Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA DENGAN SETTING SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NI WAYAN HENI DESIANTI .; PROF. DR. PUTU BUDI ADNYANA, M.Si. .; DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.467 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran IPA setting Sains Teknologi Masyarakat yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengacu pada model pengembangan Dick and Carey dengan tahap-tahap yaitu: penetapan mata pelajaran, analisis kebutuhan, pengembangan perangkat pembelajaran, dan uji coba perangkat. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran IPA setting STM yang terdiri dari Buku Siswa dan Buku Pegangan Guru. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one group pre-test post-test design, dengan uji hipotesis menggunakan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran ini memenuhi kategori sangat valid, (2) perangkat pembelajaran ini memenuhi kategori sangat praktis, (3) hasil uji efektivitas perangkat pembelajaran ini menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa setelah belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM lebih baik daripada keterampilan proses sains siswa sebelum menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM, dengan thitung sebesar 23,85; dan keterampilan berpikir kreatif siswa setelah belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM lebih baik daripada keterampilan berpikir kreatif siswa sebelum menggunakan perangkat pembelajaran IPA setting STM, dengan thitung sebesar 21,28. Sehingga dapat disimpulkan perangkat pembelajaran IPA yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa.Kata Kunci : STM, keterampilan proses, berpikir kreatif This research aimed to produce a science learning device settings Science Technology Society that valid, practical, and effective to increase the science process skills and creative thinking skills of students. Development of science learning device was refers to development Dick and Carey model with steps: fixed subjects, analytical needed, development device of learning, and trials device of learning. The devices of learning that improved is a science learning device settings Science Technology Society that consist of student book and teacher book. This research used one group pre-test post-test design, to test the hypothesis using the t-test right parties. The result of this research were: (1) this learning device was very valid, (2) this learning device was very practical, (3) the result of effectiveness test showed that science skills process after studied with the device of science learning with STM better than before used the device of science learning with STM, got tcount 23,85; and creative thinking skills after studied with the device of science learning with STM better than before used the device of science learning with STM, got tcount 21,28. So, the science learning device developed effective to development science skills process and skills for creative thinking of students.keyword : STM, skills process, creative thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN ASESMEN OTENTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN KONSEP DIRI SISWA NI KETUT HENDRAWATI SANTOSA .; Dr. Ida Bagus Jelantik Swasta,M.Si .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.79 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan prestasi belajar dan konsep diri antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan Asesmen Otentik dengan siswa yang mengikuti model Pembelajaran Langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan cara random assignment. Data prestasi belajar diukur dengan menggunakan tes prestasi belajar dan data konsep diri dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan Manova. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat dibuat beberapa simpulan yaitu: 1) Terdapat perbedaan prestasi belajar dan konsep diri antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran GI dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung; 2) Terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran GI dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung; 3) Terdapat perbedaan konsep diri antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran GI dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : Model Pembelajaran Group Investigation, Asesmen otentik, Pembelajaran Langsung, Prestasi Belajar, Konsep Diri This research aimed to determine differences in the ability of learning achievement and self-concept between students learning model of Group Investigation ( GI ) with Authentic Assessment and those learning direct instruction . This research is a design experiment with pretest - posttest control group design . The population of this research was the second semester of eighth grade students at SMP Negeri 1 Semarapura academic year 2013/2014 . Samples were taken by means of random assignment . Learning achievement data measured using tests of learning achievement and self-concept of data using questionnaires . The data were analyzed with Manova . Based on the results of hypothesis testing can be made several conclusions : 1 ) There was a difference in learning achievement and self-concept between students who studied with GI learning model with students learning with direct instructional model ; 2 ) There was a difference in learning achievement between students who learned with GI learning model with students learning with direct instructional model ; 3 ) There were differences between the self-concept of students with learning model GI study and those by direct instructional model .keyword : Learning Model Group Investigation, Authentic Assesment, Direct Learning, Learning Achievement, Self-Concept  
