Claim Missing Document
Check
Articles

BIOGRAFI DAN STUDI TOKOH SEJARAH Sayono, Joko
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 16, No 2 (2022): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v16i22022p415-426

Abstract

This paper discusses the concept and steps of historical figure studies. The term historical figure has not been widely discussed and used in historical writing. Writing about the life of a figure is often found in biographies, autobiographies, memoirs and festschrift. These writings are considered a form of historical writing. Problems arise when it comes to the rules that must be followed in historical writing. The lives of the people written about in these four types of writing, usually anyone, can be classified as historical figures or not.  Historical figures are very substantial to study, because they are one of the important aspects in the context of driving societal change. The thoughts and actions of historical figures in dealing with various situations can be important lessons and inspiration for others to face the present. It is time to develop the study of historical figures more seriously, with the hope that the results will actually be able to provide more concrete inspiration on how to deal with the situations and conditions that occur around life.Tulisan ini membahas tentang konsep dan langkah-langkah studi tokoh sejarah. Terminologi tokoh sejarah (historical figure)  belum banyak dibincangkan dan digunakan dalam penulisan sejarah. Penulisan tentang kehidupan seorang tokoh banyak dijumpai dalam  biografi, autobiografi, memoir, dan festschrift. Tulisan-tulisan tersebut dianggap sebagai salah satu bentuk tulisan sejarah.Permasalahan muncul ketika  dikaitkan dengan kaidah-kaidah yang harus diikuti dalam penulisan sejarah. Kehidupan orang yang ditulis dalam empat jenis penulisan tersebut, biasa siapa saja, bisa  tergolong tokoh sejarah atau bukan.  Tokoh sejarah sangat subtansial  untuk dikaji, karena menjadi salah satu aspek penting dalam konteks penggerak perubahan masyarakat. Pemikiran dan tindakan tokoh sejarah  dalam menghadapi berbagai situasi, dapat menjadi pelajaran penting dan inspirasi bagi orang lain untuk menghadapi  masa sekarang. Sudah saatnya dikembangkan kajian tentang tokoh sejarah dengan lebih serius, dengan harapan hasilnya akan betul-betul  mampu memberikan inspirasi yang lebih kongkrit bagaimana seharusnya menghadapi  situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kehidupan
Analisis Pendidikan Karakter Pada Buku Teks Sejarah Kelas XI Kurikulum Merdeka Pratiwi, Emilia; Sayono, Joko
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i1.3139

Abstract

This study is based on the discourse that Indonesia will experience a golden age in 2045 so it is necessary to prepare quality human resources so that it can provide positive things in accordance with what is expected. The education unit is the main gate of success. Not only creating quality human resources but education needs to shape character in accordance with national values to face challenges in the future. Based on this analysis, this study aims to describe the character education contained in the history textbook for class XI of the Merdeka Curriculum provided by the government as a learning facility. This study was conducted using content analysis with the history textbook grade XI Merdeka Curriculum as the subject and character education as the object. The existing data is then analyzed in a qualitative way by reducing data, presenting and drawing conclusions. From the study that has been carried out, a connecting line can be drawn that in the history textbook for class XI of the Merdeka Curriculum, which consists of four chapters starting from the colonialism period to the proclamation, there is character education in accordance with the indicators that have been formulated, which include spiritual, nationalist, independent, shoulder to shoulder, and integrity.
PENGGUNAAN MEDIA FILM TOKOH-TOKOH PERGERAKAN NASIONAL UNTUK MENANAMKAN SIKAP NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI MADRASAH ALIYAH (MA) IBADURROCHMAN MALANG Novrianto, Muhammad Isro'; Sayono, Joko; Ridhoi, Ronal
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v10i1.24014

