Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Resiko Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gading Kota Surabaya Perwitasari, Yulinda Ayu; Ningrum, Astika Gita; Puspitasari, Dwiyanti; Fatmaningrum, Widati
Indonesian Journal on Medical Science Vol 11 No 2 (2024): IJMS 2024
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70050/ijms.v11i2.479

Abstract

Various factors can affect the likelihood of toddlers developing diarrhea. Numerous studies have emphasized the role of hygiene factors, including food and beverage hygiene, maternal knowledge, exclusive breastfeeding, and handwashing practices, on toddler diarrhea prevalence. Given that diarrhea can lead to significant adverse events (KLB), identifying root causes is essential to reduce its occurrence in toddlers. This research aimed to determine the risk factors linked to diarrhea in toddlers within the Gading Health Center's operational area in Surabaya City. The study utilized a quantitative analytical observational method with a cross-sectional design. The population included mothers of toddlers aged 0-59 months who had been examined and lived in the Gading Health Center's area, with 125 samples selected through consecutive sampling. A questionnaire focused on variables such as exclusive breastfeeding, knowledge of diarrhea, food and beverage sanitation hygiene, and handwashing practices was used for data collection. The collected data were analyzed using the chi-square test. In the Gading Health Center's operational area in Surabaya City, 52% of toddlers had experienced diarrhea. While no significant correlation was found between toddler diarrhea and mothers' handwashing practices (p=0.065), significant associations were noted between toddler diarrhea and exclusive breastfeeding (p=0.005), maternal knowledge (p<0.001), and food and beverage sanitation hygiene (p=0.007). 
Hubungan MPASI dengan Stunting : Literature Review Pinanggih, Sukma Rahayu; Fatmaningrum, Widati
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 01 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i01.2306

Abstract

Status gizi anak di bawah usia lima tahun merupakan indikasi yang sangat baik untuk gizi, kesehatan, dan kesejahteraan sosial secara keseluruhan karena stunting adalah jenis kekurangan gizi yang membutuhkan waktu lama bagi anak untuk pulih meskipun diobati dengan segera. Menghentikan stunting membutuhkan keakraban dengan penyebabnya. Mulai usia 6 bulan, MPASI sangat penting dalam memastikan balita memperoleh asupan gizi, dan tingkat pendidikan ibu berpengaruh besar terhadap pola asuh dan pemahaman ibu terhadap kebutuhan gizi anaknya. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode tinjauan pustaka (literature review). Hasil menunjukkan pemberian makanan tambahan (MPASI) dan tingkat stunting saling berhubungan. Temuan studi literature review ini mengungkapkan bahwa prevalensi stunting lebih tinggi pada balita yang mengkonsumsi zat besi dan protein secara tidak seimbang, bahwa prevalensi stunting pada balita erat kaitannya dengan pemberian ASI eksklusif, dan pemberian makanan pendamping ASI yang tepat dapat menurunkan angka kejadian stunting
Konsumsi Junkfood sebagai Faktor Risiko Dismenorea: Tinjauan Pustaka Rakhmawati, Syarifah Nurul; Fatmaningrum, Widati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i3.2092

Abstract

Kejadian dismenorea dianggap sebagai hal yang biasa terjadi pada hampir semua wanita di awal-awal menstruasi. Padahal dismenorea dapat dicegah dengan mengenali faktor resiko secara dini dan memperbaiki pola hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Junkfood  sebagai faktor resiko pada dismenorea primer. Metode: Penelusuran artikel penelitian di beberapa database Pubmed, Proquest, dan Google Scholar menggunakan kata kunci Junkfood , Lifestyle pattern, Dysmenorrhea, dan Premenstrual syndrome. Penelitian ini menggunakan sumber jurnal studi observasional berbahasa inggris dari periode tahun 2018-2023. Hasil: Dari 1.672 artikel publikasi yang di identifikasi, sebanyak 1664 artikel dikeluarkan. Delapam artikel yang memenuhi kriteria inklusi, kemudian dimasukan untuk sintesis data akhir. Hasil studi menunjukan bahwa hanya satu artikel menyatakan tidak ada hubungan antara junkfood dengan timbulnya dismenorea. Artikel lainnya menyatakan meski junkfood tidak berpengaruh, faktor minuman kurang sehat seperti minuman manis, minuman soda, minuman energi, minuman teh atau kopi dapat memperparah dismenorea. Selain itu penelitian lain menyatakan bahwa konsumsi makan sayur maupun buah yang cukup ternyata dapat meringankan derajat nyeri dismenore. Kesimpulan: Junkfood merupakan salah satu faktor resiko terjadinya dismenorea. kondisi defisit nutrisi dan peningkatan jumlah sel rusak akibat konsumsi junkfood berlebihan akan mempengaruhi jumlah produksi prostaglandin yang dihasilkan untuk merangsang kontraksi uterus. Konsumsi makanan bergizi dan seimbang dapat berperan dalam melindungi kesehatan reproduksi dan menurunkan intensitas nyeri dismenorea.
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Rosfiantini, Marlia; Fatmaningrum, Widati; Ningtyas, Woro Setia
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.4885

