p-Index From 2021 - 2026
6.002
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL BISNIS STRATEGI Journal of Indonesian Economy and Business EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Manajemen Indonesia Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business Bisma: Jurnal Bisnis dan Manajemen JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Economics, Business, and Government Challenges Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Cakrawala Repositori Imwi Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) International Journal of Finance Research Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Ethno-Sciences and Education Research Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of International Conference Proceedings Abdimas Indonesian Journal International Journal of Advanced Multidisciplinary Media Riset Bisnis & Manajemen Apollo: Journal of Tourism and Business Priviet Social Sciences Journal International Journal of Asian Business and Management (IJABM) Abdimas Mandalika El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Journal of Social Work and Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSPLORASI NILAI PRODUK ERGO-IKONIK PADA UMKM DI PULAU DUA KEPEMILIKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN KERAJAAN MALAYSIA Andriyansah Andriyansah; Meirani Harsasi; Ami Pujiwati; Ginta Ginting; Zainur Hidayah; Andi Sylvana; Irmawaty Irmawaty; Mohamad Nasoha; Nenah Sunarsih; Imas Maesaroh; Rini Subekti; Elisabeth Ria Viana Praningtyas
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1734-1739

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan di perguruan tinggi yang dimiliki oleh masing-masing dosen. Kegiatan ini dengan harapan dapat diterapkan oleh masyarakat,khususnya masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha UMKM guna meningkat kinerja dari UMKM yang efeknya akan meningkatkan pendapat dan kesejahteraan perekomian. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah modal usaha akibat badai pandemi, sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan untuk menerapkan teknologi, kualitas signal menjadi permasalahan untuk pemasaran digital. Metode pelaksanaan adalah pada dosen memberikan bimbingan teknis, kesempatan kepada UMKM untuk berdiskusi dan presentasi terkait usaha yang telah dilakukan.  Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam Forum Group Discussion (FGD) sehingga peserta dan narasumber dapat berdiskusi saling memberikan pendapat dan rekomendasi terhadap permasalahan dan solusi untuk meningkatkan penjualan produk. Solusi yang ditawarkan dengan menerapakan konsep nilai produk ergo-ikonik, konseip yang dapat meningkatkan penjualan mereka dengan memberikan nilai nyaman berkarakter atau beridentitas dari daerah atau pulau Sebatik. Pemerintah Pusat harus intervensi untuk pengembangan SDM dan Kualitas Produk sebagai bentuk kepemilikan pulau yang dimiliki oleh dua negara
Unlocking Potential: Knowledge Management Maturity Assessment And The Imperative Of Integrated People-Process-Technology Moh Muzammil; Meirani Harsasi; Faridah Iriani
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v14i1.8688

Abstract

This study aimed to ascertain the Knowledge Management (KM) maturity level at a technology-driven, open and distance education university in Indonesia. KMM was assessed across three core indicators: people, process, and technology. To capture respondent perceptions, each indicator was delineated into five progressive levels, with every level featuring at least one statement requiring respondent endorsement. Respondents' agreement was measured using a 5-point or a 2-point response scale. The study population comprised all university staff (lecturers and administrators); utilizing simple random sampling, and 157 valid responses were collected. The findings revealed that the People indicator scored Level 2 (60.6%) and the Process indicator also at Level 2 (65.2%), while the Technology indicator demonstrated a significantly higher maturity at Level 5 (70.5%). This indicates that the maturity of both the People and Process dimensions remains comparatively low relative to Technology. Consequently, strategic interventions are essential to enhance these indicators, thereby contributing to the improved management and development of distance education institutions.
Critical Dimensions Of Service Satisfaction In Virtual Environments: An Importance-Performance Analysis Meirani Harsasi; Moh. Muzammil; Faridah Iriani
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v14i1.8884

Abstract

Much attention has been paid by scholars to measuring student satisfaction, especially in the online environment since it is related to the quality of the learning process and student performance. This study has the main objective of analyzing student satisfaction in online learning by considering the level of importance of elements in online learning. This research employed a simple random sampling method and succeeded in obtaining 391 data. To answer the desired research objectives, the Importance Performance Analysis (IPA) approach was chosen to find out which aspects need to be improved in online learning. The research results show that three attributes have the lowest performance values, namely the use of online learning platforms for various forms of learning resources, information about online learning, and ease of use of the LMS platform. These results have implications for policymaking and these three elements need to be prioritized for improvement. This study provides strong theoretical and practical support for improving online learning in terms of important aspects that support student satisfaction
E-katalog produk fashion UMKM Desa Lulut Kabupaten Bogor untuk mendukung digitalisasi dan penjualan online Gunawan Wiradharma; Meirani Harsasi; Mario Aditya Prasetyo; Karina Pramita Ningrum; Khaerul Anam
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38080

