Claim Missing Document
Check
Articles

Hazard Identification and Risk Assessment of PT TKA Traksi Employees Milana Milana; Kevin Lisson Putra; Donny Fernandez; M. Yasep Setiawan
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 1 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.843 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i1.200

Abstract

Traksi is a division of work related to transportation at PT TKA. There are cases of work accidents experienced by Traksi employees every year. This study aims to identify potential hazards from the work activities of Traksi employees. Data collection was carried out at the Koto Ubi Garden division through direct observation in the Traksi work area, and employee interviews regarding the activities carried out. The hazard identification process is carried out using the Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) method. From the results of hazard identification, 26 potential hazards can occur to Traksi employees. Meanwhile, from the risk assessment, there are 35% in the extreme category, 31% in the high category, 23% in the low category, and 11% in the medium category. Traksi merupakan divisi pekerjaan yang berkaitan dengan transportasi di PT TKA. Terdapat kasus kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan Traksi di setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dari aktivitas kerja karyawan Traksi. Pengambilan data dilakukan pada divisi Kebun Koto Ubi melalui pengamatan langsung di area kerja Traksi, dan melakukan wawancara pekerja mengenai aktivitas kerja yang dilakukan. Proses identifikasi bahaya dilakukan dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Dari hasil identifikasi bahaya didapatkan 26 potensi bahaya yang dapat terjadi pada karyawan Traksi. Sedangkan dari penilaian risiko terdapat 35% pada kategori ekstrim, 31% pada kategori tinggi, 23% pada kategori rendah, dan 11% pada kategori sedang.
KONTRIBUSI MATA PELAJARAN PKKJ TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 2 PAYAKUMBUH Wagino Wagino; Altifani Dasla; Hasan Maksum; Donny Fernandez
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 No. 3 Edisi 1 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.665 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1555

Abstract

The scarcity of employment is what spurred this investigation. the high unemployment rate, the limited interest in business among many graduates of technical schools. The purpose of the study was to determine how much the creative product and entrepreneurship majors (MPPKKJ) classes at SMK Negeri 2 Payakumbuh affected students in Class XI Automotive Engineering's motivation in starting their own business. This study is an example of a quantitative correlational study. 54 pupils were chosen at random from a population of 105 students. Microsoft Excel 2010 was used to input the data, and SPSS version 16 was utilised to analyse it. 88.94% of the study data for variable (X) fell into the good category, whereas 90.54% of the data for variable (Y) fell into the very excellent category. Testing the correlation theory produced results in the reasonably high category of Rcount 0.652 > Rtable 0.263. According to the findings of the t-test, MPPKKJ and interest in entrepreneurship are positively correlated (Tcount 6.2 > Ttable 1.674). The results showed that the MPPKKJ variable contributed 41.4% to interest in entrepreneurship, whereas 58.6% was impacted by other variables. Keywords: Creative Product Subject and Entrepreneurship Department, Interest in Entrepreneurship
HUBUNGAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) TERHADAP KESIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA BAGI SISWA KELAS XII KOMPETENSI KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI M Ilham Sanusi; Donny Fernandez
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 3 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (May 201
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.066 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kenyataan yang ditemukan dilapangan yaitu di SMK Negeri 1 Bukittinggi. Kurang maksimalnya kemampuan siswa dalam melaksanakan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan praktik kerja industri (PRAKERIN) terhadap kesiapan memasuki dunia kerja bagi siswa kelas XII kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Bukittinggi sebanyak 31 orang siswa. Sedangkan teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling. Sampel dalam penelitian adalah 31 orang siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Bukittinggi. Data di input dengan menggunakan Microsoft Exel 2017 dan dianalisis dengan menggunakan program SPSS versi 24. Berdasarkan analisis data hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi rhitung > rtabel (0.776 > 0,355) dan untuk uji keberartian korelasi didapat t hitung> t tabel (6.622 > 1,696) pada taraf signifikan 5%. Maka dapat dikatakan bahwa praktik kerja industri mempunyai hubungan signifikan terhadap kesiapan memasuki dunia kerja siswa kelas XII kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Bukittinggi.
Peningkatan Prestasi Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Siswa Kelas X Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor Di Smk Negeri 1 Pariaman Nofrianto Putra; Donny Fernandez
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 3 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (May 201
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.407 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran contextual teaching and learning pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik otomotif siswa kelas X jurusan teknik bisnis sepeda motor. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Pariaman. Objek penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan teknik bisnis sepeda motor dengan jumlah 29 orang siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes disetiap akhir siklus dan non-tes yang didapat dari lembaran hasil observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada setiap siklus menggunakan metode pembelajaran contextual teaching and learning pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik otomotif prestasi belajar siswa mengalami peningkatan, pada siklus I persentase ketuntasan secara klasikal sebesar 68,96% dengan nilai rata-rata 69,79, pada siklus II pesentase ketuntasan sebesar 82,75% dengan nilai rata-rata 76,68, dan pada siklus III persentase ketuntasan sebesar 86,20% dengan nilai rata-rata 80,27. Tindakan yang diberikan pada setiap siklus berupa memperlihatkan contoh gambar, melakukan diskusi kelompok, memberikan contoh video sebelum melakukan kegiatan pratikum dan menjelaskan contoh penerapan materi pada bengkel otomotif atau pada lingkungan sekitar siswa.
Motivasi Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Tahun Masuk 2017 Dalam Memasuki Dunia Kerja Sebagai Tenaga Pendidik M Joko; R. Chandra; Toto Sugiarto; Donny Fernandez
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.248 KB) | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i1.3

