p-Index From 2021 - 2026
7.799
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian Saintek Jurnal Ilmu Dasar Jurnal Matematika & Sains WIDYATAMA Pharmacon Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Journal of Community Services and Engagement Journal of Nutraceuticals and Herbal Medicine PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Kreativitas PKM Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Jurnal Ners Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia (JFSI) Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Urecol Journal. Part C: Health Sciences Prosiding University Research Colloquium Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Journal of Pharmaceutical and Sciences. Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman CERATA Usadha Journal of Pharmacy Borneo Journal of Pharmacy Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Kefarmasian Indonesia Journal of Nutraceuticals and Herbal Medicine Jurnal Sains dan Kesehatan Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Journal of World Future Medicine, Health and Nursing
Claim Missing Document
Check
Articles

Uji penghambatan enzim α-glukosidase ekstrak etanol daun karas tulang (Chlorantus erectus) Arly Syahputri , Janies; Haryoto, Haryoto
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 4 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i4.642

Abstract

Karas tulang plant (Chloranthus erectus) is a medicinal plant that has been used in several areas such as China and Southeast Asia. There has been no research regarding the potential of bone karas leaves as an antidiabetic through inhibiting the α-glucosidase enzyme from the ethanol extract of bone karas leaves. Inhibition of the α-glucosidase enzyme can work due to the presence of phytochemical compounds, such as flavonoids, saponins, tannins and quinones. This is because the phytochemical compounds contained therein can act as antidiabetic agents to prevent hyperglycemia in diabetes sufferers. This research aims to identify chemical compounds and the activity of the α-glucosidase enzyme in the ethanol extract of leaves contained in karas bone leaves. The thin layer chromatography method was used to screen phytochemical chemicals for alkaloids, flavonoids, saponins and tannins. The ELISA reader 405 nm method was used to test the inhibition of the α-glucosidase enzyme. The substrate used was p-NPG while the comparison used was acarbose tablets. The results of this research were that the IC50 value for the extract was 30.541 ????g/mL while for acarbose it was 3.873 ????g/mL. From these results it can be concluded that the inhibitory power of the α-glucosidase enzyme is in the active category, while that of acarbose is in the very active category.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL HERBA GELANG BIASA (Portulaca oleracea L.) DENGAN METODE DPPH, FRAP, DAN CUPRAC Aprilianingtyas, Tri; Haryoto, Haryoto
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.101

Abstract

Tanaman gelang biasa (Portulaca oleracea L.) atau yang sering disebut Krokot memiliki aktivitas farmakologis sebagai antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang mampu membersihkan, menghilangkan, dan menangkal radikal bebas atau pembentukan senyawa oksigen reaktif dalam tubuh. Senyawa kimia yang terkandung pada tanaman gelang biasa (Portulaca oleracea L.) yakni flavonoid yang merupakan senyawa bioaktif utama yang terkandung pada tanaman gelang biasa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur potensi antioksidan yang terkandung dalam ekstrak etanol herba gelang biasa (Portulaca oleracea L.). Metode yang digunakan untuk menganalisis nilai antioksidan yakni DPPH (2,2- Diphenyl-1-picrylhydrazyl), FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power), dan CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity). Hasil dari penelitian yang dilakukan yakni Pengukuran TPC (Total Phenolic Content) sebesar 179,66 mg GAE/g ekstrak. Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, FRAP, dan CUPRAC didapatkan nilai IC50 berturut-turut 88,08; 297,99; dan -309,06 µg/mL dengan baku pembanding Vitamin E. Intensitas kekuatan antioksidan dari ekstrak etanol herba gelang biasa (Portulaca oleracea L.) yakni sangat kuat.  
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL Plumeria alba L. DAN Plumeria rubra L. TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Nuryanti, Yulia Dwi; Haryoto, Haryoto
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i1.105