Abstract

According to the World Health Organization, the gold standard for child nutrition is exclusive breastfeeding. WHO states that babies, mothers and families greatly benefit from exclusive breastfeeding. Even though breastfeeding has many benefits, only twenty percent of mothers in Indonesia exclusively breastfeed. The performance of the hormone prolactin, which produces breast milk, and the hormone oxytocin, which produces breast milk, can influence the success of exclusive breastfeeding. Early initiation of breastfeeding (IMD) is the first step for successful exclusive breastfeeding. The aim of this research is to analyze the relationship between IMD and exclusive breastfeeding in the Mojo Community Health Center Area. This research is observational analytic using a cross sectional research design. The research sample was mothers with babies aged 6 - 12 months who were selected using the purposive sampling method. Data collection through interviews using questionnaires. Data analysis using the Chi Square test and Fisher's Exact Test with α = 0.05. The results of statistical tests show that there is no relationship between IMD and exclusive breastfeeding (p = 0.094), which means that respondents with IMD and without IMD predominantly give exclusive breastfeeding.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual dengan Perilaku Seksual Pada Mahasiswa di Surabaya Fatmaningrum, Widati; Kartika, Dian Shalma; Wittiarika, Ivon Diah; Djuari, Lilik
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.23595

Abstract

Perilaku seksual pada mahasiswa adalah perilaku yang muncul akibat dorongan hasrat seksual individu. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pada remaja, salah satunya yaitu pengetahuan tentang pesehatan reproduksi dalam hal ini pengetahuan mengenai IMS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang IMS dengan perilaku seksual pada mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di universitas negeri dan universitas swasta di Surabaya pada bulan September 2023 hingga Oktober 2023. Teknik sampling pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah tingkat pengetahuan dan perilaku seksual. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa di Surabaya dengan sample sebanyak 426 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kuesioner yang disebar secara online. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistic Rank Spearman. Dari 426 mahasiswa, 20,2% memiliki tingkat pengetahuan baik, 64,3% memiliki tingkat pengetahuan cukup, 15,5% memiliki tingkat pengetahuan rendah. Menurut perilaku 23,7% tidak pernah melakukan perilaku seksual, 56,8% melakukan perilaku seksual kurang aman, dan 19,5% melakukan perilaku seksual berisiko. Hasil analisis bivariat dengan Uji Rank Spearman didapatkan p-value = 0,546. Tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang IMS dengan perilaku seksual mahasiswa. Terdapat faktor lain yang mempengaruhi perilaku seksual pada mahasiswa.
The Relationship Between Picky Eater and The Nutrional Status of Preschool Children at Gotong Royong Kindergarden in Surabaya, Indonesia Pangastutik, Deby Artika; Fatmaningrum, Widati; Al Farizi, Sofia
Journal of Community Medicine and Public Health Research Vol. 5 No. 2 (2024): Journal Community Medicine and Public Health Research
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jcmphr.v5i2.53995

