Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Factors Associated with the Incidence of Hypertension in Community Health Centres Fitria Yurnia Sari; Arie Wahyudi; Lilis Suryani; Ali Harokan
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.361

Abstract

There is still a high number of cases and there is an increase from year to year in cases of hypertension in the work area of the Community Health Center and there is a risk of uncontrolled blood pressure, causing complications in hypertensive patients. This study aims to determine the factors associated with the incidence of hypertension at the Martapura Health Center, East Ogan Komering Ulu Regency in 2024. The design of this research is quantitative with a cross-sectional approach. The sample in this study were people seeking treatment in Martapura in 2024. The sample in this study was 98 people. The sampling method uses purposive sampling. This research was carried out on February 22-March 15 2024. Data was collected using a questionnaire. Bivariate data analysis used the Chi-Square test and multivariate logistic regression. The results of the study showed that there was a relationship between age (p value 0.00), body mass index (p value 0.005), physical activity (p value 0.000), consumption of fatty foods (p value 0.011), and family history (p value 0.029) with the incidence of hypertension at the Martapura Health Center, East Ogan Komering Ulu Regency in 2024. The most dominant factor in the incidence of hypertension at the Martapura Health Center, East Ogan Komering Ulu Regency in 2024 is age (p value 0.000), (OR 0.062). The conclusion is that there is a relationship between age, body mass index, physical activity, consumption of fatty foods and family history with the incidence of hypertension at the Martapura Health Center, East Ogan Komering Ulu Regency in 2024. Suggestions for the Martapura Health Center can improve the PTM program, especially hypertension in the elderly, as well as provide education in the community to carry out routine control of hypertension status.
Performance Analysis of Non-Communicable Disease Integrated Care Post Cadres at Community Health Centres Wahyu Hidayati; Lilis Suryani; Arie Wahyudi; Ali Harokan
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.363

Abstract

The implementation of the Posbindu PTM programme encounters many obstacles such as insufficient facilities and infrastructure, lack of training and limited human resources, This study aims to determine the factors associated with the performance of Posbindu PTM cadres at the Martapura Health Centre. This research is quantitative with a crossectional approach.  The population of this study were cadres Posbindu PTM in Martapura Year 2024. The sample in this study amounted to 60 people. The sampling method uses total sampling. This research was conducted on 22 February - 15 March 2024. Data collection techniques by interview using a questionnaire. Bivariate data analysis using Chi-Square test and multivariate using logistic regression test. The results showed that there was a relationship between motivation (p value 0.006) and training (p value 0.00) on the performance of NCD posbindu cadres at Puskesmas Martapura, East Ogan Komering Ulu Regency in 2024. There is no relationship between age (p value 0.59), attitude (p value 0.21) and supervision (p value 0.46) to the performance of NCD posbindu cadres at Puskesmas Martapura, East Ogan Komering Ulu Regency in 2024. The most dominant factor with the performance of cadres posbindu NCD at Puskesmas Martapura East Ogan Komering Ulu Regency Year 2024 is motivation (p value 0.004) (Odds Ratio 0.179). Conclusion there is a relationship between motivation and training on the performance of cadres posbindu NCD at Puskesmas Martapura East Ogan Komering Ulu Regency Year 2024. Suggestions for Puskesmas should provide motivation to cadres posbindu PTM, such as giving appreciation or reward to cadres who excel.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT ISPA DI PUSKESMAS PEGAYUT KABUPATEN OGAN ILIR Harokan, Ali; Wahyudi, Arie; Taponi, Irsa
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i3.43

Abstract

Penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri yang dapat menyebabkan sesak dan gangguan pernafasan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk memberikan pengetahuan dan edukasi pada masyarakat tentang penyakit ISPA di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir.  Metode pengabdian masyarakat dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan dan (Focus Group Discussion) FGD. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan beberapa media seperti kamera dan leaflet sebagai media informasi. Hasil yang dicapai dalam dalam pengabdian ini adalah publikasi jurnal, meningkatkan pengetahuan, sikap positif dan dukungan masyarakat dalam upaya pencegahan terhadap penyakit ISPA, serta terjalinnya kerjasama antara masyarakat dengan Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah secara umum masyarakat memahami penyakit ISPA, cara penularan, penatalaksanaan serta pencegahan dari penyakit ISPA pada masyarakat. Kata Kunci: Penyuluhan, pengetahuan, ISPA
ANALISIS KONSENTRASI SULFUR DIOKSIDA (SO₂) DAN NITROGEN DIOKSIDA (NO₂) TERHADAP KUALITAS UDARA AMBIEN DI KOTA PALEMBANG Wahyudi, Arie
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1372

