p-Index From 2021 - 2026
7.502
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia UNEJ e-Proceeding JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Public Health of Indonesia Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining Jurnal Ilmiah Bidan Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Jurnal Manajemen Informatika Jurnal Kesehatan Indonesia Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Information : Jurnal Penelitian PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Jurnal Ners Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Health Sains Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Impresi Indonesia International Journal of Science and Society (IJSOC) Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Sosial dan Sains Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) International Journal of Health and Information System (IJHIS) Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Al Makki Health Informatics Journal E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan job insecurity sumber daya manusia unit rekam medis di RSUD Masohi Latumapina, Stella Florence Imanuela; Hosizah, Hosizah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i1.735

Abstract

Background: Job Insecurity is a condition when employees feel threatened by their jobs and are powerless to do anything about the situation. Related to job insecurity, companies need to create a safe and comfortable work environment for their employees. Therefore, job insecurity must be immediately fixed by every company by reducing unsafe conditions. Purpose: To determine the determinants of job insecurity of human resources in the medical records unit. Method: Quantitative research with cross-sectional design. The population of the study was 29 employees of the medical record unit of Masohi Regional Hospital and data collection used multinomial logistic regression. Results: Most respondents experienced moderate job insecurity as much as 79.3%. The partial effect between age and job insecurity obtained a p value of 0.578, length of service with a p value of 0.333, education level with a p value of 0.010, and employment status with a p value of 0.00. Conclusion: The variables of education and employment status have a significant influence on job insecurity with a p value for the education variable of 0.010 and employment status of 0.007 (<0.05). Suggestion: Further research can consider additional variables such as working conditions, relationships between employees, and organizational culture in research on job insecurity.    Keywords: Job Insecurity; Human Resources; Medical Records Unit   Pendahuluan: Job Insecurity merupakan suatu keadaan ketika para karyawan merasa terancam oleh pekerjaannya dan tidak berdaya untuk melakukan apapun pada keadaan tersebut. Dalam hal job insecurity, perusahaan perlu untuk membuat sebuah lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi karyawannya. Oleh karena itu, job insecurity harus dapat ditingkatkan oleh setiap perusahaan dengan cara mengurangi kondisi yang tidak aman. Tujuan: Untuk mengetahui determinan job insecurity sumber daya manusia unit rekam medis. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah 29 pegawai unit rekam medis di RSUD Masohi dan pengumpulan data menggunakan regresi logistik multinomial. Hasil: Sebagian besar responden mengalami job insecurity sedang sebanyak 79.3%. Pengaruh secara parsial antara usia terhadap job insecurity diperoleh p-value 0.578, masa kerja terhadap job insecurity p-value 0.333, pendidikan terhadap job insecurity p-value 0.010, dan status kepegawaian terhadap job insecurity p-value 0.00. Simpulan: Variabel pendidikan dan status kepegawaian memiliki pengaruh signifikan terhadap job insecurity dengan p-value pendidikan sebesar 0.010 dan status kepegawaian sebesar 0.007 (<0.05). Saran: Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel tambahan, seperti kondisi kerja, hubungan antar pegawai, dan budaya organisasi dalam studi job insecurity.   Kata Kunci: Job Insecurity; Sumber Daya Manusia; Unit Rekam Medis.
Number of ANC Visits at RSIA AMC Metro Based on Mother's Age and Parity Azza, Azizatul; Nurmalasari, Mieke; Hosizah, Hosizah; Qomarania, Witri Zuama
International Journal of Health and Information System Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijhis.v1i1.10

