Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Model Pendugaan Total Digestible Nutrients (TDN) dan Protein Tercerna pada Domba Garut Jantan yang Diberi Ransum Berbasis Bahan Pakan Lokal Iman Hernaman; Nadia Ainunisa; Rahmat Hidayat; Ana R. Tarmidi; Tidi Dhalika; Atun Budiman; Dedi Rahmat
Jurnal Agripet Vol 19, No 1 (2019): Volume 19, No. 1, April 2019
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v19i1.12980

Abstract

ABSTRAK. Perhitungan total digestible nutrients (TDN) dan Protein tercerna secara biologis seringkali mengalami kesulitan sehingga dilakukan perhitungan dengan menggunakan model pendugaan. Penelitian bertujuan untuk membandingkan model pendugaan TDN dan protein tercerna pada domba Garut jantan yang diberi ransum berbahan baku pakan lokal. Dua puluh empat ekor domba Garut diberi ransum berbasis bahan pakan lokal dengan kandungan TDN dan protein berbeda, lalu diukur nilai TDN dan protein tercerna. Nilai keakuratan model pendugaan TDN dan protein tercerna diukur dengan perhitungan ratio prediction to deviation (RPD), Hubungan TDN dan protein tercerna in vivo dengan berbagai model pendugaan dilakukan dengan menggunakan analisis regresi. Model pendugaan yang digunakan untuk mengukur TDN adalah model Sutardi, Wardeh dan Harris et al., sedangkan model pendugaan protein tercerna menggunakan model Beenson dan Knight dan Haris. Hasil menunjukkan bahwa model pendugaan TDN Wardeh lebih akurat dibandingan dengan model Sutardi maupun Beenson dengan nilai ratio prediction to deviation (RDP) = 2,45, R2 = 08629 dan r = 0,9289. Model pendugaan protein tercerna Beenson dan Knight dan Haris tidak dapat digunakan karena memiliki nilai RDP yang sangat rendah. Kesimpulannya model pendugaan Wardeh lebih akurat dalam mengukur TDN pada domba Garut jantan.(Comparison of the total digestible nutrients (TDN) and digestible proteins models in male Garut sheep fed local feed-based rations)ABSTRACT. Calculation of total digestible nutrients (TDN) and digested proteins biologically are often difficult, so calculations are made using the estimation model. The study aimed to compare the estimation model of TDN and digestible proteins in male Garut sheep fed local feed-based rations. Twenty-four of male Garut sheep were given various types of rations based on local feed ingredients with different TDN and protein content, then measured the value of TDN and digested protein. Then the accuracy of the TDN and digested protein estimation model was measured by calculating the ratio of prediction to deviation (RPD), while measuring the relationship of TDN and digested proteins In Vivo with various estimation models was carried out using regression analysis. The estimation model used to measure TDN was the Sutardi, Wardeh and Harris et al. models, while the digested protein estimation model is using Beenson and Knight and Haris models. The results show that the Wardeh TDN estimation model is more accurate compared to the Sutardi and Beenson models with the RDP = 2.45, R2 = 0.8629 and r = 0.9289. Beenson and Knight and Haris digestible protein estimation model cannot be used because it has a very low RDP value. The conclusion is Wardeh estimation model is more accurate in measuring TDN in male Garut sheep.
Pengaruh Perendaman Dengan Filtrat Abu Jerami Padi (FAJP) Terhadap Lignin Dan Serat Kasar Tongkol Jagung Iman Hernaman; Budi Ayuningsih; Diky Ramdani; Romy Zamhir Al Islami
Jurnal Agripet Vol 17, No 2 (2017): Volume 17, No. 2, Oktober 2017
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v17i2.8389

