Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Margin Pemasaran Komoditas Tambak Air Payau Skala Tradisional Plus di Pasuruan, Jawa Timur Nasikh Nasikh; Hadi Sumarsono; Joko Sayono; Mohd Al-ikhsan Ghazali; Yunani Yunani; Lely Jayanti
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marina.v7i1.9010

Abstract

Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu produsen ikan budi daya tambak air payau skala tradisional plus terbesar di Jawa Timur, Indonesia. Sistem distribusi komoditas tambak tradisional plus yang menguntungkan sangat menentukan keberhasilan petambak dalam meningkatkan pendapatannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pola pemasaran komoditas tambak tradisional plus dan mengetahui margin pemasaran komoditas tambak tradisional plus di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini dilakukan kurang lebih selama tiga tahun, antara bulan Mei 2017 sampai dengan Agustus 2020. Pengambilan sampel pada penelitian ini melalui teknik snowball sampling, yaitu sebanyak 35 petambak, 8 pedagang pengumpul, 7 pedagang besar, dan 5 pedagang pengecer. Data dianalisis secara deskriptif terhadap pola margin pemasaran dan kinerja pasar. Hasil penelitian menunjukkan ada lima pola margin pemasaran komoditas tambak tradisional plus, dan pola margin pemasaran yang ketiga dinilai efisien, karena jalur pemasarannya cukup pendek dan tidak mengurangi pendapatan petambak sehingga penerimaan pendapatan petambak lebih menguntungkan dibanding dengan pola margin pemasaran lainnya. Untuk itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah Kabupaten Pasuruan, petambak, dan pedagang agar sistem pemasaran ini lebih efisien sehingga pendapatan petambak tidak menurun.Title: Marketing Margin Analysis of Traditional Plus Scale Brackish-Water Commodities in Pasuruan, East JavaPasuruan Regency is a lowland fish farming area and one of the greatest traditional plus fish farming in East Java, Indonesia. The profitable distribution system of traditional plus pond affect the successful of farmers to improve their income. This research aimed to formulate the marketing model and margin of traditional plus pond commodity in order to improve the welfare of fish farmers in Bangil Sub-District, Pasuruan Regency. This research was conducted for three years, from May 2017 until August 2020. Snowball sampling is selected to choose participants, they consisted of 35 fish farmers, 8 collector traders, 7 large traders, and 5 retailers. Data were analyzed descriptively to describe the marketing margin model and market performance. The results showed that there were five models of marketing margin of traditional plus ponds, and the third model would be the most efficient model because of its relatively short marketing path and no farmers’ income were reduced. Therefore, the model offered more profitable income for the fish farmers than the other model. In addition, it is necessary to corporate among regional government, fish farmers, and traders for more efficient marketing system, and to avoid the decrease of fish farmers’ income.
Tafsir Tari Zapin Arab dan Melayu dalam Masyarakat Melayu Robby Hidajat; Suyono Suyono; Joko Sayono; Muhammad 'Afaf Hasyimy; Desy Ratna Syahputri; Syed Ahmad Iskandar; Iziq Eafifi Bin Ismail; Norliza Bt Mohd Isa
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 2 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.044 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i2.935

Abstract

This article aims to describe and interpret the Zapin Arab and Zapin Malay dances. Zapin dance comes from Arabic and developed within the scope of the Malay community. At first the Zapin dance culture was brought by merchants from Gujarat to various regions in the archipelago in the XV century. Zapin dance has a heroic background, because the movement was originally a sense of uplifting the spirit of the companions of the prophet for war. The development of Zapin Arabic and Malay dances are both expressed in the form of performing arts. The problem in this research is focused on the structure of the Malay zapin dance. In order to approach this problem, the structuralism theory reference from Levi Strauss' model is used. Structural theory is applied to describe Malay society. The data were collected through statements and experiences of sources, observation, and document review, then analyzed descriptively qualitatively. Data analysis uses textual and contestual interpretations, namely interpreting denotative and connotative structures. This study concludes that, (1) the Arabic Zapin dance has Arabic cultural content, and (2) the Malay Zapin dance is an Islamic expression of Malay culture.
Pelatihan Pembuatan Dolanan Jadoel dan Infografis Filosofi Dolanan dengan Teknik Batik Kayu Lisa Sidyawati; Joko Sayono; Swastika Dhesti Anggriani; Mochammad Nurfahrul Lukmanul Khakim
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v4i1.720

