Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Bermain Mewarnai Pada Anak Prasekolah Yang Mengalami Kecemasan Hospitalisasi Amalia, Luthfiana; Irdawati, Irdawati; Putri, Rosalia Dian Arsita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14551

Abstract

ABSTRACT Hospitalization of children is a procedure that requires children to be in health services to receive medical treatment until their condition recovers and they are allowed to go home. The reaction of preschool-aged children during the treatment period is anxiety. Anxiety occurs because the child feels a traumatic situation because he is separated from his daily environment. Coloring play therapy is an effective game option for children to play during their hospital stay. Applying coloring play therapy to reduce anxiety in children who are hospitalized. This case study uses a nursing care approach by applying coloring play therapy for 30 minutes given to three preschool age children who experienced anxiety due to hospitalization as measured using the Faces Anxiety Scale (FAS). Coloring play therapy was proven to reduce the anxiety scale in pre-school children due to hospitalization. Play therapy intervention can reduce anxiety in children undergoing hospitalization so that children become cooperative in receiving nursing actions Keywords : Coloring play therapy, Anxiety, Preschool Children ABSTRAK Hospitalisasi pada anak merupakan prosedur yang mengharuskan anak berada di pelayanan kesehatan untuk mendapat perawatan medis hingga kondisi pulih dan diperbolehkan pulang. Reaksi anak usia preschool selama masa perawatan adalah kecemasan, kecemasan terjadi karena anak merasakan situasi traumatis karena terpisah dari lingkungan sehari-hari. Terapi bermain mewarnai menjadi salah satu pilihan permainan yang efektif untuk dilakukan anak saat masa perawatan di rumah sakit. Menerapkan terapi bermain mewarnai untuk mengurangis kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Studi kasus ini menggunakan  pendekatan asuhan keperawatan dengan menerapkan terapi bermain mewarnai selama 30 menit yang diberika pada tiga anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi yang diukur menggunakan Faces Anxiety Scale (FAS). Terapi bermain mewarnai terbukti menurunkan skala kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Intervensi terapi bermain dapat menurunkan kecemasan pada anak  yang menjalani hospitalisasi sehingga anak menjadi kooperatif menerima tindakan keperawatan Kata kunci: Terapi Bermain mewarnai, Kecemasan, Anak Prasekolah
Pengaruh Pemberian Aromaterapi terhadap Kecemasan Hospitalisasi pada Anak Azizah, Lina Wati Nur; Irdawati, Irdawati; Putri, Rosalia Dian Arsita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.16110

Abstract

ABSTRACT Hospitalization is a crisis condition that requires sick children to undergo treatment. Children's anxiety responses during hospitalization mostly fall into three categories, namely a crying response when their parents leave them even for a short time, rebellion when given medical therapy, and refusal when an injection is given. Aromatherapy can stimulate the parasympathetic system, which can help reduce blood pressure and anxiety levels. To determine the effect of giving aromatherapy to reduce anxiety in children who are hospitalized. This case study uses a nursing care approach by applying aromatherapy therapy for 15 minutes given to five preschool-aged children who experienced anxiety due to hospitalization as measured using the Visual Anxiety Scale (VAS). Providing an aromatherapy intervention had an effect on reducing the anxiety scale in pre-school-aged children due to hospitalization. Conclusion: The intervention of giving aromatherapy for 15 minutes can reduce anxiety in children undergoing hospitalization. Keywords: Aromatherapy, Anxiety, Hospitalization, Children  ABSTRAK Hospitalisasi merupakan kondisi krisis yang mengharuskan anak sakit untuk menjalani perawatan. Respon kecemasan anak saat hospitalisasi paling banyak menunjukkan pada tiga kategori, yaitu respon menangis saat ditinggal orang tua walaupun dalam waktu singkat, memberontak saat diberikan terapi pengobatan, dan penolakan saat akan dilakukan injeksi. Aromaterapi dapat merangsang system parasimpatis yang dapat membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan tingkat kecemasan. Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi untuk mengurangis kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Studi kasus ini menggunakan  pendekatan asuhan keperawatan dengan menerapkan terapi pemberian aromaterapi selama 15 menit yang diberikan pada lima anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi yang diukur menggunakan Visual Anxiety Scale (VAS). Pemberian intervensi aromaterapi memberi pengaruh terhadap penurunan skala kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Intervensi pemberian aromaterapi selama 15 menit dapat menurunkan kecemasan pada anak  yang menjalani hospitalisasi. Kata Kunci: Aromaterapi, Kecemasan, Hospitalisasi, Anak
PENDIDIKAN KEUANGAN UNTUK PEDAGANG PASAR: MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGATUR KEUANGAN DAN MENGHADAPI TANTANGAN EKONOMI Fidyah, Feny; Supiani, Supiani; Zulbetti, Rita; Verawaty, Verawaty; Irdawati, Irdawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29292

