Claim Missing Document
Check
Articles

Biosorpsi ion Cd+2 oleh adsorben dari daun nenas (Ananas comosus) teramobilisasi dalam Ca-alginat Nurhidayah Nurhidayah; Diah Riski Gusti; Lenny Marlinda; Intan Lestari
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6304.139-146

Abstract

Daerah Tangkit Provinsi Jambi dikenal sebagai daerah penghasil nenas.. Pada musim panen buah nanas,  banyak ditemukan daun nanas yang tidak dimanfaatkan .Daun nanas mengandung selulosa yang dapat digunakan sebagai biosorben untuk mengadsorpsi ion-ion logam. Biosorpsi ion Cd+2 dalam larutan dipelajari menggunakan biosorben daun nanas yang teramobilisasi dalam Ca-alginat ( BDNC) dengan metode batch pada suhu kamar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas biosorpsi biosorben daun nanas teramobilisasi dalam Ca-alginat sebagai alternatif biosorben ion logam dari limbah alami. Kapasitas adsorpsi pada kondisi optimal diperoleh pada pH 6, waktu kontak selama 120 menit dan konsentrasi 300 mg/L adalah 28,56 mg/g. Mekanisme biosorpsi cenderung secara isoterm langmuir dengan nilai R2 = 0,9632, KL = 0,0527 L/mg, yang menunjukkan kekuatan ikatan molekul adsorbat dan biosorben dan Qmax =  29,762 mg/g.  Biosorben daun nanas terambobilisasi Ca-alginat memiliki potensial yang bagus untuk mengadsorpsi ion logam Cd+2.
Sintesis dan karakterisasi magnetit terlapis dimerkaptosilika Abdurrazaq Habib; Ngatijo; Diah Riski Gusti
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2019): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v4i2.8034

Abstract

Synthesis of dimerkaptosilica coated magnetite was carried out in several stages, namely synthesis of magnetite from FeCl3.6H2O and FeSO4.7H2O by coprecipitation method. Extraction of sodium silicate from rice husk ash as a source of silica. Coating magnetite by dimerkaptosilica using 2,3-dimercapto-1-propanol as a source of mercapto groups and sodium silicate as sources of silica. Coating is done by the sol-gel method. FTIR characterization showed the appearance of uptake at wave numbers 894,04 cm-1, 2951,22 cm-1 and 3655,26 cm-1 from several absorbances which also appeared in magnetite material spectra indicating ―SH, ―CH2 and ―OH groups. XRD characterization was characterized by the appearance of a peak at 2θ, which was 35,43° and SEM characterization showed that the material Fe3O4―DMS had a morphological shape in the form of round clumps forming gray-colored aggregates.
PENGELOLAAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN PEMBANGUN DETERJEN RAMAH LINGKUNGAN DI DESA KUAMANG KUNING KABUPATEN BUNGO Intan Lestari; Diah Riski Gusti; Nindita Clourisa Amaris Susanto; Edwin Permana; Indra Lasmana Tarigan
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.219-226.2021

