Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN MAPEL SEJARAH (PEMINATAN) KELAS XII DI MAN SUMENEP TAHUN AJARAN 2021/2022 Mochammad Ronaldy Aji Saputra; Joko Sayono
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v5i2p171-190

Abstract

PThis study aims to determine the quality of the Madrasah Final Examination (UAM) questions in the History subject (Specialization) at MAN Sumenep through item analysis. This research is a type of quantitative descriptive research. Analysis of the items to be examined are the results of tests of validity, reliability, level of difficulty, discriminating power, and deceptive power with the help of Microsoft Excel and SPSS 16.0. The results showed that the types of questions based on cognitive level were 10 percent LOTS questions, 18 percent MOTS questions, and 72 percent HOTS questions. Then based on the subject matter, it is 25 percent for class X and XI, and 50 percent for class XII. The level of validity (exceeding r-table) totaled 32 valid questions and 8 invalid items. The data reliability level of 0.409 is still inconsistent because it is still lacking 0.50. The level of difficulty resulted in 2 decisions, namely being rejected/revised because it was very easy with 12 questions and being accepted in the moderate category with 28 questions. The level of discriminating power resulted in 2 decisions, which were totally revised with an unsatisfactory category of 8 questions and totally revised/rejected by 32 questions. The distractor function works well because the multiple choices A, B, C, D, and E in questions are more than 5 percent. The results of the item analysis recommend that the UAM History Questions (Specialization) still need to be revised again with better quality questions.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas soal Ujian Akhir Madrasah (UAM) pada mapel Sejarah (Peminatan)di MAN Sumenep melalui analisis butir soal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis butir soal yang akan diteliti adalah hasil uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan daya pengecoh dengan berbantuan microsoft excel dan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis soal berdasarkan tingkatan kognitifnya 10 persen soal LOTS, 18 persen soal MOTS, dan 72 persen soal HOTS. Kemudian berdarsarkan mapelnya sebanyak 25 persen kelas X dan XI, dan 50 persen kelas XII. Tingkat validitas (melebihi r-tabel) berjumlah 32 butir soal valid dan 8 butir soal tidak valid. Tingkat reliabilitas data sebesar 0,409 masih kurang konsisten karena masih kurang 0,50. Tingkat kesukaran menghasilkan 2 keputusan yaitu ditolak/direvisi karena sangat mudah sebanyak 12 soal dan diterima kategori sedang sebanyak 28 soal. Tingkat daya pembeda menghasilkan 2 keputusan yaitu direvisi total dengan kategori tidak memuaskan sebanyak 8 soal dan direvisi total/ditolak sebanyak 32 soal. Fungsi distraktor (pengecoh) dapat berfungsi baik karena pilihan ganda A, B, C, D, dan E pada soal lebih dari 5 persen. Hasil analisis butir soal merekomendasikan bahwa Soal UAM Sejarah (Peminatan) masih perlu direvisi kembali dengan kualitas soal yang lebih baik.
Pemetaan potensi wisata berbasis ecotourism di Ampelgading: Langkah menuju model wisata ramah lingkungan Joko Sayono
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in Ampelgading District, Malang Regency. The objectives of the research were to: (1) explain the concept of ecotourism and its correlation with nature conservation efforts and the empowerment of local communities, (2) identify the socio-economic profile of the region for ecotourism development, and (3) map the potential level of ecotourism development at tourist attractions in the Ampelgading District. This research used a qualitative-descriptive approach and employed observation, interview, and documentation methods for data collection. Data were analyzed using Miles and Huberman-style descriptive analysis. The participants of the research included district and village officials, tourism operators, and business people in the tourism area. The results showed that: (1) there is a strong relationship between ecotourism and efforts to preserve nature and improve the welfare of local communities, (2) the socio-economic conditions of the Ampelgading region support the development of ecotourism, and (3) there is potential for the development of three types of tourism as ecotourism attractions in the Ampelgading region. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menjelaskan konsep ecotourism dan korelasinya dengan upaya konservasi alam dan pemberdayaan masyarakat lokal, (2) mengidentifikasi profil sosial-ekonomi wilayah untuk pengembangan ecotourism, dan (3) memetakan tingkat potensi pengembangan ecotourism pada obyek-obyek wisata di Kecamatan Ampelgading. Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif dan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Analisis deskriptif ala Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data. Partisipan penelitian ini meliputi perangkat kecamatan dan desa, pengelola pariwisata, dan pelaku usaha di kawasan wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang kuat antara ecotourism dengan upaya pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, (2) kondisi sosial ekonomi wilayah Ampelgading mendukung untuk pengembangan ecotourism, dan (3) terdapat potensi pengembangan tiga jenis wisata di wilayah Ampelgading sebagai objek ecotourism.
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL BERBASIS NILAI KEPAHLAWANAN GUSTI KETUT JELANTIK UNTUK MENUNJANG MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 11 IPS DI SMAN 2 BUSUNGBIU Nurul Hidayat; Joko Sayono; Aditya Nugroho Widiadi
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p80-91

