Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kepuasan Pelayanan Kesehatan Program PTM di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim Yulia Asti; Harokan, Ali; Wahyudi, Arie
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3146

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator utama kualitas pelayanan kesehatan. Peningkatan beban penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia menuntut penguatan sistem pelayanan kesehatan primer, khususnya melalui Posyandu lansia. Di UPTD Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim, capaian pelayanan PTM mengalami penurunan dari 90% (2022) menjadi 70% (2024), namun evaluasi kepuasan khusus layanan PTM belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kepuasan pelayanan kesehatan program PTM di Posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim. Metode penelitian kuantitatif cross-sectional melibatkan 93 responden pra lansia dan lansia berusia 45-60 tahun yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian: mayoritas responden berusia muda (51,6%) dengan pendidikan rendah (62,4%). Secara keseluruhan, 54,8% responden menyatakan tidak puas terhadap layanan PTM di Posyandu lansia. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pelayanan pengukuran (p=0,075), pemeriksaan kesehatan (p=0,021), dan penyuluhan/konseling (p=0,042) dengan kepuasan. Analisis multivariat mengidentifikasi pelayanan pendaftaran sebagai faktor dominan (OR=431) dalam kepuasan pelayanan kesehatan program PTM. Kesimpulan: Tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan program PTM di Posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim masih rendah dengan pelayanan pendaftaran menjadi faktor kunci. Diperlukan perbaikan sistem pelayanan pendaftaran untuk meningkatkan kepuasan keseluruhan lansia terhadap program PTM di Posyandu.
Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petugas Instansi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Kota Prabumulih Herlison, Yudi; Wahyudi, Arie; Ekawati, Dianita
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 3 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i3.9558

Abstract

Background: Compliance with Standard Operating Procedures (SOPs) for the use of PPE remains low due to the lack of a safety culture in the workplace. Safety culture is influenced by behavioral, environmental, and personal factors. This study aims to analyze compliance with the use of Personal Protective Equipment (PPE) among Emergency Department (ER) personnel at Prabumulih City Hospital in 2025. Methods: This study used a cross-sectional design, with a population of 72 respondents and a sample size of 72. The sampling method used was total population sampling. This study was conducted from June 1 to July 1, 2025. Data collection and collection used a questionnaire. Results: Statistical analysis using Chi-Square and logistic regression showed a significant relationship (p-value <0.05) for the variables knowledge (p-value 0.036), attitude (p-value 0.000), length of service (p-value 0.019), training (p-value 0.025), supervision (p-value 0.014), waste management (p-value 0.017), availability of PPE (p-value 0.001), and no relationship with gender (p-value 0.719). Multivariate statistical analysis revealed that the dominant factor influencing PPE compliance was PPE availability (p=0.003; OR=14.213). Conclusion: It is recommended that education programs, supervision programs, and adequate PPE availability be improved to support officer compliance.  Keywords: PPE, Availability, Compliance, Officers
ANALISIS KONSENTRASI SULFUR DIOKSIDA (SO₂) DAN NITROGEN DIOKSIDA (NO₂) TERHADAP KUALITAS UDARA AMBIEN DI KOTA PALEMBANG Arie Wahyudi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1372

Abstract

Latar Belakang: Kualitas udara indikator penting menilai kesehatan lingkungan. Peningkatan polutan udara seperti sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2) paparan jangka panjang terhadap NO2 dan SO2 dapat menyebabkan penyakit pernapasan kronis, penurunan fungsi paru-paru, serta peningkatan risiko kematian dini. Tujuan: Menganalisis konsentrasi sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen dioksida (NO₂) di udara ambien Kota Palembang dan membandingkannya dengan baku mutu. Metode: Menggunakan kuantitatif deskriptif metode observasi. Sampel penelitian konsentrasi nitrogen dioksida (NO2) dan sulfur dioksida (SO2). Lokasi dikawasan industri, pusat kota, permukiman padat, kawasan pendidikan, dan daerah pinggiran dikota Palembang. Waktu pengambilan data Maret – Oktober 2024 metode pasif sampling, analisis laboratorium menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan dibandingkan dengan baku mutu nasional. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa beberapa titik pengamatan memiliki konsentrasi SO₂ dan NO₂ yang mendekati baku mutu udara ambien nasional tetapi masih dibawah baku mutu. Kawasan industri dan pusat kota adalah area dengan tingkat pencemaran tertinggi. Saran: Diharapkan pemerintah meningkatkan pengawasan dan pengendalian emisi kendaraan dan industri, perluasan ruang terbuka hijau untuk menyerap polutan, meningkatkan kesadaran publik tentang dampak pencemaran udara, peningkatan transportasi publik ramah lingkungan. Kata Kunci: Kualitas Udara, Sulfur Dioksida, Nitrogen Dioksida, Udara Ambien
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Desti Emil Dahlia; Arie Wahyudi; Dianita Ekawati; Dewi Suryanti
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1363