Abstract

Provinsi Jambi merupakan salah satu Provinsi penyumbang hasil perkebuan kelapa sawit dengan luas areal lahan mencapai 10 – 15 ton/ha/tahun ha dan mampu memproduksi 0.55% berupa limbang cangkang kelapa sawit dan tempurung kelapa sawit. Abu cangkang kelapa sawit mengandung banyak mineral seperti SiO2 58,02%; Al2O3 8,7%; CaO 12,65%; Fe2O3 2,6%; Na2O 0,41%; MgO 4,32%; K2O 0.72%; H2O 1,97%; serta hilang pijar 8.59%, unsur K 7,5%; Ca 1,5%; Cl 1,3%; CO3 1,9%; Mg 2,8%; Na 1,1%, N 0.05%; PO4 0,9% dan SiO2 61%. Tujuan pengabdian ini memberikan pelatihan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Kuamang Kuning dalam memanfaatkan abu cangkang kelapa sawit menjadi material zeolite 4A sebagai bahan pembangun deterjen ramah lingkungan, yang mampu menurunkan tingkat kesadahan air akibat pencemaran limbah rumah tangga. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang potensi limbah abu cangkang kelapa sawit, pengolahnnya sebagai bahan pembangun deterjen berbasis zeolite 4A, dan melakukan pelatihan. Pelatihan ini memberikan peningkatan kompetensi bagi masyarakat, sebanyak 90% masyarakat peserta pelatihan yang hadir merasakan manfaat program ini untuk menambah pengatahuan dan wawasan, 100% merasakan ada pengaruh peningkatan pengetahuan tentang deterjen sintesis dan bahayanya terhadap lingkungan, serta pengetahuan tentang potensi limbah abu cangkang kelapa sawit dan sekitar 80% masyarakat berminat untuk mengelola abu cangkan kelapa sawit sebagai salah satu alternatif peluang usaha, serta 75% berniat untuk meneruskan program ini. Kata kunci: Sawit, Cangkang Kelapa Sawit, Zeolit 4A, Pembangun Deterjen ABSTRACT Jambi Province is one of the contributing provinces to oil palm plantation products with a land area of ​​10-15 tons/ha/years and is capable of producing 0.55% in the form of palm oil shells and oil palm shells. Oil palm shell ash contains many minerals such as SiO2 58.02%; Al2O3 8.7%; CaO 12.65%; Fe2O3 2,6%; Na2O 0.41%; MgO 4.32%; K2O 0.72%; H2O 1.97%; and loss of glow 8.59%, K elements 7.5%; Ca 1.5%; Cl 1.3%; CO3 1.9%; Mg 2.8%; Na 1.1%, N 0.05%; PO4 0.9% and SiO2 61%. This program aims to provide training and skills to the people of Kuamang Kuning Village in utilizing oil palm shell ash into zeolite 4A material as a building block for environmentally friendly detergents, which can reduce water hardness levels due to household waste pollution. The activity was carried out by providing counseling on the potential for oil palm shell ash waste, processing it as a building block for zeolite 4A-based detergents, and conducting training. This training provides increased competence for the community, as many as 90% of the training participants who attended felt the benefits of this program to increase knowledge and insight, 100% felt that there was an effect of increasing knowledge about synthetic detergents and their dangers to the environment, as well as knowledge about the potential waste of oil palm shell ash and about 80% of the community are interested in managing the ash of the oil palm kernel as an alternative business opportunity, and 75% intend to continue this program. Keywords: Palm Oil, Palm Shell, Zeolite 4A, Detergent Builder
PEMANFATAAN BIJI KARET SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DI KUD KARYA MUKTI KECAMATAN JUJUHAN ILIR KABUPATEN BUNGO Diah Riski Gusti; Edwin Permana; Ratih Dyah Puspitasari; Indra Lasmana Tarigan
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.259-265.2021

Abstract

Provinsi Jambi memiliki peran yang cukup besar dalam dalam bidang perkebunan karena memiliki beberapa komoditi unggulan seperti perkebunan kelapa sawit dan karet. Kabupaten Bungo tahun pada tahun 2016 memiliki perkebunan karet seluas 98220 hektar dan perkebunan kelapa sawit mencapai 97.630 Ha. Penggunaan tanah secara simultan dalam perkebunan sawit akan mengurangi kualitas tanah, sehingga berdampak pada kualitas sawit yang dihasilkan. Untuk meningkatkan produksi, digunakan pupuk, yang biasanya digunakan berupa pupuk sintesis, yang dalam jangka panjang akan memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan tanah, sehingga dibutuhkan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan pupuk berbasis alam (organik) dengan memanfaatkan limbah hasil pertanian. Salah satu limbah pertanian yang dilaporkan oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Mukti Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo adalah biji karet, yang hampir sebagian besar belum termanfaatkan dengan baik. Biji karet diketahui memiliki mikroorganisme lokal yang bersifat probiotik sebagai fermenter dalam reaksi fermentasi menghasilkan pupuk organik. Pengabdian kepada masyarakat dalam mengolah potensi tersebut sangat diperlukan dalam rangka penerapan teknologi tepat guna bagi petani dan untuk menerapkan sistem pertanian organik untuk menciptakan produk pertanian yang berkualitas dan sehat serta menciptakan salah satu pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Tujuan Program ini adalah untuk memberikan pelatihan dan kompetensi kepada masyarakat dalam mengolah limbah perkebunan untuk menghasilkan pupuk organik cair yang merupakan salah satu dekomposer yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hasil perkebunan. Selain itu, untuk jangka panjang, diharapkan program ini dapat meningkatkan keterampilan masyarakat untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Kata kunci: Sawit, Karet, Fermenter, Pupuk Cair ABSTRACT Jambi Province has a significant role in the plantation sector because it has several superior commodities such as oil palm and rubber plantations. In 2016, Bungo District had rubber plantations covering 98.220 hectares and oil palm plantations 97.630 hectares. The simultaneous use of land in oil palm plantations will reduce the quality of the soil, thus having an impact on the quality of the palms produced. Usually, synthetic fertilizers use to increase production yields. The continued use of synthetic fertilizers will harm the soil and the environment, so that community skills are needed to produce natural-based (organic) fertilizers by utilizing agricultural waste. The Karya Mukti cooperative reports that rubber seeds are agriculture waste that has not to use appropriately. Rubber seeds are known to have local microorganisms that are probiotic as a fermenter in the fermentation reaction to produce organic fertilizer. Community service in processing this potential is needed to apply appropriate technology for farmers and to apply an organic farming system to create quality and healthy agricultural products and to create one of the environmentally friendly liquid organic fertilizers. This program aims to provide training and competence to the community in processing plantation waste to produce liquid organic fertilizer, which uses the decomposer to improve the quality of plantation products and also improve community skills to make quality and competitive products. Keywords: Palm Oil, Rubber, Fermenter, Liquid fertilizer
The Adsorption of Mercury from Aqueous Solution on Durian (Durio zibethinus) Seed Immobilized Alginate Intan Lestari; Silfia Devi Eka Putri Putri; Martina Asti Rahayu; Diah Riski Gusti
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 23 No. 01 (2022): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.974 KB) | DOI: 10.24036/eksakta/vol23-iss01/305

