p-Index From 2021 - 2026
7.076
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS KEUANGAN DESA MELALUI SISTEM KEUANGAN DESA (SISKEUDES) Susano, Adhi; Rachmawati, Meida
EKOBIS Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/ekobis.v12i1.1382

Abstract

Peran penting Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Desa Melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam meningkatkan tata kelola keuangan desa di Indonesia. Siskeudes adalah inovasi teknologi informasi yang diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi pencatatan transaksi keuangan desa secara elektronik dan memungkinkan pelaporan real-time kepada instansi terkait. Melalui Siskeudes, masyarakat dapat mengakses informasi tentang penggunaan dana desa dan lebih aktif terlibat dalam pengawasan dan pengelolaan keuangan desa. Implementasi Siskeudes diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, serta membantu mengurangi risiko penyalahgunaan atau pelanggaran dalam penggunaan dana desa. Meskipun masih ada tantangan dalam implementasi dan penggunaan Siskeudes di berbagai daerah, upaya pemerintah dalam mempromosikan penggunaan Siskeudes sebagai instrumen untuk meningkatkan tata kelola keuangan desa merupakan langkah yang positif dalam memperkuat tata kelola yang baik di tingkat lokal. Dengan dukungan yang tepat, Siskeudes memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di tingkat desa di Indonesia.
Optimalisasi Pemasaran Produk Melalui Penggunaan Digital Marketing Pada Produk Makanan Ringan Tumpi Di Desa Lerep Kabupaten Semarang Adhi Susano; Aswin Fitriansyah; Tulus Widjajanto; Meida Rachmawati
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 4 (2023): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v2i4.1897

Abstract

It is hoped that the community's creativity in managing Tumpi Snack Food Products MSMEs in Lerep Village, Semarang Regency will be able to become an independent and capable community in order to improve the community's economy to address the problem of poverty. According to researchers' opinions and observations, village community empowerment is closely related to community participation in implementing the work program. The roles carried out in mutual cooperation with the village government in order to empower the community through MSMEs include participatory cooperation with plans carried out according to existing regional potential, utilizing all village potential to maintain the sustainability of development areas and developing village potential so that the village community has power or empowerment of its population. This type of research is descriptive research. The approach used is a qualitative approach and a conceptual approach. The data source used is secondary data. Data analysis was carried out descriptively qualitatively. Conclusions were drawn using a deductive method, namely drawing conclusions from general to specific, especially those related to the research topic, namely Optimizing MSME Product Marketing Through the Use of Digital Marketing on Tumpi Snack Food Products in Lerep Village, Semarang Regency. This research resulted in findings that since it was declared as the souvenir center of the Lerep Tourism Village, Karang Bolo is synonymous with Tumpi and Tempe Kripik. Tumpi and tempe kripik are very attached to Karang Bolo village because Tumpi and tempeh kripik are snack foods produced by most of the residents. this hamlet. The process of making tempeh chips and various other chips in Karang Bolo village, from the initial stage to the final stage, is still done traditionally, including the frying method which still uses a wood-fired stove. It is hoped that the community's creativity in managing MSMEs will be able to become an independent and capable community in order to improve the community's economy to address the problem of poverty. According to researchers' opinions and observations, village community empowerment is closely related to community participation in implementing the work program. The roles carried out in mutual cooperation with the village government in order to empower the community through MSMEs include participatory cooperation with plans carried out according to existing regional potential, utilizing all village potential to maintain the sustainability of development areas and developing village potential so that the village community has power or empowerment of its population.
Strategy Pattern of Competency Value Management and Career Development on Human Research Management Performance Dwijayanti, Rahmania Argita; Prihantini, Isra; Ariyani, Julinta Eka; Nurcahyo, Satria Avianda; Ali, Ahmad; Widagdo, Teguh Harso; Sudiyono, Sudiyono; Rachmawati, Meida
Research Horizon Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.3.6.2023.413