Abstract

WHO declared COVID-19 as a pandemic on March 11, 2020. Obstacles found in ANC services during the COVID-19 pandemic were pregnant women afraid of contracting COVID-19 if they had to carry out ANC examinations at health services. ANC examinations play an important role in preventing and detecting pregnancy complications. Predisposing factors are one of the factors that influence the behavior of pregnant women in making ANC visits. Some of which are included in the predisposing factors are age and parity. This study aims to determine the effect of age and maternal parity on the number of ANC visits during the COVID-19 pandemic at RSIA AMC Metro. The sample consisted of 100 pregnant women who visited ANC between January and October 2022, and data analysis with multiple logistic regression. The majority of pregnant women were aged 20-35 years (71%), had given birth 2-4 times (36%), and made 1-5 ANC visits (82%). However, the study found that neither age nor maternal parity significantly affected the number of ANC visits during the pandemic at RSIA AMC Metro.
ANALISIS SPASIAL PENYEBARAN PENYAKIT DIARE DI WILAYAH JAKARTA PUSAT Dewi, Sukmala; Pertiwi, Tria Saras; Hosizah, Hosizah; Nurmalasari, Mieke
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43287

Abstract

Jakarta Pusat mencatat kasus diare tertinggi di Kecamatan Kemayoran, dengan total 7.010 kasus pada tahun 2022. Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan frekuensi buang air besar sebanyak tiga kali atau lebih dalam 24 jam, dengan feses yang lebih encer dari biasanya dan disebabkan berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial antara kasus diare dan beberapa faktor risikonya. Penelitian dilakukan pada Desember 2023 hingga Januari 2024, dengan sampel mencakup jumlah kasus diare di semua kelompok usia, jumlah sarana air minum, serta jumlah jamban sehat permanen pada tahun 2022 di wilayah Jakarta Pusat yang meliputi Kecamatan Sawah Besar, Gambir, Senen, Johar Baru, Kemayoran, Menteng, Cempaka Putih, Tanah Abang. Analisis data menggunakan metode Bivariate Moran’s I melalui aplikasi GeoDa dengan input data peta dasar kota madya Jakarta Pusat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi spasial antara kasus diare dan faktor risikonya di berbagai wilayah di Jakarta Pusat. Uji signifikansi mengungkapkan bahwa terdapat satu wilayah, yaitu Kecamatan Tanah Abang, memiliki nilai signifikansi (p<0,05) yang menunjukkan adanya autokorelasi dengan wilayah sekitarnya. Pola penyebaran kasus diare di daerah ini bersifat acak dan termasuk dalam kategori High-Low. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan strategi kesehatan masyarakat untuk mengurangi kasus diare di wilayah Jakarta Pusat.
Pengaruh Kualitas Informasi, Kualitas Sistem Dan Penerapan Lean Six Sigma Terhadap Manfaat Nyata Implementasi Electronic Medical Record Dengan Pengunaan Emr Sebagai Variabel Intervening Herey, Peter; Indrawati, Ratna; Hosizah, Hosizah
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9010

Abstract

Penelitian ini berlandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan bahwa manfaat nyata implementasi EMR sejak  tahun 2022 belum dirasakan oleh pengguna EMR. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata implementasi rekam medis elektronik dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah Dokter dan Dokter Spesialis sebagai pengguna EMR. Teknik sampling menggunakan total sampling yang menjadikan seluruh Dokter dan Dokter Spesialis berjumlah 52 sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method dengan uji regresi linier berganda. Hasil analisis membuktikan terdapat pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma berpengaruh positif terhadap penggunaan EMR dan manfaat nyata, serta penggunaan EMR berpengaruh positif terhadap manfaat nyata, dan mampu mengintervensi pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata. Kualitas informasi  merupakan variabel yang paling kuat mampu meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata, sedangkan kualitas sistem merupakan variabel terendah dalam meningkatkan penggunaan EMR dan  manfaat nyata.Kata kunci : kualitas informasi, kualitas sistem, lean six sigma, manfaat nyata.
Penilaian Keberhasilan Implementasi Rekam Medis Electronik Peter Herey; Indrawati, Ratna; Hosizah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.771

