Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis pada Pembelajaran IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di Sekolah Dasar Hayati, Rahmatul; Purnama Sari, Anggun; Irdawati, Irdawati; Ratnawati, Ratnawati; Juita, Desma; Lovita, Nuria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran IPAS menggunakan model Problem Based Learning di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan desain quasi-eksperimen dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dengan sampel adalah sampel jenuh. Data yang diperoleh dengan tes akhir dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian dengan menggunakan uji normalitas dan homogenitas terhadap kedua data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,696, yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hipotesis alternatif tersebut menyatakan bahwa "Kemampuan Berpikir Kritis siswa yang menerapkan model Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional."
Fungsi dan Makna Simbolis Tari Toga di Kerajaan Siguntur Pulau Punjung Sumatera Barat Irdawati, Irdawati
PANGGUNG Vol 30 No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1371

Abstract

Tari Toga awalnya hanya berfungsi sebagai pertunjukan estetis oleh dayang-dayang untukraja, kemudian pada periode-periode berikutnya mengalami perubahan. Perubahan fungsitersebut dapat disaksikan pada upacara penobatan raja, penyambutan tamu-tamu kerajaan,pengangkatan penghulu, dan pesta perkawinan. Untuk dapat ditampilkan diwajibkan bagipihak penyelenggara memenuhi persyaratan-persyaratan berupa penyembelihan seekorkerbau dan penataan ruang pertunjukan persis sama seperti pertunjukan di istana KerajaanSiguntur. Secara umum, gerak tari Toga merupakan simbol-simbol yang diangkat dari aktivitasmasyarakat. Pertama, simbol yang berhubungan dengan pertanian terdapat pada gerak timalayo,ngirai, lambai, dan buang. Kedua, simbol yang berhubungan dengan sungai terdapat pada gerakayun duduak, tagak dan tak kutindam. Ketiga, simbol yang berhubungan dengan interaksi sosialterdapat pada gerak sambah pambuka, sambah panutuik, mupakaiak, dan ayun duduak. Tujuanpenulisan ini untuk mengungkap fungsi dan makna simbolis tari Toga. Metode penelitianyang digunakan metode penelitian kualitatif. Selanjutnya, tulisan ini nantinya menghasilkanpengkajian tentang fungsi dan makna simbolis tari Toga.Kata Kunci: Tari Toga, Kerajaan Siguntur, Simbol
Penerapan Terapi Bermain Mewarnai Pada Anak Prasekolah Yang Mengalami Kecemasan Hospitalisasi Amalia, Luthfiana; Irdawati, Irdawati; Putri, Rosalia Dian Arsita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14551

Abstract

ABSTRACT Hospitalization of children is a procedure that requires children to be in health services to receive medical treatment until their condition recovers and they are allowed to go home. The reaction of preschool-aged children during the treatment period is anxiety. Anxiety occurs because the child feels a traumatic situation because he is separated from his daily environment. Coloring play therapy is an effective game option for children to play during their hospital stay. Applying coloring play therapy to reduce anxiety in children who are hospitalized. This case study uses a nursing care approach by applying coloring play therapy for 30 minutes given to three preschool age children who experienced anxiety due to hospitalization as measured using the Faces Anxiety Scale (FAS). Coloring play therapy was proven to reduce the anxiety scale in pre-school children due to hospitalization. Play therapy intervention can reduce anxiety in children undergoing hospitalization so that children become cooperative in receiving nursing actions Keywords : Coloring play therapy, Anxiety, Preschool Children ABSTRAK Hospitalisasi pada anak merupakan prosedur yang mengharuskan anak berada di pelayanan kesehatan untuk mendapat perawatan medis hingga kondisi pulih dan diperbolehkan pulang. Reaksi anak usia preschool selama masa perawatan adalah kecemasan, kecemasan terjadi karena anak merasakan situasi traumatis karena terpisah dari lingkungan sehari-hari. Terapi bermain mewarnai menjadi salah satu pilihan permainan yang efektif untuk dilakukan anak saat masa perawatan di rumah sakit. Menerapkan terapi bermain mewarnai untuk mengurangis kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Studi kasus ini menggunakan  pendekatan asuhan keperawatan dengan menerapkan terapi bermain mewarnai selama 30 menit yang diberika pada tiga anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi yang diukur menggunakan Faces Anxiety Scale (FAS). Terapi bermain mewarnai terbukti menurunkan skala kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Intervensi terapi bermain dapat menurunkan kecemasan pada anak  yang menjalani hospitalisasi sehingga anak menjadi kooperatif menerima tindakan keperawatan Kata kunci: Terapi Bermain mewarnai, Kecemasan, Anak Prasekolah
Pengaruh Pemberian Aromaterapi terhadap Kecemasan Hospitalisasi pada Anak Azizah, Lina Wati Nur; Irdawati, Irdawati; Putri, Rosalia Dian Arsita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.16110