Abstract

The increasing pollution of toxic heavy metals in the environment is an important issue worldwide. Heavy metal ions such as mercury have attracted special attention because of their high toxicity and long half-life which increase the potential to accumulate in the food chain and cause serious damage to the environment. The potential of an adsorbent durian (Durio zibethinus) seed immobilized alginate bead was carried out and used for the adsorption of Mercury in an aqueous solution. Adsorbents were characterized by FTIR, SEM, and XRF. FTIR analysis shows the functional groups of alcohol, amine, and carboxylic acid. Scanning Electron Microscopy shows that the surface morphology of durian seed powder of granules and durian seed immobilized in Ca-alginate of like as tissue eggs in an egg box shape. XRF analysis durian seed immobilized showed that Hg(II) ion adsorbed as much as 37%. The adsorption parameter of Hg(II) ion are pH at 6 with an adsorption capacity was 1.553 mg/g, contact time at 150 minutes with adsorption capacity was 2.880 mg/g, mass 0.1 g with adsorption capacity of 2.274 mg/g, and concentration 250 mg/g with adsorption capacity of 62.067 mg/g.
Implementation of Scaffolding in Project Based Learning Model to Improve Skills of Science Process in Buffer Solution Material Tri Haryati; Diah Riski Gusti; Muhammad Haris Effendi Hasibuan; Muhammad Rusdi
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 5, No 2 (2020): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkpk.v5i2.42263

Abstract

Dynamic assessment, which is supported by scaffolding, consists of questioning, prompting, cueing, and explaining. Scaffolding is considered as an effort to overcome learning problems which present in the concept of buffer solution as well as in the Project-based Learning, which aims to improve students' science process skills. This study aims to investigate the implementation of scaffolding to improve students' science process skills about the concept of buffer solution. Data were collected using in-depth interviews and analyzed using the Delphi technique. Based on the results of the analysis, it can be seen that the ideal scaffolding widely used was the questioning and the prompting. This was because the students only needed to be guided to solve the problems using the most appropriate assistance to overcome the issues. Therefore, it can be concluded that the implementation of the scaffolding was able to help the students to overcome the problems that occur during the learning process. The implementation was also able to improve the students' understanding and skills of the science process about the concept of buffer solution.
Model Penyimpanan Bahan Kimia Di UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Fitra Armando; Diah Riski Gusti; Addion Nizori
Jurnal Ergonomi dan K3 Vol 6, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Perhimpunan Ergonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpanan bahan kimia merupakan salah satu poin penilaian kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di laboratorium. Penyimpanan bahan kimia yang baik akan menurunkan risiko terjadinya kecelakaan kerja atau menjaga tingkat kesehatan dari pekerja. Penelitian ini bertujuan merancang model penyimpanan bahan kimia yang bisa diaplikasikan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup. Pada tahap awal, dilakukan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara untuk bisa mengindentifikasi masalah. Setelah itu dilakukan perancangan model dengan berdasarkan literatur-literatur yang ada. Model yang telah dirancang selanjutnya dilakukan uji validitas oelh tenaga ahli berpengalaman untuk dinilai kredibilitas model sebagai acuan pengambilan keputusan. Setelah model dinyatakan valid, model dilakukan penilaian pengguna untuk mengetahui kesesuaian harapan pengguna terhadap model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penyimpanan bahan kimia hasil modifikasi skema chemical register, safety guideline LSU, dan model syarat penyimpanan Harjanto dinyatakan layak digunakan dan hasil dari penilaian pengguna menunjukkan bahwa model yang dirancang telah sangat baik dan sesuai kebutuhan laboratorium.
Biosorpsi ion Cd+2 oleh adsorben dari daun nenas (Ananas comosus) teramobilisasi dalam Ca-alginat Nurhidayah Nurhidayah; Diah Riski Gusti; Lenny Marlinda; Intan Lestari
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.447 KB) | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6304.139-146

