Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Sarana, Peningkatan Kapasitas Kader, dan Penguatan Kelembagaan di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat Lamidi, Lamidi; Samin, Rumzi; Syuzairi, Mohammad
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i3.7944

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kapasitas kelembagaan, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya keterampilan kader dalam memberikan layanan kesehatan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efektivitas Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi sarana, meningkatkan kapasitas kader, dan memperkuat kelembagaan Posyandu agar mampu berfungsi lebih optimal dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan manajemen administrasi dan teknis kesehatan, pendampingan kader, serta penyediaan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa TV LED, AC, antropometri kit, dan media edukasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek manajemen kelembagaan, di mana pemahaman pengurus naik dari 28% menjadi 85% dan sistem pelaporan kini dilakukan secara bulanan. Partisipasi masyarakat juga meningkat dari 30% menjadi 70% setelah dilakukan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan, disertai dengan meningkatnya cakupan imunisasi dan pemahaman gizi ibu balita. Revitalisasi sarana terbukti meningkatkan kenyamanan layanan dan kualitas pencatatan tumbuh kembang anak, sementara pelatihan kader menghasilkan peningkatan kompetensi dalam komunikasi kesehatan dan layanan berbasis komunitas. Kesimpulannya, program ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan keterampilan kader, serta mendorong partisipasi masyarakat, sehingga Posyandu Ananda dapat bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan komunitas yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.
Opportunities and Challenges for Local Governments in Increasing Local Revenues through Fisheries Trade System Reform Marine Capture in Bintan Regency Lamidi, Lamidi; Novalino, Dicky; Yuri Nanda, Ilham
Journal of Maritime Policy Science Vol. 2 No. 2 (2025): August, 2025
Publisher : Center for Maritime Policy and Governance Studies. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmps.v2i2.7435

Abstract

This study aims to analyze the role of local government in utilizing marine capture fisheries potential to increase regional revenue in Bintan Regency, Riau Islands Province. Employing a descriptive qualitative approach, the study illustrates the current conditions of marine and fisheries sector governance, while identifying institutional challenges and opportunities for trade system reform. The findings reveal that although capture fisheries production has steadily increased, its contribution to regional revenue remains significantly low. This is primarily due to suboptimal local governance, the absence of Fish Auction Centers (TPI), and the dominance of a closed distribution system controlled by middlemen (tauke), which weakens fishers’ bargaining power and eliminates potential local revenue from levies. The local government faces multiple structural challenges, including weak regulatory frameworks, lack of integrated production data, and the institutional disempowerment of fisher communities. Nevertheless, there are strategic opportunities that can be leveraged through the professional development and management of TPI. These centers can serve as critical instruments for ensuring price transparency, strengthening production records, increasing local revenue through levies, empowering fishers' cooperatives, and breaking the dependency on the tauke system. The study recommends the need for integrated, institution-based, and context-specific policies to support a sustainable and inclusive reform of the capture fisheries trade system in Bintan Regency.
Pendampingan Kualitas Manajemen Pelayanan Publik dalam Pengabdian di Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Kurnianingsih, Fitri; Lamidi, Lamidi; Septiawan, Armauliza; Okparizan, Okparizan; Samin, Rumzi
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i2.7214

Abstract

Kecamatan Belakang Padang, yang terletak di wilayah kepulauan Kota Batam, menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif dan manajemen kinerja aparatur pemerintahan. Wilayah ini terdiri dari pulau-pulau kecil yang tersebar, dengan akses transportasi dan komunikasi yang terbatas, sehingga memengaruhi kualitas dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum optimalnya sistem manajemen kinerja aparatur dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam evaluasi pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menyusun indikator kinerja individu, mengimplementasikan prinsip Total Quality Management (TQM), serta membangun sistem evaluasi kinerja berbasis data lokal. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif-kolaboratif melalui tahapan observasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknis, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ASN terhadap indikator kinerja, penyusunan standar pelayanan minimum, serta kemampuan penggunaan aplikasi evaluasi sederhana berbasis digital. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membangun sinergi antara aparatur kecamatan dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan responsif. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa penerapan prinsip-prinsip TQM dalam konteks wilayah kepulauan dapat dilakukan secara efektif apabila disertai dengan pelibatan aktif komunitas lokal dan dukungan kelembagaan.
Designing a Collaborative Compliance Framework for Motor Vehicle and Heavy Equipment Tax Validation in a Gated Industrial Zone: Lessons from Bintan Inti Industrial Estate Kurnianingsih, Fitri; Mayarni; Lamidi
Kemudi Vol 10 No 2 (2026): Kemudi: Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/kemudi.v10i2.8237

Abstract

The objective of the research is to explain how collaborative tax validation can be structured as a repeatable and auditable mechanism in an industrial-estate environment and to formulate an implementable framework for optimizing local revenue realization. The study employs a qualitative secondary-data design using document-based evidence, including relevant laws and implementing regulations, administrative procedures and SOPs, institutional reports, and publicly accessible industrial-estate documents. Data were analyzed through qualitative content analysis with iterative coding to identify recurring themes and bottlenecks in the validation process, followed by synthesis into a phased implementation model and governance requirements. The results indicate that the main leakage risk is driven less by outright non-payment and more by systematic mismatches between administrative registries and operational reality, compounded by weak evidence standards for confirming asset presence and use inside the estate. Effective collaboration is shown to depend on explicit data governance arrangements purpose limitation, stewardship roles, standardization protocols, audit trails, and dispute-resolution pathways rather than purely technical integration. The study also finds that a phased approach is most feasible: (1) standardizing identifiers and taxable-object categories; (2) piloting data-sharing governance and a minimum viable dataset; (3) implementing a validation workflow with clear exception handling; and (4) scaling through performance metrics and integrity controls. In conclusion, collaborative validation can be strengthened when designed as routine compliance infrastructure that reduces ambiguity, clarifies institutional roles, and produces verifiable evidence for liability confirmation, thereby improving the sustainability and predictability of local revenue collection in industrial regions.
IMPLEMENTASI PENGUATAN BELA NEGARA DI WILAYAH PERBATASAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU Lamidi, Lamidi
Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Vol 11 No 1 (2023): Juni, 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/juan.v11i01.5946

Abstract

Saat ini peerwujudan bela negara tidak lagi dalam wujud fisik perang dalam memaknai dan menjalankan fungsi bela negara, akan tetapi lebih pada penguatan bela negara pada aspek kekuatan sosial, ekonomi masyarakat sehingga masyarakat juga terlibat bela negara dalam konteks yang dimiliki masyarakat, terutama masyarakat yang ada diperbatasan. Upaya penguatan bela negara di daerah perbatasan ditopang oleh kondisi sosial ekonomi masyarakat yang kuat seperti akses informasi, kesejahteraan, partisipasi dalam penguatan ekonomi masyarakat dan negara serta menjaga kerukunan dan kebersamaan ditengah-tengah masyarakat. Desain penelitian dirancang dengan pendekatan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan paradigma post positivism. Temuan yang berkaitan dengan situasi terkini tentang fenomena perilaku masyarakat terkait aksi bela negara di wilayah perbatasan Provinsi Kepulauan Riau sangat diperlukan sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintahan daerah secara khusus maupun pemerintahan dalam cakupan nasional karena fenomena ini telah digariskan menjadi prioritas pembangunan nasional dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dan informasi dalam penelitian ini memberdayakan 2 tahapan teknis penelitian yang saling menguatkan yakni wawancara mendalam dan focus group discussion. Penerapan penguatan aplikasi bela negara bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kepulauan Riau telah dilaksanakan oleh pemerintahan daerah terkait dengan baik. Namun demikian implementasi kebijakan penguatan bela negara tersebut masih diwarnai oleh adanya kinerja pencapaian yang belum optimal menggapai sasaran bela negara khususnya pada dimensi perwujudan kesejahteraan masyarakat yang tersebar di berbagai pulau kecil terluar wilayah perbatasan.
Co-Authors ., Sumber Abd Kholiq Abd Kholiq Abdul Kholiq Abdullayev, Vugar Ahniar, Nur Hasanah Akbar, Ariel Andi Ali, Muslim Alviola, Sharen Aminuyati Amrinsani, Farid Andjar Pudji Anindia Dita Rachmadani Annisa Novantina Eka Fitria Aprilya, Dandy Ariswati, Her Gumiwang Asghari, Mansour Bambang Guruh Irianto Bismar Arianto Darmawan, Dicky Denis Kurniar Wicaksono Desma Rahadhini, Marjam DYAH TITISARI Dyah Titisari Dyah Titisari Dyah Titisari, Dyah ELLY RAHMAWATI Farid Amrinsani Fatmawati, Elia Resha Febri Indiani Febrianur Ibnu Fitroh Sukono Putra Fitri Kurnianingsih Fitria, Annisa Novantina Eka Hamzah, Torib Hariwisana, I D G I Dewa Gede Hari Wisana I, M. Bagus F. Indrato, T B Indrato, Tri Bowo Junti Ayu Ariyani Kholiq, Abd Kholiq, Abd KHOLIQ, ABD. Kinanti Elok Putri Kurniawan, Desi Dwi Kurniawan, Rifqi Leo Agung Saputra Lisa choirunnanda Lusiana Lusiana Lusiana Lusiana M. Ridha Mak'ruf Mahdy, Hafizh Aushaf Mahendra, Reynaldi Krisna Mahmud Mahmud Marjam Desma Marjam Desma Rahadhini Mayarni Misra, Shubhrojit Muhammad Adam Yazid Zinedine Muhammad Syahrul Azam Nampira Murningsih, Setia Muslim Ali Nabilla Putri Amaria Nazaki Nazaki Nazila, Ragimova Nora Bouzeghaia Nova Vauzira Muvidah Novalino, Dicky Nugraha, Priyambada Cahya Nur Inayati Khoiron Nuristadarro, Nuristadarro Okparizan Okparizan Oksep Adhayanto P, Moch Prastawa A T Prastawa Asalim Tetra Putra Priyambada Cahya Nugraha Puspitasari, Dila Anggraeni Puspitasari, Ratna Ika Rahmawati, Triana Ratna Ika Puspitasari Retno Susanti Risanda Alirastra Budiantoro Riska Fii Ahsani Rizki Andriyanto Roymon Panjaitan Rumzi Samin Sari Luthfiyah Sedigheh Ashgari Baighout Septiawan, Armauliza Setiawan, S Y Sharen Alviola Shubhrojit Misra Sisca Dian Rahmawati Sumber Suprihatmi Sri Wardiningsih Surya Wahyu Prasetya Syaifudin Syaifudin Syaifudin, Syaifudin Syuzairi, Mohammad Tetra Putra, Moch Prastawa Assalim Theana Gita Reta Torib Hamzah Tri Bowo Indrato Triana Rahmawati Triana Rahmawati Triwiyanto Triwiyanto Tsani Said Rahayu Tubagus Achmad Darodjat Utomo, Bedjo Venika Salsabila Ayu Pramarini Vinnasti, Derby Wahyu Ramadhan Putra Yenda Mita Barus Yhuyati, Yhuyati Yuri Nanda, Ilham Zakiyah, Nadiya Fikriyatus