p-Index From 2021 - 2026
6.887
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PROBLEMATICS OF THE DEVELOPMENT OF SHARIA MUTUAL FUNDS IN INDONESIA Muhammad Sodiki; Parman Komarudin; Mahmud Yusuf; Hendera Hadi; Imro Atut Toyyibah
Badamai Law Journal Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Program Magister Hukum Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32801/damai.v7i2.16010

Abstract

ABSTRACTThe development of the capital market in Indonesia has become a special attraction for investors to invest in the stock exchange. However, to be able to invest directly, there are several obstacles faced by investors such as limited knowledge, information and time. One alternative investment instrument that can be a solution to these problems is mutual funds. The development of Islamic mutual funds in Indonesia has indeed been under pressure in the past year. This is reflected in the decline in the managed funds of Islamic mutual funds which appear to decline at the end of 2021 and tend to be flat until the first quarter of 2022 to March 2022. The purpose of this research is to analyze the problems in the development of Islamic mutual funds in Indonesia. In this study using the method of literature (library research) with a qualitative approach. The results of the study show that the obstacles to developing Islamic mutual funds are caused by several factors, including: lack of literacy about mutual funds, dualism that occurs in the capital market, the need for assistance from stakeholders to work together. Another factor that can cause mutual funds to decline is inflation, causing the purchasing power of public money in general to decrease.  
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat Desa Tunggul Irang Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Noorhidayah Noorhidayah; Elsi Setiandari Lely Octaviana; Ari Widyarni; Khairul Anam; Parman Komarudin; Sabit Tohari
AKM Vol 4 No 1 (2023): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i1.740

Abstract

Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan pada bidang kesehatan mengenai upaya penerapan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bertujuan untuk memberikan edukasi dan penerapan dalam menjaga kesehatan serta pendekatan kepada masyarakat. Pada proses pelaksanaan penyuluhan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab serta menampilkan video mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil evaluasi yang dilakukan kepada masyarakat yaitu mereka sangat antusias dan berpartisipasi dalam mengikuti rangkaian kegiatan penyuluhan, Disamping itu juga menumbuhkan kreativitas serta motivasi dalam diri masyarakat dalam menjaga dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna menjaga kesehatan masing-masing anggota masyarakat
PERSEPSI DOSEN UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI TERHADAP PRODUK MAKANAN BERLABEL HALAL Iman Setya Budi; Parman Komarudin
Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2020): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : STAI Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/z9srtk75

Abstract

In Islamic teachings, a Muslim is taught to eat halal food. Islam prohibits the consumption of pork, alcohol, blood, dead meat, and meat that is not slaughtered according to Islamic law. The absence of a label on a product will make Muslim consumers careful in deciding the consumption of these products. The halal label on product packaging in Indonesia is a logo composed of Arabic letters that form the word halal in a circle. Thus, consumers can get a little information that can help them determine the halalness of a product for themselves. This study aims to determine the perceptions of the Kalimantan Islamic University Lecturer Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) on food products labeled as Halal. This study used the descriptive qualitative method. In collecting data using observation techniques, questionnaires, and documentation. The research subjects were 50 lecturers at the Islamic University of Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB). The results of this study indicate that the perception of a lecturer at the Islamic University of Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) on food products labeled as halal with a percentage level of 53% strongly agrees or is important in choosing products and halal labels to be a consideration for product purchasing decisions with a percentage level of 72.34 %. 
Analisis Halal Value Chain Pada Pengembangan Produk Wisata Halal Makam Habib Basirih Di Kota Banjarmasin Zakiyah Zakiyah; Iman Setya Budi; Parman Komarudin; Abdul Wahab
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v9i1.911

Abstract

Halal value chain merupakan sebuah ekosistem atau rantai pasok halal yang mencakup beberapa sektor industri dari industri hulu sampai hilir. Halal value chain ini merupakan sektor ekonomi syariah yang memainkan peranan penting dalam kemajuan ekonomi di Indonesia. Akan tetapi, bagi Indonesia, halal adalah potensi ekonomi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah menganalisis halal value chain pada pengembangan produk wisata halal Makam Habib Basirih Di Kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yakni data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara 1 orang dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan melalui model Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa halal value chain pada pengembangan produk wisata halal makam Habib Basirih di kota Banjarmasin mesih perlu pembenahan khususnya pada aspek akomodasi dan kuliner yang belum memiliki sertifikat halal.
PENDAMPINGAN PEDAGANG DI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA TENTANG PENETAPAN HARGA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Rahmatul Huda; Parman Komarudin; Abdul Wahab
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 2 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i2.12294

