Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Evaluation and Mapping of Disaster-Responsible and Resilient Villages in East Rembang Hamid, Nur; Juhadi, Juhadi; Kasmuri, Kasmuri; Riyadi, Agus; Mahat, Hanifah; Hashim, Mohmadisa; Rohmah, Umi Amanatur; Aroyandini, Elvara Norma
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 20, No 2 (2024): JPWK Volume 20 No. 2 June 2024
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v20i2.51570

Abstract

Indonesia's development must be connected to the important role of village empowerment and disaster resilience. Efforts to increase village empowerment and resilience to disasters have been carried out previously, especially in villages in East Rembang. Even so, there has yet to be an evaluation to measure its success. This research aims to evaluate and map village empowerment and resilience using research instruments consisting of aspects, indicators, sub-indicators, and questions regarding disasters in East Rembang. The four main stages of research include instrument development, measurements of empowered and disaster-resilient villages that have been carried out, mapping of measurement results, and based on recommendations. The data collection technique used is a document study with the data collection instrument, namely a document study sheet containing a scale for measuring village empowerment and disaster resilience. The village empowerment scale was developed based on geographic, government, population, social, agricultural, economic, and housing aspects. In contrast, the disaster-resilient village scale consists of six aspects that reflect the value of security from disasters, facilities, and mitigation efforts. This research shows seven categories of villages that are empowered and resilient to disasters. The three villages with the highest level of empowerment are Sluke, Sendangmulyo, and Kragan Villages in Sluke, Sarang, and Kragan Districts, respectively. Meanwhile, the three villages with the highest disaster resilience are Sanetan, Bendo and Langgar Villages, Sluke District.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SECARA BERKELANJUTAN DI KAMPUNG BAHARI TAMBAK LOROK KOTA SEMARANG Adissa, Kurnia Nur; Hamid, Nur; Riyadi, Agus; Kasmuri, Kasmuri; Mudhofi, Mudhofi
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i2.18989

Abstract

Abstract: Tambak Lorok is a “kampung nelayan” that still seems slum in some places. Then, the government embraced the community to participate in preserving their environment by changing it to Kampung Bahari in 2014. This research aims to determine the forms of participation and sustainability of holding Kampung Bahari in Tambak Lorok, Semarang City. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. Data collection was carried out through interviews and direct field observations. The research results show that the Tambak Lorok Community has realized forms of participation, which include energy participation, thought participation, property participation, skills and skills participation, and social participation. The sustainability of Kampung Bahari and several programs related to environmental preservation are still going well. The Tambak Lorok community continues to improve the quality of their area by carrying out many ongoing programs.Keywords: Society Participation; Environmental Consvertation; Tambak Lorok.Abstrak: Tambak Lorok merupakan “kampung nelayan” yang hingga saat ini masih terkesan kumuh di beberapa titik tempatnya. Kemudian pemerintah merangkul masyarakat untuk berpartisipasi dalam melestarikan lingkungannya sendiri, dengan merubahnya menjadi Kampung Bahari pada tahun 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi serta keberlanjutan pelestarian kampung Bahari di Tambak Lorok Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan observasi ke lapangan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Tambak Lorok telah merealisasikan bentuk-bentuk partisipasi yang meliputi partisipasi tenaga, partisipasi buah pikiran, partisipasi harta benda, partisipasi kemahiran dan keterampilan, serta partisipasi sosial. Keberlanjutan Kampung Bahari serta beberapa program terkait pelestarian lingkungan juga hingga saat ini masih berlangsung dengan baik. Masyarakat Tambak Lorok terus meningkatkan kualitas wilayah mereka dengan menjalankan banyaknya program yang terus berlanjut.Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat; Pelestarian Lingkungan; Tambak Lorok.
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, MITIGASI BENCANA, DAN DAMPAK ABRASI DI KRAGAN-REMBANG Hamid, Nur; Jauza', Nur Faridatul; Riyadi, Agus; Mudhofi, M.
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17731