Abstract

Latar Belakang: Kualitas udara indikator penting menilai kesehatan lingkungan. Peningkatan polutan udara seperti sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2) paparan jangka panjang terhadap NO2 dan SO2 dapat menyebabkan penyakit pernapasan kronis, penurunan fungsi paru-paru, serta peningkatan risiko kematian dini. Tujuan: Menganalisis konsentrasi sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen dioksida (NO₂) di udara ambien Kota Palembang dan membandingkannya dengan baku mutu. Metode: Menggunakan kuantitatif deskriptif metode observasi. Sampel penelitian konsentrasi nitrogen dioksida (NO2) dan sulfur dioksida (SO2). Lokasi dikawasan industri, pusat kota, permukiman padat, kawasan pendidikan, dan daerah pinggiran dikota Palembang. Waktu pengambilan data Maret – Oktober 2024 metode pasif sampling, analisis laboratorium menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan dibandingkan dengan baku mutu nasional. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa beberapa titik pengamatan memiliki konsentrasi SO₂ dan NO₂ yang mendekati baku mutu udara ambien nasional tetapi masih dibawah baku mutu. Kawasan industri dan pusat kota adalah area dengan tingkat pencemaran tertinggi. Saran: Diharapkan pemerintah meningkatkan pengawasan dan pengendalian emisi kendaraan dan industri, perluasan ruang terbuka hijau untuk menyerap polutan, meningkatkan kesadaran publik tentang dampak pencemaran udara, peningkatan transportasi publik ramah lingkungan. Kata Kunci: Kualitas Udara, Sulfur Dioksida, Nitrogen Dioksida, Udara Ambien
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Dahlia, Desti Emil; Wahyudi, Arie; Ekawati, Dianita; Suryanti, Dewi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1363

Abstract

Latar belakang: ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai dengan 6 bulan tanpa menambahkan atau mangganti dengan makanan atau minuman lain. Data dari Susenas menunjukkan persentase bayi di Indonesia yang menerima ASI eksklusif sebesar 73,97% pada tahun 2023, dan 74,73% pada tahun 2024, angka tersebut masih tidak memenuhi target capaian ASI eksklusif selama 6 bulan yaitu 80%. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja UPT Puskesmas Simpang III Pumu Kabupaten Lahat tahun 2025. Metode: penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu menyusui di wilayah kerja UPT Puskesmas Simpang III Pumu Kabupaten Lahat yang berjumlah 286 orang. Sampel berjumlah 75 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified  random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p value 0,043), pekerjaan (p value 0,002), efikasi diri (p value 0,012), promosi susu formula (p value 0,018), dukungan suami (p value 0,010), budaya (p value 0,002) dengan pemberian ASI eksklusif. Namun tidak ada hubungan antara umur (p value 0,370), pendidikan (p value 0,303), paritas (p value 0,320), dukungan petugas kesehatan (p value 0,466) dan IMD (p value 0,375) dengan pemberian ASI eksklusif. Faktor yang dominan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif adalah budaya (OR 41,195). Saran: dapat menyusun rencana program dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif yang meliputi peningkatan edukasi berbasis budaya. Kata Kunci: ASI Ekslusif, Faktor, Puskesmas
ANALISIS FAKTOR RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEGAWAI LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH Putri, Trie Vany; Wahyudi, Arie; Ekawati, Dianita; Harokan, Ali
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1360

Abstract

Latar belakang: Gangguan otot rangka adalah penyakit kerja yang sering ditemukan, salah satunya yaitu nyeri lokal ataupun menjalar pada punggung bawah (low back pain/LBP). LBP dapat muncul karena pengaruh usia, jenis kelamin, masa kerja, indeks massa tubuh, dan faktor risiko ergonomi (postur janggal, posisi statis), sehingga akan berdampak pada kurangnya aktivitas kerja dan produktivitas. Dari hasil pemeriksaan kesehatan rutin pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2024, didapatkan 20% pegawai mengeluh nyeri punggung bawah. Tujuan: untuk menganalisis faktor risiko low back pain pada pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2025. Sampel penelitian ini berjumlah 40 responden dan diambil dengan menggunakan tehnik total sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuisioner yang diadopsi dari Dewi Yanti (2023), lembar Nordic Body Map (NBM) dan REBA. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya keluhan low back pain (42,5%) pada pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2025. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (77,5%), dengan indeks massa tubuh tidak normal (57,5%), dan sebagian besar responden bekerja dengan postur janggal (52,5%). Saran: Lebih menjaga pola hidup sehat dengan meningkatkan aktivitas fisik serta institusi harus memperhatikan kekurangan sarana dan prasarana yang dapat berdampak pada postur kerja pegawai. Kata Kunci: LBP, ergonomi, Nordic Body Map, REBA
ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RS X Sari, Betty Kartika; Wahyudi, Arie; Zaman, Chairil
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1370

