Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR RISIKO KECEMASAN PADA SISWA SMA NEGERI 01 SEMENDE DARAT ULU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Meri Kastini; Arie Wahyudi; Gema Asiani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1670

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan gangguan mental yang sering terjadi pada remaja dan menunjukkan peningkatan baik secara global maupun nasional. Kondisi ini menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecemasan pada remaja sekolah. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kecemasan pada siswa sekolah menengah atas tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif pendekatan cross-sectional dilakukan pada 178 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik berganda dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan dengan guru sekolah (p=0,003; OR=2,496), dukungan keluarga (p=0,000; OR=6,446), dan hubungan teman sebaya (p=0,001; OR=2,915) dengan kejadian kecemasan. Sementara itu, status ekonomi (p=0,461), penggunaan media sosial (p=0,179), aktivitas fisik (p=0,234), dan pola makan (p=0,234) tidak berhubungan dengan kecemasan. Analisis multivariat menunjukkan dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kecemasan (OR=9,346). Saran: Puskesmas dan sekolah perlu mengembangkan program promosi kesehatan jiwa remaja yang melibatkan keluarga, meningkatkan peran guru dalam memberikan dukungan psikososial, serta membentuk kelompok dukungan teman sebaya sebagai upaya pencegahan kecemasan pada siswa. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Faktor Risiko, Kecemasan, Remaja, Teman Sebaya
ANALISIS KEPATUHAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL DENGAN ASAM ASETAT (IVA) PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Novi Febriani; Arie Wahyudi; Gema Asianti
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1666

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur (WUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Pajar Bulan Kabupaten Muara Enim Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi seluruh WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Pajar Bulan (2.609 orang), sampel 347 responden yang diambil menggunakan purposive sampling dengan stratified proportional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik berganda metode Backward LR). Hasil:Variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan IVA adalah umur (p=0,013), pendidikan (p=0,002), pengetahuan (p=0,000), persepsi (p=0,000), dukungan suami (p=0,000), dan peran tenaga kesehatan (p=0,002), sedangkan sikap (p=0,169) dan akses informasi (p=0,537) tidak berhubungan bermakna. Analisis multivariat mengidentifikasi dukungan suami sebagai variabel paling dominan (p=0,000). Model mampu menjelaskan 39,5% variasi kepatuhan (Nagelkerke R²=0,395). Saran: WUS di Wilayah Kerja Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan IVA secara rutin setiap 3 tahun sekali sebagai upaya deteksi dini kanker serviks, aktif meningkatkan pengetahuan tentang manfaat pemeriksaan IVA, serta mengajak dan melibatkan suami dalam setiap keputusan terkait kesehatan reproduksi Kata Kunci: Kepatuhan Pemeriksaan IVA, Dukungan Suami, Pengetahuan, Persepsi, Wanita Usia Subur.
Analisis Kepatuhan Petugas Dalam Pengentrian Pelaporan Pada Website SIGIZIKESGA Di Kabupaten Musi Rawas Utara Istila’a Khairotun Nisa; Gema Asiani; Arie Wahyudi
Madu Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 15, No 1: Juni 2026
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.15.1.109-113.2026

Abstract

The SIGIZIKESGA website is an information system that supports the management of nutrition and maternal-child health data as a basis for health program planning. Compliance of health workers in reporting data entry is essential to ensure accurate and timely data. Objective of this study to analyze the compliance of health workers in reporting data entry on the SIGIZIKESGA website in North Musi Rawas Regency in 2026. This study employed an analytical cross-sectional design involving 64 health workers selected through total sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square test and multiple logistic regression. The findings showed that knowledge (p=0.000; OR=7.70), attitude (p=0.040; OR=4.11), supervisor support (p=0.020; OR=5.47), and workload (p=0.000; OR=11.88) were significantly associated with workers' compliance. Meanwhile, age, education level, length of service, training, and facilities and infrastructure were not significantly associated with compliance. Multivariate analysis revealed that knowledge was the most dominant factor influencing compliance, with a probability of 20%. Improving health workers' knowledge plays a crucial role in enhancing compliance with reporting data entry on the SIGIZIKESGA website.
ANALISIS KINERJA PERAWAT DALAM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT TALANG UBI KABUPATEN PALI : STUDI POTONG LINTANG Desti Herawati; Arie Wahyudi; Chairil Zaman
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 3 (2026): July - September
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i3.873