PENGARUH PEMBELAJARAN KUANTUM (QUANTUM LEARNING) DAN PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA NI LUH RATNA TIRTAWATI .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .; Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti,S.Si,M.K .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.275 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kuantum (Quantum Learning) dan peta pikiran (mind mapping) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung (Direct Instruction). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X semester II di SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 70 orang yang diambil dengan teknik random sampling assigment. Instrumen pengambilan data berupa tes keterampilan berpikir kreatif dan tes hasil belajar biologi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji Manova pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kuantum dan peta pikiran dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung (2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kuantum dan peta pikiran dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung, (3) terdapat perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kuantum dan peta pikiran dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Langsung. Hasil uji lanjut dengan LSD menunjukan bahwa pembelajaran kuantum dan peta pikiran lebih baik dalam mengukur keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar biologi. Kata Kunci : keterampilan berpikir kreatif, hasil belajar biologi, pembelajaran kuantum, peta pikiran. The objective of this research is to determine the difference of creative thinking and the student’s achievement in biology between students who learned through quantum learning and mind mapping and those who learned through direct instruction. This research applied quasi experiment with “pretest-posttest control group design”. The sample of this study was student grade X at SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung in academic year 2013/2014 which consisted of two classes with the amount 70 students.The instruments used were in form of test in creative thinking skill and the result of learning biology. The data analysis was done through descriptive statistic and MANOVA with significant level 5%. The result of the study showed that (1) there was a difference of creative thinking skill and the student’s achievement in biology between the students who learned through quantum learning and mind mapping and those who learned through direct instruction, (2) a difference was found on creative thinking skill between students who learned through quantum learning and mind mapping and those who was taught through direct instruction, (3) There was a difference student’s achievement in biology between students who learned through quantum learning and mind mapping and those who learned through direct instruction, Based on the result above, it can be conceded that quantum learning and mind mapping was better that direct instruction in training creative thinking students and the student’s achievement in biology keyword : Creative thinking skill, the result of learning biology, quantum learning and mind mapping.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MINAT OUTDOOR PADA SISWA KELAS IV Kadek Hengki Primayana; I Wayan Lasmawan; Putu Budi Adnyana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.179 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti Model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini tergolong jenis kuasi eksperimen dengan rancangan two factor design. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 143 orang. Sampel penelitian diambil secara acak yang berjumlah 80 orang. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar untuk memperoleh data hasil belajar dan kuesioner minat untuk memperoleh data minat outdoor siswa. Teknik analisis data menggunakan Anava Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan pada hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran kovensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan minat outdoor terhadap hasil belajar IPA, (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dan siswa mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa minat outdoor tinggi, (4) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa minat outdoor rendah. Kata kunci: Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan, Hasil Belajar IPA, Minat Outdoor AbstractThis research aim at investigating the difference of science learning achievement between students following contextual learning model based on environment and students following conventional learning model of fourth grade students at cluster XIV Buleleng District. It was a quasi-experiment of the two factor design. The popular on was 143 students, while the sample was 80 students gathered randomly. The data were collected by using test for learning achievement data and questionnaire for outdoor interest data. The data were analyzed by using two-way anova. The result shows that: (1) there is a difference of science learning achievement between student following contextual learning model based on environment and students following conventional learning model, (2) there is an interaction between learning model and outdoor interest on science learning achievement, (3) for students with high outdoor interest, there is a difference of science learning achievement between students following contextual learning model based on environment and  students following conventional learning model, (4) for students with low outdoor interest, there is a difference of science learning achievement between students following contextual learning model based on environment and  students following conventional learning model. Keywords: Contextual Learning Model Based on Environment, Learning Science’s Outcomes, Outdoor Interest
