Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Counseling and Humanities Review

Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kematangan emosi siswa sekolah menengah atas Farhan Arif Rahman; Herman Nirwana; Lisa Putriani
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 1 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000725chr2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) dukungan sosial teman sebaya siswa, (2) kematangan emosi siswa, (3) menguji hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kematangan emosi siswa dan implikasinya dalam layanan BK. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian sebanyak 1093 siswa kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 5 Padang yang terdaftar pada Semester Januari-Juni Tahun Ajaran 2023 dengan sampel sebanyak 293 siswa yang dipilih secara Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Instrumen Dukungan Sosial Teman Sebaya” dan “Instrumen Kematangan Emosi Siswa”. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan teknik korelasional Pearson Product Moment. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa: (1) dukungan sosial teman sebaya berada pada kategori tinggi, (2) kematangan emosi siswa berada pada kategori tinggi, (3) dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kematangan emosi siswa dengan koefisien korelasi 0,608 dan taraf siginifikansi 0,000.
Efektivitas Layanan Informasi dalam Meningkatkan Kematangan Karir Siswa SMK Pratiwi, Noverta; Yendi, Frischa Meivilona; Sukma, Dina; Putriani, Lisa; Fikri, Miftahul
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001119chr2024

Abstract

Kurangnya kematangan karir siswa disebabkan oleh sedikitnya pengetahuan siswa terkait informasi pengambilan keputusan karirnya. Siswa kesulitan dalam menentukan lanjut ke Perguruan Tinggi atau langsung bekerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya serta sedikitnya minat siswa terkait pilihan pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya saat ini. Hal ini dapat diatasi melalui layanan bimbingan konseling yaitu melalui layanan informasi dengan teknik diskusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan serta untuk mengetahui perbedaan kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi pada siswa kelas XI PMS (Pemasaran) 3 di SMK Negeri 2 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain one group pretest posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner (angket) dengan model skala likert dan analisis data dilakukan dengan uji-t menggunakan SPSS versi 20. Hasil pengolahan data penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan layanan informasi tingkat kematangan karir siswa berada pada kategori rendah yaitu sebesar 99,90%. Setelah diberikan layanan informasi tingkat kematangan karir siswa berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 133,37%. Perbedaan tingkat kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi berdasarkan uji-t didapatkan sebesar 33,89. Artinya pelaksanaan layanan informasi dengan teknik diskusi efektif digunakan dalam meningkatkan kematangan karir siswa. Maka guru bimbingan konseling di sekolah diharapkan dapat melaksanakan layanan informasi dengan teknik diskusi dan layanan lainnya yang ada pada bimbingan konseling untuk meningkatkan kematangan karir siswa.
Perbedaan akademik burnout pada mahasiswa kelas internasional ditinjau dari jenis kelamin Ulandary, Ulfy; Ardi, Zadrian; Nurfarhanah, Nurfarhanah; Putriani, Lisa; Handani, Tri
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001227chr2025

Abstract

Akademik burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang berdampak pada penurunan prestasi akademik, kesehatan belajar, serta kualitas hidup mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat akademik burnout, serta mengetahui perbedaan akademik burnout antara mahasiswa laki-laki dan perempuan pada kelas internasional di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitiann dekriptif komperatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 248 dengan 68 laki-laki dan 180 perempuan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Teknik analisis data yang digunakan  uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa akademik burnout mahasiswa kelas internasional secara keseluruhan berada pada kategori sedang (60,08%). Pada hasil uji-test terdapatnya perbedaan akademik burnout mahasiswa pada kelas internasional laki-laki dan perempuan dengan tarif signifikan p= 0,000 dimana lebih kecil dari 0,05, dilihat dari distribusi frekuensi antara laki-laki dengan kategori rendah (54,41%) dan perempuan dengan kategori sedang (66,11%), walaupun ada perbedaan, tetapi tidak terlalu mencolok secara praktis.
Paradoks phubbing dan nomophobia siswa dalam tinjauan bimbingan konseling Putri, Sri Agustina; Hariko, Rezki; Mahaly, Sawal; Putriani, Lisa
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001221chr2025

Abstract

Perkembangan teknologi informasi turut memberikan dampak negatif terhadap kualitas interaksi dan komunikasi antar individu melalui kemunculan perilaku phubbing. Penelitian terdahulu menunjukkan pengaruh negatif perilaku phubbing terhadap perkembangan siswa, terutama penurunan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perilaku phubbing siswa dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pendekatan deskriptif. 400 siswa SMAN 1 Kota Solok pengguna smartphone lebih dari 5 jam per hari dipilih sebagai responden penelitian menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui pendistribusian instrumen Generic Scale of Phubbing (GSP) versi bahasa Indonesia (Isrofin, 2020). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan mempertimbangkan nilai kecenderungan pemusatan dan penyebaran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perilaku phubbing siswa berada pada kategori rendah. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih berada pada kategori sedang, salah satunya yaitu nomophobia. Dengan demikian, meskipun secara umum siswa tidak menampilkan perilaku phubbing, namun masih terdapat kecenderungan nomophobia yang cukup besar. Diperlukan penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling untuk memelihara kondisi positif siswa yang tidak menunjukkan perilaku phubbing, dan upaya terapeutik terhadap kondisi nomophobia siswa. Pembahasan fokus pada salah satu aspek perilaku phubbing yaitu nomophobia, serta implikasi terhadap pelayanan bimbingan dan konseling.
Gambaran Kesiapan Menikah Pada Calon Pengantin di Kecamatan Pariaman Tengah Ananda, Arrivalona Rahma; Putriani, Lisa; Syukur, Yarmis; Sukmawati, Indah; Putra, Ade Herdian
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001270chr2025