Abstract

Daerah Tangkit Provinsi Jambi dikenal sebagai daerah penghasil nenas.. Pada musim panen buah nanas,  banyak ditemukan daun nanas yang tidak dimanfaatkan .Daun nanas mengandung selulosa yang dapat digunakan sebagai biosorben untuk mengadsorpsi ion-ion logam. Biosorpsi ion Cd+2 dalam larutan dipelajari menggunakan biosorben daun nanas yang teramobilisasi dalam Ca-alginat ( BDNC) dengan metode batch pada suhu kamar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas biosorpsi biosorben daun nanas teramobilisasi dalam Ca-alginat sebagai alternatif biosorben ion logam dari limbah alami. Kapasitas adsorpsi pada kondisi optimal diperoleh pada pH 6, waktu kontak selama 120 menit dan konsentrasi 300 mg/L adalah 28,56 mg/g. Mekanisme biosorpsi cenderung secara isoterm langmuir dengan nilai R2 = 0,9632, KL = 0,0527 L/mg, yang menunjukkan kekuatan ikatan molekul adsorbat dan biosorben dan Qmax =  29,762 mg/g.  Biosorben daun nanas terambobilisasi Ca-alginat memiliki potensial yang bagus untuk mengadsorpsi ion logam Cd+2.
The Potential of Cellulose from the Sugar Palm (Arenga Pinnata) Seed Shell for Removal of Cr(Vi) Ions Intan Lestari; Rahma Aini Sapitri; Diah Riski Gusti; Mounir El Achaby
Journal of Fibers and Polymer Composites Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Fibers and Polymer Composites
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.076 KB) | DOI: 10.55043/jfpc.v1i1.33

Abstract

Cr (VI) is persistent, bio-accumulative, toxic metal, unable to decompose in the environment, and accumulates in the human body through the food chain. The Cr(VI) ions can remove in aqueous solution by adsorption technique with cellulose extracted. Extract of cellulose were prepare from palm (Arenga pinnata) seed shell using acidified H2SO4 and bleaching methods. The cellulose have contained the hydroxyl (–OH) functional groups in structure, it can be an adsorbent for heavy metal ions. Cellulose was obtained with delignification and bleaching methods to break the bond between lignin and cellulose. The cellulose extracted were characterized by Fourier Transformation Infra-Red (FT-IR) and Scanning Electron Microscopy - Energy Dispersive X-Ray (SEM)-EDX. The adsorption process was conducted using pH, contact time, and concentration of Cr(VI) ions. The results showed that the optimum pH was obtained at pH 3 with an adsorption capacity is 0.88 mg/g. The optimum contact time was obtained at 120 minutes with an adsorption capacity is 0.89 mg/g. The optimum concentration was obtained at a concentration of 200 ppm with an adsorption capacity is 20.34 mg/g
Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi Intan Lestari; Edwin Permana; Indra Lasmana Tarigan; Diah Riski Gusti; Ahmad Sazali; Hamdan Maruli Siregar; M Ikrar Lagowa; Moh Nabawi; Anisa Anisa; Ardian Salsa Rusmana; Betri Yanda
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol 1 No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2, 2021
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.978 KB) | DOI: 10.35961/jppmkepri.v1i2.302