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KINGDOM PLANTAE DENGAN SETTING INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PUTU NOVI KURNIAWATI .; PROF. DR. I B. PUTU ARNYANA, M.Si. .; PROF. DR. PUTU BUDI ADNYANA, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran biologi dengan setting inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA. Prosedur pengembangan modul pembelajaran menggunakan model 4D (define, design, develope, disseminate) Thiagarajan (1974), meliputi 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap, pengembangan, dan tahap diseminasi. Dalam penelitian ini hanya dilakukan tiga tahapan yaitu tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan, sedngakan tahap penyebaran tidak dilakukan dengan pertimbangan keterbatasan waktu. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi modul pembelajaran, lembar observasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran, angket respon guru dan siswa terhadap perangkat pembelajaran, dan tes keterampilan proses sains. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji efektivitas modul adalah statistik deskriptif dan uji t satu pihak (one sample t test). Hasil penelitian: (1) validitas modul 4,10 dengan kategori valid; (2) kepraktisan modul 4,29 dengan kategori sangat praktis; dan (3) efektivitas modul memiliki rata-rata keterampilan proses sains 83,98 dengan kategori efektif karena melampaui KKM dengan persentase 96,77%. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji t satu pihak diperoleh nilai t 7,554 > t tabel 2,042 yang menunjukkan bahwa Ha gagal ditolak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa modul pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa.Kata Kunci : modul pembelajaran, inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains This research aims to generate biology learning module in guided inquiry setting to improve student science process skill. This kind of research is research and development (R&D). Procedure of learning module development uses 4D Model according to Thiagarajan (1974), and divided into 4 stages i.e. 1) define; 2) design; 3) develope; 4) disseminate. This research only carried three stages, that is define, design, and develope, while the disseminate stage is not carried due to the limited of time. Data collecting instrument uses in this research that is learning module validation sheet, learning modul feasibility observation sheet, teacher response questionnaire, student response, and science process skill test. Data analysis methods used to analyze the effectivity of learning module is as follows, such as descriptive statistic and one sample t test. The research results obtain: (1) validity of learning module were develop based on validation by experts and practitioners obtain an average score of 4,10 which is valid; (2) learning module meets the practical criteria based on three results i.e. a) feasibility study; b) teacher response; and c) students response obtain 4,29 score which is very practical; (3) the module meets the criteria for effective learning based on the test results which is indicated by student achievement of science process skill. This is evident by average value of science process skill test are 83,98 which is fulfill the minimum score (78,00) by the percentage of 96,77%, and based on one sample t test obtained value 7,554 > 2,042 (t table). Based on the results concluded that learning module fulfill the criteria valid, practical, and effective way to increase student’s science process skill.keyword : learning module, guided inquiry, science process skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA I MADE WIRASANA JAGANTARA .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .; Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti,S.Si,M.K .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.137 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari gaya belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan penelitai eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group design. Penelitian dilakuka di SMA Negeri 1 Bangli dengan jumlah sampel sebanyak 152 orang, yang terdiri dari empat kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan kuesioner gaya belajar. Data dianalisis dengan menggunakan Anava dua jalur. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik. (3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa. (4) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi untuk kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan gaya belajar kinestetik antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Proyek, Hasil Belajar, Gaya Belajar. Abstract This study aims at assessing the differences of learning achievements in biology between the students who learned by using the project based learning model and students who learned by using direct instructional model viewed from the students’ learning style.The results showed that (1) there was a significant difference between the students’ learning achievement who learned by using the project based learning model and the direct instructional model. (2) There was significant difference between the learning achievements of students who had visual, auditory, and kinesthetic learning styles. (3) There was an interactional effect between the learning models and the learning styles on students learning achievements. (4) There was a significant difference in learning achievements for a group of students who had a visual learning styles, auditory, and kinesthetic learning style among students who learned by using project based learning model and students who learned by using direct instructional model. keyword : Keywords: Learning Project, Learning Achievement, Learning Style.