Abstract

ABSTRAK. Potensi tongkol jagung sebagai pakan ruminansia sangat besar, namun dibatasi penggunaannya karena kadar ligninnya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui hubungan antara kandungan lignin dan serat kasar tongkol jagung yang direndam dengan berbagai konsentrasi filtrat abu jerami padi (FAJP). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat macam perendaman, yaitu R1 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FAJP konsentrasi 5%, R2 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FAJP konsentrasi 10%, R3 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FAJP konsentrasi 15%, R4 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FAJP konsentrasi 20%. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Hasil menunjukkan bahwa FAJP berpengaruh nyata terhadap penurunan kadar lignin dan serat kasar pada tongkol jagung (p0,05). Hubungan antara perlakuan dengan kadar lignin membentuk persamaan regresi Y = 9,29 -0,172X dengan R2 =0,92, sedangan antara serat kasar dan lignin memiliki hubungan yang sangat erat dengan nilai r =0,85. Perendaman tongkol jagung dengan FAJP 20% menghasilkan persentase lignin dan serat kasar yang paling rendah yaitu 5,88dan 32,03 %.Kesimpulan, penggunaan FSJP dengan konsentrasi 20% merupakan perlakuan yang terbaik.(The effect of soaked by rice straw ash filtrate on lignin and crude fiber content of corn cob)ABSTRACT. Utilization of corncobs as a ruminant feed is highly potential but its high lignin content may limit its use. The objective of this experiment was to investigate the effect of soaking in the water containing different concentration of rice straws ash filtrate (RSAF) on lignin and crude fiber contents of corncob. A completely randomized design was employed to compare 5 different treatments: R1 = corncob with RSAF hydrolysis 5%, R2 = corncob with RSAF hydrolysis 10%, R3 = corncob with RSAF hydrolysis 15%, and R4 = corncob with RSAF hydrolysis 20%. Each treatment was repeatedfour times (n=4). The result showed that RSAF had a significant effect (P0.05) in reducing lignin and crude fiber contents. The relationship between treatment and lignin content followed a regression equation: Y = 9.29 -0.172X with R2 =0.92, while crude fiber and lignin had a close relationship with r =0.85. Soaking corncobs with RSAF as much as 20% resulted the lowest lignin and crude fiber contents which were 5.88 and 32.03% respectively. It concluded that utilization of RSAF 20% was the best treatment.
Pengaruh Pemberian Urea dan Sulfur pada Pembuatan Silase Limbah Padat Bioetanol yang Diberi Starter Em-4 Yani Suryani; Iman Hernaman; Yanti Jayanti M
Jurnal Agripet Vol 17, No 1 (2017): Volume 17, No. 1, April 2017
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v17i1.7077

Abstract

ABSTRAK. Pembuatan bioetanol berbahan dasar singkong menghasilkan limbah padat yang berpotensi untuk dijadikan pakan ternak. Namun, limbah tersebut memiliki kandungan nutrien yang rendah, apabila diberikan pada ternak secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan urea dan sulfur pada pembuatan silase limbah padat bioetanol dengan menggunakan starter EM-4 (Effective Mikroorganisms-4). Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3 dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah penambahan urea dengan dosis masing-masing N1=0%, N2=1,5%, dan N3=3%, dan faktor kedua adalah penambahan sulfur dengan dosis masing-masing S1=0,00%, S2=0,02%, dan S3=0,04% dari bahan kering. Peubah yang diukur adalah kandungan asam laktat, pH, susut bahan kering, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara penambahan urea dan sulfur. Kombinasi penambahan urea 3% dan sulfur 0,04% menghasilkan asam laktat paling tinggi, yaitu 1,30%, serta menghasilkan pH dan susut bahan kering paling rendah dengan nilai rata-rata 3,33 dan 9,02%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi urea 3% dan sulfur 0,04% merupakan perlakuan yang paling baik.(Effect of urea and sulfur addition on silage from bioethanol solid waste using EM-4 starters)ABSTRACT. In the making of bioethanol made of cassava as basic component produce solid waste that has potential as livestock feed. However, this waste product is of low nutritional value when given directly to the livestocks due to the high crude fiber. Therefore, waste should be done with pretreatment, and one of the way was done by fermentation. The aim of this research was to observe the effect of urea and sulfur additive in the making of bioethanol solid waste silage by using EM-4 starters. This research used 3 x 3 Completely Randomized Design with 3 replicates. The first factor was urea additive with different dosage N1=0%, N2=1.5%, N3=3%, and the second factor was sulfur additive with dosage S1=0.00%, S2=0.02%, S3=0.04%. The measured variables were concentration of lactic acid, pH, dry matter loss, and crude fiber content. The results showed that there were no interactions between urea and sulfur. Addition of 3% urea and 0,04% sulfur in substrate showed the highest of lactic acid with the average value of 1.32% and the lowest pH and crude fiber with average value 3.33 and 9.02%. It was concluded that combination of 3% urea and 0,04% sulfur was the best treatment.
Testing The Physical Properties of Various Onggok Balance with Tofu Making Liquid Waster as Alternative Feed Ingredients Farisy, Daffa Al; Abun, Abun; Hernaman, Iman
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i3.p307-316