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the variables Competence, Career Development, and Organizational Commitment on employee performance improvement. The data used in this study were primary data in the form of distributing questionnaires as many as 100 respondents to PT Gudang Garam Kudus Distributor employees. The sampling technique used in this study was purposive sampling. The test of this study used path analysis and to test the effect of the intervening variables the sobel test was used. The results showed that competence has a positive effect on organizational commitment. Career development has a positive effect on organizational commitment. Competence has a positive effect on employee performance. Career development has a positive effect on employee performance. Organizational commitment has a positive effect on employee performance. Regarding the variable organizational commitment is not able to become an intervening variable, an employee is expected to work actively and help each other so that it can increase organizational commitment. Then by making employees have a strong sense of organizational commitment and grow slowly by creating a work atmosphere like a family, by implementing this family management, employees will feel comfortable, feel more psychologically cared for, and feel a family bond.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Sahabat Unggul International Kabupaten Semarang Fitria Nurul Aini; Meida Rachmawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (JEMA) Universitas Ngudi Waluyo Vol. 5 No. 2 (2024): Periode Agustus 2024 - JEMA
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the effect of work discipline and compensation on employee performance at PT Sahabat Unggul International Semarang Regency. The data collection method used in this research is a questionnaire. This research is quantitative research, the sampling method used in this research is 100 respondents. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression with the help of SPSS 26. The results showed that work discipline has a positive and significant effect on employee performance, compensation has a positive and significant effect on employee performance, work discipline and compensation simultaneously have a positive and significant effect on employee performance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Sahabat Unggul International Kabupaten Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, disiplin kerja dan kompensasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.         
Strategi Optimalisasi Peran BUM Desa sebagai Subjek Hukum dalam Pengelolaan Energi Bersih untuk Pembangunan Berkelanjutan Rachmawati, Meida; Arifin Hoesein, Zainal
JURNAL RETENTUM Vol 5 No 1 (2023): MARET
Publisher : Pascasarjana UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/retentum.v7i1.5286

Abstract

BUM Desa memiliki potensi besar dalam pengelolaan energi bersih yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Namun, dalam implementasinya, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh BUM Desa, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya akses terhadap teknologi, dan kurangnya regulasi yang jelas. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji berbagai hambatan yang dihadapi oleh BUM Desa dalam mengoptimalkan peranannya dalam pengelolaan energi bersih serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Strategi yang disarankan meliputi peningkatan akses terhadap pembiayaan dan investasi, pengembangan teknologi energi terbarukan yang sesuai dengan kondisi lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan kemitraan dan kolaborasi antara BUM Desa, pemerintah, dan sektor swasta. Dengan penerapan strategi-strategi tersebut, diharapkan BUM Desa dapat lebih efektif dalam mengelola energi bersih dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Collaboration of multi-stakeholder in integrated aid model for creative MSMEs in the tourism sector Supriyanto, Eko Eddya; Suparto, Diryo; Rachmawati, Meida; Saputra, Jumadil
Indonesian Tourism Journal Vol. 1 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/itj.v1i1.16

Abstract

The goal of the study is to develop an integrated support model for small and medium-sized tourist firms that involves multi-stakeholder engagement. Specifically, this research identifies the mentoring model needed by SMEs in the tourism sector in Guci Hot Spring Tourism and Tegal Regency and navigates mentoring strategies that suit their needs by including multi-stakeholders. This research uses a qualitative approach with a case study of SMEs in the tourist area of Guci Hot Springs, Tegal Regency. Focus groups and in-depth interviews with SMEs in the tourist industry were employed for the purpose of gathering data. We analyzed 20 informants representing the SME sector in Guci Hot Springs consisting of fashion, culinary, and craft SMEs. Based on the qualitative data analysis carried out, the results state that the integrated assistance model covers substantive points such as marketing development, business permits and SME business entities, social media and information technology, and financial management. For more effective assistance, stakeholder involvement is very necessary. This study shows that stakeholders need their role and capacity to coordinate knowledge, management, and entrepreneurial spirit among SMEs in the tourism sector. As a result, this study's findings advance knowledge of how SMEs in the tourist industry may engage many stakeholders by using an integrated mentoring strategy.
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PENDEKATAN MEDIA SOSIAL DI DESA UDANWUH KABUPATEN SEMARANG Rachmawati, Meida; Widagdo, Teguh Harso; Budiyanto, Ari Eko; Indarto, Bambang Ahmad; Sudiyono, Sudiyono
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v2i1.1743