Abstract

ABSTRACT Hospitalization is a crisis condition that requires sick children to undergo treatment. Children's anxiety responses during hospitalization mostly fall into three categories, namely a crying response when their parents leave them even for a short time, rebellion when given medical therapy, and refusal when an injection is given. Aromatherapy can stimulate the parasympathetic system, which can help reduce blood pressure and anxiety levels. To determine the effect of giving aromatherapy to reduce anxiety in children who are hospitalized. This case study uses a nursing care approach by applying aromatherapy therapy for 15 minutes given to five preschool-aged children who experienced anxiety due to hospitalization as measured using the Visual Anxiety Scale (VAS). Providing an aromatherapy intervention had an effect on reducing the anxiety scale in pre-school-aged children due to hospitalization. Conclusion: The intervention of giving aromatherapy for 15 minutes can reduce anxiety in children undergoing hospitalization. Keywords: Aromatherapy, Anxiety, Hospitalization, Children  ABSTRAK Hospitalisasi merupakan kondisi krisis yang mengharuskan anak sakit untuk menjalani perawatan. Respon kecemasan anak saat hospitalisasi paling banyak menunjukkan pada tiga kategori, yaitu respon menangis saat ditinggal orang tua walaupun dalam waktu singkat, memberontak saat diberikan terapi pengobatan, dan penolakan saat akan dilakukan injeksi. Aromaterapi dapat merangsang system parasimpatis yang dapat membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan tingkat kecemasan. Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi untuk mengurangis kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Studi kasus ini menggunakan  pendekatan asuhan keperawatan dengan menerapkan terapi pemberian aromaterapi selama 15 menit yang diberikan pada lima anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi yang diukur menggunakan Visual Anxiety Scale (VAS). Pemberian intervensi aromaterapi memberi pengaruh terhadap penurunan skala kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Intervensi pemberian aromaterapi selama 15 menit dapat menurunkan kecemasan pada anak  yang menjalani hospitalisasi. Kata Kunci: Aromaterapi, Kecemasan, Hospitalisasi, Anak
PENDIDIKAN KEUANGAN UNTUK PEDAGANG PASAR: MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGATUR KEUANGAN DAN MENGHADAPI TANTANGAN EKONOMI Fidyah, Feny; Supiani, Supiani; Zulbetti, Rita; Verawaty, Verawaty; Irdawati, Irdawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29292

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pendidikan keuangan bagi pedagang pasar dalam meningkatkan kemampuan mengatur keuangan dan menghadapi tantangan ekonomi. Melalui metode literature review, artikel ini mengkaji berbagai studi yang telah dilakukan terkait pendidikan keuangan bagi pedagang pasar, baik di Indonesia maupun di negara lain. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan keuangan dapat membantu pedagang pasar memahami konsep keuangan dasar, merencanakan anggaran, mengelola utang, serta mengambil keputusan keuangan yang lebih baik. Selain itu, pendidikan keuangan juga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi pedagang pasar dalam menghadapi fluktuasi ekonomi dan krisis keuangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa program pendidikan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pedagang pasar sangat penting untuk memperkuat sektor informal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
PERAN PEMBELAJARAN IPAS TERIGRASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DISEKOLAH DASAR Hendrizal, Hendrizal; Purnama S, Anggun; Lovita, Nuria; Irdawati, Irdawati; Ratnawati, Ratnawati; Juita, Desma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan implementasi pendekatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan pendidikan Islam melalui sebuah peninjauan literatur kualitatif. Melalui pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini melakukan penelusuran artikel dan jurnal nasional serta internasional yang relevan untuk mengidentifikasi tren, pendekatan, dan temuan terbaru dalam integrasi IPAS dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi IPAS dengan pendidikan Islam dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual dalam Islam. Hal ini mendorong perkembangan sikap berpikir kritis, apresiasi terhadap keanekaragaman alam semesta sebagai manifestasi kebesaran Allah, serta rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan. Implikasi dari peninjauan literatur ini adalah pentingnya pengembangan kurikulum yang holistik, yang tidak hanya menggabungkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa secara komprehensif, baik secara intelektual maupun moral.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU PAUD ‘AISYIYAH DALAM MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI Irdawati, Irdawati; Imani, Nadia Nur; Wardani, Adelia Citra; Anggoro, Kurniawan Dwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20854