Abstract

One of the eating behavior disorders in preschool children is picky eater, a behavior that is picky about food so that children experience limited consumption of a variety of foods. This impacts the nutritional status of children, which can affect their health. Therefore, this study aims to determine the relationship between children's eating behavior disorders (picky eaters) and the nutritional status of preschool children at Kindergarten Gotong Royong Surabaya, Indonesia. This was an observational analytical research with a cross-sectional research design. The sampling method used purposive sampling technique. Data were collected by filling out the CEBQ (Child Eating Behavior Questionnaire) questionnaire and anthropometric measurements of body weight and height, as well as measuring nutritional status using the indicators BB/TB (0-6 months) and BMI/U (>60 months). All data were processed using IBM SPSS v25.0 software with the Spearman rank correlation test. The results of the study showed that 53.6% of preschool children at KB-TK Gotong Royong Surabaya had eating behavior disorders (picky eaters), 46.4% of the children were non-picky eaters, 41.0% had poor nutritional status, and 43.6% had normal nutrition who were mostly non-picky eaters. The bivariate analysis results of the correlation test obtained a p-value of 0.001 (α>0.05). These data showed a relationship between picky eating disorders and the nutritional status of preschool children at Kindergarten Gotong Royong Surabaya.
Pemberian Pelatihan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri dan Praktek Menilai Status Gizi Di Pondok Pesantren Gresik Tahun 2024 Fatmaningrum, Widati; Umijati, Sri; Djuari, Lilik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1864

Abstract

Sejak dini seharusnya remaja putri mempersiapkan kesehatan dan status gizinya supaya menjadi  generasi yang produktif, kreatif, dan berdaya saing yang sesuai dengan berupa bonus demografi tahun 2030. Salah satu masalah kesehatan yang menjadi fokus pemerintah adalah penanggulangan anemia pada remaja puteri. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan melatih remaja putri di Pondok Pesantren Kabupaten Gresik menjadi Kader Remaja Putri Sadar Anemia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerjasama dengan Mitra yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, yang berlokasi di wilayah kerja Puskesmas Panceng. Tahapan kegiatan dimulai dengan pembekalan materi terkait pencegahan anemia remaja putri yang terdiri dari pengetahuan tentang gizi yang baik untuk remaja, cara mencegah anemia, cara menilai status gizi, dan pentingnya kerjasama dalam kelompok teman sebaya. Tahap selanjutnya adalah pendalaman materi calon kader dengan metode praktik dengan bimbingan narasumber tim Pengabdian Masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan praktik penyuluhan oleh kader kepada teman sebaya. Kesimpulan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan cara menilai status gizi pada kelompok kader remaja putri setelah diberi pelatihan oleh Tim Pengabdian Masyarakat, namun tidak terjadi peningkatan pengetahuan pada santriwati tingkat SMP maupun SMA setelah diberi pelatihan oleh Kader Remaja Putri.
The Relationship between Early Initiation of Breastfeeding and Exclusive Breastfeeding in the Work Area of Wiyung Public Health Center, Surabaya Nisrina, Vira Dwi; Wiyasihati, Sundari Indah; Fatmaningrum, Widati; Sulistiawati, Sulistiawati
JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.577 KB) | DOI: 10.20473/juxta.V10I22019.48-51

Abstract

Introduction: In Indonesia, there has been a 10% increase in the span of five years for exclusive breastfeeding, however this is still far from the national target. One of the factors that can cause low rates of national exclusive breastfeeding is that not all babies have received an early initiation of breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship between early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding for babies aged 7-12 months in the work area of Wiyung Public Health Center, Surabaya. Methods: This study was a quantitative research with a cross-sectional approach. The study used a questionnaire as the research instrument given to 30 respondents, namely mothers who had 7-12 month old babies in the work area of Wiyung Public Health Center, Surabaya. Results: The percentage of early initiation of breastfeeding in babies aged 7-12 months was 53.33% meanwhile the percentage of exclusive was 73.33%. Using Chi Square Fisher Exact Test, it was found that there is no relationship between early initiation of breastfeeding and exclusive breastfeeding for babies aged 7-12 months in the working area of the Wiyung Public Health Center in Surabaya. (The value of p = 0.574 with a value of α = 0.05, p>α). Conclusion: The early initiation of breastfeeding is not the only factor influencing exclusive breastfeeding for babies aged 7-12 months in the work area of the Wiyung Public Health Center in Surabaya. Further research is needed on other factors that can relate to and influence exclusive breastfeeding.
The Relationship Between Physical Activity Levels, Nutritional Status, and Preschool Child Development Helen Lucky Maharani; Ahmad Suryawan; Widati Fatmaningrum
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i1.1009

