Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT KEDISIPLINAN MENGIKUTI PEMBELAJARAN PPKn TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP ANGKASA KUPANG KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG Makarius Bria; Marsi Bani
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh tingkat disiplin mengikuti pembelajaran PPKn terhadap hasil belajar PPKn semester genap 2021/2022 siswa kelas VIII SMP Angkasa Kupang, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang; Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara tingkat kedisiplinan terhadap hasil belajar PPKn semester genap 2021/2022 siswa kelas VIII SMP Angkasa Kupang, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian Asosiatif deskriptif dengan pendekatan ex post facto. Penelitian ini dilakukan di SMP Angkasa Kupang, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang Tahun Ajaran 2021/2022 dengan populasi 44 orang. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas VIII yaitu VIII A, VIII B dan VIII C. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan angket. Pengujian analisis data yang digunakan adalah normalitas, homogenitas, linearitas dan regresi linear sederhana dengan menggunakan koefesien determinasi dan persamaan regresi linear sederhana, serta untuk melihat kesignifikannya dilihat dengan menggunakan uji t. Hasil analisis regresi linear diperoleh persamaan Y = 8,545+0,729X. Berarti koefisien regresi variabel kediplinan siswa adalah positif (0,729), berarti setiap adanya peningkatan kedisiplinan siswa akan diimbangi dengan Perubahan peningkatan hasil Belajar matapelajaran PPKn. Nilai koefisien determinasi dengan R square sebesar = 30,4%, berarti variabel Kedisiplinan siswa mempengaruhi perubahan hasil belajar matapelajaran PPKn sebesar 30,4%. Pengujian hipotesis diperoleh t hitung (4,284) > t tabel (2,018). dan Signifikan 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel Kedisiplinan siswa mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran PPKn siswa kelas VIII SMP Angkas Kupang, kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas VIII SMP Angkas Kupang. Dan juga kedisiplinan belajar siswa mempengaruhi perubahan hasil belajar matapelajaran PPKn sebesar 30,4% Sedangkan 69,6% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yaitu pola asuh orang tua, anak itu sendiri, sikap pendidik dan lingkungan.
KEARIFAN LOKAL MEMINIMALISASI KONFLIK DALAM SISTEM PEMBAGIAN WARISAN MASYARAKAT ADAT TIMOR DI DESA TASINIFU KECAMATAN MUTIS KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Leonard Lobo; Makarius Bria; Dorcas Langgar; Marsi Bani; Soleman Uf
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Kearifan Lokal Meminimalisasi Konflik dalam Sistem Pembagian Warisan Masyarakat Adat di Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kearifan lokal dan sistem pembagian warisan menurut hukum adat Timor di Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara, mendeskripsikan bentuk-bentuk kearifan lokal dalam sistem pembagian warisan untuk meminimalisasi terjadinya konflik tanah dalam masyarakat adat Timor di Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara dan mendeskripsikan pola penyelesaian sengketa tanah menurut hukum adat masyarakat Timor di Desa Tasinifu Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Sumber data yang digunakan dikumpulkan baik dari data primer dan data sekunder yang telah diperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat jelas sehingga mudah dipahami. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kearifan lokal dan sistem pembagian harta warisan menurut hukum adat yaitu permasalahan dalam pembagian harta warisan berdasarkan adat Timor di Desa Tasinifu antara lain permasalahan dalam proses pendaftaran ahli waris hak atas tanah warisan. Masalahnya ada di berkas lamaran yang diajukan sehingga proses sertifikasi menjadi lambat. Selain itu, kehati-hatian prinsip yang perlu dimiliki oleh petugas Kantor Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Utara, agar berkas yang akan diproses dapat diselesaikan dengan baik berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan wujud kearifan lokal adalah masyarakat Desa Tasinifu yang terjadi seperti ini, memicu munculnya pelmahan hak kepemilikan tanah. Karena hak milik atas tanah adalah hak turun temurun yang paling kuat dan paling lengkap yang dapat dimiliki oleh masyarakat atas tanah, hal ini menjadi persoalan dan persoalan ketika hak milik atas tanah dialihkan kepada pihak lain dan tanah kepada anak sebagai ahli waris dalam suatu proses pewarisan dalam masyarakat hukum adat di Indonesia Desa Tasinifu karena masalah status hukum kepemilikan tanah.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN ULANG BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN SABU-RAIJUA TAHUN 2021 (STUDI KASUS DI DESA RAEMADIA, KECAMATAN SABU BARAT) Dorcas Langgar; Marsi Bani; Petrus Ly; Makarius Bria; Leonard Lobo
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan ulang bupati dan wakil bupati Sabu-Raijua tahun 2021. Tujuan dalam penelitian ini yakni mendeskripsikan partisipasi masyarakat Desa Raemadia dalam pelaksanaan pemilihan ulang bupati dan wakil bupati Sabu-Raijua tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang bertujuan memberikan gambaran secara jelas mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial yang berkenaan dengan partisipasi masyarakat dalam pemilihan ulang bupati dan wakil bupati Sabu-Raijua tahun 2021 dan dari data yang telah terkumpulkan, kemudian akan disajikan dalam bentuk teks. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pemilihan ulang bupati dan wakil bupati Sabu-Raijua tahun 2021 adalah adanya peningkatan Partisipasi masyarakat pada pemilihan ulang bupati dan wakil bupati Sabu-Raijua tahun 2021 yakni berjumlah 1229 orang (76,96%) dari jumlah wajib pilih Desa Raemadia, dan yang tidak ikut berpartisipasi berjumlah 368 orang (23,04%). Adanya perpindahan partisipan antara pemilihan pertama dan kedua, dimana partisipan yang sebelumnya memilih pasangan No.urut 02 beralih ke pasangan No.urut 01 dan sebagiannya ke pasangan No.urut 03. Selain itu adanya harapan masyarakat kepada pemerintah Sabu-Raijua, adapun harapan daripada masyarakat adalah menginginkan pemimpin yang memberikan kesejahteraan, membawa perubahan, membangun fasilitas berupa jalan yang baik layaknya di kota-kota besar, atau pembangunan infrastruktur lainnya. Selanjutnya adanya kesadaran politik, dimana banyak masyarakat yang memberikan dukungan suara dalam pemilihan tersebut karena niat tersendiri tanpa paksaan dari orang lain, dan berkeyakinan bahwa ikut berpartisipasi dalam pemilukada merupakan suatu kewajiban sebagai warga negara yang baik. Selanjutnya faktor dominan yang menyebabkan unggulnya pasangan calon No.urut 01 Nikodemus N. Rihi Heke-Yohanis Uly Kale adalah pemilih berkeyakinan akan kualitas pasangan calon. Terakhir bentuk partisipasi yang diberikan oleh masyarakat Desa Raemadia yakni memberikan suara dalam pemilihan dan terlibat dalam kegiatan pemilihan.
NILAI-NILAI MORAL DAN EDUKASI DALAM TRADISI HENGAD’DHO (CIUM HIDUNG) DAN SAPAAN NAMA KESAYANGAN DALAM MASYARAKAT DO HAWU DIMU DI KELURAHAN LIMAGGU KABUPATEN SABU RAIJUA Petrus Ly; Marsi Bani; Maria Bribin
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua, untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mendeskripsikan nilai-nilai edukasi dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif yaitu memperoleh data-data secara tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku utama yang diamati.Data yang dikumpulkan baik data primer maupun sekunder yang telah diperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat yang jelas sehingga mudah dipaham.Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian adalah ketua adat dan masyarakat adat di Kelurahan Limaggu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan yang dilakukan dalam kalangan masyarakat Sabu tidak mengenal umur, gender, profesi bahkan status sosial. Tradisi Hengad’dho Dilaksanakan pada ritual-ritual seperti pernikahan, kematian dan ritual keagamaan lainnya. Tradisi Sapaan Nama Kesayangan dilaksanakan setiap bertemu sesama. Nilai- nilai moral dalam tradisi Hengad’dho (Cium Hidung) dan Sapaan Nama Kesayangan di kategorikan dalam beberapa hubungan: hubungan manusia dengan sang Pencipta, hubungan manusia dengan sesama dan hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Nilai edukasi dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan adalah yaitu nilai ketuhanan yaitu dengan menjalankan hukum kasih sayang serta menjunjung tinggi nilai itu, nilai sosial kemasyarakatan terwujud dengan keberhasilan dalam pendidikan karakter, etika dan tata karma dengan dengan memberikan penghargaan tertinggi kepada sesama, nilai budi pekerti yaitu menghormati leluhur dengan cara menjaga dan melestarikan tradisi-tradisi ini.
PROFIL PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER PELAJAR PANCASILA DI ERA METAVERSE Istianah Istianah; Makarius Erwin Bria; Marsi D.S Bani
PREDIKSI (PROFESI PENDIDIKAN INDONESIA) Vol 2, No 2 (2022): PREDIKSI (Profesi Pendidikan Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/prediksi.v2i2.19328