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri penyebab berbagai penyakit kulit dan keracunan makanan , sedangkan Escherichia coli merupakan bakteri penyebab diare. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit cabang, daun, bunga kamboja putih (Plumeria alba L.) dan kamboja merah (Plumeria rubra L.) disebabkan karena kandungan metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, terpenoid, steroid, polifenol dan saponin.Tujuan dari penelitian untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder dari ekstrak etanol kulit cabang, daun, bunga kamboja putih (Plumeria alba L.) dan kamboja merah (Plumeria rubra L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pembuatan ekstrak etanol dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% (perbandingan 1:10 w/v). Metode Kirby Bauer merupakan metode yang digunakan untuk menguji aktivitas antibakteri. Hasil uji menunjukkan diameter zona hambat ekstrak etanol kulit cabang, daun, bunga Plumeria alba L. dengan konsentrasi 50% terhadap  Escherichia coli lebih tinggi dibandingkan Staphylococcus aureus. Hasil dari penelitian ini daun Plumeria rubra L. terhadap Staphylococcus aureus memiliki zona hambat paling besar diantara bagian tanaman yang lain yaitu 10,38 mm. Kulit cabang  Plumeria rubra L. dan bunga Plumeria alba L. memiliki zona hambat sebesar 9,38 mm. Hasil skrining fitokimia dari kedua simplisia mengandung senyawa alkaloid dan polifenol, kedua simplisia tersebut tidak mengandung senyawa terpenoid, steroid dan flavonoid. Bagian daun dan bunga Plumeria alba L. tidak mengandung senyawa saponin.
REVIEW : AKTIVITAS FARMAKOLOGI DAN KADAR SENYAWA FLAVONOID TOTAL DARI TANAMAN KAPULAGA (Amomum compactum) Irfan, Muhammad; Haryoto, Haryoto
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i2.117

Abstract

Tanaman kapulaga (Amomum compactum) adalah tanaman empon-emponan yang banyak digunakan atau dikonsumsi oleh sebagian banyak masyarakat terutama di Indonesia sebagai bumbu dapur atau sebagai pengobatan tradisional. Tanaman kapulaga terdapat senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, saponin, alkaloid, steroid, dan terpenoid. Tujuan dari studi literature ini untuk mengkaji informasi terkait dari aktivitas farmakologi dan kandungan senyawa flavonoid total dari tanaman kapulaga. Metode yang digunakan adalah dengan penelusuran artikel nasional atau internasional dengan menggunakan data base Google scholar, pubmed, dan scientdirect. Kata kunci yang digunakan adalah Amomum compactum, dan flavonoid. Selanjutnya kriteria inklusi yang dipakai adalah literature primer yang sudah dipublikasi dengan rentang tahun 2012-2022 dengan membahas aktivitas farmakologi dan kadar senyawa flavonoid total dari tanaman kapulaga. Kriteria eksklusi adalah artikel yang membahas tentang aktivitas farmakologi dan kadar senyawa flavonoid total dari tanaman kapulaga yang dipublikasi sebelum tahun 2012 dan tidak dapat diakses secara menyeluruh atau full text. Studi literatur ini menunjukkan tanaman kapulaga memiliki potensi sebagai antibakteri, antioksidan, antidiabetes, sitotoksik, antiinflamasi, dan antikarsinogenik.
A Study of Anemia Among Early Adolescent in Elementary School Maryatun, Maryatun; Rahmawatie Ratna Budi Utami, Dyah; Haryoto, Haryoto; Husain, Fida’
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4180