Abstract

This article is written developed with the first objective, produce digital modules based on I Gusti Ketut Jelantik's heroic values to support motivation and lerning outcomes at SMAN 2 Busungbiu. Second, testing effectiveness of digital module products for support motivation and learning outcomes in class 11 IPS at SMAN 2 Busungbiu. TIn this research useding development model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjects experiment in this research is  11 IPS 1 as control class and 11 IPS 2 as experimental class. Material developed use Kurikulum 2013 with Subject History in KD 3.2. for 11th grade.  Digital modules that have been developed and tested show data on improvements in learning motivation and learning outcomes. increased motivation using digital modules reached 85.5 percent6% with the criteria of "Highly Motivated". Data on improving learning outcomes has score 83.87 percent% that is category "satisfactory". Analyze effectiveness of digital modules in general through validation of teaching materials experts and material experts is known to reach 90 percent % and 92.4 percent% which are categorized as "Valid" with a little revision. The small group tryout was conducted on 9 people as a sample, showing data acquisition of 90.78 percent% which was categorized as "practical" as a teaching material. Meanwhile, average score in large trial is 87.77 percent. %. Effectiveness data analysis results used evaluation test with multiple choice is 20 items. There was an incrase after given treatment using digital module based on I Gusti Ketut Jelantik's heroic values.Artikel ini ditulis dengan tujuan dengan tujuan Pertama, menghasilkan produk dalam bentuk modul digital berbasis nilai kepahlawanan Gusti Ketut Jelantik untuk menunjang motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik di SMAN 2 Busungbiu. Kedua, menguji keefektifan produk modul digital dalam menunjang motivasi belajar dan hasil belajar di kelas 11 IPS pada SMAN 2 Busungbiu. Adapun model pengembangan yang digunakan mengacu pada model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Adapun subjek coba pada penelitian dan pengembangan ini adalah menggunakan kelas kontrol yakni 11 IPS 1 dan kelas eksperimen yakni 11 ips 2. Materi yang dikembangkan menggunakan kurikulum 2013 mata pelajaran sejarah dengan KD 3.2. untuk kelas 11. Modul digital yang telah dikembangkan dan diujicobakan menunjukkan data peningkatan pada motivasi belajar dan hasil belajar. peningkatan motivasi dengan menggunakan modul digital mencapai angka 85,5 persen dengan kriteria “Sangat Termotivasi”. Hasil belajar peserta didik diperoleh data dengan skor 83,87 persen  yang dikategori “memuaskan”. Adapun analisa keefektifan modul digital secara umum melalui validasi ahli bahan ajar dan ahli materi diketahui mencapai angka 90 persen  dan 92,4 persen yang dikategorikan “Valid” dengan sedikit revisi. Uji coba kelompok kecil dilakukan pada 9 orang sebagai sampel menunjukkan perolehan data sebesar 90,78 persen yang dikategorikan “praktis” sebagai bahan ajar. Sedangkan rerata skor pada uji coba kelompok besar menunjukkan persentase angka 87,77 persen. Analisa data keefektifan diperoleh dari hasil tes evaluasi dengan mengerjakan soal sebanyak 20 butir pilihan ganda. Setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan modul digital berbasis nilai kepahlawanan I Gusti Ketut Jelantik terdapat peningkatan.
Pengembangan Produk Wall Decor Interaktif dengan Pendekatan Edusociopreneurship: Studi Kasus Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman Abdul Rahman Prasetyo; Joko Sayono; Ahmad Mursyidun Nidhom; Ilham Fatkhu Romadho; Nila Rahmawati; Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Alby Aruna; Eka Putri Surya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini mempunyai tujuan dalam pengembangan produk wall decor interaktif. Prosesnya, dilakukandi Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pasar sertastrategi pengembangan produk yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan partisipasi siswa.Melalui pendekatan berbasis aset (aset based comunnity development). Kegiatan ini mengimplementasikanpendekatan edusociopreneurship dalam membantu mengidentifikasi peluang pasar, menciptakan modelpengembangan produk wall decor interaktif, dan mengembangkan sistem pemasaran yang inovatif.Hasilnya, sinergi antara pendidikan, inovasi, dan kewirausahaan dalam konteks pengabdian kepadamasyarakat berasis melakukan pengembangan produk edukatif yang berkelanjutan dan inovatif melaluiproduk unggulan wall decor interaktif.Kata Kunci: Pengembangan, Walldecor, Interaktif, MA Ibadurrochman
SPARKOL VIDEOSCRIBE HISTORICAL ANIMATION VIDEOS TO ENHANCE INTEREST AND LEARNING OUTCOMES OF TENTH GRADE AT MA ASWAJA NGUNUT Muhammad Khoirul Anam; Joko Sayono; Dewa Agung Gede Agung
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 15, No 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v15i2.51621