Abstract

Latar belakang: ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai dengan 6 bulan tanpa menambahkan atau mangganti dengan makanan atau minuman lain. Data dari Susenas menunjukkan persentase bayi di Indonesia yang menerima ASI eksklusif sebesar 73,97% pada tahun 2023, dan 74,73% pada tahun 2024, angka tersebut masih tidak memenuhi target capaian ASI eksklusif selama 6 bulan yaitu 80%. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja UPT Puskesmas Simpang III Pumu Kabupaten Lahat tahun 2025. Metode: penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu menyusui di wilayah kerja UPT Puskesmas Simpang III Pumu Kabupaten Lahat yang berjumlah 286 orang. Sampel berjumlah 75 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified  random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p value 0,043), pekerjaan (p value 0,002), efikasi diri (p value 0,012), promosi susu formula (p value 0,018), dukungan suami (p value 0,010), budaya (p value 0,002) dengan pemberian ASI eksklusif. Namun tidak ada hubungan antara umur (p value 0,370), pendidikan (p value 0,303), paritas (p value 0,320), dukungan petugas kesehatan (p value 0,466) dan IMD (p value 0,375) dengan pemberian ASI eksklusif. Faktor yang dominan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif adalah budaya (OR 41,195). Saran: dapat menyusun rencana program dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif yang meliputi peningkatan edukasi berbasis budaya. Kata Kunci: ASI Ekslusif, Faktor, Puskesmas
ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RS X Betty Kartika Sari; Arie Wahyudi; Chairil Zaman
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1370

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kefarmasian komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berkontribusi langsung terhadap kualitas layanan dan kepuasan pasien. Tingkat kepuasan rendah mencerminkan adanya kekurangan dalam aspek komunikasi, ketepatan waktu, ketersediaan obat, maupun sikap tenaga farmasi. Analisis kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian diperlukan untuk meningkatkan mutu layanan keselamatan pasien. Tujuan: Mengetahui analisis kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di RS X. Metode: Desain penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 61.388 responden, dengan sampel 100 responden yang berkunjung. Metode pengambilan sampel dalam penelitian secara purposive sampling. Penelitian di laksanakan tanggal 27 April-10 Mei 2025. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil analisa uji statistik  dengan menggunakan uji statistik Chi-Square dan regresi logictic. Hasil: Tidak ada hubungan bermakna antara umur (p-Value 0,542), jenis kelamin (p-Value 1,000), pendidikan (p-Value 0,066) dengan kepuasan pasien rawat jalan. Ada hubungan bermakna antara tangible (p-Value 0,000), empaty (p-Value 0,033), reliability (p-Value 0,000), responsivess (p-Value 0,000) , assurance (p-Value 0,000), communication (p Value 0,000) dengan kepuasan pasien rawat jalan. Dengan variabel yang paling dominan adalah variabel assurance (OR 9,915). Saran: Diharapkan pihak RS Dr.H.Mohamad Rabain meningkatkan kepercayaan pasien melalui penyediaan informasi yang jelas, pelayanan yang konstisten, serta kompetensi dan keramahan petugas farmasi. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan, Rumah Sakit
ANALISIS FAKTOR RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEGAWAI LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH Trie Vany Putri; Arie Wahyudi; Dianita Ekawati; Ali Harokan
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1360

Abstract

Latar belakang: Gangguan otot rangka adalah penyakit kerja yang sering ditemukan, salah satunya yaitu nyeri lokal ataupun menjalar pada punggung bawah (low back pain/LBP). LBP dapat muncul karena pengaruh usia, jenis kelamin, masa kerja, indeks massa tubuh, dan faktor risiko ergonomi (postur janggal, posisi statis), sehingga akan berdampak pada kurangnya aktivitas kerja dan produktivitas. Dari hasil pemeriksaan kesehatan rutin pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2024, didapatkan 20% pegawai mengeluh nyeri punggung bawah. Tujuan: untuk menganalisis faktor risiko low back pain pada pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2025. Sampel penelitian ini berjumlah 40 responden dan diambil dengan menggunakan tehnik total sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuisioner yang diadopsi dari Dewi Yanti (2023), lembar Nordic Body Map (NBM) dan REBA. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya keluhan low back pain (42,5%) pada pegawai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Prabumulih tahun 2025. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (77,5%), dengan indeks massa tubuh tidak normal (57,5%), dan sebagian besar responden bekerja dengan postur janggal (52,5%). Saran: Lebih menjaga pola hidup sehat dengan meningkatkan aktivitas fisik serta institusi harus memperhatikan kekurangan sarana dan prasarana yang dapat berdampak pada postur kerja pegawai. Kata Kunci: LBP, ergonomi, Nordic Body Map, REBA
ANALISIS FAKTOR KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II Desi Permatasari; Arie Wahyudi; Dianita Ekawati
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1455

