Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Peresepan Obat Berdasarkan Indikator Peresepan WHO di Apotek M Bandung Saviola Saviola; Keri Lestari
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i2.2180

Abstract

Rational drug use is one of the essential efforts to improve the quality of pharmaceutical services and ensure patient safety. Evaluation of prescribing patterns can be conducted using prescribing indicators established by the World Health Organization (WHO). This study aimed to describe drug use based on WHO prescribing indicators at Apotek M Bandung during January 2026. The study employed an observational design with retrospective data collection from prescription documents received at the pharmacy. The research sample was determined using a total sampling method in accordance with predefined inclusion and exclusion criteria. The indicators analyzed included the average number of drugs per prescription, the percentage of generic drug prescribing, antibiotic prescribing, injectable drug prescribing, and the use of medicines listed in the National Essential Medicines List (DOEN). The results showed that the average number of drugs per prescription was 2.4 items. The percentage of generic drug prescribing was 84.3%, antibiotic prescribing was 0.5%, and no injectable drugs were prescribed. The percentage of medicines prescribed from the DOEN was 88.20%. Overall, most indicators met WHO standards, except for the average number of drugs per prescription and the use of DOEN medicines, which had not yet reached the ideal values. Based on these findings, it can be concluded that the prescribing pattern at Apotek M Bandung reflects a relatively rational use of medicines; however, further efforts are still required to optimize compliance with WHO prescribing standards
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DAN IMPLIKASINYA DALAM PRAKTIK FARMASI KOMUNIAS: LITERATUR REVIEW Suryanto, Rajwa Dwifauza; Dandan, Keri Lestari; Ramadhan, Iqbal Sujida
Farmaka Vol 24, No 1 (2026): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v24i1.69797

Abstract

Resistensi antimikroba (AMR) merupakan ancaman kesehatan global yang dipicu oleh penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Di Indonesia, apotek berperan sentral dalam distribusi antibiotik, namun seringkali tanpa diiringi pemahaman masyarakat yang memadai. Narrative review ini bertujuan untuk menyatukan temuan penelitian terkini (2023–2025) tentang tingkat pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai penggunaan antibiotik, faktor yang memengaruhinya, hubungannya dengan perilaku, serta efektivitas intervensi edukasi. Hasil tinjauan terhadap sepuluh artikel menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat masih bervariasi dari kurang hingga cukup, dengan kelemahan utama pada aspek durasi terapi, penyimpanan, dan pembuangan obat. Faktor pendidikan, usia, jenis kelamin, dan pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan. Meskipun edukasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan, ditemukan adanya kesenjangan (knowledge-action gap) antara pengetahuan dengan perilaku nyata. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan perilaku memerlukan lebih dari sekadar penyampaian informasi. Implikasi penting bagi apoteker adalah perlunya memperkuat peran sebagai edukator aktif, menerapkan prinsip DAGUSIBU secara konsisten, menolak penjualan antibiotik tanpa resep dengan pendekatan edukatif, serta mengembangkan materi komunikasi yang kontekstual. Sinergi antara kompetensi apoteker, edukasi berkelanjutan, dan dukungan regulasi diperlukan untuk mentransformasi apotek menjadi pusat promotif kesehatan dalam upaya menekan laju AMR di tingkat komunitas
ANALISIS KETERSEDIAAN OBAT PROGRAM RUJUK BALIK TERHADAP FORMULARIUM NASIONAL DI APOTEK PRB X KOTA BANDUNG Amanah, Jasmine Calista; Ramadhan, Iqbal Sujida; Zaerani, Rani; Lestari, Keri
Farmaka Vol 24, No 1 (2026): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v24i1.69831

Abstract

Program Rujuk Balik (PRB) dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirancang untuk menjamin kesinambungan terapi pasien penyakit kronis, di mana ketersediaan obat di apotek PRB harus sesuai dengan Formularium Nasional (Fornas). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan obat PRB di salah satu apotek PRB di Kota Bandung terhadap Formularium Nasional berdasarkan nama obat dan kekuatan sediaan. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan memanfaatkan data sekunder berupa data stok obat PRB pada bulan November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 188 item obat PRB yang tercantum dalam Formularium Nasional, sebanyak 106 item obat (56,38%) tersedia di apotek. Tingkat ketersediaan tertinggi ditemukan pada kategori terapi diabetes melitus yang mencapai 100%, sedangkan tidak ditemukan ketersediaan obat pada kategori terapi systemic lupus erythematosus (SLE). Kategori penyakit PRB lainnya, yaitu hipertensi, penyakit jantung, skizofrenia, asma, penyakit paru obstruktif kronik, epilepsi, dan stroke, menunjukkan tingkat ketersediaan yang bervariasi dan belum sepenuhnya sesuai dengan Formularium Nasional. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan obat PRB di apotek yang diteliti belum sepenuhnya memenuhi Formularium Nasional, sehingga diperlukan peningkatan perencanaan dan pengelolaan persediaan obat untuk menjamin kesinambungan terapi dan meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian bagi pasien PRB.
TELAAH TATA KELOLA PENYIMPANAN OBAT DI SALAH SATU APOTEK JEJARING DI KOTA BANDUNG, JAWA BARAT Aristokrat, Aria; Lestari, Keri
Farmaka Vol 24, No 1 (2026): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v24i1.68196