Abstract

Kajian ini dilakukan atas dasar permasalahan bahwa Tenaga Pendidik seringkali tidak tercukupi untuk sekolah kejuruan negeri dan swasta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif. Sebuah penelitian menemukan bahwa mahasiswa Teknik Otomotif angkatan 2017 memiliki Motivasi dari dalam (Intrinsik) yang lebih sedikit dibandingkan dengan Motivasi dari luar (Ekstrinsik). Hasil perhitungan diperoleh nilai sig. kecil dari 0,05, yakni berjumlah 0,000 ˂ 0,05. Maka dapat disimpulkan Motivasi Intrinsik lebih rendah dari Motivasi Ekstrinsik, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik mempengaruhi Tenaga Pendidik secara parsial maupun simultan, dan disimpulkan bahwa ada hubungan masing-masing variabel. This study was conducted on the basis of the problem that there are often not enough teaching staff for public and private vocational schools. The method used in this research is descriptive-quantitative. A study found that Automotive Engineering students class of 2017 have less motivation from within (Intrinsic) compared to outside motivation (Extrinsic). The calculation results obtained sig. smaller than 0.05, which is 0.000 ˂ 0.05. So it can be concluded that intrinsic motivation is lower than extrinsic motivation, and the results show that the variables intrinsic and extrinsic motivation affect educators partially or simultaneously, and it can be concluded that there is a relationship between each variable.
Analisis Penggunaan Beberapa Jenis Lampu Utama Sepeda Motor Terhadap Intensitas Cahaya Toto Sugiarto; M. Abdi Rizal; Donny Fernandez; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.849 KB) | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya intensitas cahaya yang dihasilkan oleh lampu sepeda motor yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pada penelitian ini digunakan tiga jenis lampu yaitu standar (pijar), LED, dan halogen untuk mengukur intensitas cahaya yang dihasilkan oleh sepeda motor Satria FU 150. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengambilan data penelitian dilakukan tiga kali pada tiap pengujian, kemudian data tersebut dimasukkan ke dalam tabel data penelitian serta mengahasilkan grafik, dan selanjutnya dilakukan analisis data hingga ditemukan hasil intensitas cahaya pada setiap lampu. Berdasarkan hasil penelitian, lampu yang memenuhi standar atau aturan yang ditetapkan PP 55 tahun 2012 pasal 70 huruf a adalah lampu led. Lampu utama jenis LED menghasilkan 13.000 candela untuk lampu dekat, dan lampu jauh menghasilkan 36.333 candela. This study aims to determine the amount of light intensity produced by motorcycle lights that meet the requirements set by the government. In this study, three types of headlamps were used, namely standard (incandescent) headlamp, LED, and halogen headlamp to measure the intensity of light produced by the Satria FU 150 motorcycle. This study used an experimental method. Retrieval of research data was carried out three times for each test, then the data was entered into the research data table and produced a graph, and then data analysis was carried out until the light intensity results were found for each lamp. Based on the research results, lamps that meet the standards or rules in Republic of Indonesia government regulation number 55/2012 article 70 are LED lamps. Where the led light produces 13,000 candela near light, the far light produces 36,333 candela.
Rancang Bangun Tempat Pengecatan Body dan Part Sepeda Motor Mishbahul Badri; Donny Fernandez; Nuzul Hidayat; Andrizal Andrizal
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.49