Abstract

The present issue in history education is the insufficient utilization of instructional media that could effectively serve as tools for teachers to convey materials to students. Consequently, history lessons in the classroom tend to lack engagement and become monotonous. A viable solution is to implement instructional media that align with the potential and learning characteristics of students at MA Aswaja Ngunut. The required form of instructional media is historical videos based on Sparkol Videoscribe, with a focus on prehistoric site content in Tulungagung. This research and development initiative aims to ascertain the effectiveness of historical video instructional media based on Sparkol Videoscribe in enhancing students' interest and learning outcomes. This research model adapts the ADDIE development model developed by Robert Maribe Branch. The objective of this research is to create a learning media containing prehistoric site content from Tulungagung and to assess the effectiveness of this media on student interest and learning outcomes. Based on the research outcomes, it can be concluded that historical video instructional media based on Sparkol Videoscribe yields valid, effective, practical, and engaging results, leading to increased student interest and learning outcomes. Students' strong preference for audiovisual media is the primary reason for their heightened interest in this product. Therefore, it can be deduced that the product is effective in boosting student interest and learning outcomes. 
PERSEPSI SISWA KELAS XI MIPA TERHADAP PEMBERIAN TUGAS MIND MAPPING PADA MATERI PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN PADA AWAL KEMERDEKAAN INDONESIA DI SMA NASIONAL MALANG Kholifah, Adin; Ariwianto, Edwin; Malik Huda, Robbi Maulana; Sayono, Joko; Agustin, Dwi; Mahiroh, Nanik
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 2 No. 1 (2022): Kajian Pendidikan Sejarah dan Keilmuan Sejarah
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.784 KB) | DOI: 10.22437/jejak.v2i1.19672

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengetahui persepsi siswa kelas XI MIPA di SMA Nasional Malang mengenai penugasan membuat mind map pada KD 3.8 yaitu Pembentukan Pemerintahan pada Awal Kemerdekaan Indonesia sebagai inovasi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan trianggulasi atau gabungan, penelitian diawali dengan observasi dan wawancara kemudian setelah tindakan dilakukan dilakukan penyebaran angket. Dimaksudan gabungan karena dalam pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan juga penyebaran angket. Pemberian tugas mind map pada awalnya adalah bentuk solusi dari permasalahan siswa tidak memiliki sumber belajar, dan karakteristik siswa yang senang mencatat banyak materi daripada diberi PPT. Adapun hasil dari penelitian ini adalah siswa berpandangan bahwa penugasan membuat mind map efisien untuk tugas, membuat jadi mudah memahami materi, cocok dengan materi yang diajarkan. Siswa yang menjadi responden juga memandang dengan mengerjakan tugas mind map dapat menambah kemampuan serta keterampilan dalam hal mendesain, mudah dikerjakan, dan juga cocok diterapkan di KD yang lain serta mata pelajaran yang lain juga.
PERSEPSI GURU SEJARAH TERHADAP IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER TOLERANSI PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA KABUPATEN MALANG Santi, Dwijayati Ari Novia; Sayono, Joko; Agung, Dewa Agung Gede
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i2p440-450

