangat penting dilakukan karena bahan dan alatnya sangat mudah didapatkan serta prosedur kerjanya yang tidak susah sehingga ibu-ibu rumah tangga bisa membuat souvenir. Mitra yang akan bekerjasama dengan kami adalah masyarakat khususnya ibu rumah tangga RT. 26 Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan akan memberikan pengetahuan, keterampilan dan bakat berwirausaha kepada mitra yaitu masyarakat terutama Ibu-Ibu Rumah Tangga RT. 26 Desa Tangkit melalui pelatihan pengolahan limbah alam lokal menjadi produk bernilai ekonomi untuk membantu perekonomian keluarga. Dalam melakukan pengabdian pelatihan pembuatan souvenir dari limbah alam lokal, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bahwa limbah alam lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa dijadikan sebagai pendapatan. Kegitan ini juga diharapakan dapat meningkatkan softskill mitra dalam bidang kewirausahaan sehingga mitra dapat membuat atau mendirikan sendiri tempat penjualan dari souvenir gantungan kunci dari limbah alam lokal tersebut sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2023 di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam, dimana ibu-ibu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, diakhir kegiatan terbuatnya produk souvenir gantungan kunci yang bisa membantu menambah penghasilan ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
INOVASI BATIK BERBASIS COLOR CHANGING-SUN ACTIVATED SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN WARISAN BUDAYA BATIK JAMBI MOTIF SUNGAI PENUH PADA KOMUNITAS BATIK SUNGAI PENUH Mia Aina; Diah Riski Gusti; Damris Muhammad; Intan Lestari; Martina Asti Rahayu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1429-1433

Abstract

As a resource, the local cultural value of Batik Jambi with the Sungai Penuh motif is one of the driving forces in the improvement of the economy, capacity, expertise, and reputation of the region. In reality, the development of Batik Jambi with the Sungai Penuh motif is still relatively stagnant. The demand and interest in Batik Jambi with the Sungai Penuh motif have not seen significant growth from year to year. It is can be attributed to several issues, one of which is the lack of knowledge and skills regarding innovation in batik making, resulting in no distinguishing features compared to other batik motifs from the archipelago. As a solution to this problem, training and mentoring should be provided to members of the Batik community in Sungai Penuh City to innovate the Batik products they produce. The innovation introduced in this program involves the use of photochromic dyes. The basis of photochromic dyeing is the phenomenon of reversible color change induced by light in photochromic molecules, causing the molecules to exist in two different forms. These two different forms of molecules result in different colors. Practically observed, photochromic dyeing causes the applied batik products to change color when exposed to sunlight (color-changing - sun activated).
Immobilisasi Nanopartikel Tembaga (Cu) dan Ekstrak Kulit Buah Pinang (Areca catechu) pada Kain Katun Qurrata Aini; Nuralang Nuralang; Armitha Dea Pradina; Muhammad Arief Yamin; Amanda Amanda; Diah Riski Gusti
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v9i1.17241

Abstract

Nanopartikel tembaga (Cu) merupakan salah satu nanopartikel logam yang memberikan banyak manfaat dan menjadi perhatian dikarenakan sifat fisik dan kimianya menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel Cu dengan menggunakan bioreduktor berupa ekstrak limbah kulit buah pinang yang juga bertindak sebagai pewarna alami untuk menghasilkan kain katun yang diharapkan dapat bertindak sebagai agen antibakteri. Penggunaan pewarna alami ini merupakan salah satu cara pemanfaatan limbah dari tanaman pinang yang merupakan komoditas lokal dari Provinsi Jambi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pada proses sintesis nanopartikel Cu yang dilakukan, metode yang digunakan adalah reduksi kimia. Metode reduksi kimia sering digunakan untuk mensintesis logam menjadi nanopartikel. Penggunaan ekstrak tanaman dapat menjadi sebuah bioreduktor yang baik untuk mendapatkan sintesis nanopartikel dengan ukuran yang kecil. Hasil XRD menunjukkan sintesis ekstrak kulit buah pinang dengan Cu menghasilkan CuO dan Cu2O yang merupakan nanopartikel Cu. Sedangkan hasil SEM memperlihatkan kain katun telah berhasil dilapisi oleh nanopartikel Cu.
Pemanfaatan Reaktor Biogas Untuk Mengkonversi Limbah Organik Menjadi Biogas Sebagai Bahan Bakar Alternatif Di Pasar Rakyat Tradisional Aurduri Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Jambi Ismet, Lince Muis; Gusti, Diah Riski; Yanova, Shally
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 4 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v4i1.25465