Abstract

Panti Asuhan Muhammadiyah memiliki luas pekarangan yang terbatas, namun masih dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya pertanian khususnya budidaya sayuran dan buah-buahan sehingga dapat menghasilkan produk pangan yang bermutu baik dan segar. Kurangnya keterampilan dalam budidaya pertanian pada lahan terbatas, belum adanya keterampilan mengolah produk pangan yang bernilai ekonomis dan manajemen usaha kecil menjadi permasalahan khusus mitra dalam upaya memberdayakan anak-anak panti asuhan. salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan sistem pertanian vertikultur. Mitra akan ditransfer ilmu dan teknologi tentang budidaya sayuran secara vertikultur dengan menggunakan pupuk organik cair yang dibuat sendiri dari limbah rumah tangga yang bersifat organik dan juga pembuatan pestisida nabati. Selain itu mitra juga akan dilatih untuk mengolah sayuran menjadi produk olahan pangan bernilai ekonomis dan manajemen usaha kecil. Penerapan program ini akan mendatangkan manfaat yang besar bagi kedua mitra dimana secara ekonomi mengurangi pengeluaran untuk membeli kebutuhan akan sayuran segar dan berkualitas, dan apabila hasil melebihi kebutuhan maka dapat dijual sehingga menambah pendapatan mitra. Selain itu program ini akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak-anak panti asuhan dalam mengelola usaha kecil secara mandiri dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan penghuni panti asuhan.
Co-Authors Abd. Mutakkin Abdul Manab Abdurrazaq Habib Abdurrazaq Habib Fadhilah Addion Nizori Ade Adriadi Adiningtyas Putri, Alya Agnes Vionita Yohana Agus Lintang Widodo Ahmad Sazali Alfernando, Oki Amanda Amanda Ance Pramai Shella Andini, Paziati Andrian Setyarestu Prayogi Anggi Cahaya Nirwana Angraini, Resti Indah Anisa Anisa Anjelli Putri Gunawan Annisa Dhita Syahrial apriansyah, rendi Ardian Salsa Rusmana Arif Nurrahman Armando, Fitra Armitha Dea Pradina Aulia Rahmi Azril Bagus, Adhitya Eko Betri Yanda Damris Muhammad Damris Muhammad Damris Muhammad Daniel Arsa Denny Prabawa, Aditya Dhian Eka Wijaya Dila Oktarise Dwina Djangkung Sumbogo Murti, Sri Dwi Savitri Nur Hidayah Dyah Kumalasari Edwin Permana Edwin Permana Eko Prasetyo Ermita Meisa Manulang Fadhilah, Abdurrazaq Habib Faiquzzaky, Faiz Faizar Farid Faizar Farid Fajriaty, Rana Farizt Ichsan, Ahmad Fauzan Ramadhan Fitra Armando Fitri, Selta Frandi Mardiansyah Frastica Deswardani Frely Setiawan Sihombing Gunawan, Anjelli Putri Hamdan Maruli Siregar Harizon Harizon Haryanto Haryanto Henry Fonda Aritonang Hidayat, Ali Nurdin Indra Lasmana Tarigan Intan Lestari Intan Lestari Intan Lestari Intan Lestari Intan Lestasi Is Heriyanti, Septina Ismet, Lince Muis Khairunnisah, Resilta KurniawanSyah, Gilang Ladiva Adinda Lenny Marlinda Lestari, Intan - Lestasi, Intan Lestasi, Uce M Ikrar Lagowa M. Rifqi Efendi M. Rusdi Maemonah, Maemonah Maharani Martin Horas Parulian Butarbutar Martina Asti Rahayu Mastutik, Diah Maulana, Rico Gewana Resdy Menita Sinurat Mesa Sukmadani Rusdi Mia Aina Mia Aina Mirda Yanti, Fusia Moh Nabawi Moh Nabawi Mounir El Achaby Muhammad Arief Yamin Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Rusdi Munawir Nursyahrobby Munifilia Ekasari Nabela Viviana Naswir, M. Nelson Nelson Nelson NEVIATY PUTRI ZAMANI Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Ngatijo Nindita Clourisa Amaris Susanto Nuraini, Syafira Nuralang Nuralang Nurul Pratiwi Oki Alfernando Oktarise Dwina, Dila Pradina, Armitha Dea Prasetio, Muhamad Reza Puspa Dwi Pratiwi Putra, Adrisma Juanda Putri Pandulu, Clara Putri Ramadhanti Putri Ramadhanti, Putri Putri, Andinni Qisthi, Zummul Qurrata Aini Ragil Johanda Rahma Aini Sapitri Rahmi Rahmi Rahmi Rahmi Ratih Dyah Puspitasari Resilta Khairunnisah Restianingsih, Tika Restina Bemis Restina Bemis Revis Asra Ria Gracia Sibarani Rif’at Syauqi Safitri Safitri Safitri Safitri Sani K, Fathnur Sibarani, Ria Gracia Sihotang, Andreas Silvia Devi Eka Putri Sinurat, Menita Sriwati Azis Sudibyo Sudibyo Sudibyo Sudibyo Sukor, Mohd Zaki Susanto, Nindita Clourisa Amaris Tajuddin, Nazrizawati Ahmad Toyyibah, Fida Tri Haryati Tri Siswanto Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestasi Wahyudi Zahar Wahyudi, Abdi Wahyuningsih, Iga Walidatur Rofiah, Yuliana Warni Warni Wulansari wulan Yanova, Shally Yehezkiel Dwi Wahyu Situmerang Yoga Andika Yohana, Agnes Vionita Yuli Evrianti Br Rajagukguk Yusria Putri, Desta