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis penggunaan media film tokoh-tokoh pergerakan nasional untuk menanamkan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah di kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman Malang. Di era Revolusi Industri 4.0 sekarang, guru sejarah dalam membangunan karakter mendapatkan tantangan dari arus informasi dan teknologi. Pada kasus peserta didik Madrasah Aliyah Ibadurrochman Malang memanfaatkan akses internet bukan digunakan untuk memaksimalkan kegiatan pembelajaran sejarah di kelas tetapi digunakan untuk mengakses drama Korea, media sosial, dan anime. Untuk membendung dampak negatif, maka guru sejarah perlu menanamkan sikap nasionalisme melalui media film tokoh-tokoh pergerakan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan media film tokoh-tokoh pergerakan nasional untuk menanamkan sikap nasionalisme melalui pembelajaran sejarah di kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman Malang berupa peserta didik belajar dengan sungguh-sungguh, cinta tanah air, mengeluarkan pendapat, mengapresiasi tokoh pergerakan nasional, dan memaknai esensi nilai-nilai dari tokoh pergerakan nasional merupakan bentuk yang positif untuk mengisi kemerdekaan.
PENGEMBANGAN HISTORICAL MODULE AND LAPBOOK (HIMLAP) PERJUANGAN KARAENG GALESONG UNTUK MENINGKATAN PEMAHAMAN SEJARAH LOKAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 NGANTANG Rohana, Melda Amelia; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v7i1p149-162

Abstract

Abstract:Ngantang, a region in Malang, East Java, is known for its local history detailing the struggle of Karaeng Galesong. Karaeng Galesong, a son of Sultan Hassanuddin from the Kingdom of Gowa in Makassar, actively fought against the Dutch East India Company (VOC) in East Java during the 17th century. After his prolonged struggle, Karaeng Galesong ultimately passed away and was laid to rest in Ngantang. Despite Karaeng Galesong's renown in Ngantang, numerous students in the area remain unfamiliar with the details of his struggle. This unfamiliarity stems from a dearth of references or educational materials pertaining to this particular aspect of local history. To address this issue, researchers developed the 'Historical Module and Lapbook' (HIMLAP) teaching materials, focusing on history of Karaeng Galesong's 17th-century struggle against the VOC in East Java. The objective is to deepen Ngantang students' understanding of their local history and assess HIMLAP's effectiveness as a teaching tool. HIMLAP, an innovative educational tool, merges a module with a lapbook, offering students an engaging and visually appealing learning experience. This research employs Sugiyono's Research and Development (R&D) methodology. However, this research and development phase did not progress to mass production. The validation tests conducted on the materials and teaching resources revealed that the HIMLAP teaching materials, focusing on history of Karaeng Galesong's 17th Century struggle against the VOC in East Java, are exceptionally suitable for pilot testing. In both small and large group trials, an increase in student understanding was observed, as evidenced by the improvement in scores from pretest to posttest. Given these positive outcomes, it can be concluded that the HIMLAP, detailing Karaeng Galesong's struggle, is highly feasible as a local history teaching resource in enhancing student understanding. Abstrak: Ngantang adalah salah satu wilayah di Malang, Jawa Timur yang memiliki sejarah lokal tentang perjuangan Karaeng Galesong. Karaeng Galesong merupakan salah satu anak dari Sultan Hassanuddin dari Kerajaan Gowa (Makassar) yang berjuang melawan VOC di Jawa Timur di abad ke-17. Di akhir perjuangannya, Karaeng Galesong akhirnya meninggal dan dimakamkan di Ngantang. Meskipun tokoh Karaaeng Galesong terkenal di Ngantang, namun banyak siswa di Ngantang yang tidak memahami sejarah perjuangan Karaeng Galesong. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya referensi atau bahan ajar mengenai materi sejarah lokal tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan bahan ajar Historical Modul and Lapbook (HIMLAP) sejarah perjuangan Karaeng Galesong melawan VOC di Jawa Timur abad ke-17. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa di Ngantang mengenai sejarah lokalnya dan menguji efektivitas bahan ajar HIMLAP ini sebagai bahan ajar sejarah lokal. HIMLAP ini merupakan bahan ajar inovatif yang menggabungkan modul dengan lapbook agar memberikan tampilan yang menarik bagi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) Sugiyono, namun peneliti dalam penelitian dan pengembangan ini tidak sampai pada tahap produksi masal. Dari hasil uji validasi materi dan bahan ajar oleh validator, didapatkan hasil bahwa bahan ajar HIMLAP Sejarah Perjuangan Karaeng Galesong Melawan VOC di Jawa Timur Abad ke-17 ini sangat layak untuk di ujicobakan. Dalam ujicoba kelompok kecil maupun ujicoba kelompok besar didapatkan hasil adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil pretest ke posttest. Dengan adanya hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa HIMLAP perjuangan Karaeng Galesong ini sangat layak untuk menjadi bahan ajar sejarah lokal dalam meningkatkan pemahaman siswa.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Kejuruan Febriani, Shovi Wiranata; Ayundasari, Lutfiah; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.82766