Analisis Kebutuhan Dalam Pengembangan Buklet Edukatif Tematik (BET) Untuk Pendidikan Kesehatan di SD Desak Made Citrawathi; Putu Budi Adnyana; Siti Maryam
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42 No 3 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.563 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i3 Okt.1756

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah melaksanakan analisis kebutuhan dalam mengem-bangkan buklet edukatif tematik (BET) untuk memberikan pendidikan kesehatan di SD. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui profil siswa SD berkaitan dengan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS), tema yang dikembangkan guru dalam pembelajaran tematik di kelas II SD, fasilitas dan lingkungan sekolah untuk mendukung PHBS siswa,  kendala instruksional yang dihadapi guru dalam  pembelajaran tematik, masalah-masalah kesehatan yang dapat dikembangkan sebagai tema, kondisi di lingkungan siswa yang dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan tema kesehatan. Sampel penelitian adalah siswa kelas II SD, guru SD, kepala sekolah, dan orang tua siswa di kota Singaraja. Teknik pengumpulan data adalah: wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner. Dari analisis data diperoleh bahwa PHBS siswa untuk indikator kebersihan diri dan ke-bersihan lingkungan untuk aspek tertentu sudah cukup baik (seperti mencuci tangan, mandi, mem-buang sampah), tetapi pada aspek lain perlu ditingkatkan. Kepala sekolah, guru kelas II, dan orang tua siswa sangat setuju dikembangkan buklet sebagai media pendidikan kesehatan di SD.Kata kunci: buklet edukatif tematik, pendidikan kesehatan.
Development of Health Integrative Thematic Textbooks (Batik) To Provide Health Education in Elementary Schools I Ketut Sudiana; N. Adiputra; Putu Budi Adnyana
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.909 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v8i2.24103

Abstract

This research aims to develop health integrative thematic textbooks (BATIK). The method used is the Research and Development model of Borg & Gall. Based on the research, it obtained that integrated health education material in accordance with the PHBS indicator of school. Integration using two patterns, explicitly through the subtitle "Ayo Lakukan Hidup Bersih dan Sehat", and implicitly integrated into the text, the use of children's songs and illustrated images that contain of health education. The BATIK assessment at the validation and readability stage obtained the following results: (1) validation by experts obtained very good, (2) validation by elementary school teachers obtained very good, (3) a one to one evaluation readability test obtained good, and (4) a small group evaluation readability test obtained very good. Based on the results of the validation and readability test, it shows that the quality of BATIK is good so it is suitable to be used in thematic learning in elementary schools.
Pengaruh Metode Pembelajaran Snowball Drilling Dengan Soal Objektif Diperluas Terhadap Hasil Dan Aktivitas Belajar Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidemen Tahun Pelajaran 2013/2014 Ida Ayu Cindya Prawesti p .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .; I M P Anton Santiasa, S.Pd.,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v1i1.3353

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran snowball drilling dengan soal objektif diperluas terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidemen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pre-test post-test non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidemen tahun pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan didapatkan kelas XI IPA 2 sebagai kelompok eksperimen serta kelas XI IPA 1 sebagai kelompok kontrol yang masing-masing kelompok berjumlah 30 siswa. Dalam penelitian ini kelompok eksperimen dibelajarkan dengan metode pembelajan snowball drilling, sedangkan pada kelompok kontrol dibelajarkan dengan metode ceramah. Data tentang hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar kognitif berupa tes dengan tipe soal objektif diperluas, sedangkan data aktivitas belajar