Abstract

Tujuan pengabdi ini adalah mengadakan pelatihan pembuatan dolanan jadoel dan infografis filosofi dolanan dengan teknik batik kayu, menggunakan metode pelatihan ceramah dan praktek dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi Pedesaan. Prosedur pengabdian ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu: (1). Tahap identifikasi produk dan Sosialisasi, (2) Praktek dan Pendampingan, (3) Monitoring dan Evaluasi. Hasil produk pelatihan ini adalah dolanan jadoel yang sering dimainkan oleh anak-anak pada masa Belanda seperti dakon, gangsing, yoyo, katapel dan bakiak tandem. Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dipilih sebagai prosedur pengabdian kepada masyarakat ini.  
VISUALISASI MATERI PEMBERONTAKAN PETA BLITAR DALAM MATAPELAJARAN SEJARAH UNTUK PEMBELAJARAN DARING DI SMAN NGORO Vira Herlinda; Joko Sayono; Wahyu Djoko Sulistyo
Jurnal Artefak Vol 8, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.47 KB) | DOI: 10.25157/ja.v8i2.5559

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk memaparkan proses dan hasil penelitian pengembangan tentang video visualisasi materi pemberontakan PETA Blitar untuk pembelajaran daring kelas XI IPS di SMAN Ngoro. Analisis awal yang dilakukan di sekolah untuk matapelajaran sejarah menunjukkan bahwa adanya kebutuhan berupa media pembelajaran untuk matapelajaran sejarah yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran daring di SMAN Ngoro. Pengembangan dilakukan dengan menggonakan model penelitian ADDIE dengan lima tahapan yaitu analyze, design, development, implementation dan evaluation. Hasil yang didapatkan pada penelitian pengembangan adalah media pembelajaran yang dibuat dinyatakan layak untuk digunakan. Media visualisasi materi yang telah dibuat memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah dapat memvisualisasikan materi pelajaran meskipun siswa harus belajar secara individu. Sedangkan, kekurangannya terdapat pada bagian waktu transisi dalam video masih terlalu cepat.The purpose of this article is to describe the process and results of development research on video visualization of the PETA Blitar rebellion material for online learning for class XI IPS at SMAN Ngoro. Preliminary analysis conducted in schools for history subjects shows that there is a need in the form of learning media for history subjects that can be used for the online learning process at SMAN Ngoro. The development was carried out using the ADDIE research model with five stages, namely analyze, design, development, implementation and evaluation. The results obtained in development research are learning media that are made declared feasible to be used. Media visualization of the material that has been made has advantage and disadvantage. The advantage was that it can visualize the subject matter even though students have to study individually. Meanwhile, the drawback was that the transition time in the video is still too fast.
Relief Candi Kidal Sebagai Inspirasi Pengembangan Motif Batik Khas Desa Kidal Untuk Pemberdayaan Masyarakat Indah Wahyu Puji Utami; Slamet Sujud Purnawan Jati; Ari Sapto; Lutfiya Ayundasari; Joko Sayono
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 1, No. 1, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.726 KB) | DOI: 10.17977/um032v0i0p30-39

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengembangkan motif batik khas Desa Kidal untuk pemberdayaan masyarakat. Metode pengembangan yang dilakukan meliputi observasi, eksplorasi ide, perancangan dan perwujudan karya. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah pemerintah Desa Kidal, PKK Desa Kidal, Karang Taruna Garudeya, dan Koperasi Wanita (Kopwan) Melati.. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya lima motif batik khas Desa Kidal yaitu Garudeya, ayam, pelipit kakaktua, tumpal, dan lidah api.  Motif tersebut diaplikasikan dalam bentuk canting cap batik. Adanya motif dan canting cap batik memberdayakan 28 perempuan Desa Kidal yang merupakan bagian dari kelompok mitra sehingga mereka bisa mengembangkan produksi batik yang bernilai ekonomi. 
Desain Media Katalog Digital Museum Airlangga untuk Siswa Kelas X SMAN 1 Plosoklaten Kediri Muhtiya Wahyu Afi; Joko Sayono; Wahyu Djoko Sulistyo
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 1 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.231 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i1.635