Abstract

Abstract: The Hindu-Buddhist heritage sites in Indonesia, dating back to the kingdom era, bear witness to the diverse religious practices coexisting among the people. These historically significant sites are frequently utilized in history lessons to underscore the nation's tradition of tolerance. However, questions arise about the extent of teachers' awareness regarding the tolerance content within these heritage sites and their effective incorporation of such content into history classes. Recent phenomena, such as children mocking each other and using religious symbols for jokes, emphasize the need for a comprehensive understanding of tolerance in history education. This descriptive qualitative research focuses on exploring history teachers' perceptions of implementing tolerance character education in high schools in SMA Malang Regency, examining their knowledge of tolerance content within Hindu-Buddhist sites in Malang Raya and the teaching methods employed for Hindu-Buddhist material. Conducted through interviews and research documentation with history teachers at SMA Malang Regency, the study ensures data validity through source triangulation. This research also employs data reduction, presentation, and verification in the analysis. The findings reveal that history teachers possess a reasonably good understanding of Hindu-Buddhist heritage sites in Greater Malang. Notably, teachers are knowledgeable about the tolerance content found in sites like Singosari Temple, Sumberawan Stupa, and Jago Temple, connecting this content to architectural features, religious practices of the past, and their relevance to contemporary society. In terms of teaching methods, some history teachers use cooperative learning and contextual teaching, emphasizing the importance of incorporating tolerance character education into the curriculum. All informants unanimously stress the significance of imparting tolerance education in the classroom as a crucial measure to prevent national disintegration, considering Indonesia's diverse conditions.Abstrak:Situs peninggalan Hindu-Buddha di Indonesia yang berasal dari masa kerajaan menjadi saksi beragamnya praktik keagamaan yang hidup berdampingan di kalangan masyarakat. Situs-situs bersejarah yang penting ini sering digunakan dalam pelajaran sejarah untuk menekankan pentngnya tradisi toleransi bangsa Indonesia. Namun, muncul pertanyaan tentang sejauh mana kesadaran guru mengenai konten toleransi dalam situs warisan tersebut dan efektivitas penggabungan konten tersebut ke dalam kelas sejarah. Fenomena terkini, seperti anak-anak yang saling mengejek dan menggunakan simbol agama untuk bercanda, menekankan perlunya pemahaman komprehensif tentang toleransi dalam pendidikan sejarah. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menggali persepsi guru sejarah terhadap penerapan pendidikan karakter toleransi di SMA se-Kabupaten Malang, mengkaji pengetahuan konten toleransi dalam situs Hindu-Buddha di Malang Raya, dan metode pengajaran yang digunakan pada materi Hindu-Buddha. Melalui wawancara dan penelitian dokumentasi dengan guru sejarah SMA Kabupaten Malang, penelitian ini menjamin keabsahan data melalui triangulasi sumber. Penelitian ini juga melakukan reduksi data, penyajian, dan verifikasi dalam analisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sejarah memiliki pemahaman yang cukup baik tentang situs peninggalan Hindu-Buddha di Malang Raya. Khususnya, para guru memiliki pengetahuan tentang konten toleransi yang terdapat di situs-situs seperti Candi Singosari, Stupa Sumberawan, dan Candi Jago, menghubungkan konten tersebut dengan ciri-ciri arsitektur, praktik keagamaan di masa lalu, dan relevansinya dengan masyarakat kontemporer. Dalam hal metode pengajaran, beberapa guru sejarah menggunakan pembelajaran kooperatif dan pengajaran kontekstual, menekankan pentingnya memasukkan pendidikan karakter toleransi ke dalam kurikulum. Seluruh informan sepakat menekankan pentingnya pendidikan toleransi di kelas sebagai langkah penting untuk mencegah disintegrasi bangsa, mengingat kondisi Indonesia yang beragam.
Polygamy and early marriage in the Dutch East Indies Maulidah, Alvin; Agung, Dewa Agung Gede; Sayono, Joko
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v14i2.19633

