p-Index From 2021 - 2026
8.747
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sendratasik Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Gorga : Jurnal Seni Rupa Harmonia: Journal of Research and Education Panggung Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Dance and Theatre Review: Jurnal Tari, Teater, dan Wayang Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni International Conference on Languages and Arts Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Science and Environmental Journals for Postgraduate Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Proceeding International Conference on Malay Identity Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Journal of Creative Student Research Student Scientific Creativity Journal Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Seniman: Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Law and Economics Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Panggung E-JURNAL AKUNTANSI International Martial Arts and Culture Journal.
Claim Missing Document
Check
Articles

Tari Galombang Bagi Masyarakat Kelas Atas di Perkotaan: Peran dan Dampak Sosial Lanifa, Rani; Yuda, Indra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis mengenai Tari Galombang bagi masyarakat kelas atas di perkotaan : Peran dan dampak sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian adalah peneliti Sendiri sebagai instrument kunci dan dibantu oleh alat-alat seperti alat tulis, perekam serta kamera foto. Lokasi penelitian ini di kota padang. Informan penelitian ini adalah penari, pengelola sanggar, koreografer, serta masyarakat pengguna. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada teknik Miles dan Huberman, yaitu dengan tahap koleksi data, reduksi data, penyajian data, serta menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tari Galombang di kalangan masyarakat kelas atas di kota padang mengalami perubahan signifikan dalam penyajiannya, menjadi lebih mewah, atraktif, dan fokus sebagai tontonan atau pertunjukan, mencerminkan selera estetika, simbol status sosial dan kebutuhan representasi simbolik. Tari ini menjadi kebanggaan dan selalu hadir dalam acara pernikahan mewah, dengan sanggar dan penari professional, kostum mewah, dan musik yang diaransemen ulang. Penggunaan Tari Galombang oleh masyarakat kelas atas juga menunjukkan stratafikasi sosial yang nyata, di mana kualitas pertunjukan seperti jumlah penari, musik live serta lokasi menjadi penanda status sosial. Meskipun demikian Tari ini tetap dianggap sebagai warisan budaya yang membanggakan dan sarana pelestarian budaya Minangkabau.
Model Persembahan Dan Bentuk Aliran Silek Taralak Di Dusun Padang Lariang Kabupaten Padang Pariaman Rani, Destia; Indrayuda, Indrayuda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan tentang Model Persembahan dan Bentuk Aliran Silek di Dusun Padang Lariang Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrument penelitian adalah penelitian sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung seperti alat tulis, kamera, perekam suara/audio.Lokasi penelitian ini di Dusun Padang Lariang, Nagari III Koto Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman. informan penelitian ini adalah guru silek, pesilat (anak sasian), tokoh adat. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data di lakukan dengan merujuk pada teknik Miles dan Huberman, yaitu dengan tahap pengumpulan data,reduksi data,penyajian data, dan verifikasi serta simpulan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model persembahan aliran Silek Taralak di Dusun Padang Lariang, berbeda dengan silek lainnya yang ada di kabupaten Padang Pariaman, dimana silek ini mencerminkan keterkaitan erat antara seni bela diri, spiritualitas, dan budaya lokal. Model persembahan Silek Taralak ini terlihat dari persembahan membuka langkah masuk ke sasaran, dengan diantarkan oleh guru silek dimana pada persembahan ini menggunakan gerak dengan model tertutup yang dimaksud dengan model tertutup yaitu pada bagian gerak tidak membuka hanya selebar bahu saja. Persembahan dengan meminta maaf kepada guru, tuhan dan kalam sekitar agar penampilan silek berjalan dengan lancar. gerakan pertama yaitu dengan gerakan tangan di atas dahi dan kemudian kearah tanah yang dan kearah langit yang dimaksud gerakan itu ialah “meminta perlindungan kepada Allah dan alam sekitar atau bumi” . Penelitian ini menunjukan bahwa bentuk aliran silek taralak di Dusun Padang Lariang memiliki 15 jurus yaitu tangkisan didepan, tangkok ujuang tangan,tangkok salendang, tupang daguak, tupang dado, siku, saliang, kungkuang batak, kungkuang karo, pasang bahu, kapalo, elo, acuang, sepoh, patah saparo, dimana setiap jurus memiliki ciri khas atau karakter dalam setiap geraknya.
Tari Piriang Dalam Struktur Pertunjukan Randai : Kajian Fungsional Struktural Silvani, Shindy; Indrayuda, Indrayuda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan Fungsi tari Piriang dalam bagian tertentu pada pertunjukan Randai dan Alasan keberadaan Tari Piriang di dalam struktur pertunjukan Randai. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis, kamera dan perekan suara. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Piriang dalam struktur pertunjukan Randai bukan hanya elemen estetis tapi juga mempunyai fungsi sosial, budaya, dan edukatif yang sangat kompleks. Tarian ini berperan menguatkan identitas kolektif, menjaga stabilitas sosial, serta melestarikan nilai-nilai adat Minangkabau yang ada di dalam pertunjukan randai. Tari Piriang berperan menjaga integrasi sosial dan solidaritas masyarakat Jorong Koto Panjang. Tarian ini menjadi perekat sosial yang memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menegaskan identitas budaya kolektif. Hal ini menunjukkan bahwa Randai dengan Tari Piriang di dalamnya bukan hanya sekadar seni pertunjukan, tapi juga sarana pemersatu dan pelestari nilai-nilai adat serta norma sosial. Tari Piriang memiliki fungsi manifest sebagai hiburan dan pelengkap pertunjukan Randai, dan fungsi laten yang lebih dalam berupa penguatan norma budaya, penyebaran nilai sosial, dan menjaga keseimbangan dalam sistem sosial budaya Minangkabau. Dengan demikian, Tari Piriang bukan hanya tarian yang dinikmati secara visual, namun juga sarana pendidikan sosial dan pelestarian budaya secara tidak langsung.
Sistem Manajemen Sanggar Seni Lubuak Nan Tigo Kota Solok Bunga Lovesky; Indrayuda Indrayuda
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v2i2.784