Abstract

Untuk memastikan bahwa obat bermutu, aman, dan memiliki khasiat salah satunya adalah dengan memastikan tempat penyimpanannya. Oleh karena itu, penyimpanan obat di fasilitas kesehatan seperti apotek menjadi faktor yang penting. Penelitian ini akan menelaah mengenai tata kelola penyimpanan obat di apotek XYZ di kota Bandung secara observasional dengan pengamatan penyimpanan obat berdasarkan regulasi yang ada. Penyimpanan obat yang sesuai dengan regulasi meliputi sesuai dengan stabilitas obat, pemisahan obat yang mendekati kedaluwarsa, prinsip FIFO serta FEFO, penyimpanan khusus untuk narkotika serta psikotropika, dan tempat penyimpanan obat yang layak (rapi, bersih, dan kokoh). Apotek XYZ sudah menyimpan obat sesuai dengan stabilitasnya, adanya pemsiahan obat yang mendekati kedaluwarsa, diterapkannya prinsip FIFO dan FEFO, tempat penyimpanan obat yang sudah layak, serta untuk narkotika dan psikotropika terdapat penyimpanan khusus. Namun, obat-obatan seperti LASA, high alert, prekursor farmasi, dan obat-obatan tertentu masih belum disimpan sesuai dengan regulasi di apotek XYZ. Penyimpanan obat LASA serta high alert disimpan bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Oleh karena itu, diperlukannya penataan ulang penyimpanan obat-obatan tersebut untuk meminimalisasi terjadinya medication error.
LITERATURE REVIEW: PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN SWAMEDIKASI PENYAKIT KULIT AKIBAT JAMUR DI APOTEK Safitri, Ratnadani Amalia; Lestari, Keri
Farmaka Vol 24, No 2 (2026): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v24i2.70266

Abstract

Infeksi jamur kulit banyak terjadi, terutama di wilayah tropis, dan sering ditangani melalui swamedikasi di apotek. Dalam kondisi ini, apoteker berperan penting memastikan penggunaan obat yang tepat dan rasional. Artikel ini membahas peran apoteker dalam swamedikasi penyakit kulit akibat jamur, meliputi edukasi pasien, pemilihan terapi antijamur yang sesuai, pengenalan infeksi jamur kulit, serta tantangan dan peluang praktik di apotek. Hasil telaah menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apoteker dapat meningkatkan kepatuhan terapi, mencegah komplikasi, dan memperbaiki kualitas hidup pasien.Kata kunci: Swamedikasi; infeksi jamur kulit; dermatofitosis; apoteker; apotek
POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DI POLI JANTUNG KLINIK XYZ KOTA BANDUNG PERIODE JANUARI 2025 Mulpiawan, Nadiya Ramadanty; Dandan, Keri Lestari; Ramadhan, Iqbal Sujida
Farmaka Vol 24, No 1 (2026): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v24i1.69370

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kronis yang banyak dijumpai dan menjadi salah satu faktor risiko paling penting dalam memicu berbagai komplikasi kardiovaskular.. Pemilihan terapi antihipertensi yang efektif berkontribusi signifikan terhadap pencegahan komplikasi jangka panjang akibat hipertensi yang tidak terkontrol. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kecenderungan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi yang menjalani perawatan di Poli Jantung Klinik XYZ Kota Bandung pada Januari 2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan desain non-eksperimental dan pengumpulan data secara retrospektif melalui rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Dari total 551 pasien, kelompok usia terbanyak adalah >65 tahun (55,4%) dan pasien laki-laki sedikit lebih mendominasi (51,2%). Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa sebagian besar pasien menerima terapi kombinasi (79,9%), sedangkan terapi tunggal diberikan pada 20,1% pasien. Dalam regimen monoterapi, jenis obat yang paling dominan digunakan berasal dari golongan Beta Blocker (14,2%). Sementara itu, kombinasi paling umum yang diresepkan ialah ARB + Beta Blocker (15,1%), diikuti oleh Beta Blocker + Diuretik (11,4%) serta ARB + Beta Blocker + Diuretik (10,7%). Secara keseluruhan, pola penggunaan obat antihipertensi pada penelitian ini telah selaras dengan pedoman klinis dan mencerminkan upaya optimalisasi terapi dalam mencapai target tekanan darah pasien.
Penerapan Metode FIFO dan FEFO dalam Pengelolaan Obat di Apotek : Literatur Review Alima Danishara; Keri Lestari
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2026): September : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i5.2427