Abstract

The article discusses the role of Poetri Mardika in suppressing early marriage and polygamy during the colonial period in the Dutch East Indies. Poetri mardika was the first women's organization in 1912 during the national movement by boedi oetomo. The organization consisted of women and men who cared about the fate of women. They voiced their ideas through magazines. The position of women who are shackled by customary support makes them powerless to voice their rights. The research aims to examine polygamy and early marriage in colonial society using historical methods, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. Heuristics were conducted by collecting primary sources from magazines and secondary books and journals with the keywords polygamy and early marriage. Criticism of primary and secondary data is internally selected to determine the authenticity of the source. Interpretation uses the lewis coser conflict approach. The result of the research is that the practice of early marriage occurs because the social system of society shackles and there is no power for women to reject the system. Meanwhile, polygamy that occurred in the 1900s had different intensities in each region. This practice had a negative impact on women, so Poetri Mardika tried to raise their status by paying attention through education and teaching. Through education, women can be independent and no longer depend on men so that they can express their rights and obligations without being hindered by the confinement of men.
PEMANFAATAN BUKU PASUKAN M SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MEMBANGUN KESADARAN SEJARAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPS DI SMAN 1 GLAGAH Suryansyah, Ronni; Hudiyanto, Reza; Sayono, Joko
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2022): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v16i12022p9-17

Abstract

The book of Pasukan M is a story that tells about the resistance to maintain independence in the Bali Strait, which was spearheaded by Captain Markandi. In this material, students are invited to visualize local historical events that have occurred so that they can examine the struggles of independence figures in defending their territory and encourage the formation of thinking patterns towards rational, critical, empirical, and can also develop attitudes of human values, respect for others, and mutual cooperation. Building historical awareness and critical thinking skills through Pasukan M provides an overview of how local history can have an impact on students in their lives. As a means of building historical awareness and critical thinking skills of students. Finding solutions to existing problems, thinking actively and creatively in developing critical thinking patterns are also included in the skills students need as life skills. Buku Pasukan M merupakan sebuah kisah yang menceritakan tentang perlawanan mempertahankan kemerdekaan yang berada di Selat Bali yang dipelopori oleh Kapten Markandi. Materi ini siswa diajak untuk visualisasi dari kejadian sejarah lokal yang telah terjadi sehingga dapat menelaah perjuangan para tokoh kemerdekaan dalam mempertahankan wilayahnya dan mendorong terbentuknya pemikiran rasional, berpikir kritis dan juga dapat mengembangkan karakter yang menghargai sesama, dan gotong royong. Membangun kesadaran sejarah dan kemampuan berpikir kritis melalui Pasukan M memberikan sebuah gambaran mengenai bagaimana sejarah lokal bisa memberikan dampak pada siswa dalam kehidupannya. Sebagai sarana membangun kesadaran sejarah dan kemampuan berpikir kritis siswa. Menemukan solusi dari masalah yang ada, berpikir secara aktif dan kreatif dalam mengembangkan pola pikir kritis juga termasuk dalam keterampilan yang dibutuhkan siswa sebagai bekal kecakapan hidup.
LANGKAH-LANGKAH HEURISTIK DALAM METODE SEJARAH DI ERA DIGITAL Sayono, Joko
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 15, No 2 (2021): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v15i22021p369-376