Abstract

Pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan komponen penting dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Perawat memiliki peran penting dalam pelaporan insiden keselamatan pasien sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai analisis kinerja perawat dalam pelaporan insiden keselamatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross sectional yang dilaksanakan di RSUD Talang Ubi Kabupaten PALI pada Maret–April 2026. Populasi penelitian adalah seluruh perawat rawat inap di RSUD Talang Ubi Kabupaten PALI yang berjumlah 78 orang, dengan sampel sebanyak 73 perawat yang memenuhi kriteria penelitian dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar Ongoing Professional Practice Evaluation (OPPE). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,001), pengetahuan (p=0,001), pelatihan (p=0,044), sikap (p=0,005), persepsi (p=0,002), supervisi (p=0,001), dan beban kerja (p=0,016) dengan kinerja perawat dalam pelaporan insiden keselamatan pasien. Pengetahuan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kinerja perawat. Peningkatan pengetahuan, supervisi, pelatihan berkelanjutan, serta pembentukan persepsi positif terhadap budaya keselamatan pasien diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelaporan insiden keselamatan pasien di rumah sakit.
Determinants of patient satisfaction in the emergency department: A Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis Wiwin Meiriana; Arie Wahyudi; Nurul Fitriah
Lentera Perawat Vol. 7 No. 3 (2026): July - September
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v7i3.885

Abstract

Background: Patient satisfaction is an important indicator of hospital service quality. In emergency departments (EDs), patient experiences occur under high urgency and uncertainty. At Lahat Regional General Hospital, quality indicators have shown favorable performance, while complaints remain related to waiting time, staff communication, service certainty, and facility comfort, suggesting a gap between internal quality indicators and users’ experiences. Objective: To analyze the associations of demographic characteristics and SERVQUAL dimensions on patient satisfaction in the Emergency Department of Lahat Regional General Hospital. Methods: A quantitative cross-sectional study was conducted in the Emergency Department of Lahat Regional General Hospital from March to May 2026. A total of 395 adult patients were recruited using convenience sampling after completing their ED care and meeting the eligibility criteria. The instrument was a performance-only adaptation of SERVQUAL consisting of 20 service-quality items and 3 satisfaction items. Data were analyzed using SPSS and SmartPLS 4. SEM-PLS assessment included outer loading, AVE, Composite Reliability, Cronbach’s Alpha, Fornell–Larcker, VIF, R², f², Q² Predict, SRMR, and 5,000-subsample bootstrapping. Results: Tangibles (β=0.230; p<0.001), reliability (β=0.241; p=0.001), assurance (β=0.241; p<0.001), and empathy (β=0.202; p=0.001) were positively and significantly associated with patient satisfaction. Responsiveness (β=0.095; p=0.072), age (β=−0.032; p=0.610), sex (β=−0.026; p=0.672), and education (β=0.149; p=0.069) did not show significant associations. The model yielded R²=0.730, Q² Predict=0.691, and SRMR=0.055. Reliability and assurance had the same highest path coefficient (β=0.241), whereas tangibles had the largest effect size (f²=0.125). Based on the path coefficient, followed by the effect size, reliability was identified as the most dominant factor associated with patient satisfaction. Conclusion: Patient satisfaction in the Emergency Department was significantly influenced by tangibles, reliability, assurance, and empathy. Reliability was the strongest determinant, indicating that improving service consistency, accuracy, adherence to standard operating procedures, and dependable healthcare delivery should become priorities for quality improvement initiatives.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Soni Farid Apriansyah; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1773

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien di ruang rawat inap masih menjadi perhatian karena masih terdapat keluhan mengenai kecepatan pelayanan, ketanggapan tenaga kesehatan, komunikasi, dan kenyamanan selama perawatan. Kondisi ini menunjukkan kualitas pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan pasien sehingga perlu dianalisis faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional di ruang rawat inap RSUD Talang Ubi pada Maret–April 2026. Populasi penelitian seluruh pasien rawat inap dengan sampel 108 responden, kriteria inklusi usia ≥18 tahun, dirawat minimal 2×24 jam, mampu berkomunikasi, bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Variabel responsiveness berhubungan dengan kepuasan pasien, sedangkan variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, tangibility, reliability, assurance, dan empathy tidak berhubungan dengan kepuasan pasien. Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien (OR = 2,559; p = 0,03). Saran: Rumah sakit diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi, komunikasi, profesionalisme, dan ketanggapan tenaga kesehatan agar kepuasan pasien di ruang rawat inap semakin meningkat.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit
DETERMINAN KEJADIAN PENYAKIT PERIODONTAL PADA STAF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Mishelen Efriyenti; Arie Wahyudi; Lilis Suryani
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1765