Abstract

Onggok is a by-product of tapioca flour processing which can be utilized by adding tofu making liquid waste. This study is to determine the difference and the best balance on physical properties, namely specific gravity, stack density, and stack compaction density. Carried out at the Laboratory of Animal Nutrition and Animal Feed Chemistry, Padjadjaran University. The study used an experimental method with a Complete Randomized Design (RAL) using five treatments and four repeats consisting of P0 (2 kg onggok: 0 liters of tofu liquid waste), P1 (2 kg ongdok: 2 liters of tofu liquid waste), P2 (2 kg onggok: 1 liter of tofu liquid waste), P3 (2 kg onggok: 700 ml of tofu liquid waste), and P4 (2 kg ongdok:  500 ml of tofu liquid waste). The results showed a noticeable effect (P<0.05) of physical properties testing. The P2 treatment produced the highest value in the specific gravity test of 1.111 g/mL, the P1 treatment produced the highest value in the pile density test of 0.237 g/mL, and the result of the stack compaction density in P1 of 0.282 g/mL. This study concluded that the addition of tofu making liquid waste can increase pile density and pile compaction density
In Vitro Evaluation of Green Tea Extract's Influence on Local Sheep Rahmatillah, Ririn Siti; Ramdani, Diky; Hernaman, Iman; Jayanegara, Anuraga
Jurnal Biodjati Vol 9, No 2 (2024): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i2.34573

Abstract

In recent years, the exploration of natural supplements such as green tea extract and their potential benefits in livestock nutrition has gained considerable attention among researchers and agriculturalists. Green tea extract contains a high concentration of bioactive substances, such as polyphenols and catechins. This study aimed to explore the effects of varying doses of green tea extract on rumen fermentation parameters through an in vitro trial using sheep rumen liquids. A completely randomized experimental design was utilized to test the effect of 4 different doses of green tea extract treatments (0, 140, 280, and 560 mg/kg) on in vitro Hohenheim gas test method. The current study shows no significant effect of administering green tea extract at various doses on total gas production, total gas production per in vitro dry matter and organic matter degradability, volatile fatty acid per in vitro dry matter and organic matter degradability, methane production per inv vitro dry matter and organic matter degradability of green tea extract. Although no significant effects were observed on the investigated parameters, this study provides important insights in the understanding of the potential use of green tea extract in modulating fermentation processes in the ruminant’s stomach. In conclusion, the findings of this study underscore the impact of GTE on gas production regulation, highlighting its potential implications for gastrointestinal health
Pengaruh Daun Ubi Jalar sebagai Substitusi Konsentrat dalam Ransum Domba terhadap Produksi VFA dan NH3 (In Vitro) Sadam, Muhammad Raihan; Ayuningsih, Budi; Hernaman, Iman; Dhalika, Tidi
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i2.54225