Abstract

This article aims to develop a leraning media design for the Airlangga Museum digital catalog which is packaged in an application that can be accessed via a smartphone offline. This learning media contains material from the relics of the Hindu-Buddhist kingdom in Airlagga Museum. The making of the instructional media design is based on the analysis of problems and potentials in class X MIPA 3 SMAN 1 Plosoklaten Kediri. Based on the problem analysis, its shows that students interest in learning during online learning is low and the lack of use of innovative media is able to attract students interest in learning history. This is evidenced by the low student participation in the history learning. Design media uses the ADDIE development model which consists of five stages, namely: analysis, design, development,evaluation and implementation. The result of this learning media desing is in the form of a digital catalog equipped with a menu feature containing material in from of photos and descriptions of any relics in the Airlangga Museum. In addition, there is a quiz as an evalustion. The digital catalog of Museum Airlangga is more effective and efficient in being used as a learning medium during the pandemic because it allows students to learn relics from the Hindu-Buddhist era in Airllangga Museum without having to visit the museum.
PENGEMBANGAN BUKU SUPLEMEN UNTUK MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI DENGAN MATERI DOKTER SOETOMO DI SMA NEGERI 2 NGANJUK Nadhiva Amalia Frihatna; Joko Sayono; Moch Nurfahrul Lukmanul Khakim
Jurnal Artefak Vol 8, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1381.206 KB) | DOI: 10.25157/ja.v8i2.6047

Abstract

Artikel ini merupakan paparan proses dan hasil penelitian tentang pengembangan buku suplemen untuk mata pelajaran sejarah kelas XI dengan materi dokter Soetomo di SMA Negeri 2 Nganjuk. Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan materi yang memuat tentang kajian biografi tokoh terutama peranan dan nilai keteladanan yang dapat diambil oleh siswa, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku suplemen Dokter Soetomo dan mengetahui kelayakannya. Model yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model ADDIE (Analysis, Design. Development, Implementation, Evaluation) dengan modifikasi, dengan instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket serta lembar kritik dan saran dalam validasi. Berdasarkan hasil validasi, buku suplemen Teladan Dokter Soetomo memperoleh hasil 87% oleh ahli materi dan 90% oleh ahli sumber belajar. Dengan demikian, buku suplemen Teladan Dokter Soetomo sangat layak digunakan dalam pembelajaran Sejarah Indonesia sebagai penunjang buku teks untuk memenuhi tuntutan kurikulum.This article is an explanation of the process and results the development of supplementary book for history subject grade XI with material about doctor Soetomo on Senior High School 2 Nganjuk. This research and development is motivated by the limitations of the material that contains the study of biographies of figures that contain the role and value of exemplary that can be taken by students, so this research aims to produce a supplement book product of Doctor Soetomo and find out its feasibility. The model used in this research and development is the ADDIE model (Analysis, Design. Development, Implementation, Evaluation) with modification, and the instrument used is questionnaire and critics and suggestion sheet for validation proccess. Based on validation result, the supplementary book “Teladan Dokter Soetomo” gets 87% from material expert and 90% from learning resource expert. Thus, the supplementary book “Teladan Dokter Soetomo” was suitable to be used in learning Indonesian History as a complement for the textbook learning to complete the curriculum demands.
Pengaruh Model Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Sejarah Siswa SMAI Almaarif Singosari Malang Nahdia Riza Sania; Joko Sayono; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim
PATTINGALLOANG Vol. 9, No 2, Agustus 2022
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v9i2.35703