Abstract

tahun 2022 belum dirasakan oleh pengguna EMR. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata implementasi rekam medis elektronik dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah Dokter dan Dokter Spesialis sebagai pengguna EMR. Teknik sampling menggunakan total sampling yang menjadikan seluruh Dokter dan Dokter Spesialis berjumlah 52 sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method dengan uji regresi linier berganda. Hasil analisis membuktikan terdapat pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma berpengaruh positif terhadap penggunaan EMR dan manfaat nyata, serta penggunaan EMR berpengaruh positif terhadap manfaat nyata, dan mampu mengintervensi pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata. Kualitas informasi merupakan variabel yang paling kuat mampu meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata, sedangkan kualitas sistem merupakan variabel terendah dalam meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata. Kata kunci : kualitas informasi, kualitas sistem, lean six sigma, manfaat nyata.
PENGARUH KUALITAS INFORMASI, KUALITAS SISTEM DAN PENERAPAN LEAN SIX SIGMA TERHADAP MANFAAT NYATA IMPELEMNTASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD DENGAN PENGUNAAN EMR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING HEREY, PETER; INDRAWATI, RATNA; HOSIZAH, HOSIZAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8497

Abstract

Penelitian ini berlandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan bahwa manfaat nyata implementasi EMR sejak tahun 2022 belum dirasakan oleh pengguna EMR. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata implementasi rekam medis elektronik dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah Dokter dan Dokter Spesialis sebagai pengguna EMR. Teknik sampling menggunakan total sampling yang menjadikan seluruh Dokter dan Dokter Spesialis berjumlah 52 sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method dengan uji regresi linier berganda. Hasil analisis membuktikan terdapat pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma berpengaruh positif terhadap penggunaan EMR dan manfaat nyata, serta penggunaan EMR berpengaruh positif terhadap manfaat nyata, dan mampu mengintervensi pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata. Kualitas informasi merupakan variabel yang paling kuat mampu meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata, sedangkan kualitas sistem merupakan variabel terendah dalam meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata.
Faktor yang memengaruhi kunjungan penderita hipertensi di posbindu penyakit tidak menular (PTM) Nurhasanah, Raden; Qomarania, Witri Zuama; Hosizah, Hosizah; Temesvari, Nauri Anggita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2025): Volume 19 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i2.807