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kefarmasian komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berkontribusi langsung terhadap kualitas layanan dan kepuasan pasien. Tingkat kepuasan rendah mencerminkan adanya kekurangan dalam aspek komunikasi, ketepatan waktu, ketersediaan obat, maupun sikap tenaga farmasi. Analisis kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian diperlukan untuk meningkatkan mutu layanan keselamatan pasien. Tujuan: Mengetahui analisis kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di RS X. Metode: Desain penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 61.388 responden, dengan sampel 100 responden yang berkunjung. Metode pengambilan sampel dalam penelitian secara purposive sampling. Penelitian di laksanakan tanggal 27 April-10 Mei 2025. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil analisa uji statistik  dengan menggunakan uji statistik Chi-Square dan regresi logictic. Hasil: Tidak ada hubungan bermakna antara umur (p-Value 0,542), jenis kelamin (p-Value 1,000), pendidikan (p-Value 0,066) dengan kepuasan pasien rawat jalan. Ada hubungan bermakna antara tangible (p-Value 0,000), empaty (p-Value 0,033), reliability (p-Value 0,000), responsivess (p-Value 0,000) , assurance (p-Value 0,000), communication (p Value 0,000) dengan kepuasan pasien rawat jalan. Dengan variabel yang paling dominan adalah variabel assurance (OR 9,915). Saran: Diharapkan pihak RS Dr.H.Mohamad Rabain meningkatkan kepercayaan pasien melalui penyediaan informasi yang jelas, pelayanan yang konstisten, serta kompetensi dan keramahan petugas farmasi. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan, Rumah Sakit
ANALISIS KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS Abdillah, Novandra; Asiani, Gema; Murni, Nani Sari; Wahyudi, Arie
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1316

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang semakin meningkat, Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi PGK di Indonesia pada kelompok usia ≥ 15 tahun, dimana tahun 2013 sebesar 0,2% dan tahun 2018 menjadi 0,38%. Tujuan: Menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani hemodialisis. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien PGK yang menjalani hemodialisis secara reguler di Rumah Sakit Pusri Palembang sebanyak 70 orang. sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sejumlah 70 responden. Penelitian ini telah di laksanakan 20 April - 10 Mei tahun 2024. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Tidak ada hubungan umur (p Value 0,973), jenis kelamin (p Value 0,790), Status pekerjaan (p Value 0,840), lama HD (p Value 0,698), Anemia (p Value 0,492), Adekuasi HD (p Value 0,138), Dukungan Keluarga (p Value 0,298), dan Hipertensi (p Value 0.431) dengan kualitas hidup responden.  Namun ada hubungan Pendidikan (p Value 0,042), Akses Vaskuler (p Value 0,020), dan Status Depresi (p Value 0,001) dengan kualitas hidup penderita Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2024. Faktor yang paling dominan Status Depresi (OR 10,131). Saran: RS PUSRI Palembang dapat menyusun rencana dan menjalankan program kegiatan bagi pasien yang melakukan hemodialisis di Rumah Sakit Pusri untuk meminimalisir depresi pasien. Kata Kunci: PGK, Kualitas Hidup, Hemodialisis, Depresi
STUDI KUALITATIF: IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI DINAS KESEHATAN Aspawati, Nurrahmi; Wahyudi, Arie; Priyatno, Akhmad Dwi; Ekawati, Dianita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.770

Abstract

Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan program yang berfokus pada penguatan upaya kesehatan dasar berkualitas yang dilakukan melalui pendekatan keluarga. Namun pelaksanaannya tidak cukup mudah sebab memerlukan motivasi yang kuat, sarana prasarana yang memadai. Tujuan: Mengetahui Implementasi PIS-PK di Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat serta mengetahui pengaruh faktor komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi terhadap Implementasi PIS-PK. Metode: Penelitian menggunakan desain kualitatif. Metode pengambilan partisipan purposive sampling dengan teknik pengambilan partisipan criterion sampling dan dilakukan melalui aplikasi zoom meeting. Partisipan terdiri dari 9 orang pengelola program PIS-PK di 9 Puskesmas dengan dilakukan wawancara focus group discussion. Triangulasi dilakukan melalui wawancara mendalam dengan sekretaris Dinas Kesehatan, kepala bidang pelayanan kesehatan primer dan pengelola PIS-PK Kabupaten Lahat. Data dianalisis dengan cara analisis tematik. Hasil: Implementasi PIS-PK cukup baik dari segi pendataan. Dalam pengentrian data belum semua puskesmas total coverage serta intervensi belum dilakukan. Faktor komunikasi berupa kurangnya motivasi dari pimpinan, kurangnya follow up dari Dinas Kesehatan, dan petugas yang malu bertanya. Faktor sumber daya termasuk kualitas SDM seperti kurangnya tenaga/petugas, rotasi petugas, dan kurangnya antusias masyarakat. Sedangkan sarana prasarana berupa dana, fasilitas komputer/laptop, sinyal dan internet. Faktor disposisi berupa kurang kerjasama dan komitmen. Faktor struktur birokrasi terkait masalah SOP. Terdapat faktor komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi yang mempengaruhi implementasi PIS-PK. Saran: Diharapkan dapat digunakan sebagai data tambahan dalam mengetahui sejauh mana implementasi PIS-PK sudah berjalan sehingga dapat memaksimalkan peran serta Dinas Kesehatan, Puskesmas, masyarakat dan unsur terkait untuk mengoptimalkan program PIS-PK. Kata Kunci: Implementasi, PIS-PK
ANALISIS PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MASYARAKAT DI DAERAH ALIRAN SUNGAI MUSI Yuniarsih, Yuniarsih; Wahyudi, Arie; Ekawati, Dianita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1320