Abstract

Introduction:The preschool a long time are a basic stage in a child's advancement. Agreeing to the World Wellbeing Organization (WHO, 2021), the predominance of formative clutters is higher in moo- and middle-income nations. In Indonesia, the child improvement list stands at 88.3%, which is lower than Thailand (93%) and Laos (89%) . Furthermore, around 6.5 million out of 22 million children under five are not monitored for growth and development. Both growth and development are closely interrelated, with factors like physical activity and nutritional status playing key roles in ensuring optimal development. Objective: This consider points to analyze the relationship between physical movement levels, wholesome status, and child improvement in preschool-aged children . Methods: An observational, cross-sectional study was conducted at a Posyandu (community health center) with 82 children who met the inclusion criteria. Purposive sampling was used. Data were collected through a 24-hour physical activity recall, anthropometric measurements (weight and height) to assess nutritional status, and the Pre-Screening Developmental Questionnaire (KPSP) to evaluate child development. Results: Spearman's test uncovered a noteworthy relationship between physical movement and child improvement (P = 0.001, r = 0.380), as well as a more grounded relationship between wholesome status and child improvement (P = 0.001, r = 0.610). Conclusion: Higher levels of physical action and way better dietary status are emphatically related with age-appropriate child improvement. These discoveries highlight the significance of advancing physical action and appropriate sustenance for supporting ideal improvement in preschool-aged children.
Pengaruh Pengetahuan, Pendidikan, Pendapatan, dan Usia Pernikahan terhadap Kejadian Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil di Kota Taiz-Yaman: The Effect of Knowledge, Education, Income, and Marriage Age on Iron Deficiency Anemia in Pregnant Women in Taiz City-Yemen Ali, Lamia A. S.; Joewono, Hermanto Tri; Fatmaningrum, Widati; Thabit, Riyadh A. S.; Almothana, Hebah H. M.; Alsoufi, Fardous G.; Abdullah, Aya Ali; Al-Qadhi, Tasnim Mohammed; Hajj, Suha Ali Al; Ahmed, Samar A. A.; Alselwi, Sarah A. D.; Thabet, Habib; Mohammed, Haitham T. S.; Andriani, Linda
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 3SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 4th Amerta Nutrition Conferenc
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i3SP.2024.1-6