Abstract

Penelitian sejarah dilakukan dengan menggunakan metode sejarah, yang terdiri atas heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Heuristik adalah tahap awal yang sangat penting dalam penelitian sejarah, keberhasilan dalam heuristik akan sangat membantu para peneliti menyelesaikan penyusunan historigrafi.  Dalam berbagai referensi yang ada heuristik dijelaskan sebatas mencari dan menemukan sumber, belum dijelaskan secara kongkrit apa sebenarnya yang harus dilakukan pada tahap heuiristik. Bagaimana heuristik harus dilakukan era digital, juga belum banyak dibahas.  Artikel ini menguraikan heuristik lebih terinci, mulai dari pengertian, prasyarat untuk dapat melakukan heuristik dengan baik, langkah-langkah kongkrit dalam melaksanakan heuristik dan bagaimana aplikasinya dalam penelitian sejarah.  Uraian ini akan memberikan pengetahuan dan gambaran   yang nyata bagaimana seseorang melakukan heuristik dalam konteks  metode sejarah  di Era digital.  Secara khusus tulisan ini sangat berguna bagi para mahasiswa yang menekuni bidang sejarah dan bagi para peneliiti pemula maupun peminat bidang sejarah. Heuristik merupakan tahap awal dalam metode sejarah, tetapi pelaksanaannya akan terus berlangsung terintegrasi dengan tahap selanjutnya. Heuristik berhenti dilakukan ketika historiografi dinyatakan selesai oleh penulisnya.
Co-Authors Aditya Nugroho Widiadi Afandi, Mahrus AGUSTIN, DWI Alby Aruna Alby Aruna Anam, M Syaeful Anam, Muhammad Khoirul Annora Pratama Putri Antania Hanjani Febriyanti Antisna, Ika Wara Yuni Aprillia, Annisaa' Fitri Ari Sapto Arif Mahya Fanny Ariwianto, Edwin Ariyani, Novi Ashari, Gedhe Asmaul Husna, Layya Aulia Herdiani Blasius Suprapta, Blasius Daya Negri Wijaya Deny Yudo Wahyudi Desy Ratna Syahputri Dewa Agung Gede Agung Dhika, Dhika Maha Putri Eka Putri Surya Endang Sri Andayani Ery Tri Djatmika RWW Febri Irwandi Febriani, Shovi Wiranata Hadi Sumarsono Hafida, Mellina Nur hafida, mellinanur Ilham Fatkhu Romadho Indah Puji Utami Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Iziq Eafifi Bin Ismail Kartika, Adelea Wardah Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kholifah, Adin Lely Jayanti Lutfiah Ayundasari Lutfiya Ayundasari Maha Putri, Dhika Mahiroh, Nanik Maisaroh, Anisa Amalia Malik Huda, Robbi Maulana Maulidah, Alvin Moch Nizam Alfahmi Mochammad Ronaldy Aji Saputra Mohamad Firzon Ainur Roziqin Mohd Al-ikhsan Ghazali Muhammad 'Afaf Hasyimy Muhammad Khoirul Anam Muhtiya Wahyu Afi Mutiara Syafira Anastasia Nadhiva Amalia Frihatna Nadiya Faydinda Putri Ishlah Nafi'ah, Ulfatun Nahdia Riza Sania Nasikh Nidhom, Ahmad Mursyidun Niken Puspa Nofitra Niki Dwi Ayuningtyas NILA RAHMAWATI Nila Rahmawati Nila Rahmawati Norliza Bt Mohd Isa Novrianto, Muhammad Isro' Nur Hasanah Nurul Hidayat Oktavia Wahyuni Saputri Oktavia Wahyuni Saputri Prasetyo, Abdul Rahman Pratiwi, Emilia Rahmawati Rahmawati Ramli Akhmad Reza Hudiyanto Ridhoi, Ronald Robby Hidajat Rohana, Melda Amelia Santi, Dwijayati Ari Novia Saputri, Oktavia Wahyuni Shela Dwi Utari Sidyawati, Lisa Siti Faizatun Nisa' Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sri Andayani, Endang Sri Untari Subekti, Arif SUHADAK, AHMAD Sulistyo, Wahyu Djoko Suryansyah, Ronni Susilo, Ariani Suyono Suyono Swastika Dhesti Anggriani Syed Ahmad Iskandar Utami, Indah Puji Vira Herlinda Wijanarko, Ario Setyo Winata, Arif Pandu Yuli Fitriani Yunani Yunani Zahrotul Firdaus Zainul Hasan