Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Minat Baca Menggunakan Metode Diskusi Pada Siswa Kelas IV SD 101764 Bandar Klippa Pretty Septriani Tambunan; Maysyarah Maysyarah; Abdullah Munawir Nasution; Syahrial Syahrial
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa kelas IV di SD 101764 Bandar Klippa melalui penerapan metode diskusi kelompok. Minat baca yang rendah dapat berdampak pada prestasi akademik dan kemampuan literasi siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkannya sejak dini. Metode diskusi dipilih karena dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV SDN 101764 Bandar Klippa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat baca siswa setelah diterapkannya metode diskusi. Pada siklus I, persentase siswa yang berminat membaca adalah 64%, kemudian meningkat menjadi 88% pada siklus II. Kesimpulannya, penerapan metode diskusi dalam pembelajaran terbukti efektif untuk meningkatkan minat baca siswa kelas IV.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Eva Lina Pandiangan; Alisha Anggreni Surbakti; Wika Syahriani; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengajaran yang dikenal sebagai pembelajaran terdiferensiasi menyesuaikan diri dengan kebutuhan belajar unik setiap siswa dengan mempertimbangkan sifat, keterampilan, minat, dan preferensi belajar mereka. Strategi ini relevan untuk membangun lingkungan belajar yang inklusif dan produktif di tingkat sekolah dasar dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Menganalisis penggunaan kurikulum pembelajaran terdiferensiasi dengan penekanan pada konten, proses, dan produk adalah tujuan dari penelitian ini. Kajian literatur adalah metodologi penelitian yang digunakan, di mana informasi dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka, termasuk buku, jurnal, dan makalah terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan menyesuaikan strategi pengajaran, sumber daya, dan evaluasi dengan kebutuhan unik setiap siswa, pembelajaran terdiferensiasi dapat meningkatkan standar pengajaran. Guru berperan penting dalam menentukan kebutuhan belajar siswa dan membuat rencana pembelajaran yang memenuhi kebutuhan tersebut. Kreativitas dan hasil belajar siswa dipengaruhi secara positif oleh penggunaan pembelajaran yang bervariasi. Sebagai kesimpulan, dengan mendorong lingkungan belajar yang lebih dinamis dan berpusat pada siswa, pembelajaran yang dibedakan merupakan strategi yang berhasil untuk meningkatkan standar pengajaran di sekolah dasar, terutama bila digunakan bersama dengan Kurikulum Merdeka Belajar.
Peran Strategis Guru Kelas dalam Merancang Evaluasi Pembelajaran yang Bermakna di Sekolah Dasar Syahrial Syahrial; Septi Lusiana Hutabarat; Yohana Oktaferin Situmorang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis guru kelas dalam merancang evaluasi pembelajaran yang bermakna di sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa banyak guru masih memahami evaluasi secara sempit, terbatas pada tes akhir semester yang berfokus pada aspek kognitif. Padahal, evaluasi yang bermakna harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara komprehensif, berkelanjutan, objektif, dan relevan dengan tujuan pembelajaran. Guru dituntut untuk mampu merancang instrumen evaluasi yang valid dan reliabel serta memanfaatkan hasil evaluasi sebagai dasar pengambilan keputusan pembelajaran yang lebih efektif. Dengan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dan melaksanakan evaluasi, proses pembelajaran akan menjadi lebih terarah, adil, dan mendorong pengembangan potensi siswa secara maksimal.
KENDALA DAN SOLUSI DALAM PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI DI SEKOLAH DASAR Vitra Anugrah Lubis; Marsya Indri Yanda Tanjung; Humaira Putri; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kendala dan solusi yang dihadapi dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis kompetensi di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru seringkali mengalami kesulitan dalam merancang instrumen evaluasi yang relevan dengan capaian kompetensi, keterbatasan waktu, serta kurangnya pemahaman tentang berbagai metode penilaian autentik. Selain itu, fasilitas pendukung seperti akses terhadap teknologi dan sumber daya yang memadai juga menjadi hambatan. Sebaliknya, sekolah yang memiliki dukungan administratif yang kuat, pelatihan guru yang berkelanjutan, dan kolaborasi antar guru cenderung menunjukkan pelaksanaan evaluasi yang lebih efektif. Tantangan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan kapasitas guru dalam asesmen, penyediaan sumber daya yang memadai, dan implementasi strategi penilaian yang beragam untuk memastikan evaluasi yang akurat dan komprehensif. Penelitian kualitatif ini menekankan peran penting kolaborasi sekolah, guru, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran berbasis kompetensi.
EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI: TANTANGAN DAN SOLUSI DI ERA DIGITAL Sardame Hotmauli Sitompul; Melina Marbun; Andhika Prasetia Panjaitan; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis kompetensi (PBK) menjadi pendekatan kunci dalam pendidikan abad ke-21, terutama di era digital yang menuntut adaptasi cepat terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Namun, implementasi PBK menghadapi berbagai tantangan, seperti kesiapan infrastruktur digital, kesenjangan keterampilan guru, serta evaluasi hasil belajar yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan-tantangan tersebut dan mengeksplorasi solusi inovatif berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas PBK. Metode penelitian menggunakan studi literatur dan analisis kasus dari berbagai institusi pendidikan yang telah menerapkan PBK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, pelatihan guru berkelanjutan, serta sistem evaluasi berbasis data dapat menjadi solusi utama dalam mengoptimalkan PBK. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemangku kebijakan dan praktisi pendidikan dalam menghadapi tantangan PBK di era digital.
PENTINGNYA PROSES EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Anggi Wulandari; Feby Zalianti Margolang; Srierta Yeni Sinaga; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini adalah sebuah kajian teoritis mengenai signifikansi proses evaluasi pembelajaran. Evaluasi adalah aktivitas yang sangat penting untuk dilakukan oleh pengajar dalam proses pembelajaran. Melalui evaluasi, pendidik dapat mengasah kompetensinya dalam pengelolaan kelas, baik dalam memilih metode pembelajaran, media, bahan ajar, dan lain-lain yang mampu memotivasi siswa untuk belajar. Selain itu, melalui evaluasi pendidik, dapat diukur sejauh mana keberhasilan peserta didiknya. Oleh sebab itu, pendidik perlu melaksanakan kegiatan evaluasi dengan tepat. Namun, pada kenyataannya masih ada banyak pendidik yang belum melaksanakan proses evaluasi dengan baik, khususnya di sekolah dasar. Salah satu faktornya adalah minimnya pengetahuan yang dimiliki oleh pendidik mengenai evaluasi itu sendiri. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep, fungsi evaluasi, serta prosedur pelaksanaan evaluasi agar hasil evaluasi mampu mencerminkan kondisi sebenarnya dari peserta didik.
Pengaruh Evaluasi Pembelajaran Aktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa SDN 067241 Kota Medan Ruth Agustaria; Yunita Lingga; Amelia Magdalena Sitorus; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh evaluasi pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SDN 067241 Kota Medan. Evaluasi pembelajaran aktif merupakan pendekatan penilaian yang menekankan partisipasi siswa secara aktif dalam proses refleksi dan pengukuran hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, siswa memiliki persepsi yang positif terhadap evaluasi pembelajaran aktif, dengan rata-rata skor sebesar 3,55 dalam kategori tinggi. Siswa menunjukkan preferensi kuat terhadap penilaian berbasis proyek kelompok, studi kasus, dan presentasi lisan yang dianggap lebih relevan dan memotivasi. Namun, beberapa metode seperti portofolio atau jurnal reflektif dinilai kurang efektif oleh siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan evaluasi pembelajaran aktif dalam meningkatkan motivasi belajar sangat bergantung pada relevansi, keterlibatan siswa, serta kejelasan umpan balik dari guru. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan strategi evaluasi yang lebih variatif dan terstruktur untuk mendukung pembelajaran yang inklusif dan memotivasi.
Efektivitas Media Interaktif Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Naswa Amirah; Dhea Nanda Lazuarni; Mai Saroh Nasution; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui bagaimanakah teknologi berbasis media pembelajaran yang interaktif dapat membuat hasil pembelajaran matematika dari siswa yang berada di sekolah dasar meningkat. Beragam sumber ilmiah yang relevan telah dianalisis untuk tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif seperti BARUBA, Edmodo, Wordwall, dan Adobe Flash CS6 mampu membuat pemahaman siswa kepada berbagai konsep matematika meningkat serta keinginan siswa untuk belajar juga meningkat. Teknologi ini membantu menciptakan pelajaran matematika yang jauh lebih menarik, interaktif, beserta lebih mudah dipahami. Selain itu, komunikasi langsung melalui media digital dapat mempercepat pemahaman konsep-konsep abstrak, seperti yang tertera dalam teori konstruktivisme dan kognitif. Namun, keberhasilan media interaktif bergantung pada berbagai faktor, termasuk ketersediaan guru dan infrastruktur teknologi, serta kemampuan guru untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, pelatihan bagi guru dan pengembangan infrastruktur digital sangat diperlukan untuk memaksimalkan penggunaan media interaktif di tingkat sekolah dasar.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Make a Match Yohana Mitra Enjelika Tambunan; Josep Nainggolan; Syahrial Syahrial
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v5i2.2040

Abstract

This study aims to explore and analyze the challenges students encounter in learning mathematics, particularly in grasping the concepts of cubes and rectangular prisms, through the implementation of the Make a Match learning method. This method was selected due to its potential to enhance students' engagement, participation, and comprehension in the learning process. However, its application still faces several obstacles that hinder effective learning. This research adopts a qualitative approach, utilizing observation, interviews, and diagnostic tests as data collection techniques. The findings indicate that students experience various difficulties, including: (1) differentiating the characteristics of cubes and rectangular prisms, (2) comprehending the concepts and performing calculations related to their volume and surface area, and (3) constructing and accurately illustrating their nets. Several factors contribute to these challenges, such as a lack of fundamental conceptual understanding, difficulty in relating the material to real-life situations, and limitations in spatial visualization skills. The outcomes of this study provide insights for teachers in developing more effective and efficient instructional strategies, including the integration of concrete teaching aids, interactive media, and personalized guidance tailored to students' specific needs. Therefore, optimizing the implementation of the Make a Match method is expected to enhance students' conceptual understanding more effectively.