Abstract

Background: The results of the 2023 Indonesian Health Survey show that the prevalence of hypertension in Indonesia based on measurements of the population aged ≥18 years is 30.8%, but only 8.6% are diagnosed by doctors, while cases of hypertension at the Sukasari Health Center between 2020 and 2023 have doubled from 3.428 to 6.229 people. Integrated non-communicable disease development posts are one strategy in dealing with hypertension. On the other hand, hypertension sufferers who routinely visit integrated non-communicable disease development posts are still low at 45.7%. Purpose: To determine the factors that influence visits by hypertension sufferers to integrated non-communicable disease development posts. Method: An observational quantitative study using a cross-sectional method was conducted at the Sukasari Health Center, Sukasari Village, Tangerang District, Tangerang City, Banten in March-June 2024. The sampling technique used was total sampling and 155 samples were obtained. The research data collection was carried out by reviewing documents (secondary data) and the instrument used was a document review sheet to review data on visits to the integrated non-communicable disease development post. Results: This study shows that the most influential factors on visits by hypertension sufferers to the integrated non-communicable disease development post are primary education level (p-value = 0.007 OR = 11.140), secondary education (p-value = 0.026 OR = 7.266), prehypertension blood pressure (p-value = 0.041 OR = 2.698), and hypertension blood pressure level 2 (p-value = 0.045 OR = 0.369). Meanwhile, the variables that had no effect were gender (p-value=0.205), occupation (p-value=0.743), and comorbidity (p-value=0.497). Conclusion: The most influential factors on visits by hypertension sufferers to the integrated non-communicable disease development post were education level and blood pressure status. Suggestion: There should be efforts to increase the active role and support of health cadres and village officials in promoting the activities of the integrated non-communicable disease development post, through social media groups for residents in each region so that the community can diligently visit the integrated non-communicable disease development post.   Keywords: Hypertension; Visit; Integrated Development Post; Non-Communicable Diseases.   Pendahuluan: Hasil Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023, menunjukan bahwa prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk umur ≥18 tahun sebesar 30.8%, namun hanya sebesar 8.6% yang terdiagnosis dokter, sedangkan kasus penyakit hipertensi di Puskesmas Sukasari antara tahun 2020 dan 2023 meningkat dua kali lipat dari 3.428 menjadi 6.229 jiwa. Posbindu PTM merupakan salah satu strategi dalam penanggulangan hipertensi. Di sisi lain, penderita hipertensi yang rutin berkunjung ke posbindu PTM masih rendah dengan persentase 45.7%. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kunjungan penderita hipertensi di posbindu penyakit tidak menular (PTM). Metode: Penelitian kuantitatif observasional menggunakan metode cross sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Sukasari, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten pada Bulan Maret-Juni 2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dan didapatkan sebanyak 155 sampel. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara telaah dokumen (data sekunder) dan instrumen yang digunakan adalah lembar telaah dokumen untuk melakukan tinjauan data kunjungan posbindu PTM. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kunjungan penderita hipertensi di posbindu PTM adalah jenjang pendidikan dasar (p-value=0.007 OR=11.140), pendidikan menengah (p-value=0.026 OR=7.266), tekanan darah prehipertensi (p-value=0.041 OR=2.698), dan tekanan darah hipertensi tingkat 2 (p-value=0.045 OR=0.369). Sementara itu, variabel yang tidak ada pengaruh adalah jenis kelamin (p-value=0.205), pekerjaan (p-value=0.743), dan komorbiditas (p-value=0.497). Simpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap kunjungan penderita hipertensi di posbindu PTM adalah jenjang pendidikan dan status tekanan darah. Saran:  Adanya upaya untuk meningkatkan peran aktif dan dukungan kader kesehatan serta perangkat desa dalam mempromosikan kegiatan posbindu PTM, melalui grup media sosial warga pada tiap wilayah agar masyarakat dapat rajin berkunjung ke posbindu PTM.   Kata Kunci: Hipertensi; Kunjungan; Penyakit Tidak Menular (PTM); Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu).
The Influence of Work Period, Employment Status and Knowledge with Human Resource Performance in the Medical Records Unit at dr. Suyoto Hospital Pusrehab Jakarta Sunarti, Sunarti; Pertiwi, Tria Saras; Hosizah, Hosizah
PROMOTOR Vol. 8 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i3.1227

Abstract

This study examines the influence of work period, employment status, and knowledge on human resource performance in the medical records unit of Dr. Suyoto Pusrehab Hospital, Jakarta. The aim is to understand how much these three variables affect employee performance. Using a quantitative research method with a cross- sectional design, This study involved 34 respondents from medical records unit employees. Based on linear regression analysis, the results showed that all independent variables have an effect on the dependent variable. More clearly, it can be concluded that Work Period, Employee Status, and Knowledge have a significant effect (simultaneously) on Human Resource Performance in the Medical Records Work Unit of Dr. Suyoto Pusrehab Hospital (p<0,005).
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN (PMIK) DI DPD PORMIKI DKI JAKARTA Salsabilla, Jihan Saskia; Qomarania, Witri Zuama; Hosizah, Hosizah; Pertiwi, Tria Saras
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3066