Abstract

Tim Pelaksana Program Pengabdian Kepada Masyarakat Penerapan Ipteks (PPMPI) yang bermitra dengan paguyuban penjual sayuran dan masyarakat sekitar pasar Aurduri Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo, melakukan pengolahan limbah pasar berupa limbah organic termasuk limbah sayuran menjadi bahan bakar alterbatif dalam bentuk biogas. Biogas yang dihasilkan dari suatu reactor biogas (digester) diharapkan akan dapat menjadi bahan bakar gas alternative pendamping gas LPG yang sering langkah dan mahal harganya. Salah satu teknologi penanggulangan sampah dan sumber energy alternative yang besar peluangnya untuk dikembangkan di daerah Pasar Aurduri dan sekitar adalah energy biogas. Gas ini akan diperoleh dari berbagai sampah organic (limbah pasar) seperti sampah biomassa, kotoran manusia, kotoran hewan yang dapat dimanfaatkan menjadi energy melalui proses fermentasi bahan- bahan organic oleh bakteri anaerob (bakteri yang hidup dalam kondisi tanpa udara). Untuk mengatasi permasalahan limbah dari aktivitas pasar Aurduri maka metode mengkonversi limbah tersebut menjadi bahan bakar alternative (biogas) akan menjadi solusi yang tepat. Pembuatan biogas ini menggunakan reactor biogas (digester) yang dissedign sedemikian rupa untuk menghasilkan biogas yang diinginkan. Jika sampah telah dicampur air atau isian (slurry) dimasukkan ke dalam reaktor biogas maka akan terjadi proses pembusukkan yang terdiri dari dua tahap, yaitu proses aerob dan proses anaerob. Padaproses yang pertama diperlukan oksigen danhasil prosesnya berupa karbondioksida (CO2). Proses ini berakhir setelah oksigen didalam reaktor ini habis. Selanjutnya prosespembusukkan berlanjut dengan tahap kedua (proses anaerob). Pada proses yang kedua inilah biogas dihasilkan. Dengan demikian, untuk menjamin terbentuknya biogas, reaktor ini harus tertutup rapat dan tidakberhubungan dengan udara luar sehingga terdapat kondisi hampa udara Teknologi biogas merupakan suatu cara konversi limbah melalui proses proses anaerobik digestion yang memiliki beberapa keuntungan diantaranya adalah Energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar fosil sehingga dapat mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak (BBM). Biogas tidak hanya menghasilkan gas metana sebagai penyuplai energy, tetapi juga menghasilkan sludge yang sangat baik digunakan sebagai pupuk. Energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti memasak, penerangan, dan lain – lain. Berdasarkan analisis situasi tersebut maka solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PPM Penerapan Ipteks ini menggunakan teknologi dengan reactor digester (reactor biogas) untuk menghasikan bahan bakar alternatinatif (biogas) dari limbah sampah organic pasar Aurduri Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo.. Sehingga luaran dari kegiatan program pengandian masyarakat penerapan ipteks ini (PPMPI) ini adalah diperolehnya teknologi pembuatan bahan bakar alternative biogas dengan menggunakan reactor digester yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar untuk kegiatan rumah tangga.
Methanol Extract of Melastoma malabathricum Leaves as Eco-Friendly Corrosion Inhibitor for Mild Steel in Sulfuric Acid Gusti, Diah Riski; Lestari, Intan; Farid, Faizar; Wahyudi, Abdi; Azril; Sukor, Mohd Zaki
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 24 No. 03 (2023): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol23-iss03/386

Abstract

Methanol extract of Melastoma malabathricum (MEMML) contains secondary metabolites such as phenolics and flavonoids. These compounds have OH groups that can interact with Fe contained in steel and form a thin layer for corrosion inhibition on mild steel. Inhibition of mild steel corrosion using MEMML leaves in sulfuric acid solution was carried out using weight loss and potentiodynamic polarization methods. The results showed that the mild steel corrosion rate decreased and inhibition efficiency increased with the addition of MEMML. FTIR and SEM analysis showed the interaction between mild steel with MEMML forming a layer on the surface of the steel so that it inhibits corrosion. The inhibition efficiency has increased with the length of immersion time and concentration of MML methanol extract. The highest inhibition efficiency, 98.86%, was obtained at 72 hours of immersion time and 10 g / L MEMML.
PREPARATION OF ACTIVATED CARBON FROM PALM SHELL BY CHEMICAL ACTIVATION WITH KOH AS AN ADSORBENT DYE Lestari, Intan -; Apriansyah, Rendi; Gusti, Diah Riski; Naswir, M.; Permana, Edwin
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 11, No 2 (2024): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v11i2.40978