Abstract

Abstrak: Guru TK perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini. Banyak guru di TK kurang memahami tentang cara mendeteksi dan menginterprestasikan tumbuh kembang anak usia dini. Dengan memahami keterbatasan- keterbatasan program sekolah, penting bagi pihak terkait untuk bekerja sama dalam memberikan dukungan, sumber daya, dan pelatihan yang diperlukan untuk membantu guru-guru TK Aisyiyah meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka berikan. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru TK ‘Aisyiyah tentang pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dan pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala untuk mengetahui adanya keterlambatan maupun kelainan sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan terdapat pengenalan kepada guru TK, pelatihan pemeriksaan tumbuh kembang anak, pendampingan kepada guru TK dan diakhiri dengan tahap evaluasi mendampingi guru TK dalam pengisisan buku monitoring secara mandiri. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah guru TK ‘Aisyiyah Gumpang 1, TK ‘Aisyiyah Ngadirejo 2, dan TK ‘Aisyiyah Ngadirejo 3. Hasil dari kegiatan tersebut kapasitas guru TK meningkat dalam melakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak dan deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Dengan diberikan kegiatan ini guru TK dapat menerapkan program berkelanjutan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini di TK ‘Aisyiyah Gumpang 1, TK ‘Aisyiyah Ngadirejo 2, dan TK ‘Aisyiyah Ngadirejo 3.Abstract: Kindergarten teachers need to have adequate knowledge and skills in optimizing the growth and development of early childhood. Many kindergarten teachers do not understand how to detect and interpret early childhood growth and development. By understanding the limitations of the school program, it is important for related parties to work together to provide the support, resources and training needed to help Aisyiyah Kindergarten teachers improve the quality of the education they provide. This training activity aims to increase the knowledge of 'Aisyiyah Kindergarten teachers about the growth and development of early childhood and the importance of carrying out regular checks to detect any delays or abnormalities from an early age. The method of implementing the activities includes introduction to kindergarten teachers, training in examining children's growth and development, mentoring to kindergarten teachers and ending with the evaluation stage of accompanying kindergarten teachers in filling out monitoring books independently. The partners involved in this activity were teachers from Kindergarten 'Aisyiyah Gumpang 1, Kindergarten 'Aisyiyah Ngadirejo 2, and Kindergarten 'Aisyiyah Ngadirejo 3. As a result of this activity, the capacity of kindergarten teachers increased in conducting child growth and development checks and early detection of growth and development disorders. By providing this activity, kindergarten teachers can implement sustainable programs to optimize the growth and development of early childhood children at 'Aisyiyah Gumpang 1 Kindergarten, 'Aisyiyah Ngadirejo 2 Kindergarten, and 'Aisyiyah Ngadirejo 3 Kindergarten.
Penguatan Keberlangsungan Organisasi Sosial: Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Budaya Organisasi dan Lingkup Kerja Supangkat, Embang; Irdawati, Irdawati; Satrya Amal, Andi Gazly
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35593/apaji.v8i1.440

Abstract

Keberlangsungan organisasi sosial menghadapi tantangan kompleks berupa dinamika regulasi, rendahnya partisipasi anggota, dan keterbatasan tata kelola. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan lingkup kerja terhadap keberlangsungan organisasi sosial dengan gaya kepemimpinan transformasional sebagai variabel intervening pada Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 59 pengurus PPUIN tingkat pusat dan daerah. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkup kerja berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan transformasional serta secara langsung berpengaruh terhadap keberlangsungan organisasi sosial. Selain itu, kepemimpinan transformasional terbukti memediasi pengaruh budaya organisasi dan lingkup kerja terhadap keberlangsungan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan budaya organisasi kolaboratif, kejelasan lingkup kerja, dan kepemimpinan transformasional dalam menjaga keberlanjutan organisasi sosial.
Model Mediasi Disiplin Kerja dalam Hubungan Motivasi, Keselamatan Kerja, dan Kinerja Karyawan Rusman, Rusman; Saifuloh, Nur Imam; Irdawati, Irdawati; Panggabean, Bungaran
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran disiplin kerja dalam memediasi pengaruh motivasi kerja dan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 97 karyawan Departemen Cutting PT Bridgestone Tire Indonesia Bekasi yang dipilih melalui simple random sampling. Data dianalisis menggunakan metode Structural Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, sedangkan program K3 tidak berpengaruh signifikan. Disiplin kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, disiplin kerja memediasi secara marginal signifikan hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, namun tidak memediasi hubungan antara program K3 dan kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi dan disiplin kerja sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja karyawan di sektor industri manufaktur.
Optimization of Manganese Peroxidase Enzyme Production from Pleurotus ostreatus Mushroom in Organik Medium Afroza, Faiza; Putri, Dwi Hilda; Irdawati, Irdawati; Farma, Siska Alicia; Andriani, Ade; Saskiawan, Iwan
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.8892

