Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Perilaku Caring Penata Anestesi Terhadap Pasien Dengan Tindakan Sectio Caesaria Di Rsud Lapangan Sawang Feryfiks Efa Manihing; Rahmaya Nova Handayani; Martyarini Budi
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.219

Abstract

Persalinan dengan Tindakan Sectio Caesarea (SC) semakin meningkat dalam 20 tahun terakhir, namun memiliki resiko komplikasi yang lebih tinggi dibanding dengan persalinan normal. Salah satu factor penting dalam menurunkan kecemasan pasien pre operasi adalah perilaku caring dari penata anestesi. Caring yang ditunjukan melalui kehadiran, komunikasi, penjelasan, dan empati, serta pemberian rasa aman dan nyaman dapat meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapan pasien menghadapi operasi. Tujuan: Mengetahui gambaran perilaku caring penata anestesi terhadap pasien section caesarea di RSUD Lapangan Sawang. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan tekhnik purposive sampling pada 30 pasien section caesarea. Instrument yang digunakan berupa kuesioner perilaku caring berdasarkan teori Jean Watson (11 item, skala likert 1-5) serta observasi langsung. Data dianalisa secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, presentase, mean, median, modus dan standar deviasi. Hasil: Rerata total skor caring penata anestesi adalah 3,28 (kategori tinggi). Dimensi dengan skor tertinggi adalah rasa aman dan nyaman (mean 3,5) sedangkan dimensi terendah adalah penjelasan dan informasi (mean 3,0). Distribusi kategori menunjukan bahwa 26 pasien (86,7%) menilai caring penata anestesi pada kategori tinggi, 4 pasien (13,3%) kategori sedang dan tidak ada yang menilai rendah. Kesimpulan: Perilaku caring penata anestesi di RSUD Lapangan Sawang dinilai sudah optimal dan Sebagian besar pasien, khususnya dalam aspek memberikan rasa aman dan nyaman. Namun, aspek penjelasan dan informasi masih perlu ditingkatkan agar pasien memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur operasi dan anestesi.
Impact of fast-track surgery on postoperative complications and patient satisfaction among diabetic patients undergoing elective surgery: a quasi-experimental study Suandika, Made; Handayani, Rahmaya Nova; Kisdyanti, Yuniar Melissa; Mondawitu, Kevin Virirey; Ayodhya Santam Budjana, The
Riset Informasi Kesehatan Vol 15 No 1 (2026): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v15i1.1132

Abstract

Background: Fast-Track Surgery (FTS) aims to optimise surgical recovery through multimodal interventions that reduce physiological stress and improve patient outcomes. However, its effectiveness among diabetic surgical patients remains underexplored, particularly regarding postoperative complications and satisfaction. Method: This quasi-experimental study compared 30 diabetic patients managed under an FTS protocol with 30 patients receiving conventional perioperative care at a tertiary hospital. FTS interventions included carbohydrate loading, early mobilisation, opioid-sparing analgesia, and structured discharge criteria. Outcomes assessed were postoperative complications and patient satisfaction, analysed using Chi-square and Mann–Whitney U tests. Results: The FTS group demonstrated fewer postoperative complications (20.0%) than the conventional group (46.7%, p = 0.015). Wound infection, transient hyperglycaemia, and thromboembolism were the most frequent events. Patient satisfaction was significantly higher in the FTS group (mean score 4.5 ± 0.6) compared to the conventional group (3.8 ± 0.7, p = 0.023). Multivariate analysis indicated FTS independently reduced complication risk (OR = 0.31, 95% CI: 0.10–0.89, p = 0.031). Conclusion: FTS effectively reduces postoperative complications and enhances satisfaction among diabetic patients undergoing elective surgery. Although limited by its non-randomised design and small sample size, this study highlights the potential of structured perioperative care for high-risk metabolic populations.
Peningkatan Pengetahuan Hipertensi Melalui Edukasi Dan Senam Hipertensi Pada Lansia Melalui Kegiatan penyuluhan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Kalisalak RW 02, Kecamatan Kedung Banteng Purwokerto Muhammad Hanif I’zaaz; Mohammad Thoriq Hasan; Rian Arif Kurniawan; Made Suandika; Rahmaya Nova Handayani
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.12085

