Claim Missing Document
Check
Articles

Optimization and Realization of Productive Waqf Implementation Through Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) SW001 Scheme at Achmad Wardi Eye Hospital Mutaqin, Enjen Zaenal; Guntoro, Dwi
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol 16 No 1 (2023): Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47411/al-awqaf.Vol16Iss1.181

Abstract

Waqf is a form of religious worship that has a socio-economic dimension. The implementation of waqf which continues to experience development and progress in managing and developing its assets has led waqf to become an investment instrument that has high production values ​​in achieving community welfare. This research aims to determine the optimization and realization of the implementation of productive waqf through the CWLS SW001 in the development of retina and glaucoma centers in hospitals. Ahmad Ward's eyes. This study uses the library study method, in which researchers analyze data and information sourced from scientific journals, books, mass media, the internet and other sources related to productive waqf material and the implementation of productive waqf through the CWLS SW001 scheme. Based on the results of the analysis of data and information that the authors obtained, the authors concluded that CWLS SW001 is a productive waqf concept scheme in the form of money which is then invested in the form of Sukuk in SBSN. Where from the yield on the investment in the Sukuk, discounts and coupons were obtained which were used for the construction of a retina and glaucoma centre at the hospital. Ahmad Ward's eyes. Keywords: productive waqf; sukuk; SBSN; CWLS SW0001; retina and glaucoma centre.
Efektivitas Sertifikasi Amil Zakat dalam Meningkatkan Kompetensi Amil di BAZNAS Kabupaten Cilacap Dwi Guntoro
Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol. 6 No. 1 (2024): Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/mabsya.v6i1.8278

Abstract

Banyak amil zakat yang bekerja di lembaga-lembaga pengelola zakat memiliki latar belakang pendidikan, pengalaman, dan pengetahuan yang berbeda-beda mengenai skema pengelolaan zakat yang baik dan benar. Sertifikasi amil zakat diformulasikan untuk menciptakan para amil agar memiliki kompetensi kemampuan kerja yang unggul dan teruji, sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi dalam melakukan pengelolaan zakat. Pada BAZNAS Kabupaten Cilacap, terdapat setidaknya dua amil yang telah mengikuti sertifikasi amil zakat dan dinyatakan kompeten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sertifikasi amil zakat dalam meningkatkan kompetensi amil di BAZNAS Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan survei lapangan, peneliti bermaksud untuk menggambarkan permasalahan sebagaimana yang diperoleh di lapangan, baik data tersebut berupa kata-kata tertulis dari para narasumber maupun data-data pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya efektivitas sertifikasi amil zakat dalam meningkatkan kompetensi amil di BAZNAS Kabupaten Cilacap secara umum bisa dikatakan cukup efektif, hal ini dikarenakan terjadinya progres positif peningkatan kualitas kompetensi kerja dari para amil setelah mereka melakukan sertifikasi. Selain itu, sebagai bahan pendukung sekaligus bukti konkrit peningkatam kompetensi tersebut adalah dengan melihat data jumlah muzaki dan mustahik, jumlah penerima manfaat zakat, infak, dan sedekah, serta perolehan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang secara umum juga terus meningkat ketika dua orang amil di BAZNAS Kabupaten Cilacap telah melakukan sertifikasi dan dinyatakan kompeten.
Identifikasi Zat Alelopati pada Daun Eucalyptus pellita F. Muell dan Pengaruhnya terhadap Perkecambahan Gulma Guntoro, Dwi; Andriyani, Yuni; Audina, Mia
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 3 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i3.53969