Abstract

The development of digitalization is changing faster. The world is now faced with a transition from analog to digitalization. In 2021, the world community will be shocked by the metaverse era that is increasingly accelerating the digitization of human life. The impact of advances in science and technology can be positive and negative. Conical on the negative side, it can be seen in the pattern of human life and behavior that deviates from values, norms, and morals. Pancasila education is part of the personality development course in national education in Indonesia. Pancasila Student Character is a character that is expected to be formed through Pancasila Education which is applied in Higher Education. Students who have this profile are students who are fully developed through the 6 (six) dimensions of their formation. These dimensions include: 1) Faith, fear of God Almighty and have noble character; 2) Independent; 3) Working together; 4) Global diversity; 5) Critical reasoning; 6) Creative. The purpose of writing This article was written with the aim of knowing the Profile of Pancasila Education as an effort to shape the character of Pancasila students in the Metaverse Era. This research is a type of library research or literature study, which seeks theoretical references related to cases or problems found. The author uses descriptive analysis method to analyze the data obtained. Pancasila education is an effort to shape the character of Pancasila students in the metaverse era by developing Indonesian cultural values and Pancasila which is the foundation of national development. Efforts to create the character of Pancasila Students are not only a movement in the education system, but also a community movement. Naming the Pancasila Student Profile aims to strengthen the noble values of Pancasila in each individual student. Pancasila is the most appropriate word to summarize all the characters and competencies that are expected to be possessed by every Indonesian student.
Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru-Guru Di Kota Bajawa Kabupaten Ngada Moses Kopong Tokan; Mbing Maria Imakulata; I Wayan Sukarjita; Marsi D.S. Bani
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v2i2.9001