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama pada lansia dan sering dianggap wajar sehingga pencegahan kurang optimal. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kalisalak RW 02, Kecamatan Kedung Banteng, Purwokerto bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mengendalikan tekanan darah lansia melalui edukasi serta senam hipertensi. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan leaflet, pengukuran pengetahuan melalui pre-test dan post-test, pemeriksaan tekanan darah, dan praktik senam hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 30% menjadi 90% setelah edukasi. Pada pengukuran tekanan darah, jumlah lansia dengan tekanan darah normal meningkat dari 40% menjadi 70%, sedangkan kategori hipertensi stage-2 turun dari 6,7% menjadi 0%. Lansia juga sangat antusias mengikuti senam karena menambah semangat, rasa rileks, serta memberikan suasana menyenangkan. Kegiatan edukasi dan senam hipertensi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta membantu mengendalikan tekanan darah pada lansia, sehingga dapat dijadikan strategi promotif dan preventif di masyarakat.
Pengaruh Tindakan Foot Massager terhadap Pencapaian Bromage Score pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Islam Purwokerto M. Devin Kamal; Rahmaya Nova Handayani; Surtiningsih Surtiningsih
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 10 No. 1 (2026): Mei: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v10i1.1072

Abstract

The rate of Caesarean Section (CS) deliveries continues to increase, reaching 25.9% in Indonesia in 2023, with 24.9% in Central Java. Motor recovery after spinal anesthesia is evaluated using the Bromage Score, where a score ≤ 2 indicates the patient is ready to be transferredFoot massage, as a non-pharmacological intervention, is known to be effective in improving blood circulation, reducing muscle tension, and inducing relaxation, thus potentially accelerating recovery. This study aims to assess the effect of foot massage on achieving the Bromage Score in post-CS patients. This quantitative research method uses a quasi-experimental Posttest Only Control Group Design. Thirty respondents after CS surgery at Purwokerto Islamic Hospital were divided into two groups (15 intervention groups, 15 control groups) through total sampling. The results showed that the majority of the intervention group (80.0%) experienced an increase in the Bromage Score, in contrast to the control group (80.0% experienced no increase). The Mann Whitney test yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of foot massage on achieving the Bromage Score. It was concluded that foot massage effectively accelerated motor recovery after CS surgery by increasing blood circulation, stimulating the parasympathetic nervous system, and accelerating neuromotor recovery.
Kajian Komplikasi Pasca Spinal Anestesi: Studi Deskriptif Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara Salim, Siti Namira J.; Handayani, Rahmaya Nova; Adriyani, Fauziah Hanum Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spinal anestesi merupakan teknik anestesi regional yang banyak digunakan dalam prosedur pembedahan karena memberikan analgesia efektif tanpa menghilangkan kesadaran pasien. Namun, teknik ini memiliki risiko komplikasi pasca tindakan seperti hipotensi, bradikardi, shivering, post dural puncture headache (PDPH), post operative nausea and vomiting (PONV), dan nyeri punggung, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan pemulihan pasien. Penelitian ini memiliki tujuan khusus untuk mengidentifikasi karakteristik responden meliputi usia, indeks massa tubuhh (IMT), dan jenis kelamin di Rumah Sakit Emanuel Banjarneraga, serta mengidentifikasi kejadian komplikasi pasca spinal anestesi seperti hipotensi, bradikardi, shivering, PDPH, PONV, dan Nyeri Punggung di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dilapangan dalam waktu 13 Mei – 13 Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan komplikasi pasca spinal anestesi, dari 100 pasien komplikasi hipotensi sebanyak 62 responden (62.0%), shivering 58 responden (58.0%), PONV 33 responden (33.0%), bradikardi 31 responden (31.0%), Nyeri Punggung 8 responden (8.0%), dan PDPH 4 responden (4.0%). Pada hasil penelitian ini menunjukan komplikasi pada pasca spinal anestesi yang sering terjadi yaitu hipotensi 62 responden (62.0%).
Co-Authors A, Anggiatwan A, M Aryadi Achmad Djuneadi Adi Ryanto Adiratna Sekar Siwi Adriyani, Fauziah Hanum Nur Afandy, Dian Nurnatasha Afrilies, Marlia Hafny Agus, Dwi Aldi Hartono, Mochamad Amana, Titin Selwia Aprilyani, Ita Arni Nur Rahmawati Asmat Burhan Atun Raudotul Ma&#039;rifah Atun Raudotul Ma’rifah Atun Raudotul Ma’rifah Ayodhya Santam Budjana, The AZ ZAHRA, FITRAH ANNISA Bambang P, Yohanes Burhan, Asmat Cahyani, Regita Lintang Cahyaningrum, Etika Dewi Cahyono, Anar Catur Sayekti Denni, Febby Febrian Denny Agustiningsih Diah Rahmawati Djafar , Anisa Dwiyanti Dwi Novitasari Eko Hermawan Krisiyanto Evi Dayanti Eza Kemal Firdaus Fadlillah Fadlillah Fadlillah, Fadlillah Fandi Gunawan Farah Fildzah Fauziah, Dian Nur Febriyani, Ceria febriyanti febriyanti Feryfiks Efa Manihing Feti Kumala Dewi Firdaus, Eza Kemal Frengky, Frengky JF Futuh, Muhammad Fathul Gatri Asti Putri HARNITA HARNITA Hasibuan, Verawati Hidu, Asfan La Hikmanti, Arlyana Indri Heri Susanti, Indri Heri Ita Aprilyani Jarod, Muhammad Jerau, Emiliani Elsi Kelvin Angling Kusumo Kharisma Aditama Khoirussalim, Moh Kholiqin, Nur Kisdyanti, Yuniar Melissa Linda Yanti M. Devin Kamal Ma?rifah, Atun Raudotul Ma’rifah, Atun Raudotul Made Suandika Magenda Bisma Yudha Mariah Ulfah Martyarini Budi Maryadi, Adi Mawuntu, Jordan Herling Turang Meliana, Vanessa Febri Mohammad Thoriq Hasan Mondawitu, Kevin Virirey Muhammad Galih Widyanto Muhammad Hanif I’zaaz Mulyaningsih, Amalia Erna Muntasir, Eva Muris, Theresia Uci Ikayun Murniati - Murniati . Murniati Murniati Murniati Murniati Muti, Refa Teja Nailli, Yuris Tri Ningrum, Ema Wahyu Nisha, Zuhrotun Noor Yunida Triana Nurjanah, Putri Aulia Permata, Pramudya Putra Pramesti Dewi Pratiwi, Syavira Salsabilah Putri Nola Puspitasari, Nevalia Kinanda Rian Arif Kurniawan Ririn Isma Sundari Rohmah, Ayu Nurita Salim, Siti Namira J. Sandi Saputra Sasmitha, Anggraeny Rara Savitri, Annistia Intan Septian Mixrova Sebayang Setianingsih, Sitti Setyawati, Martyarini Budi Setyo, Tri Panji Sofia Nanda Arista Sridevi Suandika , Made Suci Khasanah Sufyan, Muhammad Ali Suhendro , Anton Surtiningsih Surtiningsih Surtiningsih SURTININGSIH, SURTININGSIH Suryani, Roro Lintang Susanto, Amin Susilawati, Evawani Syabilla Afifuddin Suat Syahputra, Yoga Tanjung, Ar-Rahman Utami, Firda Aulia Putri Vian Putria Isma Wardani , Ayu Wibowo, Tophan Heri Wijayanti, Indri Yantoro , Awal Tunis Yantoro, Awal Tunis Yazid Muhammad Fardan Yudha, Magenda Bisma Yulianto, Dwi Agus