siswa dikumpulkan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar yang diobservasi oleh dua orang observer pada setiap pertemuan. Untuk menguji signifikansi perbedaan pengaruh perlakuan yang diberikan digunakan analisis kovarian (anakova) dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,000) antara penggunaan metode pembelajaran snowball drilling dengan soal objektif diperluas dan metode ceramah terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem ekskresi manusia, (2) aktivitas belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan metode snowball drilling lebih tinggi dibandingkan aktivitas belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan metode ceramah. Rerata aktivitas belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan metode snowball drilling berada dalam kategori cukup aktif, sementara pada kelas yang dibelajarkan dengan metode ceramah rata-rata aktivitas belajar siswa berada pada kategori kurang aktifKata Kunci : Snowball Drilling, Soal Objektif Diperluas, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar This research aimed to know the influence of snowball drilling method of learning equiped with extended objective test toward learning achievement and activities on the lesson of human excretory system in class XI Sciences Program SMA N 1 Sidemen. The research was a quasi-experimental with pre-test post-test non-equivalent control group design. The population were all students of class XI Sciences Program SMAN 1 Sidemen of academic year 2013/2014. Samples were taken by simple random sampling technique with the experimental group was students of class XI Science Program 2 and the control group was students of class XI Sciences Program 1 and in each group consisting of 30 students. Experimental group of this research was subjected to the snowball drilling method, while the control group was subjected to the lecture method. The learning achievement data were collected by using a cognitive achievement test, while the student learning activities were collected by using observation sheets and observed by two observers in each meeting. The research was done by descriptive analyses and analysis of covariance (Anacova) with a significance level of 5%. The results of this research shows that (1) there is a significant difference ( p = 0.000 ) between the use of snowball drilling method and lectures method on cognitive learning results of students on the lesson of human excretory system, (2) student learning activities by using snowball drilling method is higher than student learning activities by using the lecture method. The mean score of student learning activities that learned with snowball drilling method is categorized moderately active, while the activity of student that learned with lecture method is categorized less active. keyword : Snowball Drilling, Extended Objective Test, Learning Achievement, Learning Activities
PENGARUH STRATEGI BELAJAR MURDER (MOOD, UNDERSTAND, RECALL, DETECT, ELABORATE, REVIEW) DENGAN SETTING PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 AMLAPURA TAHUN AJARAN 2013/2014 Ni Komang Prasinta Nusantari .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si .; Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v1i1.3494

Abstract

TTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi belajar MURDER dengan setting pembelajaran kooperatif STAD dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep Biologi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan pre-test post-test control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siwa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Amlapura yang terdistrbusi ke dalam 5 kelas dengan jumlah populasi 160 orang. Sampel diambil menggunakan teknik penempatan secara acak (random assignment). Dari hasil pengacakan diperoleh 64 siswa sebagai sampel yang terdistribusi ke dalam 2 kelas yaitu kelas XI IPA 3 ditetapkan sebagai kelas strategi belajar MURDER setting pembelajaran kooperatif STAD dan kelas XI IPA 5 ditetapkan sebagai kelas pembelajaran konvensional, yang masing-masing kelas berjumlah 32 siswa. Data yang diperlukan adalah data pemahaman konsep siswa yang dikumpulkan dalam bentuk tes pemahaman konsep biologi. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis kovarian (ANAKOVA) satu jalur. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan (p