Abstract

Abstract: Performance plays an important role in healthcare services, but challenges such as lack of work motivation due to high workloads, time pressure, minimal recognition, limited career development, and lack of supervisor support can reduce motivation and impact the performance of medical recorders.The purpose of this research is to determine the effect of work motivation on the performance of Medical Recorders and Health Information (PMIK) at the DPD PORMIKI DKI Jakarta.The type of research used is quantitative research employing a cross-sectional design.From a total of 2,011 PMIK members, 95 respondents were selected using the quota sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression tests.The results of the analysis using simple linear regression show that there is an influence between the work motivation variable and the performance variable of Medical Recorders and Health Information (PMIK) at DPD PORMIKI DKI Jakarta, with a significance value (P-value) of 0.000 (<0.05), and the obtained regression equation is Y = 9.773 + 0.389X. Keywords: Work Motivation, Performance, Medical Record and Health Information                  Officers (PMIK) Abstrak: Kinerja memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, namun tantangan seperti kurangnya motivasi kerja akibat beban kerja tinggi, tekanan waktu, minimnya pengakuan, terbatasnya pengembangan karier, serta kurangnya dukungan atasan dapat menurunkan motivasi dan berdampak pada kinerja perekam medis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) di DPD PORMIKI DKI Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Dari total  2.011 anggota PMIK didapatkan 95 responden yang dipilih menggunakan teknik kuota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis dengan regresi linear sederhana, dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh antara variabel motivasi kerja dengan variabel kinerja Perekam Medis dan  Informasi  Kesehatan (PMIK) di DPD PORMIKI DKI Jakarta dengan nilai signifikansi P-value 0,000 (<0.05), dengan persamaan regresi yang didapatkan yaitu Y= 9.773 + 0.389X. Kata kunci: Motivasi Kerja, Kinerja, Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK)  
OPTIMALISASI MANAJEMEN INDIKATOR PENGGUNAAN TEMPAT TIDUR MELALUI SISTEM INFORMASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PALEMBANG BARI Aryani, Desi; Hosizah, Hosizah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4269