Abstract

Activated carbon is a well known as porous material, with large specific surface area, which is useful in adsorption of both gases and solutes from aqueous solution. In this research, prepraration of activated carbon was through chemical activation of palm shells using KOH as an activator. Preparation of carbon from palm shell were the first carbonized in a furnace at temperature of 400 - 500 °C. Carbon is soaked in KOH activator solution for 8 hours and then carbonized at a temperature of 600 - 800 °C. The activated carbon obtained was characterized by XRD, SEM and FTIR. Characterization using SEM shows that activated carbon has pores and using FTIR shows the presence of several functional groups such as hydroxyl (-OH), carboxyl (-COOH), carbonyl (-C=O) that can be used for adsorption. Adsorption studies were carried out using batch experiments with synthetic naphthol and remazole dye solutions. The adsorption study was carried out in batch, based on isotherm assumptions and following Langmuir isotherm model. These results indicate that palm shell activated carbon has the potential used as an adsorbent for removing naphthol and remazole dyes from the solution.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU IPA SMA NEGERI 11 KOTA JAMBI PADA PENGGUNAAN APLIKASI CHEMDRAW Riski Gusti, Diah; Lestari, Intan; Marlinda, Lenny; Rahmi, Rahmi; Eka Wijaya, Dhian
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.777-782

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan suatu negara karena membantu generasi muda memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan yang akan datang. . Dalam pendidikan Indonesia, guru di bidang ilmu pengetahuan alam harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang konsep kimia, biologi, dan fisika. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah dalam rangka mengoptimalkan potensi teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMA Negeri 11 Kota Jambi. Penguatan kompetensi guru dalam penggunaan aplikasi ChemDraw menjadi suatu kebutuhan yang mendesak. Melalui peningkatan kompetensi ini, diharapkan para guru dapat lebih mandiri dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan ketertarikan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran IPA. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi ChemDraw, guru-guru IPA telah mengetahui dan penerapan penggunaan aplikasi ChemDraw.
Introduksi Teknologi Kosmetika Dengan Bahan Baku Arang Aktif Cangkang Sawit sebagai Perawatan Kecantikan di Paguyuban PT SNP Desa Parit, Sungai Gelam Lestasi, Intan; Gusti, Diah Riski; Lestasi, Uce
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.725 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i1.7009

Abstract

Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta memberikan manfaat untuk perawatan kecantikan wajah bagi ibu-ibu paguyuban PT SNP dari teknologi produk kosmetik yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan demonstrasi teknologi kosmetik dengan bahan baku arang aktif cangkang sawit serta uji kelembaban kulit dengan alat skin analyzer. Kegiatan ini menghasilkan produk kosmetik yang diolah secara tradisional untuk pemakaian sendiri dan selanjutnya dapat ditingkatkan untuk membuka industri kecil kosmetik.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Buah Nipah Menjadi Masker Gel Peel Off Pada Ibu-Ibu PKK Kelurahan Kampung Laut Tanjung Jabung Timur Gusti, Diah Riski; Lestari, Uce; Lestari, Intan; Tarigan, Indra Lasmana
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.544 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.11587