Abstract

Abstract: The coastal area is a transitional area between the sea and the land. This situation causes coastal areas to experience pressure from various activities and events at sea or on land. An event that often occurs on land is beach abrasion. Abrasion in Kragan Village has threatened 200 residents' settlements with a wave height of about 500 meters. As a result, the socio-economic situation has decreased due to the impact of abrasion. Therefore, it is necessary to empower the community and mitigate disasters. The research objective was to determine the effect of community empowerment, mitigation, and the impact of abrasion in the village of Kragan Rembang. This type of research uses quantitative research methods with a survey approach. Collection technique with a questionnaire (questionnaire). The population used in this study was 571 people, and the sample selection used purposive sampling with a total sample of 85 people. During the statistical test used to determine the effect of using individual parameter significant test (T-test) through the SPSS 16.0 for Windows program. The results of this study are that community empowerment and disaster mitigation have a positive impact on socio-economic conditions and the effect of abrasion harms socio-economic conditions.Keywords: Socioeconomic Conditions; Community Empowerment; Disaster Mitigation and Impact of Abrasion.Abstrak: Daerah pesisir pantai ialah wilayah peralihan antara lautan dan daratan. Keadaan seperti ini mengakibatkan daerah pesisir memperoleh tekanan dari berbagai kegiatan dan kejadian yang terdapat di laut ataupun di darat. Kejadian yang sering terjadi di daratan yaitu abrasi pantai. Abrasi di Desa Kragan sudah mengancam 200 pemukiman warga dengan tinggi ombak sekitar 500 meter. Akibatnya keadaan sosial ekonomi menurun akibat dampak abrasi, maka dari itu perlu adanya pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat, mitigasi dan dampak abrasi di desa Kragan-Rembang. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan dengan angket (kuesioner). Populasi pada penelitian ini yaitu Masyarakat Desa Kragan yang terdampak abrasi dan bertempat tinggal di sekitar pesisir pantai dengan kriteria berdasarkan usia, pendidikan dan warga yang berdomisili di Desa Kragan, jenis kelamin perempuan dan laki-laki berdasarkan usia 18-65 tahun dengan jumlah 571 orang, pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 85 orang. Populasi masyarakat Desa Kragan berdasarkan usia, dengan menetapkan toleransi kesalahan 10%. Sedangkan uji statistik yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh menggunakan uji signifikan parameter individual (Uji T) melalui program SPSS 16.0 for windows. Hasil dari penelitian ini berupa bahwa pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana berdampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi dan dampak abrasi berdampak negatif terhadap kondisi sosial ekonomi.Kata Kunci: Kondisi Sosial Ekonomi; Pemberdayaan Masyarakat; Mitigasi Bencana dan Dampak Abrasi.
Tradisi Syukuran Keturunan Tionghoa : Wujud Moderasi Beragama di Kota Samarinda: Tradisi Syukuran Keturunan Tionghoa : Wujud Moderasi Beragama di Kota Samarinda Hamid, Nur; Zurqoni, Zurqoni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3306

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan alasan keturunan Tionghoa mengundang pemuka agama islam ketika syukuran, dan mengulas dasar pelaksanaan tradisi syukuran jika ditinjau dari konsep moderasi beragama keturunan Tionghoa di kota Samarinda. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan triangulasi sumber sebagai uji validitas. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa keturunan Tionghoa memilih pemuka agama islam dalam memimpin pembacaan doa dalam acara syukuran adalah menciptakan rasa damai dan tenang dengan harapan terwujudnya toleransi di kota Samarinda. Kerjasama di bidang ekonomi antara pengusaha islam dengan pengusaha keturunan Tionghoa yang terkait dengan Syarikat Islam dan Paguyuban Guang Dong menginisiasi kegiatan lintas agama dimulai dari hal terkecil yang dapat mereka lakukan yaitu melalui tradisi syukuran. Moderasi beragama yang dibangun oleh keturunan Tionghoa adalah toleransi beragama yang berwujud “Pengakuan atas keberadaan pihak lain”. Di negara-negara mayoritas Muslim, sikap moderasi itu minimal meliputi: pengakuan atas keberadaan pihak lain, pemilikan sikap toleran, penghormatan atas perbedaan pendapat, dan tidak memaksakan kehendak dengan cara kekerasan. Hal ini berdasarkan pada ayat-ayat al- Quran, antara lain menghargai kemajemukan dan kemauan berinteraksi (QS. al- Hujurât: 13).
PENERAPAN PEWARNAAN GRAF UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENJADWALAN MENGAJAR GURU DI MTS AL-KHOIRIYAH Hamid, Nur; Maghfirah, Hidayatul; Su'aibah, Siti; Jawad, Muhammad; Khoiruman, Muhammad; Hafiizh, Mochammad
Jurnal Kajian Matematika dan Aplikasinya (JKMA) Vol 4, No 1 (2023): JANUARY
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um055v4i12023p6-14