Abstract

Banyak usaha pengecatan yang masih melakukan pekerjaannya di luar ruangan sehingga hasil pengecatan menjadi kurang ideal karena melekatnya debu dan partikel lain pada cat. Selain itu, ada kelemahan untuk mengecat di luar, termasuk udara yang tidak terkendali, suhu yang berubah-ubah, debu-debu yang beterbangan, periode pengecatan yang tidak menentu, dan masalah kesehatan dan keselamatan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat tempat pengecatan yang dapat meminimalisir polusi saat pengecatan dan untuk mengurangi debu yang dihasilkan saat pengecatan body dan part sepeda motor. Penelitian dilakukan dengan metode R&D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tempat pengecatan yang dilengkapi dengan filter udara dan air dapat membantu mengurangi debu pengecatan. Untuk setiap 100 gram cat yang digunakan, filter udara dapat menangkap 6,5 gram partikel cat.    Many painting businesses still carry out their work outdoors, resulting in less-than-ideal painting outcomes due to dust and other particles adhering to the paint. Additionally, there are drawbacks to painting outdoors, including uncontrolled air conditions, fluctuating temperatures, airborne dust, uncertain painting schedules, and health and safety issues. The aim of this research is to create a painting facility that can minimize pollution during painting and reduce the dust produced when painting motorcycle bodies and parts. The research was conducted using the R&D method. The results of the study show that a painting facility equipped with air and water filters can help reduce painting dust. For every 100 grams of paint used, the air filter can capture 6.5 grams of paint particles.
Hubungan Kelengkapan Peralatan Praktikum Sekolah Terhadap Hasil Belajar SMK Negeri 2 Payakumbuh Whustha Khairul; Donny Fernandez; Erzeddin Alwi; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.62

Abstract

Ketidak lengkapan peralatan akan menganggu proses pembelajaran di sekolah maka penelitian korelasi ini bertujuan mengetahui kontribusi kelengkapan peralatan praktikum sekolah dengan hasil belajar. Jenis penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Uji coba penelitian dilakukan pada kelas X TAB berjumlah 30 siswa, untuk menentukan validitas angket digunakan rumus product momen dengan taraf signifikan 5%. Terdapat instrumen yang tidak valid sebanyak 8 item. Maka dilakukan uji interumen penelitian kepada kelas XI TAB yang berjumlah 31 siswa dengan menggunakan data valid 52 item pernyataan, dari hasil penelitian untuk variabel [X] sebesar 51% dalam kategori lengkap, sedangkan variabel [Y] sebesar 25% dalam kategori rendah. Berdasarkan pengujian hipotesis korelasi nilai Rhitung 0,726 > Rtabel  0,355 sedangkan hasil uji-t Thitung 1,699 > Ttabel 1,696 hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara kelengkapan peralatan praktikum terhadap hasil belajar sebesar 4.8 % pada mata pelajaran Powertrain sebesar 4,8%.  The purpose of this correlation research is to ascertain the contribution of the completeness of school practicum equipment because inadequate equipment would interfere with the educational process in schools. Quantitative Descriptive research is this kind of study. 30 pupils took part in the study trial in class X TAB. With a significant level of 5%, the product moment formula was employed to assess the questionnaire's validity. Eight instruments are not valid. Then, utilizing accurate data from 52 statement items, the research instrument test for class XI TAB was conducted with a total of 31 students. The research results showed that variable [X] scored 51% in the full category and variable [Y] scored 25% in the low category. Based on evaluating the correlation hypothesis, Rcount is more than Rtable by 0.355 and Tcount is greater than Ttable by 1.699 in the t-test. This is a favorable correlation between learning results in Powertrain courses by 4.8% and the completeness of practical equipment.
Tinjauan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Departemen Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Rizki Alfarizi; Martias; Donny Fernandez; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i2.66