Abstract

Penggunaan daun ubi jalar ke dalam ransum domba adalah salah satu upaya peningkatan kualitas pakan dengan memanfaatkan pakan hasil limbah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi konsentrat oleh daun ubi jalar pada ransum domba terhadap kandungan VFA (volatile fatty acid) dan NH3 cairan rumen, serta untuk mengetahui persentase daun ubi jalar sebagai substitusi konsentrat yang menghasilkan produksi total VFA dan NH3 terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat perlakuan level penggunaan daun ubi jalar yaitu 0, 10, 20, dan 30% dengan 5 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam, dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata terhadap VFA, tetapi tidak nyata terhadap NH3. Penggunaan daun ubi jalar sebanyak 20% menghasilkan produksi VFA dan NH3 tertinggi.
Degradasi Bahan Kering dan Bahan Organik In Sacco pada Legume Kaliandra, Indigofera dan Lamtoro yang Ditanam di Desa Ujung Jaya Sumedang HERNAMAN, IMAN
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i1.54215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil degradasi bahan kering dan bahan organik pada legume (daun) kaliandra, indigofera dan lamtoro yang ditanam di Desa Ujung Jaya Sumedang, dengan metode In Sacco. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan yaitu R1 = Indigofera, R2 = Kaliandra, R3 = Lamtoro dan masing-masing diulang enam kali. Data penelitian dianalisis dengan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap degradasi bahan kering dan bahan organik. Nilai degradasi bahan kering indigofera adalah 53,35% nyata lebih tinggi dari perlakuan lainnya, yaitu kaliandra sebesar 39,62% dan lamtoro sebesar 49,92%. Hal sama dengan degradasi bahan organik pada indigofera sebesar 55,27% lebih tinggi dari kaliandra sebesar 43,55% dan lamtoro sebesar 50,94%. Disimpulkan bahwa Indigofera adalah legum yang paling mudah didegradasi di dalam rumen.
Diseminasi Manajemen Pakan dan Imbuhan Pakan untuk Domba di Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang Tanuwiria, Ujang Hidayat; Hernaman, Iman; Hidayat, Rahmat; Ayuningsih, Budi; Budiman, Atun; Rosani, Urip; Yanza, Yulianri Rizki; Tutiyana, Tutiyana
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60396

Abstract

Desa Pajagan adalah salahsatu desa di kecamatan Cisitu dengan ketinggian tempat 411 mdpl, berada di pinggiran waduk Jatigede dan masyarakatnya sebagian besar bermatapencaharian bertani dan beternak domba.  Survey pendahuluan menunjukkan pengetahuan peternak domba terkait manajemen pemberian pakan dan imbuhan pakan untuk domba masih minim. Tim PPM Fakultas Peternakan UNPAD melaksanakan diseminasi pengetahuan tentang manajemen pemberian pakan dan imbuhan pakan dengan tujuan meningkatkan produktivitas domba. Materi diseminasi berisikan manajemen pemberian pakan dan imbuhan pakan beserta praktek pembuatannya, pelaksanaan pada bulan Oktober dan November 2024.  Diseminasi pengetahuan dilaksanakan melalui penyuluhan,  diskusi, praktek dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti 17 peternak domba di Desa Pajagan. Kegiatan telah dilaksanakan dengan baik dan tingkat partisipasi peserta antara 65-85% dari yang diundang. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian ini yaitu 1) Diseminasi manajemen pemberian pakan dan praktek pembuatan imbuhan pakan dapat meningkatkan serapan pengetahuan peserta masing-masing sebesar 50,50% dan 67,37%; 2) Tingkat keterampilan peternak domba dalam hal pembuatan Urea Molases Blok (UMB), Suplemen Organik Cair (SOC) dan Dedak Aromatik meningkat. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan imbuhan pakan sangat bermanfaat bagi para peternak domba. Disarankan perlu dilakukan pembinaan berkesinambungan dalam kerangka pembinaan peternakan menuju ketahanan pangan.
PENGGUNAAN SUPLEMEN ORGANIK CAIR TAUCO TERHADAP ASAM LAKTAT, pH, SUSUT BAHAN KERING DAN NILAI FLEIGH DEDAK PADI FERMENTASI Awaliyah, Alif Tiffany Azizah; Hernaman, Iman; Ayuningsih, Budi; Rosani, Urip
Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Vol 13 No 1 (2025): Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajitt.2025.13.1.18-25