Abstract

Harga merupakan komponen yang berpengaruh langsung terhadap laba usaha. Sehingga penetapan harga akan berpengaruh pada pendapatan total dan biaya total, maka keputusan dan strategi penetapan harga memegang peranan penting dalam setiap usaha atau bisnis. Kesalahan dalam penentuan harga dapat menimbulkan berbagai konsekuensi. Hal ini juga dialami oleh para pedagang di Kecamatan Amuntai Tengah. Daerah ini berada di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Mayoritas penduduk di Kabupaten Hulu Sungai Utara bekerja di sektor jasa, salah satunya sektor perdagangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Hulu Sungai Utara, masih didominasi oleh penduduk yang bekerja pada kelompok sektor jasa-jasa sebesar 54,77%. Berbagai perkembangan dan tantangan dihadapi oleh para pihak yang berkecimpung di bidang ini. Kendala tersebut diantaranya adalah terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat karena perang harga yang dilakukan para pedagang, hal ini juga disebabkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang penetapan harga yang sesuai dengan ketentuan Islam. Berdasarkan kondisi tersebut, maka upaya pendampingan menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Berdasarkan kondisi tersebut, maka upaya sosialisasi kepada masyarakat menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa bagian, yaitu penyajian materi, tanya-jawab, dan evaluasi kegiatan berupa pre-test dan post-test yang digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat pemahaman peserta kegiatan. Target luaran yang ingin dicapai adalah publikasi ilmiah dalam Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Pemahaman Anak Terhadap Kenakalan Remaja Dari Sudut Pandang Sistem Peradilan Pidana Anak Di SMPN 4 Martapura Muhammad Hendri Yanova; Rahmatul Huda; Parman Komarudin; Akhmad Hulaify; Siti Nazula Elfa; Evaliany Mustika
AKM Vol 5 No 1 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i1.1155

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai kenakalan remaja serta sistem peradilan pidana anak. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 4 Martapura dengan melibatkan siswa-siswi kelas 8 sebagai responden utama. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, diskusi, dan sesi tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup pemahaman tentang kenakalan remaja, dampak negatifnya bagi individu dan masyarakat, serta proses peradilan pidana anak. Diskusi dilakukan untuk memfasilitasi siswa dalam berbagi pendapat dan pengalaman terkait topik yang dibahas. Bahwa sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang terbatas tentang konsep kenakalan remaja dan proses hukum yang terkait. Banyak dari mereka mengalami kesulitan dalam memahami implikasi dari tindakan kenakalan remaja serta hak dan kewajiban dalam sistem peradilan pidana anak.
Analisis Strategi Pemasaran Pada Pembudidaya Ikan Patin Di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Aida Mulia; Akhmad Hulaify; Parman Komarudin
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.538