Abstract

Pemberdayaan pelaku usaha melalui bimbingan dan pelatihan mampu untuk meningkatkan kompetensi wirausaha dalam mengelola dan menjalankan usaha lebih baik lagi. Revolusi industri saat ini ditandai dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka pelaku usaha dituntut untuk mampu mengaplikasikan perkembangan teknologi di bidang bisnisnya agar dalam operasionalnya semakin efektif dan efisien. Desa Udanwuh, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang merupakan desa yang mempunyai potensi  baik. Adapun potensi di Desa Udanwuh meliputi kondisi daerahnya yang asri sehingga cocok dijadikan desa wisata. Selain itu, kondisi air yang sangat melimpah sehingga cocok jika dimanfaatkan sebagai Bumdes desa sebagai usaha air minum serta potensi masyarakat yang kebanyakan berwirausaha. Untuk meningkatkan kompetensi warga desa dibutuhkan kolaborasi dengan pihak pemerintah dan pihak swasta dalam memberikan bimbingan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola usaha.Kata Kunci: UMKM, media sosial, pelaku usaha
OPTIMALISASI CUSTOMER SERVICE TERHADAP PERMINTAAN DAN PERSEPSI PELANGGAN SKYHILLS CAFE MERBABU Widagdo, Teguh Harso; Sudiyono; Nurcahyo, Satria Avianda; Rachmawati, Meida; Budiyanto, Ari Eko
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v3i2.2718

Abstract

Dalam setiap proses pengambilan keputusan konsumen untuk membeli suatu produk itu adalah sama, dari proses tersebut sebenarnya konsumen bermaksud untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya, dan setiap konsumen pastilah memiliki persepsi tersendiri akan pilihannya dalam memilih suatu produk tersebut. Persepsi konsumen tidak hanya bergantung pada rangsangan fisik tapi juga rangsangan yang berhubungan dengan lingkungan sekitar dan keadaan individu yang bersangkutan. Aktivitas pengabdian ini dilakukan pada SkyHills Cafe Merbabu. Pengabdian ini dilakukan untuk menganalisis aktivitas konsumen dalam permintaan dan penawaran yang disampaikan oleh SkyHills Cafe Merbabu, dalam pengabdian ini menggunakan metode partisipasi aktif, observasi, wawancara dan dokumentasi yang saling berhubungan guna mendapatkan data dan informasi valid terkait dengan perilaku konsumen. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap kualitas pelayanan, kualitas pelayanan yang diberikan SkyHills Cafe Merbabu sangat baik kepada para pengunjungnya, sehingga para pengunjungnya merasa puas dan tetap loyal; persepsi terhadap harga, harga yang ditawarkan oleh pihak SkyHills Cafe Merbabu sangat sesuai selain itu pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan pengunjung.
MARKETING MIX SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITALISASI Widagdo, Teguh Harso; Sudiyono; Irsal Fauzi; Nurcahyo, Satria Avianda; Rachmawati, Meida; Mufidah, Luklu'ul
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v4i1.3205