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil trimester II merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering dijumpai, Anemia selama kehamilan berisiko menyebabkan komplikasi bagi ibu dan janin, seperti persalinan prematur, bayi berat lahir rendah, hingga kematian maternal. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester II. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 71 ibu hamil trimester II yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik ganda metode backward LR untuk analisis multivariat. Hasil: penelitian menunjukkan prevalensi anemia sebesar 56,3%. Variabel yang berhubungan signifikan secara statistik dengan kejadian anemia meliputi pengetahuan (p=0,000), LILA (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,011), dukungan tenaga kesehatan (p=0,001), dan kunjungan ANC (p=0,029). Sementara variabel pendidikan dan jarak kehamilan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap anemia (OR=18,495), diikuti oleh dukungan tenaga kesehatan (OR=11,813) dan kunjungan ANC (OR=0,232) sebagai faktor protektif. Saran: Diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi, penguatan peran tenaga kesehatan, serta keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil guna menurunkan angka kejadian anemia di trimester kedua. Kata kunci : Anemia, Ibu Hamil, Trimester II, Status Gizi.
ANALISIS KINERJA PETUGAS PENGELOLA PROGRAM TUBERKULOSIS (TBC) DALAM PENEMUAN KASUS TBC DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN Yalen Trikano; Arie Wahyudi; Gema Asiani
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1451

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) penyakit yang dapat dicegah dan dapat disembuhkan. Tahun 2023 TB kembali menjadi penyebab kematian utama di dunia akibat satu agen infeksius. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa kinerja petugas dalam mengelola program TB paru di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang masih rendah, khususnya dalam capaian penemuan kasus melalui aplikasi SITB. Tujuan: Menganalisis Kinerja Pengelola Program TBC dan mengetahui faktor yang berhubungan dengan rendahnya capaian penemuan kasus pada penggunaan aplikasi SITB program TBC. Metode: Desain penelitian kuantitatif metode survey analitik pendekatan cross sectional. Sampel penelitian Petugas pengelola program TBC, petugas laboratorium, operator SITB dan kepala puskesmas yang berlokasi di 10 puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang. Penelian dilakukan Maret-Mei 2025. Hasil: Analisis bivariat didapatkan pengetahuan (ρ=0,025), pelatihan (ρ=0,014), kompensasi (ρ=0,009), fasilitas (ρ=0,024) dan masa kerja(ρ=0,011). Analisis multivariat pengetahuan (ρ=0,034) terendah dan (OR 24,019). Pengetahuan paling dominan berhubungan dengan kinerja. Saran: Untuk meningkatkan kinerja petugas pengelola program TBC di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang kapasitas kinerja petugas melalui peningkatan pengetahuan dengan cara diadakan pelatihan terkait program, validasi data berkala dan update informasi terbaru seputar program dan tupoksi petugas pengelola program TBC. Kata Kunci: Kinerja, Pengelola Program, Kasus TBC
ANALISIS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS (PKG) Ersyika Kartika Aryani; Arie Wahyudi; Dianita Ekawati
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1448