Abstract

In general, teachers in Bajawa City, Ngada Regency do not understand Classroom Action Research. Related to this, the purpose of this activity is to provide teachers with an understanding of CAR, proposal writing, report writing, article writing and how to publish it. This activity is carried out with the stages of coordination, online socialization and assistance in writing articles. The results of the activity showed that the participants already had an understanding of classroom action research and were able to write drafts of articles.
Pelatihan Publikasi Karya Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru-Guru Di Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur Moses Kopong Tokan; Mbing Maria Imakulata; Marsi D.S. Bani
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i1.11304

Abstract

Salah satu faktor yang menghambat guru dalam mengusulkan kenaikan pangkat adalah publikasi karya ilmiah. Hal yang sama terjadi pada guru-guru di Kabupaten Sumba Timur. Terkait dengan permasalahan tersebut, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat penting dilakukan untuk membantu para guru dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan publikasi hasil penelitian PTK. Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi dan pendampingan dalam penyusunan proposal, laporan PTK dan artikel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru-guru telah memahami PTK namun sebagian besar belum mampu untuk menghasilkan proposal PTK. Hanya 3 dari 29 peserta yang sudah mampu mebuat artikel ilmiah hasil PTK. Oleh jarena itu kegiatan ini perlu terus dilakukan untuk membantu para guru agar mereka dapat mengusulkan kenaikan pangkat dan lebih dari itu mereka memiliki kepekaan dalam membaca permasalahan dalam kelas serta mampu melakukan tindakan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi.
Pengaruh Model Pembelajaran SETS dan STS Terhadap Peningkatan Literasi Sains Siswa Rezki Afifah; Fakhruddin; Marsi D. S. Bani
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian randomised gropu comparison design yang dilaksanakan di salah satu SMA di kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan literasi sains siswa yang menggunakan model pembelajaran SETS lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran STS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu siswa kelas XI MIA2 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen 2 yang diajar menggunakan model pembelajaran STS, sedangkan siswa kelas XI MIA3 yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran SETS. Kemampuan literasi sains siswa dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen tes soal literasi sains. Aspek literasi sains siswa yang diteliti meliputi mengidentifikasi isu atau permasalahan ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah dan menggunakan bukti ilmiah. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t diperoleh bahwa kemampuan literasi sains siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran SETS lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran STS yang dibuktikan dengan thitung = 3,664 > ttabel = 1,832 pada taraf signifikan 0,05%.
Peran Serta Masyarakat Dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia Maria Febriana Seuk; Yohana A. C. Beto. Koten; Thomas Kemil Masi; Marsi Devid Setyawan Bani
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 2 No 1 : September (2023): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidika
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corruption crimes have resulted in the destruction of the nation's economy. This journal aims to examine the role of the community in efforts to eradicate corruption and how the government's efforts to optimize the prevention and eradication of criminal acts of corruption in Indonesia. The issue of public awareness or public awareness and concern for the dangers of corruption and the issue of community empowerment is a very important part of efforts to eradicate corruption. One way to increase public awareness is to carry out a campaign about the dangers of corruption. Socialization and dissemination in the public space regarding what corruption is, the effects of corruption and how to fight corruption must be intensified. The campaign can be carried out using mass media (both printed and written), holding seminars and discussions. Banners and posters calling for rejection of all forms of corruption 'must' be put up in government offices as a media campaign about the dangers of corruption.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Jannes Bastian Selly; Nikodemus Umbu Janga Hauwali; Vinsensius Lantik; Marsi D. S. Bani
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v6i1.914

Abstract

The Physics Education study program, Nusa Cendana University, already has a web-based study program information system but it has not been managed optimally, as evidenced by the limited availability of study program data on the web. This study aims to identify the data needed to be developed into useful information, not only for the academic community of the Physics Education undergraduate study program, Nusa Cendana University, but for society in general. The method used is to carry out an issue analysis based on APKL and USG techniques. The results of the identification of issues were then consulted with stakeholders, in this case the dean of the Teaching and Education Faculty, and the coordinator of the Physics Education Study Program. The data obtained is then made into a graphic design or linked to a menu available on the web, so that it becomes useful information. Keywords : Web-based information system, physics education study program, Nusa Cendana University