Abstract

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan Kerja di Departemen Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Negeri 1 Lembah Melintang belum efektif, terlihat masih banyak siswa yang mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja pada saat melaksanakan praktikum. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat seberapa besar pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Departemen Teknik Kendaraan Ringan Otomotif dengan 3 indikator yaitu perencanaan, penerapan dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode penyebaran angket dan dokumentasi penelitian. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas XI dan XII TKRO dengan sampel penelitian nya menggunakan stratified random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan perhitungan gejala pusat (central tendency) dan variabel. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan bahwa pada indikator perencanaan berjalan dengan baik, indikator penerapan kurang berjalan dengan baik dan indikator evaluasi kurang berjalan dengan baik. The Occupational safety and health management system in the Department of Automotive Light Vehicle Engineering SMK Negeri 1 Lembah Melintang has not been effective, it can be seen that there are still many students who ignore occupational safety and health when carrying out practicums. This study aims to see how big the implementation of the occupational safety and health management system in the Department of Automotive Light Vehicle Engineering is with 3 indicators namely planning, implementation and evaluation. This research uses a descriptive research type with the method of distributing questionnaires and research documentation. The population in the study were students of class XI and XII TKRO with the research sample using stratified random sampling. The data analysis technique in this study uses the calculation of the central tendency and variables. Based on the results of the research and discussion, it was found that the planning indicators were going well, the implementation indicators were not going well and the evaluation indicators were not going well.
Perbandingan Penggunaan Varian Hole Injektor Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor 155 cc Ilham Akbar Maulana; Wakhinuddin Simatupang; Donny Fernandez; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.74