Abstract

This article aims to explain and describe the Management System of Lubuak Nan Tigo Art Studio Solok City. This type of research is qualitative research with descriptive methods. This research instrument is its own research and is assisted by supporting instruments such as stationery, cameras and flash drives. This research data uses primary data and secondary data. Data were collected through literature study, observation, interviews and documentation. The steps of analyzing data are data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study show that Lubuak Nan Tigo Art Studio runs a democratic management system, cooperation, cohesiveness and seriousness in carrying out duties. The management functions used are planning, organizing, actuating, supervision. Which for the achievement of a good management system requires cooperation, seriousness and cohesion from the members. If one of the management processes does not work, then the results will not be as expected. With the provision of motivation and input from the studio leadership, all members in charge of carrying out their respective duties responsibly, thus making the management system of Lubuak Nan Tigo Art Studio run well and be able to dominate the entertainment land industry market, especially in Solok City.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Gerak Tari Batok di Sanggar Seni Mutiara Minang di Kota Padang Intan Sani Ashari; Indrayuda Indrayuda
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 4 (2024): November : Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v2i4.3322

Abstract

This research aims to describe the values ​​of character education and reveal the meaning of the character values ​​contained in the Batok dance at the Mutiara Minang Dance and Music Art Studio. This type of research is qualitative research using descriptive methods. The instrument for this research is the researcher himself and is assisted by supporting instruments such as writing equipment and a camera. Data was collected through literature study, observation, interviews and documentation. The steps to analyze data are collecting data, identifying data, classifying data, describing data and concluding data. The results of the research show that the Batok Dance at Sanggar Mutiara Minang contains character education values. So that it can be used as a lesson for the surrounding community and dance performers. Learning in this case is an effort to build character that is applied to oneself and the wider community. The character education values ​​contained in the Batok Dance at Sanggar Mutiara Minang can be classified as character education values ​​related to God, others and oneself. Batok Dance at the Mutiara Minang Art Studio teaches that humans should always be connected to God. The character values ​​of his relationship with God consist of worshiping God, begging God, giving thanks to God, surrendering to God. In the values ​​of character education, it is related to responsibility, teaching people to be responsible for every action and activity they carry out. In the values ​​of character education, the relationship with ourselves is that we must not give up on something, curiosity encourages us to correct mistakes and become better. Because curiosity makes us more insightful individuals who know what to do and what not to do.
DAMPAK PSIKOLOGIS IBU SURI DALAM KONFLIK DRAMATISPADA NASKAH LAKON “ROH” KARYA WISRAN HADI Puti Aryanti Soleha; Indrayuda
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 3 No. 2 (2025): June
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/66hkrf76

Abstract

This study examines the psychological impact of the character Mother Suri in the play ROH by Wisran Hadi through a psychoanalytic approach based on Sigmund Freud. The focus of the research is on the dramatic conflicts that affect the psychological condition of the main character. The method used is descriptive qualitative with content analysis techniques applied to the script text. The research results indicate six psychological impacts experienced by Mrs. Suri: (1) excessive anxiety about Suri's existence, (2) repression of past trauma, (3) projection of negative emotions onto others, (4) rationalisation of irrational actions, (5) sublimation of emotional energy through artistic expression, and (6) regression to childish behaviour. This emotional instability is triggered by the conflict between traditional beliefs and modern reality, as well as socio-cultural pressures. The findings reveal how internal conflicts (Id-Ego-Superego) shape the psychological dynamics of the character. This research contributes to the understanding of psychological characterisation in literature as well as the importance of mental health in society. The uniqueness of the research lies in the in-depth analysis of Mrs. Suri's character as a case study of individual inability to confront reality.
KIAT KOMUNITAS TANAH OMBAK MENGEMBANGKAN SENI BUDAYABAGI ANAK-ANAK DENGAN LATAR SOSIAL NELAYAN DI PURUS KOTA PADANG Ella Miftah Aulia; Indrayuda
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 3 No. 2 (2025): June
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/yntttz32