Abstract

Abstract:Regional General Hospital Palembang BARI has implementedtheRegulationoftheMinisterofHealthNumber 82 of 2013 concerningthe Hospital ManagementInformation System (SIMRS) known as SIMARS. In itsimplementation, theinformationsystem has not beenabletoprovideaccurateand real-timebedusageindicators. This study aimstooptimizethemanagementofbedusageindicatorsthroughtheinformationsystemat Palembang BARI Regional Hospital. The typeofqualitativeresearchusingthe FAST (FrameworkfortheApplication System Thinking) methodwasconducted in August 2024 - September 2024. Data collectionwascarriedoutthroughinterviews, observations, anddocumentreviewsaccordingtothestagesofthe FAST method, including: Scopedefinition, Problem Analysis, RequirementAnalysis, Logical Design, DecisionAnalysis, Physical Design andConstructionand Testing. Ofthe 3,366 manual SHRIs, thereis a differencebetween SHRI SIMARS of 427 or 12.69%, thehighest in theclass 3 generalcareroom, thisisbecausenurseshave not routinelyentered SHRI into SIMARS duetotheabsenceof a Standard OperatingProcedure (SOP) forfilling in SHRI in SIMARS. In accordancewiththe SHRI framework, an SOP forfilling in SIMARS isrequired, including 3 actorsconsistingof: Director, PMIK, Nurse. The Directorrequires real-timevisualizationofbedusageindicators in theformof BOR, AvLOS, TOI, BTO, and Barber Johnson graphs.  Keyword:Bed Indicators, Information System, FAST  Abstrak: Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI telah menerapkan Peraturan Menteri Kesehatan  Nomor 82 tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang dikenal dengan SIMARS. Pada pelaksanaannya sistem informasi tersebut belum mampu menyediakan indikator penggunaan tempat tidur secara akurat dan real time. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen indikator penggunaan tempat tidur melalui sistem informasi di RSUD Palembang BARI. Jenis penelitian kualitatif menggunakan metode FAST (FrameworkfortheApplication System Thinking) dilakukan pada bulan Agustus 2024 -September 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan telaah dokumen sesuai dengan tahapan metode FAST, meliputi: Scopedefinition, Problem Analysis, RequirementAnalysis, Logical Design, DecisionAnalysis, Physical Desain dan Constructionand Testing. Dari 3.366 SHRI manual terdapat selisih antara SHRI SIMARS sebanyak 427 atau12,69% tertinggi pada ruang perawatan umum kelas 3 hal tersebut karena perawat belum melakukan entry SHRI ke dalam SIMARS secara rutin yang disebabkan belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengisian SHRI dalam SIMARS. Sesuai kerangka kerja SHRI maka diperlukan  SOP pengisian dalam SIMARS meliputi 3 aktor terdiri dari: Direktur, PMIK, Perawat. Direktur membutuhkan visualisasi secara real time indikator penggunaan tempat tidur berupa BOR, AvLOS, TOI, BTO, dan grafik barber johnson.  Kata kunci: Indikator Tempat Tidur, Sistem Informasi, FAST    
Co-Authors Agustin, Karisna Agustin Agustina, Sri Jumiati Alumni STIKES Husada Borneo Amanda Ambarwati AMELIA FEBRIANA, AMELIA Andani, Evi Andry Aris Susanto Atmojowati, Fitria Azza, Azizatul Basuki Hari Darmawan, Lusiana Dedy Kurniawan desi aryani Dewi, Sukmala Duta Liana Endang Titi Amrihati, Endang Titi Fachmi Tamzil Febriyana, Vira Firdayana Firdayana Fitrisia, Gita Hari Basuki Harna, Harna Hera Adrianti Herey, Peter Herliza Husni HILHAMI, HILHAMI Husni Abdul Muchlis Husni, Herliza Ichwan, Arief Ichwani, Arief Irmawan, - Jayanti Aswinasih Julianti, Anissa Julita D. L. Nainggolan JUS’AT, IDRUS Kholida Syiah Nasution Krismawati, Dewi Kuntoro Kuntoro Kuntoro Kuntoro Kurniawati, Anastasia Cyntia Dewi Larasati , Dhiar Niken Latumapina, Stella Florence Imanuela Lazuardy, Achmad Sirri Lepong, Maria Lestari, Jayanti Lisda Novilia Marzo, Roy Rillera Mauren Michaela, Sarah Meo, maria Hiasinta Michaela, Sarah Mauren Mulyo Wiharto Munggaran, Rahayu Putri Mustikawati, Intan Silviana Muzdalifah, Ifah Nanda Dina Cahya Nisa Rafilda Khafidah Novi Mulyani Putri Nungky Nurkasih Kendrastuti Nurhasanah, Raden Nurmalasari, Mieke Oktavianti, Putri Panutun, Satria Bagus Peter Herey Purwanti, Amalia Indah Puspita, Kori Putri, Tacyah Kholifah Qomarania, Witri Uama Rafidah, Arlien Rona Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Danisa Ocha Rahmayani, Kamila Zainab Ramadhani, Rizky Ramdhan, Yanuar RATNA INDRAWATI Resia Perwirani Rina Anindita Rina Mutiara Rina Mutiara, Rina Rina Yuliana Rischa Zahra Bellanisa Rosida, Putri Lailatul Rubina, Tirzhana Jean Rusman Efendi Salsabilla, Jihan Saskia Salshabila, Andini Dwi Saqil Ahmad Saragih, Pestaria Seiswati, Siswati Sella Yossiant Selviani, Selviani Sihombing, Apriliana Silalahi, Rani Gartika Holivia Siswati Sri Rahayu STIKES Husada Borneo Sulistianingsih Sulistianingsih Sunarti Sutanto, Imam Tamzil, Fachmi Temesvari, Nauri Anggita Tita Ardianti Tria Saras Pertiwi Umi Khoirun Nisak Wahyuni, Fatia Fiqri Widjaja, Lily Widodo, Agus Widodo Witri Zuama Qomarania Wittri, Zalipa Yani Haida Shanti Yati Maryati Yoga Utomo Yulia, Noor Yuliani, Dian Yunita Fauzia A. Yunita Fitri Widiyawati Yusnaeni Yusnaeni, Yusnaeni Zuama, Witri