Analysis of Learning Difficulties Factors for grade III Elementary School Students Delpina Sari; Syahrial Syahrial; Mufarizuddin Mufarizuddin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2040

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi perkalian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IIIB di SDN 028 Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang yang mengalami kesulitan belajar sebanyak 26 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengam menggunakan Angket, Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Analisis data digunakan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas IIIB. Faktor-faktor kesulitan belajar siswa kelas III SDN 028 Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten kampar dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Dimana faktor internal dipengaruhi oleh faktor rasa percaya diri dan intelektual belajar siswa. Pada faktor intelektual siswa kelas IIIB termasuk rendah dengan presentase 28%. Faktor rasa percaya diri siswa kelas IIIB termasuk kedalam kriteria sedang dengan presentase 44%. Sedangkan untuk faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa kelas IIIB, yaitu faktor guru dan lingkungan sekolah. Faktor guru pada siswa kelas IIIB rendah dengan memiliki presentase 33%, sedangkan faktor lingkungan sekolah termasuk kriteria sangat rendah dengan presentase 6%, yang sehingga mengakibatkan terjadinya kesulitan belajar pada Siswa Kelas IIIB SDN 028 Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Co-Authors A. M. Shiddiq Yunus Abdullah Munawir Nasution Agus Putra AS Alfi Syahrin Alfiana Tri Devi Alisha Anggreni Surbakti Alvina Khairunisa Amelia Eka Frimasary Amelia Magdalena Sitorus Ananta Wira Andhika Prasetia Panjaitan Angelia Leovita Anggi Wulandari Anggun Trianisyah Juli Anisa Jahro Pandiangan Annisya Ayu Sutrisna Asrial Atri Widowati Ayu Fadhillah Yunanda Azwandi Azwandi Bengi Pratiwi Bobby Yuhanda Budi Syahri Chandra Bhuana Chandrika Eka Larasati Christina Natalia Simarmata Dandi Saleky Dandi Saleky Dandy Saleky Dea Fitri Ananda Sormin Delpina Sari Dermawan, Alvindo Desy Rahmawati Siahaan Dhea Nanda Lazuarni Dian Fauzi Dian Fauzi Diandra Nazwa Aulia Ruswandi Dwi Agus Kurniawan Ega Aulia Sarfina Emil Trisca Manik Enjel Ika Barus Erlangga Erlangga Erniati Erniati Esra Retorika Simanullang Eva Lina Pandiangan Faisal Faisal Faiz Nur Hanum Fanny Sasmitha Febry Nurhayati Br Sagala Feby Zalianti Margolang Fitri Handina Dongoran Hanafi Herman Hasan Yudie Sastra Helmizar Hendri Susilo Hilaria Widia Ayuningtyas Humaira Putri I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Antariksa Tasabaramo Ita Karlina Jesita DMB Damanik Josep Nainggolan Juwita Saputri Khusnul Yusran Taufik Kristiva Br Kemit Lasrumata Ida Nababan Latifah Latifah Leni, Yusyam M. Satria Budi Madarisa, Fuad Mai Saroh Nasution Maria Febrina Sianturi Marsya Indri Yanda Tanjung Maya Anggraini Maysyarah Maysyarah Melina Marbun Meylisa Cholissatun Fitri Mohamad Firmansyah Daud Mufarizuddin Muhammad Irhamsyah Muhammad Reza Syahputra Muhammad Yulianda Satya Putra Muthia Rahma Nasaruddin Nasaruddin Naswa Amirah Nayla Sufina Muslim Hutagalung Nelly Trioctavia Manik Nengsi Amelia Nainggolan Nur Aisyah Perangin-angin Nurhayati Nurhayati Nurul Sa'adah Prayudi Azis Pretty Septriani Tambunan Rahmad Rizki Resmiati Resmiati Rhojim Wahyudi Rika Anggraini Riky Oktavianus Depari Rini Tri Lestari Sembiring Rizal Munadi Rubiyanto Maku Ruth Agustaria Ruzanna, Arina S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salma Nur Fitri Salsabilla Cahaya Putri Sardame Hotmauli Sitompul Septi Lusiana Hutabarat Serefine Aimelia Damai H Shanaz Mayla Nissa Srierta Yeni Sinaga Suhartin Suhartin Sulistiyo, Urip Sumianto Sumianto Susilo Bambang Jordan Situmorang Syahroini Syahroini Tasya Azra Zulaikha Siregar Tengku Riza Zarzani N Teuku Yunirwan Vitra Anugrah Lubis Wandesi Mariati Wika Syahriani Yesica Nainggolan Yohana Mitra Enjelika Tambunan Yohana Oktaferin Situmorang Yunita Lingga