Abstract

This study aims to uncover the strategies employed by the Tanah Ombak Community in developing arts and culture for fishermen's children in Purus, Padang City. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, literature review, and documentation. This study describes the interactions between the community and its members, the surrounding community, and the wider community. The results show that the Tanah Ombak Community has a specific strategy: unconditionally accepting fishermen's children, fostering them through arts activities such as storytelling, poetry reading, and theater, guided directly by community administrators and volunteers. In addition, the community also holds non-arts activities such as learning to recite the Quran, reading, mobile libraries, and mutual cooperation. These activities have received a positive response from the community, resulting in parents encouraging their children to actively participate in community activities. This community has received various awards from the Ministry of Education and Culture and has been covered by national media such as Mata Najwa, CNN Indonesia, MNC TV, and Net TV. With an inclusive and educational approach, this community has succeeded in fostering interests and talents in arts and literacy among fishermen's children, while strengthening their character and cultural identity. This research is expected to serve as a reference in developing arts and culture-based community management for marginalized environments.
Co-Authors Abdullah, Nagoor Meeara Afiatri Gelurena Afifah Asriati Agustina Ahmad Damhuri Aksara, Anggi Al-Syurgawi, Dahlia Amellia, Marisa Angge Pratiwi Vitri Anugrah Prima Insani Ardipal Ardipal Ariep Bijaksana Aysah Nur Rahma Ayu Nara Sati Aziz, Nur Azizah Abdul Bunga Lovesky Bunga Maharani Bunga Naselia Chelina Dewi Dara Ardilla Darmawati Darmawati Darmawati Darmawati Dede Putri Perdani Della Natasia Gunita Piska Dendi Chairi Desfiarni Desfiarni Dewi Fiolinda Dibba Gazwami Diye Chania Dwi Witri Anggraini Efriyanti, Dian Rahma Eke Febrianti Elida Ella Miftah Aulia Endang Nuryani Esy Maestro Eva Pauziah Fadhila Saktia Feby Try Rahmanda Fingki Novi Arsita Fitrah Hayati Fitri, Levina Frisilia Yulisianti Fuby Candani Fuji Astuti Fuji Astuti Gusnia hadi, Harisnal Hafizatul Ismi Hana Shilfia Iraqi Handayani, Bella Fitri Hasanuddin WS Helfira Helfira Hendri Yusuf Herlinda Mansyur Hestilia, Wina Hidayatunnisa Hidayatunnisa Husna Febri Andika Putri I Made Sukartha Idol Fatria Ildiea Fitri Indah Novita Sari Indri Mayangsari Intan Milanda Intan Sani Ashari Junita Fitri Kassim, Rezian-na Muhammed Lanifa, Rani Lidya Indrawati Liza Azoni Lola Murnianti Maidilla Siska Putri Mardiana - Marzam Marzam Marzam Marzam Maya Endah Rahayu Meisa Adila Meizul Ofriananda Mia Fahmiati Miftahul Rizka Mohd. Effindi Samsudin Muhammad Afif Nashiwa Natania Salsabilla Nawai, Nasru Syazwan Nela Majesti Nerosti Nia Putri Jelita Nia Rahmadani Niken Ayu Astuti Nindi Aulia Safira Ningsih, Lisa Wahyu Nor, Mohad Anizu Mohd Novelis, Puput Nurhana Nurhana Nurul Annisa Syafwan Nurul Intan Pratiwi Oktania, Rahma Pebrina Sapitri Poppy Lisafri Yolanda Prihan Pangemba Puti Aryanti Soleha Putri Amriana Putri Aulia Rahmawati Putri Novrialni Putri Yunengsih Quinta Dianda Voneline Radisma Suziyanti Rahim, Mohamad Rahizam Abdul Rahmat Adriyanto Rahmat Hidayat Rahmi Ul Fadhilah Raju Gunawan Rama Dona E Rana Arisma Valeves Rani, Destia Ranti Lestari Raudhatul Fadillah Regia Amelia Putri Resha Gustina Putri Reza Trinanda Rini Suardi Rita Syofyan Rizka Annisa Rizka Janarsi Samsuddin, Mohd Effindi Samsudin, Hazim Sandika Sadema, Ayu Sari, Maya Novita Sari, Nurima Sevi Sovia Shamsuddin, Mohd Effindi Bin Shapie, Muhamad Nizam Mohamad Shinta Jayanti Silvani, Shindy Siti Aisyah Jasmin SITI KHODIJAH Sri Muryenti Suci Okta Rahmadani Susi Evanita Susi Evanita Susmiarti Syafitri, Mahdalena Syahrel Syahrel Syofyan, Rita Tiara Virginia Aulia Tulus Handra Kadir Tuttriana Tuttriana Ukie Winaranti Vincent Parnabas Virginia Aulia, Tiara Viska Nanggita Vuja Syafrianti Alhidayah Wahyuni, Irfi Sri Widya Novitri Wilya Aryana Putri Wina Hestilia Wina Hestilia Windi Novrianti Yeni Yeni Yoni Sesilia Yos Sudarman Yosi Dwi Zulniati Yusman, Ahmad Fauzan Zora Iriani Zul Asri Zul Fahmi