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis penggunaan suplemen organik cair (SOC) tauco terhadap kualitas dedak padi fermentasi yang diukur berdasarkan kadar asam laktat, pH, susut bahan kering, dan nilai Fleigh. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan enam ulangan dimana P0 (1000 gram dedak padi : 300 gram molasses), P1 (1000 gram dedak padi : 200 gram molasses : 100 gram SOC) dan P2 (1000 gram dedak padi : 100 gram molasses : 200 gram SOC). Data yang diperoleh diolah dan dianalisis ragam dan uji lanjut jarak berganda Duncan menggunakan software SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan suplemen organik cair (SOC) tauco memberikan pengaruh yang sangat signifikan (p<0,01) terhadap asam laktat, pH, susut bahan kering dan nilai Fleigh. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan suplemen organik cair (SOC) tauco pada perlakuan P2 menghasilkan produk dedak padi fermentasi terbaik berdasarkan pH (4,75), asam laktat (25,17%), susut bahan kering (2,80%) dan nilai Fleigh (168,72). ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect and dosage of the use of liquid organic supplement (LOS) tauco on the quality of fermented rice bran. The quality of fermented rice bran was measured based on lactic acid content, pH, dry matter loss, and Fleigh value. This research was conducted at the Laboratory of Ruminant Animal Nutrition and Animal Food Chemistry, Faculty of Animal Science, Padjadjaran University. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of three treatments and six replications where P0 (1000 grams of rice bran: 300 grams of molasses), P1 (1000 grams of rice bran: 200 grams of molasses: 100 grams of LOS) and P2 (1000 grams of rice bran: 100 grams of molasses: 200 grams of LOS). The data obtained were processed and analyzed for variance and Duncan's multiple range further test using SPSS software version 27. The results showed that the use of liquid organic supplements (LOS) tauco gave a very significant effect (p<0.01) on lactic acid, pH, dry matter loss and Fleigh value. It can be concluded that the use of liquid organic supplement (LOS) tauco in treatment P2 produces the best fermented rice bran product based on pH (4.75), lactic acid (25.17%), dry matter loss (2.80%) and Fleigh value (168.72).
Roselle Calyx Powder Can Increase Total Gas Production, without affecting pH, Methane, and Dry Matter and Organic Matter Degradability Azhar, Khaerul; Ramdani, Diky; Hernaman, Iman
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 25, No 1 (2025): Volume 25 No. 1 Maret 2025
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v25i1.61299