Abstract

Adolescents health is one of the most critical aspects of health in next step. Health problems often experienced by adolescents are anemia. Anemia is a condition in which the hemoglobin level is less than 12 mg/dl. Anemia is one of the health problems in Indonesia. Anemia in adolescence cause health disorder. If not getting the right treatment will cause reproductive health disorder. The purpose of this research is to examine the status of anemia, nutritional status and identify its characteristics. The subject of this study is elementary school students of 35 people who get from 5 and 6 grades. The research has been carried out at Jetis Elementary School. In this study, the measurement of body weight, height and Hb rate against 35 students. The results showed that the characteristics of the respondent based on the age of majority aged 11 years as much as 42.9%. The measurement results of Anthropometry showed that most are in the thin BMI status as much as 74.3. The prevalence of anaemia is 8.6% with majority are non anemia. The conclusion of this research is the incidence rate of anemia in early adolescent amounted 8.6%
Strategi Holistik Pemberdayaan Kader Posyandu Untuk Penurunan Stunting Melalui Edukasi, Teknologi, dan Nutrisi Di Desa Sidorejo, Wonogiri Puguh Ika Listyorini; Riska Rosita; Retna Dewi Lestari; Brillian Nur Diansari; Suranto Suranto; Pramudya Kurnia; Haryoto Haryoto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1328

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Kabupaten Wonogiri, khususnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, yang memiliki angka prevalensi tinggi. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya pemahaman tentang gizi, praktik pengasuhan yang tidak tepat, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan prevalensi stunting di Desa Sidorejo dengan memberdayakan kader Posyandu sebagai agen utama. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan gizi, pelatihan penggunaan alat antropometri, penerapan aplikasi deteksi dini stunting, serta pemberian nutrisi tambahan berupa tepung kelor dan protein hewani. Penyuluhan dan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan kader Posyandu dalam mendeteksi dan menangani kasus stunting. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan skor rata-rata post-test sebesar 80,7 dibandingkan dengan skor pre-test sebesar 65,2. Analisis statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,05), yang mengindikasikan keberhasilan intervensi dalam memberdayakan kader Posyandu untuk mencegah dan menangani stunting. Melalui program ini, diharapkan angka stunting di Desa Sidorejo dapat berkurang, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang bagi anak-anak di desa tersebut. Program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menangani masalah stunting secara berkelanjutan.
In-Vitro Antioxidant, Antihyperlipidemic, and Antihypertensive Activities of Ethanol Extract of Pedada Stem Bark (Sonneratia caseolaris L.) Haryoto, Haryoto; Raharjo, Danang
Urecol Journal. Part C: Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedada (Sonneratia caseolaris) is one type of mangrove from the genus Sonneratia with high flavonoid content that has the potential as an antioxidant. Flavonoids as antioxidants can improve blood lipid profiles by lowering total cholesterol, triglycerides, and LDL, and increasing HDL. In addition, flavonoids can inhibit the activity of Angiotensin-converting enzyme (ACE) so that it has the potential as an antihypertensive. This study aims to examine the potential of kedabu leaf extract as an antioxidant, antihypertensive and antihyperlipidemia agent tested in vitro. Antioxidant testing was carried out using the ABTS (2,2-azinobis-3-ethylbenzothiazoline-6sulfonate) method, antihypertensive testing was carried out by inhibiting Angiotensin converting enzyme and antihyperlipidemia was carried out by inhibiting the lipase enzyme. The results of the study showed that the total flavonoid content was 24.827 ± 0.327 mgQE / g mgQE / g with an antioxidant capacity with an IC50 value of 54.166 ± 0.558 ppm. From the Angiotensin converting enzyme inhibition test and lipase enzyme inhibition, the IC50 values ??were 33.843±0.157 ppm and 63.709±0.819 ppm, respectively. Based on these results, the pedada bark extract showed antihypertensive and antihyperlipidemic activity by inhibiting the activity of Angiotensin converting enzyme and lipase enzyme.
Pemberdayaan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Desa Jetis dalam Inovasi Makanan Berbahan Kelor Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami; Maryatun; Haryoto; Fida' Husein
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5277