Abstract

The production of manganase peroxidase (MnP, a key lignolityc enzyme with broad applications in bioremediation and industrial processing, can be significantly enhanced trough the optimation of medium composition and fermentation time. This study aimed to determine the optimal organic medium, concentration, and incubation period for MnP production by Pleurotus ostreatus. Various plant-base substrates such as brown rice, mungbean, almond, red bean soybean, and potato dextrose broth (PDB) were evaluated using a descriptive method, withvthe obtained data calculated and analyzed in Excel, and the results presented in the form of diagrams. The results showed that brown rice medium is the most optimal medium to support the produvction of MnP (981,6 U/L), attribute to its high carbohydrate and micronutrien content. Futher optimization revealed that a consentration of 7,5%, while fermentation time optimization indicated that the 9th day was optima, producing up to 3207,1 U/L of enzyme activity. These findings suggest that selecting the right substrate and fermentation conditions can substantially improve MnP synthesis by P. ostreatus, making it a promising strategy for sustainable enzyme production and future biotecnological application. For future studies, it is recommended to explore large scale fermentation systems and alternative agro industrial waste susbtrates to further enhance enzyme yield and cost efficiency
Co-Authors Abi Muhlisin ADE ANDRIANI Afroza, Faiza Alfiana Alfiana Amalia, Luthfiana Anantadjaya, Samuel PD Andi Widiawati Andriasari, Septi Anggoro, Kurniawan Dwi Anggraini Dhilon, Dhini Apriyanti, Fitri Arif Widodo Arvita, Rizki Asmelawati, Asmelawati Azizah, Lina Wati Nur BillY Dewantara Bismi, Bismi Cakranegara, Pandu Adi Darmawan Darmawan Dewi, Claudia Fariday Dwi Hilda Putri Dwi Kartika, Nopia Eka, Andi Primafira Bumandava Erlinda Erlinda Fadhila, Vinda Nuri Faizah Betty Rahayuningsih Febriani, Suci Fidyah, Feny Fitri Arsih Fitriani Fitriani Hadi Hasbulloh, Bahtiar Firmansah Handi, Heribertus Hariandy Hasbi Hariyani, Fadillah hayati, rahmatul Heffi Alberida Hendra, Doni Febri Hendrizal Hendrizal Imani, Nadia Nur Islamidar, Islamidar Ivani, Kartika Aprilia IWAN SASKIAWAN Jendriadi, Jendriadi Johannes Baptista Halik Juita, Desma Kharisma, Annisa Klemens Mere Lambe, Kristian Hoegh Pride Lovita, Nuria Luthfianto, Muhammad Najib Mahmudin, Tono Marlina Marlina Martha, Alfroki Mongan, Claudio Julio Muhammad Asir Nafisah, Hasna Natsir, Irham Oktavianus Oktavianus PA Andiena Nindya Putri Pagala, Izharuddin Panggabean, Bungaran Pariama, Muh Prananingrum, Dwi Kartika Pratiwi, Ayu Dian Pratiwi, Novia Ika Purnama S, Anggun Purnama Sari, Anggun Putri Meivinia, Alifda Putri, Rosalia Dian Arsita rachmawati, budi Rahayu, Betty Rahayu Ratnawati Ratnawati Rita Zulbetti Riyansari, Septina Rusman Rusman Saifuloh, Nur Imam Saputra, Wahyu Indra Satrya Amal, Andi Gazly Sh, Sugiharto Suci, Yuli Rahmini Sudariyekti, Arian Wirani Sulastri , Sulastri Supangkat, Embang Supiani Supiani, Supiani Surherni Susiani, Cantika Putri Titin, Elyu Danti Upik Djaniar Vatanjani, Yossina Verawaty Verawaty Wahyuddin, Muh Wardani, Adelia Citra Widia Lestari Widyowati, Salsabella Septa Winarsih Nur Ambarwati Yesi S., Reni Yuli Kusumawati Yuliany, Nur Yunidar