Abstract

Background: Iron Deficiency Anemia (IDA) is one of the most common types of nutritional anemia in pregnant women and is the most dangerous to the mother and fetus; This is because the need for iron for both the mother and the fetus increases gradually during pregnancy and reaches its highest levels at the end of pregnancy. Objectives: The study aimed to identify the effect of education, income, and age of marriage on the anemia of pregnant women in Taiz City-Yemen. Methods: The study was carried out utilizing a quantitative design (Descriptive study). From 3rd November 2023, until 30th January 2024. A simple random selection procedure is used to choose six of Taiz City's 10 primary healthcare facilities.101 pregnant women between the ages of 18 and 42 took part in the study. Results: The findings showed that the low knowledge levels (0-35%) had low Hb levels (9.3 mg/dL) when compared with higher knowledge levels (> 50%) with Hb levels (9.92 mg/dL). Furthermore, those Lower marriage age (<20 Years) had low Hb levels (9.46 gm/dL) when compared to marriage age (>25) with Hb levels (10.81 mg/dL). On the other hand, lower education levels were associated with low Hb levels (8.18 mg/dL) when compared to higher education levels. Conclusions: Findings demonstrated that lower knowledge levels, younger marriage age, lower education, and lower income were associated with lower hemoglobin levels. These factors were linked to a higher prevalence of anemia. Improved education and income levels can lead to better knowledge and management of anemia.
Co-Authors , Sulistiawati Abdullah, Aya Ali Aditiawarman Aditiawarman, Aditiawarman Agus Raikhani Agus Raikhani Ah. Yusuf Ahmad Hadi Modi Ahmad Suryawan Ahmed Zaiyan Nahel Salamy Ahmed, Samar A. A. Al Farizi, Sofia Al-Qadhi, Tasnim Mohammed Aldika Akbar, Muhammad Ilham Alfian Nur Mujtahidin Alfisar Shidqi Ali, Lamia A. S. Alifah Fajriyyatul Izzah Almira Maharani Almothana, Hebah H. M. Alpha Fardah Athiyyah Alselwi, Sarah A. D. Alsoufi, Fardous G. Andriani, Linda Anisa Firdausi Rahmanda Annis Catur Adi Arvelina Novia Damayanti Ashon Sa’adi Atika Atika Aulia Riskitasari Ayuning Tetirah Ramadhani bagus dwi nugraha Bagus Setyoboedi Berliana Nur Frisda Budi Prasetyo Budi Santoso Budi Utomo Budi Utomo Budi Utomo BUDI UTOMO Chan Chow Khuen Chyntia Apris Christiwan Dewi Setyowati Diah Retno Sari Dwi Purwanti Dwiyanti Puspitasari, Dwiyanti Eighty Mardiyan K, Eighty Elya Sugianti erma nurlita sari Farahiyah, Jihaan Fatimatasari Fatimatasari Femmy Titania Fahira Fitria Nurrahmawati Fitriana Ciptaningtyas Fitriana Ciptaningtyas Ghivari Zuhal Fahmi Gina Shofi Halimah Hajj, Suha Ali Al Hanna Dyahferi Anomsari Hapsari, Fransiska Niken Haris Rasyid Ridho Helen Lucky Maharani HERAWATI, LILIK Heri Sugeng Widodo Hermanto Tri Joewono Hubah Asyiroh Ikeu Ekayanti Imanina, Shabrina Nur Indrianingrattu, Nindi Irwanto Irwanto Irwanto Irwanto, Irwanto Ivon Diah Wittiarika Jayanata, Muhammad Gita Jayanti, Ratna Dwi Kartika, Dian Shalma Kasiati Kasiati Khuen, Chan Chow Laksana, Muhammad Ardian Cahya Lilik Djuari Linda Dewanti Lucky Prasetiowati Lucyana Septia Pramita Luluk Masluchah Luluk Masluchah Manillaturrochmah Manillaturrochmah Marisabell Giovanni Martono Martono Martono Tri Utomo Mohammed, Haitham T. S. Muhammad Abdir Rahman Albarok Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Naufalluthfi Widodo Ningrum, Astika Gita Nisrina, Vira Dwi Niwanda Yogiswara Nono Tri Nugroho Novianto Novianto Nur Aini Nur Fadhilah Nur Fadhilah Nuswantoro, Djohar Pangastutik, Deby Artika Patmawati Patmawati Perwitasari, Yulinda Ayu Pinanggih, Sukma Rahayu Prabowo, Gwenny Ichsan Primandono Perbowo Pudji Lestari PUNGKY MULAWARDHANA, PUNGKY Qurrota A&#039;yunin Rakhmawati, Syarifah Nurul Reido Dafa Retno Asih Setyoningrum Rimbun Roedi Irawan Ronald Pratama Adiwinoto Rosfiantini, Marlia Rossy Handayani Roy Prasojo Wibowo Sa'idah Zahrotul Jannah Samantha, Ines Satria Nur Sya'ban Setiawan, Hayuris Kinandita Shidqi, Alfisar Shifa Fauziyah Shifa Fauziyah Siti Nur Husnul Yusmiati Siti Rahayu Nadhiroh Soetjipto Soetjipto Sony Wibisono Sri Sumarmi Sri Umijati Sri Wijayanti Sulistiawati Sulis Bayusentono Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sundari Indah Wiyasihati Swanjo, Julian Benedict Teguh Hari Sucipto, Teguh Hari Thabet, Habib Thabit, Riyadh A. S. Thinni Nurul Rochmah Trias Mahmudiono Tutus Rachkutho Ulyah, Zahrotul Umiastuti, Pirlina Vista Claudia Sari Wilda Fitria Rachmadina Willy Sandhika Wini - Trilaksani Woro Setia Ningtyas Yuniar Ayu Rismanieta Yusmiati, Siti Nur Husnul Zahra Lutfiah Safitri Zunnahri, Salsabila Qurrotul Aini