Abstract

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan anak yang dapat menghambat pencapaian tumbuh kembang anak di tahap selanjutnya. Salah satu upaya cegah dan atasi stunting pada anak adalah memberikan makanan tinggi nutrisi bagi anak, ibu hamil, ibu menyusui dan remaja. Daun kelor adalah bahan makanan yang kaya akan nutrisi yang mampu cegah dan atasi stunting. Dashat adalah salah satu program pemerintah dalam penanganan stunting. Metode pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat (kader Dashat) Desa Jetis dengan tahapan kegiatan meliputi analisis stuasi, sosialisasi dan edukasi, praktik inovasi makanan berbahan kelor dan konservasi lahan dengan tanaman herbal alami (kelor, temulawak, kunyit dan jahe). Hasil pengabdian ini adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader terkait cegah dan atasi stunting menggunakan makanan berbahan kelor, tersedianya resep dan makanan berbahan kelor, serta penanaman tanaman herbal alami di Kawasan Wilayah Tani desa Jetis. Simpulan: kegiatan pemberdayaan kader Dashat ini mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan kader dalam upaya cegah dan atasi stunting menggunakan bahan pangan lokal yakni kelor
EDUKASI PEMANFAATAN KAPSUL DAUN SALAM DAN KEMANGI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI KELURAHAN TALANG JAMBE Bela Purnama Dewi; Ani Syafriati; Fahrun Nur Rosyid; Leni Wijaya; Haryoto Haryoto
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencegah terjadinya komplikasi. Hasil observasi awal di Kelurahan Talang Jambe menunjukkan bahwa penderita DM masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai pemanfaatan terapi komplementer yang aman dan berbasis bukti, termasuk penggunaan tanaman herbal sebagai terapi pendamping. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita DM tipe 2 dalam memanfaatkan kapsul daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun kemangi (Ocimum sanctum) sebagai terapi komplementer. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2025 di Kelurahan Talang Jambe dengan melibatkan 57 penderita DM tipe 2. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi, dan pelatihan pembuatan kapsul herbal. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan, serta observasi keterampilan peserta selama praktik pembuatan kapsul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan terapi komplementer dan penggunaan herbal yang aman. Selain itu, sebagian besar peserta mampu membuat, menyimpan, dan menjelaskan cara penggunaan kapsul herbal sesuai prosedur yang telah diajarkan. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya pengelolaan diabetes secara mandiri serta penggunaan terapi komplementer yang tetap terintegrasi dengan pengobatan medis standar. Dengan demikian, edukasi dan pelatihan pemanfaatan kapsul daun salam dan daun kemangi dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan diabetes mellitus tipe 2 di tingkat komunitas. 
AKTIVITAS PENURUNAN GULA DARAH EKSTRAK ETANOL KOMBINASI DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius) DAN KARAS TULANG (Chloranthus erectus) PADA TIKUS DIINDUKSI ALLOKSAN Luthfiyyah Amalia Zahra; Haryoto Haryoto
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 3 (2026): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i3.39507