Abstract

Pengendalian gulma menggunakan herbisida sintetis lebih efektif dan murah dibandingkan dengan pengendalian manual, namun berisiko menyebabkan pencemaran lingkungan. Daun Eucalyptus pellita mengandung senyawa alelopati yang berpotensi sebagai bioherbisida. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ecotoxycology, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi zat alelokimia pada daun Eucalyptus pellita dan mengetahui potensinya sebagai bioherbisida untuk mengendalikan perkecambahan gulma. Senyawa alelokimia ditentukan menggunakan GCMS. Ekstrak daun diaplikasikan pada benih gulma di laboratorium. Percobaan disusun dalam rancangan acak lengkap dengan empat ulangan. Perlakuan konsentrasi ekstrak terdiri dari 0%, 5%, 10%, dan 20% (w/v). Gulma target adalah Asystasia intrusa, Borreria alata, dan Eleusine indica. Hasil penelitian menunjukkan adanya 23 senyawa dalam ekstrak daun E. pellita; senyawa dominannya adalah 1,8 cineole. Ekstrak daun E. pellita menekan perkecambahan benih gulma target. Ekstrak daun E. pellita pada konsentrasi 5%-20% menekan pertumbuhan plumula dan radikula A. intrusa dan B. alata dalam percobaan laboratorium. Kata kunci: alelokimia, bioherbisida, biomassa, ekstrak daun, perkecambahan
PENGUJIAN SIFAT BIOHERBISIDA EKSTRAK TUMBUHAN Tetracera indica L. Merr DAN SENYAWA WOGONIN PADA GULMA UJI DAN TANAMAN Sukmawati, Riska; Guntoro, Dwi; Junaedi, Ahmad
Media Pertanian Vol 9, No 2 (2024): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v9i2.12059

Abstract

Tumbuhan T. indica  memiliki zat alelokimia yang dapat berperan sebagai bioherbisida. Salah satu zat alelokimia yang diduga mampu menghambat perkecambahan gulma yaitu senyawa wogonin. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyimpanan dan Pengujian Mutu Benih Fakutas Pertanian IPB pada bulan Oktober 2018 sampai dengan Juni 2019. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu senyawa wogonin konsentrasi 80 ppm, ekstrak T. indica  13.75 ppm dan kontrol dengan empat ulangan dihasilkan 36 satuan unit percobaan disusun pada cawan petri kemudian diberi alas satu lembar kertas Whatman no.1. Setiap cawan petri disusun 10 butir biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa wogonin dapat menghambat perkecambahan gulma uji Asystasia gangetica, Echinochloa crus-galli dan tanaman indikator (sorgum) ditandai dengan penurunan panjang plumula dan radikula. Penghambatan perkecambahan oleh senyawa wogonin lebih rendah pada benih sorghum yaitu pada persentase perkecambahan akhir (PPA) 57.5% dibandingkan dengan penghambatan oleh ekstrak T. indica  sebesar 72.5%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa selain wogonin terdapat zat alelokimia lainnya yang berperan dalam proses penghambatan perkecambahan. T. indica plants have allelochemical substances that can act as bioherbicides. One of the allelochemical substances that can inhibit weed germination is wogonin compounds. The research was conducted at the Laboratory of Storage and Quality Testing of the Agriculture Faculty of IPB from October 2018 to June 2019. The study used a completely randomized design (CRD) of one factor, the wogonin compound with four replications. The treatments tested were control, standard 80 ppm wogonin compounds and T. indica extract 13.75 ppm, 36 units of experimental units were arranged on a petri dish then given a sheet of Whatman paper no.1. Each petri dish is arranged in 10 seeds. The results showed that wogonin proved to inhibit weeds and sorghum as indicator plants characterized by a long decline plumula and radicles Asystasia gangetica, decreased in radicle length in Echinochloa crusgalli weeds and affect the length of abnormal curly radicles in sorghum indicator plants. Inhibition of germination by wogonin compounds was lower in sorghum seeds ie at the percentage of final germination (PPA) of 57.5% compared with inhibition by T. indica  extract of 72.5%. These results indicated that the inhibition of test weeds and indicator plants by T. indica extract in addition to wogonin compounds was also caused by other allelochemical substances contained in T.indica extract.
STUDI PERENCANAAN RUANG PARKIR BERBAYAR PADA RUMAH SAKIT SELE BE SOLU KOTA SORONG Neshi Claudia Ramadhanti; Faried Desembardi; muhammad rusmin; dwi guntoro
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v2i02.2511