Abstract

Profil Pelajar Pancasila menjadi aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik, namun implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah menengah kejuruan masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek kesiapan guru dan perencanaan kegiatan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di sekolah menengah kejuruan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif, yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila memerlukan kesiapan dalam berbagai aspek, baik dari segi pemahaman maupun penerapan. Kesiapan guru menjadi faktor kunci, karena kekurangan dalam aspek ini dapat menyebabkan pelaksanaan P5 berjalan kurang optimal. Proses perencanaan proyek P5 memerlukan langkah-langkah yang sistematis dan komprehensif untuk menjamin ketercapaian tujuan pembelajaran serta internalisasi nilai-nilai Pancasila. Pelaksanaan P5 menjadi momentum penting dalam pengembangan karakter siswa dan pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila membutuhkan perencanaan yang matang dan kesiapan guru yang memadai untuk memastikan keberhasilan program dalam menciptakan generasi berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
Tradisi Sanggring (Desa Gumeno Gresik) Sebagai Materi Penanaman Budaya Lokal Peserta Didik Febriani, Shovi Wiranata; Wahyudi, Deny Yudo; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.12993

Abstract

Keanekaragaman budaya di masyarakat memiliki ciri khas dan keunikan yang berbeda. Gresik dengan segala keanekaragaman masyarakatnya, berakulturasi dengan budaya lokal yang ada. Tradisi Sanggring di Desa Gumeno Kecamatan Manyar Gresik menjadi budaya lokal yang dilaksanakan masyarakat. Sejarah dan keunikan tradisi tersebut, membuat tradisi tersebut dapat terjaga dan menjadi kebiasaan sampai saat ini. Dari keunikan tradisi Sanggring, guru dapat menjadikannya sebagai salah satu materi pembelajaran sejarah. Tepatnya pada materi sejarah lokal masyarakat pada Kurikulum Merdeka. Tujuan penulisan artikel adalah untuk mengetahui sejarah dan perkembangan tradisi Sanggring, serta tradisi Sanggring sebagai materi penanaman budaya lokal. Penggunaan metode sejarah dan studi pustaka digunakan dalam penulisan artikel untuk mengkaji dan mengeksplorasi pembahasan tradisi Sanggring. Tradisi Sanggring menjadi hasil budaya dari Kerajaan Giri, masa Sunan Dalem. Pengintegrasian materi budaya lokal dalam Kurikulum Merdeka dapat disesuaikan, salah satunya dengan penggunaan sumber-sumber sejarah. Peserta didik dapat belajar, mengenal, dan memahami budaya lokal di lingkungannya.
Pengembangan Media Kuis Interaktif Berbasis Wondershare Quiz Creator di MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Kabupaten Lamongan M. Syaeful Anam; Joko Sayono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4803