Abstract

Scheduling subjects in a school often gives a conflicting schedule to some teachers. On the other hand, graph theory can help to solve. One of the methods to solve the problem is implementing a coloring graph. In this paper, we apply the coloring graph using the Welch-Powell algorithm for scheduling subjects in MTs Al-Khoiriyah.Keywords: Welch-Powell algorithm, Coloring graph.
Sejarah dan Dinamika Lembaga Pendidikan Islam di Nusantara: Surau, Meunasah, Pesantren, dan Madrasah Rohmah, Ucik Saidatur; Hamid, Nur; Su'aedi, Ifran Fuad
Social Science Academic Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v1i2.4039

Abstract

Islamic educational institutions have existed since the time of the sultanates in the archipelago, which at that time were very popular among Indonesian people, and the most popular at that time were Islamic boarding schools. surau, dayah, meunasah, pesantren and madrasah. The history of educational institutions in the archipelago is very long, so the purpose of this research is to describe the history and dynamics of Islamic educational institutions in the archipelago, starting from surau, maunasah, pesantren and madrasah. The development of Islamic educational institutions is the impact of changes in people's behavior. Are Islamic institutions, one of which are Islamic Boarding Schools and Madrasas, becoming Islamic educational institutions that continue to exist or are there other models of educational institutions that are more accommodating to the civilization and culture of the Islamic world.
Ring of Weight Enumerator of Integer Azaliyah, Syarifatul; Hamid, Nur; Alghofari, Abdul Rouf; Anam, Syaiful
Indonesian Journal of Mathematics and Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Mathematics and Applications (IJMA)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijma.2024.002.02.3

Abstract

 Invariant theory can be combined with coding theory to analyze the polynomial ring over its weight enumerator. For a certain class code, especially for self-dual doubly even code or type II code, the polynomials over its code satisfy the invarian condition. In this paper, we will  show that the ring of the weight enumerator over integer of self-dual doubly even code $d_{48}^+$ cannot be ganerated by the weight enumerator of self-dual doubly even code with code length n=8, 16, 24, 32 and 40. 
Women's Boarding School: Forms of Gender Justice for Female Santri Sofiana, Naela; Afad, Mochammad Najmul; Farah, Nada Alfa; Fajariyah, Nur; Hamid, Nur
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 7 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisme.v7i1.6284

Abstract

This research explores women's pesantren as a forum for Islamic religious education for women to learn Islam and other soft skills that will be needed in the future. The location of this research is Nurul Huda Islamic Boarding School, Pandansari Batang Regency. Qualitative research methods, in-depth interview data collection techniques, and participatory observation of this research were conducted. The results of this research show that it is Pesantren Nurul Huda, a traditional Islamic boarding school or pesantren whose students live together under the guidance of a Pak Kyai and Bu Nyai. Pak Kyai and Bu Nyai guide their students to become good female leaders by adhering to the teachings of Islam because Islam does not prohibit women from being leaders in society. Women's boarding schools empower women to create gender equality between men and women, but that does not mean women have to be equal to men. Women's empowerment prioritises women's independence so that they are not too dependent on men.
Pendekatan Experiential Learning Mata Pelajaran Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Kesalehan Peserta Didik Madrasah Aliyah Matholi’ul Falah Hamid, Nur
BUDAI: MULTIDISCIPLINARY JOURNAL OF ISLAMIC STUDIES Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian dan Penerapan Nilai - Nilai Islam Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/budai.3.1.46-55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan experiential learning mata pelajaran Akidah Akhlak dan dampaknya terhadap peningkatan kesalehan peserta didik di Madrasah Aliyah Matholi’ul Falah Langgenharjo Juwana Pati. Pendekatan experiential learning, yang menekankan pembelajaran melalui pengalaman langsung, diterapkan dalam konteks mata pelajaran Akidah Akhlak untuk menggali pemahaman dan internalisasi nilai nilai akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan menggunakan proses pengumpulan data berupa wawanacara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan experiential learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, serta mengembangkan kemampuan refleksi diri mereka terhadap nilai-nilai akhlak yang dipelajari. Dengan demikian, pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis peserta didik tetapi juga mengarahkan mereka pada praktik nyata yang mendukung pengembangan kesalehan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan experiential learning dalam mata pelajaran Akidah Akhlak memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kesalehan peserta didik.  Peserta didik tidak hanya memahami konsep-konsep akhlak secara teoritis, tetapi juga menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku sehari-hari mereka yang mencerminkan nilai-nilai akhlak. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam berbagai situasi kehidupan nyata, baik di madrasah, keluarga, maupun masyarakat yang terlihat dari peningkatan sikap religius dan perilaku moral mereka.
The Effect of Perceived Spiritual Leadership on Organizational Agility: A Field Study Fettahlıoğlu, Ömer Okan; Döngül, Esra Sipahi; Hamid, Nur
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v13i1.1094