Abstract

Rumah sakit Sele Be Solu merupakan layanan kesehatan Pemkot Sorong. Beralamat di Jl. Selebesolu II No.1 Km12 Klawalu Kota Sorong. Permasalahan yang terjadi saat ini tidak teraturnya arah masuk dan keluar kendaraan. Dengan sistem parkir berbayar pengujung ataupun tenaga medis di pintu masuk cukup mengambil karcis dan palang otomatis terbuka selanjutnya konsumen cukup memarkirkan kendaraanya sesuai area parkir yang disediakan. Dalam penelitian ini dilakukan pengoptimalan atau perencanaan lahan parkir di Rumah Sakit saat ini. Data sekunder, data yang bersumber dari dokumen instansi terkait dan Data Primer, data yang didapatkan dengan turun langsung ke lapangan. Akumulasi parkir maksimum areal parkir rumah sakit untuk roda dua selama penelitian adalah sebesar 98 kendaraan pada 26 Januari 2023 dan kendaraan roda empat sebesar 19 kendaraan pada 24 Januari 2023. Durasi parkir rata-rata pengunjung yaitu lebih dari 1 jam. Indeks parkir sepeda motor terbesar 20,50 % dan indeks parkir mobil terbesar 15,08 %, maka dapat diambil kesimpulan bahwa areal parkir Rumah Sakit sudah cukup menampung kebutuhan ruang parkir yang ada saat ini. Mengacu pada standar pemakaian dan kebutuhan, juga kondisi tapak pada ruang parkir Rumah Sakit, maka yang cocok untuk penataan parkir adalah dengan parkir menyudut 90° untuk mobil dan parkir sudut 30° untuk motor.
Genetic Variability of Echinochloa crus-galli Ecotypes from West Java, Indonesia, by RAPD Analysis Pasaribu, Pesta Maria Hotnauli; Rizqullah, Ramadaniarto; Ardie, Sintho Wahyuning; Guntoro, Dwi
Journal of Tropical Crop Science Vol. 12 No. 01 (2025): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.12.01.18-24

Abstract

Echinochloa crus-galli (Barnyardgrass: Poaceae), is one of the most detrimental weeds in rice fields globally. As one of the leading rice producers in Indonesia, controlling barnyard grass in rice fields in West Java province is of great importance. Information on the genetic variability of barnyard grass is necessary to determine proper weed control. A molecular marker is considered the most accurate tool in determining genetic variability as its profile is unaffected by the environment. The objective of this study was to evaluate the genetic variability of barnyard grass collected from seven sub-districts in West Java province, Indonesia, using RAPD markers. Genomic DNA of barnyard grass ecotypes from “Bayusari”, “Majalaya”, “Klari”, “Cugenang”, “Cianjur”, “Ciomas”, and “Ciampea” sub-districts were analyzed using eight RAPD primers and resulted in a total of 87 reproducible amplicons. Of these amplicons, 59 were polymorphic, and 28 were monomorphic, with a polymorphism percentage ranging from 37.5-92.8%. Polymorphism information content (PIC) values ranged from 0.21 to 0.41, indicating the used RAPD markers are highly informative. All seven ecotypes were divided into three distinct groups with a coefficient level of 0.77 in a dendrogram constructed following the UPGMA clustering method. Group 1 consisted only of the “Bayusari” ecotype. Group 2 consisted of “Majalaya”, “Klari”, and “Cugenang” ecotypes, while Group 3 consisted of “Cianjur”, “Ciomas”, and “Ciampea” ecotypes. This research indicated remote dispersal of E. crus-galli, since ecotypes from distant locations were found to be closely related
Potensi Ekstrak Daun Eucalyptus pellita sebagai Bioherbisida Pratumbuh untuk Pengendalian Gulma Andriyani, Yuni; Guntoro, Dwi
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 1 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i1.60472

Abstract

Aplikasi bioherbisida merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat penggunaan herbisida sintetis. Tanaman Eucalyptus pellita mengandung zat alelokimia yang berpotensi sebagai bioherbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun E. pellita sebagai bioherbisida pratumbuh untuk pengendalian gulma dalam percobaan di rumah kaca. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan empat ulangan. Perlakuan terdiri dari tujuh konsentrasi ekstrak daun, yaitu 0 (kontrol), 50, 100, 150, 200, 300, dan 400 g L-1. Unit percobaan berupa pot berdiameter 15 cm dan tinggi 20 cm. Gulma yang menjadi target adalah Asystasia gangetica, Borreria alata, Eleusine indica, dan Cyperus brevifolius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun E. pellita menekan perkecambahan benih gulma target dalam percobaan rumah kaca. Ekstrak daun E. pellita pada 200 g L-1 hingga 400 g L-1 menekan pertumbuhan plumula dan radikula gulma target dalam percobaan rumah kaca. Ekstrak tidak mempengaruhi perkecambahan C. brevifolius. Kata kunci: alelopati, bioherbisida, konsentrasi, perkecambahan, penekanan gulma
Derajat Kejenuhan dan Kapasitas Jalan Perkotaan pada Ruas Jl. Ahmad Yani–Jl. Basuki Rahmat di Kota Sorong Saputra, Asrul; Iqbal, Iqbal; Guntoro, Dwi; Desembardi, Faried; Jafarudin, Ahmad Januar
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.125-131