Abstract

Latar Belakang: Penyakit periodontal merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang dipengaruhi faktor biologis, perilaku, sistemik, dan psikososial. Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan status penyakit periodontal dan mengidentifikasi faktor dominan pada staf RSUD Talang Ubi Kabupaten PALI. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada Februari–April 2026. Sebanyak 85 staf dipilih dari 521 populasi menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terstruktur. Status penyakit periodontal ditentukan berdasarkan gejala yang dilaporkan responden, sedangkan stres kerja diukur menggunakan subskala stres Depression Anxiety Stress Scales-21 (DASS-21). Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil: Usia (p=0,008), perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut (p=0,039), stres kerja (p=0,006), dan diabetes melitus (p=0,014) berhubungan dengan status penyakit periodontal. Pada analisis multivariat, stres kerja merupakan faktor dominan (p=0,005; OR=0,193; 95% CI: 0,061–0,609). Model regresi signifikan dengan Nagelkerke R² sebesar 13,4%. Saran: Program kesehatan kerja perlu mengintegrasikan promosi kesehatan gigi dan mulut serta pengelolaan stres untuk mendukung pencegahan penyakit periodontal pada staf rumah sakit. Kata Kunci:  Diabetes melitus, Kesehatan gigi dan mulut, Penyakit periodontal, Staf rumah sakit; Stres kerja
ANALISIS KINERJA PETUGAS KESEHATAN DALAM PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS DI KABUPATEN Maria Fransisca; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1766

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya penemuan kasus tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan dalam pengendalian TBC, termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin. Kinerja petugas kesehatan berperan penting dalam penemuan kasus, namun faktor yang berhubungan dengan kinerja tersebut belum dikaji secara komprehensif. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan dalam penemuan kasus TBC di Kabupaten Musi Banyuasin. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 155 petugas kesehatan program TBC menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan data sekunder program TBC. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Sebanyak 120 (77,4%) petugas memiliki kinerja kurang baik dan 35 (22,6%) memiliki kinerja baik. Analisis multivariat menunjukkan reward (Exp(B)=33,767; p<0,001), ketersediaan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) (Exp(B)=11,516; p<0,001), keaktifan promosi kesehatan (Exp(B)=4,451; p=0,005), dan ketersediaan media promosi (Exp(B)=3,954; p=0,008) berhubungan dengan kinerja petugas. Reward merupakan faktor paling dominan. Saran: Dinas Kesehatan perlu memperkuat sistem reward yang berkelanjutan, meningkatkan akses terhadap fasilitas TCM, serta memperkuat kegiatan dan media promosi kesehatan untuk meningkatkan kinerja petugas dalam penemuan kasus TBC. Kata Kunci: Kinerja; Penemuan Kasus; Petugas Kesehatan; Tuberkulosis
Co-Authors Abdillah, Novandra Ade Kurnia Asih afriyanti arfan Ahmad Dwi Priyatno Ahmad Fauzan Akhmad Dwi Priyatno Ali Harokan Ali Harokan Ali Harokan Ali Harokan Amrina Rosada, Amrina Ariady, Ridho Juli Aspawati, Nurrahmi Asti, Yulia Ayyuhumah Amalia Beti Hariani Betty Kartika Sari Chairil Zaman Chairil Zaman Chandra, Pendana Desi Permatasari Desti Emil Dahlia Desti Herawati Devie Sandria Dewi Suryanti Dewi Suryanti Dianita Ekawati Dianita Ekawati Eddy Sapada, Ibrahim Eka Joni Yansyah Enggar Prasetyo, Enggar Epa Elizah Ersyika Kartika Aryani Firdaus Fitri, Lisa Fitria Yurnia Sari Fitrianti, Tri G. Gunawan Gema Asiani Gema Asianti Ginting, Dinda Adinda Gusnita, Erma Gustina, Erma Halim, Fitri Hamyatri Rawalilah Hamyiarti Harokan, Ali Hayani, Sumi Heriziana Herlansa Pratama Herlison, Yudi Hilda Zulkifli Irawan, Rahmad Ade Irsa Taponi Istila’a Khairotun Nisa Kurniati Kurniati Lastrini, Anggun Lilis Suryani Lilis Suryani Linda Novianti Luciana Lukman Hakim Mardianita, Mardianita Maria Fransisca Marizka Putri Aftria Marlina Marlina Marsoep Marisun Martilopa, Iis Maryamah Maryamah Meri Kastini Mishelen Efriyenti Muhammad Prima Cakra Randana Muhtadi Muhtadi Nani Sari Murni Novi Febriani Nur'Isyatur Rodiyah Nurul Fitriah Pebi Suci Prihatin Prima Cakra, Muhammad Putri, Anisia Ayunda Putri, Nadya Andriani Rico Januar Sitorus Rizki Wulandari Rosani, Elisa Rosidah Rosnita Rosnita Saputri, Dwi Nur Soni Farid Apriansyah Sri Agustini Sumadi, Alan Susila Arita Syiska Yuniarti Syntia Rahutami Taponi, Irsa Trie Vany Putri Trijaniarti, Eva Wahyu Hidayati Wiwin Meiriana Yalen Trikano Yulia Asti Yulis Marita Yuniarsih, Yuniarsih Yuniartina Yusnilasari Zaman, Chairil