Abstract

Latar Belakang: Upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat membuka akses pelayanan kesehatan yang bermutu, berkualitas dan terjangkau. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bertujuan agar dapat menjawab permasalahan kesehatan di masyarakat serta melalui penyediaan Layanan Skrining sesuai Siklus Hidup. Tujuan: Mengetahui faktor yang mempengaruhi pelaksanaan PKG. Metode: Penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada April – Mei 2025 di Kota Prabumulih. Populasi semua pengelola pelaksanaan PKG. pengambilan partisipan penelitian ini dengan purposive sampling. Pengambilan data dengan metode wawancara Focus Group Discussion (FGD) 15 partisipan pengelola pelaksanaan PKG yang telah diminta persetujuannya dilembar inform consernt. Uji kredibilitas dilakukan dengan member checking dan triangulasi. dengan melakukan in depth interview. Hasil: PKG di Kota Prabumulih dilaksanakan sesuai prosedur dan standar dari segi pemenuhan SDM, Komitmen Negara, pendanaan, penggunaan sarana prasarana, pemakaian alat kesehatan dan BMHP serta faktor kepemimpinan. Tetapi keberhasilan belum bisa diukur dikarenakan pelaksanaan belum berjalan genap 1 tahun dan masih proses pemenuhan dan pengalokasian secara khusus untuk meningkatkan kompetensi petugas, kebijakan dari kepala daerah, dan belum ada alokasi khusus untuk pengadaan sarana prasarana, alat kesehatan dan BMHP. Saran: Untuk meningkatkan kualitas Dinas Kesehatan Kota Prabumulih hendaknya mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan sarana dan prasarana, alat kesehatan dan BMHP dan peningkatan kompetensi petugas dalam upaya peningkatan kinerja petugas serta pengoptimalan kegiatan PKG di Kota Prabumulih. Kata Kunci:, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KLASTER 3 DEWASA TERHADAP KEPUASAN PASIEN JKN DI PUSKESMAS KEMALARAJA Marizka Putri Aftria; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1659

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepuasan pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) menuntut peningkatan mutu pelayanan pada setiap klaster, termasuk Klaster 3 Dewasa di Puskesmas. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien JKN serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien di Klaster 3 Dewasa UPTD Puskesmas Kemalaraja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 97 pasien JKN yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda metode Backward Likelihood Ratio. Hasil: Seluruh dimensi kualitas pelayanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan pasien (p<0,001; Exp(B)=0,054; 95%CI=0,017–0,175). Sebagian besar responden (65,98%) menyatakan puas terhadap pelayanan yang diterima. Saran: Puskesmas perlu memprioritaskan peningkatan daya tanggap tenaga kesehatan melalui pelayanan yang cepat, komunikasi yang efektif, dan respons yang tepat terhadap kebutuhan pasien, disertai peningkatan mutu pada seluruh dimensi kualitas pelayanan.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien, Jaminan Kesehatan Nasional, Klaster 3 Dewasa, responsiveness
Co-Authors Abdillah, Novandra Ade Kurnia Asih afriyanti arfan Ahmad Dwi Priyatno Ahmad Fauzan Akhmad Dwi Priyatno Ali Harokan Ali Harokan Ali Harokan Ali Harokan Amrina Rosada, Amrina Ariady, Ridho Juli Aspawati, Nurrahmi Asti, Yulia Ayyuhumah Amalia Beti Hariani Betty Kartika Sari Chairil Zaman Chairil Zaman Chandra, Pendana Desi Permatasari Desti Emil Dahlia Desti Herawati Devie Sandria Dewi Suryanti Dewi Suryanti Dianita Ekawati Dianita Ekawati Eddy Sapada, Ibrahim Eka Joni Yansyah Enggar Prasetyo, Enggar Epa Elizah Ersyika Kartika Aryani Firdaus Fitri, Lisa Fitria Yurnia Sari Fitrianti, Tri G. Gunawan Gema Asiani Gema Asianti Ginting, Dinda Adinda Gusnita, Erma Gustina, Erma Halim, Fitri Hamyatri Rawalilah Hamyiarti Harokan, Ali Hayani, Sumi Heriziana Herlansa Pratama Herlison, Yudi Hilda Zulkifli Irawan, Rahmad Ade Irsa Taponi Istila’a Khairotun Nisa Kurniati Kurniati Lastrini, Anggun Lilis Suryani Lilis Suryani Linda Novianti Luciana Lukman Hakim Mardianita, Mardianita Maria Fransisca Marizka Putri Aftria Marlina Marlina Marsoep Marisun Martilopa, Iis Maryamah Maryamah Meri Kastini Mishelen Efriyenti Muhammad Prima Cakra Randana Muhtadi Muhtadi Nani Sari Murni Novi Febriani Nur'Isyatur Rodiyah Nurul Fitriah Pebi Suci Prihatin Prima Cakra, Muhammad Putri, Anisia Ayunda Putri, Nadya Andriani Rico Januar Sitorus Rizki Wulandari Rosani, Elisa Rosidah Rosnita Rosnita Saputri, Dwi Nur Soni Farid Apriansyah Sri Agustini Sumadi, Alan Susila Arita Syiska Yuniarti Syntia Rahutami Taponi, Irsa Trie Vany Putri Trijaniarti, Eva Wahyu Hidayati Wiwin Meiriana Yalen Trikano Yulia Asti Yulis Marita Yuniarsih, Yuniarsih Yuniartina Yusnilasari Zaman, Chairil