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis Derajat Kejenuhan (DJ) pada ruas Jl. Ahmad Yani–Jl. Basuki Rahmat di Kota Sorong di delapan titik pengamatan pada periode puncak pagi dan sore (Senin–Minggu). Metode penelitian mencakup survei lapangan setiap 15 menit untuk mencatat volume jenis kendaraan, konversi volume ke satuan setara motor per jam (SMP/jam), pengukuran data geometri (lebar lajur, bahu, median), dan perhitungan kapasitas efektif berdasarkan pedoman PKJI 2023 dengan koreksi lebar lajur, pemisahan arah, hambatan samping, dan skala kota. Derajat Kejenuhan dihitung sebagai perbandingan volume setara motor dengan kapasitas efektif dan dipetakan secara spasial dan temporal. Hasil analisis menunjukkan beban puncak tertinggi mencapai 3.808 SMP/jam pada Rabu sore di Jl. Basuki Rahmat dengan nilai DJ di atas 1,00, sedangkan titik terendah tercatat 2.518 SMP/jam pada Sabtu pagi di Jl. Ahmad Yani dengan DJ sebesar 0,90. Pola variasi kejenuhan ini menegaskan kondisi kritis pada hari kerja dan adanya cadangan kapasitas pada akhir pekan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan intervensi seperti penataan parkir tepi terstruktur, optimasi sinyal, penataan trotoar dan jalur sepeda, serta penerapan sistem ITS untuk penyesuaian manajemen lalu lintas secara dinamis. Kontribusi utama penelitian adalah tersedianya peta kejenuhan terperinci sebagai pedoman perencanaan dan rekayasa ruas jalan perkotaan di Kota Sorong.
Optimization and Realization of Productive Waqf Implementation Through Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) SW001 Scheme at Achmad Wardi Eye Hospital Mutaqin, Enjen Zaenal; Guntoro, Dwi
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol. 16 No. 1 (2023): Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47411/al-awqaf.Vol16Iss1.181

Abstract

Waqf is a form of religious worship that has a socio-economic dimension. The implementation of waqf which continues to experience development and progress in managing and developing its assets has led waqf to become an investment instrument that has high production values ​​in achieving community welfare. This research aims to determine the optimization and realization of the implementation of productive waqf through the CWLS SW001 in the development of retina and glaucoma centers in hospitals. Ahmad Ward's eyes. This study uses the library study method, in which researchers analyze data and information sourced from scientific journals, books, mass media, the internet and other sources related to productive waqf material and the implementation of productive waqf through the CWLS SW001 scheme. Based on the results of the analysis of data and information that the authors obtained, the authors concluded that CWLS SW001 is a productive waqf concept scheme in the form of money which is then invested in the form of Sukuk in SBSN. Where from the yield on the investment in the Sukuk, discounts and coupons were obtained which were used for the construction of a retina and glaucoma centre at the hospital. Ahmad Ward's eyes. Keywords: productive waqf; sukuk; SBSN; CWLS SW0001; retina and glaucoma centre.
Forage Potential of Plant Species Found in Various Ecosystems in Musi Banyuasin Regency, South Sumatera, Indonesia Kanny, Putri Irene; Chozin, M.A.; Santosa, Edi; Guntoro, Dwi; Zaman, Sofyan; Suwarto, Suwarto; Kurniawati, Ani
Journal of Tropical Crop Science Vol. 9 No. 01 (2022): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.9.01.68-76