Abstract

Menilik sudah lamanya budidaya ikan patin berdiri ternyata Pembudidaya Ikan Patin Desa Penggalaman kurang memperhatikan promosi sebagai salah satu kegiatan pemasaran dalam meningkatkan pemasaran ikan patin. Rumusan masalah penelitian yaitu Bagaimana strategi pemasaran pada Pembudidaya Ikan Patin di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat dalam perspektif ekonomi syariah dan Bagaimana analisis SWOT dari strategi pemasaran Pembudidaya Ikan Patin di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti strategi pemasaran pada Pembudidaya Ikan Patin di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat dalam perspektif ekonomi syariah dan menganalisis faktor internal dan eksternal Pembudidaya Ikan Patin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta analisis SWOT sebagai alat identifikasi lingkungan internal dan eksternal Pembudidaya Ikan Patin. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Populasi berjumlah 103 orang, sampel 10 responden. Penentuan besaran sampel menurut Gay dan Diehl (1992) yang menuliskan bahwa untuk penelitian deskriptif sampelnya 10% dari populasi. Peneliti melakukan observasi, kemudian mengumpulkan data melalui wawancara dengan Pembudidaya Ikan Patin Desa Penggalaman, serta dokumentasi sebagai pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembudidaya Ikan Patin telah menunjukkan penerapan bauran pemasaran tersebut sudah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan prinsip syariah, serta tidak ada unsur-unsur yang menyimpang dengan syariat islam dalam proses pemasarannya sesuai teladan Rasulullah. Dari hasil matriks analisis SWOT dapat dilihat bahwa Pembudidaya Ikan Patin, Strengths: modal, harga, kualitas ikan patin, serta pelayanan baik kepada pelanggan, Weaknesses: pemasaran, air, cuaca, penyakit, kurangnya dukungan pemerintah, pakan, harga, dan promosi, Opportunities: lokasi strategis dan usaha, Threats: hama dan pesaing.
Sharia Compliance with DSN-MUI Fatwa No.107/DSN-MUI/X/2016 Concerning Guidelines for Organizing Hospitals Based on Sharia Principles (Case Study at RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan and Sultan Agung Islamic Hospital Banjarbaru) Novia Indriani; Parman Komarudin; Umi Hani; Muhammad Hendri Yanova
NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam Vol 10 No 1 (2024): NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/nukhbah.v10i1.1104

Abstract

South Kalimantan has two hospitals based on sharia principles, namely RSUD Kandangan and Sultan Agung Islamic Hospital Banjarbaru which DSN-MUI has also recognized with a sharia certificate. The background of this research analyzes Sharia Compliance with DSN-MUI Fatwa No.107/DSN-MUI/X/2016 concerning Guidelines for the Implementation of Hospitals Based on Sharia Principles with the focus of Case Studies at RSUD Kandangan and Sultan Agung Islamic Hospital Banjarbaru. This study aims to examine the practice of organizing hospitals based on Sharia principles at RSUD Kandangan and Sultan Agung Banjarbaru Islamic Hospital. The suitability of hospital organization practices based on sharia principles at RSUD Kandangan and Sultan Agung Banjarbaru Islamic Hospital with DSN-MUI Fatwa No.107/DSN-MUI/X/2016. This research methodology uses descriptive qualitative research, with data sources derived from observation, interviews, and documentation. The research objects in this study are RSUD Kandangan and Sultan Agung Islamic Hospital Banjarbaru. The results of the study indicate that the practice of organizing hospitals based on Sharia principles in the two hospitals has been fully implemented even though it is still less than optimal in terms of ikhtilat and providing Islamic educational materials. The suitability of the practice of organizing hospitals based on Sharia principles at RSUD Kandangan and Sultan Agung Islamic Hospital Banjarbaru with DSN-MUI Fatwa No.107/DSN-MUI/X/2016 has also been in accordance as a whole so that the sharia certificate given by DSN-MUI is indeed appropriate to be given to the two hospitals.
Fatwa Dsn-Mui No. 77/DSN-MUI/V/2010 on the Sale and Purchase of Gold in Cash in the View of Sharia Economists in South Kalimantan Nor Aprilia; Parman Komarudin; Rahmatul Huda; Muhammad Hendri Yanova
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 2 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v9i2.14258

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan perbedaan pendapat oleh kalangan ulama kontemporer hingga pakar ekonomi syariah terkait hukum transaksi jual beli emas secara tidak tunai di masyarakat, termasuk putusan fatwa DSN MUI yang mana bertentangan dengan pendapat mayoritas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan, pertama DSN MUI dalam menetapkan Fatwa No. 77/DSN-MUI/V/2010 menggunakan konsep ‘urf, dan maslahah mursalah, berdasarkan telah hilangnya kebiasaan masyarakat dalam menjadikan emas sebagai uang resmi, serta bahwa transaksi ini mengandung maslahat untuk mempermudah masyarakat dalam hal kepemilikan emas. Kedua, dari pandangan ekonom syariah terkait hukum transaksi jual beli emas secara tidak tunai dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: 1) mutlak boleh, berdasarkan Fatwa DSN MUI, 2) boleh dengan syarat, dibagi dua: a) boleh tidak tunai dari segi pembayaran dan penyerahan barang dengan syarat emas diketahui jelas 4 kriteria, b) boleh tidak tunai dari segi penyerahan saja dengan syarat dapat diserah terimakan secara langsung atau diwakilkan, dan 3) mutlak haram, berdasarkan jelas dan tegasnya hadits yang melarang.
Persepsi Ulama Banjarmasin terhadap Produk BNI Emas iB Hasanah BNI Syariah Komarudin, Parman
Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol 21, No 2 (2021): Published in September of 2021
Publisher : STAI AL FALAH Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/alfalahjikk.v21i2.166