Abstract

Medicine inventory management in pharmacies plays a direct role in service quality and patient safety. Improper storage and stock rotation can lead to medicine accumulation, an increase in expired medicines, and losses for pharmacies. This literature review aims to describe the application of the First In First Out (FIFO) and First Expired First Out (FEFO) methods in drug management in various pharmacies in Indonesia and the factors that influence their success. The study was conducted by reviewing ten articles that met the inclusion criteria and summarized in a table containing the location of the study, storage methods, and the main findings of each study. The results of the review show that some pharmacies have implemented FIFO and FEFO in accordance with standards with a high level of compliance, while other pharmacies still face problems with expired drugs, slow-moving drugs, and weaknesses in internal control. The implementation of an FEFO-based stock management information system, including the use of barcodes and expiration date alerts, helps improve stock rotation accuracy and reduce the risk of human error, thereby maintaining the quality of service in pharmacies.
Co-Authors Abdurahman Ridho ADIRA RAHMAWATY Adit Taufik Ahmad Muhtadi Ajeng Diantini, Ajeng Albertus Budi Sulistya Alima Danishara Amanah, Jasmine Calista Anas Subarnas Andi Wijaya ANISA MARIETA Anna Meiliana Anna Meiliana Arifin, Arief Riadi Aristokrat, Aria Arsenila Dewi Pramanti Asti Y. Rindarwati Auliya A. Suwantika Babikian, Haig Barliana, Melisa I. BERLIAN HANUTAMI N.P. Bryan J. Siagian Budi Setiabudiawan Catharina A. P. Utami Chandra Agung Purnama Cissy Bana Kartasasmita Cynthia Retna Sartika Destiani, Dika P. Desyandri Desyandri Dika P. Destiani DILA TRIARINI, DILA Dradjad - Priambodo Dwi Lestari Sulistyaningsih Eky Septian Pradana Eli Halimah, Eli Erizal Sugiono Erizal Sugiono, Erizal Fadila Nur Annisa Fadlilah, Aida Roja Fajriansyah Fajriansyah Fajriansyah Fajriansyah FATHYA ULFA Ferdy Ferdian Fitriah Nurhayani Florencia, Carla Furqani, Winda H. Ganis Fitria Fauziyyah Geofanny Facicilia Ghassani, Salma K. Gina Aulia Gina Aulia Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Iceu Dimas Kulsum Ida Paulina Sormin Ida Paulina Sormin Iis Rukmawati Iis Rumawati Imam Adi Wicaksono Indriyanti Rafi Sukmawati Insani, Widya N. Irma M. Puspitasari Irma M. Puspitasari Irma M. Puspitasari, Irma M. Irma Rahayu Latarissa Irmansyah Irmansyah Iskandarsyah, Aulia Ismail, Efriadi Jutti Levita Khaerani, Fitri Azlia Khoirunnisa, Izzatul Kristin Talia Marbun Kusnendar, Ahmad Nada Lisna Nur Imani Magdarita Riwu Maharani, Devita Salsa Marsya Nilam Kirana Mas Rizky Anggun Adipurna Syamsunarno Meilani Jayanti Melisa Fuji Faujiah Dwi Putri Melisa I Barliana Melisa I. Barliana Melisa Intan Barliana MICHELLE FERDINAND Miswar Fattah Mulpiawan, Nadiya Ramadanty Mulyana Mulyana Mulyanto, Sangkan Mutakin Mutakin Nabilah Azka Nihlah Nabilah Nadhif Nabilah Nadhif Nimas T. I. Tarina Norisca A. Putriana Nuning Nurcayani Nyai Ayu Sylfia Stannia Puspitasari Helmi Oktavelia, Wanda Prayudi Santoso Putri Kholilah Maulida Putri, Adinda Naswa Putri, Norisca A. Putri, Norisca A. Putriana, Norisca A. Ramadhan, Iqbal Sujida Rano K. Sinuraya Rima Haifa Rina Triana Rindarwati, Asti Y. Rini Hendriadi Rizky Abdulah Rizky H. Rambe Safitri, Ratnadani Amalia Salma K. Ghassani Saviola Saviola Setiawan Setiawan Siagian, Bryan J. Sinuraya, Rano K. Siti Saidah Siti Saidah Soemita, Nanang Sumalim, Yelsen Suryanto, Rajwa Dwifauza Taofik Rusdiana Taufik, Adit TIANA MILANDA Triatmaja, Dendy Vani Rahmasari Wahyu P. Sari Wida Mulyaningsih Widya N. Insani Winda H. Furqani Yova Amijaya Fitri Yovita Hartantri Yussy Afriani Dewi YUSUF, RAMAYANI Zaerani, Rani Zazuli, Zulfan Zelika Mega Ramadhania, Zelika Mega Zulfahmidah, Zulfahmidah