Abstract

Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk memaparkan pengaruh model flipped classroom terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran sejarah siswa kelas X SMAI Almaarif Singosari Malang. Alasan penelitian ini dilaksanakan adalah bersumber pada permasalahan yang didapatkan ketika pengamatan awal, yaitu aspek berpikir siswa pada pembelajaran sejarah masih berada pada tingkat pengetahuan dan menghafal belum pada aspek berpikir kritis. Selama proses pembelajaran sejarah sebenarnya mengarahkan siswa untuk memaknai serta memahami peristiwa sejarah. Melalui hal tersebut, upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah dengan diterapkannya model flipped classroom pada pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang dipilih adalah metode kuantitatif jenis kuasi ekperimen dengan desain kelompok kontrol tidak setara. Teknik pengumpulan data memakai instrumen tes dengan bentuk soal pilihan ganda beralasan. Teknis analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitan menunjukkan bahwa peningkatan data nilai kelas eksperimen pada nilai pre-test ke nilai post-test yaitu meningkat sebesar 53,29 % dengan nilai gain 22,68. Berbeda dengan data nilai kelas eksperimen, data nilai kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 32,27 % pada nilai pre-test ke nilai post-test-nya dengan nilai gain 13,07. Berdasarkan analisis data, didapatkan hasil thitung 4,135 > ttabel 2,012 dengan sig. 0,000 < sig α 0,05. Melalui hal tersebut kesimpulan yang didapatkan adalah model flipped classroom berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH “ZAPRA” BERBASIS POP UP BOOK PADA MATERI TEKNOLOGI HASIL KEBUDAYAAN ZAMAN PRAAKSARA DI INDONESIA UNTUK KELAS X IIS 3 SMA DARUT TAQWA PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN Mutiara Syafira Anastasia; Joko Sayono; Arif Subekti
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v8i2.16722

Abstract

Abstract: This research aims to produce a pop-up book-based history learning media about the technology results of prehistoric culture in Indonesia for Darut Taqwa Purwosari High School, Pasuruan Regency class X IIS 3. The limited use of information technology-based learning media and the prohibition of the use of gadgets in Islamic education-based schools have caused history teachers in conveying and explaining historical material become unattractive, even though teachers must respond to technological advances that may lead to automation of the world of education. The research method used in this research uses research and development methods. The results of the research that resulted from the development of pop up book learning media based on the results of the feasibility test obtained a percentage value of 89.7% by material expert validators and 92.3% by media expert validators. The development of pop up book learning media is made with an attractive design, a practical and efficient form and is effective for the use of history learning activities in the classroom. Keywords: Development of Learning Media, Pop Up Books, Technology Results of Prehistoric Culture in Indonesia Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran sejarah berbasis pop up book tentang teknologi hasil kebudayaan zaman praaksara di Indonesia untuk SMA Darut Taqwa Purwosari, Kabupaten Pasuruan kelas X IIS 3. Terbatasnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan pelarangan penggunaan gadget di sekolah berbasis pendidikan Islam menyebabkan guru sejarah dalam menyampaikan dan menerangkan materi sejarah menjadi tidak menarik, padahal guru harus merespon kemajuan teknologi yang mungkin terjadinya otomatisasi dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian yang dihasilkan dari pengembangan media pembelajaran pop up book berdasarkan hasil uji kelayakan didapatkan nilai persentase sebesar 89,7% oleh validator ahli materi dan 92,3% oleh validator ahli media. Pengembangan media pembelajaran pop up book dibuat dengan desain yang menarik, bentuk yang praktis dan efisien serta efektif bagi penggunaan kegiatan proses pembelajaran sejarah di kelas. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Pop Up Book, Teknologi Hasil Kebudayaan Zaman Praaksara di Indonesia
perancangan PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN EBOS (E-BROSUR SEJARAH) BERBASIS MUSEUM MPU PURWA UNTUK SISWA KELAS X PERHOTELAN 1 SMKN 1 BATU Yuli Fitriani; Joko Sayono; Wahyu Djoko Sulistyo
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol. 10 No. 2 (2022): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/judika.v10i2.5207