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Yamaha NMAX 155 CC tahun 2016 dipengaruhi oleh perbedaan hole injektor. Penelitian ini membandingkan penggunaan bahan bakar injektor standar 6 hole, injektor 8 hole, dan injektor 12 hole. Metode penelitian eksperimental dengan jenis kelompok kontrol pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Rumus konsumsi bahan bakar, rata-rata, dan persentase digunakan untuk menganalisis data penggunaan bahan bakar. Injektor 8 hole meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 9% hingga 31%, sedangkan injektor 12 hole menurunkannya sebesar 70% hingga 64%. Adapun kesimpulan dari penelitian adalah bahwa konsumsi BB sepeda motor Yamaha NMAX 155 CC dapat dipengaruhi oleh penggunaan injektor dengan jumlah hole yang bervariasi. This research examines the impact of variations in injector holes on the fuel consumption of Yamaha NMAX 155 CC motorcylces in the year 2016. This study conducted a comparison of the utilization of conventional 6-hole fuel injectors, 8-hole injectors, and 12-hole injectors. This study employed an experimental research methodology that incorporated a pretest-posttest control group design. The analysis of fuel usage data involves the utilization of formulas pertaining to fuel consumption, average, and percentage. The utilization of 8-bay injectors results in a fuel consumption increment ranging from 9% to 31%, whereas the implementation of 12-hole injectors leads to a reduction in fuel consumption ranging from 70% to 64%. The study's findings indicate that the fuel consumption of Yamaha NMAX 155 CC motorcycles can be influenced by the utilization of injectors featuring different quantities of apertures.
Co-Authors Afriza, Weny Late Ahmad Arif Ahmad Arif Ahmad Juanda Aken Derisman Aldri Frinaldi Alfan Rifani Alfansury, Fikhry Alfian Asra Altifani Dasla Ambiyar, Ambiyar Ananta Azmi Andrizal Andrizal Andrizal Andrizal Andrizal Andry Amanda Batubara Angga Bahri Pratama Anori, Sartika Arhaya Umil Azmah Ariefni, Naufal Rafif Arif Rahmat Ali Baharudin, Agus Bima Rahmat Maulana Budi Syahri Chandra, R Citra Sri Rahmadani Dani Saputra, Hendra Dasman Lanin Dedi . Dedi Setiawan Dedi Setiawan Delvina, Mery Dwi Aksa, Azezen Dwi Sudarno Putra edy susanto Efrizal, Yondri Erawati, Susi Erzeddin Alwi Fadhil, Fharizal Fahmi Otriza Fauzil, Achmat Fauzil Febiola, Mutiara Diva Gito Gito Giantoro - Hakiki, Syarah Nur Hakim, Bambang Nur Hamdani, Riko Handini Novita Sari Hasan Maksum Heldi Heldi, Heldi Hendra Dani Saputra Iffarial Nanda Ilham Akbar Maulana Ilham Sadni Putra ilham yuliady Indang Dewata Irvan Ramdani Joni, Rahmi Rahmahwati Jufrizan, Al Junil Adri Karin Gifa Ananta Sari Kevin Lisson Putra Koto, Rahmat Desman Kuo, Hsu-Chan Lili Dasa Putri Lubis, Govin Setiawan M Ilham Sanusi M Joko M. Abdi Rizal M. Yasep Setiawan Maiputra, Fikli Restu Martias Martias Martias Martias Maulana Ilyas, Taufiq Maulana, Fauzan Maulana, Ihsan Meka Arisma Sari Meri Azmi Milana Milana Mishbahul Badri Munawir Harahap Muslim Muslim Muslim Nanda, Iffarial Nasti, Prayudi Nauval, Roid Nelvi Erizon Nizwardi Jalinus Nofrianto Putra Nur Asiah Nuzul Hidayat, Nuzul Osvaldo Adven Kurniawan Prima Nefri Zofa Purnama, Alvin Purwanto, Wawan Putra Jasman, Yusril Putra, Nofrianto Putra, Rido Putra, Rifan Gusnadi R Candra R Chandra R. Chandra R. Chandra Rahmadani Rahmadani Rahmadiawan, Dieter Rahmatul Azizah Rakasiwi, Sasha Dilla Ramadhan, Thoriq Ramadhania, Amdanova Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Regi Valentio Rembrandt, Rembrandt Remon Lapisa Ridwan Rifdarmon Rifdarmon Rifdarmon Rifelino Rifelino Rizki Alfarizi Roza Putri Mawarti Rudi Sandra Arifin Sanusi, M Ilham Simatupang, Wakhinuddin Siregar, Martin Rafael Sugeng Susanto Sugiarto, Toto Sulastri, Ayu Sutiman Sutiman, Sutiman Syafri, Rifki Randa Syamsul Amar B Toto Sugiarto Toto Sugiarto Umar, Genius Vhannesti, Citra Victor Prudentius Wagino Wagino , Wagino Wakhinuddin S Wanda Afnison Waskito Waskito Waskito, Waskito Wendi Leo Agustin Whustha Khairul Yasep Setiawan, M Yeni Putri, Elviza Yogianda Aprilindo Yondri Efrizal Yoszi Mingsi Anaperta Yulian, Yoga Ahmad Zapit, Dandi Wahyudi Zikri, Zikri