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin, sehingga meningkatnya prevalensi penyakit ini mendorong pengembangan terapi herbal yang lebih aman dan memiliki efek samping lebih rendah. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi efektivitas kombinasi ekstrak etanol daun yakon (Smallanthus sonchifolius) dan daun karas tulang (Chloranthus erectus) sebagai kandidat antidiabetes serta perbandingannya dengan ekstrak tunggal dan metformin. Penelitian ini bertujuan menilai aktivitas penurun glukosa darah kombinasi kedua ekstrak pada tikus Wistar yang diinduksi alloksan. Penelitian eksperimental dilakukan pada 24 ekor tikus jantan Wistar yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, ekstrak daun yakon, ekstrak daun karas tulang, kombinasi ekstrak, dan metformin. Skrining fitokimia menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menunjukkan kedua ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Data dianalisis pada tingkat kepercayaan 95% menggunakan uji Shapiro–Wilk, Kruskal–Wallis, dan Mann–Whitney. Hasil uji Kruskal–Wallis menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (P-value = 0,002). Ekstrak daun yakon dan kombinasi ekstrak menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan dibandingkan kontrol negatif (P-value = 0,021), sedangkan ekstrak daun karas tulang tunggal tidak menunjukkan perbedaan bermakna (P-value = 0,248). Kelompok kombinasi juga tidak berbeda signifikan dengan metformin (P-value = 0,149), yang menunjukkan efektivitas antidiabetes yang sebanding. Dengan demikian, kombinasi ekstrak etanol daun yakon dan daun karas tulang berpotensi sebagai terapi herbal antidiabetes.
Co-Authors A Anifatussaa'dah abdul, ahwan Abdul, Rasyid Aditya Naova Sofyan Ady Irawan Agustono Wibowo Agustono Wibowo Ahmad Fauzi Ahwanti Rukdiatma Nur’aini Alfa Frista Alvira Efendi Amalia Suci Medisusyanti Amaliyah Dina Anggraeni Andi Suhendi Andi Suhendi Ani Syafriati Annisa Meyndra Komala Aprilianingtyas, Tri Ardalia Rinanda Oktaviani Arly Syahputri , Janies Azzahra, Hanifa Putri Bama, Samsun Ari Bela Purnama Dewi Brillian Nur Diansari Broto Santoso Burhanudin Ichsan Cast Torizellia Chairunnisa, Alya Cita Hanif Muflihah Danang Raharjo Danang Raharjo Danang Raharjo Diah Siwi Ardiyani Dina Ayu Amalia Dinda Nurochmah Mujiyati Dwi Bagus Pambudi Dwi Sarbini Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Dyera Forestryana Erika Nuur Anisa Putri Erlinda Novita Sari Erna Herawati Euis Holisotan Hakim Fahriza Mei Trihatmoko Fahrun Nur Rosyid Faridita khoirun Nisa' Fida' Husein Fida’ Husain Fidhia Nur Rifaini Firdaus, Gita Firstca Aulia Rachma Frida Rosenova Gita Firdaus Hafid Nugroho Hafiz Ramadhan Hafiz Ramadhan Haliza Arzeti Nurseptiria Haya Nabilah Utama Heng Yen Khong Henggar Prasetyo Wikan Saputro Herda Ariyani Hidayah Karuniawati Ida Maesaroh Ikhsan, Maulida Nur Jalifah Latip Joko Kristianto Khusnul Khotimah Kosworo Kosworo Laila Dzafira Leni Wijaya Lestari, Retna Dewi Lia Dewi Juliawaty Lina Ayu Kusumastuti Listiana Masyita Dewi Listyana Dewi Prastiwi Lusia, Eka Luthfiyyah Amalia Zahra Mariska Sri Harlianti Marlupi Dwi Lestari Marsilia Rosa Sinensis HI Maryatun maryatun maryatun Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Priyadi Muhtadi Muhtadi Munti Sarida Niati Ambarsari Nugroho Adi Suseno Nursalinda Kusumawati Nuryanti, Yulia Dwi Nur’aini, Ahwanti Rukdiatma Peni Indrayudha Pramudya Kurnia Pratiwi Widowati Puguh Ika Listyorini Putri Agustina Putri, Annisa Nur Lathifah Amanda Raafika Studiviani Rahardian Surya Basusena Riska Rosita Rizki Ainun Fitriani Rosnah, Rosnah RR. Ella Evrita Hestiandari Rusdin Rauf Sabar Narimo Saputri, Luki Rahmadani Tulus Sayyidah Nurul Muslihah Sekarsari, Devina Sendy Pradila Putri Siyama, Anis Sjamsul Arifin Achmad Suranto Suranto Suranto Suranto Suranto, Choirun Nisa Sutama Syifa Aulia Paramitha Tanti Azizah Tanti Azizah Sujono Tanti Azizah Sujono Tia Mella Citra Tista Ayu Fortuna Tri Aprilianingtyas Triana Ariska Dewi Utomo, Chandra Wahyu Vitania Marsya Widowati, Pratiwi Wildan Firdaus, Muhammad Yana Maolana Syah Yulia Dwi Nuryanti Yuliana Dwi Jayanti Yurnanda Ambar Mustika Zahrah Luthfiatul Fadhilah