Abstract

Forage is an important component in sustainable smallholder livestock. The purpose of the study was to identify the diversity of natural plant species in various ecosystems, as well as their potential as forage. Based on our surveys of palm oil plantation, rubber plantation, and home gardens using the quadrant method, we identified approximately 50 species comprising the natural vegetation of our study area. Out of 50, we identified 39 broad-leaved species, 9 grasses (Poaceae) species, and 2 sedges (Cyperaceae) species. The palm oil plantation had 29 species dominated by Ottochloa nodosa (11.92%) and Asystasia gangetica (11.40%); 25 species were found in the rubber plantation dominated by Cynodon dactylon (28.42%) and Panicum repens (9.20%), and home gardens contained 30 species dominated by Eleusine indica (13.39%) and Ageratum conyzoides (9.60%). Among the 29 species found in the palm oil plantation, 13 were observed to have low palatability scores, and 16 species have high palatability scores. Based on their high palatability scores, the following species can be utilized as forage for Balinese cattle: Cyrtococcum acrescens, Eleusine indica, Centrosema pubescens, Paspalum conjugatum, and Sida rhombifolia.
Co-Authors , Erinnovita , Purwono , Sarwono ,, Usman ,, Yuniarti -, Bachtiar . Yusak Abdul Harris Burhan Achmad Yozar Perkasa, Achmad Yozar Achmad Zakaria Achmad Zakaria Ade Sumiahadi Ade Sumiahadi, Ade Adolf Pieter Lontoh, Adolf Pieter AHMAD JUNAEDI Alghifari, Ahmad Fadli Anas Dinurrohman Susila Andreas Kefi Andriyani, Yuni Ani Kurniawati Anung Wahyudi Asrul Saputra Atang Sutandi Bachtiar Bachtiar Bambang S. Purwoko Bambang Sapta Purwoko Bilkis, Faras Gaitsa Budi Tjahjono Bukhori, Anwar Desembardi, Faried Desyandri Desyandri Dewi, Sangrani Annisa Dini Dwirestina Dita Nurul Latifah Dulbari, Dulbari Durotun Nafisa Dwiwanti Sulistyowati Dwiwanti Sulistyowati Edi Santosa Eko Sulistyono Eny Widajati Evar, Fitrawaty Orista Fahrul Rozy Pohan Faqih Udin Faried Desembardi Ferdinans, Ferdinans Fredinan Yulianda Harisman, Muhammad Ikhsan Hariyadi Herdhata Agusta Heri Syahrian Iqbal Iqbal Irawan, Riko Irdika Mansur Irianto, M. Yuli Jafarudin, Ahmad Januar Kanny, Putri Irene Kansa Dianti Putri Karlin Agustina Khalida, Rahmi Kukuh Nugraha Kusuma, Ayu Vandira Candra Luh Putu Ratna Sundari M A Chozin M. Khais Prayoga M.A. Chozin Mahfudz Mahfudz Manalu, Pinondang Maryati Sari Maya Melati Maya Melati Mia Audina, Mia Muhamad Achmad Chozin Muhamad Achmad Chozin Muhamad Ahmad Chozin Muhamad Syukur Muhammad Ahmad Chozin Muhammad Ridwan Muhammad Rusmin Muhammad Syukur Munif Ghulamahdi Muntoyib, Junaidi Murtilaksono, dan Kukuh Mutaqin, Enjen Zaenal Neshi Claudia Ramadhanti Norul Dewi Susanti Oktavian, Aldi Pasaribu, Pesta Maria Hotnauli Polansky, Seken Rianto, Dwi Fajar Rizqullah, Ramadaniarto Roudho, Zahrotur Rusdi, Achmad Sari, Indah Fatika Sarjono, Arif Sarjono, Arif Seken Polansky Simangunsong, Yosua Pratama Sinaga, Intan Lorenza Sintho Wahyuning Ardie SOEKISMAN TJITROSEMITO Sofyan Zaman Sudradjat SUGENG SUDIATSO Sugiyanta Sujinah Sujinah Sukmawati, Riska Sulistiani, Ade Irma Supijatno Suryana Suwarto Suwarto Suwitono, Bayu Tri Sugiarto, Anto Trisnani Yuda Fitri Trisnani Yuda Fitri Vitria Puspitasari Rahadi Wahyu Utomo Yaqin, Roelly Ainul Yonny Koesmaryono Yosua Pratama Simangunsong Yursida Yursida Yusak, . Zarwazi, Lalu Muhamad