Abstract

This study aims to analyze the perception of the Banjarmasin ulema towards the BNI Emas iB Hasanah product offered by BNI Syariah. This research is qualitative field research with a case study approach. The authors collected primary data through structured interviews with five Banjarmasin scholars, to be analyzed using descriptive techniques. The results showed that one of the five scholars who became the object of this research stated that the product was haram because gold is a usury item that cannot be the object of buying and selling installments, while four of the five scholars agreed that the use of installment buying and selling contracts in gold transactions as practiced by BNI Syariah on the BNI Emas iB Hasanah product, the law is permissible because the gold in this product is a commodity item that can be an object of buying and selling according to the direction of the DSN Fatwa Number 77 of 2010 concerning the Sale and Purchase of Gold in Cashless.Keywords: BNI Syariah; BNI Emas iB Hasanah; Banjarmasin Ulama's Perception.
Co-Authors Abdul Hadi Abdul Wahab Abdul Wahab Abdul Wahab Abidir Rahman Aida Mulia Aisyah, Lisda Akhmad Hulaify Akhmad Hulaify Akhmad Hulaify Anam, M. Khairul Ansari, Muhammad Iqbal Ari Widyarni Arie Syantoso Arifa, Tutus Rani Arminarahmah, Nur Atika Atika Budi, Iman Setia Budi, Iman Setya David Fuad Habibie Elsi Setiandari Lely Octaviana Erycha Budiana Sari Erziaty, Rozzana Evaliany Mustika Febrianti, Vera Fitriana, Yunisa Habibie, David Fuad Hadi, Hendra Hayatun Nafisah Hendera Hadi Hendra Hadi Hendra Hadi Hidayat, Muhammad Rifki Hulaify Hulaify Ifrani, Ifrani Iman Setya Budi Iman Setya Budi Iman Setya Budi Iman Setya Budi Imro Atut Toyyibah Imro Atut Toyyibah Khairul Anam Khairul Anam Kumala, Sari Lestiyana, Nadia Lisda Aisyah Mahmud Yusuf Mahmud Yusuf Mahmud Yusuf Mahmud Yusuf Maulidah, Yuni Meina, Mutia Mohd Zahir, Mohd Zamre Muhamad Rahmani Abduh Muhammad Hatta Muhammad Hendri Yanova Muhammad Hendri Yanova Muhammad Hendri Yanova Muhammad Hendri Yanova Muhammad Pajrianor Muhammad Rifki Hidayat Muhammad Rifqi Hidayat Muhammad Sodiki Muhammad Sodiki Muhammad Sodiki Muhammad Sodiki Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Syarif Hidayatullah, Muhammad Syarif Noorhidayah Noorhidayah Nor Aprilia Norsyifa, Salbilla NOVIA INDRIANI Novia Indriani Nurul Huda Rabiatul Adhawiyah Rabiatul Adhawiyah, Rabiatul Rahmatillah, Arif Rahmatul Huda Rahmatul Huda Rahmatul Huda Rahmatul Huda Rahmatul Huda Rahmatul Huda, Rahmatul Rifqi Hidayat Rifqi Hidayat, Rifqi Rusdiana Husaini Sabit Tohari Siti Nazula Elfa Sodiki, Muhammad Sri Ana Farhanah Sumarno . Sumarno Sumarno Syahrani Syahrani Tri Hidayati Umi Hani Umi Hani Umi Hani Yanova, Muhammad Hendri Yati Nurhayati Yati Nurhayati Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah