Articles
PENGARUH JENIS ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT HYBRID BERPENGUAT SERAT KULIT BATANG KERSEN – SERAT KARBON DENGAN MATRIK POLIESTER
GHONI, ABDUL;
ARIF IRFAI, MOCHAMAD
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi material yang ada dari waktu ke waktu membutuhkan pembaharuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas.Banyak peneliti memfokuskan diri untuk mengembangkan jenis material yang ringan namun juga kuat seperti jenis material komposit. Perlu dilakukan pembaharuhan material pada aplikasi lambung kapal, salah satunya dapat menggunakan gabungan serat karbon dengan serat kulit batang kersen. Penggunaan jenis orientasi serat dalam komposit juga mempengaruhi kekuatan komposit, dimana terdapat beberapa jenis orientasi yang dapat digunakan dalam material komposit, yaitu orientasi continous, discontinous, dan hybrid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis orientasi serat terhadap kekuatan tarik dan mekanisme kegagalan komposit berpenguat seratkulit batang kersen-serat karbon dengan matrik poliester. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up. Fraksi volume serat kulit batang kersen : serat karbon : polyester yang digunakan sebesar 6% : 8% : 86%. Pengujian tarik menggunakan standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kekuatan tarik antara jenis orientasi komposit yang digunakan. Jenis orientasi menentukan kemampuan untuk saling mengikat antara serat dan matrik yang dipengaruhi oleh panjang dan arah serat, dapat dilihat pada jenis orientasi hybrid memiliki nilai kekuatan tarik 69,2 Mpa. Pengamatan makro pada spsimen tarik menunjukkan kegagalan fiber pull out, yaitu kegagalan akibat ketidakmampuan matrik untuk mengikat serat akibat gaya yang diterimanya sehingga menyebabkan serat terlepas kemudian patah.
PENGARUH JENIS ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT HYBRID BERPENGUAT SERAT KULIT BATANG KERSEN – SERAT KARBON DENGAN MATRIK POLIESTER
GHONI, ABDUL;
ARIF IRFAI, MOCHAMAD
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi material yang ada dari waktu ke waktu membutuhkan pembaharuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas.Banyak peneliti memfokuskan diri untuk mengembangkan jenis material yang ringan namun juga kuat seperti jenis material komposit. Perlu dilakukan pembaharuhan material pada aplikasi lambung kapal, salah satunya dapat menggunakan gabungan serat karbon dengan serat kulit batang kersen. Penggunaan jenis orientasi serat dalam komposit juga mempengaruhi kekuatan komposit, dimana terdapat beberapa jenis orientasi yang dapat digunakan dalam material komposit, yaitu orientasi continous, discontinous, dan hybrid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis orientasi serat terhadap kekuatan tarik dan mekanisme kegagalan komposit berpenguat seratkulit batang kersen-serat karbon dengan matrik poliester. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up. Fraksi volume serat kulit batang kersen : serat karbon : polyester yang digunakan sebesar 6% : 8% : 86%. Pengujian tarik menggunakan standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kekuatan tarik antara jenis orientasi komposit yang digunakan. Jenis orientasi menentukan kemampuan untuk saling mengikat antara serat dan matrik yang dipengaruhi oleh panjang dan arah serat, dapat dilihat pada jenis orientasi hybrid memiliki nilai kekuatan tarik 69,2 Mpa. Pengamatan makro pada spsimen tarik menunjukkan kegagalan fiber pull out, yaitu kegagalan akibat ketidakmampuan matrik untuk mengikat serat akibat gaya yang diterimanya sehingga menyebabkan serat terlepas kemudian patah.
PENGARUH JENIS ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT HYBRID BERPENGUAT SERAT KULIT BATANG KERSEN – SERAT KARBON DENGAN MATRIK POLIESTER
GHONI, ABDUL;
ARIF IRFAI, MOCHAMAD
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi material yang ada dari waktu ke waktu membutuhkan pembaharuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas.Banyak peneliti memfokuskan diri untuk mengembangkan jenis material yang ringan namun juga kuat seperti jenis material komposit. Perlu dilakukan pembaharuhan material pada aplikasi lambung kapal, salah satunya dapat menggunakan gabungan serat karbon dengan serat kulit batang kersen. Penggunaan jenis orientasi serat dalam komposit juga mempengaruhi kekuatan komposit, dimana terdapat beberapa jenis orientasi yang dapat digunakan dalam material komposit, yaitu orientasi continous, discontinous, dan hybrid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis orientasi serat terhadap kekuatan tarik dan mekanisme kegagalan komposit berpenguat seratkulit batang kersen-serat karbon dengan matrik poliester. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up. Fraksi volume serat kulit batang kersen : serat karbon : polyester yang digunakan sebesar 6% : 8% : 86%. Pengujian tarik menggunakan standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kekuatan tarik antara jenis orientasi komposit yang digunakan. Jenis orientasi menentukan kemampuan untuk saling mengikat antara serat dan matrik yang dipengaruhi oleh panjang dan arah serat, dapat dilihat pada jenis orientasi hybrid memiliki nilai kekuatan tarik 69,2 Mpa. Pengamatan makro pada spsimen tarik menunjukkan kegagalan fiber pull out, yaitu kegagalan akibat ketidakmampuan matrik untuk mengikat serat akibat gaya yang diterimanya sehingga menyebabkan serat terlepas kemudian patah.
PENGARUH JENIS ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT HYBRID BERPENGUAT SERAT KULIT BATANG KERSEN – SERAT KARBON DENGAN MATRIK POLIESTER
GHONI, ABDUL;
ARIF IRFAI, MOCHAMAD
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi material yang ada dari waktu ke waktu membutuhkan pembaharuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas.Banyak peneliti memfokuskan diri untuk mengembangkan jenis material yang ringan namun juga kuat seperti jenis material komposit. Perlu dilakukan pembaharuhan material pada aplikasi lambung kapal, salah satunya dapat menggunakan gabungan serat karbon dengan serat kulit batang kersen. Penggunaan jenis orientasi serat dalam komposit juga mempengaruhi kekuatan komposit, dimana terdapat beberapa jenis orientasi yang dapat digunakan dalam material komposit, yaitu orientasi continous, discontinous, dan hybrid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis orientasi serat terhadap kekuatan tarik dan mekanisme kegagalan komposit berpenguat seratkulit batang kersen-serat karbon dengan matrik poliester. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up. Fraksi volume serat kulit batang kersen : serat karbon : polyester yang digunakan sebesar 6% : 8% : 86%. Pengujian tarik menggunakan standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kekuatan tarik antara jenis orientasi komposit yang digunakan. Jenis orientasi menentukan kemampuan untuk saling mengikat antara serat dan matrik yang dipengaruhi oleh panjang dan arah serat, dapat dilihat pada jenis orientasi hybrid memiliki nilai kekuatan tarik 69,2 Mpa. Pengamatan makro pada spsimen tarik menunjukkan kegagalan fiber pull out, yaitu kegagalan akibat ketidakmampuan matrik untuk mengikat serat akibat gaya yang diterimanya sehingga menyebabkan serat terlepas kemudian patah.
PROSES PRODUKSI BODY UPPER GENERATING DRUM TYPE CAP.120 T/H
Fiveriati, Anggra;
Ningsih, Tri Hartutuk;
Ghoni, Abdul
Otopro Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/otopro.v14n2.p40-46
Jurnal ini menjelaskan proses produksi body upper generating drum type CAP.120 T/H. Komponen upper generating drum adalah salah satu komponen pada boiler pipa air yang berfungsi sebagai reservoir campuran air dan uap air, dan juga berfungsi untuk memisahkan uap air dengan air pada proses pembentukan uap superheater. Namun tidak semua boiler pipa air (water tube) yang menggunakan upper generating drum ini. Boiler supercritical beroperasi pada tekanan sangat tinggi di atas tekanan kritis, sehingga tidak dimungkinkan terbentuk gelembung-gelembung uap air, karena itulah boiler supercritical tidak memerlukan upper generating drum untuk memisahkan air dengan uap air. Air feed water yang disupply oleh boiler feed water pump, masuk ke boiler menuju economiser dan selanjutnya masuk ke upper generating drum. Dari upper generating drum, air dipompa oleh pompa sirkulasi boiler menuju ke raiser tube/wall tube untuk dapat mencapai fase uap saturasi. Dari raiser tube air kembali masuk ke upper generating drum. Proses Proses produksi body upper generating drum di PT. Bromo Steel (PT. BOSTO) Indonesia melewati beberapa tahapan yaitu: persiapan material, persiapan marking cutting, proses marking cutting, proses rolling, proses welding, dan terakhir yaitu proses control product (QC) untuk menjamin kualitas pengerjaan.
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEBUTUHAN TENAGA PENDIDIK AGAMA ISLAM
Ghoni, Abdul
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 12, No 1 (2011): Wahana Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/wa.v12i1.2260
Fakultas Agama Islam merupakan bagian dari juruan Perguruan Tinggi yang bertujuan membentuk mahasiswa agar memiliki kemampuan tentang agama Islam sebagai sumber pengetahuan. Dalam perjalanannya, masing-masing mahasiswa berkolaborasi untuk mengikuti kurikulum yang sudah disediakan . Kurikulum tersebut merupakan salah satu cara untuk mencetak mahasiswa agar mempunyai kemampuan dalam persoalan pendidikan agama Islam. Ragam jurusan ini sangat bersinggungan dengan pendidik yang memberikan materi agama Islam pada tingkatan sekolah, dari mulai Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas sampai ke Perguruan Tinggi.
Pengembangan Media Pembelajaran Game Education pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Materi My Body
Ma’rufah, Rosidiana;
Ghoni, Abdul
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 7 No. 1 (2021): Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46963/mpgmi.v7i1.221
The media game of education in this study referred to the overview of the basic body along with pictures to attract students' attention. The type of research used in this study was Research and Development (R&D). R&D is a research strategy or method that is powerful enough to improve practice. The data were collected through questionnaires, interviews, and documentation. The object was to measure the success of the learning process as evidenced by the student's scores. The variable used as a measurement was the feasibility of the product. The results showed that the need for game education in learning was an important medium to make the teachers easier delivering the learning material, attracting students, especially for grade 1 students at Madrasah Ibtidaiyah, students were also easier to master the topic about my body. The development of learning media for game education can be used by students not only when learning at school. The effectiveness test using the SPSS program also showed the value of Sig. (2-tiled) p = 0.000 <0.05, which means that game media education was effective to improve English learning outcomes about my body.
TRADISI BERDOA UNTUK KENDARAAN BARU DI DUSUN SIALANG GATAP DAN DARUSSALAM LABUHAN BATU UTARA
Ghoni, Abdul;
Muhammad Nuh Siregar
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 10 No. 01 (2024): Juli 2024
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/qolamuna.v10i01.1880
Customs in society usually come from previos generation who have been practicing them forgenerations. The tradition of praying on new vehiclesin the hamlets of Sialang Gatap and Darussalam has been caried out for a long time. Local people often call is the Topung Tawar. We are allowed to carry out a tradition if it is in accordance with religiouslawa, namely based on two main guidelines, namely the Quran dan Hadith. This social phenomenon is studied and resesarched using living hadith resesarched, namely the application of hadith to tradition, customs of ther communities. Then we will look for brights spots from events in the field by adapting to the hadith of the propet Muhammad. Keywords : Tradition, Topung Tawar, Living Hadith
Pengaruh Persepsi Kemudahan, Manfaat dan Risiko Terhadap Minat Mahasiswa Menggunakan Mobile Banking dan E-Wallet
Saputra, Aditya Tri;
AWKA, Abdul Muizz;
Ghoni, Abdul
Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 3 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/jkubs.v3i1.2850
Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari 3 variabel yaitu persepsi kemudahan, manfaat dan risiko terhadap minat siswa menggunakan Mobile banking dan/atau E-wallet. Mobile banking adalah merupakan pengembangan dari salah satu digitalisasi perbankan dan E-wallet merupakan jenis dari Financial Technology yang memungkinkan untuk memudahkan segala bentuk transaksi tanpa perlu memakan banyak waktu dan tenaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa FEBI IAIN Syekh Nurjati Angkatan 2020. Diperlukan sampel sebanyak 65 responden dengan jenis Purpose Sampling. Kemudian data diolah menggunakan alat bantu IBM SPSS versi 25 dengan analisis data yang terdiri dari uji instrumen, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji hipotesis, uji T dan F. Hasil penelitian ini adalah persepsi manfaat berpengaruh terhadap minat pengguna Mobile banking dan/atau E-wallet, sedangkan kemudahan dan risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap minat pengguna Mobile banking dan/atau E-wallet dan secara bersama-sama persepsi kemudahan, manfaat dan risiko berpengaruh terhadap minat menggunakan Mobile banking dan/atau E-wallet.