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil studi Environment Health Risk Assesment (EHRA) Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2023 didapat fasilitas sanitasi yang paling beresiko adalah air limbah dan tinja. Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin masih menggunakan tanki septik suspek tidak aman 91,26%, pencemaran karena pembuangan isi tangki septik (tidak aman) sebesar 99,21%. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan masyarakat buang air besar sembarangan di aliran sungai musi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian kepala keluarga di Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Teknik pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 93 sampel. Hasil: Distribusi frekuensi responden berdasarkan perilaku bahwa responden dengan perilaku baik berjumlah 55 responden (59,1%). Berdasarkan uji chi-square didapatkan variabel yang berhubungan yaitu pendapatan p Value : 0,00 (OR = 15,87), Pendidikan p Value : 0,00 (OR = 3,68), sikap p Value : 0,00 (OR = 3,43), sumber air bersih P Value : 0,00 (OR = 3,74) dan ketersediaan jamban sehat p Value : 0,03 (OR = 2,48). Saran: Diharapkan Kelurahan Serasan Jaya bisa memotivasi dan mengedukasi masyarakat melalui lintas sektor terkait agar menggunakan jamban sehat, selain itu mengaktifkan bank sampah dimana masyarakat sebagai anggota bank sampah bisa aktif menukarkan sampah dan uang yang didapatkan bisa dikumpulkan setelah mencukupi kemudian dibangunkan jamban sehat. Kata Kunci: Perilaku, BABS, DAS
Co-Authors Abdillah, Novandra Ade Kurnia Asih afriyanti arfan Ahmad Dwi Priyatno Ahmad Fauzan Akhmad Dwi Priyatno Ali Harokan Ali Harokan Ali Harokan Amrina Rosada, Amrina Anggreny, Dian Eka Ariady, Ridho Juli Aryani, Ersyika Kartika Aspawati, Nurrahmi Asti, Yulia Ayyuhumah Amalia Beti Hariani Cakra R, M Prima Chairil Zaman Chandra, Pendana Dahlia, Desti Emil Desi Permatasari Devie Sandria Dewi Suryanti Dewi, Shinta Dianita Ekawati Dwi R, R. A Lisna Eddy Sapada, Ibrahim Eka Joni Yansyah Enggar Prasetyo, Enggar Epa Elizah Firdaus Fitri, Lisa Fitria Yurnia Sari Fitrianti, Tri Gema Asiani Ginting, Dinda Adinda Gusnita, Erma Gustiana, Erma Gustina, Erma Halim, Fitri Hamyatri Rawalilah Hamyiarti Harokan, Ali Hayani, Sumi Heriziana Herlansa Pratama Herlison, Yudi Hilda Zulkifli Irani, Deasy Irawan, Rahmad Ade Irsa Taponi Kurniati Kurniati Lastrini, Anggun Lilis Suryani Linda Novianti Luciana Lukman Hakim Mardianita, Mardianita Marlina Marlina Marsoep Marisun Martilopa, Iis Maryamah Maryamah Muhtadi Muhtadi Mulawarman Mulawarman Nani Sari Murni Nur'Isyatur Rodiyah Pebi Suci Prihatin Prima Cakra, Muhammad Putri, Anisia Ayunda Putri, Nadya Andriani Putri, Trie Vany Randana, Muhammad Prima Cakra Rico Januar Sitorus Rizki Wulandari Rosani, Elisa Rosidah Rosnita Rosnita S, Dewi Saputri, Dwi Nur Sari, Betty Kartika Sianturi, Dortaulina Sri Agustini Sumadi, Alan Suryanti, Dewi Susila Arita Syiska Yuniarti Syntia Rahutami Taponi, Irsa Trijaniarti, Eva Trikano, Yalen Usnaini, Usnaini Utami, Barikah Wahyu Hidayati Yulia Asti Yulis Marita Yuniarsih, Yuniarsih Yuniartina Yusnilasari Yusnilasari Yusnilasari, Yusnilasari Zaman, Chairil Zulfa, Afifah