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2024 yang difokuskan pada pelatihan foto produk, ditemukan bahwa agar program PkM memberikan dampak yang lebih berkelanjutan bagi mitra, perlu dilakukan kegiatan lanjutan yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan nyata pelaku UMKM. Merespons masukan dari mitra dalam evaluasi kegiatan tersebut, program PkM tahun 2025 diarahkan untuk fokus pada pelatihan dan pendampingan pembuatan e-katalog produk sebagai strategi peningkatan kapasitas pemasaran digital dan digitalisasi produk fashion UMKM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Lulut, Kabupaten Bogor dalam mengembangkan e-katalog berbasis WhatsApp Business sebagai media pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik langsung, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan terhadap 30 peserta UMKM menggunakan instrumen pretest dan posttest berbasis skala Likert 1–5 untuk mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator, baik secara deskriptif maupun statistik (p < 0,001) dengan efek intervensi yang sangat besar (Cohen’s d > 1,7). Selain itu, temuan kualitatif menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap keberlanjutan program dalam bentuk pelatihan lanjutan dan bimbingan usaha. Secara praktis, kegiatan ini menghasilkan luaran utama berupa migrasi penggunaan ke WhatsApp Business serta pembuatan katalog produk digital di dalam platform tersebut, yang secara langsung meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas produk UMKM. Pelatihan e-katalog ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan daya saing pelaku UMKM. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi dengan dukungan pendampingan lanjutan guna memperkuat adopsi digital dalam ekosistem UMKM lokal. Kata kunci: e-katalog; umkm; pemasaran digital; literasi digital; whatsapp business. Abstract Based on the results of the 2024 Community Service (PkM) program focused on product photography training, it was found that more sustainable impacts require follow-up activities that are more practical and aligned with the real needs of MSMEs. In response to partner feedback from the evaluation, the 2025 PkM program was designed to focus on training and mentoring in the development of product e-catalogs as a strategy to enhance digital marketing capacity and support the digitalization of fashion MSMEs. This program aimed to improve the capacity of MSME actors in Lulut Village, Bogor Regency, in developing e-catalogs based on WhatsApp Business as a digital marketing medium. The methods employed included lectures, hands-on practice, and mentoring. Evaluation was conducted on 30 MSME participants using pretest and posttest instruments based on a Likert scale (1–5) to measure changes in participants’ knowledge, skills, and beliefs. The results showed significant improvements across all indicators, both descriptively and statistically (p < 0.001), with a very large intervention effect (Cohen’s d > 1.7). In addition, qualitative findings revealed high participant enthusiasm for program sustainability through advanced training and business mentoring. Practically, the program resulted in the migration from personal to WhatsApp Business accounts and the creation of digital product catalogs within the platform, which directly enhanced product visibility and accessibility. This e-catalog training proved effective in improving digital literacy and the competitiveness of MSMEs. The program is recommended for replication with continued mentoring support to strengthen digital adoption within local MSME ecosystems. Keywords: e-catalog; msmes; digital marketing; digital literacy; whatsapp business.
Model Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Kecerdasan Emosional dan Penempatan Kerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi (Studi pada Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat) Akbar Firmansyah; Hapzi Ali; Meirani Harsasi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8683

Abstract

Model Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Kecerdasan Emosional dan Penempatan Kerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi (Studi Pada Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat) merupakan penelitian dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia yang bertujuan menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan penempatan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Objek penelitian adalah Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; 2) penempatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; 3) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; 4) kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; 5) penempatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; 6) kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai; dan 7) kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh penempatan kerja terhadap kinerja pegawai.
OPTIMIZING THE ROLE OF BUMDES IN STRENGTHENING THE DIGITAL ECONOMY: INSIGHTS FROM THE PHILIPPINES COMMUNITY BEST PRACTISE. Meirani Harsasi; Sahraman D. Hadji Latif; Zulfahmi; Andy Mulyana; Novita Nugraheni; I Wayan Sudiana; Komang Agus Rudi Indra Laksana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i1.2097

Abstract

This service activity aims to increase the capacity of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in encouraging the digital economy of the community in Badung Regency, Bali, by adapting best practices from the Philippines. The methods applied include digital literacy training for BUMDes administrators and the community, the development of internet infrastructure and digital management systems, mentoring by experts from the Philippines, and multi-stakeholder collaboration between the government and the private sector. The results obtained show that the operational capacity of BUMDes that adopt technology by the community is reflected in the growth and involvement of 21 BUMDes in active collaboration in the programs implemented. However, the challenges faced in this activity include the gap in internet infrastructure which is still an obstacle, as well as the existence of cultural resistance among the community to digital-oriented change. This activity succeeded in creating an effective replication model for the sustainable development of a BUMDes-based digital economy to boost the local economy and enhance the well-being of the village community. In this context, continuous support from various parties, including local governments and the private sector, is key to overcoming existing challenges and accelerating the transformation of the digital economy in Badung Regency. This effort is expected to realize BUMDes that are more adaptive and innovative in the digital era.
OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL UMKM MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN WEBSITE PRODUK DI DESA LULUT, KABUPATEN BOGOR Gunawan Wiradharma; Meirani Harsasi; Mario Aditya Prasetyo; Karina Pramita Ningrum; Khaerul Anam
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14043