Abstract

Abstrak Pembelajaran sejarah di MA Ma’arif 7 Banjarwati Kabupaten Lamongan diajarkan dengan gaya konvensional. MA Ma’arif 7 Banjarwati Kabupaten Lamongan bahwa fasilitas internet dan komputerisasi di sekolah sudah memadai tetapi belum maksimal didayagunakan dalam pembelajaran sejarah. Beberapa alasan disampaikan oleh guru matapelajaran sejarah diantaranya penggunaan media itu menyulitkan, media itu hanya untuk hiburan. Salah satu strategi mengatasi itu adalah penggunaan media yang dapat menunjang proses pembelajaran, diantaranya media yang berbentuk aplikasi kuis interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian yang telah ditentukan. Model penelitian ini digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas sebuah produk. Berdasarkan hasil uji validasi materi oleh ahli materi, menunjukkan tingkat kevalidan materi mendapatkan persentase sebesar 87,5%. Menurut kriteria kevalidan materi, materi yang digunakan dalam pengembangan kuis interaktif berbasis wondershare quiz creator dapat disimpulkan sangat valid. Berdasarkan hasil uji validasi media oleh ahli media, menunjukkan tingkat kevalidan media mendapatkan persentase sebesar 95%. Menurut kriteria kevalidan media, media yang digunakan sangat valid. Sedangkan, berdasarkan perhitungan rekapitulasi uji coba produk kelompok kecil atau terbatas, mendapatkan persentase sebesar 82,6%. Kesimpulannya, produk yang dikembangkan telah layak untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah. Kata Kunci: Pengembangan Kuis Interaktif, Wondershare Quiz Creator, Learning History
Penerapan Scaffolding pada Zone of Proximal Development dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X IPS Antisna, Ika Wara Yuni; Sayono, Joko
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i32025p540-548

Abstract

Pengajaran yang efektif adalah pengajaran ideal yang mampu mengoptimalkan kemampuan peserta didik. Berbagai strategi pengajaran dapat diterapkan untuk mencapai hasil belajar yang optimal, salah satunya adalah metode scaffolding. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode scaffolding dalam Zone of Proximal Development (ZPD) pada pembelajaran sejarah di kelas X IPS 3 SMA Laboratorium UM, serta untuk mengevaluasi dampaknya terhadap pemahaman dan kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan scaffolding dalam pembelajaran sejarah sangat penting, terutama karena peserta didik masih memerlukan bantuan guru dalam menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran. Bantuan yang diberikan melalui scaffolding terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemandirian belajar peserta didik secara bertahap. Temuan ini menegaskan peran penting guru sebagai fasilitator dalam mendukung perkembangan peserta didik sesuai dengan ZPD mereka.
Peningkatan Income Generate Universitas Negeri Malang Melalui Pendampingan Proforma Keuangan Berbasis PSAK ETAP bagi UMKM Kaldera Outdoor Rent Maha Putri, Dhika; Sayono, Joko; Ridhoi, Ronal; Asmaul Husna, Layya
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v6i1.6049

Abstract

Laporan proforma merupakan bagian penting dari rencana bisnis karena dapat memperkirakan profitabilitas dan kondisi keuangan suatu perusahaan di masa yang akan datang. Dalam hal mempertahankan keberlangsungan bisnis, UMKM Kaldera Outdoor Rent menghadapi beberapa tantangan, yaitu kurangnya kesadaran mengenai pentingnya pencatatan keuangan dan minimnya pengetahuan karyawan tentang administrasi laporan keuangan. Dari permasalahan yang dihadapi, tim pengabdian merasa perlu adanya sosialisasi dan pendampingan dengan pendekatan partisipasif dan edukatif untuk mewujudkan keterampilan dan kemampuan UMKM Kaldera Outdoor dalam menyusun laporan proforma keuangan. Hasil dari pengabdian ini berupa peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan yang lebih baik dan sesuai dengan standar akuntansi PSAK ETAP. Melalui pelatihan dan pendampingan, pengusaha UMKM memperoleh pemahaman mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta penerapan siklus keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga membantu UMKM dalam memperkuat kemampuan mereka untuk menyusun laporan keuangan secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan akurasi dalam pelaporan keuangan dan memperbaiki manajemen usaha.
Impelementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Sejarah Kelas X di SMAN 4 Bojonegoro Antania Hanjani Febriyanti; Sayono, Joko
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2024): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Magister Pendidikan Sejarah FISH UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.131.02

Abstract

The new Merdeka Belajar curriculum was approved in 2022 and is considered a new breakthrough after the Covid-19 pandemic. However, conditions in the field show something different. The implementation of this curriculum actually creates various new problems at SMAN 4 Bojonegoro, especially history. The aim of this research is to determine the implementation of the Merdeka Curriculum in history learning and what factors support and hinder the implementation of the Merdeka Curriculum in history learning at SMAN 4 Bojonegoro. This research uses a qualitative approach with descriptive research type. The data collection procedures used were observation, interviews and documentation. The results of this research show that the implementation of the Independent Curriculum in history learning at SMAN 4 Bojonegoro is divided into three, namely planning, implementation and evaluation. At the implementation stage, the teacher divides the learning process into three activities, namely preliminary activities, core activities and closing activities. Teachers have also tried to provide learning that suits students' interests, learning styles and needs. Apart from that, teachers have also implemented project-based learning and differentiated learning, although learning is still in the process of being carried out. In implementing this curriculum there are supporting and inhibiting factors. The main supporting factor is that teachers accept this curriculum well and try to implement this curriculum well. Meanwhile, the inhibiting factor most felt by teachers is project implementation which requires time to process.
Co-Authors Aditya Nugroho Widiadi Afandi, Mahrus AGUSTIN, DWI Alby Aruna Alby Aruna Anam, M Syaeful Anam, Muhammad Khoirul Annora Pratama Putri Antania Hanjani Febriyanti Antisna, Ika Wara Yuni Aprillia, Annisaa' Fitri Ari Sapto Arif Mahya Fanny Ariwianto, Edwin Ariyani, Novi Ashari, Gedhe Asmaul Husna, Layya Aulia Herdiani Blasius Suprapta, Blasius Daya Negri Wijaya Deny Yudo Wahyudi Desy Ratna Syahputri Dewa Agung Gede Agung Dhika, Dhika Maha Putri Eka Putri Surya Endang Sri Andayani Ery Tri Djatmika RWW Febri Irwandi Febriani, Shovi Wiranata Hadi Sumarsono Hafida, Mellina Nur hafida, mellinanur Ilham Fatkhu Romadho Indah Puji Utami Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Iziq Eafifi Bin Ismail Kartika, Adelea Wardah Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kholifah, Adin Lely Jayanti Lutfiah Ayundasari Lutfiya Ayundasari Maha Putri, Dhika Mahiroh, Nanik Maisaroh, Anisa Amalia Malik Huda, Robbi Maulana Maulidah, Alvin Moch Nizam Alfahmi Mochammad Ronaldy Aji Saputra Mohamad Firzon Ainur Roziqin Mohd Al-ikhsan Ghazali Muhammad 'Afaf Hasyimy Muhammad Khoirul Anam Muhtiya Wahyu Afi Mutiara Syafira Anastasia Nadhiva Amalia Frihatna Nadiya Faydinda Putri Ishlah Nafi'ah, Ulfatun Nahdia Riza Sania Nasikh Nidhom, Ahmad Mursyidun Niken Puspa Nofitra Niki Dwi Ayuningtyas Nila Rahmawati NILA RAHMAWATI Nila Rahmawati Norliza Bt Mohd Isa Novrianto, Muhammad Isro' Nur Hasanah Nurul Hidayat Oktavia Wahyuni Saputri Oktavia Wahyuni Saputri Prasetyo, Abdul Rahman Pratiwi, Emilia Rahmawati Rahmawati Ramli Akhmad Reza Hudiyanto Ridhoi, Ronald Robby Hidajat Rohana, Melda Amelia Santi, Dwijayati Ari Novia Saputri, Oktavia Wahyuni Shela Dwi Utari Sidyawati, Lisa Siti Faizatun Nisa' Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sri Andayani, Endang Sri Untari Subekti, Arif SUHADAK, AHMAD Sulistyo, Wahyu Djoko Suryansyah, Ronni Susilo, Ariani Suyono Suyono Swastika Dhesti Anggriani Syed Ahmad Iskandar Utami, Indah Puji Vira Herlinda Wijanarko, Ario Setyo Winata, Arif Pandu Yuli Fitriani Yunani Yunani Zahrotul Firdaus Zainul Hasan