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat berimbas pada berbagai aspek kehidupan manusia, tak terkecuali dalam dunia bisnis dan pemasaran. Pun bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), dengan kemajuan teknologi informasi membuat peluang dalam memasarkan produk makin terbuka. Bisnis UMKM yang semakin inovatif, dinamis, dan kompetitif dalam era digitalisasi, menjadikan persaingan makin terbuka bukan hanya sesama usaha mikro kecil menengah saja, namun tak jarang dengan usaha menengah ke atas. Untuk menjadikan UMKM mampu bersaing, diperlukan pemberdayaan para pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuannya melalui bimbingan dan pelatihan sehingga kompetensi kewirausahaannya akan makin meningkat dengan pengelolaan usaha yang dijalankan menjadi lebih baik, efektif dan efisien. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Bisnis Manajemen Retail Universitas Ngudi Waluyo melakukan kegiatan pengabdian pada mitra UMKM pengrajin pandai besi Bareng Kudus. Hasil dari pengabdian masyarakat mengenai marketing mix sebagai strategi pemasaran ini diharapkan dapat digunakan dan diimplementasikan secara nyata pada usaha mikro kecil menengah dalam menghadapi era digitalisasi saat ini.
Pengaruh Stres Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Turnover Intention dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening Studi Kasus PT Ungaran Sari Garment Satria Avianda Nurcahyo; Widagdo, Teguh Harso; Meida Rachmawati; Sudiyono
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v4i1.2716

Abstract

Human resources in every organization is a variable as a determinant of attendance that plays a role in increasing the achievement of organizational goals effectively and efficiently. Understanding this, every organization needs good and quality human resources. In this way, the organization can monitor and focus on HR as well as expected in order to produce an effective and efficient company. In addition, human resource management also has the task of managing the best performance for the company and employees. Human resources are managed properly so that the goals of a company can be achieved. The type of research used in this research is explanatory research. Explanatory research is a research method that intends to explain the position of the variables studied and the influence between one variable and another. In this case, the main reason this researcher uses the explanatory research method is to test the proposed hypothesis. The results of the study Job stress have a significant positive effect on job satisfaction for employees at PT Ungaran Sari Garments, organizational commitment has a significant positive effect on job satisfaction for employees at PT Ungaran Sari Garments. Job stress has a significant positive effect on turnover intention in PT Ungaran Sari Garments. Organizational commitment has no effect on turnover intention of employees of PT Ungaran Sari Garments. Job satisfaction has a significant positive effect on turnover intention of PT Ungaran Sari Garments. Satisfied employees actually want to leave their jobs when they get a job offer S in a better place. The company is expected to be able to maintain working conditions that can trigger work stress for employees so that the working atmosphere within the company is relatively conducive. In addition, to manage employee work stress, organizations can provide counseling to their employees with the aim that employees have resistance to stress and have the ability better to deal with stress. Abstrak Sumber daya manusia pada setiap organisasi merupakan variabel sebagai penentu kehadiran yang berperan dalam meningkatkan pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Memahami hal tersebut, setiap organisasi memerlukan sumber daya manusia yang baik dan berkualitas. Dengan cara ini, organisasi dapat memantau dan fokus pada SDM dengan sebaik-baiknya sehingga menghasilkan perusahaan yang efektif dan efisien. Selain itu, manajemen sumber daya manusia juga mempunyai tugas mengelola kinerja terbaik bagi perusahaan dan karyawan. Sumber daya manusia dikelola dengan baik sehingga tujuan suatu perusahaan dapat tercapai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatori. Penelitian eksplanatori merupakan suatu metode penelitian yang bermaksud untuk menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruhnya antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Dalam hal ini, alasan utama peneliti ini menggunakan metode penelitian eksplanatori adalah untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian Stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Ungaran Sari Garments, komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Ungaran Sari Garments. Stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap turnover turnover pada PT Ungaran Sari Garments. Komitmen organisasi tidak berpengaruh terhadap turnover turnover karyawan PT Ungaran Sari Garments. Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap turnover turnover PT Ungaran Sari Garments. Karyawan yang merasa puas justru ingin meninggalkan pekerjaannya ketika mendapat tawaran pekerjaan S di tempat yang lebih baik. Perusahaan diharapkan mampu menjaga kondisi kerja yang dapat memicu stres kerja bagi karyawannya sehingga suasana kerja di dalam perusahaan relatif kondusif. Selain itu, untuk mengelola stres kerja karyawan, organisasi dapat memberikan konseling kepada karyawannya dengan tujuan agar karyawan mempunyai ketahanan terhadap stres dan mempunyai kemampuan lebih baik dalam menghadapi stres.