Abstract

Kampung Laut merupakan salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan Kuala Jambi Tanjung Jabung Timur yang memiliki sumber daya alam yang tidak termanfaatkan limbahnya yaitu serabut cangkang buah dari tanaman nipah. Selama ini masyarakat Kampung Laut hanya memanfaatkan buah nipah sebagai produk olahan pangan seperti dodol, tetapi limbah dari serabut cangkang buah nipah terbuang dan tidak dimanfaatkan. Cangkang buah nipah yang mengandung selulosa tinggi sehingga jika diolah menjadi arang aktif berubah menjadi karbon yang memiliki efektifitas kemampuan penyerapan kotoran, racun dan minyak pada kulit. Dengan melihat potensi ini maka muncul ide untuk mengolah arang aktif cangkang buah nipah menjadi produk kosmetik masker gel peel off. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mampu memberi nilai jual tanaman nipah khususnya cangkang buah nipah yang terbuang, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara pembuatan masker gel peel off, dan memaksimalkan sumber daya manusia di kelurahan Kampung Laut. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini, yaitu penyuluhan tentang tanaman nipah, pembuatan masker gel peel off, dan aplikasi masker gel peel off pada wajah. Kegiatan ini menghasilkan produk kosmetik masker gel peel off berbahan dasar natural dari arang aktif cangkang buah nipah. Manfaat dari PPM ini yang dapat meningkatkan nilai jual dari tanaman nipah , serta meningkatkan kreativitas sumber daya manusia di Kelurahan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Co-Authors Abd. Mutakkin Abdul Manab Abdurrazaq Habib Abdurrazaq Habib Fadhilah Addion Nizori Ade Adriadi Ade Adriadi Adinda, Ladiva Adiningtyas Putri, Alya Agnes Vionita Yohana Agus Lintang Widodo Ahmad Sazali Alfernando, Oki Amanda Amanda Ance Pramai Shella Andini, Paziati Andrian Setyarestu Prayogi Anggi Cahaya Nirwana Angraini, Resti Indah Anisa Anisa Annisa Dhita Syahrial apriansyah, rendi Ardian Salsa Rusmana Arif Nurrahman Armitha Dea Pradina Aulia Rahmi Azril Bagus, Adhitya Eko Betri Yanda Damris Muhammad Damris Muhammad Daniel Arsa Denny Prabawa, Aditya Dhian Eka Wijaya Dila Oktarise Dwina Djangkung Sumbogo Murti, Sri Dwi Savitri Nur Hidayah Dyah Kumalasari Edwin Permana Edwin Permana Eko Prasetyo Fadhilah, Abdurrazaq Habib Faizar Farid Faizar Farid Fajriaty, Rana Farizt Ichsan, Ahmad Fauzan Ramadhan Fitra Armando Frandi Mardiansyah Frastica Deswardani Frely Setiawan Sihombing Gunawan, Anjelli Putri Hamdan Maruli Siregar Harizon Harizon Haryanto Haryanto Henry Aritonang Hidayat, Ali Nurdin Indra Lasmana Tarigan Intan Lestari Intan Lestari Intan Lestari Intan Lestasi Is Heriyanti, Septina Ismet, Lince Muis Khairunnisah, Resilta KurniawanSyah, Gilang Lenny Marlinda Lestari, Intan - Lestasi, Intan Lestasi, Uce M Ikrar Lagowa M. Rifqi Efendi M. Rusdi Maemonah, Maemonah Maharani Manulang, Ermita Meisa Martin Horas Parulian Butarbutar Martina Asti Rahayu Mastutik, Diah Menita Sinurat Mesa Sukmadani Rusdi Mia Aina Mia Aina Mirda Yanti, Fusia Moh Nabawi Moh Nabawi Mounir El Achaby Muhammad Arief Yamin Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Rusdi Munawir Nursyahrobby Nabela Viviana Naswir, M. Nelson Nelson Nelson NEVIATY PUTRI ZAMANI Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Nindita Clourisa Amaris Susanto Nuralang Nuralang Oki Alfernando Oktarise Dwina, Dila Pradina, Armitha Dea Prasetio, Muhamad Reza Puspa Dwi Pratiwi Putra, Adrisma Juanda Putri Ramadhanti Putri Ramadhanti, Putri Putri, Andinni Qisthi, Zummul Qurrata Aini Ragil Johanda Rahma Aini Sapitri Rahmi Rahmi Rajagukguk, Yuli Evrianti Br Ratih Dyah Puspitasari Resilta Khairunnisah Restina Bemis Restina Bemis Revis Asra Ria Gracia Sibarani Safitri Safitri Safitri Safitri Sani K, Fathnur Sibarani, Ria Gracia Sihotang, Andreas Silvia Devi Eka Putri Sinurat, Menita Sriwati Azis Sudibyo Sudibyo Sudibyo Sudibyo Sukor, Mohd Zaki Susanto, Nindita Clourisa Amaris Syauqi, Rif’at Tri Haryati Tri Siswanto Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestasi Wahyudi, Abdi Walidatur Rofiah, Yuliana Warni Warni Wulansari wulan Yanova, Shally Yehezkiel Dwi Wahyu Situmerang Yoga Andika Yohana, Agnes Vionita Zahar, Wahyudi