Abstract

Desain media pembelajaran ini dilakukan sesuai dengan analisi masalah dan potensi di SMKN 1 Batu. Berdasarkan hasil analisis masalah yang dilakukan menunjukkan bahwa minat belajar sejarah di SMKN 1 Batu pada masa pandemi Covid-19 sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan menghadirkan koleksi Museum Mpu Purwa ke dalam aplikasi EBOS (E-Brosur Sejarah) bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran sejarah pada materi peninggalan kebudayaan Hindu-Budha. Desain media pembelajaran ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu: Analysis, Design, Development dan Evaluation.  Hasil dari desain media pembelajaran ini berupa brosur elektronik yang dikemas dalam bentuk aplikasi yang berisi rangkuman materi, gambar, video serta kuis dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun tanpa menggunakan paket data internet sehingga memudahkan siswa belajar sejarah dari rumah. Dengan keterbatasan waktu dan biaya serta adanya peraturan protokol kesehatan Covid-19 media pembelajaran EBOS berbasis koleksi Museum Mpu Purwa efektif digunakan karena siswa tidak perlu berkunjung ke Museum.
Co-Authors Aditya Nugroho Widiadi Afandi, Mahrus AGUSTIN, DWI Alby Aruna Alby Aruna Anam, M Syaeful Anam, Muhammad Khoirul Annora Pratama Putri Antania Hanjani Febriyanti Antisna, Ika Wara Yuni Aprillia, Annisaa' Fitri Ari Sapto Arif Mahya Fanny Ariwianto, Edwin Ariyani, Novi Ashari, Gedhe Asmaul Husna, Layya Aulia Herdiani Blasius Suprapta, Blasius Daya Negri Wijaya Deny Yudo Wahyudi Desy Ratna Syahputri Dewa Agung Gede Agung Dhika, Dhika Maha Putri Eka Putri Surya Endang Sri Andayani Ery Tri Djatmika RWW Febri Irwandi Febriani, Shovi Wiranata Hadi Sumarsono Hafida, Mellina Nur hafida, mellinanur Ilham Fatkhu Romadho Indah Puji Utami Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Iziq Eafifi Bin Ismail Kartika, Adelea Wardah Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kholifah, Adin Lely Jayanti Lutfiah Ayundasari Lutfiya Ayundasari Maha Putri, Dhika Mahiroh, Nanik Maisaroh, Anisa Amalia Malik Huda, Robbi Maulana Maulidah, Alvin Moch Nizam Alfahmi Mochammad Ronaldy Aji Saputra Mohamad Firzon Ainur Roziqin Mohd Al-ikhsan Ghazali Muhammad &#039;Afaf Hasyimy Muhammad Khoirul Anam Muhtiya Wahyu Afi Mutiara Syafira Anastasia Nadhiva Amalia Frihatna Nadiya Faydinda Putri Ishlah Nafi'ah, Ulfatun Nahdia Riza Sania Nasikh Nidhom, Ahmad Mursyidun Niken Puspa Nofitra Niki Dwi Ayuningtyas Nila Rahmawati Nila Rahmawati NILA RAHMAWATI Norliza Bt Mohd Isa Novrianto, Muhammad Isro' Nur Hasanah Nurul Hidayat Oktavia Wahyuni Saputri Oktavia Wahyuni Saputri Prasetyo, Abdul Rahman Pratiwi, Emilia Rahmawati Rahmawati Ramli Akhmad Reza Hudiyanto Ridhoi, Ronald Robby Hidajat Rohana, Melda Amelia Santi, Dwijayati Ari Novia Saputri, Oktavia Wahyuni Shela Dwi Utari Sidyawati, Lisa Siti Faizatun Nisa&#039; Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sri Andayani, Endang Sri Untari Subekti, Arif SUHADAK, AHMAD Sulistyo, Wahyu Djoko Suryansyah, Ronni Susilo, Ariani Suyono Suyono Swastika Dhesti Anggriani Syed Ahmad Iskandar Utami, Indah Puji Vira Herlinda Wijanarko, Ario Setyo Winata, Arif Pandu Yuli Fitriani Yunani Yunani Zahrotul Firdaus Zainul Hasan