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pendidikan keuangan bagi pedagang pasar dalam meningkatkan kemampuan mengatur keuangan dan menghadapi tantangan ekonomi. Melalui metode literature review, artikel ini mengkaji berbagai studi yang telah dilakukan terkait pendidikan keuangan bagi pedagang pasar, baik di Indonesia maupun di negara lain. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan keuangan dapat membantu pedagang pasar memahami konsep keuangan dasar, merencanakan anggaran, mengelola utang, serta mengambil keputusan keuangan yang lebih baik. Selain itu, pendidikan keuangan juga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi pedagang pasar dalam menghadapi fluktuasi ekonomi dan krisis keuangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa program pendidikan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pedagang pasar sangat penting untuk memperkuat sektor informal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
PERAN PEMBELAJARAN IPAS TERIGRASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DISEKOLAH DASAR Hendrizal, Hendrizal; Purnama S, Anggun; Lovita, Nuria; Irdawati, Irdawati; Ratnawati, Ratnawati; Juita, Desma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan implementasi pendekatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan pendidikan Islam melalui sebuah peninjauan literatur kualitatif. Melalui pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini melakukan penelusuran artikel dan jurnal nasional serta internasional yang relevan untuk mengidentifikasi tren, pendekatan, dan temuan terbaru dalam integrasi IPAS dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi IPAS dengan pendidikan Islam dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual dalam Islam. Hal ini mendorong perkembangan sikap berpikir kritis, apresiasi terhadap keanekaragaman alam semesta sebagai manifestasi kebesaran Allah, serta rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan. Implikasi dari peninjauan literatur ini adalah pentingnya pengembangan kurikulum yang holistik, yang tidak hanya menggabungkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa secara komprehensif, baik secara intelektual maupun moral.
Optimization of Manganese Peroxidase Enzyme Production from Pleurotus ostreatus Mushroom in Organik Medium Afroza, Faiza; Putri, Dwi Hilda; Irdawati, Irdawati; Farma, Siska Alicia; Andriani, Ade; Saskiawan, Iwan
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.8892

Abstract

The production of manganase peroxidase (MnP, a key lignolityc enzyme with broad applications in bioremediation and industrial processing, can be significantly enhanced trough the optimation of medium composition and fermentation time. This study aimed to determine the optimal organic medium, concentration, and incubation period for MnP production by Pleurotus ostreatus. Various plant-base substrates such as brown rice, mungbean, almond, red bean soybean, and potato dextrose broth (PDB) were evaluated using a descriptive method, withvthe obtained data calculated and analyzed in Excel, and the results presented in the form of diagrams. The results showed that brown rice medium is the most optimal medium to support the produvction of MnP (981,6 U/L), attribute to its high carbohydrate and micronutrien content. Futher optimization revealed that a consentration of 7,5%, while fermentation time optimization indicated that the 9th day was optima, producing up to 3207,1 U/L of enzyme activity. These findings suggest that selecting the right substrate and fermentation conditions can substantially improve MnP synthesis by P. ostreatus, making it a promising strategy for sustainable enzyme production and future biotecnological application. For future studies, it is recommended to explore large scale fermentation systems and alternative agro industrial waste susbtrates to further enhance enzyme yield and cost efficiency