Abstract

Roselle calyx powder (RCP) can act as natural dietary additives in a concentrate. A completely randomized design was employed in this study to determine the impact of 6 different doses of RCP supplementation (0, 0.1, 0.2, 0.4, 0.8, and 1.6%) in a rice straw-based diet using 6 replicates (n = 6) on in vitro dry matter degradability (IVDMD), in vitro organic matter degradability (IVOMD), pH, total gas production 8 hours (TGP8), total gas production 16 hours (TGP16), total gas production 24 hours (TGP24) and methane. RCP supplementation did not affect the degradability, pH, and methane. The lower dose of RCP-0.1 supplementation obtained greater TGP than the higher doses, increased TGP can be a sign of increasing rumen fermentation process. However, higher doses RCP are not recommended, as the bioactive compounds may act as antinutrients, inhibiting the fermentation process.
Co-Authors Abun Abun Addawiyyah, Nadya Robiatul Ai Neni Nurhayati Alamsyari . Alifia, Arya Ambarsari, Wiwik Aminuyati An An Nurmeidiansyah ANA R. TARMIDI Ana R. Tarmidi ANA R. TARMIDI Ana R. Tarmidi Ana Rochana Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana, Ana Ana Rohana Tarmidi Ana Rohana Tarmidi Andika Hendy Permana Angga Purnawisda Anuraga Jayanegara Aprilina, Ratu Anggista Ardana Reswari Pratama Ari L. Darmawan Armi Desiputra Permana Aryanti, Risca Dwi Asep Irawan Asep Saripudin Asep Suherman Atun Budiman Audhya, Shella Audina, Leyly Nuura Norma Awaliyah, Alif Tiffany Azizah Azhar, Khaerul Bambang Kholik Mutaqin Bambang Kholik Mutaqin Bambang Nurhadi Bayani, Matni Syifa Bentang, Satria Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih BUDI AYUNINGSIH Budi Ayuningsih Budi Ayunungsih Darmawan Hidayat, Darmawan Daud, Andre Rivianda Dedi Pratomo Dedi Rahmat Dedi Rahmat Dedi Rahmat Denie Heriyadi Denny Rusmana Deny Saefulhadjar Destu Putra Rosmawan Dicky Pamungkas Diding Latipudin Diding Latipudin Diding Latipudin Diky Ramdani Djajuli, Mochamad Dwi Budi Santoso Dyah Wahyuni Dyllameita Anaztha Amatullah Eka Maya Rahmawati Eka Yosi Haryantika Elfrida Ratnawati Elita Retno Milyanti Elsa Nelasari Awaliya Esatya Mahardika Farisy, Daffa Al Fitri, Deswita Adelia Fransiskus Teguh Santoso Fransiskus Teguh Santoso Furi Siti Fauziyah Hasanah Ganesha Ade Riemas Ghea Kemala Ginanjar Ilyas Handi Burhanuddin Hani Yuhani Hani Yuhani Harun Djuned Hidayat Tanuwiria Hikmana, Entus Husna, Afifah Ibnul Abror Musthofa Iin Susilawati Irmawaty, Dwi Ayu Dian Johar Arifin Juandita, Karina Natasya Ken Ratu Gharizah Alhuur Kundrat Hidajat Kundrat Hidajat, Kundrat Kundrat Hidayat Kundrat Hidrajat Kundrat Hidrajat, Kundrat KURNIA A. KAMIL Kurnia A. Kamil Linda Yanwar Sunarti Lukman Purwanto M Fatah Wiyatna M. Fatah Wiyatna Magdalena Yohana Rotua Sitanggang Mahardika, Rayi Prima Mansyur , Mansyur - Mansyur . Mansyur Mansyur Maya Dwisari Mesa Maisarah Mohamad Busaeri Rapsanjani Mohamad Haris Septian Muhamad Rifki B. Ali Muhamad Rovie Nawawi Muhammad Syahril Mauludan Nadia Ainunisa Nadia Ainunisa Nena Hilmia Neng Hilma Hamidah Nina Suryanti Ningsih Ningsih Nisa Nuryawati Putri Novi Mayasari Novi Mayasari Nur Atila Aldila Nyimas Popi Indriani Nyimas Popi Indriani Poniah Andayaningsih Poniah Andayaningsih Pri Riznaya Putri, Verlia Dwi Putut I. Pudjiono R. Bobby Adi Eryanto Rachmat Wiradimadja Raden Febrianto Christi Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Taufiq Mustahiq Akbar Rahmat Wiradimadja Rahmatillah, Ririn Siti Rahmawati, Imma Raihan Nauval Ramadika Ramadika Rani Darliani Rachmat Ratna Utami Dewi Rendhy Ardiansyah Reyhan Hasyaftala Rida Septiana Ridwan Nurjaman Ansori Rini Widyastuti Ritonga, Ayu Aksari Romi Zamhir Islami Romy Zamhir Al Islami Rukmantoro Salim Rukmantoro Salim Sadam, Muhammad Raihan Salman Parisi Sari Suryanah Shena Nurpauza Shiyami Asri Yamashita Simson Tarigan Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siti Nurachma Siti Nurachma Siti Nurachma Siti Nurachma Siti Nurachman Siti Nurachman, Siti Solehudin, Solehudin Somanjaya, Rachmat Suci, Annisa SUKMA ACHLAN SAHID Sulastri, Erni Syifa Nurjannah, Syifa Tanuwiria, U. Hidayat Tati Rohayati Tidi Dhalika Titin Nurhayatin Toto Toharmat Tutiyana Tutiyana Tutiyana, Tutiyana Tutyana . U. Hidayat Tanuwiria U. Hidayat Tanuwiria Ujang Hidayat Tanuwiria Ummul Hajar Urip Rosani Wasmen Manalu Wiwik Ambasari Y.F. Caritas Pela Levi Yani Suryani Yani Suryani Yanti Jayanti M Yanza, Yulianri Rizki Yogi Kriskenda Yudhi Mahmud Yudhi Mahmud Zaenudin nur Sa&#039;ban