Co-Authors ., Adi Purusha Das ., Hasby Wahid Harris ., I Gusti Lanang Agus Awitama ., I MADE ADI SANTIKA ., I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. ., I Putu Ari Budi Artama ., I Putu Eka Suakarya Utama ., Ida Ayu Kade Trisnayanthi ., Lailatus Saadah ., Made Ari Sanjaya ., Ni Kadek Delis Tina ., NI KD MIRAH ASTUTI ., Ni Made Ari Ryantini ., Ni Made Dwi Pradnyani ., Ni Made Ninda Pradani ., Ni Putu Indah Kumala Sari ., NILUH PUTU PUTRI P D ., Putu Rahma Dewi ., SUSAN SIDABUTAR AAIN Marhaeni Abu Yazid Abu Bakar Adi Purusha Das . Adi, Ni Nyoman Serma Agus Wijaksono Ajeng Purnama Heny Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anantawikrama Tungga Atmadja Andriani, Ni Kadek Ari Anton Santiasa, I Made Pasek Ariani, NM Dewi Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Desak Made Citrawathi Devy Dyah Wulandari Dewi, Luh Gede Wulan Kurnia Dewi, Ni Kadek Yun Yun Rosita Dewi, Putu Lia Rusita DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN . DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN ., DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN DR. I GST.AGUNG NYM.SETIAWAN, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . DR. LUH PT.MANIK WIDIYANTI, S.Si, M.Kes . Dyah Aini Purbarani Fachry Abda El Rahman Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Fitria Sarnita Fitriani, Herdiyana Fitriyah, Siti Aminatul Gede Ari Yudasmara Hajiriah, Titi Laily Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hasby Wahid Harris . I G A N Setiawan I Gede Astra Wesnawa I Gusti Agung Nyoman Setiawan I GUSTI BAGUS SUMARTA . I Gusti Lanang Agus Awitama . I M P Anton Santiasa, S.Pd.,M.Si. . I Made Adi Santika I MADE ADI SANTIKA . I Made Ari Winangun I Made Pasek Anton Santiasa I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. . I MADE WIRASANA JAGANTARA . I Putu Ari Budi Artama . I Putu Eka Suakarya Utama . I Putu Wisna Ariawan I Wayan Lasmawan I Wayan Rudiarta I Wayan Sadia I Wayan Sukra Warpala IB Jelantik Swasta Ida Ayu Cindya Prawesti p . Ida Ayu Kade Trisnayanthi . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Suryanti Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putu Arnyana Kadek Hengki Primayana . KOMANG SUSILAWATI . Lailatus Saadah . Luh Putu Marhaeni Made Ari Sanjaya . MADE DWIPAYANA . Mahendra Data, I Gede Teguh Arya Marhaeni, Luh Putu Muhammad Wahyu Setiyadi N. Adiputra N. Adiputra Nadi, Desak Putu Merta Ni Kadek Delis Tina . NI KD MIRAH ASTUTI . NI KETUT HENDRAWATI SANTOSA . Ni Ketut Rapi Ni Komang Prasinta Nusantari . Ni Luh Julianti NI LUH PUTU CARIASTINI . NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI NI LUH PUTU WIDYA DHARMAYANTHI . NI LUH RATNA TIRTAWATI . Ni Luh Rin Riantini . Ni Luh Rin Riantini ., Ni Luh Rin Riantini Ni Made Ari Ryantini . Ni Made Dwi Pradnyani . Ni Made Ninda Pradani . NI NYOMAN KARTINI . NI NYOMAN SERMA ADI . Ni Nyoman Sri Rasthiti . Ni Nyoman Sri Rasthiti ., Ni Nyoman Sri Rasthiti Ni Putu Dian Pertiwi, Ni Putu Dian Ni Putu Indah Kumala Sari . Ni Putu Sri Ratna Dewi NI WAYAN HENI DESIANTI . NI WAYAN HENI DESIANTI ., NI WAYAN HENI DESIANTI NILUH PUTU PUTRI P D . NM Dewi Ariani NURHAYATI . Nyoman Dantes Pahriah, Pahriah PE Sastrika Ayu PROF. DR. I B. PUTU ARNYANA, M.Si. . PROF. DR. KETUT SUMA, M.S. . Purwanti, Ni Kadek Lovita Putra, I Gede Somia Dangka Putu Artawan PUTU NOVI KURNIAWATI . Putu Rahma Dewi . Rayyan, Wildan Babul S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . S.Pd.,M.Si. I M P Anton Santiasa . sabrina intan maulida Santiasa, I Made Pasek Anton Santiasa, Made Pasek Anton Santiasa, Made Pasek Anton Santika, I Made Adi Setiawan, I G A N Siti Maryam siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sofyan Syamratulangi SURATNI . Suryati Suryati SUSAN SIDABUTAR . Swandi Swandi Swasta, IB Jelantik Syamsiar, Syamsiar Taufiqurrahman, M. Wulandari, Devy Dyah Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti YOSEFINA UGE LAWE . Yuliandari, Sri Ayu Yuliati, Ni Komang Dwi Eka Zahara, M.Pd, Laxmi