Abstract

ABSTRACT This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PkM) was conducted as a follow-up to the evaluation of the previous community service program, which revealed that Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Lulut Village, Bogor Regency, had limited utilization of websites as digital marketing media. Most MSME owners still relied on conventional marketing and simple social media promotion, resulting in product information that was not presented comprehensively or professionally. This program aimed to improve the knowledge and skills of MSME owners in developing and managing product catalog websites as digital promotional media. The program employed a training and mentoring approach consisting of website marketing instruction, hands-on website development practice, mentoring, and evaluation through pretests and post-training questionnaires. A total of 30 MSME owners participated in the program. The pretest results indicated that 86.7% of participants did not yet have a product website, although 93.3% recognized the importance of websites as a source of product information for potential customers. The evaluation results showed that all participants (100%) considered the training beneficial for their businesses, 93.3% reported increased knowledge after the training, 100% understood the functions of product websites, 90.0% understood the importance of attractive website design, 83.3% understood how to manage product websites, and 96.7% expressed the need to develop a website or digital product catalog for their businesses. These findings indicate that the community service program contributed to strengthening the digital capacity of MSME owners through the utilization of websites as effective digital marketing media to enhance business competitiveness. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi program PkM tahun sebelumnya yang menunjukkan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lulut, Kabupaten Bogor, masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan website sebagai media pemasaran digital. Sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional dan media sosial sederhana sehingga informasi produk belum tersaji secara lengkap dan profesional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam membuat serta mengelola website katalog produk sebagai media promosi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan yang meliputi pemberian materi mengenai website marketing, praktik pembuatan website produk, pendampingan, serta evaluasi melalui pretest dan kuesioner setelah pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 30 pelaku UMKM. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memiliki website produk, meskipun mereka telah menyadari pentingnya website sebagai media informasi bagi konsumen. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta, meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pemanfaatan website sebagai media pemasaran, serta memperkuat pemahaman tentang fungsi, pentingnya tampilan website yang menarik, dan cara pengelolaannya. Selain itu, peserta juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya mengembangkan website atau katalog produk sebagai upaya mendukung pengembangan usahanya. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi dalam memperkuat kapasitas digital pelaku UMKM melalui pemanfaatan website sebagai media pemasaran yang lebih efektif serta mendukung peningkatan daya saing usaha.
Co-Authors Ahsla Nauli Dinanti Sianipar Akbar Firmansyah Ami Pujiwati Ana Sriekaningsih Anas, M. Azwar Andi Mulyana Andi Sylvana Andriyansah . Andy Mulyana Anfas, Anfas Angga Pradika, Alfian Anita Maharani Anita Maharani Anita Maharani Aprihatiningrum Hidayati Arif, Nina Fapari Arthur Sitaniapessy Br Ginting , Emmi Daru Asih Deni Rusmawati Agustin Devi Ayuni Diyas Timor Purnawan Dwi Lestari Dwi Rahmawati Dwiputra, Brayen Prastika Elisabeth Ria Viana Praningtyas Elizabeth Linggawati Elli Rahmawati Erni Ernawati Fahmy Radhi Fahmy Radhi Faridah Iriani Faridah Iriani Fatari Ginta Ginting Ginta Ginting Ginta Ginting, Ginta Hapzi Ali Hapzi Ali Hidayah, Zainur I Made Bayu Dirgantara I Made Bayu Dirgantara I Wayan Sudiana Irmawaty Irmawaty Isbandriyati Mutmainah Kabul Wahyu Utomo Kadir, Irma Karina Pramita Ningrum Khaerul Anam Khurniawan, Arie Wibowo Koesanto, Stefani M. A. A. Komang Agus Rudi Indra Laksana Kurnia Endah Riana Kurniawati Kurniawati M. Irfani Hendri Maesaroh, Imas Mario Aditya Prasetyo Minrohayati . Moh Muzammil Moh Zubaedi Moh Zubaedi Moh. Muzamil Moh. Muzammil Munawir Sajali Siregar Nanang Victor Hambali Nasoha, Mohamad Nenah Sunarsih Norhamida, Hana Novita Ekasari Novita Nugraheni Nurul Qomariah Olivia Idrus Prasetyo, Mario Aditya Rahmat Budiman Rangkuti, Samsiah Ratno Purnomo Riady, Yasir Riana, Kurnia Endah Rini Subekti Rini Subekti Rini Yayuk Priyati, Rini Yayuk Rizqul Anis Rizqul Anis Sahnaz Ubud Sahraman D. Hadji Latif Samuel, Yosua Pardamean Shine Pintor Siolemba Patiro Silvanus Ilvan Somak Sri Lestari Pujiastuti, Sri Lestari Suseno, Bambang Dwi Sylvana, Andi Tams, Nur Fadli Wiradharma, Gunawan Yohanes Joni Pambelum Yusriani, Sri Zulfahmi