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu sarana untuk mencapai kebahagiaan. Namun, tidak semua pernikahan dapat berjalan dengan harmonis, salah satunya disebabkan oleh kurangnya kesiapan menikah pada calon pengantin. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran kesiapan menikah pada calon pengantin di Kecamatan Pariaman Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan jenis data interval dan sumber data primer. Instrumen  yang digunakan yaitu skala kesiapan menikah yang diadopsi dari penelitian Putriani, (2015) yang telah teruji validitas serta reabilitas yang memadai dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar  0.931. Berdasarkan pengolahan data instrumen kepada 60 orang calon pengantin di Kecamatan Pariaman Tengah menunjukkan secara keseluruhan kesiapan menikah calon pengantin berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 48,3%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas calon pengantin telah memenuhi sebagian besar aspek kesiapan menikah sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Duvall dan Miller (1985). Namun, masih terdapat calon pengantin yang berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, diperlukan pelayanan Bimbingan dan Konseling untuk membantu calon pengantin agar memiliki kesiapan menikah yang matang.
Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Siswa SMA N 1 Baso Hayuni, Syelmi; Putriani, Lisa; Sukma, Dina; Yendi, Frischa Meivilona
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001287chr2025

Abstract

Kemandirian merupakan tugas perkembangan penting pada masa remaja, namun banyak siswa masih menunjukkan ketergantungan tinggi pada orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemandirian remaja berdasarkan pola asuh orang tua (otoriter, autoritatif, permisif) pada siswa SMA N 1 Baso. Metode kuantitatif komparatif dengan teknik stratified random sampling digunakan pada 215 siswa. Instrumen meliputi skala kemandirian (? = 0,727) dan skala pola asuh (? = 0,811). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (F = 20,960, p < 0,001), dengan kemandirian tertinggi pada pola asuh autoritatif (64,6%), diikuti otoriter (53,9%) dan permisif (58,3%). Temuan ini menegaskan pentingnya pola asuh autoritatif untuk mendukung kemandirian remaja, dengan implikasi pada layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Self-Esteem Remaja Broken Home Ditinjau dari Jenis Kelamin Liwa, Salsha Nadilla; Handayani, Puji Gusri; Taufik, Taufik; Putriani, Lisa; Putra, Ade Herdian
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001277chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat self-esteem siswa laki-laki dan perempuan dari keluarga broken home di SMP Negeri 12 Padang serta menguji perbedaan signifikan antar keduanya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan skala Likert berdasarkan empat aspek self-esteem menurut Coopersmith (power, significance, virtue, competence) melalui 40 item pernyataan dan total sampel 51 siswa. Hasil menunjukkan secara umum tingkat self-esteem siswa laki-laki berada pada kategori tinggi (75,83%), demikian pula siswa perempuan (75,28%). Pada siswa laki-laki aspek virtue dan competence lebih menonjol, sedangkan siswa perempuan didominasi aspek virtue. Aspek power dan significance masih menjadi tantangan bagi kedua kelompok. Uji beda menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara tingkat self-esteem siswa laki-laki dan perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa jenis kelamin tidak memengaruhi tingkat self-esteem siswa broken home di SMP Negeri 12 Padang sehingga intervensi guru BK sebaiknya menitikberatkan pada penguatan aspek power dan significance. Sekolah diharapkan mengembangkan program konseling kelompok dan kegiatan pembinaan kepercayaan diri menyeluruh yang berkelanjutan dan berbasis kekuatan siswa aktif.
Peer Attachment dan Kecemasan Sosial pada Siswa : Studi Korelasional Putri, Shania Andrisa; Yendi, Frischa Meivilona; Ardi, Zadrian; Putriani, Lisa
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 2 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001377chr2025

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa kelas X dan XI yang mengalami kecemasan sosial dalam interaksi dengan teman sebaya di lingkungan sekolah. Peer attachment diyakini sebagai salah satu faktor psikososial yang berperan dalam kecemasan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 249 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala peer attachment dan skala kecemasan sosial. Uji validitas dilakukan menggunakan teknik korelasi item total, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s alpha. Uji hipotesis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,273 dengan nilai signifikansi p < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan positif antara peer attachment dengan kecemasan sosial siswa. Artinya, kualitas keterikatan dengan teman sebaya memiliki peranan dalam tingkat kecemasan sosial yang dialami siswa.