Abstract

The current scenario compels businesses to adopt an agile structure to navigate unprecedented changes and to help employees adapt effectively. This study was conducted to support the hypothesis that spiritual leaders can guide employees in adapting to changes and enhancing organizational agility. Spiritual leadership can improve organizational agility by increasing employees’ trust and commitment, making it easier for them to adjust to change. Data were collected from 405 employees in both top- and bottom-level positions within the manufacturing industry in the Malatya and Kayseri provinces of Turkey. This quantitative research model was developed and tested using correlation and regression modeling techniques. The findings revealed a significant relationship and interaction between spiritual leadership and organizational agility (r = 303; and r = 504, p < 0.05)] (R 2: 028; p: 001. Business agility is achieved through adaptation to change, which necessitates that employees also adapt effectively to these changes.
Co-Authors Abdul Rouf Alghofari Adeni, Adeni Adissa, Kurnia Nur Agus Riyadi Agus Riyadi Agus, Abu Hasan Ali, Mukti Alwi HS, Muhammad Aly, Muhammad Nilzam Ancho, Inero Valbuena Annisa Nur Falah, Annisa Nur Aroyandini, Elvara Norma Budi Astuti Budi Nurani Ruchjana Dharma Putra, Ngurah Made Dicky Muslim Didik Aryanto Dina Ruslanjari Döngül, Esra Sipahi Efrita Norman Endang Rusyaman Farah, Nada Alfa Fettahlıoğlu, Ömer Okan Fianti Fianti, Fianti Firanti, Annisa HAFIIZH, MOCHAMMAD Hashim, Mohmadisa Hendarmawan Hendarmawan, Hendarmawan J Juhadi, J Jauza', Nur Faridatul Jawad, Muhammad Juhadi Juhadi Kasmuri Kasmuri, Kasmuri Lukmanul Hakim Maghfirah, Hidayatul Mahat, Hanifah Marpaung, Leonard Misbah, Muhammad Khoirul Mochammad Najmul Afad Mudhofi, M. Mudhofi, Mudhofi muflihah muflihah muhammad khoiruman, muhammad Mukti, Beta Pujangga Muttaqin, Rodhotul Nur Fajariyah, Nur Nur Kholis Nurul Jannah Pahlefi, Dwi Muhidin Pintaka Kusumaningtyas Putra, Ngurah Made Dharma Putut Marwoto Rabiatul Adawiyah Restasari, Afni Rohmah, Ucik Saidatur Rohmah, Umi Amanatur Rusnaenah, Andi Saadah, Nuris Sa’diyah, Sa’diyah Sadiyah, Sadiyah Saerozi Saerozi, Saerozi Saiful Anwar Sa’diyah, Sa’diyah Setiyanti, Anis Setyaningsih, Natalia Erna Sismawarni, Wuri Utami Dea Sofiana, Naela Su'aedi, Ifran Fuad Su'aibah, Siti Sugianto Sugianto Sukma, Adi Sukma, Rahmawati Sulhadi - Suratman Suratman Syaiful Anam Syarifatul Azaliyah, Syarifatul Syauqi, Wildan Usman Usman Uswatun Hasanah Widyowati, Iis Intan Zhafirah, Azizah Zurqoni